EP 98

Ngobrolin FOMO - Ngobrolin WEB

Bagikan:

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://bit.ly/ngobrolinweb Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Episode ini membahas tentang fenomena FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan developer teknologi, khususnya di dunia web development yang perubahannya sangat cepat. Diskusi dimulai dengan pengalaman tim menghadapi pertanyaan dari developer yang merasa tertinggal karena kantornya menggunakan teknologi yang sudah jadul, diluar tren yang sedang ramai dibahas. Topik berkembang menjadi diskusi yang lebih dalam tentang pertimbangan mengadopsi teknologi baru di tempat kerja, membedakan antara FOMO yang irasional dengan kebutuhan nyata untuk upgrade, dan konsep JOMO (Joy of Missing Out) sebagai kontrapoint. Episode juga membahas Lindy Effect yang menyatakan bahwa teknologi yang sudah bertahan lama cenderung akan terus bertahan relevan, serta tips untuk mengatasi FOMO seperti fokus pada 'learning how to learn' daripada menghafal detail setiap framework.

Poin-poin Utama

  • Pertimbangan utama dalam mengadopsi teknologi baru di tempat kerja termasuk ketersediaan talent, kemampuan maintainability, dan dampak terhadap biaya operasional - cost saving sering menjadi argumentasi paling kuat
  • Pentingnya membedakan antara FOMO irasional (hanya mengikuti trend untuk portfolio pribadi) dengan kebutuhan nyata untuk upgrade demi security patches dan performance improvements
  • "LinkedIn driven development" adalah praktik buruk ketika developer memaksakan teknologi baru hanya untuk portfolio lalu meninggalkan perusahaan, meninggalkan legacy code yang tidak bisa di-maintain
  • JOMO (Joy of Missing Out) sebagai kontrapoint FOMO - menemukan kebahagiaan dengan tidak mengikuti setiap trend teknologi dan fokus pada hal yang benar-benar relevan
  • Lindy Effect - semakin lama sebuah teknologi bertahan relevan, semakin besar kemungkinan ia akan terus bertahan di masa depan (contoh: jQuery, PHP yang 'mati' tetapi masih hidup)
  • Pesan bijaksana: 'It's same shit, just different brand' - pindah kerja atau teknologi tidak akan membuat masalah magically hilang, masalah yang dihadapi tetap sama
  • Kunci untuk mengatasi FOMO adalah fokus pada 'learning how to learn' - membangun kemampuan fundamental untuk beradaptasi dengan teknologi baru daripada menghafal detail setiap framework yang trending
Transkrip Bantu Koreksi

0:32hai hai hai semua

0:38selamat malam

0:40cerah-cerah semua

0:42apa kabarnya

0:44semoga-moga semua dalam keadaan sehat ya malam hari ini ya

0:46betul

0:48bineka tunggal eka

0:50loh semua

0:52bineka tunggal eka

0:54pembukaannya

0:56seperti biasa

0:58hari ini adalah hari Selasa

1:00tanggal 24 September 2024

1:02kita ketemu lagi

1:04biasanya setiap Selasa malam

1:06kita ngapain?

1:08ngurulin web

1:10gapernah kopak

1:14kok ini ya luyu

1:16lemes

1:18gak ada obanya

1:20udah lama kita gak opening kayak gitu ya

1:22bener-bener

1:24walaupun malam ini kita mungkin gak akan ngomongin web ya

1:26gak spesifik web ya

1:28teknologi secara umum

1:30nah sebelum kita mulai

1:32mungkin mau nanya-nanya kabar dulu

1:34ini temen-temen yang di chat

1:36saya yakin belum muncul karena

Lihat transkrip lengkap

1:38nah ini ada kendala lagi

1:40kan kita pindah dari

1:42stream yard

1:44ke publish

1:46tapi problemnya ada yang lain lagi

1:48jadi kan tadinya stream yard

1:50terus kita coba

1:52video unja

1:54di stream

1:56kemarin gak ke publish

1:58abis itu kita harus reset

2:00browser-nya karena kan browser base

2:02habis itu bisa

2:04nah malam ini

2:06saya udah schedule dari tadi siang

2:08tapi video di youtube-nya gak kebuat

2:10pasti temen-temen gak dapat notifnya

2:12makanya ini mungkin seki dulu

2:14iya

2:16begitu di pencet live

2:18baru kebuat

2:20padahal udah di schedule dari tadi siang

2:22dan jam sebelumnya kan udah muncul

2:24kan upcoming

2:26sistem yang berbeda gimana

2:28kalau misalnya youtube-nya dibuat dulu

2:30tinggal sambungin rtmp-nya

2:32bisa, bisa

2:34jadi kita bikin dulu di youtube studio-nya

2:36abis itu kita sambungin ke

2:38restrip-nya itu bisa, tapi kan 2 kali kerja

2:40karena udah terbiasa dengan workflow-nya

2:42si stream yard

2:44scheduler udah, enakan

2:46taunya begini

2:48padahal minggu lalu

2:50schedule-nya jalan

2:52tapi schedule-nya gak jalan

2:54pilih mah

2:56makanya ini gak bisa promo-promo

2:58ke twitter

3:00linkin dan lain-lain

3:02karena belum ada link-nya kan

3:04itulah

3:06permasalahan, kita menunggu

3:08in live, kapan nih in live

3:10halo halo

3:12kalau yang punya in live dengerin

3:14show kita malam ini

3:16iya

3:18biar lihat

3:20kita bersedia jadi beta tester

3:22tapi beta tester-nya jangan sampe

3:26putus pas lagi

3:28live ya

3:30ya beta tester

3:32sebelumnya lah pas lagi

3:34prepare

3:36nah, temen-temen nih

3:38lagi sibuk apa, lagi sibuk apa

3:40kemarin kan kita udah ngulik htmx

3:42udah nyoba lebih lanjut

3:44atau sudah ada rencana

3:46udah ngebook mark

3:48saya sudah coba-coba

3:50liat liat meme-nya doang

3:52terus baca-baca

3:54terus

3:56masih ragu kapan bisa

3:58diimplementasiin ke project

4:00kayaknya realistik

4:02ya kecuali project personal ya

4:04cuma kalau project ini tempat kerjaan

4:06ya gak tau tergantung tempat kerja

4:08cuma kalau tempat kerja

4:10orang rata-rata pada umumnya

4:12kayaknya gak bisa

4:14ya bukan cuma htmx ya

4:16apapun yang lain

4:18baru dan breakthrough dan wow gitu

4:20ya pasti ada perspektif dikit lah

4:22kecuali jangan ngomong kali ya

4:24kalau ngomong kayak politisi gitu loh

4:26pinternya

4:28kalau bapak pakai ini

4:30ya boleh pakai

4:32nah, konsiderasi

4:34sebuah teknologi

4:36diadaptasi di kantor itu

4:38syaratnya apa atau ada

4:40apa yang harus dipenuhi

4:42syaratnya

4:44apa tergantung talentnya aja

4:46kesepakatan bersama atau gimana

4:48kalau di tempat gue

4:50satu tim

4:52harus bisa semua

4:54itu relatif gampang

4:56karena orangnya cuma 3

4:58tapi tunggu dulu

5:00kalau misalnya yang lebih

5:02aneh gak biasa

5:04itu pasti pushback sih

5:06karena team in house-nya

5:08kecil dan

5:10ngerjain projectnya banyak yang

5:12external suatu hari harus

5:14bisa ambil freelancer

5:16temporary

5:18atau harus bisa di handover

5:20ke pihak lain

5:22pihak lainnya siapa ya belum tau

5:24jadi intinya apapun yang

5:26ya yang seru-seru

5:28gitu lah mau repute

5:30mau astro, mau htmx

5:32itu

5:34gak terlalu

5:36ya agak sulit sih

5:38ada satu product in house

5:40yang karena

5:42product in house dan yang

5:44udah

5:46in charge nge-handle gue sendiri

5:48agak lebih bebas asal

5:50di dokumentasi dengan jelas dan

5:52di komunikasiin sama rekan seti

5:54kayak ada exception

5:56tapi selain itu kalau ngerjain project

5:58baru atau terima project

6:00dari handover

6:02dari tempat lain atau apapun itu

6:04pokoknya gak boleh aneh-aneh lah

6:06sebesar mungkin ya kayak cuma

6:08javascript vanilla

6:10atau react

6:12oh syaratnya itu ya

6:14javascript vanilla atau react ya

6:16hallo tempat gue

6:18sebenernya

6:22timnya

6:24relativ lebih kecil yang penting harus bisa

6:26bisa

6:28menyakinkan teman kolega

6:30yang lain untuk bisa

6:32belajar hal yang sama

6:34karena

6:36harus bisa di maintain bersama

6:38gue pernah

6:42introduce

6:44itu apa namanya

6:46contohnya aja

6:50sebelumnya pakai webpack ya kan

6:52terus introduce feed

6:54jadi harus bikin

6:56library-library yang sesuai supaya bisa

6:58dipakai apakah bisa

7:00jadi webpack replacement yang sekarang

7:02begitu aja adopsinya

7:04lumayan tuh

7:06hanya dari sekarang

7:08jadi akibatnya

7:10dalam satu project itu

7:12masih ada yang dibuild pakai webpack

7:14tetapi plugin-plugin baru

7:16sudah pakai feed

7:18jadi bikin otomasi kan

7:20masih bisa kan tetap di npm-nya

7:22running beberapa yang pakai parallel kan

7:24bisa tuh build secara

7:26parallel build yang sebagian pakai

7:28webpack sebagian lagi pakai

7:30feed juga bisa jadi

7:32nggak semudah itu jadi yang total

7:34project yang berubah itu belum ada

7:36tapi bisa

7:38pelan-pelan htmx

7:40mulai tertarik tapi belum bisa

7:42lebih

7:44yang paling deket yang bisa

7:46saya implementasi itu

7:48webdriver by day malah karena

7:50sudah pakai sypress kan

7:52sebelumnya di kantor sudah pakai sypress

7:56sudah pakai sypress tetapi kan

7:58kalau untuk

8:00sofa sudah pakai

8:02di belakangnya tetap pakai papetir

8:04ya kan

8:06namun yang firefox

8:08itu kan masih belum pakai

8:10firefox sama safarinya kan

8:12masih belum pakai

8:14cdp atau webdriver

8:16sekarang ini saya mau coba

8:18ubah yang

8:20firefox-nya

8:22sudah pakai webdriver

8:24by day

8:26si crop-nya juga sudah pakai webdriver

8:28by day yang safarinya

8:30belum ada jadi tetap harus pakai webdriver

8:32i/o sama safari driver

8:34tetapi ya itu

8:38pengen tahu

8:40cepat nggak gitu

8:42kerasa nggak gitu pengen tahu

8:44cuma itu kuning di plumbing-nya

8:46doang ya misalnya di tooling setup-nya

8:48nggak ngaruh ke isi kode

8:50kayak assertion-nya gitu

8:52kalau sudah pakai

8:54sypress kan pada selektor-selektor gitu kan

8:56kalau sudah pakai sypress kan sudah

8:58assertion-nya selektor-nya sudah di handle

9:00sama sypress kan kita nggak

9:02oh jadi by day-nya itu

9:04nyambung ke sistem sypress-nya

9:06iya sudah

9:08lebih tepatnya sudah nyambung ke papetir

9:10sypress-nya mah nggak peduli sebenarnya

9:12menjalankan si papetir-nya itu

9:14papetir yang connect ke

9:16by day

9:18jadi kalau yang safarinya tetap

9:20dia nggak pakai papetir dia pakai

9:22webdriver I/O

9:24tetap di belakangnya

9:26jadi ya

9:28kalau mau tahu lebih lanjut silahkan

9:30nantikan Ivan di devest

9:32cuma mungkin kalau ganti tooling

9:36apa ya yang sifatnya tooling

9:38kayak gitu

9:40relatif lebih gampang ya

9:42asal kompatibel sama

9:44kalau kayak contohnya Ivan tadi kan

9:46kompatibel sama setup

9:48yang udah ada nggak harus

9:50tulis kode baru

9:52diplejarin sekali

9:54oke lah maksud saya asal

9:56udah jalan kan yang lain tinggal ngikutin

9:58tinggal pakai atau tinggal

10:00kalau misalnya besok bikin project baru

10:02tinggal ngikutin

10:04contohnya aja kan

10:06iya betul

10:08yang maintain selanjutnya kan

10:10hanya peduli sypress sebenarnya

10:12nggak peduli yang saya setup

10:14bootstrapping-nya

10:16sudah saya setup kan

10:18semua konfigurasi yang sudah saya setup

10:20jadi misalnya starter-nya

10:22tempelnya kan pakai yang itu aja

10:24cuma isi kode testing sypressnya ya

10:26ditulis ulang sesuai project baru

10:28sekarang lagi pusing

10:30itu sih sebenarnya end-to-end

10:32testingnya kita itu

10:34lama banget

10:36masa 1 pr itu

10:3845 menit, 50 menit

10:40tapi itu berarti nggak

10:44nggak lolos sampai end-to-endnya

10:46semua ya

10:48harus nunggu sampai end-to-end

10:50pas semua baru

10:52iya baru bisa jadi

10:54pakai github actions

10:56ada dua sih

10:58boros ya

11:00masa ada impact finansial

11:02nggak bisa cuma ya udah

11:04kalau pun lama ya udah tinggal aja dulu ngerjain yang lain

11:06ya lama-lama

11:08billing-nya naik

11:10nah ini ada pertanyaan bagus dari

11:14flexbru 24

11:16lagi belajar MPAAS

11:18itu apa MPAAS

11:20pernah dengar sih MPAAS

11:22MPAAS kan platform as a service

11:26M itu apa? Mikro?

11:28Mobile Platform

11:30as a service

11:32oh mobile platform

11:34jadi deploy-nya pakai

11:36crowd itu

11:38MPAAS adalah mobile development platform

11:40yang originate

11:42from Alipay App

11:44wow Alipay ini teman lama kita

11:46teman lama

11:48teman utang

11:50Sobat Ali

11:52Sobat Ali

11:54nah ini bagi tips

11:56bagaimana sikap

11:58seorang leader jika ada

12:00anak baru yang kaget karena harus belajar

12:02teknologi baru di kantor

12:04ikut kaget nggak sih?

12:06saya juga kaget

12:08kamu kaget

12:10kamu kaget karena harus belajar

12:12teknologi baru

12:14iya ya

12:18gimana ya itu ya menikapinya

12:20ya

12:24jadi seorang motivator

12:26welcome to

12:28the jungle gitu ya

12:30selamat datang di dunia kerja gitu ya

12:32welcome to real world son

12:34atau daughter girl

12:38apa maksudnya

12:40dia nggak expect

12:42buat kid

12:44di contoh kasus ini

12:46anak barunya

12:48udah lulus kuliah

12:50atau bootcamp atau apapun

12:52dia expect semua tempat kerjanya

12:54bakal pakai exactly teknologi

12:56yang dipelajarin pas kuliah

12:58atau bootcamp atau

13:00kursus sejenis

13:02jangan kan

13:04beda teknologi ya sedangkan

13:06sesama react ajapun ya

13:08sesama react ini

13:10jangan kan ngomong typescript deh

13:12sesama react aja nih

13:14react gs gitu ya

13:16yang react

13:18yang masih pake is6 deh

13:20pake kelas

13:22dari project 1 ke project lain

13:24kadang gue bisa bingung ini maksudnya apa

13:26ini code

13:28terlalu cepat ya perkembangannya ya

13:30di javascript ini

13:32sama opinionnya juga sih kalau react itu kan

13:34kode style

13:36kode stylenya beda

13:38sama kayak provider-provider kan kadang ada yang

13:40opinionated banget providernya harus

13:42ditaro mana

13:44ya kayak jamannya compact itu kayak

13:46hal-hal kayak gitu tuh harus terjadi

13:48di level apa atau suka-suka

13:50atau mungkin kalo timnya nggak compact

13:52satu orang punya

13:54mosep punya bayangan

13:56harus gimana-gimana yang kedua nih

13:58udah bingung cepet dikejar deadline ya

14:00udah bikin semua di

14:02UI komponennya itu

14:04kalo itu sih

14:06udah wilayah apa ya

14:08area teknis non-teknis sih

14:10itu tim lead-nya kan harusnya establish

14:12deadline dan entah gimana ada

14:14sistem pas PR ya harus

14:16dicek

14:18kalau di company saya tuh ada kayak unspoken rule ya

14:20unspoken rule lebih baik

14:22punya kode yang

14:24yang

14:26sedikit lebih panjang tetapi

14:28mudah dimengerti daripada

14:30nulis

14:32smart code

14:34yang semuanya dipendek-pendekin

14:36short hand

14:38semua short hand

14:40dibikin seperti smart

14:42tapi kalo untuk mengerti tuh

14:44ini apa nih maksudnya

14:46tapi jalan gitu

14:48jadi

14:50sebagai

14:52ya maksudnya apa ya

14:54tau ya pake short hand

14:56di PHP HP

14:58ya misalkan kayak

15:00ternary operator

15:02atau pake if gitu mendingan mana

15:04ternarynya tumput 5

15:06ternary itu

15:085 emang bisa ya

15:10JavaScript bisa

15:12JavaScript bisa, mau sampai berapa juga bisa

15:14tanda tanya

15:16kondisian

15:18secara

15:20unspoken rule-nya itu adalah

15:22buatlah kode

15:24yang kamu tulis itu

15:26seperti kamu

15:28ingin mengerti kode orang lain

15:30C

15:32witty sekali

15:34untuk orang lain

15:36apa perlakukan orang lain

15:38tulislah kode

15:40seperti

15:42kode kamu

15:44tulislah kode yang

15:46kamu ingin baca dari kode orang lain

15:48nah cuma kita

15:50belum ngebantu, belum ngejawab pertanyaan

15:52tadi tuh kalo anak barunya kaget

15:54berarti kan

15:56ya itu tadi harus dimotivasi buat belajar

15:58terus 2 kayaknya harus dikasih pengertian

16:00ya bahwa

16:02ya ke depannya

16:04bakal selalu ada

16:06bakal ada kemungkinan kamu bakal harus

16:08belajar teknologi baru terus, jadi jangan kaget

16:10sikapnya kasih onboarding

16:12time, terus kasih

16:14adaptation time, jangan

16:16dimarah-marahin dari awal

16:18ya jangan

16:20kaburin kali ya

16:22nah ini sebenernya

16:24pertanyaannya belum

16:26terlalu clear ya, maksudnya ada

16:28beberapa kemungkinan kan, apakah

16:30bener-bener baru begitu dia dateng hari pertama

16:32terus dia kaget, "ha saya harus belajar

16:34Node.js nih, saya nggak belajar Node.js

16:36saya belajar Java" misalkan gitu

16:38atau dia anak baru

16:40udah mungkin udah probation 2 bulan 3 bulan

16:42udah kerja, dia

16:44bekerja dengan, sesuai dengan

16:46apa yang di hire misalkan dari kampusnya

16:48misalkan BHPK atau Java atau apa

16:50terus tiba-tiba dikasih, nih kamu belajar

16:52database ini, nanti kita mau

16:54implementasi, terus abis itu dia kaget gitu

16:56apakah kayak gitu atau

16:58kayak gimana kan, ada juga

17:00beberapa kondisi

17:02jadi nggak sesuai kayak posisi

17:04awalnya dia

17:06atau kamu diperbantukan dong ke front end

17:08yang tadinya back end gitu

17:10kaget kan, "wah masa saya harus

17:12batuin yang lain"

17:14kalau saya

17:18kasih fun lu ke front end

17:20ke front end ya, baiklah

17:24terus setelah

17:26setelah nulis kode front end

17:28ya sudah, udah ya, gue nggak mau di front end lagi

17:30gue pindah

17:32cuma ini jadi

17:34menarik sih, apa kalau yang perspektif

17:36ini menarik, kalau belajar kan

17:38definisi belajar juga

17:40apakah sampai harus

17:42bisa ngambil tiket, atau

17:44cuma biar tahu aja, kalau misalnya

17:46kayak pengalaman gue, lagi-lagi, karena timnya

17:48kecil banget, cuma 3 orang

17:50sebetulnya, skillnya banyak yang

17:52overlapping, tapi kebetulan

17:54juga, untungnya masing-masing punya

17:56spesialisasi, ya kayak nggak

17:58ada salahnya juga kan

18:00apa, belajar basicnya

18:02apa, bidang temen-temen

18:04kita, kayak misalnya gue bisa baca

18:06minimal, bisa ngerti lah

18:08kayak code base goang, walaupun

18:10gue sampai sekarang ya, emang nggak expected untuk

18:12nulis, dan nggak bakal bisa, dan nggak

18:14interest juga nggak tertarik

18:16tapi bisa ngerti, apa ya

18:18baca code base, ngerti, misalnya cari

18:20apalah struct, biasanya

18:22di cari cuma struct sih, loh, ini

18:24data-nya bentuknya gimana gitu, ngecek

18:26modelnya, itu langsung

18:28tahu liatnya dimana, terus

18:30di sisi lain juga kayak

18:32temen steam gue juga

18:34ya minimal, tahu cara

18:36bisa pakai tailwind, sama

18:38maksudnya, apa, CSS itu bisa

18:40untuk apa aja, kayak basic CSS, walaupun

18:42ya, ujung-ujungnya sih

18:44ya, mereka pasti bakal nanya gue

18:46kalau CSS, ya sebaliknya gue juga

18:48nggak, nggak bakal, bahkan

18:50gue nggak bisa nulis gue langsung sekali sih

18:52cuma kalau belajar, belajar biar

18:54paham, dasarnya kan

18:56sebenarnya makes sense

18:58oh, gue pernah dikasih crash

19:00ini, berarti kalau

19:02contohnya kayak gitu ya, gue pernah dikasih

19:04crash course untuk

19:06gue masih ingat

19:08di company yang lama

19:10gue tuh kan back-end

19:12engineer ya, jadi full

19:14hanya urusan

19:16PHP, database

19:18urusan server-serveran, sebagian

19:20kecil gitu ya, terus

19:22waktu itu mulai

19:24tuh React, ES6

19:26JavaScript mulai berkembang

19:28kalau dulu bisa query

19:30Backbone tuh bisa, cuma kalau untuk

19:32React, ES6 nggak bisa

19:34sama leaders yang sebelumnya

19:36dikasih, tuh

19:38dikasih

19:40courses-nya

19:42si Westboss yang ES6

19:44wah

19:46keren itu

19:48ada kan Guide to ES6 sama

19:50React kan, dia

19:52ada 2 courses-nya, itu

19:54satu company, diberi company

19:56license, terus kita dikasih

19:58dikasih waktu lagi

20:002 minggu untuk selesai, oh bukan 1 email

20:02buat rame-rame ya, bukan

20:04pake company license

20:06pake proper ya

20:08company license

20:10selama

20:12pake email itu bisa akses

20:14selama pake domain

20:16email-nya ya

20:18jadi sign in by Google kan

20:20pakenya kan, jadi

20:22dikasih 2 minggu untuk

20:26belajar ES6 sama React

20:28semua tuh, baik yang

20:32program, anak

20:34yang enak atau bukan

20:36siapa aja, jadi waktu itu

20:38sudah dikasih tahu, Ivan, lo bakal ada

20:40masuk ke project yang

20:42JavaScript heavy

20:44ya, jadi

20:46bener-bener headless, jadi headless

20:48WordPress, depannya pakai

20:50full React base

20:52jadi, saya dikasih

20:542 minggu, sebelum masuk project itu

20:56dikasih khusus untuk

20:58belajar

21:00ES6 sama React

21:02oke

21:04nah, ini kan, apa ya

21:06mungkin juga

21:08kalau dari sisi yang lain

21:10ini kan, apakah ada

21:12requirement khusus

21:14seseorang yang join ke company itu

21:16dia bisa mempelajari hal baru dengan cepat

21:18mungkin itu sudah menjadi

21:20sebagai, apa ya, syarat yang

21:22mungkin tidak tertulis gitu ya

21:24berarti ada sesuatu yang missing

21:26ketika hiring

21:28pada saat hiring kan harus digali itu, kamu

21:30tidak belajar hal baru, enggak

21:32saya tidak suka, berarti tidak cocok kan

21:34ada perbedaan culture kan

21:36sama pernah dengar

21:38podcast tentang menjawab interview

21:40ada quote yang menarik, kalau kita

21:42kita sebagai mencari kerja

21:44lagi, perview kerjaan

21:46itu kan kita menganggapnya

21:48mereka, employer

21:50si perusahaan, mewawancara kita

21:52untuk menentukan

21:54cocok atau enggak, tapi

21:56sebetulnya berlaku, sebaliknya kita

21:58mewawancara mereka

22:00untuk mencek cocok

22:02atau enggak

22:04mungkin itu juga ditanyain kali

22:06soalnya, ya di luar kaget enggak kaget

22:08jujur kalau misalnya gue tiba-tiba

22:10expected, harus

22:12nge-develop hal yang

22:14enggak sesuai

22:16interest, dan belum bisa

22:18juga, jadi harus belajar dari awal

22:20tiba-tiba harus bikin fitur

22:22pakai golong, atau

22:24set up infra, ya malas sih

22:26bukan kaget, tapi malas

22:28jujur misalnya ya enggak cocok

22:30tapi mungkin ada orang yang menganggap itu

22:32challenge, dan mungkin emang pengen

22:34jadi jack of all trades atau apa ya

22:36terserah kalau orang lain pengen

22:38iya betul

22:40jadi interview itu

22:42jangan dianggap

22:44sebagai si perusahaan

22:46menilai kita, tapi kita juga

22:48menilai perusahaan, ini cocok nggak ya buat kita

22:50misalkan kita hobinya pakai calon

22:52pendek, terus ngelihat orang-orang pakai calon

22:54yang rapi gitu kan

22:56harus pakai bajas

22:58semuanya bisa di...

23:00semua bisa dijawab dengan

23:02salary

23:04salary

23:06meskipun, wah

23:08perusahaannya nggak enak gimana-gimana, tapi ternyata

23:10gajinya tinggi banget

23:12gimana tuh

23:14tapi tiba-tiba kita harus bikin

23:16fitur, harus ngoding

23:18hal yang kita enggak tahu dan enggak senang

23:20performnya jelek, kena

23:22kena jantikan Jerry Thanos

23:24dia sama juga moong, gajinya tinggi

23:26tapi cuma tahan berapa bulan

23:28iya, iya, iya

23:30nah ini

23:32sudah mulai banyak ya pertanyaan-pertanyaan ya

23:34ini, ada

23:36faktor ini juga nggak sih apa

23:38si Javascript front-end ya

23:40termasuk Javascript di back-end itu perubahannya

23:42cukup cepat dibandingkan

23:44ekosistem

23:46serupa, ekosistem

23:48di bahasa yang lain

23:50nggak tahu ya, kalau PHP

23:52Laravel gitu, cepet juga nggak ya

23:54saya nggak, udah nggak ngikutin lagi

23:56perubahannya cepat

23:58jadi kayak, tadi kan Ivan bilang

24:00oh, tadi awalnya kita react

24:02pakai kelas yang ES6, terus tiba-tiba udah

24:04berubah jadi yang function

24:06yang pakai use something, use something

24:08terus habis itu berubah lagi, harus

24:10pakai TypeScript, terus berubah lagi

24:12create track app hilang, diganti Next.js

24:14atau pakai VT

24:16kan perubahannya lumayan

24:18dan sedangkan

24:20projek-projek yang sebelumnya kan

24:22dari masa ke masa kan, nggak mungkin

24:24perubahan codebase itu

24:26drastis ya, dari kelas tiba-tiba

24:28disuruh rubah ke

24:30ke TypeScript langsung

24:32atau function dulu

24:34bongkar-bongkar habis ceritanya

24:36iya, jadi rewrite ya

24:38iya, jadi nggak bisa

24:40ada project lama yang harus dimaintain begitu

24:42lifecycle-nya

24:44lifecycle-nya

24:46software itu kan dibangun-bangun

24:48terus sudah sampai peak

24:50maintain-maintain-maintain

24:52nanti suatu saat rewrite

24:54suatu saat

24:56nggak bisa terus-terusan rewrite

24:58iya

25:00teman-teman setuju nggak sih kalau apa

25:02pekerjaan

25:04sebagai software developer atau

25:06engineer atau apapun front-end, back-end

25:08dan lain-lain itu

25:10apa ya

25:12butuh

25:14kita suka belajar hal baru

25:16kayaknya

25:22ada satu buku

25:24Kahlil Gibran kali ya, Inovasi Atomati

25:26Kahlil Gibran

25:28ini filosofi sekali

25:30Iqvan bacanya

25:32Kahlil Gibran

25:34Inovasi Atomati, siapa yang tulis buku itu ya?

25:36Inovasi Atomati

25:38nggak tahu, Steve Jobs, bukan

25:40ini nggak orang

25:42bukan hanya inovasi kan, maksudnya bertukar-tukar

25:44teknologi gitu

25:46maksudnya apa ya?

25:48itu kan namanya berinovasi

25:50iya, iya sih

25:52framework-nya berinovasi

25:54betul

25:56mungkin gini

25:58hipotesisnya adalah

26:00ya front-end sih yang paling

26:02yang paling rusuh inovasinya

26:04yang pasti bukan

26:06kayaknya nggak ada hubungannya deh

26:08Kahlil Gibran itu saya kayak patah

26:10nggak apa-apa

26:12ini kok inovasi

26:14anakku bukanlah anakku

26:16saya asal ngomong, tapi siapa?

26:18saya ada bukunya itu

26:20Inovasi Atomati, siapa ya?

26:22Gede Prama, katanya

26:24oh iya

26:26Kahlil Gibran

26:28Kahlil Gibran

26:30dari mana?

26:32jauh, jauh

26:34tadi pas pertama, juga

26:38ini, sama kagetnya kita

26:40dengan Mas Flex Bro

26:42kita kaget, beneran kaget

26:44karena mendengar

26:46Iban mengutip

26:48Kahlil Gibran

26:50Gede Prama itu yang betul

26:56ya memang, kalau kita

27:00saya tuh pernah berpikir

27:02sebagai seorang

27:04software engineer ya, paling umur saya

27:06itu ya, sampai titik

27:08titik saya

27:10di umur paling

27:12mentok ya, 50-55

27:14aja gitu

27:16karena sudah diatas 50-55

27:18untuk pelajari hal yang baru itu aja

27:20sulit

27:22kecepatannya kalah

27:24sama yang umur 17

27:26daya serapnya

27:30ya kan, jadi

27:32di saat yang saya sudah

27:34mungkin di umur 50-55

27:36itu mungkin

27:38yang bisa saya andalkan adalah

27:40pengalaman aja

27:42berarti masuk ke

27:46ya, manajemen atau

27:48sea level atau apapun lah

27:50pengambil keputusan

27:52architecture

27:54perusahaan

27:56itu udah enggak penentuan

28:00kayak, ini

28:02mau bikin modul apa

28:04itu enggak bikin begitu lagi

28:06kalau nanti udah di umur 50-55

28:08nah, seberapa

28:10perlu kita untuk

28:12cache up, masih berhubungan

28:14sama topik, akhirnya balik lagi ke topik ya

28:16seberapa sering

28:18atau seberapa cepat

28:20misalkan nih, misalkan ya

28:24tadi

28:26teman-teman udah

28:28kalau mau pakai JavaScript

28:30pakai Next.js

28:32udah pakai TypeScript, terus ini baru belajar nih

28:34apakah langsung kesitu

28:36atau, ya belajar yang

28:38function component dulu lah

28:40gitu, enggak usah pakai TypeScript

28:42dulu, belajar aja JavaScript dulu

28:44jadi, enggak

28:46perlu yang letes banget gitu

28:48atau, mungkin

28:50ada apa, ada

28:52mass hub atau

28:54ada beberapa orang

28:56yang lebih memilih

28:58using boring technology

29:00jadi, teknologi-teknologi

29:02yang udah enggak hype lagi

29:04baru dia mau pakai

29:06nah, itu sebenarnya

29:10salah satu jawabannya di komen yang

29:12itu tuh yang 2024

29:14job, rata dengan Next

29:16mau nggak mau, harus upgrade skills

29:18soalnya, kita

29:20nyesuaikan sama job yang available ya

29:22dan yang mungkin, apa, sesuai

29:24sama kita pengen apply ke

29:26industri apa, atau jenis apa

29:28tadi, maksudnya perlu nggak perlunya

29:30berarti, kan maksudnya, apa,

29:32bukan cuma terserah suka-suka kita doang

29:34tapi ngikutin industri

29:36target kan

29:38makanya kan

29:40mungkin karena faktor

29:42umur juga, ya

29:44seperti Ivan, saya udah mulai

29:46merasa capek nih dengan JavaScript

29:48perubahannya luar biasa, gitu

29:50maksudnya tadi

29:52umurnya kayak, saya tuh maksudnya gimana

29:54seperti yang Ivan

29:56sebutkan tadi, bukan umurnya sama

29:58bukan, saya lebih tua, iya memang

30:00tapi rambut saya lebih

30:04hitam daripada Ivan

30:06soalnya nggak ada rambut

30:08lagi nih

30:10ini juga aneh

30:24apa tadi pertanyaannya

30:26sebelum bahas rambut

30:28sebelum bahas rambut

30:30ya itu, mulai

30:32merasa JavaScript

30:34fatigue you, yang waktu beberapa tahun yang lalu

30:36kejadian kan, ada artikel

30:38yang bilang, capek ngikutin JavaScript

30:40berubah-ubah terus, gitu kan

30:42ya, ngerasain gitu, kok

30:46perubahannya luar biasa ya, gitu kan

30:48melengdikit, gitu kan

30:50dari react nggak ngikutin

30:52melengdikit, ah, cobain spell

30:54cobain spell kit

30:56ya, udah sampai sini nih, gitu kan

30:58terus, abis itu, melengdikit, tiba-tiba

31:00spell kitnya, wah, ada versi baru nih, yang 5

31:02tapi nggak keluar-keluar, nungguin, ah

31:04nungguin kok lama banget, gitu

31:06tergantung industrinya sih

31:08kalau industri seperti Mas Riza

31:10ya, harus kecam terus

31:12karena, maksud saya, itu lah trend

31:14trend setter di Indonesia

31:16iya, justri itu kan

31:20demokrasi itu kan mempengaruhi

31:22apa, produk, apa, output

31:24output-nya developer, ekosistem

31:26developer web dev Indonesia

31:28bergantung sama Mas Riza

31:30kaya lo pusing

31:32wah, terima kasih, no pressure

31:34urusannya enterprise

31:36no pressure

31:38bahkan

31:4080% project yang saya handle

31:42itu nggak pakai typescript

31:44bahkan

31:46kalau misalnya

31:48kan

31:50semua project saya kan berbasis

31:52WordPress, dan setiap modul-modul itu kan

31:54modular kan

31:56modular dan plugin-pluginnya bukannya

31:58kayaknya plugin yang saya tulis

32:00itu udah kayaknya ratusan deh

32:02jadi, plugin

32:04setiap plugin itu kan berdiri sendiri ya

32:06dan ada, kemungkinan ada

32:08javascriptnya, ada, dan itu pun

32:10sendiri tergantung situasi

32:12kadang, saya tulis ya

32:14javascript nggak pakai apa-apa, vanilla

32:16karena memang butuhnya cuma vanilla

32:18nggak sampai seabrek-abrek

32:20gitu butuhnya, tapi kalau ada yang

32:22sudah pakai blockbase yang

32:24yang kompleks

32:26ya, karena

32:28WordPress itu deketnya

32:30sama react, ya terpaksa

32:32nulis blocknya pakai react, tetapi

32:34kalau nggak ada kebutuhan

32:36kebutuhan react, saya

32:38pilihan utamanya pakai vanilla

32:40jadi, sebenarnya

32:44dan

32:46nggak ada yang saya tulis pakai typescript

32:48karena nggak butuh, tapi kalau ada

32:50project yang lain, misalnya pluginnya

32:52orang lain yang sudah pakai typescript

32:54barulah saya pakai typescript, jadi

32:56menyesuaikan sebenarnya

32:58dan

33:00tapi, kasus saya kan enterprise ya

33:02yang lebih mengutamakan

33:04maintainability

33:06dan backword stability

33:08ya, stability

33:10jadi, harus bisa, karena

33:12sekali tulis plugin, yaitu

33:14harus ada unit testingnya

33:16harus, kalau dia banyak

33:18desainnya, ada regression testingnya

33:20kalau dia

33:22menyangkut

33:24dengan

33:26core module yang

33:28business critical

33:30harus ada end-to-end testingnya

33:32jadi,

33:36makanya kalau kayak kerja

33:38di enterprise, maksudnya

33:40yang enterprise, satu plugin itu

33:42ngebuannya bisa

33:44sebulan-dua bulan, padahal fiturnya kecil

33:46iya, tapi

33:48lengkap, dijamin

33:50begitu, begitu rilis itu udah

33:52less bug

33:54dan bisa dipertanggung jawabkan

33:56bisa dipertanggung jawabkan

33:58nggak mungkin ya, nggak mungkin

34:00nggak mungkin

34:02nggak mungkin, itu angan-angan

34:06kalau di

34:08EKA nih, EKA kan lumayan

34:10lebih dinamis kan, dibandingkan

34:12enterprise

34:14ya, nggak enterprise, cuma

34:16lagi-lagi, karena industri utamanya

34:18bukan, bukan kayak

34:20tech startup yang

34:22kayak apa ya, yang fokus

34:24ke teknologi banget ya

34:26jadi, sebetulnya, malah

34:28ya, jatuhnya agak kayak

34:30Ivan sih, kayak ada

34:32codebase yang pakai typescript

34:34gua yang masukin typescript

34:36karena pengen, sebetulnya nggak ada

34:38tuntutan harus typescript

34:40JavaScript, asal JavaScriptnya

34:42penulisannya standar, gitu

34:44terus, apa, yang penting ada testingnya

34:46terus, kayak dikomunikasi

34:48lebih ke komunikasi

34:50non-codenya sih, ini code apa

34:52an, cara ngetesnya gimana, kayak

34:54yang scriptnya lebih ke situ

34:56cuma, kalau kayak pakai teknologi

34:58baru tuh, beneran nggak ada yang

35:00nggak ada yang mengharuskan

35:02itu sih, karena

35:04sebetulnya, jujur, karena

35:06bukan tech intensif banget ya

35:08impact-nya pun

35:10impact dampak positifnya ya

35:12yang konkret, nggak ada, maksudnya

35:14ya, contoh tadi, kayak JavaScript

35:16atau typescript, typescript kan

35:18dikompel jadi JavaScript selama ditulis

35:20dengan rabih, dan, maksudnya, apa

35:22ya, kan, udah ada

35:24ukuran-ukuran ya, kayak for web

35:26vitals lah, kalau misalnya di

35:28sisi performance, atau, maksudnya

35:30di pipeline-nya pun, misalnya

35:32udah ada N2N test-nya

35:34ya udah mau ditulis pakai apa kan, sebetulnya

35:36nggak ada, nggak

35:38pengaruh, atau, misalnya, pengen pakai React

35:40Server Component

35:42yang RSC, yang React 19

35:44atau apa, itu

35:46karena produknya bukan yang

35:48spesifik, front-end web

35:50banget, ya nggak ada

35:52dampak positifnya apa-apa, jadi

35:54kalau di tempat kerja sih, nggak

35:56nggak harus, apa ya

35:58misalnya, atau tiba-tiba

36:00pake boon, gitu

36:02ya nggak, dampaknya malah merepotin, yang lain

36:04maksudnya, takutnya ada yang nggak kompatibel

36:06atau apa, atau pakai

36:08file-nya berubah, atau tiba-tiba

36:10pake boon, Elysia,

36:12atau apa, yang nggak ada yang tahu

36:14jadi, sebetulnya, gue pribadi

36:16kalau yang sekarang sih

36:18nggak ada tuntutan harus

36:20itu, yang penting, yang, apa ya

36:22malah yang diutamakan, yang

36:24standardized, kayak maksudnya, ya

36:26JavaScript, ES6 lah, udah standarnya

36:28udah, maksudnya yang semua tahu cara

36:30bacanya, cara pake-unya,

36:32udah, cuma belum tahu sih

36:34kalau ke depannya, misalnya suatu hari

36:36pengen nyoba, petualangan baru

36:38atau mungkin pengen

36:40bikin produk sendiri, nah

36:42kalau itu kan lain kasus ya

36:44yang sekarang saya lagi

36:46migrasi, ada tuh satu

36:48dari NPM ke PNPM

36:50ada satu proyek

36:52PNPM juga udah nggak, udah

36:56hype-nya udah lewat, kan?

36:58iya, udah lewat, kan?

37:00namun, secara

37:02justifikasinya, atau

37:04justifikasi yang bisa saya bawa adalah

37:06file not module-nya

37:08jadi kecil, kan?

37:10hemat storage

37:12hemat storage, dan

37:14waiting time saat build

37:16saat testing segala macam

37:18justifikasi lebih kecil, jadi lebih hemat cost

37:20itu justifikasinya

37:22kalau sudah urusannya cost

37:24cepet, jadi laptop-laptop

37:26developer bisa downgrade ya

37:28dikurangin ya, storage

37:30jadi tepatnya total time

37:32github action bisa dikurangin

37:34itu langsung

37:36cepet tuh, makanya tadi

37:38juga, saya bilang kan, kalau saya mau pindah ke web

37:40driver by day, itu langsung didengerin, tuh

37:42karena, karena cost

37:44cost-nya bisa lebih kecil

37:46iya, itu emang argument yang paling

37:48bagus

37:50argument yang paling bagus

37:52jadi kalau misalnya temen-temen

37:54kalau mau jualan ya, harus pakai itu ya, pakai duit ya

37:56FOMO boleh

37:58asal justifikasinya, ini bisa lebih hemat cost

38:00mungkin didengerin

38:02nah, itu kan

38:04FOMO itu ada layer-layernya juga ya

38:06ada lapisan-lapisannya, maksudnya

38:08kalau yang paling ekstrim ya, setiap

38:10web dev twitter

38:12heboh, atau mungkin setiap

38:14hacker news, ada thread panjang

38:16itu, apa itu?

38:18apa itu? kita langsung pengen ngikutin

38:20itu contoh yang layer paling ekstrim

38:22nah, terus ya, maksudnya ada lapisan-lapisnya

38:24kalau yang paling

38:26core-nya ya, kayak tadi

38:28yang kayak, yang major lah, sebenernya

38:30kalau di pikir-pikir, yang major

38:32banget juga yang

38:34game changing banget, apa ya, misalnya

38:36kayak dari ES5 ke ES6

38:38atau

38:40apa lagi ya, misalnya jQuery

38:42punah pelan-pelan, atau

38:44maksudnya perubahan yang

38:46beneran mempengaruhi

38:48banyak orang, banyak developer

38:50tuh gak sesering itu

38:52kan ya, misalnya gak sering banget

38:54atau dulu mungkin semua

38:56pake group sama grant, itu lho

38:58prosesnya, pipeline

39:00processingnya

39:02dari dulu semua pake itu, sampe

39:04lama-lama punah, diganti

39:06proses web design

39:08Yongman, temennya

39:10group sama grant ya, itu kan

39:12ada perubahan, yang maksudnya

39:14di industri apapun

39:16juga lama-lama kan, ngikut perubahan itu

39:18tapi itu kan gak se-extreme

39:20gak se-cepet trend-trend

39:22dari Hacker News tadi kan, itu juga

39:24over bertahun-tahun kan

39:26baru ada perubahan, jadi maksudnya

39:28kalau kita cuma

39:30FOMO, sedikit FOMO itu ya perlulah

39:32maksudnya kalau jaman sekarang nih

39:34ada web dev yang masih stuck di Yongman

39:36dan group dan grant, agak sulit

39:38juga, maksudnya dia, apa

39:40apply kemana-mana, udah gak nyambung

39:42tapi kan

39:44kita cari middle ground antara

39:46extreme stuck

39:48stuck in the past, stuck di masa lalu

39:50sama extreme stuck

39:52apa yang nge-trend hari ini, nah berarti

39:54cari middle ground-nya aja kali

39:56Nah, di kantor masing-masing

39:58teknologi baru, yang paling baru

40:00apa yang pake, misalkan Eka

40:02pakenya Astro

40:04atau apa, yang paling baru apa?

40:06TypeScript, Svelte

40:08Svelte ya

40:10AI kemasuk teknologi paling baru gak sih?

40:12oh iya, buat development-nya

40:14cuma bukan karena kerjaan sih

40:16itu sendiri, kalau gue sendiri

40:18integrasi-integrasi ke itu

40:20oh paski gitu ya

40:22paski, paski

40:24paski baru di internal

40:26side, jadi internal side sudah

40:28mulai saya susupi paski satu-satu

40:30tapi kan bikin, Ivan kan

40:32bikin event-nya kan, plugin-nya kan ya

40:34jadi

40:36memang lebih gampang kan, maksudnya

40:38ini udah ready-made, coba di install

40:40error, fatal error gak?

40:42kalau fatal error, lanjut

40:44kalau gue, dalam

40:46baru tuh, masih 5 tahun terakhir

40:48kali ya, gue just begini-begini mikir

40:50kalau apa teknologi baru

40:52yang dipakai di kerjaan

40:54itu kayak TypeScript

40:56Svelte, Inertia JS

40:58di Laravel buat run-n-nya

41:00terus, ada storybook

41:02itu sebenarnya buat internal

41:04biar gampang kopas-kopas kode

41:06itu nothing new semua sih

41:08ya 5 tahun terakhir

41:10ya maksudnya, udah gak hype

41:12yang teman-teman disini

41:14gak, mungkin gak

41:16gak familiar

41:18namanya YJS

41:20untuk

41:22conflict resolution

41:24data type, CRDT

41:26oh CRDT, iya pernah dengar

41:28untuk collaborative editing

41:30iya, iya pernah dengar

41:32kalau si A sama si B

41:34sama-sama nulis, pakai

41:36terus

41:38datanya di kombine

41:40jadi conflict resolution data type

41:42itu nama frameworknya YJS

41:44saya pakai itu di implementasi

41:46di salah satu project

41:48dan bisa

41:50tapi itu kan ada case-nya

41:52iya ada case

41:54ada case khusus

41:56yang hanya bisa di solving

41:58menggunakan teknologi yang belum ada

42:00di perusahaan sebelumnya

42:02nah, tadi kan kita ngomongin di kantor nih

42:04rigid kan, harus menyesuaikan

42:06sama talent yang ada

42:08terus juga gak bisa terlalu baru-baru banget

42:10karena support komunitas dan lain-lain

42:12kalau pribadi

42:14kalau belajar pribadi

42:16di rumah atau weekend atau apa

42:18itu gimana?

42:20saya cuma belajar di ngobrolin web

42:22seminggu sekali

42:24ya itu abis ngobrolin web

42:26apa, htmx

42:28nyoba htmx sementara

42:30tapi abis itu real world

42:32ya, biasa gini

42:34biasanya

42:36dapet dari

42:38misalnya dari ngobrolin web

42:40atau dari podcast apapun

42:42ya, nonton podcast

42:44yang mana

42:46lihat fireship

42:48atau lihat di youtube ya

42:50atau nonton

42:52eventnya

42:54secara online

42:56atau ya kayak dev

42:58google I/O kemarin

43:00atau CTJS apapun

43:02ditontonin-tontonin

43:04yang kalau lagi sempat tonton

43:06cuma kayak, oh tau

43:08coba-coba setengah jam

43:10oh gitu, dah

43:12disimpan aja di memori

43:14nanti kalau ketemu

43:16case nya, oh iya yang itu bisa tuh

43:18nah

43:20itu salah satu keuntungannya ya

43:22sama paling ngebookmark sih

43:28kenyakit kalau gue pribadi ini

43:30apa, kayak kebiasaan

43:32geleksi, kayak apa yang menarik

43:34di bookmark, tapi

43:36gak ngasih

43:38not pribadi

43:40atau kadang ya nonton

43:42misalnya ada video nonton

43:44tapi di cepetin banget sekilas

43:46nah, terus pernah

43:48denger di podcast apa gitu, jadi

43:50yang tentang apa, kayak active

43:52learning, pokonya kalau kita pasif

43:54makin kita pasif, kayak cuma ya udah

43:56itu doang, atau bookmark

43:58atau skimming doang, itu gak nempel

44:00kalau mau active, ya kayak gini nih

44:02kayak harus dibahas, misalnya

44:04mau di ngobrolin web, atau

44:06kalau ada acara ngebawain top

44:08tentang itu, atau minimal banget ya

44:10nulis not pribadi itu baru

44:12nempel, nah

44:14sekarang sih habit yang jelek, kalau ada hal

44:16menarik, cuma di

44:18bookmark, atau nonton video pun

44:20kayak cuma sekilas banget

44:22di like, atau di save ke

44:24playlist youtube, tapi

44:26udah yang sering gitu

44:28kalau teman-teman

44:30yang penonton, gimana

44:32kalau untuk

44:34FOMO, apakah

44:36langsung dicoba, langsung diterapkan di camp

44:38seharusnya kan langsung bikin project itu

44:40yang gak harus tempat kerja atau apalah, bikin

44:42apa, kayak personal project, atau artikel

44:44tapi emang ada loh, teman yang

44:46teman, salah satu teman, mungkin

44:48sikit-sikit kita juga, atau

44:50beda, ya kalau ada hal

44:52baru dia langsung coba sih, langsung coba

44:54instruksinya, to do listnya

44:56segala macem, terus

44:58project

45:00dia yang sebelumnya

45:02mungkin entah apa, dia

45:04pre-write ke

45:06contohnya dari yang lalu

45:08dia pernah dari react

45:10awalnya project itu dari

45:12back bone, jQuery back bone

45:14dia rubah jadi react, dia rubah jadi

45:16view, dia rubah jadi

45:18disfail,

45:20terakhir berarti disfail

45:22dan katanya

45:24paling suka pake sfail

45:26berarti emang harus

45:28tanda kutip ya, maksudnya

45:30sebaiknya punya kayak banyak

45:32project-project yang tumbuh buat coba-coba

45:34gitu ya, bukan, justru

45:36satu project itu sama, misalnya

45:38dia bikin editor

45:40dia cuma bikin kayak text editor aja

45:42yang khusus untuk dia pakai

45:44sendiri

45:46untuk nulis, jadi

45:48editor-nya itu dia

45:50dia buat, dia build ulang

45:52dari sebelumnya pakai jQuery

45:54back bone, jadi react

45:56jadi view, jadi

45:58sfail, jadi project

46:00yang sama, cuma ditulis ulang

46:02oh itu menarik sih

46:06itu menarik sih, maksudnya

46:08oh ikannya, ikannya

46:10kalau kayak di

46:12di salah satunya

46:14video tutorialnya si West Post

46:16kan, dia pak itu kan, dia bikin

46:18yang es siksa

46:20to react ya

46:22yang restoran, yang bisa

46:24order makanan di restoran, react

46:26mungkin

46:28ada juga kan

46:30yang tutorial-tutorial saya lihat

46:32membuat to-dulis

46:34dari berbagai macam framework

46:36itu juga bisa

46:40jadi kalian

46:42mengerti, kalau beda kasus

46:44mungkin jadi pola pemahaman

46:46pemahaman framework atau

46:48teknologinya jadi

46:50berbeda

46:52tapi kalau

46:54sama

46:56contoh kasusnya

46:58jadi bisa punya perbandingan langsung gitu ya

47:00mungkin kalau

47:04kita

47:06FOMO dengan sebuah

47:08teknologi, itu jangan langsung

47:10dicoba di kantor, tapi coba di project

47:12pribadi, lampias kan

47:14di hobi atau di project pribadi

47:16itu lah model lampiasan, karena

47:20kalau di kantor itu konsiderasinya banyak sekali

47:22nggak bisa sembarangan

47:24pesan saya jangan

47:26jadikan seperti ini, jangan jadikan

47:28karena saya pernah ketemu orang seperti itu

47:32dan saya nggak suka, jadi

47:34cuma pesan

47:36kenapa ini?

47:38jadi dia

47:40waktu itu lagi

47:42FOMO soal GraphQL

47:44eh sorry

47:46Gatsby

47:48tau pernah? Tiga atau empat tahun

47:50yang lalu Gatsby, semua Gatsby

47:52kemana-mana

47:54static site generator

47:56dia

47:58berkuar-kuar soal Gatsby

48:00Gatsby, Gatsby, Gatsby, Gatsby

48:02sampai dia bisa menyakinkan

48:04stakeholder-nya

48:06kaya leader-nya

48:08di company, karena dia client ya

48:10dia engineer yang di sisi

48:12client, dia berhasil menyakinkan

48:14lead-nya

48:18yang decision maker

48:20lah, gitu ya

48:22bahwa ini paling bagus

48:24meskipun kita dari konsultan

48:26menentang, itu ngapain sih pakai Gatsby

48:28nggak perlu

48:30bikin susah, gitu ya

48:32terus

48:34tapi akhirnya menang

48:36dia menang, dia berhasil mempresentasikan

48:38oh karena jago ngomong tadi ya

48:40nah

48:42alhasil, ya kita

48:44yang konsultan

48:46yang bagian

48:48yang nge-build-nya, harus pakai

48:50Gatsby

48:52ya sudah dibilang pakai Gatsby

48:54dia juga terlibat

48:56ngebangun itu di awal

48:58abis, belum, project

49:00belum kelar, dia resign

49:02dia resign

49:04tapi ininya

49:06experience yang di LinkedIn

49:08itu membuat project

49:10redesign, bla bla bla

49:12pakai dari apa

49:14menjadi pakai Gatsby

49:16yang menghasilkan

49:18konversi yang sekian

49:20performanya naik sekian

49:22ini orang apaan, project aja belum live

49:24lu sudah ngomong, lu sudah bisa pakai

49:26Gatsby, sudah performance

49:28sudah bagus, membantu

49:30user lah segala macem

49:32ya itu

49:34itu LinkedIn driven

49:36development ya, jangan diikuti

49:38ini bukan masalah Gatsby-nya

49:40masalah apapun gitu

49:42ya, jadi

49:44kalau full mall, terus terapin, terus

49:46akhirnya ditinggalin

49:48itu company sengsara

49:50terus kalian mengatakan kalian bisa

49:52pakai itu, itu bullshit

49:54dan sisanya

49:56harus maintain sampai sekarang kan

49:58pada detik orang-orang yang ditinggal

50:00masih nggak maintain 2 Gatsby ad

50:02sampai detik ini

50:06kesel

50:08cerita yang sama juga pernah saya dengar

50:10bukan pernah, cukup sering

50:12misalkan ada

50:14satu perusahaan yang

50:16udah cukup gede

50:18terus tiba-tiba ada satu

50:20orang yang

50:22propose sebuah teknologi

50:24kalau di cerita saya

50:26itu Kafka

50:28dia implementasi

50:30selesai implementasi

50:32dan cabut

50:34karena

50:36ternyata tujuan dia

50:38pakai Kafka adalah supaya dia bisa

50:40apply dan dapat gaji tinggi di luar

50:42karena udah dapet kurnianya

50:44yang stress

50:46orang yang ditinggal, perusahaan yang ditinggal

50:48orang-orang yang dapat legacy code

50:50bukan legacy kan, code-nya dia

50:52atau peninggalannya dia itu

50:54gimana caranya

50:56itu adalah jadi

50:58utang perusahaan

51:00dan

51:02dan biasanya kan ya

51:04kalau misalnya baru pakai teknologi

51:06itu baru masih ibaratnya

51:08versi beta lagi

51:10kita masih punya ilmunya, masih cetek yang

51:12belum tau apa-apa dengan Fremont itu

51:14baru mulai ngeraban

51:16baru mulai buat gitu ya

51:18belum sampai ke titik kita bisa maintain gitu

51:20masih baru ngebangun gitu

51:22belum lagi, kalau sudah kena

51:24di hit sama publik itu

51:26barulah pusing, pusing lagi itu

51:28gimana performance-nya

51:30gimana caching-nya, gimana

51:32strategy deployment-nya

51:34gimana UAT-nya, oh panjang ceritanya

51:36testing-nya

51:38dia maksudnya

51:40ya itu

51:42link in driven development, jadi

51:44menargetkan itu supaya bisa masuk

51:46di

51:48perusahaan yang lain

51:50experience-nya dia, dia bisa apply ke tempat lain

51:52itu

51:54kalau saya ketemu orangnya

51:56mungkin saya tarik

51:58saya tonjok sekali

52:00saya salaman dangwai

52:02terus baru kita

52:04terus seru dia maintain

52:06maintain Gatsby site-nya

52:08cuma sebenarnya kalau mau

52:10pengen buat link in atau pengen

52:12buat apa lah portfolio bagus

52:14ya solusi middle ground-nya

52:16bikin site project sih

52:18bikin site project, iya

52:20keperluan biasanya kita

52:22betul

52:24maksudnya yang nggak bikin

52:26ex-kollega kita pengen nunjuk

52:28itu lebih etis lah

52:30kalau kita bikin open source apalagi

52:32maksudnya itu kan punya kesempat

52:34buat link in atau portfolio

52:36kan

52:38iya, jadi yang

52:40cerita si Kafka tadi

52:42begitu dia resign nggak ada yang bisa maintain

52:44dan nggak ada yang ngerti Kafka

52:46akhirnya dirirait

52:48buat apa cuman messaging QWI

52:50pakai yang lain aja yang lebih ringan

52:52banyak QWI

52:54banyak

52:56akhirnya bongkar

52:58ada juga yang

53:00arsiteknya yang

53:02pakai microservice segala macem

53:04ternyata performanya

53:06jadi malah berantakan

53:08kalau microservice itu

53:10kan

53:12bisa diimplementasi sesuai dengan

53:14timnya, kalau timnya udah banyak

53:16beberapa orang, terus microservice kan banyak

53:18apa ya, banyak birokrasinya

53:20kan, kalau mau ngubahinnya harus

53:22ke tim ini, mau ngubahinnya harus kesana

53:24akhirnya balik lagi ke monolitik

53:26iya, malah

53:28dirirait jadi monolitik

53:30coba bayangkan, biasanya kan dari monolitik

53:32ke microservice kan, ini kebalikan

53:34karena hal yang belum

53:36tentu penting, jadi

53:38kadang-kadang ya, mungkin ini ya

53:40apa, emang

53:42habitnya atau naturalnya

53:44si developer ini, ingin

53:46implementasi hal baru yang dia

53:48pelajari kan, jadi kadang-kadang

53:50itu overkill, itu yang

53:52yang harus kita rem, gitu ya

53:54tapi berarti, yang penting banget, yang

53:56nggak boleh fomo, itu tim lead

53:58maksudnya, mentalitas

54:00dia harus, apa, kayak

54:02memastikan maintainable, terus

54:04kayak stabilitas, terus kalau

54:06bilang ke yang propose

54:08kalau you pergi, siapa yang bisa lanjutin

54:10maksudnya, itu sangat

54:12penting banget, skill apa

54:14dan nggak gampang dibacotin

54:16apa sih, yang kayak

54:18di ex teman kerjanya Ivan tadi kan

54:20mau saya apa, ngomongin

54:22bukan teman kerja saya

54:24dia tim client

54:26engineer dia di tempat client

54:28lah, tapi dia request

54:30dia requestnya specifically

54:32Gatsby, karena dia ngerasa

54:34nah, kalau itu susah juga ya, client request

54:36nggak bisa ditolak, cuman di luar

54:38kasus gitu, itu

54:40berarti, kalau yang minimal dalam satu tim

54:42kan, harus tim leadnya

54:44harus ngontrol, maksudnya

54:46itu keunggulannya, betul

54:48harus dicekan, ini

54:50bener-bener keunggulannya

54:52yang nggak bisa dipenuhi oleh

54:54teknologi lain, atau ini

54:56bacot-bacotnya si developer aja

54:58ada satu lagi

55:00kalau saya mau bawa kita

55:02dari sisi yang berbeda

55:04kadang fomo itu, dan

55:06maksudnya, setelah

55:08pening, atau

55:10sorry, gimana maksudnya, evolusi

55:12evolusi dari software itu juga penting

55:14jadi, kita nggak

55:16bisa diam di versi yang sama

55:18terus-menerus

55:20karena, nge-maintainnya makin lama, makin susah

55:22kalau misalnya

55:24contohnya, project saya

55:26masih ada yang pakai

55:28node versi 14

55:30karena itu udah lama banget ya

55:32banyak modul yang misalnya

55:36sudah ada masalah security

55:38for nullability

55:40dan update-nya itu hanya

55:42nggak di back

55:44apa namanya, nggak di...

55:46patch-nya itu nggak di...

55:48apa, nggak di...

55:50backward

55:54compatible

55:56patch-nya itu nggak dibawa sampai ke

55:58misalnya, dia sudah kenalnya di versi

56:007, tapi

56:02kita itu masih di versi 4, karena

56:04ketahan ini node 14

56:06sedangkan, versi 5-nya

56:08harus pakai 18

56:10contohnya, contoh

56:12jadi, patch-nya

56:14security patch-nya dia itu cuma dari

56:167 sampai 5, yang versi

56:184-nya nggak dapet

56:20gimana dong

56:22iya kan, ketahan kan

56:24harus di-upgrade kan

56:26nah, jadi

56:28satu project saya ada yang

56:30salah satu

56:32modulnya, ya itu

56:34karena itu modul core dan critical

56:38nggak ada yang berani pegang

56:40serem sih itu, susah

56:42susah dibilang gitu, jadi

56:46lagi saya olah

56:48makanya ada ubah dulu ke

56:50ada yang ubahnya sudah ke PNPM

56:52terus kemudian ada yang sebagian saya

56:54upgrade, terus makanya

56:56introduce end-to-end

56:58testing, introduce unit testing

57:00sehingga, saya nanti

57:02kalau sudah mau saya upgrade itu

57:04modul itu ke node

57:06saya lagi berusaha

57:08menuju 20 nih

57:10ada satu project itu, project yang sama

57:12sih yang saya ngomong, jadi

57:14saya mau ubah ke node 20

57:16nah itu prosesnya panjang

57:18jadi, kalau nggak

57:20kalau ketinggalan juga

57:22salah sih, itu yang inti

57:24yang saya mau katakan, kalau

57:26ketinggalan, dengan tidak

57:28mengikuti trend yang terbaru

57:30salah juga

57:32nggak dapat security update

57:34nggak dapat performance update

57:36sehingga

57:40terakhir, modul itu

57:42nggak bisa lagi di-maintain

57:44mau nggak mau harus

57:46di-kill atau di-rewrite

57:48kalau itu sih

57:50maksudnya best practice ya, sebetulnya

57:52maksudnya ya minimal setahun-tahun

57:54sekali kita harus

57:56upgrade

57:58major version, karena apapun itu

58:00framework-nya juga pasti kan ada

58:02end of life-nya kan, itu maksudnya

58:04best practice lah, kalau FOMO itu kan

58:06kayak konotasinya

58:08kurang rasional ya, karena

58:10kita cuma ketakutan, kita takut

58:12ketinggalan, atau kita

58:14takut melewati sesuatu

58:16yang penting, kayak cuma

58:18emosi sesaat lah

58:20kayak

58:22kayak cuma

58:24ketrigger doang, cuma kalau

58:26ya itu tadi kalau contoh yang

58:28diawal, maksudnya dulu pakai gold grant

58:30pakai SAS ya

58:32nggak bisa stuck di situ terus

58:34juga kan, jadi maksudnya wajar tetap ikutin

58:36apa, siklus perubahan

58:38ya, setahun-dua tahun sekali

58:40lah update kali ya

58:42nah ini ada

58:46ada apa namanya, ada perspektif baru

58:48juga nih, kalau ada

58:50teman-teman seperti Rafki

58:52yang masih

58:54stay di teknologi

58:56yang lumayan

58:58boring ya

59:00lumayan boring teknologi kan

59:02sekarang netfemok 5an ya?

59:04nggak tau, nggak ngikutin, Krista Report lah

59:06Krista Report kan jadul ya, lumayan jadul

59:08gitu kan, terus

59:10kita ngerjain itu

59:12di kantor, terus

59:14kita nggak FOMO

59:16terus mau apply

59:18ke tempat lain juga nggak ada yang pakai

59:20lagi stacknya gitu

59:22ya kudu bikin side project itu tadi

59:24maksudnya berarti harus

59:26apa, ngeluangin

59:28waktu sama tenaga ekstra kan

59:30cari, cari project-project

59:32yang kayak bang, masih

59:34karena semakin langka juga gajinya

59:36makin mahal loh, iya betul

59:38ya tapi kalau orangnya pengen

59:40update, pengen

59:42jangan stuck di situ

59:44kasusnya

59:46pengennya nggak stuck gitu, pengennya

59:48teknologi yang kekinian gitu

59:50jadi kayak apa ya, mencari

59:52keseimbangan ya, harus seimbang ya

59:54antara update ya, boleh

59:56indan yang gitu ya

59:58terlalu update juga jangan

1:00:00indan

1:00:02indan yang kukalil gibran

1:00:04lagi

1:00:06atau itu sih, opsi lain

1:00:08jadi creator, jadi

1:00:10maksudnya bikin sesuatu kayak misalnya

1:00:12kayak apa, read share is gitu

1:00:14dulu kan dia kerja di apa sih kan

1:00:16media ya

1:00:18news ya news

1:00:20news cepet banget

1:00:22nggak, maksudnya teknologinya kan

1:00:24nggak bisa sembarang diganti-ganti

1:00:26di Indonesia nggak

1:00:28kalau kayak

1:00:30kumparan sih iya, kalau kumparan

1:00:32IDN mungkin ya udah kekinian ya

1:00:34maksudnya nggak bisa suka-suka dia banget

1:00:36juga kan, kalau kerja di

1:00:38kantor yang besar

1:00:40dan apa, involve banyak orang

1:00:42ya kan akhirnya dia, setelah dia

1:00:44ngembangin swell, ya akhirnya dia

1:00:46keluar kan dari kerjaannya

1:00:48atau kayak F1U ya udah

1:00:50full time-nya dia adalah, dia beri inovasi

1:00:52bikin view dan

1:00:54semua ekosistemnya kan

1:00:56maksudnya kalau emang beneran

1:00:58apa ya, mindsetnya

1:01:00dan emang cocok beneran

1:01:02justru itu bukan homo lagi sih

1:01:04menjelajahi apa yang belum ada, bukan hal

1:01:06terbaru kan, cuma apa yang missing

1:01:08kayak dia bikin sendiri

1:01:10sangking majunya ya udah

1:01:12jadi kreator model-model gitu lah

1:01:14Rich Harris atau F1U

1:01:16ini si apa, Rian

1:01:18Karniato juga ya

1:01:20Rian Karniato mau buat apa

1:01:22kalau boleh tahu

1:01:24Mas Rehan yang diomongin si

1:01:26Rian ini, apa sih yang

1:01:28akhirnya bikin FOMO, saya penasaran juga

1:01:30soalnya jarang ngikutin

1:01:32kalau gua, rasanya adalah

1:01:34kayak lihat orang yang pintar, sebenernya

1:01:36cuma kayak pahamnya tuh

1:01:38kalau jujur 40-50%

1:01:40pahamnya cuma kayak yang

1:01:42yang manget-mangget

1:01:44sambil agak bingung

1:01:46agak interest, pahamnya

1:01:48cuma sebagian

1:01:50ya cuma emang apa ya

1:01:52dia bikin suatu

1:01:54framework atau

1:01:56apa, pola-pola

1:01:58gitu kan, adalah dasarnya

1:02:00mikirannya ya, dia ngejelasin itu sih

1:02:02intinya, cuma kayak

1:02:04sebenernya ngerti gak ngerti ya mungkin

1:02:06mungkin IQ saya yang agak

1:02:08kurang atau gimana gak tahu

1:02:10dia yang kayaknya terlalu tinggi sih

1:02:12tapi dia ngejelasinnya menarik sih

1:02:14engaging

1:02:16nggak, dia ini menarik, menariknya

1:02:18dalam hal gini

1:02:20dia kerja

1:02:22di perusahaan yang bikin

1:02:24framework namanya MarcoJS

1:02:26tapi

1:02:28di side job-nya, di setelah kerjanya

1:02:30dia bikin framework sendiri gitu

1:02:32ini orang apa

1:02:34alien

1:02:36setelah dia bikin ya

1:02:38karena dia bikin kerjanya

1:02:40oh udah biasa gitu ya

1:02:42udah ngerti cara kerjanya

1:02:44ya bisa dia tau workflow-nya

1:02:46dan mungkin masalah-masalahnya

1:02:48kayak bug, nemuel bug apa

1:02:50dia udah paham gambaran

1:02:52besarnya, tapi kan mungkin

1:02:54dia sebenernya, mungkin dia punya opini

1:02:56harusnya gak gitu, harusnya gitu, cuma kan

1:02:58di tempat kerjanya gak segampang

1:03:00gak segampang itu ngatur-ngatur orang banyak

1:03:02semua itu dia lampiasin

1:03:04di projeknya sendiri mungkin

1:03:06iya bener juga sih

1:03:08ada satu lagi, kalau selain

1:03:10FOMO, ada

1:03:12isilah JOMO

1:03:14Joy of Missing Out

1:03:16nah itu ada artikanya tuh di-share

1:03:18ada artikanya ya, bentar ya

1:03:20JOMO

1:03:22jadi harus balance juga sih

1:03:24gak boleh bodoh-bodoh amat

1:03:26maksudnya, ah masa bodoh amat

1:03:28gak mau ikutin, tapi

1:03:30ada juga yang

1:03:32Joy of Missing Out, jadi kalau

1:03:34Joy of Missing Out ya

1:03:36ya udah

1:03:38Joy of Missing Out, jadi ya

1:03:40Happy gitu Missing Out gitu, kayak

1:03:42unplug gitu dari

1:03:44dari dunia

1:03:48internet

1:03:50kita ketakutan itu

1:03:52paling sering itu kan ya

1:03:58kalau dulu saya tuh suka FOMO tuh

1:04:00liat Worldcamp misalnya

1:04:02lagi ada Worldcamp dimana gitu

1:04:04wah, happy ya disana

1:04:06kok seru gitu

1:04:08pengen, jadi

1:04:10pengen deh kesana, kapan yang gue bisa kesana

1:04:12kalau sekarang liat

1:04:14Worldcamp, oh ya udah

1:04:16karena sudah merasakan

1:04:18gak bisa juga kesana, cuma

1:04:20ngapain, maksudnya

1:04:22gak ada lagi yang mau saya

1:04:24gak ada yang saya fear gitu, gak ada yang saya

1:04:26Missing Out tuh, kalau mau liat

1:04:30apa, sesin-sesinya

1:04:32sekarang sudah ada di online

1:04:34tinggal nonton aja

1:04:36tapi kalau itu kan karena sebelumnya

1:04:38penasaran, mungkin ada faktor

1:04:40penasaran sama excited, lama-lama

1:04:42pas udah pernah dan udah

1:04:44experience nya banyak, itu

1:04:46udah gak kaya luamur banget

1:04:48gak kaya wow banget, jadi kaya hal yang biasa kan

1:04:50iya

1:04:52ya contohnya

1:04:54kaya Eka yang kemarin yang GDI

1:04:56waktu dipanggil

1:04:58bootcamp

1:05:00pengen kan, pengen

1:05:02pengen banget kesana

1:05:04tapi saya sama mas Riza

1:05:06gak tau ya kalau mas Riza ya, kalau saya

1:05:08sama mas Riza

1:05:10cuma dua hari, aduh capeknya

1:05:12gimana gitu

1:05:14mikirin capeknya

1:05:16mikirin capeknya, udah gitu

1:05:18cuma sehari gitu, buat apa

1:05:20itu saya gak ada fomo waktu

1:05:24pada berangkat bootcamp

1:05:26tapi kalau saya

1:05:28tadi nya ketinggalan IO China

1:05:30mungkin saya fomo

1:05:32karena ada videonya

1:05:34berarti tergantung juga ya

1:05:40kalau yang contoh di artikel tadi

1:05:42Jomo kan maksudnya

1:05:44ya kalau yang contoh-contoh

1:05:46kaya jadi E-Bootcamp

1:05:48atau IO

1:05:50Konex dan lain-lain itu kan

1:05:52hal yang emang sesuai interest dan kita

1:05:54penasaran karena kita belum pernah

1:05:56kalau ini kan kelihatannya lebih ke

1:05:58maksudnya jangan ke gode ke semua

1:06:00notifikasi dan semua postingan

1:06:02yang kelihatannya menarik kan

1:06:04jadi kaya lebih selective aja

1:06:06self care, sama self care ya

1:06:08utamanya self care

1:06:10gak usah semua diikutin, kalau maksudnya

1:06:12artikel itu maksudnya gitu kan

1:06:14betul

1:06:16jangan apa-apa diikutin

1:06:18karena biasanya

1:06:20kalau yang banyak berita itu

1:06:22biasanya itu ada buzzernya

1:06:24buzzer dalam tanda kutip ya

1:06:26jadi orang-orang

1:06:28di-encourage untuk menulis artikel

1:06:30sesuatu yang apa ya

1:06:32kalau yang paling baru, misalkan kata-katanya

1:06:34HTMLX gitu

1:06:36itu kan ada orang-orang yang dibayar

1:06:38untuk nge-post tentang HTMLX

1:06:40entah dia udah pake atau belum

1:06:42itu urusan belakangan, yang penting dia nge-post

1:06:44tolong bikinin memes dong buat HTMLX

1:06:46misalkan yaudah dia bikin, lama-lama kita

1:06:48tergoda juga, kok banyak memes nih gitu kan

1:06:50jadi kita liat juga

1:06:52gak mesti apa ya

1:06:54jadi kita

1:06:56milih teknologi itu bukan

1:06:58karena pengen

1:07:00milih aja, pengen sesuatu yang baru

1:07:02gak begitu, tapi pilihlah yang

1:07:04yang tadi

1:07:06berdampak, ada cost-nya, dan memang

1:07:08sesuai kebutuhan

1:07:10sama itu sih mungkin

1:07:12not necessarily dibayar ya, cuma kalau kayak

1:07:14yang influencer, influencer

1:07:16kayak entah fire ship atau teo

1:07:18atau premagen

1:07:20atau apa, ya kan

1:07:22sebagai content creator, harus

1:07:24mereka mencari hal yang baru

1:07:26ya kalau mereka gak nge-post

1:07:28hal baru, gak ada kontennya

1:07:30se-simple itu sih, jadi maksudnya

1:07:32karena kita langsung ikutin

1:07:34atau nggak kan, ya itu terserah

1:07:36kita, tapi kalau dari sisi mereka

1:07:38ya itu simply karena

1:07:40that's what they do

1:07:42karena mereka adalah content creator

1:07:44betul, coba kalau misalkan Cristiano

1:07:46Ronaldo tiba-tiba belajar

1:07:48assembly, wah semua pada

1:07:50pada belajar assembly kali ya

1:07:52dia nyapain pensilnya

1:07:56dia masih main bola gak sih?

1:07:58masih

1:08:00jadi youtuber kan

1:08:02iya, dia buka

1:08:04dia buka channel youtube tiba-tiba

1:08:06mengalahkan semua orang di dunia ini

1:08:08subscribernya, kita udah

1:08:10bertahun-tahun

1:08:12kayaknya masa itu kalah subscriber sama C. Ronaldo

1:08:14aduh, jauh

1:08:16sama padika aja jauh sekali

1:08:18apalagi Cristiano Ronaldo

1:08:20padahal dia baru 2 video, satu video

1:08:24dia gak usah bikin

1:08:26dia gak usah bikin video

1:08:28bikin aja offisial channel

1:08:30Cristiano Ronaldo itu udah ada yang subscribe semua

1:08:32langsung dapet apa?

1:08:34play button

1:08:36silver play button

1:08:38kan setiap berapa ribu

1:08:40berapa ratus ribu kita

1:08:42berarti itu dikirim aja sama

1:08:44youtube sekaligus semua, dari yang silver

1:08:46sampe yang gold, sampe yang apa

1:08:48biar hemat ongkir ya

1:08:50nah, ini di kantarnya

1:08:54mamas

1:08:56malah susah mencari

1:08:58orang yang mau

1:09:00megang legacy gold

1:09:02ya itu makanya mahal kan

1:09:04bayarannya, yang tadi dibahas

1:09:06yang mau dan jago

1:09:08kalau yang mau

1:09:10tapi gak bisa

1:09:12disitulah namanya

1:09:14experience ya, kalau misalnya

1:09:16apapun programming language nya

1:09:20bagaimanapun stack nya

1:09:22kalau pengalamannya

1:09:24lama disitu

1:09:26di bidang itu

1:09:28biasanya cepet

1:09:30untuk beradaptasi

1:09:32itu lah pentingnya

1:09:34fundamental sih

1:09:36kunci fundamentalnya

1:09:38disana ya, sebenarnya

1:09:40apapun framework nya selama javascript

1:09:42kayaknya

1:09:44gak jauh berbeda ya

1:09:48javascript nya juga berbeda

1:09:50cuma kan masanya jangka waktunya

1:09:52agak panjang

1:09:54umurnya lebih panjang

1:09:56kalau nge-maintain kan

1:09:58gak perlu sampe rewrite kan

1:10:00ceritanya kan, nge-maintain kan nyari

1:10:02bug atau performance issue

1:10:04atau nambah feature kecil-kecil

1:10:06itu

1:10:08kalau dengan jam terbang

1:10:10dan pengalaman yang banyak

1:10:12biasanya, dan mengerti fundamental

1:10:14ya cepet lah belajarnya

1:10:16tau kemana

1:10:18harus dicari, file apa yang harus dibuka

1:10:20nyari logikanya, alurnya kemana

1:10:22tau biasanya

1:10:24selain JOMO, ada juga

1:10:32SOMO

1:10:34apa itu SOMO?

1:10:36kalau nonton itu

1:10:38nonton apa?

1:10:40Insight Out

1:10:42ada Sadness, Discuss,

1:10:44Anger kan

1:10:46kan sudah Fear, ada Joy

1:10:48Anger, Sadness

1:10:50Sad of Missing Out

1:10:52jadi kalau misalkan ada yang itu

1:10:54dia nangis gitu ya

1:10:56atau ada Anger of Missing Out

1:10:58Anger of Missing Out

1:11:00marah gitu

1:11:02apa? ada React19

1:11:04kurang aja

1:11:06GAMPAR

1:11:08ganting laptopnya

1:11:10nah itu tuh

1:11:12jadi

1:11:14tech leader harus gitu

1:11:16mau kapa? GAMPAR

1:11:18kak aja

1:11:20balik sana

1:11:22kamu pasti mau

1:11:28itu kan, mau update LinkedIn kan

1:11:30abis itu ngelamar kerjaan

1:11:32di tempat lain kan, gak boleh

1:11:34itu kalau jatuh langsung di tempat kamu

1:11:38pasti mau update LinkedIn

1:11:40kerjain tuh

1:11:42CI versi 2

1:11:44dengan kakak

1:11:46di hukum ya

1:11:50sekarang aja udah 4 loh

1:11:56masih ada

1:11:58salah satu

1:12:00online

1:12:02news di Indonesia

1:12:04masih menggunakan itu

1:12:06aduh

1:12:08single tone, aduh pusing

1:12:10single tone

1:12:12ini artikel yang satunya belum dibahas tadi

1:12:14oh iya FOMO ya

1:12:16teknologi FOMO

1:12:18jadi sebenarnya

1:12:20latar belakang kenapa kita ngomongin

1:12:22FOMO adalah, pertama

1:12:24saya ketemu sama

1:12:26beberapa orang yang nanyain langsung

1:12:28beberapa minggu yang lalu

1:12:30dia merasa di kantornya

1:12:32ya kayak gitu lah tadi ya, di kantor

1:12:34menggunakan teknologi yang itu

1:12:36aja kan lama-lama berasa bosan ya

1:12:38tapi di luar kok kayaknya

1:12:40seru banget gitu ya

1:12:42saya merasa FOMO katanya

1:12:44itu gimana cara mengatasinya

1:12:46dan ternyata tadi pagi

1:12:48saya ketemu artikel ini

1:12:50dari newsletter

1:12:52kayaknya menarik gitu

1:12:56"incredibly concerned

1:12:58by the rate of turn

1:13:00tidak bisa memilih satu framework

1:13:02spesifik

1:13:04oh, khawatir kayak nggak aman ya

1:13:06sekarang Next.js gimana kalau tiba-tiba

1:13:08besok Next.js pulang

1:13:10langsung, semua langsung

1:13:12ganti astro atau retut

1:13:14iya, kemarin aja yang

1:13:16tiba-tiba ada yang

1:13:18menggoreng isu apa

1:13:20customer login ya, yang si Versal

1:13:24itu banyak yang

1:13:26udah berpikir, apakah Next.js akan

1:13:28mati?

1:13:30secepat itu kan

1:13:32JQuery aja masih hidup

1:13:34JQuery aja masih hidup

1:13:36kok Next.js mau mati

1:13:40nggak gitu juga

1:13:42pasti akan ada

1:13:44apalagi kan open source, Next.js itu

1:13:46open source kan ya

1:13:48pasti akan ada orang-orang

1:13:50yang punya inovasi untuk

1:13:52memindahkan atau

1:13:54misalkan nggak bisa jalan nih, bener-bener nggak bisa jalan nih

1:13:56di login sama si Versal, hanya bisa jalan

1:13:58di Versal gitu amit-amit ya

1:14:00ya tinggal divor

1:14:02terus diganti yang nggak bisa jalan di Versal

1:14:04yang nggak bisa jalan di tempat lain ya, udah diganti

1:14:06jadi framework baru

1:14:08atau apa gitu kan

1:14:10dan itu udah ada, maksudnya terbukti itu

1:14:12bisa-bisa kan ada yang bikin

1:14:14adaptornya Next.js

1:14:16jadi maksudnya

1:14:18ke depannya ya nggak apa-apa

1:14:20jadi bisa kok

1:14:22tapi memang Versal itu diserang

1:14:24diserang atas bawah sih

1:14:26beberapa minggu yang lalu, dari mulai

1:14:28yang itu, terus abis itu tiba-tiba

1:14:30ada si

1:14:32Peter Levolz ya

1:14:34yang Indie Hacker itu kan

1:14:36di interview di salah satu podcast yang

1:14:38terkenal, terus dia ngomongin tentang

1:14:40Versal juga

1:14:42sementara dia masih menggunakan

1:14:44PHP Vanilla

1:14:46sama Eskila dan lain-lain itu juga

1:14:48dia nggak pakai Git

1:14:50dia langsung taruh di FTP, itu bisa

1:14:52jalan, nggak perlu pakai Versal yang

1:14:54dia sempat sebut

1:14:56kenapa kan orang cari duitnya

1:14:58dari situ, ini nggak ada benar-benar

1:15:00salahnya ya, terus abis itu

1:15:02dihajar lagi sama Chet GPT

1:15:04rewrite, pindah dari Next

1:15:06ke Remix, jadi banyak

1:15:08tiba-tiba ada yang nanya gitu

1:15:10Next.js akan ditinggalkan kah?

1:15:12hmm, banyak loh

1:15:14proyek-proyek Next.js yang

1:15:16tidak semudah si OpenAI

1:15:18untuk ngelakukan rewrite

1:15:20ya terus maksudnya kalau si

1:15:22Open, kan, mind setnya adalah

1:15:24mungkin kayak orang tuh

1:15:26terlalu reaktif kali ya, liat

1:15:28di media misalnya itu, apa, si

1:15:30Peter Levolz pakai stack apa

1:15:32OpenAI pakai stack apa, mereka kan

1:15:34sebenarnya masing-masing punya

1:15:36background sendiri, punya alasan sendiri

1:15:38yang belum tentu matching sama

1:15:40tempat kerja kita kan

1:15:42itu aja tadi yang ada yang bilang, apa

1:15:44masih pakai .NET versi

1:15:46berapa lah, berarti bukannya ada kan

1:15:48nggak harus

1:15:50semua diikutin

1:15:52iya, jangan-jangan yang si

1:15:54Chet GPT ini yang interface-nya

1:15:56yang pakai Next.js ini, orangnya resign

1:15:58jadi nggak ada yang bisa Next.js, terpaksa pakai Remix

1:16:00bisa jadi

1:16:02ada ini kan

1:16:04apa namanya, cost dan

1:16:06maintenance itu kan mungkin ada hitung-hitungannya juga

1:16:08sih mereka, karena yang pakai

1:16:10Chet UI-nya

1:16:12Chet GPT-nya

1:16:14kan

1:16:16yang akses kan banyak banget

1:16:18dari sisi

1:16:20maintain dan cost bisa jadi

1:16:22iya, biaya cloud-nya

1:16:24lebih mahal jadi jatohnya ya

1:16:26iya, jadi jangan

1:16:28asal ubah

1:16:30kalau, saya ada satu petua

1:16:32yang dapat dari company saya

1:16:34sebelumnya

1:16:36yang waktu saya

1:16:38sudah

1:16:40dikasih resignation letter

1:16:42terus kemudian lagi kayak

1:16:44ngobrol-ngobrol, santai aja gitu

1:16:46kayak, sudah hari-hari terakhir gitu

1:16:48dia cuma sebut, dia seorang PM

1:16:50dan umurnya cukup sedior

1:16:52dia sudah banyak pengalaman

1:16:56di berbagai macam company, dia cuma ngasih tahu

1:16:58karena

1:17:00kenapa saya mau pindah, karena saya bilang

1:17:02rumput sebenarnya lebih hijau gitu ya

1:17:04dia cuma bilang begini ke saya

1:17:06iya kan sesama

1:17:08employee ya, sudah ngomong aja

1:17:10kan dia bukan boss

1:17:12dia cuma bilang begini ke saya

1:17:14it's same shit, it's just different brand

1:17:16different place

1:17:18different brand

1:17:20kan place-nya sama aja di rumah

1:17:22oh

1:17:24it's just same shit, it's just

1:17:26different brand

1:17:28mau kalian mau liat, oh

1:17:30yang kok di toko X

1:17:32atau toko E

1:17:34atau brand ini

1:17:36pakenya ini keren, kayaknya

1:17:38seru ya, bisa pake ini

1:17:40semua saya bilang, semua

1:17:42saya teruskan apa yang dikatakan

1:17:44PM itu, it's same shit

1:17:46it's just a different brand

1:17:48kalian akan menemukan, oke

1:17:50codingnya mungkin berubah

1:17:52asitekturnya berubah

1:17:54coding style nya berubah, segala macem

1:17:56tetapi masalah yang kalian hadapi

1:17:58ya itu-itu aja gitu, urusannya

1:18:00it's either data

1:18:02missing, data

1:18:04data synchronization

1:18:06gak masuk, deployment

1:18:08disaster, terus kemudian

1:18:10buggy, performance

1:18:12feature,

1:18:14deadline, requirement

1:18:16acceptance criteria gak ada

1:18:18tiketnya ngasal

1:18:20terus, take-dep

1:18:22udah itu-itu aja

1:18:24apa lagi sih

1:18:26tapi ya berarti

1:18:28nggak masalah juga kan

1:18:30kalau yang tadi terkena pengen rumput

1:18:32tangga bukan lebih hijau

1:18:34sama-sama same shit, cuma kita pengen

1:18:36change of scenery lah

1:18:38terlihat lebih hijau

1:18:40kayak pengen

1:18:42ya biar nggak bosan aja, sebenernya

1:18:44kalau alasannya cuma itu sih valid-valid aja ya

1:18:46cuma maksudnya jangan-jangan mikir

1:18:48dengan kita pakai

1:18:50kita pindah ke tempat lain, atau kita pakai

1:18:52teknologi terbaru, semua masalah

1:18:54magically hilang, itu kan sebenernya

1:18:56yang bikin salah kan

1:18:58mindset kayak gitu kan, bahwa

1:19:00ini kayak

1:19:02pakai teknologi ini adalah magic solution

1:19:04dari semuanya, ya nggak

1:19:06tetep masalahnya sama, cuma

1:19:08mungkin apalah perspektifnya

1:19:10atau filosofinya yang beda

1:19:12cara loading-nya jadi beda dikit

1:19:14tapi tetep menghadapi masalah yang

1:19:16sebelum-sebelumnya juga

1:19:18mungkin, tapi

1:19:20yang di artikel itu siar lagi deh, bagus-bagus

1:19:22ya, ini mungkin

1:19:24sebagai penutup ya, bagaimana

1:19:26cara mengatasi FOMO

1:19:28yang pertama adalah

1:19:30fokus on

1:19:32learning how to learn, bagaimana cara

1:19:34belajar, itu lebih penting

1:19:36daripada bagaimana belajar sesuatu

1:19:38tapi belajar sesuatu dengan cepat

1:19:40maksudnya kalau suatu saat

1:19:42kita harus belajarin, emang

1:19:44beneran perlu belajarin hal baru

1:19:46jadi udah bisa kali ya, maksudnya

1:19:48dengan mudah

1:19:50mengadopsi hal baru

1:19:52betul, yang kedua adalah

1:19:54hati-hati dengan Hacker News Bias

1:19:56ini bener-bener

1:19:58bener banget

1:20:00jika semua orang ngomongin tentang itu, padahal cuma

1:20:0215 orang

1:20:04terus

1:20:06ada banyak hal yang

1:20:08pertanyaan yang belum terjawab

1:20:10yang ketiga ini, mungkin

1:20:12masih ada kelihatan yang dengan learning how to learn

1:20:14jadi, ketahui

1:20:16apa teknologi di balik itu

1:20:18jadi kayak teknologi kuncinya

1:20:20dia pakai apa sih?

1:20:22maksudnya kayak, kan kalau dulu ada

1:20:24yang pakai virtual dom, yang satu nggak

1:20:26yang satu pakai virtual dom, yang satu kompil

1:20:28nah itu, yang di pelajari itu aja

1:20:30cukup, jadi ada

1:20:32front-end framework yang

1:20:34kompil, ada front-end framework yang

1:20:36pakai virtual dom, dari situ kan kita bisa

1:20:38tau tuh, selanjutnya

1:20:40bisa ditarik mundur dari situ

1:20:42lindi efek ini apa?

1:20:44the longer the technology has

1:20:46been relevant, the longer it's likely to

1:20:48stay relevant

1:20:50nah itu jquery itu tadi

1:20:52semakin lama, dia bertahan

1:20:54udah lah, dia bisa exist

1:20:56dia bertahan dalam waktu yang lama

1:20:58ya kedepannya

1:21:00kecil kemungkinan, itu akan punah

1:21:02begitu aja kan, kayak mungkin dalam

1:21:04skala yang lebih kecil, next.js lah

1:21:06maksudnya, sekarang udah banyak banget kan

1:21:08pasti di berbagai industri, di dunia

1:21:10yang pakai next.js, nggak mungkin

1:21:12dengan satu, hanya dengan open AI

1:21:14pindah ke remix, atau apalah

1:21:16misalnya versel bikin

1:21:18perubahan harga yang kontroversial

1:21:20atau apa, nggak mungkin segampang itu

1:21:22teg langsung punah semua next.js

1:21:24framework

1:21:26apa? tempat-tempat yang

1:21:28pakai next.js, nggak mungkin langsung

1:21:30otomatis nganti semua kan

1:21:32bakal tetap relevan

1:21:34next point-nya tuh adalah top, marco top

1:21:3680%

1:21:38developer

1:21:40di dunia

1:21:42nyata

1:21:44pekerjaannya adalah maintenance code

1:21:46jadi, ya karena nggak mungkin juga

1:21:48masih bikin-bikin baru terus

1:21:50deal with it, that's the shit

1:21:52maintenance

1:21:54eh, tapi ada satu

1:21:56ada satu

1:21:58perusahaan

1:22:00perusahaan yang bikin framework yang punya

1:22:02filosofi yang berbeda

1:22:04mereka itu yang bikin

1:22:06ruby on rails, basecamp

1:22:08mereka itu setiap

1:22:10berapa tahun sekali

1:22:12melakukan rewrite

1:22:14kalau debian

1:22:16debian juga begitu kan

1:22:18don't patch it, but rewrite it

1:22:20don't patch, rewrite

1:22:24iya, cuma jenis tempat

1:22:26kerja yang begitu kayaknya

1:22:28sekian 0,000

1:22:30sekian persen

1:22:32dari real world

1:22:34developer world

1:22:36yes

1:22:38ini juga bagus, jadi nggak perlu

1:22:40tahu bagaimana caranya, tapi

1:22:42cukup tahu bisa ngapain sih

1:22:44kalau pakai ini bisa apa sih

1:22:46oh ini menarik sih

1:22:48mungkin kalau di web

1:22:50masuknya kayak yang kita kemarin-kemarin

1:22:52bahas web socket lah

1:22:54terus

1:22:56server send events

1:22:58kita punya gambaran besarnya

1:23:00terus implementasinya

1:23:02kan bisa misalnya di elixir

1:23:04itu caranya gimana dengan

1:23:06berbagai library atau

1:23:08API nya mereka, terus kemarin di

1:23:10htmx ketemu lagi, oh ya

1:23:12kita paham

1:23:14jadi apa, kita tahu

1:23:16gambaran besar tentang web socket

1:23:18dan event based

1:23:20data stream misalnya

1:23:22jangan kan

1:23:24teknologi yang kayak gitu

1:23:26temen-temen masih ada yang ingat yang color itu nggak sih

1:23:28CSS yang color, yang HL

1:23:30apa gitu

1:23:32HSL

1:23:34color itu nggak cuma

1:23:36RGB lagi tuh

1:23:38contohnya, kalau yang belum tahu

1:23:40episode kita yang ke-2 berapa

1:23:42OK, CLH, apa sih

1:23:44OKLA

1:23:46terus ada lagi

1:23:48HLA gitu

1:23:50Hue

1:23:52Saturation

1:23:54ya ini juga bagus nih

1:23:58full information don't cram it, maksudnya apa

1:24:00you don't have to learn it

1:24:02all at once

1:24:06jadi nggak perlu belajar semuanya, belajar

1:24:08satu-satu

1:24:10cukup ya, belajar untuk

1:24:12cukup bisa

1:24:14just enough ya

1:24:16ini penulisannya lucu banget sih

1:24:22bikin ketawa

1:24:24there is nothing new under the sun

1:24:26yang tadi ya, masih ada

1:24:28hubungannya sama

1:24:30yang mana tadi ya, ya ini ya, sama ini

1:24:32sama ini juga

1:24:34nggak ada

1:24:36satu-satu yang baru, itu-itu juga

1:24:38kalau dengar

1:24:40interview saya sama

1:24:42Mas Arya Hidayat, state

1:24:44management, component base

1:24:46itu udah dari zaman

1:24:48ESTJS udah disebut itu

1:24:50tapi dengan

1:24:52istilah yang berbeda ya

1:24:54dengan istilah yang berbeda, jadi ya sama-sama

1:24:58aja, cuma di

1:25:00diperbarui aja, dan

1:25:02mungkin lebih canggih, ada pertambahan

1:25:04lain-lain, dan terakhir, jangan lupa

1:25:06ilmu padi

1:25:08nggak penting sih, atasnya

1:25:10there is nothing new under the sun

1:25:12S besarnya tuh, sun java

1:25:14there is nothing new

1:25:18under the sun, karena sun-nya udah

1:25:20mati ya, udah bangkrut ya

1:25:22java, makanya semua ada yang komen tuh

1:25:24iya, ini

1:25:26Rafki yang relate ya

1:25:28Rafki ini yang relate

1:25:32balik

1:25:34stay humble

1:25:38stay humble, trial stay humble

1:25:40ilmu padi

1:25:42nggak ada stay foolish, stay foolishnya nggak ada

1:25:44stay hungry ya

1:25:46stay hungry

1:25:48rewrite itu perlu

1:25:50mobil aja ada facelift

1:25:52setiap 5-10 tahun ya

1:25:54iya iya

1:25:56redesign, rewrite

1:25:58itu best practice lah ya

1:26:00buat 1-2 tahun sekali upgrade

1:26:02juga perlu upgrade person yang major

1:26:045 tahun sekali, rewrite

1:26:06software maturity level

1:26:08eh busuk-busuk bahas dong

1:26:10biar belajar itu

1:26:12software maturity life cycle

1:26:14harus bongkar buku kuliah lagi saya

1:26:16iya

1:26:18iya, maksudnya sama kayak best practice

1:26:20yang kayak gitu

1:26:22yang bukan codingnya sendiri, tapi gimana menghandle

1:26:24suatu software project

1:26:28kalau

1:26:30kalau nggak mau fomo

1:26:32jadi sistem programmer dijamin nggak bakal fomo

1:26:34siapa bilang

1:26:36sistem programmer itu apa?

1:26:38bad end, bukan

1:26:40sistem engineer

1:26:44devops kali ya

1:26:46oh devops

1:26:48eh siapa tahu dia

1:26:50ada interest ke front-end

1:26:52kan pasti dia fomo, ih pengen nih front-end

1:26:54seru kali ya, itu kan fomo

1:26:56belum tentu juga

1:26:58walaupun mungkin di sistem programming

1:27:00mungkin updatenya nggak secepat

1:27:02di front-end, tapi mungkin dia fomo

1:27:04mungkin sistem ini

1:27:06bisa jadi antara

1:27:08devops atau yang bikin

1:27:10itu apa

1:27:12yang di microchip

1:27:14yang untuk

1:27:16iot? iya, tapi

1:27:18microcontroller yang bikin

1:27:20yang bikin ini

1:27:22driver

1:27:24bisa jadi

1:27:26bisa juga

1:27:28kan hardware kan

1:27:30mekembang terus, jadi harus tulis

1:27:32drivernya harus

1:27:34banyak, harus banyak juga

1:27:36tapi kan nggak secepat

1:27:40front-end, kalau hardware

1:27:42dia pasti ada agak lama dia

1:27:44ininya

1:27:46itu aja kayak chipnya

1:27:52si apple aja

1:27:54apple 18

1:27:56apple 17, itu kan sudah

1:27:58naik terus

1:28:00iya, kernel

1:28:02programmer itu

1:28:04kalau kayak

1:28:06wifi kan dalamnya ada

1:28:08microcontrollernya

1:28:10controller, iya

1:28:12apa sih namanya itu

1:28:14yang namanya, kok gue lupa sih

1:28:16bootloader lah

1:28:18something like that

1:28:20driver

1:28:22iya, low level lah ya

1:28:24low level, tapi low level juga

1:28:26walaupun dia nggak

1:28:28fomo dengan

1:28:30sistem programmingnya sendiri, tapi mungkin

1:28:32aja dia fomo, eh kayaknya nyobain

1:28:34apa ya seru ya

1:28:36atau pengen masuk ke cloud

1:28:38seru ya, atau

1:28:40belajar AI juga seru

1:28:42kalau teknologi mobile kan mekembang terus ya

1:28:44antena aja dari

1:28:463G, 4G,

1:28:485G itu aja udah drivernya udah

1:28:50beda, kamera

1:28:52udah beda, itu dalam waktu berapa

1:28:54tahun tapi ya dari 3G

1:28:564G, 5G

1:28:58kalau sekarang kan

1:29:02mentok kan, teknologi

1:29:04hand fold kan mentok, apa yang baru

1:29:06itu yang layarnya sampai 3

1:29:08foldable

1:29:10foldable-nya sampai 3

1:29:12iya, cuma ditambah kan awalnya

1:29:14kayak kamera, kamera udah mentok nih

1:29:16berapa ratus megapiksel gitu kan

1:29:18terus ditambahin aja, kamera

1:29:201, kamera ada 2, ada 3, ada 4

1:29:22lama-lama penuh deh

1:29:24satu itu

1:29:26itu kan cuma nambah

1:29:28kuantiti

1:29:30nggak ada fitur baru kan

1:29:32ya memang kameranya lebih bagus

1:29:34hasilnya blablabla gitu

1:29:36iya, AI

1:29:38compute-nya

1:29:40iya kayak apalah thread processing-nya

1:29:42mungkin baru

1:29:44yang diinginkan seperti apa

1:29:46yang barunya

1:29:48ya kayak dulu aja misalkan

1:29:50awalnya pake

1:29:52pake keyboard yang

1:29:54visi, terus tiba-tiba jadi

1:29:56keypad, itu kan

1:29:58inovasi yang ini

1:30:00yang tadi disebut keyframe

1:30:02jadi ada kunci, ada

1:30:04milestone-nya gitu

1:30:06ya kan, kalau misalkan kayak

1:30:08iPhone, udah

1:30:10berapa kali iPhone bentuknya mirip

1:30:12memang diperbesar, ditambahin kamera

1:30:14ditambahin notch di atasnya

1:30:16kalau menurut saya, sebentar lagi

1:30:18ini agak melenceng sih dari

1:30:20FOMO-FOMO, tapi sebentar lagi itu

1:30:22yang chip yang bisa ditanam

1:30:24di otak, yang dari si

1:30:26Elon Musk, tetapi ada

1:30:28company lain juga yang bisa

1:30:30tanam chip, yang bisa dihubungkan ke

1:30:32handphone

1:30:34ya, suatu saat, kalau itu bisa

1:30:36bi-direktional, ya bisa jadi

1:30:38kita cuma mikir bisa di langsung type-nya

1:30:40wah enak itu

1:30:42nggak usah FOMO juga, tutorialnya

1:30:44tinggal di upload aja kan

1:30:46jadi kayak Matrix, entar

1:30:48nggak perlu baca, langsung di load aja

1:30:50tiba-tiba bisa kungfu

1:30:52semua langsung

1:30:54dimasukin ke ini

1:30:56cuma karena yang murah, kualitasnya agak

1:30:58kungfunya kungfu panda

1:31:02itu next keystone-nya

1:31:04kalau itu yang

1:31:06tanam chip

1:31:08jadi anak front-end bisa belajar akrobat

1:31:10nggak perlu

1:31:12by the way, itu yang glass

1:31:14itu gagal ya

1:31:16bukan yang ini ya, bukan yang

1:31:18bukan AR

1:31:20yang glass, yang google glass

1:31:22google glass, ya

1:31:24itu kayaknya gagal

1:31:26Meta juga bikin kan ya

1:31:28Meta?

1:31:30dia bikin itu

1:31:32VR

1:31:34tapi gagal juga ya itu ya

1:31:36masih dijual, tapi nggak masuk Indonesia

1:31:38tapi nggak booming

1:31:40nggak ini

1:31:42mahal, orang gimana ya

1:31:44kalau aplikasinya di handphone

1:31:46orang udah rata-rata punya handphone

1:31:48tapi orang khusus beli

1:31:50VR device

1:31:52yang fungsinya

1:31:54nggak jelas buat apa, game juga nanggung

1:31:56buat produktivitas juga nggak

1:31:58malas jadinya

1:32:00mau buat apa?

1:32:02yang Apple punya sampai 4.000 dollar lagi

1:32:04iya, vision pro

1:32:06Apple masih berusaha

1:32:08nge-hype-in itu sih

1:32:10cuma kayak bentuknya

1:32:12gimana banget sih itu

1:32:14dan

1:32:16nggak nyaman dipake

1:32:18dalam waktu lama

1:32:20walaupun belum pernah pakai

1:32:22cuma kalau dilihat secara visual, kayaknya berat aja

1:32:24nggak comfy

1:32:26kalau vision pro belum pernah nyoba, tapi kalau

1:32:28yang facebook itu

1:32:30berat dan panas

1:32:32oculus

1:32:34agak panas

1:32:36gue pakai cuma buat main game

1:32:42yang punya Sony

1:32:44ada juga Sony Playstation

1:32:46ada juga

1:32:48buat main

1:32:50itu tuh yang jeda-jeda itu doang

1:32:52yang musik-musik gini-gini

1:32:54iya, kan awalnya dari itu

1:32:56Nintendo Wii yang model gitu

1:32:58tapi dia nggak pakai kacamata kan

1:33:00belom main tenis

1:33:02itu kan udah kayak virtual kan, tapi

1:33:04belum sampai ke depan mata

1:33:06yang sport model

1:33:08tapi

1:33:10itu larinya ke sana

1:33:12pernah ada yang bilang

1:33:16webdev sibuk ributin pakai framework apa

1:33:18sedang sistem programmer sibuk bikin engine

1:33:20iya sih

1:33:26ya mau gimana

1:33:28kita juga

1:33:30kenapa kita sibuk ngomongin framework

1:33:32karena kita kan pengen performanya bagus kan

1:33:34bener nggak sih

1:33:36salah satunya ya

1:33:38sama

1:33:40kalau programming low-level

1:33:42kayak lebih

1:33:44costly aja, lebih mahal

1:33:46nggak segampang itu bongkar pasang

1:33:48karena kan

1:33:50performance-nya ngaruh ke hardware juga

1:33:52nggak bisa suka-suka

1:33:54ubah, sedangkan kalau front-end

1:33:56kayak lebih bisa sembarangan

1:33:58eksperimen bikin-bikin framework

1:34:00baru, kayak misalnya kalau sekarang

1:34:02ada orang iseng bikin framework JavaScript baru

1:34:04juga bisa, langsung

1:34:06bisa jalan aja tanpa

1:34:08harus mempertimbangkan hardware

1:34:10kalau menurut saya

1:34:12dari

1:34:14justru framework-framework ini yang

1:34:16membangun

1:34:18ekosistem

1:34:20apa namanya

1:34:22inovasi

1:34:24JavaScript juga

1:34:26jadi

1:34:28begitu framework-framework ini sudah punya inovasi ini

1:34:30ini sekarang

1:34:32diadopsi ke

1:34:34platform

1:34:36langsung

1:34:38contohnya jaman dulu

1:34:40kita kalau intersection observer nggak ada

1:34:42kan banyak tuh JavaScript

1:34:44library yang untuk intersection

1:34:46yang ngitungin kalau misalnya

1:34:48element itu muncul

1:34:50baru terjadi action apa

1:34:52biasanya scrolling ada

1:34:54progress bar-nya di atas

1:34:56animasi-animasi

1:34:58sekarang udah bisa pakai CSS

1:35:00jaman itu kan

1:35:02jaman dulu kan pakai JavaScript sekarang

1:35:04kan tinggal pakai intersection observer

1:35:06nggak perlu lagi pakai library apa

1:35:08tinggal pakai intersection observer

1:35:10plus CSS jadi

1:35:12jadi sebenarnya

1:35:14framework

1:35:16JavaScript library

1:35:18lebih mudah dirubah, lebih mudah

1:35:20di shape

1:35:22dan inovasi terjadi

1:35:24sesuatu inovasi yang dirasa

1:35:26matang

1:35:28dan banyak yang butuh diadopsilah

1:35:30ke platform

1:35:32kayak MPP lah, bikin MPP di framework

1:35:34dulu, oh berhasil nih

1:35:36yaudah diadopsi, kayak misalkan jQuery

1:35:38gara-gara jQuery akhirnya

1:35:40vanilla JavaScript ada query selektor

1:35:42sama query selektor all

1:35:44gara-gara coffee script

1:35:46jadi ada

1:35:48arrow function dan lain-lain

1:35:50jadi gara-gara react

1:35:52jadi ada class, jadi ada

1:35:54macem-macem ES6 jadi

1:35:56cepat

1:35:58process development-nya

1:36:00cuman dari sisi yang berbeda

1:36:02mungkin perspektif yang berbeda

1:36:04kalau ngomongin web dev sibuk ributin framework

1:36:06mungkin bisa

1:36:08dilihat seberapa banyak

1:36:10web dev dan seberapa banyak

1:36:12sistem programmer, mungkin jumlahnya

1:36:14karena saking banyaknya

1:36:16web dev

1:36:18jadi ada orang yang

1:36:20memang produktif, ada orang

1:36:22yang produsen dan ada yang

1:36:24konsumen, yang konsumen ini

1:36:26ributin pakai framework, sementara yang produsen

1:36:28dia bikin framework, sama aja kayak

1:36:30orang sistem programmer bikin

1:36:32engine kan, kayak tadi

1:36:34si Pak Rian Karniato

1:36:36dia kerjanya bikin framework di satu perusahaan

1:36:38terus weekend dia bikin

1:36:40framework sendiri, itu bayangin

1:36:42itu kan web dev kan dia ya

1:36:44ringkasannya

1:36:46sama dengan game

1:36:48programmer

1:36:50untuk game

1:36:52game programmer

1:36:54mereka ngeributin mau unity

1:36:56versus

1:36:58godot

1:37:00ada unity, ada

1:37:02unreal engine

1:37:04unreal, mungkin mereka ribut tuh

1:37:06mana yang bagus, tetapi yang bikin engine

1:37:08yang bikin aja

1:37:10malah seneng dia, ada yang

1:37:12ributin, itu kan bagian dari marketing juga

1:37:14semakin ribut semakin rame kan

1:37:18sama ya itu kayak mancing inovasi

1:37:20inovasi atau mati

1:37:22kali lagi brand

1:37:24ya maksudnya itu kan

1:37:26seleksi alam juga kan

1:37:28kalau misalnya apa framework

1:37:30macam-macam framework atau teknologi

1:37:32atau library baru

1:37:34yang ternyata nggak bisa

1:37:36bertahan kayak baru muncul

1:37:38dipakai bentar abis itu mati sendiri

1:37:40jadi itu nggak cukup kuat, maksudnya

1:37:42nggak cukup relevan buat ngejawab masalah yang ada

1:37:44tapi kalau

1:37:46kalau yang bisa ngejawab masalah yang ada

1:37:48bisa jadi apa sih contender baru gitu loh

1:37:50misalnya besok ada framework

1:37:52kata framework JavaScript baru

1:37:54yang ternyata kuat banget dan

1:37:56ke depannya bisa ngalahin next.js, berarti kan

1:37:58itu kayak apa

1:38:00jadi versi

1:38:02next.js tapi yang lebih baik kan

1:38:04yang lebih evolve, baik nggak sih

1:38:06subjektifnya

1:38:08masing-masing ekosistem itu ada

1:38:10ada ciri khasnya sendiri

1:38:12jadi kalau misalkan anak front-end

1:38:14wah berkembangnya cepat, wah banyak framework

1:38:16banyak ini gitu kan, yang back-end

1:38:18nggak begitu tapi ya lumayan gitu

1:38:20terus ada sistem programmer, ada

1:38:22devops, ada macem-macem itu

1:38:24ya

1:38:26lain ladang, lain belalang gitu ya

1:38:28beda-beda gitu

1:38:30nggak bisa disamain semua

1:38:32nggak mungkin juga kalau

1:38:34orang hardware terus nyobain

1:38:36kita harus berinovasi seperti anak front-end

1:38:38hancur itu

1:38:40prototype-nya pake mesin-mesinnya

1:38:42hancur ganti lagi-ganti lagi ya

1:38:44nggak bisa

1:38:46seminggu sekali

1:38:48iya

1:38:50seminggu sekali beli raspberry pi

1:38:52habis duit

1:38:54kalau kita kan kalau misalkan

1:38:58wah coba ah coba bikin library oh gagal

1:39:00ya udah tinggal dilihat aja, masukin ke

1:39:02recycle bin selesai gitu kan

1:39:04kalau mereka ya

1:39:06rusak Arduino-nya gimana dong

1:39:08php is dead itu ya

1:39:14php is dead

1:39:16long live php

1:39:18lindy effect, ingat lindy effect

1:39:20semakin lama dia bertahan

1:39:22semakin lama dia ada, semakin lama juga dia bertahan

1:39:24php itu udah mati

1:39:26yang hidup itu sekarang tuh Laravel doang

1:39:32mau WordPress

1:39:34masih ada Drupal

1:39:36oh iya, eh Drupal masih ada ya

1:39:38masih, jumlah masih ada

1:39:40jumlah apa itu Moodle

1:39:42Moodle

1:39:44apalagi tuh forum-forum

1:39:46forum-forum php bb

1:39:48php bb masih ada php bb

1:39:50wah gila ya

1:39:54killer app-nya

1:39:56ini banyak ya ternyata ya

1:39:58php ya

1:40:00ya buk

1:40:02kalau pengen tau ya

1:40:04coba aja, beli aja hosting mana

1:40:06gitu c-panel

1:40:08yang ada c-panel liat aja tuh

1:40:10open source software

1:40:12yang bisa di insert pake softaculus

1:40:14softaculus, c-php

1:40:16semua rata-rata

1:40:18yang buat e-commerce apa yang buat e-commerce

1:40:20Prestashop

1:40:22Prestashop,

1:40:24WooCommerce, oh itu ada apa

1:40:26dari WordPress ya

1:40:28Magento, oh Magento

1:40:30iya iya

1:40:32yang bener-bener

1:40:36Dead itu adalah Superman

1:40:38itu dari Bali

1:40:42seperti Ida Bagus

1:40:44lanjutin lagi

1:40:48jadi inside joke nih

1:40:52orang-orang gak ada yang ngerti loh

1:40:56gak ada yang tau Superman itu

1:40:58bukan joke

1:41:00Ida Bagus

1:41:02ya one day

1:41:04kita bikin

1:41:06rekap semua joke

1:41:08gak dapet konteks loh mereka loh

1:41:12perlu long konteks window ini

1:41:16sebelum kita kemana-mana

1:41:18mungkin kita memudahan dulu ya

1:41:20kita semakin ngawur, semakin mabok

1:41:24sebelum semakin FOMO

1:41:26mudah-mudahan

1:41:28obrolan ngalur

1:41:30kita bermanfaat juga ya

1:41:32ada manfaatnya lah sedikit

1:41:34setidaknya kita bisa tau bahwa

1:41:38inovasi automati itu

1:41:40adalah kalian kita

1:41:42kenapa bisa muncul kali gula

1:41:48di otak ku ya

1:41:50itu jauh banget ya

1:41:52jadi

1:41:54ya ditunggu aja minggu depan

1:41:56dengan topik yang berbeda

1:41:58kita mungkin akan kembali ke teknis lagi

1:42:00minggu depan

1:42:02biar gak terlalu

1:42:04ngawur ya

1:42:06jadi untuk malam ini

1:42:08terima kasih, sampai jumpa

1:42:10minggu depan, selamat malam

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Ngborolin 2025 - Ngobrolin WEB
EP 111

7 Jan 2025

Ngborolin 2025 - Ngobrolin WEB

📖 Ulasan Tren Web 2024 - Perkembangan AI Generatif: Penyedia dan produk AI menjadi lebih beragam, tidak hanya chatbot ...

Ngobrolin Google I/O - Ngobrolin WEB
EP 130

27 Mei 2025

Ngobrolin Google I/O - Ngobrolin WEB

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...

Ngobrol dan Diskusi Bebas - Ngobrolin WEB
EP 81

7 Mei 2024

Ngobrol dan Diskusi Bebas - Ngobrolin WEB

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...

Komentar