EP 156

Computational Thinking - Ngobrolin WEB

Bagikan:

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #NgobrolinWEB! Malam ini kita akan belajar computational thinking. Salah satu kemampuan yang harus diasah sebelum belajar ngoding. CT ini juga merupakan bagian dari kerangka berfikir untuk menyelesaikan masalah. Seru kan?! Mari kita belajar bersama-sama! Episode kali ini merupakan hasil kolaborasi dengan DomaiNesia Gunakan kode promo: NGOBROLINVPSDN buat diskon 50% langganan Cloud VPS Turbo dan dapat digunakan berkali-kali! Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Episode ini membahas tentang Computational Thinking, sebuah framework berpikir yang menjadi fundamental lebih dasar dari kemampuan teknis programming. Host membahas empat pilar utama Computational Thinking yang dikenal dengan akronim AADP (Abstraction, Algorithm Design, Decomposition, Pattern Recognition) dan bagaimana konsep ini tidak hanya berguna untuk programming tetapi juga applicable dalam kehidupan sehari-hari dan karir profesional. Diskusi juga mencakup bagaimana Computational Thinking sudah diajarkan di kurikulum sekolah (SD/SMP) dan bagaimana materi dari BBC Bitesize memberikan penjelasan yang mudah dipahami dengan contoh-contoh konkret.

Poin-poin Utama

  • Computational Thinking adalah framework berpikir layaknya komputer dengan memecahkan masalah secara sistematis dan logis, ini adalah fundamental yang lebih dasar dari fundamental web atau programming
  • Empat pilar Computational Thinking (AADP): Abstraction (berfokus pada detail penting), Algorithm Design (merancang langkah-langkah sistematis), Decomposition (memecah masalah besar menjadi bagian kecil), dan Pattern Recognition (mengenali pola yang berulang)
  • Computational Thinking tidak hanya untuk programming - ini applicable dalam kehidupan sehari-hari seperti merencanakan resepsi pernikahan, mengatur flow supermarket, hingga menyelesaikan kasus kriminal
  • Dekomposisi penting karena masalah besar sering membuat kita bingung mulai dari mana; dengan memecah masalah menjadi bagian kecil, kita bisa fokus dan manage setiap bagian dengan lebih baik
  • Pattern Recognition memungkinkan kita menggunakan solusi yang sudah ada untuk masalah serupa, mempercepat penyelesaian, dan menciptakan standarisasi seperti framework, component library, atau SOP
  • Abstraction membantu kita fokus pada detail yang penting dan mengabaikan hal-hal yang tidak relevan, seperti ketika mencari akar masalah dengan teknik 5 Whys atau fokus pada core functionality saat development
  • Algorithm Design bukan hanya tentang kode tetapi juga tentang SOP dan workflow dalam pekerjaan seperti deployment flow, yang bisa di-hand over ke orang lain karena terdokumentasi dengan baik
Transkrip Bantu Koreksi

0:17Dapatkan hanya di Domain Asia

0:32Wuih, suara itu kayak seru banget gitu ya

0:36Iya, itu dari channelnya Pak Dika tuh

0:41saya nyontek

0:42Oh iya, nyontek

0:44Oke, ini itu built-in soundboard-nya

0:46Enggak, ya ada di soundboard ini kan apa namanya

0:50sound yang umum ya, banyak dipakai

0:53tapi salah satunya dari Pak Dika

0:57Apa kabar, apa kabar?

1:00Oh iya, apa kabar?

1:02Baik, baik

1:04Bentar lagi puasa ya

1:06Oh iya

1:08Tanggal berapa ini kita ya?

1:1018

1:1217-nya Lunar New Year

1:16tanggal 18-nya puasa

1:18kira-kira teman-teman masih mau nonton ngobrolin web ini enggak ya

1:22kalau puasa ya

1:24Coba komen

1:26kan biasanya mundur ke jam 9 ya

1:28jadi mundur 1 jam

1:30Jadi kayak daylight saving ya

1:32Ya daylight saving, iya benar juga

1:35kalau teman-teman apa namanya

1:41masih tetap mau dengerin ya

1:43kita tetap live

1:45tapi kalau enggak mungkin kita rekaman kali ya

1:47kalau enggak kita juga tetap live

Lihat transkrip lengkap

1:49oh enggak ya, mau dengerin nggak mau dengerin

1:51kita tetap live

1:53walaupun kalian nggak mau dengerin

1:55kita pengen ngomong

1:57iya, kalau kalian nggak mau dengerin kita

1:59ya udah, ditutup aja Youtube

2:01iya, kita tetap live

2:03tetap live

2:05iya, betul

2:07nggak salah

2:09kita ngomong sendiri jadinya

2:11kalau nggak ada teman-teman itu nggak seru

2:13kalau ada PNC tanya jawab

2:15kita justru nanti nambah bintang tamu pakai open claw

2:19jadi kita saling nambah bintang tamu open claw-nya siapa

2:24kita wawancarai gitu kali ya

2:26tapi kita wawancaranya gini

2:29berikan kami epik id-mu

2:31ini kayaknya lagi seru banget ya

2:36banyak mainan baru ya

2:38model-model baru

2:40yang muncul

2:42terus ada open claw

2:44saya lagi coba, lagi grooming

2:46lagi grooming

2:48ini dong, spill dong gimana open claw-nya

2:52personality-nya gimana

2:55tergantung modelnya

2:57kalau opus enak diajak ngobrol

3:00terus tadi pagi Isang nyobain ganti ke model Cina

3:05salah satu model Cina

3:07emosi

3:09kenapa?

3:11emosi ngobrolnya

3:13enak

3:15tradingnya beda kan ya?

3:22udah pake passes dari gue belum tuh

3:26masih ada 3 lagi pas gue

3:29nggak, gue simpen buat kalau mau ngerjain website ngobrolin web

3:34dihajar sekalian kan terbatas tuh 7 hari doang

3:38kalau lagi sibuk kan sayang ngopinya kan

3:41ini Mak sambil ngopi, saya juga sambil ngopi

3:44saya juga sambil ngopi

3:46saya ngeteh

3:48bukan sponsor ya kopinya ya

3:53saya sambil mutih

3:55aku sambil ngetih, hidup sehat

3:57sehat sekali kalian luar biasa

4:00aku juga lah nggak mau kalah

4:02aku sambil

4:04udah habis

4:06itu malam-malam ngopi Mas Riza

4:10kenapa?

4:12kalau lagi pengen aja

4:14saya ping kalau misalnya Mas Riza

4:18PR saya udah saya open

4:20jawabnya besok pagi

4:22nggak ngaruh, kopi mah ngantuk-ngantuk aja

4:26oh gitu ya

4:28iya, kan biar ngopi itu biar semangat

4:35biar semangat menyapa penonton

4:37semangat ngobrolnya

4:39nggak ngantuk

4:41malam ini nggak ngantuk ya?

4:43nggak lah

4:45yang minimal kita nggak ngantuk

4:47nggak tau yang nonton ngantuk atau nggak

4:49yang pasti kan nggak ada tim nas kan

4:53tadi ngomongin tentang open cloud gitu kan

4:58cepet ngomongin open cloud

5:00kalau temen-temen mau nyoba

5:02bisa, bisa banget

5:04oh iya betul

5:06mana discordnya?

5:08ada discord 50%

5:10oh iya mana dia?

5:12ada discord 50%

5:14kalau mau deploy open cloud

5:16bisa pakai ini

5:18kalau di, apa?

5:20kalau di komputer pribadi

5:22atau bahkan komputer laptop kantor

5:24jangan ya, bahaya kan

5:26apalagi dibuka aksesnya

5:28bisa, itu bisa

5:31kemana-mana perginya

5:33kayak kemarin aja saya baru nyalain

5:35tiba-tiba dia udah scan

5:37wah ini ada Apple Music

5:39dia minta akses ke Apple Music

5:41lho buat apa tiba-tiba dia minta akses

5:43kok ngeri juga ya

5:45makanya

5:47mendingan lebih aman di VPS

5:49jadi kalau ada apa-apa tinggal hapus aja

5:51salah satunya adalah dari Dominesia

5:53itu ada cloud VPS Turbo

5:55temen-temen bisa

5:57dapatkan discord 50%

5:59bisa dipakai lebih dari 1 kali

6:01untuk semua paket dan semua siklus

6:04jadi langsung cek aja Dominesia

6:06karena Dominesia adalah

6:08sponsor kita

6:13jadi semakin

6:15semakin banyak temen-temen pakai

6:17semakin besar kemungkinan kita untuk

6:19disponsori lagi berikutnya ya

6:21jadi terima kasih Dominesia

6:23oke malam ini

6:29kita kembali ke fundamental ya

6:31di sini temen-temen

6:33ada yang

6:35belum baru tahu ga sih

6:39istilah computational thinking

6:41saya

6:43sebenernya kalian udah tahu

6:45tapi ga tau

6:47udah mempraktekan

6:49tapi ga tau konsepnya

6:51terus ini menarik sih

6:53kan tadi Mansri saya bilang fundamental ya

6:55jadi biasanya kita ngomongin fundamental kan

6:57fundamental web misalnya

6:59karena kita ngobrolin web

7:01ngomongin yang fundamental web

7:03nah tapi setelah lihat apa

7:05konten-konten computational thinking ini

7:07ini malah layer yang

7:09lebih dasar lagi ga sih

7:11ini kayak fundamental

7:13fundamental berpikir kan

7:15sebenernya fundamental menjadi manusia

7:17framework ya

7:19problem solving

7:21bener ga sih

7:23dan biasanya kalo di luar itu

7:25sebelum belajar

7:27coding itu biasanya anak-anak

7:29diajarin ini computational thinking

7:31dulu

7:33dan bahkan kalo suatu hari kita

7:35ga coding lagi kita ga

7:37apa ya entah karena

7:39kerjaan kita diambil sama AI atau

7:41mungkin apa kita pindah

7:43ke management

7:45atau mungkin kita pindah ke product atau

7:47apalah maksudnya apa

7:49ini fundamental yang

7:51bisa dibawa banget maksudnya kayak

7:53carry apa bisa di

7:55carry over ke misalnya suatu hari

7:57kita jadi management atau

7:59apa lah finance marketing

8:01apa kan cara mikir kayak gini tetep kepake

8:03kan walaupun kita udah ga coding

8:05sebenernya apa sih computational thinking

8:09gue lagi baca nih

8:11ada ininya talking pointnya dari mas Riza

8:13ada

8:15dibikinin sama

8:17sama Cloudia

8:19sama Cloudia

8:21macam masalah besar jadi bagian kecil-kecil

8:23iya sebenernya kita

8:25udah pernah belajar kan yang apa

8:27problem solving 101 juga ada kan

8:29ada singgungannya

8:31kesana

8:33jadi computational thinking itu

8:35adalah konsep berpikir

8:37framework ya

8:39cara berpikir layaknya

8:41seperti komputer

8:43dengan cara memecatkan masalah

8:45dengan langkah yang sistematis

8:47dan logis

8:55bukan kayak cak lontong dong ya

8:57apa tuh

8:59emang gimana pun ya lo

9:01memecatkan masalah dengan masalah

9:03dengan masalah baru

9:05tanpa solusi

9:07yang paling sering kejadian adalah

9:13ketika kita dapet sebuah tas

9:15ga mesti masalah ya problem gitu ya

9:17tas yang mau kita selesaikan

9:19itu biasanya tas itu bentuknya besar

9:21ukurannya besar

9:23scope nya besar

9:25terus kita bingung ini mau mulai dari mana ya

9:27apa yang harus ditekal pertama kali

9:29langkah pertamanya apa

9:31kita ngerjain yang mana dulu

9:33itulah pentingnya

9:35mindset untuk problem solving

9:39termasuk juga computational thinking

9:41makanya

9:43di computational thinking ini

9:45kalau ga salah udah masuk ke kurikulum

9:47HD atau SMP gitu ya

9:51bagus ya

9:53oke banget

9:55ya jaman gua sekolah dulu ga diajarin sama

9:57kan ya

9:59website BBC itu

10:01ya ampun anak sekarang keren banget

10:03kayaknya dulu cuma diajarin

10:05avalan doang

10:07computational

10:09bahasa Indonesia nya ya

10:19sudah ada belum ya

10:21masuk kelas berapa gitu

10:232024

10:29oh

10:31mentri sebelumnya ga tau sekarang

10:33harusnya dilanjutkan

10:39yang lagi masalah itu

10:41yang lagi kasus

10:43mudah-mudahan kasusnya cepet terurai lah ya

10:49computational thinking

10:51jaman kita dulu kita ga dapet

11:03makanya kadang-kadang

11:05kita kayak

11:07ya kita mungkin udah menerapkan

11:09tapi kita ga tau kalau itu

11:11itulahnya computational thinking semua

11:13dan mungkin apa ya

11:15learning by doing gitu

11:17kalau salahnya mungkin

11:19iya banyak salahnya

11:21betul

11:23dan sebenernya ini bukan

11:25hanya untuk programming sih

11:27jadi untuk kehidupan sehari-hari

11:29itu tadi fundamentalnya

11:31hidup kan

11:33fundamentalnya jadi manusia yang

11:35kritis atau mungkin ya apa

11:37profesional lah ya

11:39fundamental untuk punya

11:41karir atau punya apalah

11:43punya bisnis secara profesional

11:47iya

11:49jadi misalkan

11:51saya pernah baca di salah satu

11:53buku contohnya itu misalkan

11:55kita bikin event

11:57misalkan kayak apa ya event

11:59pernikahan gitu ya resepsi

12:01nah itu kan

12:03susunan misalkan

12:05makanannya dimana

12:07panggungnya dimana itu sebenernya ada

12:09proses berfikir

12:11secara profesional

12:13jadi ketika tamu pertama kali datang

12:15dihadapkan pada apa? biasanya kan

12:17isi buku tamu tuh

12:19gak bisa kan kita taruh makanan di depan

12:21dan isi buku tamu kita makan gitu kan

12:23udah masukin naplok, udah istirahat bakso

12:25rusuk

12:27iya, di sebelah kanan ada

12:29satay kambing, di sebelah kiri ada bakso

12:31itu yang mana

12:33jadi orang-orang itu

12:35diarahkan gitu juga dengan ketika

12:37kita masuk ke

12:39supermarket misalkan

12:41biasanya itu susunannya itu sering diubah

12:43biasanya kenapa? karena mungkin dia mau

12:45menonjolkan sesuatu, misalkan

12:47ada yang sering ditaruh di deket kasir

12:49kadang-kadang iseng kan

12:51biar lah ambil gitu, ada juga yang

12:53tadi aja posisinya disini

12:55terus dipindah kemana itu sebenernya

12:57bukan random

12:59tapi ada perhitungannya

13:01itu ada

13:03ada hitung-hitungannya, ada ya

13:05kalau dibawa lebih jauh mungkin ke

13:07machine learning kali ya, yang mana

13:09yang kira-kira lebih cocok

13:11di padu-padenkan dengan yang mana

13:13tapi kalau untuk yang sederhana

13:15misalkan kayak tadi resepsi itu

13:17kalau kita kan

13:19udah secara natural ya pastilah

13:21kalau itu harus misi buku tamu dulu

13:23abis itu mungkin

13:25dia mau ngarahin kemana nih?

13:27mau calaman dulu atau mau

13:29makan dulu gitu kan?

13:31bakso dulu

13:33takut gabisa gitu ya

13:35iya

13:37atau

13:39acara sekolahan

13:41sudah gitu ya

13:43supaya gak terlalu

13:45gak terlalu ngantri

13:47misalkan itu harus gimana

13:49dulu, diatur dulu, jangan sampai

13:51ke kanan dulu, abis itu muter

13:53lalu intas juga sama

13:55tatah kota dan lain-lain semuanya itu

13:57sebenernya kan ada tatah caranya

13:59nah salah satunya ya

14:01computational thinking

14:03gedung parkir, betul

14:05ya stasiun

14:07stasiun

14:09nah kalau

14:11komponennya sendiri itu ada 4 kan

14:13basic yang basic

14:15AADP

14:17ya itu

14:19gara-gara padika ya

14:21salah satu

14:23materi yang bagus kalau temen-temen

14:25pengen penjelasan tentang computational thinking

14:27search aja di youtube

14:29ada WPU

14:31ya itu algoritm

14:33design, abstraction

14:35decomposition

14:37pattern recognition

14:39oh, di balik-balik ya

14:41biar jadi AADP

14:43ada apa dengan pinta

14:47ya kalau di

14:51ada apa dengan program

14:53kalau gak, gue sudah pegang soundboardnya

15:05AADP

15:07jadi misalkan temen-temen

15:09ada ketemu masalah yang

15:11bingung mau nyelesainnya gimana

15:13jadi bisa dipecah dulu

15:15jadi bagian-bagian kecil

15:17misalkan

15:19kalau mau bikin web

15:21itu stepnya

15:23dari mana apakah

15:25desainnya dulu

15:27bikin

15:29datanya dulu, maksudnya

15:31ini butuh data apa aja

15:33kan ada macam-macam itu ya

15:35ada berbagai mass hub kan

15:37ada yang, wah dari desain dulu

15:39pake Figma atau pake Photoshop atau apa

15:41gitu kan, abis itu baru

15:43disicing ya

15:45dan bahkan

15:49sebelum itu kan ditarik mundur lagi

15:51ada requirement nya kan, kita ngumpulin

15:53user requirement kan, maksudnya tadinya

15:55misalnya misalnya, Mas, Pak

15:57tolong bikinin saya, website

15:59e-commerce saya

16:01kayak Toko Ijo

16:03atau Toko Orange

16:05maksudnya apa, padahal ternyata dia cuman

16:07satu penjual

16:09di video, dia cuman pengen jual barangnya sendiri

16:11itu kan harus dikulik dulu

16:13berarti itu juga udah ada proses kan

16:15nah dari user requirement

16:17harus di breakdown lagi

16:19jadi misalnya apalah

16:21arsitekturnya kayak

16:23database nya gimana

16:25deponya dimana, back-end, front-end

16:27itu kan beneran proses

16:29ya itu computational thinking sebetulnya

16:31terus abis itu tuh pecah-pecah lagi kan

16:33sampe jadi

16:35implementasi yang bisa dikerjain

16:37ini malah

16:39nyambung sama planning berarti ya

16:41yang pernah kita bahas

16:43iya, kalau sekarang

16:45kan kayaknya kita udah pada

16:47paham ya, udah paham ya

16:49harus bikin PRD dulu

16:51atau spek dulu

16:53gara-gara AI

16:55iya sama kayak kita main ini ya

16:57main coding agent ini

16:59jadi ada flow nya

17:01nah, saya tau

17:09sebelum saya tau ada computational thinking ini

17:11kalau mau misalnya

17:15dipaksa di project ya

17:17saya tuh biasanya diminta

17:19tolong estimasi atau bikinkan

17:21roadmap nya atau bikinkan

17:23gimana sih

17:25implementasinya

17:27saya tuh biasanya pakai itu

17:29pakai

17:31main map

17:33saya suka main map

17:35jadi dari hal yang paling

17:37atas

17:39mau bikin apa, terus mulai cabang-cabang

17:41tuh satu-satu

17:43satu-satu cabang-cabang ya, jadi

17:45kalau lagi bikin main map itu

17:47flow, otak saya nge-flow

17:49aja, ga perlu mikir

17:51cakep apa engga

17:53atau teratur apa engga

17:55karena harus yang dari otak

17:57harus keluar dulu

17:59keluarin dulu semua botamangnya

18:01kayak gimana, terserah

18:03nah, setelah sudah keluar semua

18:05ada lagi ga?

18:07oh, ga ada, habis

18:09baru saya mulai grouping

18:11grouping itu

18:13either per function

18:15atau epic

18:17bahasa PM nya

18:19atau sometimes kayak per domain

18:21jadi domain itu artinya apa ya

18:23kaya

18:25area ya, jadi misalnya

18:27authentication sendiri

18:29atau

18:31cache management sendiri

18:33database nya sendiri

18:35atau query nya sendiri

18:37service API nya sendiri

18:39itu bisa di per domain-domain gitu

18:41atau per

18:43kalau bahasanya mas Tisha dulu, per ini

18:45ada ini kan, ada bahasanya per

18:47per

18:49actor, actor base

18:51tau ga, actor base

18:53dulu pernah kita bahas

18:55oh ini, kalau di

18:57apa namanya, di diagram

18:59UML itu ada

19:01activity diagram, ada class diagram

19:03ada apa namanya, yang satunya lagi

19:05yang actor-actor itu

19:07lupain namanya, itulah maksudnya

19:09per actor base itu, nah itu saya sempat pake

19:11matoda itu

19:13iya iya iya iya

19:17dulu pernah banget kita bahas

19:19dulu banget

19:21kat base, ga inget

19:23udah ratusan episode nya

19:25udah, udah ratusan

19:27actor model, actor model

19:29bukan

19:33factor, factory

19:35ga ada actor

19:37ga ditulis

19:39ga ditulis kayaknya, bukan actor kali

19:41iya actor model

19:45actor model

19:47itu kan

19:49yang berhubungan dengan konkurrensi, bukan?

19:51oh iya bener

19:55oke

19:57jadi begitulah, nih ada materi bagus

19:59dari BBC

20:01materinya bagus banget ya

20:03terus baru tau, ternyata BBC

20:05BBC kan kirain cuman media kayak

20:07maksudnya kayak berita

20:09ya berita kan

20:11broadcasting blablabla, ternyata

20:13punya materi pendukung, belajar

20:15untuk anak sekolah, ya walaupun

20:17orientasinya buat

20:19korekulum inggris ya, buat

20:21anak sekolah disana, nah ini buat

20:23kayak anak SMP, SMA gitu

20:25dan pas liat ini

20:27malah impressed karena

20:29website nya bagus, terus kayak penjelasannya

20:31juga bagus, enak di cerna

20:33banget, seneng deh liatnya

20:35dari introduction coba

20:37oh dari introduction

20:39eh introduction dong

20:41kan tadi

20:43jadi apa, ini sih

20:45malah belum masuk codingan ya

20:47cuma ini emang di website ini

20:49pun, di settingnya

20:51sebagai prerequisite dari

20:53ya itu kayak yang Mas Tricia bilang tadi ya

20:55atau Ivan yang bilang tuh tadi

20:57sebelum belajar coding, sebelum diajarin

20:59cara mendeklarasikan

21:01variable dari

21:03dalam python, misalnya sebelum kayak gitu

21:05diajarin cara mikirnya

21:07dulu, mantap

21:09nah ini

21:11kan yang tadi kita bahas ya

21:13apa itu computational thinking

21:15sebelum suatu masalah bisa

21:17diselesaikan, apa

21:19masalahnya sendiri dan cara-cara

21:21gimana masalah itu bisa diselesaikan

21:23itu harus dipahami dulu

21:25kalau apa

21:27jadi ini kan cara pikir

21:29yang memungkinkan kita

21:31menghadapi suatu

21:33problem yang kompleks ya

21:35nah ini tadi

21:37akui tekniknya AADP

21:39AADP

21:41jadi di komosisi tadi

21:43kita udah bahas ya, tentang

21:45memecahkan masalah menjadi masalah yang

21:47lebih kecil

21:49memecahkan masalah jadi masalah yang lebih banyak

21:51bukan ya, lebih kecil

21:53jelas banyak kan kecil-kecil tapi

21:55lebih mudah di manage

21:57lebih mudah di

21:59pahami

22:01lalu setelah dipecah-pecah

22:03kita mencari kesamaannya

22:05betul

22:07kalau

22:09di programming biasanya

22:11kan ada kode yang berulang

22:13itu dibikin

22:15satu fungsi ya kan

22:17bisa dijadikan fungsi

22:19atau apalah

22:21jadi factory

22:23atau kalau UI

22:25jadi satu komponen

22:27abstraksi

22:29berfokus

22:31dan kadang-kadang

22:33kalau masalah itu

22:35kadang tersembunyi biasanya

22:37tersembunyi dibalik

22:39hal-hal yang lain

22:41jadi

22:43nggak clear masalahnya apa

22:45itu kadang-kadang kita bingung tuh

22:47mau cari ini akar masalahnya

22:49apa sih gitu kan makanya dulu sempat

22:51kita bahas tentang

22:53five wise, jadi kalau mau ada

22:55masalah tertentu kita tanya

22:57kenapa sampai 5 kali

22:59atau berapa kali gitu sampai ketemu akar masalahnya

23:01kadang-kadang

23:03yang kita selesaikan

23:05itu belum tentu

23:07akar masalah

23:09jadi muncul lagi

23:11cuma mungkin salah satunya

23:13karena kita nggak kebiasa mikir

23:15jadi ya itu begitu ada masalah

23:17langsung hajar

23:19kelihatannya selesai, maksudnya buat saat ini

23:21kesannya selesai, minggu depan

23:23muncul lagi masalahnya, tapi dalam

23:25varian lain karena belum

23:27di basmi dengan benar masalahnya

23:29ya misalkan gini

23:31misalkan teman-teman bikin aplikasi web

23:33terus tiba-tiba kliennya

23:35atau teman kita bilang

23:37kok website-nya lambat ya

23:39database-nya lambat ya, ya udah

23:41kita restart tuh database server-nya

23:43sebentar cepet

23:45wah cepet nih, terus lama-lama

23:47lambat lagi gitu, itu kan akar masalah kan

23:49sebenarnya, ternyata index-nya

23:51atau apakah masalahnya?

23:53ada query yang

23:55put atau apa gitu

23:57kayak merasa saya

23:59lagi nelpon

24:01ini apa namanya?

24:03customer service-nya

24:05di home

24:07oh disuruh restart ya

24:09restart modem doang kan

24:11apapun masalahnya

24:13udah konek kan

24:15apapun masalahnya, solusinya

24:17restart modem

24:19betul, itu salah satu

24:23SOP-nya ya

24:27terus

24:29abstraksi, ada algoritma ya

24:31ya, desain algoritma

24:33nah ini SOP-nya

24:37SOP yang tadi, kalau ketika ada

24:39apa masalah

24:41cuma satu doang di season 3-nya

24:43cuma satu, nggak ada cabangnya

24:45pertama yang disarankan adalah

24:47restart modem

24:49kak, modem-nya mati

24:51di restart aja, orang mati

24:53nggak bisa nyala

24:55nggak bisa nyala

24:57terus next ya

25:03jadi

25:05desain algoritma ini penting

25:07kenapa? karena

25:09kita bisa hand over

25:11jadi misalkan apa ya

25:13kalau di pekerjaan sehari-hari ya

25:15misalkan workflow

25:17untuk

25:19untuk deploy

25:21ya, jadi oh harus

25:23git add dulu

25:25apa sebelum commit

25:27ada pre-commit hook-nya

25:29pre-commit hook-nya dulu, dinyalain

25:31di set up, jangan sampai

25:33lintarnya nggak jalan, kita langsung commit

25:35misalkan gitu

25:37ada kan aturan-aturan tuh, oh harus pakai

25:39brands dulu kalau mengerjain

25:41jadi dari main, jadikan brands

25:43habis dari brands, kita push

25:45ke github, terus habis itu bikin

25:47pull request, ada juga yang

25:49merge aja langsung, terus nanti ya

25:51beda-beda lah ya, macem-macem gitu kan

25:53itu kan SOP ya

25:55biasanya itu antara tertulis atau

25:57tidak tertulis, tapi itu adalah bagian dari

25:59desain algoritma, gimana kita

26:01misalkan mau

26:03commit kode kita

26:05ke code base

26:07itu caranya gimana

26:09biasanya itu ada tuh, kalau perusahaan yang

26:11rapih itu biasanya ada

26:13ada handbook-nya, semacam handbook

26:15itu adalah bagian dari algoritma

26:19bukan hanya algoritma kode ya

26:21by the way, itu pop-over-nya bagus ya

26:25desainnya, maksudnya kayak enak dilihat aja

26:27di klik, nah

26:29nggak tau kenapa ya, enak dilihat gitu

26:31ini pop-over

26:33yang baru kita jadi penasaran kan

26:35warna purple-purple

26:37purple-purple, slope ya, slope

26:41iya dipiasa

26:43cuma ada itu-nya

26:45ada area roll-nya

26:47tapi, jadi ya nggak apa-apa lagi

26:49oh iya, ini mah rapih

26:51rapih ya, OLD

26:53tapi sebenarnya masih

26:55yang bikin BBC

26:57iya

26:59cuma enak dilihat aja

27:01terus, ya gitu

27:03itu penjelasannya

27:07iya, ini ada 4 ya

27:09nah

27:11yang tadi saya sebutkan

27:13kalau problem-nya udah mulai kompleks

27:15itu biasanya, bingung kita mulai

27:17dari mana

27:19ini, dan ini nggak harus berurutan ya

27:23kita mau ngerjain abstraction

27:25dulu boleh, dari abstraction dulu boleh

27:27dari pattern dulu boleh, tapi algoritma

27:29sih terakhir kayaknya ya

27:31de-composition dulu kali ya

27:35harus ya, harus de-composition dulu

27:37kalau nggak

27:39iya biar gampang, kalau nggak

27:41iya, itu kan lain

27:43iya itu

27:45apa, ya itu tadi

27:47masalahnya terlalu besar untuk di handle

27:49jadi terlalu apa, kayak nggak fokus

27:51kali ya

27:53nah, lihat contoh kasusnya

27:55tapi kan kadang-kadang untuk menemukan masalahnya, harus di abstraction

27:57nggak juga

27:59nggak tahu

28:01baru baca

28:03nah, ini next

28:05next page, penerapannya

28:07jangan, belum, jadi ini selalu di halaman pertama

28:09penjelasan abstraknya

28:11terus halaman selanjutnya

28:13contoh kasusnya

28:15contoh kasusnya

28:17ikut cepat ya

28:19kan udah di load tadi

28:23udah di pencet

28:25kan static juga

28:27nah, ini sih

28:29ini standar ya, contoh kasusnya

28:31ini belum masuk coding sih

28:33tentang rencanakan suatu

28:35rute

28:37blablabla

28:39terus, apa

28:41kalau pengen menentukan aktivitas

28:43hal-hal yang

28:45ke poin-poin yang perlu dipertimbangkan

28:47apa

28:49nah, terus, setelah lagi ke bawah

28:51kalau main video game

28:53contohnya gimana, item-item apa aja

28:55yang perlu di-collect

28:57kayak kita menentukan

28:59kan kita punya suatu tujuan nih

29:01kalau main game yang kayak gini, exitnya mana

29:03harus meng-collect item

29:05apa aja

29:07ya, harus ada exit pointnya

29:09dimana

29:11skornya berapa, gitu ya

29:13musuhnya gimana

29:15terus, scroll paling bawah dia

29:17recap summary-nya

29:19nah, itu

29:21jadi, each complex problem

29:23masing-masing masalah yang

29:25complex dipecah menjadi

29:27beberapa decision

29:29keputusan dan langkah-langkahnya kecil

29:31contohnya, tadi kita mau

29:33pergi gimana

29:35cara menyelesaikan menamatkan level ini

29:37itu contoh dari decomposition

29:39nah, terus

29:41kita fokus di detail-detail yang penting

29:43aja, kalau mau pergi, misalnya

29:45pertimbangkan cuaca, atau kalau mau main game

29:47nyari exitnya dimana

29:49itu contoh

29:51abstraksi

29:53terus, ya itu contoh pattern recognition

29:55sama algorita

29:57ya, pattern recognition

29:59biasanya gerakan musuhnya ya

30:01musuhnya itu gerak gimana

30:03apakah dia loncat, atau dia cuma

30:05jalan doang, kecepatannya berapa

30:07itu kan pattern recognition ya

30:09terus kita harus

30:11sendiri, kita gak boleh nyentuh musuhnya kan

30:13karena kita tahu, karena game-game

30:15pada umumnya

30:17ya, tapi biasanya yang terakhir ini

30:19kalau lagi main game sih, gak kita tulis ya

30:21cuma kita ingat aja

30:23biasanya

30:25cuman

30:27contohnya bagus ya, jadi misalkan nih

30:29teman-teman tiba-tiba

30:31di interview, atau ketemu orang

30:33atau apa, "coba kamu bikin game seperti ini"

30:35langsung overwhelmed kan

30:37wah, gimana ya

30:39gak pernah bikin game sebelumnya gitu, jadi

30:41mungkin langsung stress gitu ya, kepikiran

30:43gimana gitu, padahal

30:45kalau kita pecah

30:47oh, apa dulu nih yang harus dibikin

30:49oh, mungkin platformnya dulu kita bikin

30:51atau kita coba bikin

30:53si karakternya bisa

30:55jalan ke kanan ke kiri dulu

30:57setelah itu baru

30:59musuhnya bisa jalan ke kanan ke kiri

31:01terus habis itu tambahin item

31:03tambahin exit, tambahin score

31:05tambahin waktu, gitu ya

31:07dengan kita pilah-pilah

31:09seperti itu, jadi lebih kebayang lah

31:11dibandingkan sebelumnya, wah

31:13game gitu, langsung kaget

31:15game itu apa

31:17scope-nya kan luas banget

31:19scope-nya luas

31:21bahkan kadang-kadang kita udah dikasih

31:23penjelasan seperti ini juga masih

31:25bingung juga kan, mulai dari mana

31:27mulai dari screen shot

31:29masukin ke

31:31masukin ke clockwork

31:33buat game ini

31:35game ini

31:37apa

31:39apa, "make no mistakes"

31:41nah, Bek, coba

31:47abakal diterangin satu-satu

31:49sama ini bagusnya, contoh-contoh

31:51kasusnya tuh concrete banget, apa

31:53contoh penerapannya

31:55menarik ya

31:57eh, salah ya

31:59Bek, Bek, Bek

32:01nah, sekarang decomposition

32:05ya, ini kan penjelasannya tadi

32:11penjelasannya mah

32:13ya, udah lah ya

32:15langsung ke

32:17praktek-nya aja ya

32:19itu kan tadi kita udah, soalnya kenapa

32:21penting, ya kan, kalau nggak dipecah-pecah

32:23masalahnya besar, sulit, nah

32:25langsung praktek-nya

32:27contohnya

32:29ini prakteknya ya

32:31contoh yang bego-begoan banget lah

32:33apa, gosok gi-gi

32:35itu anak-anak ini kayaknya ya

32:37anak-anak sekolah, anak sente

32:39kedua

32:41memacahkan kriminal

32:43solving a crime

32:45tapi ini konsepnya

32:47adalah di-compose

32:49kan ada definisinya tuh

32:51di-compose

32:53oh, ini jadi ingat ya

32:55kalau kita programming, biasanya

32:57kalau dibaging itu layaknya

32:59seperti memencahkan

33:01masalah, itu ya

33:03kejahatan

33:05kita sendiri yang jadi

33:07penjahatnya

33:09kita sendiri yang jadi penjahatnya

33:11kita sendiri yang jadi penjahatnya

33:13kita yang jadi

33:15detektif, kita yang jadi

33:17tersangka

33:19yang salah kita juga

33:21cuma maksudnya itu ngumpet dimana

33:23bukti kejahatan kita diumpet dimana

33:25kan kita harus nyari, coba scroll ke bawah

33:27itu gambarnya lucu soalnya

33:29sering

33:31ya ini

33:33lucu-lucu

33:35ini saksi

33:37lokasinya disini, jam-jam berapa

33:39harus di-compose dulu

33:41list item-nya tuh, kayak where the crime

33:43tindakan kejahatannya, kapan dilakukannya

33:45buktinya apa saja

33:47ada saksi mata atau nggak

33:49sebelumnya ada

33:51tindak kejahatan yang mirip atau nggak

33:53oh iya

33:55terus

33:57penjahatnya juga beda ya

33:59antara nyolong

34:01perhiasan dengan nyolong ayam

34:03jadi dia bisa cari itu

34:05pattern recognition

34:07nah itu

34:09itu kan disitu

34:11itu kan penjahat selalu pake hitam putih ya

34:13baju penjara

34:15oh iya

34:17itu manifestasi

34:19manifestasi

34:21oh iya

34:23yang nggak, itu

34:25itu wanted kan, itu burunan

34:27mungkin sebelumnya dia pernah masuk penjara

34:29karena nyolong berlian

34:31oh jadi ya

34:33tersangka lagi gitu ya

34:35karena udah sering ya

34:37oke oke

34:39nah nextnya contohnya penerapan di

34:41ah ini baru masuk ke

34:43coding ya

34:45iya

34:55betul

34:57bisa

35:07komplikasi ya

35:13yang resolusi buat

35:15to do listnya

35:17ya itu cuma itu kan

35:19itu lah yang kemarin saya lakukan

35:21suruh dia bikin to do list sendiri

35:25ya mah ini ngumpulin user

35:29requirement itu termasuk hal yang

35:31bisa di decompose

35:33aplikasinya

35:39mau bikin apa

35:41desainnya kayak gimana

35:43target audiensnya apa, eh ini standar ya

35:45pertanyaannya cloud code ya

35:47biasanya kalau kita mau bikin

35:49ya cloud code trending datanya mungkin

35:51dari ini

35:53cuma berarti itu kan cara pikir bukan

35:55perkara itemnya apa, tapi

35:57langkah-langkahnya apa

35:59langkah-langkahnya apa aja, kalau mau

36:01approach suatu

36:03masalah suatu project

36:05iya ini kan yang umum ya

36:07best practice lah gitu ya

36:09best practice

36:11sama ini contohnya buat anak kecil soalnya kan

36:13jadi apa, simple

36:15jadi ini itu

36:17what, who, what

36:195W1H

36:215W1H

36:23tapi nggak 5 sih ya pokoknya

36:25itu semua

36:27ya nggak mesti plek-plek kayak gini

36:29kayak grafik sama audio belum tentu

36:31aplikasi kita butuh audio kan

36:33jadi tergantung kebutuhan aja

36:37ya udah selesai

36:39terus nextnya pattern recognition

36:41ini ya ini menarik

36:45gimana kalau pemula

36:47mengenali pattern itu gimana

36:49caranya, ada langkah-langkahnya nggak

36:51ya itu tadi impulse

36:53coba yang paragraf pertama deh

36:55mencari persamaannya

36:57mencari persamanya

37:01di antara

37:03beberapa problem yang sudah

37:05decomposition

37:07ini contohnya bagus kok

37:09ya cuma penerapannya di kasus yang

37:11kompleks ya, dia nggak ngasih sih

37:13pertama kita harus tahu

37:15dulu patternnya itu apa

37:17pattern itu apa, pola itu apa

37:19jadi ini contohnya sih

37:21kita harus menggambar kucing

37:23apa saja hal

37:25hal yang sama yang

37:27ada di berbagai kucing, ternyata semua kucing

37:29punya mata, punya punggut

37:31punya bulu

37:33yang makan ikan

37:35ada kucing yang ngomong-ngomong

37:37oh iya tau-tau kucing yang

37:39sphinx

37:41sphinx

37:43kucing viraun ya

37:45nah, ini fokus di

37:47titel yang penting, pada umumnya

37:49kucing, pada umumnya

37:51iya

37:53kalau itu tidak umum ya

37:55iya relatif lebih jarang

38:01oke, ada

38:03ada ekor, kakinya

38:05empat gitu ya, yang umum-umum ya

38:07nah itu adalah pattern gitu ya

38:09nah, lalu kenapa

38:11kita pukul

38:13jadi pattern

38:15pattern membuat pekerjaan kita

38:19lebih ringan

38:21problem lebih mudah

38:23disolve, kalau

38:25patternnya mirip

38:27karena kita bisa menggunakan

38:29solusi yang sudah ada sebelumnya

38:31makin banyak pattern yang bisa kita temukan

38:35makin bisa dipercepatkan

38:37mempermudah untuk mengecehkan masalahnya

38:39misalnya kalau contoh ini

38:41sample bentuk kucing

38:43biar enggak perlu

38:45berkucing satu persatu

38:47iya, patternnya nggak penting sih

38:49cuma ya, baguslah

38:51kalau di-delete ke dunia

38:55sekarang, jadinya set Cn

38:57V0

38:59atau

39:01ini kali ya

39:03tailwind

39:05framework ORM gitu ya

39:07framework, iya iya

39:09itu bukan abstraksi ya

39:11pattern

39:13itu pattern sih

39:15abstraksi untuk

39:17memecahkan

39:19masalah yang berulang

39:21abstraksi yang dibuat untuk

39:23memecahkan masalah-masalah yang

39:25berulang dan mirip

39:27lah kan sebetulnya button set Cn itu

39:29kayak sample bentuk kucing itu kan

39:31kita warna sendiri, dikasih warna

39:33mata warna kuning

39:35iya, daripada kita harus bikin button dari awal

39:37terus menerus gitu ya

39:39cuma ganti warna kuning, orange, merah

39:41kita bikin satu button

39:43yang ada kelasnya kuning, orange, merah

39:45jadi tinggal ganti itu aja

39:47dan bahkan kalau

39:49ditarik yang di luar web

39:51itu lagi yang lebih baru

39:53dan kayak standarisasi skills.md

39:55itu kan abstraksi

39:57tapi kan untuk memecahkan masalah yang berulang

39:59kita bolak-balik harus

40:01bilangin, gunakan

40:03react function

40:05component yang standarnya

40:07begini-gini-gini

40:09kalau mau pakai

40:11drizzle dan purso

40:13itu cara jalaninnya

40:15kondensinya ini liatnya kesini

40:17itu kan hal-hal yang berulang, cuma

40:19setiap orang mungkin kombinasi

40:21kebutuhan teknis yang dipakai lain-lain

40:23library yang dipakai lain-lain

40:25tapi kan semua yang melakukan hal yang sama

40:27nah, berarti bisa

40:29dipecahkan dengan skills.md

40:31skills.md

40:33iya ya, itu bukannya

40:35stemple coaching

40:37nah, terus nextnya, recognizing

40:39pattern

40:41bagaimana cara mencari ya

40:43mencari pola yang mirip ya

40:45patterns exist among different

40:49problems and with

40:51individual problems

40:53jadi, kita mencari pola

40:55di antara beberapa

40:57berbagai masalah yang berbeda

40:59atau dalam

41:01masing-masing masalah

41:03nah, contohnya nih

41:05among different problems

41:09kalau

41:13kita mau

41:15bikin kue

41:19jenis kue yang

41:21ingin dibuat

41:23bahan-bahannya

41:25berapa orang yang

41:27kue itu untuk berapa orang

41:29proses bikin

41:31kuenya berapa lama

41:33kapan perlu menambahkan masing-masing bahan

41:35perlu peralatan apa aja

41:37nah, setelah kita tahu cara

41:41membuatnya

41:43kita ngerti nih, caranya bikin

41:47satu kue dengan

41:49udah dipecah-pecah kayak tadi

41:53kue A, kita ngerti caranya bikin

41:55kue A, setelah kita tahu

41:57cara bikin kue A

41:59kita jadi tahu, pasti kita

42:01kurang lebih tahu paper

42:03untuk membuat kue B

42:05jadi, kalau buat di

42:11webdev atau software dev

42:13kita udah pernah sekali bikin

42:15aplikasi crude yang ada unsur

42:17crude CRUD

42:19dashboard, ada crude-nya

42:21ada beberapa endpoint

42:23jenis data, ada beberapa data model

42:25kita udah pernah, besok

42:27kalau next-nya kita bikin aplikasi

42:29yang ada unsur crude lagi

42:31kita tahu kurang lebih

42:33kayak gitu pola-polanya

42:35misalnya kalau untuk

42:37post dan update

42:39request, ya kita harus bikin form

42:41walaupun nanti mungkin detail

42:43detail-detail-nya lain

42:45kita sudah mengenali pattern itu

42:47setelah kita mengedit notifikasi

42:51pattern-pattern itu

42:53we can work on common solutions between the problem

42:55berarti kita bikin sistem kali ya

42:57standarisasi sistem

42:59untuk autentikasi misalnya untuk

43:01SOP ya

43:03jadi teringat, barusan banget

43:07kemarin gue ini

43:09apa namanya, mau

43:11beli sofa

43:13karena sofa di rumah udah rusak

43:15terus begitu nyampe di tokonya

43:17ini tokonya

43:19sebenarnya custom ya, custom sofa design

43:21interior design untuk khusus sofa

43:23dia langsung tunjuk, iya

43:27contoh sampelnya sudah ada

43:29terus dia kasih materialnya ini

43:31bahan dasar kayunya ini

43:33lo mau model yang mana

43:35langsung dibuka katalog

43:37terus kalau kita bilang

43:39gue mau, karena

43:41gue kan pakai jemenai untuk

43:43bisa dipotohin ruangannya

43:45terus minta jemenai

43:47tolong ganti sofa-nya

43:49terus jemenai bisa bikin jadi cakep

43:51gue mau yang kayak gini

43:53dia bilang

43:55bisa kayak gitu, tapi

43:57harganya jauh lebih mahal karena custom

43:59ya, full custom

44:01iya

44:03kalau lo mau yang ada disini

44:05tinggal pilih bentuknya gimana

44:07ukuran

44:09ukuran terserah ya, karena

44:11yang penting bentuk, desainnya

44:13seperti apa

44:15terus bahannya

44:17sudah ada

44:19mau pakai kain atau lender

44:21tinggal di custom upholstery-nya

44:23bahannya apa

44:252 atau 3 atau 4 seater

44:27yang pada umumnya kan

44:2995% customer

44:31iya, udah tinggal pilih, oke saya mau 3 seater

44:35ukurannya yang

44:37medium size aja

44:39gausah yang dalem banget duduknya

44:41terus bahannya ini

44:43sorry, kayunya ini

44:45bahannya kain

44:47yang ini, udah

44:49kalau udah milihnya begitu pakai pattern itu

44:51justru malah dapat discount

44:53ya udah, gue langsung

44:55gausah pikir, aneh-aneh

44:57langsung beli yang itu

44:59jadi

45:01kalau sudah pakai pattern, milihnya

45:03bisa diestimasi

45:05waktunya

45:07dapet discount

45:09terus kemudian

45:11apa namanya

45:13bahannya

45:17atau bentuknya sudah jelas

45:19di depan mata

45:21ya udah, karena dia bilang ada discountnya

45:25langsung gausah mikirin

45:27custom lagi

45:33itu ya

45:35kalau misalnya ada patternnya

45:37bener bener bener

45:43ya sebenernya semua juga pasti ada

45:45polanya kan, mau bikin baju

45:47ada polanya, mau bikin rumah ada

45:49blueprintnya

45:51ya kan itu pola kan

45:53bagian dari pola kan

45:55tapi maksudnya

45:57kita mengumpulkan, kita melis

45:59pola-pola yang umum dan bisa dipakai lagi

46:01kan point, ya kayak si Topo Sofa itu

46:03sebenernya kalau mau random banget

46:05yang beneran generated, pengen kayak gini

46:07dia bisa, tapi kan harus dari awal

46:09itu ke tukang kayunya, mungkin tukang kayunya

46:11harus bikin gambar pakai caranya

46:13dia sendiri, itu kan beneran dari awal

46:15ya jadi mahal banget ya

46:17iya

46:21pola disini lebih ke

46:23mengenali ini ya

46:25apa, pola-pola yang berulang kali ya

46:31apa yang, ilmu yang kita

46:33pelajari, apa yang bisa kita

46:35terapkan di

46:37mungkin sesuatu yang berbeda, yang sedikit

46:39berbeda mungkin

46:41nah terus yang menarik ini

46:43ternyata dalam suatu

46:45masalah yang kecil yang udah dipecah-pecah pun

46:47kayak kita bisa mencari

46:49suatu pattern kayak tadi, kalau contoh

46:51di kue, konteks bikin kue ini

46:53ya kue apapun

46:55kan pasti akan membutuhkan

46:57suatu jenis

46:59bahan

47:01dalam suatu kualitas

47:03bahannya apa, nah terus itu jadi

47:05kayak bisa kita breakdown kan, kita jadiin

47:07tabel atau apalah

47:09jadi itu, kalau kita mikir

47:11kalau software dev ya

47:13jadi array kan, masing-masing objek

47:15ada bahannya apa

47:17terus apa, ukurannya apa

47:21dan habis itu kualitasnya berapa

47:23butuh 300 gram tepung

47:25terigu, butuh apalah 100 gram

47:27garam gula

47:29dalam suatu masalah

47:31yang kecil pun masih bisa dipecah-pecah lagi

47:33dan itu kan bisa, bakal dipakai

47:35buat kue lainnya juga kan

47:37jadi kayak resep ya

47:39pattern, resepnya

47:41sudah ada gitu

47:43tinggal ikutin aja

47:45nah resep itu sebenarnya

47:47algoritma desain kan sebenarnya ya

47:49resep ya, tapi ini kayak

47:51apa ya

47:53iya kayak

47:55fundamental itu basic

47:57memasak lah, basic memasak

47:59kalau misalkan

48:01apa, antara

48:03direbus atau dibakar

48:05atau digoreng

48:07itu kan ada patternnya tuh

48:09nah terus kayak ini

48:11maksudnya ternyata setiap kue punya bahan

48:13ternyata setiap bahan ada ukurannya

48:15itu jadi kayak beneran breakdown ke

48:17satuan yang kecil-kecil banget kan

48:19betul

48:25nah udah

48:27habis

48:29habis, ini perlu, gak perlu ya

48:31gak usah

48:33pattern recognitionnya habis

48:35sekarang abstraksi

48:37abstraksi, ini biasanya

48:39cukup sering ya kalau di

48:41komograman

48:43filtering out

48:45kita mengabaikan karakter-karakter

48:47yang tidak perlu

48:49di fokuskan

48:51kita gak perlu konsentrasi di

48:53detail-detail

48:55tertentu

48:57ya detail-detail

49:01yang tidak, tidak penting

49:03untuk konteks itu

49:05dihilangkan dulu sementara

49:07waktu

49:09ini kita ngomongin konteks nih, bahaya nih

49:11larinya kemana nanti

49:13ignoring the characteristics

49:15of patterns that we don't need

49:17kita mengabaikan

49:19sifat-sifat dari

49:21pattern tadi yang tidak kita butuhkan

49:23kenapa biar

49:25kita bisa konsentrasi di karakter-karakter

49:27yang kita butuhkan

49:29yang kita perlukan, yang penting

49:31contohnya

49:35dari sini kita bisa membuat representasi

49:37atau ide, gambaran mungkinnya

49:39kita bisa punya gambaran, apa sih yang

49:41perlu kita pecahkan

49:43ini tadi, kalau pattern recognition kan

49:47tadi kita udah merumuskan

49:49kan ya

49:51kucing itu seperti apa?

49:53punya mata, punya buntut, punya bulu

49:55suka ikan

49:57bisa meleung

49:59masing-masing kucing punya

50:01karakter khusus

50:03misalnya bulunya warnanya hitam

50:05pututnya panjang, dan lain-lain

50:07kita, oh

50:11kalau kita mau menggambar

50:13kucing, konteksnya mau menggambar kucing

50:15gak perlu mikir bahwa

50:17kucing itu bisa mengeom

50:19dan

50:21oh penting, kalau bulu penting

50:23tapi kita

50:25bisa mengabaikan bahwa kucing itu

50:27suka makan ikan dan bisa mengeom

50:29karena ya kita cuma

50:31yang penting cuma

50:33tahu bahwa kucing itu

50:35punya mata, punya bulu dan

50:37punya buntut, punya ekor ya kan

50:39kalau kita gambar

50:41iya, kayak gambar itu

50:43kayak pelajaran menggambar

50:45burung hantu

50:47mulai dari buletan 1, buletan 2

50:49tiba-tiba jadi

50:51memes itu kan

50:55iya, jadi abstraksi

50:57kita gak mikirin

50:59kayak gimana itunya basic

51:01strukturnya tuh apa dulu gitu ya

51:03itu mungkin dekomensisi ya jatuhnya ya

51:05masih kebalik-balik ya

51:07itu dekomensisi sih ya

51:09oh kepalanya bulet

51:11masih bingung

51:13ya

51:15sebenarnya gabungan sih itu

51:17ya benar sih contoh disini

51:19kalau kita gambar kucing ya kita gak perlu tahu

51:21suaranya kayak gimana

51:23karena kan ini menggambar

51:25bukan menirukan

51:27kalau misalkan kita disuruh

51:29menirukan suara kucing baru

51:31oke, kalau

51:37prakteknya di dunia nyata

51:41kenapa penting? karena

51:43biar kita punya gambaran seterlumnya

51:49apa sih masalahnya

51:51nah kayak kalau gambar kucing itu tadi

51:53ke-distract kucing suka makan ikan kan

51:55itu kayak

51:57men-distract kita dari kita perlu

51:59gambar kucing kan, kita perlu gambar

52:01matanya, kita perlu mewarnai dengan

52:03warna bulunya, perlu gambar

52:05ekornya

52:07yaudah kita gak usah mikirin

52:09bunyi apa suara kucing sama

52:11makanannya

52:13nah ini membantu kita form idea

52:17jadi kita punya gambaran

52:19tentang masalahnya

52:21gambaran ini dikenal sebagai model

52:23nah ini menarik sih

52:25ternyata ada

52:27penggunaan istilah model dalam

52:29konteks kayak gini

52:31nah terus kalau kita tidak

52:33meng abstraksi, kita bisa berakhir

52:35menggunakan solusi yang salah

52:37karena kita tidak menyelesaikan

52:39masalah sebenarnya

52:41contohnya tadi ya

52:47kalau kita tidak abstraksi

52:49kucing tadi

52:51akhirnya kita lebih fokus

52:53kepada oh kucing suaranya begini

52:55dia makan ikan

52:57gak ada hubungannya sama

52:59menyelesaikan pekerjaan kita

53:01yaitu menggambar kucing

53:05jatuhnya jadi

53:07itu ya

53:09terdistraksi ya

53:11dengan hal-hal yang sebenarnya

53:13tidak penting untuk saat itu

53:15untuk memacakan masalah yang

53:17yang beneran harus sekarang kita

53:19handle

53:21nah next page

53:23how to abstract

53:25ini tadi

53:31kita mengumpulkan karakter-karakter

53:33umum yang kita

53:35perlukan

53:37terus kita hilangkan

53:39detail dan karakter yang

53:41kita tidak, yang tidak kita

53:43perlukan

53:45oke, ketika kita mau

53:51bikin kue

53:53ada karakter yang umum

53:55yaitu butuh

53:57resep

53:59setiap resep ada

54:01kuantitasnya

54:03beratnya berapa gram

54:05berapa liter air

54:07berapa sendok

54:09gula garam dan lain-lain ya

54:11sama untuk masak

54:13ya butuh waktu memasaknya

54:15berapa lama

54:17nah cuma disini ya kita fokuskan kan

54:21general patterns-nya kan

54:23kita belum berpikir

54:25bahannya apa

54:27tapi kita tahu satu kue

54:29bisa punya

54:31beberapa bahan

54:33terus masing-masing bahan

54:35punya kuantitas

54:37terus masing-masing kue

54:39perlu waktu tertentu untuk

54:41memasak, nah ini kan kayak

54:43udah masuk data relation ya

54:45pas baca ini sih kepikirnya relation sih

54:47kayak satu user

54:49bisa punya banyak post

54:51ya benar benar benar

54:53terus satu post bisa punya

54:55banyak komen, nggak penting komennya apa

54:57dari siapa ya

54:59terus mungkin satu post ada titlenya

55:01ada bodinya, ada image-nya

55:03mungkin bisa punya banyak image

55:05tapi hanya punya

55:07satu featured image atau main image

55:09misalnya ya misalnya

55:11modeling data ya data modeling ya

55:13pas liat ini langsung dibayang itu sih

55:17cuma kan kita nggak perlu yang detail-detail

55:19banget ya apa

55:21eventually ya kita bakal nentuin lah

55:23misalnya apalah gambarnya

55:25formatnya harus pengen

55:27maksimal ukuran gambarnya berapa

55:29tapi kan kalau di tahap

55:31ini ya nggak perlu

55:33jangan sampai situ dulu kan

55:35yang penting kita menjabarkan dulu user-nya

55:37bentuknya kayak gimana

55:39pos, masing-masing pos bentuknya

55:41kayak gimana dan seterusnya

55:43iya

55:45lanjut, creating model

55:47ngambil

55:55nah ini udah masuk data model kan sebetulnya

55:57a model cap

55:59would be any cap

56:01cap model

56:03nah tapi nggak spesifik

56:05entah mau

56:07buntutnya panjang atau nggak

56:09bulunya panjang atau nggak, model itu

56:11mewakili ya kucing

56:13mana pun

56:15kucing dari

56:17ya kucing jenis apapun ya

56:23cuma ini nggak detail banget sih

56:25ya apapunnya perkenalan sama

56:27konsep data model

56:29ternyata kita mendapatkan suatu model

56:31itu dari proses abstraksi

56:33ya setelah sebelumnya dikomposisnya

56:35pattern recognition

56:37lalu abstraksi kita bisa

56:39merumuskan suatu data model

56:41next, algoritma

56:45algoritma sebenarnya adalah

56:51plan

56:53atau step by step instruction

56:55to solve a problem

56:57atau prompting

56:59dengan sekarang istilahnya

57:01instruction adalah prompting ya

57:03atau step by step sih

57:05sebenarnya ya, step by step

57:07iya, jadi bisa

57:09di reproduced able ya

57:11kalau misalkan ada bugs

57:13itu kan biasanya kita kasih list

57:15buka browser

57:17buka website ini

57:19trus pencet login

57:21trus login modelnya

57:23nggak keluar misalkan

57:25jadi supaya bisa dicoba

57:27di komputer yang lain

57:29dengan step yang sama

57:31sehingga kalau ada bugs

57:33dia bisa tahu

57:35problemnya ada dimana

57:37nah kalau kita buat

57:43program, kita menyuruh

57:45komputer melakukan suatu

57:47terus menyuruh langkah demi langkah

57:49biar bisa tahu langkah-langkahnya apa

57:53perlu direncanakan

57:55untuk merencanakan

57:57langkah-langkah instruksinya itu

57:59kita menggunakan algoritma

58:01tertentu

58:03jadi merasa belajar

58:05computational thinking ini

58:07jadi penting banget ya kalau di dunia

58:09coding agent saat sekarang ini

58:11di era AI ya

58:13itu sebenarnya pertanyaan saya berikut

58:15implementation detail

58:17udah dikerjain oleh

58:19AI nya, tapi kalau untuk

58:21ini nya kita harus control

58:23sedemikian rupa

58:25ternyata berhubungan ya

58:27apa yang kita lakukan

58:29bersama AI

58:31maksudnya kita

58:33suruh dia oh planning dulu sebelum

58:35kamu coding kamu planning dulu

58:37nah disini udah ada ternyata

58:39dari dulu ya kita nggak tahu aja

58:41kalau problemnya

58:43masih besar segelung dong

58:45tanpa dipecah-pecah tiba-tiba kita suruh

58:47yaudah kerjain dashboard

58:49buatlah aplikasi

58:51one shot ya

58:53dia halusinasi

58:55ngabisin doken

58:57ngabisin wiki

58:59wiki usage nya

59:01ya paling dia

59:03nanya balik atau

59:05mungkin kalau sekarang

59:07dia kan cukup proaktif kan buat nanya

59:09kalau dia nggak jelas kan mungkin kita

59:11bikin aplikasi seperti

59:13toko ijo

59:15jangan nanya

59:17bikin aja gitu

59:19dia bikin kayak gimana jadinya

59:21mungkin dia hanya bikin

59:23satu halaman doang

59:25yang isinya gallery jualan

59:27udah gitu

59:29ya atau dibikin semua cuma

59:31jatah topeng kita habis semua udah langsung

59:33ternyata dia bisa bikin

59:3724 jam kelar

59:41kita yang kaget kok bisa ya

59:43ternyata dia masuk ke

59:45dia langsung masuk ke

59:47ke servernya toko ijo

59:49ngambilin semua

59:51code base, ambil gitu

59:53nggak lah dia scraping

59:57jadi tujuannya planning adalah

1:00:03menyelesaikan masalah dari

1:00:07satu masalah

1:00:09mencari solusi

1:00:11atas satu masalah

1:00:13untuk memastikan hasilnya

1:00:15sesuai dengan

1:00:17langkah-langkah untuk mecahkannya

1:00:19bagaimana kita mau

1:00:21merumuskan langkah-langkah

1:00:23untuk mecahkan masalah itu

1:00:25ya ini lebih ke

1:00:27kita udah cari solusi dengan 3

1:00:31tools tadi

1:00:33nah sekarang saatnya ditulis

1:00:35langkah-langkahnya

1:00:37karakter terakhir

1:00:39algoritma tuh harus jelas

1:00:45terus harus jelas mulainya dari mana

1:00:47terus selesainya dimana

1:00:51di tengah-tengahnya instruksinya apa saja

1:00:53ini diagramnya namanya flowchart

1:00:59iya ada nanti

1:01:01ini kalau temen-temen mau

1:01:05mau looping

1:01:07raf wigun harus begini nih

1:01:09harus starting pointnya jelas

1:01:11finishing pointnya jelas

1:01:13instruksinya jelas

1:01:15kalau nggak dia looping terus

1:01:19iya kalau nggak dia looping terus

1:01:21nggak tau garis finishnya mana

1:01:23ini akhirnya apa

1:01:25apa yang membuat dia berhenti looping

1:01:27nah ini adalah shadow code ya

1:01:31biasanya ini dilakukan

1:01:33sebelum kita

1:01:35coding

1:01:37ya itu biar memperjelas

1:01:39langkah-langkahnya apa

1:01:41sebelum detail implementasinya

1:01:43sintaksinya kayak gimana

1:01:45definition, variable kayak gimana

1:01:47sebelum masuk kesitu, ya shadow code itu

1:01:49untuk menjabarin langkah-langkahnya kan

1:01:51nah ini itu paling atas

1:01:53jadi untuk merepresentasikan suatu

1:01:55algoritma, yang kedua bisa pakai

1:01:57shadow code, bisa pakai flow

1:01:59diagram, nah ini contoh

1:02:01flow diagram

1:02:03shadow code bukan programming

1:02:07lanjut ya

1:02:09kita belum pernah coba ya, shadow code

1:02:11kirim ke AI

1:02:13pasti lebih akurat hasilnya

1:02:15ya jadi bagus

1:02:17terus shadow code nya siapa yang

1:02:19generate? AI juga

1:02:21AI juga

1:02:23iyalah dari plan sampai

1:02:27casting semuanya AI

1:02:29yang buka

1:02:31yang access juga agent sekarang

1:02:33bukan manusia user nya

1:02:35AI juga

1:02:37kita nyantai-nyantai

1:02:39aja ya

1:02:41ini flow diagram

1:02:43diagram alur

1:02:45udah tau lah ya

1:02:47ini sih basic ya

1:02:49ini buat

1:02:51anak-anaknya tempe

1:02:53ini if, gitu kan

1:02:55iya

1:02:57ini juga bisa dibuatin sama

1:02:59apa AI assistant

1:03:01mermet, mermet

1:03:03paling senang deh, cuma kalau

1:03:05kalau nggak pakai mermet kan, pakai asci

1:03:07pakai asci sekarang

1:03:09pakai SVG

1:03:11bisa nggak dia ya

1:03:13nggak bisa

1:03:15dia pernah, gue suruh

1:03:17convert SVG, terus dia

1:03:19stress, ngeluping

1:03:21stress, waduh

1:03:27ya kira-kira gini ya

1:03:29tapi SVG nya ribet ya

1:03:31ribet

1:03:33oh berarti

1:03:35yang apa

1:03:37LLM yang disuruh

1:03:39gambar lika nextpeda itu

1:03:41ribet ya

1:03:43emang sengaja dibikin ribet ya

1:03:45buat ketes ya

1:03:47itu ngetes hal yang dia nggak punya

1:03:49training dia tentang itu kan, dia nggak punya konsep itu

1:03:51bisa nggak

1:03:53kalau itu contoh apa ya

1:03:55pikir yang

1:03:57interpolasi kali ya

1:03:59kita kan tau ikan, kita tau sepeda

1:04:01pelikan ya, burung ya

1:04:03burung pelikan, tapi

1:04:05nggak pernah ada data

1:04:07training datanya nggak mungkin ada

1:04:09pelikan naik sepeda, nggak tahu ke depannya ya

1:04:11kalau banyak orang ngeposting

1:04:13di blok gambar pelikan

1:04:15pelikan itu

1:04:17pelikan itu yang bawa bayi

1:04:19itu kan

1:04:21itu babong, dan kita pernah bahas ini

1:04:27asli

1:04:29pertanyaan sama

1:04:31itu bango

1:04:33oh pelikan

1:04:35stork

1:04:37yang bawa bayi itu stork

1:04:39ya itu pokoknya pelikan naik sepeda

1:04:43training datanya nggak

1:04:45mungkin ada, nah bisa nggak

1:04:47si LLM nya bikin

1:04:49naik sepeda itu apa kan harus punya kaki

1:04:51nah itu kan berarti apa ya

1:04:53decomposition ya

1:04:55nah

1:04:57padahal pelikan nggak punya kaki, gimana caranya

1:04:59biar bisa naik sepeda kan harus punya kaki dan punya

1:05:01tangan, nah itu

1:05:03menguji apa, menguji

1:05:05kemampuan ya, menguji kreativitas ya

1:05:07kreativitas

1:05:09ini buat psikis atau core

1:05:11konsep, core konsep ya

1:05:13psikis itu berarti apa, psikologi

1:05:15nggak tau

1:05:17mental model, mental model maksudnya

1:05:19mental model ya

1:05:21pola pikir, pola pikir

1:05:23ini temen-temen udah pada tau ya

1:05:27ternyata banyak yang perlu di pelajarin ya

1:05:29sebelum modingnya sendiri

1:05:31iya ini hal yang perlu dipelajarin

1:05:33sebelum moding, betul

1:05:35terus pertanyaan saya berikutnya adalah apakah

1:05:39konsep

1:05:41computational thinking ini tetap

1:05:43relevan di AI, udah terjawab lah ya

1:05:45oh bentar, masih ada satu section

1:05:47ada satu section lagi

1:05:49menarik

1:05:51tapi ini kayak bonus track-nya

1:05:53gitu loh

1:05:55bukan bagian dari si AADP tadi

1:05:57tapi ternyata ada

1:05:59evaluasinya, menarik sih ini

1:06:01insight-nya

1:06:03mana-mana-mana

1:06:05balik aja ke computational

1:06:07infogan, infogan

1:06:09oh, dimana sini

1:06:11balik ke home page-nya aja tuh

1:06:13computational thinking, ya

1:06:15paling bawah, paling belakang

1:06:17oh ada EFAL-nya

1:06:19tapi sebenarnya kayaknya secara resmi

1:06:23bukan bagian dari 4 proses itu deh

1:06:25soalnya tadi grafiknya juga kan cuma 4

1:06:27tapi maksudnya

1:06:29tips aja mungkin bagian

1:06:31dari workflow-nya

1:06:33begitu kita sudah mendesain

1:06:37suatu solusi menggunakan

1:06:39computational thinking

1:06:41kita harus menguji dulu

1:06:43apakah fit for

1:06:45propose, apakah tepat

1:06:47oh jadi

1:06:49dari 3 itu, terus kita bikin

1:06:51algoritmanya, algoritmanya cek

1:06:53valid atau enggak

1:06:55gitu ya

1:06:57apakah mudah

1:06:59dimengerti, apakah

1:07:01kalau mudah dimengerti ini adalah

1:07:03bagian dari dekomposisi

1:07:05dipecah-pecah dengan baik

1:07:07apakah lengkap

1:07:09ya, lengkap, berarti ini

1:07:11udah dilihat dari segala sudut

1:07:13ya kan

1:07:15kalau efisin atau enggak

1:07:17itu biasanya berhubungan dengan

1:07:19making the best use of

1:07:21available resources secepat

1:07:23mungkin, atau apa

1:07:25ya, space complexity-nya

1:07:27ada constraint biasanya ya

1:07:29apa, time complexity ya

1:07:31time complexity

1:07:33space complexity serendah mungkin

1:07:35ya itu tadi

1:07:37misalnya cuma bikin crude

1:07:39crude app, dashboard

1:07:41tapi pakai open cloud, pakai

1:07:43agentik, pakai apa, maksudnya fitur-fitur

1:07:45yang rumit

1:07:47agentik sih wajar ya, cuma maksudnya

1:07:49mungkin fitur apalah yang

1:07:51aneh-aneh

1:07:53cuma biar bisa masukin di LinkedIn

1:07:55pernah pakai library ini

1:07:57hype ya, hype driven development

1:07:59ya, physical thinking

1:08:01physical thinking itu

1:08:03gimana ya

1:08:05nggak ngerti, berpikir

1:08:07secara fisik gitu ya

1:08:09berpikir sambil

1:08:11sama ada caranya

1:08:13physical thinking

1:08:15ini computational thinking

1:08:17jadi berpikir

1:08:19computational thinking itu

1:08:21itu bukan komputer ya

1:08:23maksudnya ya, bukan hanya komputer ya

1:08:25bukan komputer mesin, tapi

1:08:27itu kan sebetulnya

1:08:29menghitung ya dulu

1:08:31memproses lah ya

1:08:33tapi ini oleh manusia

1:08:35mengolah

1:08:37bukan hanya mesin, tapi juga

1:08:39manusia, juga bisa mengerti

1:08:41apakah memenuhi

1:08:45kriteria yang

1:08:47diberikan

1:08:49nah, kalau algoritmanya

1:08:51sudah menuhi, berarti

1:08:53apa, lanjut

1:08:55bisa ditimb langsung

1:08:57nah, ini kalau di

1:08:59co-code atau di coding assistant

1:09:01apa, switch to coding mode

1:09:03sebelumnya kan plain mode ya

1:09:05nah ini

1:09:07oh, plain mode nya di review dulu biasanya

1:09:09review dulu, iya kan, betul kan

1:09:11berarti, tools itu

1:09:13semua pakai ini ya

1:09:15pakai workflow yang kayak gini

1:09:17berdasarkan computational thinking

1:09:19jadi, sebelum

1:09:23teman-teman menggunakan agentic

1:09:25coding tools

1:09:27belajar computational thinking dulu

1:09:33supaya tidak terjadi seperti

1:09:35yang di sebelah kanan

1:09:37marah-marah sama AI

1:09:39marah-marah sama AI

1:09:41token nya habis

1:09:43usage nya habis seminggu ke depan

1:09:45iya, marah-marah sama

1:09:47dimarahin sama bos

1:09:51token nya habis

1:09:53iya kan gak bisa kerja alasannya, kenapa kamu gak kerja

1:09:57token saya habis

1:09:59gak bisa coding sendiri

1:10:01gak bisa coding seminggu

1:10:03kenapa ya?

1:10:05nunggu token reset

1:10:07iya, nunggu token reset

1:10:09kenapa kita butuh

1:10:15evoluasi dari masalah

1:10:17apa, solusi yang kita

1:10:19ciptakan

1:10:21kalau gak di evoluasi, kita gak tahu

1:10:23bener atau salah

1:10:25mencari masalah

1:10:27mencari solusi ya

1:10:29karena pengen tau apakah

1:10:31solusi yang kita buat

1:10:33mengecahkan masalahnya gak

1:10:35beneran

1:10:37it can be tempting to miss out the evaluating

1:10:39oh, jadi ternyata

1:10:41umum, kalau kita udah menentukan

1:10:43solusi, terus kita udah menisahin algoritma

1:10:45udah gak sabar, pengen langsung

1:10:47eksekusi, kayaknya kalau AI

1:10:49model nya yang murah-murah, itu tuh

1:10:51tiba-tiba nge-switch kan, langsung

1:10:53tiba-tiba langsung moding aja

1:10:55oh kayak kemini kemarin ya

1:10:57kaya gue kemarin

1:10:59langsung di play ke main branch

1:11:01nah, tapi ini dibunt nih

1:11:05tanpa evaluasi

1:11:07kesalahan-kesalahan dalam

1:11:09algoritma yang sudah didesain

1:11:11itu bisa tiga terdeteksi

1:11:13nah, terus, kalau gitu

1:11:15program nya tidak bisa mempecahkan

1:11:17masalah dengan baik, dengan benar

1:11:25ya, misalnya kalau

1:11:27apa, solusi dari pertanyaan

1:11:29gimana cara menggabar kucing

1:11:31dibikin, tapi, apa

1:11:33tidak dibikin dengan baik

1:11:35nanti hasilnya kucingnya

1:11:37seperti anjing

1:11:39kayak lagu

1:11:43pd baik

1:11:45apa itu?

1:11:47yang mana?

1:11:49dia punya anjing, diberi nama kucing

1:11:53lagu apa itu?

1:11:55oh, nggak pernah tahu ya

1:11:57kirain yang lagu pengen jadi polo

1:11:59tapi dia laki-laki

1:12:01ya itu beda lagi

1:12:03orientasinya

1:12:09beda itu

1:12:11apa, solusi yang salah

1:12:15itu kayak gimana sih

1:12:17maksudnya kenapa, solusi bisa salah

1:12:19itu contohnya

1:12:21tidak fully understood

1:12:23tidak dipahami dengan sepenuhnya

1:12:25berarti itu salah dalam proses

1:12:27decomposition

1:12:29atau, jadi, apa

1:12:31tidak dipahami seluruhnya

1:12:33atau tidak lengkap

1:12:35ada bagian-bagian dari problem yang

1:12:37ketinggalan

1:12:39kelewat

1:12:41atau inefficient

1:12:43terlalu rumit, atau terlalu panjang

1:12:45terlalu panjang jalan nya

1:12:47tidak memenuhi

1:12:49material desain awal

1:12:51dimintanya apa, dibuatnya apa

1:12:53next

1:12:59ini

1:13:03penjelasan

1:13:05yang empat tadi ya

1:13:07misalnya, dikumpusnya

1:13:09tidak betul, tidak lengkap

1:13:11ingredient

1:13:131, 2, 3

1:13:15itu kan array

1:13:17satu buahnya bisa punya banyak

1:13:19ingredient, how much

1:13:21when to add

1:13:23ya, ada how much

1:13:25ada kapan

1:13:27dimasukin gitu ya, gak bisa kita langsung

1:13:29masukin semuanya, langsung gitu ya

1:13:31tapi ternyata

1:13:33kesalahannya adalah

1:13:35equipmentnya, ternyata itu

1:13:37equipment part is not properly

1:13:39broken down, or decomposed

1:13:41peralatan itu apa

1:13:43nah, kalau kita membuat

1:13:45algoritma, ternyata

1:13:47equipmentnya pun harus

1:13:49di breakdown

1:13:51itu, terus

1:13:53apa, the algorithm

1:13:55will say what equipment is

1:13:57needed, but not how to use it

1:13:59jadi, algoritmanya nanti

1:14:01cuma bilang, perlu pisau

1:14:03perlu oven, perlu, dan lain-lain

1:14:05tapi, gak lengkap instruksi

1:14:07ini, peralatan ini

1:14:09itu buat langkah yang mana

1:14:11jadi, bisa saja

1:14:13orang yang bikin akan

1:14:15menggunakan pisau untuk

1:14:17mengukur jumlah tepung

1:14:19atau

1:14:21menggunakan, apa, kocokan

1:14:23untuk memotong tega

1:14:25nah, jadi gak bisa

1:14:27berjalan dengan baik, berarti

1:14:29ternyata equipmentnya harus

1:14:31di breakdown juga

1:14:33berarti, kalau ketika

1:14:35kita mendesain algoritm atau mendesain

1:14:37solusi itu, kita harus berasumsi

1:14:39bahwa orang ini gak tahu apa-apa

1:14:41gitu ya

1:14:43ya, komputer kan gak tahu apa-apa

1:14:45kalau gak dikasih tahu

1:14:47kalau kita berasumsi bahwa

1:14:49dia pernah masak

1:14:51gak mungkinlah dia ngambil

1:14:53gula pakai pisau kan, pasti pakai

1:14:55sendok kan, itu gak perlu dibahas

1:14:57gitu kan, udah jadi

1:14:59rahasia umum gitu, tapi kalau kita

1:15:01asumsi bahwa, dia gak pernah masak

1:15:03dia gak pernah kedapur sebelumnya

1:15:05atau dia alien, gak tahu

1:15:07masak-masak

1:15:09atau dia LLM agent

1:15:11yes, betul sekali

1:15:13tapi

1:15:15ada ini juga loh

1:15:17ada

1:15:19terlalu verbose juga

1:15:23jadi rusak juga

1:15:25jadi terlalu panjang, iya, betul-betul

1:15:27iya

1:15:29kalau kita memasak

1:15:31kalau ini kan sudu example ya

1:15:33maksudnya kita gak bakal bikin ini

1:15:35cuma buat bikin kue kan

1:15:37cuma mungkin

1:15:39apa ya, misalnya

1:15:41gue kebayangnya kayak multi-service ya

1:15:47misalnya Google

1:15:49satu login sistem

1:15:51bisa buat Gmail, bisa buat Google Drive

1:15:53bisa buat apa, mungkin

1:15:55ya perlu, tapi mungkin

1:15:57ada hal-hal ya, ya atau misalnya

1:15:59user biasa, atau user workspace

1:16:01yang custom, itu kan privilege-nya

1:16:03lain-lain, tapi kalau misalnya kita gak

1:16:05breakdown dengan betul

1:16:07kan itu bisa jadi kayak gak spesifik kan

1:16:09ada hal yang bisa diakses

1:16:11oleh user yang tipenya

1:16:13workspace, work price

1:16:15commercial, ada yang

1:16:17gak misalnya

1:16:19kalau di real life

1:16:21use case-nya kayak gitu kali

1:16:23membreakdown hal-hal

1:16:25yang gak obvious

1:16:27membreakdown hal-hal

1:16:29yang tidak obvious, iya

1:16:31jadi tergantung

1:16:33level-nya juga ya

1:16:35target audience-nya kali ya

1:16:37target audience-nya ya

1:16:39kalau kita misalkan

1:16:41mau

1:16:43presentasi ke

1:16:45misalkan ke meet-up

1:16:47atau ke acara conference gitu kan

1:16:49kita biasanya cari tahu dulu kan

1:16:51kita tuh presentasi di depan

1:16:53siapa? Kalau di depan

1:16:55developer ya kita ngomongnya

1:16:57teknis gak apa-apa, tapi kalau kita

1:16:59ngomong di depan orang bisnis

1:17:01atau non-technis ya kita gak bisa

1:17:03menyebutkan jargon-jargon

1:17:05yang mereka gak kenal

1:17:07gitu kan, jadi tergantung

1:17:09sudut pandang juga, tergantung audience

1:17:11yang kita target juga

1:17:13atau mungkin kalau contoh yang lebih mirip

1:17:19sama ini, buat bayang

1:17:21misalnya kita satu

1:17:23codebase, misalnya

1:17:25online store lah Ikea atau semacamnya

1:17:29gak harus Ikea lah, pokoknya online store

1:17:31tapi di deploy di berbagai

1:17:33negara, terus masing-masing negara

1:17:35ternyata punya

1:17:37cookies requirement

1:17:39atau data privacy sendiri-sendiri kan

1:17:41nah ini

1:17:43kayaknya gue bayanginnya

1:17:45apple-to-apple sama equipment itu deh

1:17:47kalau misalnya kita bikinnya cuma

1:17:49satu

1:17:51pokoknya cookies policy

1:17:53satu, bisa aja

1:17:55di masing-masing negara kan

1:17:57ada syaratnya kan

1:17:59maksudnya kayak hal-hal yang dikasih tahu

1:18:01jadi kalau jadi PR kan

1:18:03kalau gak salah cookies-nya namanya apa aja

1:18:05kayak prefix-nya apa itu dikasih tahu

1:18:07terus apalah kayak info

1:18:09tentang cara menghapus

1:18:11request data deletion

1:18:13harus ada, tapi di negara lain gak ada

1:18:15nah itu kalau kita gak

1:18:17kita cuma bikin kayak satu

1:18:19satu template buat semua

1:18:21kan gak bisa

1:18:27all right

1:18:29next, kalau gak

1:18:31complete

1:18:33kalau gak complete makanya lebih

1:18:35yes ya

1:18:37iya

1:18:39complete itu artinya

1:18:41selesai sampai akhir gitu ya

1:18:43gak berhenti di tengah jalan gitu ya

1:18:45iya jadi kayak ada hal yang

1:18:47missing itu maksudnya kita gak bisa

1:18:49menyelesaikan proses bikin kue

1:18:51kalau gak dikasih tahu

1:18:53dimana membang

1:18:55apa pemanggang ya

1:18:57pemanggang kuenya pake apa mungkin ya maksudnya

1:18:59terus suhunya berapa

1:19:01kalau misalnya

1:19:03harus pake open atau pake compor

1:19:05atau pake apa terus

1:19:07suhunya berapa itu kan

1:19:09hal yang penting yang tidak boleh

1:19:11gak boleh missing

1:19:13jadi looping ya

1:19:15ini maksudnya evaluasi ini

1:19:17di tahap akhir ngeloop

1:19:19terus balik lagi ke

1:19:21awal kayak

1:19:23setiap awal lagi

1:19:25jadi full circle

1:19:27gitu ya

1:19:29jadi kayak kita

1:19:33walk back kalau kita lakuin

1:19:35semua langkah-langkahnya itu ada yang

1:19:37kurang gak ternyata ada yang kurang ya udah

1:19:39balik lagi

1:19:41boleh tanya out gak

1:19:43boleh silahkan ini kita juga

1:19:45nanti mau jawab pertanyaan

1:19:47dari Amang Li ya yang jagoan-jagoan

1:19:49remote kita ini

1:19:51siapa tau ada tips

1:19:53TV

1:19:55remote TV

1:19:59remote remote TV

1:20:01remote AC kali

1:20:03kok TV sama aja sih

1:20:05ok lanjut

1:20:07tidak efisien

1:20:11itu contohnya apa ya

1:20:13tidak efisien

1:20:15solusinya tidak efisien

1:20:17permasalahannya bisa selesai

1:20:19tapi bertelit-teli

1:20:21terlalu panjang jalannya

1:20:23nah ini tadi kalau big

1:20:25onotation itu kan mengukur

1:20:27time space complexity

1:20:29nyambungnya ke situ ya

1:20:31ini kalau contoh ya

1:20:33sudu example bikin gue

1:20:35ambil bahan satu ke lemari

1:20:37terus diproses

1:20:39abis itu ambil bahan kedua

1:20:41ke lemari lagi

1:20:43ambil diproses

1:20:45kenapa gak sekalian pertama diambil semua bahannya

1:20:49ok

1:20:51ok

1:20:57nah ini kan lebih simpel ya

1:21:03ingredients

1:21:05maksudnya apa namanya

1:21:07langkah-langkahnya jadi lebih

1:21:09pendek ya gak pendek sih

1:21:13cuma ini kan

1:21:15di

1:21:17dimampatkan gitu ya

1:21:19ya lebih simpel

1:21:21tadinya ada 9 langkah

1:21:23kalau dipanjangin

1:21:25kan sebenarnya ini looping kan

1:21:27cuman

1:21:29ya cuman level loopnya itu

1:21:31tadi kan kalau yang contoh

1:21:33pertama loopingnya

1:21:35di level yang salah maksudnya jadi 9

1:21:37langkah padahal hal yang sama

1:21:39bisa dicapai dengan 5 langkah

1:21:41kalau loopingnya cuma di

1:21:43begitu sampai lemari buka pintu lemari

1:21:45ya loopingnya cuman ini mengambil

1:21:47ingredients nya kan

1:21:49oh iya ini

1:21:55yang penting tujuan akhirnya ini sama

1:21:57ya ini kaya apa ya kaya tadi ya

1:21:59abstraksi atau

1:22:01pattern ya pattern

1:22:03ini polanya sama nih sama-sama pick up

1:22:05sama-sama go to cupboard cuman beda ingredients

1:22:07doang

1:22:09ternyata semua ada di cupboard kita harus

1:22:11analisa dulu kan kecuali bahannya

1:22:13pisah-pisah tempatnya ya

1:22:15itu mau gak mau ya harus

1:22:17ngambilnya berkali-kali tapi ternyata

1:22:19di satu tempat oh bisa nih bisa

1:22:21diginiin aja bisa dijadiin satu

1:22:23aja ya

1:22:25iya iya iya oke

1:22:29ini efisiensi ya

1:22:31efisiensi

1:22:33oke kita lanjut

1:22:35nah kalau ini

1:22:37juga cukup jelas ya disuruhnya

1:22:39bikin apa disuruh bikin ai ya

1:22:41iya

1:22:43solusi yang tidak

1:22:45menyelesaikan

1:22:47masalah

1:22:49karena kita

1:22:51iya karena kita biasanya

1:22:53tidak menemukan

1:22:55masalah yang sebenarnya

1:22:57jadi masalahnya cuman bagian

1:22:59kulitnya doang ada masalah ini

1:23:01diselesaikan ternyata

1:23:03kok masih kejadian

1:23:05gitu

1:23:07karena kita kurang reset

1:23:09lebih dalem gitu biasanya sih

1:23:11masalahnya terjadi disini

1:23:21karena solusi tidak menemukan

1:23:23kriteria desain asli

1:23:25itu tidak

1:23:27benar-benar apa yang diperlukan

1:23:29ini lebih ngaco lagi ya

1:23:31apa yang diminta sama

1:23:33apa yang dibikin itu beda

1:23:35iya maksudnya sebagus-bagusnya

1:23:37kan kalau yang tadi yang 3 sebelumnya

1:23:39kan karena masalah kayak ada yang kurang

1:23:41atau nggak lengkap atau kurang efisien

1:23:43nah kalau ini kasus terakhir kan

1:23:45udah lengkap, udah efisien

1:23:47udah bagus tapi ternyata

1:23:49yang diminta bukan itu

1:23:51sama juga boong

1:23:53oh ini sering kejadian ya

1:23:55dengan apa

1:23:57request biasanya dari klien

1:23:59saya pengen bikin gini gini gini gini cuman

1:24:01karena dia kurang bisa

1:24:03menyampaikan dengan teknis

1:24:05sementara kita juga

1:24:07tidak bisa menangkap

1:24:09kita berasumsi mungkin ya

1:24:11maksudnya begini

1:24:13maksudnya begini akhirnya kita bikinin, nih udah jadi

1:24:15bukan gini maksud saya

1:24:17bukan maksudnya ya itu

1:24:19karena abstrak kan

1:24:21terlalu abstrak ya

1:24:23itulah tugas

1:24:31PM, itu orang product

1:24:33atau project manager

1:24:35terus macamnya

1:24:37bisnis lah, orang bisnis

1:24:39iya harus ada apa ya

1:24:43iya orang bisnisnya harus

1:24:45menterdimahkan

1:24:47ya itu

1:24:49requirement gathering-nya dulu kan

1:24:51oh butuhnya ini

1:24:53tapi kadang-kadang juga si

1:24:55orang yang

1:24:57ingin menyelesaikan masalahnya dengan

1:24:59membuat aplikasi contohnya ya, ini contoh

1:25:01spesifiknya, itu juga kadang-kadang

1:25:03dia nggak tahu itu

1:25:05beneran masalah dia atau bukan

1:25:07tugasnya kita sebagai

1:25:09yang menggali itu supaya gimana

1:25:11masalah sebenarnya apa sih

1:25:13itu tadi dia seller

1:25:15individu, dia cuma pengen bisa

1:25:17menjual barangnya, tapi dia bilangnya pengen

1:25:19bikinin kayak tepat dong, karena dia

1:25:21taunya itu

1:25:23taunya itu betul

1:25:25padahal sebenarnya

1:25:27cuma butuh dikatalog

1:25:29bisa detail itu ya, iya

1:25:31betul, cuma butuh dikatalog

1:25:33doang

1:25:35nggak pakai doang sih, cuma butuh dikatalog

1:25:37oke

1:25:39terakhir, how do we evaluate our

1:25:41solution, gimana caranya

1:25:43mengevaluasi solusi kita

1:25:45kayak tips-tipsnya

1:25:47apakah make sense

1:25:49masuk akal atau tidak

1:25:53if you still don't know

1:25:57kalau masih nggak tahu

1:25:59gimana cara melakukan suatu untuk mempecahkan

1:26:01masalah

1:26:03kita harus kembali

1:26:05di composition, kita harus

1:26:07memastikan masalahnya

1:26:09sudah dipecah-pecah dengan benar

1:26:11apakah solusinya men-cover

1:26:17semua bagian masalah

1:26:19oh, ini sebenarnya yang kayak

1:26:21ini di-pairing sama yang tadi ya, kayak

1:26:23nggak lengkap, berarti kita harus

1:26:25apakah sudah men-cover semua

1:26:27masalah

1:26:29kalau belum, tambahkan lagi

1:26:33sampai lengkap

1:26:35apakah solusinya ada

1:26:39repetitive, ada task yang

1:26:41repetitive, kalau

1:26:43ada, bisa nggak

1:26:45dikurangi repetisinya

1:26:47jadi kayak harus, ya benar nggak lupa ya

1:26:51kayak rafligum

1:26:55iya iya iya, benar

1:26:57balik lagi ke

1:26:59berarti kita harus kembali, misalnya ada yang

1:27:01repetitive, yaudah kita balik lagi

1:27:03kita benerin hal-hal yang repetitive

1:27:05sampai solusinya efisien

1:27:07nah, begitu, udah senang

1:27:09kita meminta teman

1:27:11untuk memperiksa

1:27:13review, peer review ya

1:27:17peer review

1:27:19untuk mencari

1:27:23celah dari solusi

1:27:25yang kita buat, kadang-kadang

1:27:27kita tidak bisa melihat

1:27:29kelemahan dari solusi yang kita buat

1:27:31ada bias ya, bias

1:27:35sudut pandang

1:27:39terus dry run

1:27:41ini sebetulnya malah kayak testing ya

1:27:43kayak unit testing, testing

1:27:45iya

1:27:47iya, testing lah punya, ada expectednya

1:27:49itu kan, yang tadi

1:27:51misalnya apa, ngecek umur

1:27:53coba kita masukin 75

1:27:55betul atau nggak

1:27:57outputnya betul atau nggak, berarti ini kan

1:27:59test kan, kayak masa kita expectednya

1:28:01apa, terus kita bandingkan

1:28:03kita bandingin sama outputnya

1:28:05oke

1:28:11itu kan selesai

1:28:13selesai

1:28:15ya ini, masa computational thinkingnya

1:28:17selesai, nah ini jawab-jawabin

1:28:19pertanyaan lah

1:28:21ini, habis ini

1:28:23perlu bertapa

1:28:25untuk menjawabkan itu

1:28:27apa maksudnya, untuk computational thinking

1:28:29habis ini bertapa

1:28:31bertapa, ya

1:28:33ada bukunya yang bagus

1:28:35atau nonton

1:28:37videonya Pak Dika, juga bisa

1:28:39di Indonesia sendiri ada

1:28:41buat latihan itu ada bebras

1:28:43iya itu lucu deh

1:28:45apa slogonya berang-berang

1:28:47yang slogonya

1:28:49go ya, kayaknya, slogonya go lang

1:28:51oh iya

1:28:53beafer, cover ya, berang-berang itu beafer bukan

1:28:55oh iya beafer ya

1:28:57oh bukan kapibara ya

1:28:59bukan

1:29:01kapibara itu mammals bukan sih

1:29:03penggerat

1:29:09penggerat kan

1:29:11mammalian kan

1:29:13oh iya, mammalian

1:29:15mammals

1:29:17ini bebras

1:29:21ini adalah inisiatif

1:29:23dari

1:29:25Bu Inge ya, Almarhum ya

1:29:27sorry kalau salah

1:29:33kayaknya, iya

1:29:35salah satunya, yang

1:29:37menginisiasi

1:29:39ini international kan ya

1:29:41oh bebras.

1:29:43yang indonesia ada

1:29:45bebras indonesia

1:29:47bebras indonesia

1:29:49bebras itu artinya

1:29:53berang-berang

1:29:55dalam bahasa wikwoni ya

1:29:57oke

1:29:59aktivitas ekstrakulikuler

1:30:03yang mendekati kemampuan problem solving

1:30:05berpikir

1:30:09komputasional, oh bahasa indonesia

1:30:11berpikir komputasional ya

1:30:13disini ada soal-soalnya, dia ada

1:30:15kompetisinya juga, ada untuk

1:30:17SD, SMP, dan SMA

1:30:19tapi ini

1:30:21lebih kayak melatih ya, belum

1:30:23maksudnya belum kayak ya, kompetitif

1:30:25programming gitu, tapi nggak selangkah

1:30:27apa kayak, lebih kayak teke-teki yang

1:30:29kalau tes IQ itu loh

1:30:31iya, tes IQ

1:30:33tapi kan maksudnya itu melatih cara pikir

1:30:35terstruktur ya

1:30:37iya, makanya ini kan komputasional

1:30:39di pelajari sebelum kita coding

1:30:41sebelum kita belajar coding maksudnya,

1:30:43belum belajar programming, ini dulu

1:30:45jauh sebelum kita

1:30:47justru dari SD dari kecil

1:30:49iya, anak SD sekarang

1:30:51pinter-pinter ya, atau maksudnya

1:30:53ini di lapangan beneran

1:30:55anak SD pada umumnya

1:30:57tuh pada bisa gini, atau konsep doang sih

1:30:59agak penasaran gitu

1:31:01tidak semua anak SD, tidak semua anak SD

1:31:03yang, ini soalnya ada

1:31:05ada kompetisinya

1:31:07yang berujung di olimpi ada

1:31:09olimpi ada komputer

1:31:11penuh

1:31:13iya

1:31:15tuh, disini ada, ada contohnya nggak ya

1:31:21yang tau

1:31:23ya, temen-temen coba

1:31:25atau ada latihan bebras.order.id

1:31:27latihan ya

1:31:29ini harus login

1:31:31harus login

1:31:33mana soal, contoh-soal

1:31:35contohnya di download aja

1:31:37contoh soal nggak ada tadi

1:31:39oh, umuku

1:31:41mana contoh soal ini

1:31:43oh, discord

1:31:45berang-berang

1:31:47berang-berang mempunyai sistem

1:31:49berpakaian yang kompleks

1:31:51menentukan penampilan

1:31:53kombinasi dari pakaian

1:31:55manfaatkan gambar yang diberikan

1:31:57untuk menentukan aturan berpakaian yang benar

1:31:59berang-berang yang mana yang tidak

1:32:01berpakaian seperti aturan berpakaian

1:32:03big tail

1:32:05yes, berarti buntutnya harus besar

1:32:07itu decision tree-nya

1:32:09bahwa glosses

1:32:11yes, harus pakai kacamata

1:32:13celana warna biru

1:32:17ya

1:32:19itu ABC itu harus dibahas tuh

1:32:21yang mana jawabannya yang mana

1:32:23yang salah ya

1:32:25yang pertama betul

1:32:27yang pertama betul

1:32:29karena pakai celana biru dan

1:32:31topi kuning

1:32:33nah, terus kita lihat yang

1:32:35big tail, yes

1:32:37glasses

1:32:39yes, yang tebu itu pakai

1:32:41kacamata nggak sih nggak kelihatan

1:32:43glasses

1:32:47nggak, nggak pakai

1:32:49eh, berarti salah dong

1:32:51kalau pakai, oh, glasses no

1:32:55glasses no, green shirt

1:32:57yes

1:32:59brown trousers

1:33:01brown trousers, berarti betul

1:33:03eh, berarti yang pertama

1:33:05yang pertama salah ya

1:33:07kalau nggak pakai kacamata

1:33:09pakai, yang pertama pakai

1:33:11kacamata, oh, dengan merah

1:33:13oh, berarti betul nggak kelihatan

1:33:15layarnya kecil

1:33:17yang pertama betul, yang kedua

1:33:19juga betul, abu-abu kan

1:33:21celananya atasannya

1:33:23celananya cokelat

1:33:25celananya cokelat, cokelat brown, sorry

1:33:27terus, topinya biru

1:33:29eh, salah dong, berarti

1:33:31mungkin B, yang B salah ya

1:33:33yang C, oh, B salah

1:33:35yang C coba, big tail, yes

1:33:37glasses, pakai kacamata nggak tuh

1:33:39nggak, nggak kayaknya

1:33:43glasses no, berarti green shirt

1:33:45harus pakai

1:33:47kaos warna hijau

1:33:49yes, brown trousers

1:33:51no, yellow hat, yes

1:33:53harus pakai topi warna kuning

1:33:55betul, berarti ya, maksudnya sesuai

1:33:57sesuai aturan

1:33:59yang ini, yang ini kecil

1:34:01big tail, no, berarti

1:34:03big toe, giginya besar nggak sih itu

1:34:05besar, besar kayaknya

1:34:07eh, nggak kelihatan giginya

1:34:11oh, ini

1:34:13itu gigi bukan, yang putih

1:34:15kalau kurang berang-berang, kecil jangan

1:34:17standarisasi fisik berang-berang

1:34:19oh, digedein semua

1:34:23sorry, saya udah ketahuan jawabannya

1:34:25yang lain

1:34:27yang lain juga gede kan

1:34:29oh nggak ya, kecil ya, kecil

1:34:31kecil ya, kecil

1:34:33blue hat, berarti new hat

1:34:35harus pakai warna biru, berarti B

1:34:37sesuai, berarti nggak sesuai B ya

1:34:39berarti B, udah kelihatan tadi

1:34:41jawabannya

1:34:43tapi maksudnya, kalau kita ngajarin ke

1:34:45murid atau anak atau siapapun

1:34:47itu kan, ya kalau ini

1:34:49contohnya gampang ya, cuma

1:34:51apapun kan, berarti, harus runet

1:34:53satu per satu kan, itu kayak kondisional kan

1:34:55apakah, ini misalnya

1:34:57contohnya besar, yes atau no

1:34:59itu kan, kita nanti bikin

1:35:01kita bikin

1:35:03if-else atau switch case kan, pakai

1:35:05kayak gitu juga kan

1:35:07oh, dibalik ya

1:35:09kita nggak bikin decision tree, tapi

1:35:11kita menjalankan

1:35:13apa, decision tree-nya dikasih

1:35:15terus kita

1:35:17mencoba untuk

1:35:19membaca decision tree itu

1:35:21disesuaikan sama case ya

1:35:23mencoba dengan case output-nya

1:35:25mana output yang betul, mana output yang salah

1:35:27ini anak SD loh

1:35:29ini informatika

1:35:31ini informatika

1:35:33oke, cukup, cukup

1:35:39eh, tadi kayaknya

1:35:41dijawab itu

1:35:43oh iya, lupa

1:35:45iya maksudnya, sekarang kita menjawab

1:35:47soal

1:35:49menjawab

1:35:51komentar-komentar

1:35:53tips dan trik, cara cepat, keterima

1:35:55nggak ada yang cepat, harus

1:35:57semua harus lewat proses

1:35:59karena

1:36:01gagal

1:36:03di technical terus sudah 5 kali

1:36:05ada feedback nggak?

1:36:07minta feedback dulu

1:36:09feedback-nya dimana, iya, eval-eval

1:36:11eval

1:36:15sama mungkin

1:36:17meneliti itu kali ya

1:36:19jenis tempat yang kita apply

1:36:21dia carinya kayak gimana

1:36:23cuma agak susah

1:36:25kalau daftarnya yang

1:36:27sekelas strong gitu, ya udah

1:36:29itu kan mereka buka terus, maksudnya

1:36:31dan posisinya banyak banget

1:36:33kita gagal kan, gagal aja kan

1:36:35tapi kalau misalnya apply-nya ke tempat yang

1:36:37lebih kecil dan industri

1:36:39spesifik, itu kan biasanya

1:36:41ada karakter atau mungkin text-text

1:36:43atau mungkin apalah yang mereka suka

1:36:45maksudnya kita bisa, kalau agensi

1:36:47yang kecil kan kita cek aja tuh

1:36:49di portfolio-nya

1:36:51mereka biasanya bikin kayak gimana sih

1:36:53ya udah, contoh

1:36:55karya kita, contoh portfolio kita

1:36:57mirip-miripin, nah lagi-lagi

1:36:59itu mungkin apply ke

1:37:01satu jenis sempat, tapi kalau apply ke tempat

1:37:03yang lebih besar

1:37:05atau lebih nggak apa

1:37:07contoh perjaannya

1:37:09diprotekin di IA atau apa, ya kan

1:37:11belum tentu bisa

1:37:13jadi mohon maaf, kurang bisa

1:37:15kasih tips-nya

1:37:17full-proof

1:37:19banyak latihan

1:37:23supaya nggak gagal

1:37:25ini berarti

1:37:27ini berarti udah

1:37:29secara kultur udah cocok

1:37:31mungkin sama SR-nya udah lewat, tapi

1:37:33teknikalnya gagal ya, gitu ya maksudnya

1:37:35kalau teknikal itu di

1:37:37SE ya, ya kalau di SE

1:37:39berarti tatsächlich

1:37:41kalau misalnya

1:37:43gagal sekali di kampanye itu

1:37:45bukan berarti nggak bisa apply lagi di kampanye

1:37:47yang sama itu kan

1:37:49jadi kalian punya, kamu dapat

1:37:51ini juga kan, dapat kisi-kisi

1:37:53udah pernah ya

1:37:55terus yang mau ditest

1:37:57kayak apa, jadi udah siap

1:37:59udah siap, udah lebih siap lah ya

1:38:01di testing kedua ya

1:38:03kalau gagal 5 kali di tempat yang berbeda

1:38:05ya udah, balik aja ke yang pertama lagi

1:38:07looping

1:38:09di Ralphie gue

1:38:11tapi dengan punya pengalaman

1:38:13yang pertama, udah tahu

1:38:15apa yang mau ditanya

1:38:17oh, tapi jangan lupa

1:38:19feedback-nya harus ditanyain

1:38:21saya kurangnya dimana, apa yang menyebabkan

1:38:23saya gagal atau belum berhasil

1:38:25dari situ dipelajari, kalau looping-nya

1:38:27dengan atem yang sama mah

1:38:29hasilnya juga tetap sama kan

1:38:31jadi kita pelajari apa yang kurang misalnya

1:38:33oh kamu fundamental-nya kurang ya udah

1:38:35kita perkuat di fundamental

1:38:37beberapa bulan kemudian kita coba apply lagi

1:38:39kalau boleh, gitu kan

1:38:41kalau dibolehkan

1:38:43gitu kali ya

1:38:45oke, pertanyaan kedua

1:38:47kal

1:38:49asde ini

1:38:51data engineering ya?

1:38:53tolong dikoreksi

1:38:55kalau salah ya, data engineering

1:38:57output akhirnya tuh

1:38:59PM, project manager

1:39:01apa better

1:39:03as head of data

1:39:05kalau kita dari pertama

1:39:07sebagai data engineer

1:39:09tanpa senior, better cari tempat

1:39:11baru dengan matter, atau

1:39:13itu bisa dipelajari dengan

1:39:15jalannya waktu

1:39:17gimana sih masnya

1:39:19gaerti

1:39:21pertanyaan pertama dulu ya

1:39:25pertanyaan pertama, kalau data

1:39:27engineer itu

1:39:29career ladder-nya itu

1:39:31jenjang career-nya itu

1:39:33ujungnya PM bukan sih pertanyaannya itu

1:39:35apa lebih baik, head of data

1:39:37semua individual contributor mah bisa aja

1:39:39kalau mau ngejar jadi PM

1:39:41ya kalau mau

1:39:43kalau ngejar gaji

1:39:45kalau ngejar remurni finansial ya

1:39:47kayaknya semua ujung-ujungnya

1:39:49ngejar management kan, tapi ga semua orang cocok

1:39:51ga semua, ga semua

1:39:53ga sisa

1:39:55individual contract itu sama

1:39:57struktural itu berbeda loh jalunya

1:39:59beda jalur

1:40:01manager itu sebenarnya

1:40:03bukan lebih tinggi daripada

1:40:05individual contributor

1:40:07individual contributor

1:40:09belum tentu, tergantung

1:40:11kalau perusahaan Indonesia mungkin masih ada yang

1:40:13lebih tinggi, tapi

1:40:15kalau di luar ya

1:40:17kalau di luar itu ada 2 jarur

1:40:19bagi saya 2 jarur

1:40:21ya manager itu

1:40:23buat asisten kita

1:40:25temenin kita

1:40:27buat unblocker

1:40:29kita butuh apa

1:40:31dia ga unblock

1:40:33jadi kalau di luar itu

1:40:35konsepnya ada 2 jalur

1:40:37jalur technical sama jalur

1:40:39managerial, itu 2

1:40:41jalur yang berbeda

1:40:43jadi kalau misalkan

1:40:45Tias itu

1:40:47lebih suka

1:40:49di jalur technical

1:40:51ini tergantung

1:40:53perusahaannya juga ya, kalau ada 2 jalur itu

1:40:55tapi kalau jadi satu ya

1:40:57ga ada pilihan ya

1:40:59kalau mau naik jinjang

1:41:01atasnya manager ya

1:41:03harus ada tim data engineering sendiri

1:41:05kan kalau mau jadi head of data

1:41:07ini kan asumsi nya

1:41:09head of data engineering

1:41:11nah kalau sebelumnya

1:41:13biar bisa jadi head, harus ada tim

1:41:15eksklusif

1:41:17kalau sendiri jadi head of data ya

1:41:19anggotanya sendiri

1:41:21nah misalnya tim nya ternyata cuma

1:41:23tech gitu kan bisa aja

1:41:25di PC nya cuma tech

1:41:27ya berarti kan ga ada spot untuk itu

1:41:29berarti ga bisa

1:41:31pertanyaan nih, kalau dari pertama

1:41:33SDE tanpa senior

1:41:35better cari tablet baru dengan mentor

1:41:37atau bisa belajar dengan berbeda

1:41:39tergantung si kamu

1:41:41orangnya seperti apa

1:41:43kamu suka belajar sendiri

1:41:45ngulik sendiri atau mau diperintah-perintah

1:41:47untuk belajarnya

1:41:49sebenernya ada

1:41:51ada plus minusnya ya

1:41:53ya ada plus minusnya

1:41:55plusnya kalau punya mentor

1:41:57belajarnya lebih cepat

1:41:59minusnya adalah kalau kita mau naik susah

1:42:01tuh ada mentor dulu diatasnya

1:42:03ga bisa langsung lompat kan, ngelewatin mentor kan

1:42:05kita bergantung

1:42:07kita nunggu, blokernya si mentornya

1:42:09tiba-tiba naik, pengen jadi

1:42:11pengen jadi PM

1:42:13masuk ke management yaudah

1:42:15yaa baru kita naik

1:42:17tapi kalau misalkan diatas kita

1:42:19ga ada siapa-siapa, jenjang hari kita

1:42:21tuh bisa cepet

1:42:23tapi belajarnya lama, ya itu tergantung

1:42:25jadi

1:42:27kalau bisa belajar sendiri dan punya

1:42:29apa ya, punya disiplin

1:42:31yang disiplin diri sendiri

1:42:33yang cukup tinggi kayaknya

1:42:35bisa belajar sendiri, tapi kalau misalkan

1:42:37ga punya disiplin

1:42:39terus ga suka

1:42:41ngulik, kalau ga punya disiplin, baca

1:42:43buku Atomic Habit

1:42:47ya sebelum Atomic Habit

1:42:49baca, apa, jangan lupa

1:42:51Atomic Commit

1:42:53Atomic Design juga

1:42:57ya, semoga

1:43:03membantu lah sedikit-sedikit ya

1:43:05udah kejawab ya

1:43:07kok gua curiga saran kita kurang helpful ya

1:43:09gua agak panoh ya, maaf

1:43:13bukan bermaksud ngasih saran

1:43:15boleh, saran nya dicatat

1:43:17abis itu nanti tanya sama orang yang lain ya

1:43:19tolong di review nih, bener atau engga

1:43:21karena kita bisa halu

1:43:23kita seperti LLM, kita bisa halu

1:43:25kita kan ditembak dengan

1:43:27tanpa konteks ya

1:43:29tanpa konteks ya, kita ga tau

1:43:31si mbak Tias

1:43:33Tias nya itu kerja dimana

1:43:35terus kemudian

1:43:37personalitinya seperti apa

1:43:41karakter, cara bekerja nya seperti apa

1:43:43kita ga bisa ngasih yang sesuai

1:43:45tapi kalau mungkin kita

1:43:47misalnya ketemu dimana

1:43:49di Surabaya, pas lagi

1:43:51DevFest, atau Google I/O

1:43:53langsung nanya ya, saya kerja disini

1:43:55personalitinya seperti karakter, saya sukanya

1:43:57begini begini begini, dan saya dihadapkan dengan

1:43:59masalah seperti ini, mungkin kita bisa

1:44:01ngasih masalah apa

1:44:03ngasih solusinya

1:44:05lebih tepat

1:44:07sekarang ngasihnya ya

1:44:11bisa kiri dan kanan

1:44:13iya

1:44:15ok, lanjut

1:44:17mau tanya saya lusan P.A.I, P.A.I itu apa?

1:44:19saya sebenernya ga tau

1:44:23saya ga tau tapi malu, mau nanya

1:44:25kirain kalian semua tau

1:44:27P.A.I

1:44:29pendidikan agama Islam

1:44:31saksikan anak Indonesia

1:44:33saksikan anak Indonesia

1:44:35pendidikan artificial intelligence

1:44:37mungkin mungkin mungkin

1:44:39apa nih

1:44:41ikut bootcamp, saat ini jalan

1:44:431 bulan apakah bisa berkarir di

1:44:45di IT kali ya

1:44:47maksudnya ya

1:44:49di NIT

1:44:51lagi liat

1:44:53yang dekat huruf N apa ya, M sama B

1:44:55sama A, Y, D

1:44:57ya bener, di IT itu spasi

1:44:59mungkin maksudnya mungkin

1:45:01kalau ini saya bisa jawab

1:45:03saya bisa jawab

1:45:05eka aja lulusannya bukan P.A.I

1:45:07eka aja lulusannya

1:45:09Sastra

1:45:11bisa kok di IT

1:45:13apa lagi kalian

1:45:15kan sama-sama

1:45:17bahasa

1:45:19eka belajar bahasa manusia

1:45:21sekarang kepake buat

1:45:23buat nyuruh-nyuruh

1:45:25prompting

1:45:27ngomong-ngomong soal ini, show off dulu dong

1:45:33sekalian kita pilih topik, show off

1:45:35di topik ya

1:45:37barang-barang kali

1:45:39dibuat LLM

1:45:41jangan, jangan

1:45:43so bentar, teksnya ditanya satu lagi ini

1:45:45kasihan dicuekin, dry run ini

1:45:47konteksnya teknikal atau tidak

1:45:49teknikal

1:45:51bawahnya bootcamp

1:45:53oh bootcamp

1:45:55ada lagi

1:45:57nggak bawahnya, dry run ini

1:45:59konteksnya teknikal atau tidak teknik

1:46:01kayaknya ya, ini tadi kan

1:46:03udah ngomongin program ya

1:46:05teknikal sih, teknikal cuma

1:46:07sebenernya dry run itu kayaknya ya istilah

1:46:09bukan istilah teknis sih

1:46:11pokoknya kita coba aja jalan

1:46:13atau nggak

1:46:15dry run itu ini loh

1:46:17kalau di dunia nyata namanya

1:46:19general repetition

1:46:21kirain, kirain lari kering

1:46:25lari nggak keringetan

1:46:27dry run

1:46:29iya kan makanya belum keringetan

1:46:31belum beneran di deploy kan

1:46:33tapi kita jalanin dulu, kayak gimana sih

1:46:35jalan, jalannya tanpa

1:46:37gradirisik

1:46:39gradirisik ya, gradirisik ya dry run itu gradirisik

1:46:41betul, betul, betul

1:46:43ya latihan-latihannya

1:46:45konteksnya tidak teknikal

1:46:47atau tidak teknikal, dua-duanya ya bisa ya

1:46:49tapi lebih ke teknis sih

1:46:51biasanya, itu bukan istilah

1:46:53teknis, tapi

1:46:55ya bisa diterapin ke

1:46:57apa

1:46:59diterapin secara teknis

1:47:01ok, cukup, oh ada yang

1:47:05tanya lagi

1:47:07terima kasih Li Boys

1:47:09cara belajar atau menyimpan

1:47:11pembahasannya di dunia modding

1:47:13menyimpan pelajaran atau pengetahuan gimana

1:47:15ditulis di

1:47:19notes, punya note system nggak

1:47:21kayak obsidian atau notion

1:47:23itu pakai second brain

1:47:25second brain

1:47:29cara menyimpan pelajaran

1:47:33ya

1:47:39ya di notes, take notes

1:47:41kalau jaman saya

1:47:43SMP itu

1:47:45sampai ditulis guru

1:47:47di papan tulis saya ikut catar

1:47:49kita tulis, iya

1:47:51terus besok pr-nya disuruh

1:47:53iya

1:47:55terus besoknya pr-nya itu disuruh

1:47:57ringkas, halaman sekian

1:47:59sampai sekian, iya

1:48:01merangkum

1:48:03itu penting sebenarnya, skill yang penting ya

1:48:05eh tapi bentar

1:48:07jangan dicatat tuh

1:48:09bikin project, kalau nggak dibikin

1:48:11iya, jadi dicatatan doang maksudnya nggak

1:48:15nggak, nggak puasain nggak

1:48:17itu tahu, tapi

1:48:19saran saya sih kalau belum punya

1:48:21jangan langsung

1:48:23lompat ke second brain, jadi nanti malah

1:48:25belajar second brain nya dulu

1:48:27catat biasa aja

1:48:29mau dicatat doang ringkas

1:48:31balik ke jaman

1:48:33dulu aja cara ngelingkas

1:48:35iya

1:48:37tulis dimana kayak di text file

1:48:39di markdown atau dimana gitu ya

1:48:41kalau emang

1:48:43cocoknya sama building second

1:48:45brain itu ya ya udah

1:48:47asal bisa posisi

1:48:49waktu saya kuliah

1:48:51kulianya di teknik informatika

1:48:53tapi laporan waktu itu

1:48:55jaman saya waktu itu

1:48:57laporan tidak boleh diketik

1:48:59harus ditulis

1:49:01harus ditulis semua

1:49:03termasuk tuh kode-kode paskal

1:49:05kode C++

1:49:07saya bikin tuh

1:49:09buka kurung, tutup kurung, titikoma

1:49:11iya kita kompal di kepala

1:49:13waktu ujian

1:49:15kompalnya di kepala

1:49:17tulis, tulis tangan

1:49:19whiteboarding tuh di whiteboard beneran ya

1:49:21kita dulu latihannya begitu

1:49:23makanya ngelotok banget

1:49:25itu kertasnya double folio

1:49:27masih inget tuh saya kertasnya double folio

1:49:29tuh 4 lembar itu habis

1:49:31tulis tangan semua tuh

1:49:33karena tulis lebih lambat dari ngepik

1:49:37mungkin jadi apa, masuk ke otak kali ya

1:49:39atas tulis

1:49:41mungkin itu kali tujuannya ya

1:49:43tapi terima kasih dengan teknik isabito

1:49:45jadi saya berterima kasih ke cara belajar saya

1:49:47di kampus itu

1:49:51ok

1:49:53ok, sekarang

1:49:55mari kita lihat hasil dari LNN

1:49:57kita launching website

1:49:59yay

1:50:01mana dia

1:50:03silahkan

1:50:07kalau ada yang mau kontribusi

1:50:09ada github nya, eh kita belum taro ya di github nya ya

1:50:11apa yang bisa ditunjukkan

1:50:13selain isinya

1:50:15adalah

1:50:17diambil dari youtube

1:50:19view transition

1:50:21oh view transition, bentar nyalakan dulu

1:50:23klik aja

1:50:25klik aja di mana

1:50:27kok gak bisa

1:50:29gak bisa diklik

1:50:31kok gak bisa diklik

1:50:33oh udah

1:50:35tapi kok

1:50:37kok lambat

1:50:39liat semua episode

1:50:41oh udah bener kok

1:50:43jangan-jangan di throttle itu

1:50:45ini, bukan-bukan

1:50:47apa namanya, belum diaktifin ini nya

1:50:49motion

1:50:51oh reduce motion nya

1:50:53nyalakan

1:50:55iya iya iya, ini ini

1:50:57dah, udah

1:50:59tuh, view transition

1:51:01tadaaa

1:51:03apa lagi yang bisa dipamarkan

1:51:07topik selektor, topik pickernya

1:51:09oh ini search nya, search nya juga bagus

1:51:11search nya

1:51:13cari apa nih

1:51:15ini terjadi

1:51:17di lokal, tanpa

1:51:19ada konek, ini static ya, static page semua ya

1:51:21static page ya

1:51:23pake astro, astro

1:51:25terus ini

1:51:27lazy loading

1:51:29apa namanya, image nya

1:51:31kemaren di tes

1:51:33apa, speed speed

1:51:35speed speed, coba-coba

1:51:37100

1:51:39100 semua

1:51:41web.dev ya

1:51:43100 ya semuanya ya

1:51:45pamer, pamer

1:51:51pamer

1:51:53pamer

1:51:55yang mobile nya juga bagus

1:51:57iya

1:51:59apa biarin dulu, terus apa lagi

1:52:01klik salah satu ini dong

1:52:03klik salah satu

1:52:05episode yang paling baru

1:52:07sudah ada

1:52:09sudah ada, sunrise

1:52:11eh, ringkasannya ini

1:52:13kalau ada yang perlu

1:52:15di koreksi bisa langsung ke github

1:52:17tapi edit jason

1:52:19terus ada

1:52:21transcript

1:52:23gak tau nih, transcript nya akurat

1:52:25atau gak ya, karena kita pake ai

1:52:27semua

1:52:29ini pake whisper

1:52:31dominesia

1:52:35dominesia ya, salah ya

1:52:39dominesia

1:52:41sama sudah bisa komen ke github

1:52:43oh iya komen nih

1:52:45pertamaks

1:52:47tapi harus sign in dengan github

1:52:49dulu ya

1:52:51iya kan pake references, pake akun

1:52:53iya

1:52:55ini password nya masih bisa apa ini

1:52:57password nya 1234

1:52:59password nya

1:53:01password nya akun

1:53:03liat .env nya dong

1:53:05lho

1:53:07WS key nya

1:53:09GCP key nya

1:53:11oh ini pengguna klartflare

1:53:13klartflare pages

1:53:15hasilnya adalah

1:53:19100 semuanya

1:53:21oh masih ya

1:53:23bersyukurlah 100

1:53:25mobile juga 100

1:53:27mobile nya 100 juga

1:53:29jadi

1:53:31kalau ada temen-temen yang website nya belum 100

1:53:33ada masalah

1:53:35ada masalah juga

1:53:37oh beacon

1:53:39oh ini gue aktifkan

1:53:41oh dia aktifkan

1:53:43klartflare

1:53:45analytics ya

1:53:47astro, betul

1:53:49kok bisa tau, oh iya tadi kita udah ngomong ya

1:53:53network dependency tree ini apa

1:53:57oh masih masalah juga, padahal tadi

1:53:59udah gue benerin

1:54:01GCP breakdown

1:54:03ini gara-gara image nya kegedean kayaknya

1:54:05emang ada masalah itu

1:54:09mau matiin aja kan

1:54:13Mas Liza udah hidupin yang

1:54:15analytics yang baru ya

1:54:17iya umami

1:54:19saya matiin aja lah

1:54:21klartflare

1:54:23oh itu dia

1:54:25gak otomatis ya, dia otomatis atau gak sih

1:54:27bisa di mati

1:54:29gak otomatis, tapi by default

1:54:31enggak

1:54:33enggak kan

1:54:35dia gak tiba-tiba inject kan

1:54:37enggak

1:54:39oke apa lagi

1:54:41topik

1:54:43oh gak ada topik

1:54:45gak ada

1:54:47saya udah bikin loh kemarin

1:54:49bisa di reload-reload ini

1:54:51oh ini ya

1:54:53ini fotonya

1:54:59alamannya lagi ngopi

1:55:01belum balik

1:55:03oh sudah

1:55:09dicari, alamannya gak ada

1:55:11tapi niatmu bagus

1:55:13ini loh

1:55:21ini loh keren sekali

1:55:23keren kan

1:55:27keren keren

1:55:29kapan kita foton begini ya

1:55:31iya

1:55:33kayaknya kita bisa bikin

1:55:35thumbnail yang menyesuaikan

1:55:37dengan topik

1:55:39gambarnya kita berubah

1:55:43kalau misalkan

1:55:45computational thinking, gambarnya

1:55:47kayak gimana ya, sesuai interpretasi

1:55:49si nano banana ya

1:55:55terus

1:55:57selanjutnya kita akan

1:55:59mencari topik buat minggu depan ya

1:56:01oke

1:56:03spin the wheel

1:56:05banyak banget

1:56:07gak kelihatan ya

1:56:09oh ini udah jalan belum

1:56:11dia udah, coba gue liat

1:56:13guitar actionnya, harusnya dia udah ngambil

1:56:15topik, jam berapa

1:56:17jam berapa di itu

1:56:19di update

1:56:21tapi ada yang close

1:56:23karena jarang nge-close sih

1:56:25nah ada satu lagi

1:56:29kalau misalnya udah kepilih

1:56:31sebelumnya gak bisa kepilih lagi

1:56:33oh oke

1:56:35udah udah

1:56:37gsap

1:56:39bedah library

1:56:41gsap

1:56:43ini

1:56:45gsap itu yang

1:56:47ini ya

1:56:49yang apa namanya

1:56:51yang bikin-bikin

1:56:53chart ya, bukan

1:56:55iya

1:56:57bisa juga

1:56:59bikin

1:57:01visualisasi ya

1:57:03oh motion

1:57:07animasi

1:57:09yang tadinya berbayar jadi gratis gitu

1:57:15nah itu gue gak tau

1:57:17kan ini

1:57:19terus

1:57:21green shock

1:57:23oh dulu namanya green shock

1:57:25freely

1:57:29kak eka gak ada suara

1:57:31kak eka gak ada suara

1:57:33oh baterainya abis

1:57:35baterainya abis

1:57:39gak bisa denger

1:57:41nah

1:57:43ya gsap itu

1:57:45animation platform

1:57:47dibeli webflow

1:57:49oh dibeli webflow terus dikasih gratis

1:57:51gitu

1:57:53oh tadinya green shock

1:57:55gsap

1:57:57gsap green shock

1:57:59animation platform

1:58:01tapi green shock yang sendiri bukan cuman animation kan

1:58:03wah gak tau

1:58:05oh udah gsap semua

1:58:07yang namanya

1:58:13gue pakenya motion

1:58:15motion

1:58:17oh

1:58:21oke

1:58:23kayak ini bukan ya

1:58:25apa

1:58:27buat animation-animasi itu yang satu lagi

1:58:29framer motion ya

1:58:31itu sama gak

1:58:33ya itu motion

1:58:35gsap

1:58:37versus motion

1:58:39oke

1:58:41mau mau

1:58:43boleh deh

1:58:45sebenernya belum pernah pake sih

1:58:47sebenernya belum pernah pake gsap

1:58:49cuma pernah pake framer motion tapi gak detail banget

1:58:51kita kan harus konsisten

1:58:53sama tools yang kita buat dari pick topic

1:58:55harus terima ya

1:58:57siapa tau

1:58:59ada yang bisa dipake untuk

1:59:01melanjutkan

1:59:03fiturnya kesini

1:59:05masukin kesini

1:59:07gimana gimana

1:59:09ya kita pake

1:59:11gsap disini

1:59:13jadi berat

1:59:15nanti gak seratus

1:59:17iya

1:59:19animasinya udah bisa pake itu aja

1:59:21css

1:59:23tapi kalau gsap

1:59:25buat animasi yang lebih rumit

1:59:27kayak bikin game nah ini kalau mau dikasih game-nya

1:59:29kayak dinosaurus loncat

1:59:31tapi karakter yang kita

1:59:33yang goncat

1:59:35itu berarti

1:59:37yang tadi ini pick topic

1:59:39itu pada saat will

1:59:41dia ada animasinya

1:59:43oke gsap

1:59:45coba aja di spin

1:59:49iya iya oke percaya

1:59:51oh iya sama satu lagi

1:59:53ada di spotify

1:59:55sudah lengkap

1:59:57sudah lengkap

1:59:59oh tepuk tangan dong

2:00:01sudah lengkap

2:00:03yang tadi kan gak lengkap ya

2:00:05oke kita mau dengerin

2:00:09gak mau nonton

2:00:11tapi mau dengerin ya

2:00:13bisa subscribe di spotify podcast

2:00:15oke

2:00:17eh by the way

2:00:19spotify podcastnya gak bisa dikustom ya

2:00:21harus dari youtube ya

2:00:23deskripsinya sama semua gitu

2:00:25jadinya

2:00:27oh iya

2:00:29nah

2:00:31ini dari deskripsi youtube

2:00:33iya lo liat dong

2:00:35di halaman depan ini

2:00:37kalau sudah ada deskripsinya

2:00:39sudah gua ganti tuh kart-kartnya

2:00:41tapi kalau liat ke semua episode

2:00:43bergantung dari based on summary itu kan

2:00:45summary AI-nya kan

2:00:47iya kalau pake episode

2:00:49kalau liat semua episode

2:00:51follow back-nya ke summary dari youtube

2:00:53which is almost sama semua

2:00:55oh iya tapi

2:00:57tidak di update ke youtube makanya

2:00:59sumbernya berbeda

2:01:01di podcast tetap

2:01:03generic

2:01:05oh itu gak bisa dikustom

2:01:07terpisah ya berarti

2:01:09harus ngesing sama youtube

2:01:11ini maksudnya apa

2:01:15seminggu jadi

2:01:17topik buat minggu depan

2:01:19ini apa maksudnya

2:01:21kita tidak mendapatkan konteksnya

2:01:23apa ini seminggu jadi

2:01:25enggak sih

2:01:27cuma berapa jam

2:01:29dari negara LSM

2:01:31berapa jam jadi ini

2:01:33itu yang pick topic

2:01:35saat kita live minggu lagi

2:01:37iya berapa menit kan

2:01:39setengah jam aja sudah jadi

2:01:41pick topic

2:01:43enak ya green field project

2:01:45kayak gitu ya bisa langsung

2:01:47ya bikin aja jadinya gimana

2:01:49di ikut aja

2:01:51oh mana tadi yang kita

2:01:53sudah habis

2:01:55sudah ilang ya

2:01:57minggu depan kita bahas

2:01:59gsap ya

2:02:01gsap versus motion berarti apa

2:02:03ngobrolin library animasi

2:02:05oh iya ngobrolin library animasi

2:02:07episode 166

2:02:09library animasi

2:02:13oke

2:02:19cukup untuk malam ini terima kasih banyak buat semuanya

2:02:21kita ketemu lagi

2:02:23minggu depan dengan topic

2:02:25library animasi

2:02:27selamat malam

2:02:29selamat istirahat

2:02:31sampai jumpa

2:02:33apakah Anda baru pertama kali melihat

2:02:35tayangan dan halaman ini

2:02:37atau mungkin telah kesekian kali melihat

2:02:39untuk membandingkan kembali dengan lainnya

2:02:41jika Anda mencari tahu mengenai layanan web hosting

2:02:43terbaik kami pastikan Anda

2:02:45berada di tempat yang tepat

2:02:47dengan Domainesia dapatkan pengalaman

2:02:49menggunakan layanan hosting yang lebih baik

2:02:51dengan SSD

2:02:53dan performa tinggi dalam infrastruktur cloud

2:02:55yang telah dioptimalkan untuk kebutuhan personal

2:02:57maupun bisnis

2:02:59teknologi ini memungkinkan Anda

2:03:01memperoleh layanan yang lebih stabil

2:03:03serta proteksi dari korupsi data

2:03:05hosting Domainesia juga telah

2:03:07mendukung Node.js, Python, Ruby

2:03:09Go, PHP, Java

2:03:11serta binary Linux

2:03:13lebih dari 200.000 pelanggan

2:03:15telah mempercayakan layanan hosting di Domainesia

2:03:17kepercayaan yang kami jaga

2:03:19dengan garansi Abden 99,9%

2:03:21serta garansi uang kembali 100%

2:03:23buat website Anda lebih mendingnya

2:03:27segera berali ke web hosting Domainesia

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Fundamental JavaScript - Ngobrolin WEB
EP 142

26 Agu 2025

Fundamental JavaScript - Ngobrolin WEB

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #ngobrolinWEB! Malam ini kita akan membahas tentang berbagai topik fundamental JavaScript. ...

Bedah Buku Problem Solving 101 - Ngobrolin WEB
EP 138

22 Jul 2025

Bedah Buku Problem Solving 101 - Ngobrolin WEB

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #NgobrolinWEB! Malam ini kita akan membedah buku Problem Solving 101. Masih bersama Ivan da...

Konsep Dependency Injection - Ngobrolin WEB
EP 139

29 Jul 2025

Konsep Dependency Injection - Ngobrolin WEB

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #ngobrolinWEB! Malam ini waktunya ngulik fundamental membahas konsep Dependency Injection. ...

Komentar