Ngobrolin DevFest - Ngobrolin WEB Ep3
Membahas tentang DevFest 2022 yang akan segera diselenggarakan di seluruh belahan dunia. Membahas tentang apa itu DevFest, kenapa DevFest diadakan, di kota mana saja dan hal lain seputar ekosistem komunitas yang diinisiasi oleh Google. ----------------------------------------------------------------------------------- Bergabung menjadi anggota elit di kanal ini: https://www.youtube.com/channel/UCHhAlFGFCGgIusQkQIqJLYw/join Donasi dapat meningkatkan kualitas kanal ini: š° https://karyakarsa.com Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.
0:35Halo-halo, selamat malam, selamat hari selasa.
0:40Seperti biasa, setiap hari selasa waktunya ngobrolin web.
0:44Kali ini bersama, ya, kali ini bersama saya Riza dan Eka.
0:48Kali ini ada yang kurang ya kayaknya?
0:50Ada yang kurang, ada yang di liburan hari ini.
0:54Jadi berhubung, apa, ifannya tidak bisa hadir, jadi kita pake pemeran spesial malam hari ini.
1:02Pemain pengganti.
1:04Ini pemeran spesial, bukan pengganti ya.
1:06Oh iya, bintang tamu.
1:08Bintang tamu, jadi biasanya tuh di akhir-akhir tahun gitu ya, ada banyak event dari salah satu ini, dari Google.
1:18Itu namanya DevFest, dan malam hari ini kita senang banget bisa ngajak-ngajak ngobrol
1:23Mas Danang dari Google.
1:25Jadi kita say hello aja, halo Mas Danang.
1:27Halo, gak ada suaranya.
1:32Oh iya, halo, sorry, agak nge-like.
1:34Ada.
1:36Nah, halo.
1:38Halo, halo, halo.
1:40Terima kasih ya, udah mampir-mampir ya.
1:42Kita ngobrol-ngobrol malam ini tentang salah satu event yang, apa ya, yang sangat seru di akhir-akhir tahun.
1:48Biasanya September sampai Desember ya.
1:50Setiap Desember ya.
1:54Saya yang senang banget nih, diundang sama teman-teman web bisa sharing-sharing.
1:58Iya, ini adalah salah satu hasil nyata dari, kemarin kita habis ngumpul-ngumpul di Bali.
2:06Di Bali.
2:08Terus kita bingung, nanti kalau DevFest kita mau bawain apa nih materinya nih, gitu kan.
2:12Jadi akhirnya, yuk kita ngobrol-ngobrol aja minggu gitu, nyantai-nyantai ngobrol.
2:16Ya udah, jadilah ini, apa, acara ini, gitu ya.
2:20Acara mingguan, ya oleh kita yang sebagai Google Developer Expert dalam web teknologi di Indonesia.
2:30Jadi biar ada, kalau mungkin kalau podcast atau acara-acara lain yang tentang web sebenarnya udah banyak.
Lihat transkrip lengkap
2:36Tapi mungkin kalau dalam bahasa Indonesia, belum sebanyak yang berbahasa Inggris kan ya.
2:42Jadi buat alternatif juga, buat teman-teman yang pengen ikutin dan khususnya dalam bahasa Indonesia, bisa banget subscribe.
2:50Iya, jadi kita butuh apa, kita mau kasih apa, update-update kan, update terkini dari dunia web yang sangat luas dan sering banget update-nya.
3:00Sangat cepat juga.
3:02Kita sangat butuh bantuan teman-teman juga.
3:04Kalau misalkan ada berita-berita menarik atau ada topik-topik menarik, bisa langsung ke bit.ly/ngobrolinweb.
3:10Di sana nanti kita bisa diskusi juga.
3:12Oke, sekarang kita menuju ke materi utama kita malam hari ini, yaitu tentang DevFest.
3:18Mas Danang, boleh dijelaskan sedikit nggak, DevFest itu apa sih?
3:24Nah, DevFest itu, wah ini sebenarnya Mas Rizal lebih tepat sebelum menjelaskan.
3:29Cuman sebetulnya DevFest itu tech conference event, kita adakan anuali.
3:35Yang mengadakan adalah teman-teman dari Google Developer Groups.
3:39Dan diadakan di seluruh dunia di rentang waktu yang sama.
3:44Tadi Mas Rizal sempat sampaikan juga, biasanya di akhir tahun betul.
3:48Kalau DevFest itu biasanya di akhir tahun, diadakan oleh GDG dan kita formatnya conference.
3:55Seperti itu singkatnya kira-kira.
3:57Oke, nah kalau apa namanya, mungkin sebelum kita lebih detail kepada DevFest ini,
4:04Mas Danang ini kan sebagai community managernya Google, di Google kan,
4:10yang urusin komunitas Google di region Indonesia Brunei kalau nggak salah ya.
4:16- Southeast Asia ya? - Southeast Asia.
4:18- Indonesia Brunei. - Indonesia Brunei.
4:20Oke, Indonesia Brunei.
4:22Nah, boleh dijelaskan nggak sih, landscape-nya komunitas yang di bawahnya Google atau Mas Danang urus ini apa aja dari mulai,
4:31kalau nggak salah GDG, terus kemana-kemana gitu ya.
4:34- Siap. Terima kasih banget Mas Rizal.
4:37Jadi sebetulnya kita ada di dalam komunitasnya Google itu di developer relations gitu ya namanya.
4:47- DevRel. - DevRel ya.
4:50Kita ada 5 besar ini apa namanya, komunitas.
4:56Yang pertama tadi sempat disebutkan ada Google Developer Student Club.
5:00Basically itu kita punya setiap di beberapa universitas, satu universitas punya GDS-nya sendiri.
5:08Jadi GDSC misalnya Universitas Indonesia, GDSC, Komunitas Lambung, Amang Kurat,
5:14jadi dia per universitas, itu isinya students dan mereka boleh misalnya mau menerima,
5:21teman-teman SMK mau belajar dari situ juga diperbolehkan jadi membernya.
5:25Untuk ke sana bisa ke gahamannya GDSC, tinggal di-search di Google, Google Developer Student Club,
5:32terus bisa cari universitasnya yang paling ada di situ gitu ya.
5:37Terus kemudian setelah GDSC kita ada Google Developer Groups.
5:42Ini city based, jadi per kota.
5:45Di Indonesia sendiri ada sekitar 13 chapter, ada 10 chapter GDG, dan 3 chapter GDG Cloud.
5:53Kalau GDG membahas di luar cloud lah, karena cloud itu ternyata banyak banget gitu ya.
5:58Nah kita ada di Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, Semarang, Yogyakarta, Surabaya,
6:07terus ada di Bali, Makassar, dan lain-lain juga.
6:09Kalau untuk cloud-nya hanya ada di Jakarta, Bandung, dan Surabaya sejauh ini.
6:15Tadi Google Developer Groups nih.
6:17Terus sebetulnya kita ada juga namanya Google Developer Experts.
6:23Nah ini seperti Mas Riza dan Baekak disini.
6:27Jadi Google memiliki teman-teman expert, sebagai Google Developer Expert,
6:32yang di produk aja tertentu, misalnya kayak disini ada di web, di cloud, di Android,
6:38dan lain sebagainya.
6:41Kemudian kita juga ada accelerator, sayangnya saya nggak handle secara langsung, karena itu cukup kompleks.
6:47Tapi untuk startup, saya rasa Mas Riza adalah salah satu mentor favoritnya kita.
6:52Karena pengalamannya ya, pertama secara teknikal menjalani sangat expert,
7:01dan secara startup juga sangat expert, jadi pengetahuan nya keren banget.
7:06Dan terakhir, yang paling saya banggakan itu Women Technikers.
7:12Supaya program-program kita itu diversify.
7:15Harapannya kita bisa meningkatkan lebih banyak peran perempuan.
7:18Gitu sih Mas.
7:20- Oke, dan saya juga ikut mentor kemarin yang tahun lalu ya.
7:24- Memang favoritnya Mas.
7:28- Ini harus diversity, harus lebih banyak lagi orang yang lain.
7:32Jangan saya terus ya.
7:34- Nah ini seru banget nih.
7:36Jadi ada beberapa teman atau beberapa orang yang komen di sosial media,
7:44sering banget nanyain gimana caranya jadi GDI.
7:46Nah ini Mas Danang ini yang harus didekatin ya.
7:49Jadi harus ketemu orangnya, langsung ngajak kenalan aja nih.
7:52Ini orang dalamnya yang bisa mengubah kalian jadi GDI.
7:56- Sebenarnya...
7:59Balik ke topiknya first tadi ya.
8:04Mungkin pertama kali datang sebagai peserta atau mungkin bantu-bantu jadi volunteer.
8:11Nah dari situ bisa...
8:13- Jenjang karirnya ya, jenjang karir menuju GDI gitu ya.
8:17- Bisa dari situ maksudnya bisa networking, terus nanti bisa di-reverse sebagai GDI.
8:23Karena proses referensinya harus melalui Googler ya.
8:27Ada syarat tertentu nggak sih Mas Danang untuk menjadi GDI?
8:34- Nah sebetulnya kalau kita bahas lebih ke GDI, dia yang idealnya dia memiliki 2 kualitas mas.
8:43Yang pertama, lagi dia ekspert.
8:45Berarti ya memang sudah ekspert di bidangnya.
8:48Ekspertnya sampai dimana kita harapkan paling mudah adalah dia bisa mengajar di tingkatan intermediate dan advanced.
8:56Bukan cuma warna luar, harapannya begitu.
8:58Dan yang kedua, ada jiwa komunitinya.
9:01Ya seperti Mas Riza dan Mba Eka disini bayangkan ini Selasa setiap minggu kita ngobrol-ngobrol begini.
9:09Kalau nggak ada jiwa komunitinya, nggak akan melakukan hal ini gitu.
9:13Iya kan?
9:15- Iya benar-benar.
9:17Ada banyak lagi panutan-panutan ya.
9:20Ada sidik dari Android, ya kan? Ada Imbre juga dari Cloud, Giri, banyak lah.
9:28Jadi kalau kita mah web ya bertiga ya sama event yang malam ini tidak hadir.
9:34Oke. Nah sekarang kita kembali ke DevFest.
9:38Tadi apa itu DevFest sudah. Terus kenapa? Kenapa Google mengadakan event ini?
9:44Itu pertanyaan yang bagus. Yang saya sendiri belum jelas jawabannya.
9:50Tapi karena saya nggak pernah nanya kenapa, itu pertanyaan yang bagus.
9:56Cuman memang selama ini kan kita butuh yang semaman saya, kita butuh satu event puncak gitu ya.
10:03Yang dimana dari berbagai negara menilanggarakan dan sebagainya juga festival.
10:08Semua kompat dengan tema yang sudah disediakan.
10:13Karena dari pihak Google sendiri, kami menyediakan banyak resource lah ya
10:18buat teman-teman Google developer group untuk melaksanakan baik tema, atau dukungan.
10:22Sebenarnya yang paling penting sebenarnya dukungan dari GDI sih ya.
10:25Dari GDI buat speaks on the events juga itu sih.
10:29Oke. Selain GDI, apakah kita boleh apply menjadi speaker?
10:36Jawabannya boleh banget sih Mas.
10:39Jadi ada beberapa yang saya lihat kayak Medan, Bandung juga kalau nggak salah,
10:46itu lagi opening slots buat siapapun yang ingin berbicara di GDG, bisa sharing di situ.
10:53Dan justru pengalaman pribadi aku, pertama kali jadi speaker beneran,
11:01literally pertama bicara di tech event secara live itu di DevFest 2019 di Bandung.
11:10Dan itu belum berstatus GDI sih, random aja.
11:15Jadi Twitteran gitu di Twitter, kenalan sama Tiwi dan Nimas dari GDG Bandung.
11:22Terus ditawarin jadi speaker. Ya udah gitu doang.
11:26Apa, kelihatannya karena bahas pas lagi pernah nge-tweet PWA atau semacamnya,
11:35jadi kebetulan topiknya cocok, ditawarin, ya udah dari aku sih, ya iya aja.
11:40Dan itu sama sekali belum, bahkan belum tahu GDI itu apa sih.
11:44Tapi itu jadi pintu pembukaan untuk menuju ke GDI kali ya? Bener nggak sih?
11:51Itu tadi yang diambil, yang tadi banget soal rekomendasi datang ke DevFest dulu,
11:59itu diambil dari kisah nyata kok. Tadi pengalaman pribadi.
12:05- Mungkin bisa lanjut ceritanya Eka, pengalaman mengisi DevFest,
12:12berapa kali dan di mana dan topiknya mungkin, pokoknya cerita tentang pengalamannya aja.
12:18- Itu pengalaman pertama 2019 di Bandung, dan waktu itu Sepanggung,
12:24itu dia muncul orangnya, Sepanggung sama Ivan.
12:28Waktu itu Ivan udah bersatu sebagai GDI, GDI web, dan present juga membawakan sebuah talk
12:37pas di DevFest Bandung. Lupa talk-nya apa. Cuma justru itu pertama kali Sepanggung bersama Ivan.
12:45Terus selanjutnya tahun lalu 2021, itu kan masih online ya, masih remote semua.
12:55Waktu itu aku udah sebagai GDI ikut di acaranya teman-teman Depok, dan waktu itu formatnya
13:04lumayan seru juga baru pernah dengan format workshop. Itu lumayan cocok sih menurutku,
13:11karena kan itu online ya. Jadi besertanya juga emang di depan laptop, udah buka laptop semua,
13:17bikin workshop soal PWA dan Workbox. Jadi baru 2 kali sih.
13:23- Oke. Jadi DevFest ini bukan hanya TED Talk ya, tapi ada workshop juga ya Mas Danang?
13:29- Iya. Jadi sebetulnya formatnya lumayan bebas. Kita bisa ke workshop, kita bisa ke panel discussions,
13:39kita bisa juga exhibition misalnya mau membahas satu topik,
13:43jadi bebas, jadi modalnya conference aja. Kayak conference sih biasanya.
13:48- Itu yang menentukan siapa? Apakah mau workshop atau misalkan TED Talk atau panel discussion?
13:55Apakah dari GDG-nya atau propose? - Organizer-nya atau speaker-nya atau gimana itu?
14:00- Biasanya sih itu kita serahkan sama organizer-nya. Kadang-kadang organiser-nya juga tanya nih,
14:08speaker-nya lagi pengen bahas apa, karena kan masing-masing tentu bersentuhan langsung
14:12dengan grassroots level, terus kadang-kadang dari pembicara juga misalnya,
14:16"Wah, gue abis nemuin ini nih. Ini seru banget kalau di-share nih."
14:19Ada sesuatu yang, yang kayak gitu itu yang gem banget, yang pengen kita tahu kan.
14:24Justru misalnya pengalaman dia dalam mengerjakan satu project tertentu misalnya atau apa.
14:28Jadinya, "Wah, ada kayak gitu ya." Sebenarnya menarik begitu sih kayaknya.
14:32- Iya, jadi kita harus ini juga ya, harus inisiatif ya. "Wah, kayaknya nih lebih seru jadikan workshop aja deh."
14:38Kita propose ke Panitia gitu ya. - Berarti kita semacam ngobrol kali ya,
14:43kalau kita sebagai pengisi acara, kita kayak diskus sama organizer-nya kan, GDG-nya kan,
14:50mereka yang tahu crowd-nya kayak gimana, masanya tertarik sama apa.
14:55- Nah, kalau ngomongin topik, kalau ngomongin topik, topik apa aja sih yang dibahas di DevFest, Mas Danang?
15:02- Wah, ini menarik. Kalau untuk topik sebetulnya lumayan luas.
15:07Basically ada semua teknologinya Google ya.
15:12Jadi kalau yang paling populer di Indonesia tentunya Android, cloud, dan web.
15:19Dan tentu, next-nya ada juga teman-teman banyak banget yang tertarik machine learning dan AI,
15:25terutama karena para bapak-bapak dosen tercinta di universitas kayak mewajibkan.
15:31- Oh, baru tahu. - Iya, skripsinya AI ya.
15:35- Oh, oke, tema seksi ya. Tema menarik. - Betul, betul.
15:42- Iya, jadi karena banyak di-push ke arah sana, akhirnya banyak banget yang berjalan-jalan.
15:46Belajar time short flow, machine learning, Jacks. Jadi tema itu juga menarik.
15:52Tentunya selain dari situ kita juga misalnya mau belajar tentang Google Maps,
15:56ada Angular, Access State, Accessibility banyak juga.
16:00Cuman yang paling populer pasti Android, web, dan cloud.
16:06Mungkin nanti tambahannya kadang-kadang ada yang mau belajar Firebase, ataupun Flutter.
16:10- Flutter, oke. - Cuma mungkin kalau web kan orang suka,
16:16kalau khusus di web ya, mungkin ada orang salah paham,
16:20mungkin atau bertanya-tanya kalau Devise, teknologi Google, apakah harus Chrome only.
16:27Nah, sebenarnya kalau web lebih bebas ya, keliatannya, maksudnya nggak harus yang ada di Chrome,
16:32tapi apapun yang web API. Jadi kayak misalnya kalau web API itu kan sebetulnya
16:38kesepakatan berbagai stakeholder ya. Jadi misalnya ada pihak Google,
16:43ada pihak browser lain juga. Jadi itu nggak eksklusif produk yang hanya ada di Chrome,
16:51cuma apapun yang di web API, teknologi web secara umum, boleh dibahas sebagai topik.
16:58- Betul. Jadi nggak hanya apa yang berhubungan dengan teknologinya Google, misalkan Angular,
17:05framework base-nya dari Google. Tapi lebih umum ya, lebih umum gitu.
17:11Bisa semua topik yang berkaitan dengan web.
17:15- Betul, betul. - Oke, nah.
17:18Kalau pengalaman saya sendiri ngisi Devise itu kayaknya baru dua kali ya,
17:26yang saya ingat ya. Yang pertama itu 2018, itu seru banget.
17:29Itu saya ngisi di Jakarta. Iya, ngisi di Jakarta itu panggungnya megah sekali.
17:35Kita kayak anak band, jadi ada panggung vertikal, ada vertikalnya kesana gitu.
17:43Jadi bisa jalan kesana gitu. Udah gitu kan dikasih kaos, diseru bagiin,
17:47jadi saya lempar aja kayak rockstar gitu. Itu seru banget, keren.
17:53- Serasa di Mountain View ya? Kayak acara Chrome Dev Summit atau semacamnya.
17:59- Serasa jadi anak band gitu kan. Terus kemudian absent berapa lama,
18:06habis itu pandemi, dan terakhir di 2021 online. 2021 online saya bahas tentang web components.
18:13Kalau di 2018 saya bahas tentang tensorflow.js. Jadi ada kaitannya sedikit dengan mesin learning juga,
18:22tapi di sisi webnya. Kalau ini ada pertanyaan bagus dari Luki.
18:32Deve sekarang hybrid kan acaranya, full-on atau offline?
18:35- Nah, ini akan tergantung di masing-masing chapternya. Cuman sejauh ini kayaknya
18:44ternyata offline ya, in person. Ada beberapa yang dicoba buat di hybrid.
18:50Mirip kayak IO Extended kemarin. - Oke. Ini pertanyaan dari host kita yang ikutan juga.
18:58- Yang lagi liburan. - Iya, lagi liburan mau nonton juga ya.
19:02Kalau ada teman-teman yang mau aktif jadi volunteer, mau bantu-bantulah,
19:06mau terlibat langsung di event Deve, itu kira-kira info-nya bisa kita dapat dari mana
19:11atau kita mau approach ke siapa? - Ini pertanyaan yang bagus.
19:15Sayangnya kita memang nggak ke standarisasi persiapan seperti apa, tapi biasanya masing-masing dari GDG
19:21akan opening volunteer di sosial media masing-masing. Yang paling sering Semarang, Bogor, Jakarta itu sering.
19:28Ditunggu aja, kalau nggak nanti pas acaranya bisa approach organisernya,
19:34tanya sama mereka, "Eh, saya pengen terlibat, nanti bisa dimasukin grup atau untuk next event-event,
19:38pasti bisa dilibatkan." - Oke. Jadi mungkin langkah pertamanya adalah gabung dulu
19:44ke komunitasnya ya, komunitas GDG masing-masing kota gitu ya.
19:47- Nah, cara cari apa, komunitas GDG-nya gimana tuh kira-kira? Bisa dicari di?
19:55- Bisa dicari di gdg.community.dev atau bisa search aja ya, bisa search aja Google Developer Groups,
20:03nanti ada gdg.community.dev. Di situ bisa cek kayak masing-masing di kota terdekat yang mana,
20:10nanti bisa jadi member di situ. Dan setiap kali ada event, ada apapun, informasinya bakal dapet
20:14dari situ, dari email. Gitu sih. - Oke. Ini, salah tadi copy-pastenya.
20:20- Pala links. - Nggak bisa diapus lagi.
20:24Nggak bisa diapus. Nggak, ampun. gdg.community.dev.
20:30Nah, jadi teman-teman kudu cari tuh di kotanya masing-masing, pertanyaannya,
20:37kalau tidak ada? Seperti contohnya mas Farhan nih, di Kalimantan nggak ada GDG.
20:41- Bisa bikin baru atau gimana tuh? - Bisa propose dari sini gitu.
20:43Saya pengen bikin GDG di kota saya gitu. - Iya. Jadi sebetulnya semua bisa propose,
20:51jadi misalnya nggak ada GDG di kotanya, mereka bisa mengusulkan untuk ada,
20:57hanya saja tentunya nggak bisa semua diterima. Mungkin hints-nya yang aku bisa share,
21:02pertama kita berharap ekosistemnya memang sudah maju di situ, jadi misalnya memang sudah ada
21:06teman-teman komunitasnya lah ya, karena tanpa komunitas GDG ini sendiri juga
21:11nggak bisa hidup. Harus ada yang lain-lain juga, gitu sih kira-kira.
21:16Masa ibu kota nggak ada GDG-nya nih?
21:20- Mungkin kalau udah jadi ibu kota, ada apa? - Ada ya, harus ada ya.
21:26- Eh tadi gimana syaratnya? - Ada syaratnya ga sih?
21:28- Syaratnya sebetulnya, yang pertama untuk kotanya sebetulnya kita lebih banyak
21:37organizer-nya. Organizer-nya pertama sudah berusia lebih dari 18 tahun,
21:41kemudian yang kita harapkan dia sudah profesional, jadi sudah bekerja.
21:46- Oh sudah. - Ya sudah menjadi profesional.
21:49Kalau masih kuliah kan ada GDG. Terus ketiga tadi memiliki memang pengalaman dan jiwa
21:57komuniti yang pernah menyelenggatakan event-event sejenis,
22:01yang berarti dia juga punya hubungan dengan graduate level nih sama teman-teman
22:05programmer yang lain tau, kenal, dan mengerti gimana mendapatkan aspirasi dari mereka
22:11dan membuat event yang tepat, gitu sih. Itu aja.
22:14- Jadi tidak harus ada GDG dulu ya, baru ada GDG gitu ya?
22:18- Nah sebetulnya itu menjadi pertimbangan, kan nanti pasti minta pertimbangan dari
22:24komuniti manager juga. Itu juga jadi salah satu. Karena kalau misalnya di kota tersebut
22:29GDG-nya gak banyak gitu. Berarti kan mungkin kita juga akan bertanya sama dia,
22:33"Oke, berapa orang developer yang ada di sana?"
22:36Karena kita juga pengen tau seberapa semarak, soalnya kalau enggak akan berat banget,
22:42Mas. Kebayang ya, mereka mau ngadain, terus ini yang datang 3 orang, 10 orang,
22:47kan lama-lama sesemangat-semangat apanya juga kalau dukungan.
22:51- Gak remes ya. - Udah gini mah, mending tau ya.
22:56- Oh, berarti kita harus ini ya, kita harus cari tau ya, target marketnya, terus
23:03berapa orang kira-kira yang jadi developer-nya di sana, berapa orang, gitu ya.
23:08Itu harus riset ya? - Iya.
23:10Itu sebetulnya kan kita bisa pasti kebayang ya, kalau kayak Mas. Liza, Mbak Eka,
23:15atau teman-teman yang bisa berkomuniti kan, setelah datang acaranya mungkin JS,
23:20atau acaranya mana kan mulai terasa, oh ini cocok nih, ada masanya nih,
23:24jadi gampang kalau kita mengadakan meetup, dan ada kebutuhannya,
23:28oh kayaknya banyak nih yang bisa, karena yang kita harapkan GDG itu mandiri,
23:33bisa menjalankan kerjanya sendiri, karena sebenarnya kan ada resource-nya
23:38udah banyak nih Mas, kalau nanti teman-teman dapet aja di GDG,
23:41sebetulnya ada kayak resource library, mereka bisa ambil semua dari situ,
23:45mau bikin pembelajaran Android, mau bikin pembelajaran Flutter,
23:48ada semua, tinggal diajarkan, bahkan sampai code lab, slide, ada beberapa,
23:54mereka tinggal baca dan bisa belajar secara mandiri, gitu sih harapannya.
23:59Berarti bisa mulai dari komunitas lokal ya? - Bisa, betul.
24:06Menarik sekali ya, jadi ini peluang ya buat teman-teman di daerah yang di daerahnya
24:11belum ada GDG, mungkin bisa propose supaya bisa dapat materinya juga,
24:17tadi ada Mas Darang sempet bahas code lab, code lab itu apa Mas?
24:22Code lab itu ini sih Mas, jadi kayak semacam tantangan coding lah ya,
24:30gampang aja, jadi di situ mereka bisa mengikuti misalnya ada material tertentu,
24:35nanti ada materinya, terus ada semacam quiz-nya, jadi aktivitasnya memang
24:41dilancang seperti kurikulum. - Step by step, tapi mereka langsung protect ya?
24:47- Bisa lebih kesan. - Oke.
24:50Nah ini ada GDG lagi, banyak GDG malam ini ya.
24:57- Ini GDG. - Ngomongin politik dia langsung hadir ya, luar biasa.
25:06Itu di Pedang belum ada ya GDG ya?
25:10- Belum. - Bikin dong, embre dong.
25:15Di Amerika nih jam berapa nih? Subuh ya kali ya, subuh ya?
25:21- Jam 8 pagi kayaknya. - Gede semua SIE-nya.
25:28Iya, termasuk yang nonton juga gede, ya ampun.
25:33Nah ini pertanyaan dari hos kita juga, Chrome Dev Summit tahun ini kan udah
25:39lagi nggak ada, lagi ditiadakan, terus diganti dari tim dari Chrome Dev itu
25:46- bisa disebar ke event lokal. - Gatang ke event in person ya?
25:49Iya, kalau jangan cuma Jakarta ya, di kota-kota yang lain juga bisa ngadain event,
25:58meskipun bukan DevFest atau bukan GDG gitu ya, ngadain aja misalkan
26:04Surabaya.js atau Jogja.js atau Go Jakarta lah, atau apa gitu,
26:12bisa ngadain, kalau Go termasuk Chrome, nggak ya, yang web ya.
26:16Ya misalkan Frontend gitu ya, React ID misalkan mau bikin gitu.
26:21Bisa, ada kemungkinan dapat peluang untuk mengundang expert dari tim Google Chrome ya.
26:32Bener nggak sih, Mas?
26:34Bisa banget, yang pasti sih ngundangnya harus agak lamaan,
26:42terutama kan kalau mau ngundang, biasanya kalau tim Google Chrome kayaknya nggak dari Indonesia ya,
26:48kayaknya buat tim engineer-nya. Jadi mungkin butuh waktu beberapa bulan,
26:52dan mereka buat travelling cukup jauh kan, butuh planning itu aja sih.
26:56Jadi kalau diplanin dengan baik, siapa tau bisa bersaing sama tim sebelah, Mas,
27:02yang ngadain conference akhir minggu ini.
27:04Tim sebelah mana tuh?
27:06Android kan bikin satu-satu. Nggak, sorry, tim Android kan bikin Android Jam.
27:10Tim Android.
27:12Akhirnya tim sebelah apa?
27:14Bukan, bukan.
27:16Masuk ke tas.
27:18Android.
27:20Iya kan Android bikin Android Jam, terus ngundang juga beberapa Googler gitu.
27:24Tapi berarti nggak ada masalah ya, walaupun Tim Chrome domisinonya di Eropa kan ya, rata-rata.
27:32Cuma itu nggak masalah berarti, Mas.
27:34Sebenarnya nggak masalah, kita bisa mastiin komunikasi sama mereka.
27:39Mereka ada waktu karena, again, buat mereka terbangan butuh waktu aja.
27:45Itu aja sih biasanya.
27:47Sama ada apa, approval segala macam ya. Oh, Tyler. Oh, Tyler. Mereka bukan Tyler.
27:54Internal sekali.
27:56Internal sekali.
27:58Iya.
28:00Nah, ini menarik banget ya.
28:02Jadi kalau teman-teman biasanya nonton Chrome Dev Summit tahun lalu itu nonton online gitu kan.
28:07Pembicara-pembicaranya bisa dilihat online gitu kan.
28:13Bisa diundang, siapa tahu bisa ngisi di Kalimantan, di Padang atau di mana gitu ya.
28:20Seru nih.
28:22Jadi jangan dilewatkan ya.
28:25Ini apa, peluang menarik ini.
28:29Apaan lagi kita bisa ngundang dan semuanya ditangguh oleh Google.
28:33Kalau dia approve ya, tentunya ya.
28:35Kalau dia approve.
28:37Ada maksimumnya nggak, misalkan mau ngundang 10 orang gitu.
28:41Biasanya sih tergantung kebutuhan.
28:47Tentu kan kita bisa ngeliat ininya sih, Mas.
28:51Pengennya sih bisa support se-maximal mungkin.
28:54Tapi tentu nanti kesebaik-kese.
28:56Misalnya jumlah pesertanya berapa, terus kebutuhannya seperti apa.
29:00Lebih kesana sih.
29:02Iya. Kalau beberapa tahun yang lalu kita ngadainya namanya Chrome Dev Summit Extended.
29:10Sama seperti Google I/O Extended juga.
29:13Seperti I/O Extended ya.
29:15Jadi materi-materi yang dibawakan di sana mungkin kita review atau kita bawakan ulang dengan bahasa Indonesia tentunya.
29:24Dengan bahasa lokal.
29:26Mungkin bisa dibikin juga video reaction-nya ya.
29:29Udah. Siap-siap.
29:31Jadi tahun ini Chrome Dev Summit-nya ditiadakan, tapi ada kemungkinan tim dari developer Chrome-nya itu bisa menghadiri lokal-lokal komunitas.
29:45Jadi manfaatkan, di eksploitasi ya.
29:49Kalau mau ngadain acara besar di kota itu syaratnya apa aja?
29:53Mengadain acara besar, syaratnya cari tempat, cari sponsor, terus jual tiket. Apa lagi ya syaratnya?
30:03Gak ada sih ya.
30:04Oh mungkin ini kali, ada hubungannya sama itu nggak sih protokol kesehatan gitu-gitu, minimum attendance-nya berapa, harus ngikutin ke masing-masing daerah kali ya.
30:19Itu lokal kan ya, berat.
30:21Iya, beda-beda kan tiap kota ya.
30:23Betul.
30:25Mungkin ini kali ya.
30:28Mas Danang bisa, kan Mas Danang udah cukup sering ya ngadain event ya.
30:33Mungkin bisa diceritakan kalau mau bikin event itu gimana sih?
30:36Buat teman-teman yang belum pengalaman mungkin pengen bikin event.
30:39Siap.
30:41Sebetulnya yang paling pertama, why-nya dulu sih.
30:45Aku selesat kalau soalnya.
30:46Kenapa ya?
30:47Eh kenapa mau ngadain event ini? Kenapa kok misalnya mau web kenapa judulnya ini?
30:52Berarti kan kita harus tarik aspirasi dari grassroot, kira-kira apa nih yang lagi happening.
30:56Terus di satu sisi kita tanya juga sama organizernya, kenapa kalian mau mengadakan hal ini?
31:01Bisa jadi mereka melihat, oh kalau kita belajar ini, ini sesuatu yang sangat bagus untuk masa mendatang.
31:06Untuk membawa komentar ini ke tempat yang lebih atau sesuatu yang lebih advance lah.
31:11Aranya ada di situ, kemudian planning sih sebetulnya.
31:15Yang pertama, pick tanggal, pick tanggal dulu.
31:19Kemudian simultaneously kita mulai, kan tadi sudah ada judulnya berarti ya.
31:24Berarti pick tanggal, pick tempat, massing speaker.
31:28Habis itu baru kita jalan ngelengkapin kepinggan-kepinggan lainnya.
31:31Perdanaannya seperti apa, terus marketing channelnya seperti apa.
31:35Secara garis besar sebetulnya seperti itu.
31:38Mungkin kalau pengalaman sih kalau tanggal ditentukan oleh venue biasanya.
31:47Kita ngikutin gedungnya biasanya.
31:51Cuman kalau misalkan teman-teman baru banget nih, tiba-tiba pengen bikin event besar.
31:55Saran saya sih ikutan ngurusin event yang akan jalan dulu aja.
32:01Misalkan kalau event itu sering ngadain world camp. Jakarta JS dulu sempat bikin sekali GSD.
32:10Jadi, volunteer aja dulu di event-event yang sudah ada.
32:14Nah, dari situ baru dapat pengalaman gimana sih cara organize sebuah event gitu ya.
32:20Atau yang lebih kecil lagi meet up. Jadi ngadain meet up kecil-kecil.
32:24Mungkin jumlahnya ya 10, 20, naik di 30, akhirnya bisa sampai 70, 100, dan lain-lain.
32:31Habis itu baru ngadain event yang lebih besar.
32:33Jadi nggak kaget tiba-tiba kok event-nya besar gitu.
32:38Kadang-kadang kan overwhelmed ya kalau terlalu cepat gitu step by stepnya.
32:45Nah, Mas Danang, pre-event The Fest ini mulai kapan?
32:51Kalau nggak salah kemarin ceritanya ada pre-event dulu.
32:55- Sebelum The Fest. - Berarti itu belum The Fest ya?
32:59Iya nih, wah ini memang apa namanya?
33:03- Kalau Mas Imre, infonya A1 mungkin ya. - Cepet ya.
33:09Nggak ada info ya.
33:12Nah, sebetulnya buat teman-teman cloud, aduh aku kok jadi aku yang ngomong ya.
33:18Di rencanakan ada pre-event.
33:22Oh iya cloud.
33:24Iya, yang cloud rencananya mau ada pre-event.
33:27Jadi mereka rencananya, ini kok udah aku, semoga teman-teman cloud nggak marah ya.
33:32Tapi ada event-event besar.
33:34Tapi di rencanakan mau ada pre-event di tiap-tiap kotanya di tadi Surabaya, Bandung, dan Jakarta.
33:41Nanti event-nya yang besarnya sekali offline, tapi yang tiga lainnya kayaknya bakal online.
33:47Gitu sih Mas Imre.
33:49Wah pocoran narik nih, cuma ada di channel ini.
33:53Jangan diklip ya. Jangan diklip, bahaya ini.
33:59Insider information.
34:03Oke.
34:06Jadi kalau sekarang di tahun ini, ada berapa kota masih yang bakal ngadain The Fest?
34:15Insyaallah harusnya ke 10-10-nya ada.
34:1910-10-nya ada ya.
34:2110-10-nya ada The Fest.
34:24Nah itu bakal di tanggal yang berbeda, atau kemungkinan ada yang bentrok sama, atau gimana penentuannya?
34:32Ada yang bentrok.
34:33Ada yang bentrok.
34:35Ada yang bentrok sih misalnya.
34:37Jadi mereka mau mengadakan dari November sampai Desember, masih kayaknya masih padang, tadi kata Mas Dina juga bener ya.
34:47Walaupun kita udah pinginnya tanggal segini, tapi kan masih subject to change.
34:51Oh venue-nya adanya ini nih, akhirnya kita rubah.
34:55Atau speaker yang kita idam-idamkan, bisanya tanggal segini nih.
34:58Ya udah kita bisa. Jadi masih dalam hal-hal seperti itu.
35:01Apalagi sebagian besar dari The Fest ini diadakannya di weekend kan, Sabtu atau Minggu.
35:08Jadi tanggalnya ya cuman ada, kalau Sabtu misalkan berbarengan Sabtu ya cuman sebulan cuman ada 4 gitu kan.
35:16Sama Desember berarti ada 8.
35:19Jadi ya 8 dari 10 pasti bentrok gitu.
35:22Ya betul Mas.
35:24Tapi memang mungkin gak terlalu masalah ya karena target audiens utamanya lokal kan.
35:32Berarti ya cuma yang di kota itu aja kan.
35:35Betul, betul.
35:37Ada beberapa yang memang di-hybrid-in nih mbak, jadi harapannya biar beberapa bisa lihat.
35:41Cuman kayaknya yang hybrid tidak terlalu banyak.
35:43Yang hybrid tidak terlalu banyak.
35:45Jakarta, Depok, diitung dua kota ya Jakarta, Depok, Tangerang, apalagi Tangerang.
35:50Ada The Fest gak? Gak ada GDG-nya, gak ada The Fest, bikin dong GDG-nya Nur Holid.
35:56Dipropos, dipropos.
35:5910 kota apa aja?
36:01Wah ini ngerasa hafalan ya.
36:04Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali atau Denpasar, Makassar, Medan.
36:14Pak, 10. / Hapal, kerjaan sehari hati sih ya.
36:20Mas Denang udah menjelajahi berapa kota di Indonesia?
36:26Kalau untuk GDG-nya sebetulnya... / Udah 10-10-nya?
36:32Yang belum justru Yogyakarta sama Semarang.
36:36Yogyakarta sama Semarang.
36:38Karena tanggalnya samaan, jadi sama tim split gitu, oh yang ini kesini ya, yang saya kesitu gitu.
36:46Kalau untuk tahun ini rencananya mau ke mana? Belum tau?
36:50Pinginnya sih karena tanggalnya belum pas, pinginnya sih tiap minggu pingin dateng ke masing-masing The Fest sih.
36:57Ngobrol-ngobrol juga sama temen-temen di lokal situ kan, kira-kira gimana.
37:02Narik aspirasi juga supaya kita bisa lebih baik.
37:06Mantap, mantap. Ini ada nih, Bandung, Cimahi.
37:10Cimahi.
37:12Batam, oh Batam belum ada ya? / Batam belum ada.
37:16Batam ini termasuk kota yang cukup unik.
37:20Karena komunitinya all professionals.
37:25Jadi kayak, termasuk kayak students.
37:29Jadi kan kemarin sempet ngobrol-ngobrol sama temen-temen di sana.
37:32Kalau Batam, ini please correct me if I'm wrong ya, ini yang aku dapet pas ngobrol sama di sana.
37:37Even mahasiswanya kan kebanyakan kelas malam.
37:40Jadi yang memang kerja. / Jadi sambil bekerja.
37:43Iya dan Batam itu kan salah satu pusat banyak kerjaan dateng dari Singapura, dari hub nya lah ya, buat ke Asia Tenggara disana.
37:53Jadi sangat-sangat profesional, agak beda gitu.
37:57Jadi kalau hawa nya profesional, beda lah ininya, hawa komunitinya.
38:02Ya sementara nebeng GDG Singapur aja kali ya.
38:05Keterterikan berkomunitasnya tapi tinggi mas kalau di Batam.
38:11Maksudnya masih pada suka bikin meet up atau justru males karena udah pada sibuk kerja masing-masing?
38:17Itu sih, jadinya karena kerja kuliah,
38:21gairahnya masih ada tapi nggak sebesar kota-kota lain.
38:26Kan biasanya yang banyak ngedrive, biasanya mungkin dari temen-temen GDG nya yang organizer,
38:32yang ngasih ide apa segala macem.
38:34Nanti sama temen-temen mahasiswa atau GDC dibantu buat jadi volunteer, execute sih.
38:38Nah ini semuanya profesional jadinya.
38:41Oh iya, iya, iya.
38:43Kadang-kadang kita kalau bikin meet up itu kan kalau misalkan bikin meet up di weekdays, di hari kerja, after office,
38:49itu kan yang datang profesional biasanya kan.
38:52Orang-orang kerja, orang kantoran.
38:54Kalau kita bikin di weekend, di akhir pekan biasanya anak-anak kuliah gitu kan.
38:59Nah kalau di Batam, kalau kita bikin after office, mereka kuliah.
39:03Kerja sambil kuliah.
39:05Kalau di weekend, udah senin sampai jumat kuliah,
39:09terus masa weekend harus datang meet up lagi, malas gitu kan.
39:13Jadi mungkin ya itu tantangannya kali ya di sana ya, Batam.
39:19Jabur Tabet banyak juga ya GDG-nya ya. Apa tadi ya Jakarta, Depok, Bogor ya.
39:26Ya, 3 itu.
39:28Tangerang yang belum ya.
39:30Oke, deface kali ini 3 hari juga, Kak?
39:37Nah ini kayaknya Mas Razan nanya tentang di Jepang Jakarta.
39:43Kebetulan ada Mas Patrick disitu. Mas Patrick disitu.
39:46Oh iya, saya jawab.
39:48Atau mau ini, diinvite kesini, diinvite.
39:51Ikut ngobrol juga boleh.
39:53Tadi kan link stream yard-nya udah ada tuh.
39:56Iya, udah diapus sih tapi.
39:58Oh.
40:00Oke.
40:02Ini, tuh Imre dia pengen bikin jauh banget.
40:05Masalah orang Amerika.
40:07Masalah lokal orang sana.
40:10Iya, selamat lah ya. Kalau disini kan masalahnya berbeda.
40:15Kalau disana masalahnya syuting-syutingan ya.
40:17Teri banget.
40:19Mudah-mudahan aman-aman aja ya.
40:23Amin-amin.
40:25Aceh, Aceh datangnya ke deface Medan.
40:28Iya, salah satunya.
40:30Iya, ini Medan juga baru.
40:32Medan juga baru ya.
40:34Baru, baru jalan setengah tahun.
40:37Termasuk yang lumayan ramai sebetulnya Medan.
40:40Karena pertama di Sumatra kan ya?
40:43Betul, pertama di Sumatra.
40:45Iya, pertama di Sumatra ya.
40:47Cuma satu kan di Sumatra?
40:49Pertama dan satu-satunya sejauh ini.
40:52Pertama dan satu-satunya sampai saat ini.
40:55Bekasi itu, Iqvan mau bikin bekasi dia.
40:58Bekasi.
40:59Di Surabaya kemarin ada yang datang dari Malang sama dari mana ya?
41:03Punya dari kota kecil di sekitarnya.
41:05Semua pada datang ke Surabaya.
41:07Pas IO Exended kemarin.
41:09Iya, bener.
41:12Jadi ada beberapa daerah yang bela-belain datang.
41:16Ada tuh beberapa orang yang bela-belain.
41:18Misalkan kalau Surabaya dengan Malang kan deket juga ya.
41:23Yang kayak antara Jakarta-Bogor gitu ya.
41:26Itu masih pada mau datang ya.
41:28Ini Aceh.
41:29Aceh ke Medan itu perjalanannya.
41:31Tergantung Acehnya ya.
41:33Kalau di dalam daerah itu 7 jam.
41:35Makan aja itu.
41:37Tapi datang gitu ya.
41:38Luar biasa, hebat ya.
41:40Butuh haus akan kegiatan komunitas.
41:45Ada info nih.
41:48Batam game dev yang rame ya.
41:50Sama ini, apa?
41:52Yang 3D ya.
41:53Yang bikin-bikin 3D itu kalau nggak salah di Batam juga rame ya.
41:56Iya, animasinya kuat.
41:58Animasi, betul.
42:00Insyaallah Jakarta 2 hari aja cukup.
42:03Karena offline kali ini ya.
42:08Udah ada jawaban langsung dari panitianya.
42:11Balik Papan.
42:15Next Jadi First GDG.
42:17Farhan.
42:18Di Kalimantan.
42:20Kalimantan.
42:22Sumatra baru ada satu.
42:25Tangerang komunitasnya sepi.
42:28Masa sih?
42:30Langsung kan banyak kan ya?
42:32Tangerang sekarang bukannya lagi ini ya.
42:35Ada beberapa startup yang mulai buka di Tangerang.
42:39Salah satunya Traveloka.
42:42Yang baru pindah dari...
42:44Enggak baru juga sih.
42:45Berapa tahun yang lalu ya pindah.
42:47Terus juga ada...
42:49Cirklo kalau nggak salah di Serpong.
42:52DSD juga.
42:53DSD juga.
42:54Jadi harusnya...
42:55Terus juga ada kampus juga di sana kan.
42:57Banyak kampus yang gedungnya unik itu.
43:02Multimedia bukan?
43:03Multimedia, Universitas Multimedia Nusantara ya.
43:06Ada venture kapitalnya juga di situ.
43:11Mantap itu sebenarnya ya.
43:14Secara ekosistem sebetulnya Tangerang itu sangat-sangat potensial.
43:18Karena banyak kan perusahaan teknologi ada pindah ke sana.
43:23Tinggal di sana jadi lebih enak lah ya.
43:27Komutnya, mereka juga secara kota udah enak banget, mall ada, kehidupan ala sekolah, rumah sakit ada semua.
43:34Kayaknya ke depan mungkin 2-3 tahun bakal jadi pusat tek sih.
43:38Kayaknya kan diingatkan begitu oleh teman-teman sinarmas ya.
43:42Ya kan kita lihat.
43:43Oh iya.
43:44Oke, mudah-mudahan.
43:46Kalau di...
43:47Ini udah ada belum ya di Bukit Menggaya?
43:50Nggak ya?
43:51Saya...
43:54saya berubah pikiran.
43:57Oke.
43:58Nanti di Jakarta bisa dilihat.
44:00Oh berarti Jakarta hybrid ya, Patrick ya?
44:02Mantap-mantap.
44:03Buat teman-teman di daerah kalau mau tahu gimana Devesh, keseruan Devesh itu bisa cek di YouTube-nya GDG.
44:11GDG Indonesia apa di GDG Jakarta?
44:13GDG Jakarta pasti.
44:15GDG Jakarta.
44:17Terus ini Razan ya.
44:20Acer cek ombak dulu dari GDG. Betul mulainya dari GDG aja.
44:24Kalau rame bisa jadi GDG ya.
44:26Kalau GDG gimana mas ininya mas konsepnya?
44:31Itu kan per kampus kan.
44:34Terus setiap orang yang jadi lead-nya itu masa jabatannya berapa lama?
44:41Syaratnya apa?
44:42Ada gak sih?
44:43Sebetulnya mirip juga sama GDE ya.
44:47Jadi kalau syaratnya dia ada kemampuan teknis.
44:52Karena nanti kan dia punya akses.
44:53Tujuan GDSE adalah manufakan risori sos kita yang ada tadi.
44:57Buat dia pelajarin terus dibagikan sama temennya.
45:00Terus bikin kayak study group gitu lah.
45:03Harapannya GDSE itu seperti itu.
45:05Jadi eskelating the learning.
45:07Nah pertama, berarti punya kemampuan teknis untuk mempelajari hal itu.
45:11Yang kedua, ada semangat berkomunitasnya.
45:14Untuk menjadi lead itu masa jabatannya selama satu tahun.
45:20Pendaftarannya biasanya dibuka di antara Mei sampai Juli.
45:25Mei sampai Juli, oke.
45:28Di libur semester ya?
45:32Di libur semester.
45:34Idealnya yang mendaftar itu temen-temen yang mungkin di tahun ke-3.
45:41Jadi di semester 5.
45:43Jadi sekarang.
45:45Semester 10 ya?
45:47Semester 10?
45:48Kenyataan saya beda banget.
45:49Ada yang tanya tuh.
45:51Odeh.
45:53Semester 10.
45:55Berapa semester?
45:578 kan ya?
45:58Jangan.
45:59Semester 10 jangan.
46:00Udah fokus ke lulus aja.
46:02Atau skripsi ya.
46:03Jangan ya.
46:04Di situ dipilih di semester-semester tengah itu.
46:07Karena semester awal harus adaptasi dulu.
46:09Semester akhir itu udah harus selesai gitu ya.
46:12Kita harus gara-gara cabut dari kampus gitu ya.
46:15Jadi yang di tengah-tengah.
46:17Nah kalau misalkan udah setahun nih.
46:19Abis itu kita boleh play lagi kah?
46:21Atau udah gak boleh lagi?
46:23Biasanya kita satu kali.
46:26Berapa priodom?
46:28Oh sekali aja ya?
46:30Iya.
46:32Oke.
46:33Hanya sekali.
46:34Dan mudah-mudahan setelah dari GDSC udah dapat experience ya.
46:37Bisa buka GDG juga ya.
46:38Bisa jadi GDG Lead juga gitu ya.
46:41Betul.
46:43Dan kalau untuk temen-temen yang perempuan bisa ke Women Techmaker ya?
46:50Iya.
46:52Maaf ya.
46:54Saya kan tadi sudah berubah pikiran.
46:56Tidak mau mancing-mancing.
46:59Semester 10.
47:03Bentar lagi lulus janganlah.
47:06Semester 13 lebih parah ini.
47:09Harusnya udah D.O ya?
47:11Harusnya udah D.O.
47:13Harusnya gak bisa deh.
47:14Kalau jaman aku kuliah dulu masih bisa.
47:16Masih bisa ya.
47:18Angetan berapa nih?
47:20Belum banget.
47:22Sebelum Masehi.
47:24Sebelum Masehi.
47:26Saya lulus semester 10.
47:28Berarti kalau semester 10 itu 5 tahun ya.
47:33Oke.
47:34Normalnya 3-4 tahun kan ya.
47:36Nah ini tadi udah kita jawab ya.
47:38Jadi silahkan cari aja di menit-menit awal.
47:42Kita udah jawab.
47:46Singkatnya adalah temen-temen punya passion di komunitas.
47:52Mungkin secara teknis udah pasti ya.
47:54Udah pasti oke gitu ya.
47:56Udah cukup oke.
47:57Kemudian suka share di komunitas-komunitas.
48:00Jadi ya kalau emang ada niat mau jadi GDI ya.
48:05Sebaiknya ngisi-ngisi dulu.
48:07Ya walaupun belum jadi GDI ya ngisi aja dulu gitu.
48:10Nanti udah istilahnya udah direkognisi sama temen-temen komunitas.
48:15Baru cari Googler ya.
48:17Cari Mas Danang.
48:19Mas saya mau apply GDI gitu.
48:21Di web lagi.
48:23- Terus kalau bikin di daerah temen-temen gak ada apa sih?
48:27Acara offline bisa juga kan bikin tulisan, artikel.
48:31Atau dalam bentuk tulisan bisa atau dalam bentuk bikin channel misalnya live streaming.
48:38Atau bikin video juga bisa.
48:41Jadi apa, bebas sih.
48:43Gak harus sebagai speaker di acara.
48:45- Oh iya bener.
48:47Bikin podcast, bikin video, bikin artikel ya.
48:50Bisa.
48:51Atau kalau misalkan ada keinginan untuk ini ya.
48:54Coba bikin apa, mulai dari yang kecil-kecil aja komunitasnya.
48:57Kelompok belajar.
48:59Tiga orang, lima orang.
49:01Saling sharing.
49:02Nanti lama-lama kan jadi besar.
49:04Kemudian ya udah.
49:05Dari situ juga udah bisa jadi portfolio kita untuk menjadi GDI atau GDG lead ya.
49:11Terus juga ini ada masukan dari Imbre ini.
49:14Ada program yang namanya Road to GDI.
49:17Kalau tertarik mau jadi GDI.
49:20Nah, program ini apa Mas?
49:21Mungkin bisa dijelaskan sedikit.
49:23- Mungkin Mas Imbre bisa dijelaskan ya.
49:26- Masukin aja apa ke stream nih.
49:29- Wah seneng nggak ya kalau disekit ngobrol.
49:33Basically Road to GDI itu program mentoring.
49:36Buat temen-temen yang tertarik buat GDI-GDI.
49:38Nanti dikurasi.
49:39Terus di matchmaking sama GDI existing.
49:42Buat ada sesi one on one.
49:44Saya lupa escape seminggu atau dua minggu sekali.
49:47Selama berapa saat.
49:48Untuk memoles supaya siap untuk mendaftar GDI-GDI.
49:54Gitu sih.
49:56- Wah menarik tuh.
49:58Buat temen-temen yang bingung ya.
50:01- Nanti kalau temen-temen mau dapat informasi tentang GDI.
50:07Pembukaannya GDSC dan segala macamnya.
50:09Mungkin bisa follow twitternya Google Devs ID.
50:13Karena informasi biasanya kita sebarikan salah satu kanalnya dari situ.
50:17Dan ini juga bisa lewat discordnya kita juga.
50:26Di Google Devs ID juga ada.
50:29Gitu.
50:31- Silahkan Ible kalau tertarik.
50:35Silahkan kita ngobrol-ngobrol.
50:39- Kirain salah face lagi.
50:43- Kali ini sengaja.
50:47- Kali ini sengaja.
50:49- Ada linknya ke landing place atau website informasi tentang yang tadi?
50:57Road to GDI.
50:59- Ini sebetulnya kita baru pilot kemarin.
51:03Dan saat ini penasaran sudah ditutup.
51:06Jadi kita lagi ngecek sambil lihat kira-kira bagaimana.
51:10Mas Imre adalah salah satu mentor kita di Road to GDI.
51:14Thank you banget, Mas.
51:16- Mas Imre, terus juga Sidik ya kalau gak salah ya.
51:21- Ya, tapi kayaknya buat yang Road to GDI ini dari Indonesia,
51:27yang akhirnya jadi mentor, baru Mas Imre doang sih.
51:32- Baru Imre? Wow, luar biasa.
51:35Masih sempat ngasih anak lagi ya, luar biasa.
51:38Kelaki yang lengkap.
51:41- Mantap, mantap.
51:44Ada lagi, Mas Denang, informasi-informasi yang bisa dibagikan
51:51yang berhubungan dengan DevFace atau program-program Google?
51:54- Rasanya itu sih.
51:56- Again, kalau saya bisa sharing, misalnya teman-teman yang kita lagi bikin launch di Discord channelnya,
52:08bisa ke situ sebentar, aku mungkin nanti sambil titip link kali ya, Mas ya, buat teman-teman yang...
52:15- Oh iya, apa, Discord ya, kita baru buka Discord ya, untuk teman-teman berkomunitas.
52:24- Aku kasih chattingnya di private chat, nanti mungkin Mas Risa bisa kasihin,
52:30jadi linknya itu bisa masuk ke Discord kita, bisa ngobrol sama Mba Eka.
52:35Ada Mba Eka disitu, nanti ngomong ngobrol sama Mba Eka, belum tentu juga kan,
52:39kadang-kadang kita gak terlalu laku juga ya di Discord.
52:42Cuman at least disitu GDE, GDG, GDLC, ada semua.
52:46- Ada semua, jadi kalau di kotanya belum ada, bisa join di Discord,
52:51siapa tau bisa nanya-nanya di sana gimana cara berkomunitas, cara bikin komunitas gimana,
52:56mau bikin event gimana, bisa belajar lah, belajar barang-barang kita ya.
53:00- Mantap. - Mantap.
53:03- Oke, dari Eka ada yang mau ditambahin lagi? - Belum ada ya.
53:09- Belum ada, kalau gitu mungkin cukup sekian untuk malam hari ini.
53:14Seru sekali ya chat kita, seru sekali obrolan kita malam hari ini.
53:19Terima kasih buat teman-teman semuanya, buat informasinya juga.
53:23Terima kasih banyak buat Mas Denang juga yang sudah menimpatkan hadir malam hari ini,
53:28di antara meeting-meeting. Buat yang mau follow-follow, nih Mas Denang.
53:35Mau follow kemana? - Ini follow akunnya saya?
53:41- Follow pribadi lah. - Pribadi boleh, kerjaan boleh?
53:45- Iya, terserah. - Semua akun sosial media aku,
53:51dajuf semua, D-A-N-J-U-F. Itu dari TikTok ada semua.
53:56- TikTok? - Interes ya.
53:58- Isinya apa TikTok? - Aku gak pernah nge-post, cuman...
54:02- Oh, squat yang nama biarnya diambil ya? - Oh, bisa juga.
54:07- Biar gak diambil. - Bukan itu sinyal ya.
54:10Cuman waktu pas itu sempat ada masanya di mana banyak orang share tips fotografi
54:15di TikTok, dan aku follow akun itu dulunya ya.
54:19Gitu sih kalau dulu, karena seneng fotografi.
54:23- Semuanya dajuf ya, dari Twitter, TikTok, Instagram. - LinkedIn, Facebook, Pinterest.
54:33S-F-M, anak lama. S-F-M. Oh, S-F-M itu.
54:41Oh ya gitu lah, Mas. Dulu kita bisa nanya sesuatu, terus kayak crowdsourcing.
54:45- Oh, Ask S-F-M. - S-F-M.
54:49- Saya tahunnya Google+. - Bisa nanya anggung gitu.
54:53- Google+. - Google+ aku punya, dan dulu termasuk yang...
54:58- Aktif? - Iya, aktif banget.
55:02Di Discord-nya boleh nanya seputar komunitas? Boleh, ada channel-channelnya ya?
55:09- Ada channel-channelnya. - Ya, boleh.
55:12Oke, kalau gitu. Eka, yang mau follow-follow Eka ke mana? Ke Twitter?
55:17- Di semua akun, Eka Fyi. - Oke.
55:22Kalau saya Rizamie di semua akun kecuali Twitter, gak dapat soalnya.
55:28- Yang bilang orangnya. - Twitter saya Rizamie.
55:32Baiklah kalau begitu, terima kasih banyak buat Mas Denang, terima kasih banyak buat...
55:36...teman-teman semua yang sudah hadir. Malam hari ini seru sekali.
55:40Kita ketemu lagi minggu depan, dan kita ketemu lagi di The Fest Terdekat.
55:45- Ketemu di The Fest. - Selamat malam semuanya. Bye-bye.
55:50- Bye-bye malam. Thank you semuanya. Thank you, Mas Rizamie. - Thank you, thank you.
Suka episode ini?
Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!
Episode Terkait
28 Nov 2023
Ngobrolin Web Offline di DevFest Bogor
Edisi khusus sesi ngobrolin web pertama yang diadakan secara offline langsung dari DevFest @gdgbogor2666 beberapa hari ...
3 Des 2024
Persiapan DevFest Surabaya - Ngobrolin WEB
Tim Ngobrolin WEB bakal hadir di DevFest Surabaya! Teman-teman yang domisili Surabaya dan sekitarnya boleh yuk ikutan ha...
12 Mei 2026
Bedah Web - Ngobrolin WEB
Berhubung banyak yang submit, malam ini kita akan kembali membedah beberapa situs. Penasaran gimana pendapat para pakar ...