Computational Thinking
Ringkasan Episode
Bantu KoreksiEpisode ini membahas tentang Computational Thinking, sebuah framework berpikir yang menjadi fundamental lebih dasar dari kemampuan teknis programming. Host membahas empat pilar utama Computational Thinking yang dikenal dengan akronim AADP (Abstraction, Algorithm Design, Decomposition, Pattern Recognition) dan bagaimana konsep ini tidak hanya berguna untuk programming tetapi juga applicable dalam kehidupan sehari-hari dan karir profesional. Diskusi juga mencakup bagaimana Computational Thinking sudah diajarkan di kurikulum sekolah (SD/SMP) dan bagaimana materi dari BBC Bitesize memberikan penjelasan yang mudah dipahami dengan contoh-contoh konkret.
Poin-poin Utama
- β’Computational Thinking adalah framework berpikir layaknya komputer dengan memecahkan masalah secara sistematis dan logis, ini adalah fundamental yang lebih dasar dari fundamental web atau programming
- β’Empat pilar Computational Thinking (AADP): Abstraction (berfokus pada detail penting), Algorithm Design (merancang langkah-langkah sistematis), Decomposition (memecah masalah besar menjadi bagian kecil), dan Pattern Recognition (mengenali pola yang berulang)
- β’Computational Thinking tidak hanya untuk programming - ini applicable dalam kehidupan sehari-hari seperti merencanakan resepsi pernikahan, mengatur flow supermarket, hingga menyelesaikan kasus kriminal
- β’Dekomposisi penting karena masalah besar sering membuat kita bingung mulai dari mana; dengan memecah masalah menjadi bagian kecil, kita bisa fokus dan manage setiap bagian dengan lebih baik
- β’Pattern Recognition memungkinkan kita menggunakan solusi yang sudah ada untuk masalah serupa, mempercepat penyelesaian, dan menciptakan standarisasi seperti framework, component library, atau SOP
- β’Abstraction membantu kita fokus pada detail yang penting dan mengabaikan hal-hal yang tidak relevan, seperti ketika mencari akar masalah dengan teknik 5 Whys atau fokus pada core functionality saat development
- β’Algorithm Design bukan hanya tentang kode tetapi juga tentang SOP dan workflow dalam pekerjaan seperti deployment flow, yang bisa di-hand over ke orang lain karena terdokumentasi dengan baik
Dapatkan hanya di Domain Asia
Wuih, suara itu kayak seru banget gitu ya
Iya, itu dari channelnya Pak Dika tuh
saya nyontek
Oh iya, nyontek
Oke, ini itu built-in soundboard-nya
Enggak, ya ada di soundboard ini kan apa namanya
sound yang umum ya, banyak dipakai
tapi salah satunya dari Pak Dika
Apa kabar, apa kabar?
Oh iya, apa kabar?
Baik, baik
Bentar lagi puasa ya
Oh iya
Tanggal berapa ini kita ya?
18
17-nya Lunar New Year
tanggal 18-nya puasa
kira-kira teman-teman masih mau nonton ngobrolin web ini enggak ya
kalau puasa ya
Coba komen
kan biasanya mundur ke jam 9 ya
jadi mundur 1 jam
Jadi kayak daylight saving ya
Ya daylight saving, iya benar juga
kalau teman-teman apa namanya
masih tetap mau dengerin ya
kita tetap live
tapi kalau enggak mungkin kita rekaman kali ya
kalau enggak kita juga tetap live
Lihat transkrip lengkap (3317 segmen lagi)
oh enggak ya, mau dengerin nggak mau dengerin
kita tetap live
walaupun kalian nggak mau dengerin
kita pengen ngomong
iya, kalau kalian nggak mau dengerin kita
ya udah, ditutup aja Youtube
iya, kita tetap live
tetap live
iya, betul
nggak salah
kita ngomong sendiri jadinya
kalau nggak ada teman-teman itu nggak seru
kalau ada PNC tanya jawab
kita justru nanti nambah bintang tamu pakai open claw
jadi kita saling nambah bintang tamu open claw-nya siapa
kita wawancarai gitu kali ya
tapi kita wawancaranya gini
berikan kami epik id-mu
ini kayaknya lagi seru banget ya
banyak mainan baru ya
model-model baru
yang muncul
terus ada open claw
saya lagi coba, lagi grooming
lagi grooming
ini dong, spill dong gimana open claw-nya
personality-nya gimana
tergantung modelnya
kalau opus enak diajak ngobrol
terus tadi pagi Isang nyobain ganti ke model Cina
salah satu model Cina
emosi
kenapa?
emosi ngobrolnya
enak
tradingnya beda kan ya?
udah pake passes dari gue belum tuh
masih ada 3 lagi pas gue
nggak, gue simpen buat kalau mau ngerjain website ngobrolin web
dihajar sekalian kan terbatas tuh 7 hari doang
kalau lagi sibuk kan sayang ngopinya kan
ini Mak sambil ngopi, saya juga sambil ngopi
saya juga sambil ngopi
saya ngeteh
bukan sponsor ya kopinya ya
saya sambil mutih
aku sambil ngetih, hidup sehat
sehat sekali kalian luar biasa
aku juga lah nggak mau kalah
aku sambil
udah habis
itu malam-malam ngopi Mas Riza
kenapa?
kalau lagi pengen aja
saya ping kalau misalnya Mas Riza
PR saya udah saya open
jawabnya besok pagi
nggak ngaruh, kopi mah ngantuk-ngantuk aja
oh gitu ya
iya, kan biar ngopi itu biar semangat
biar semangat menyapa penonton
semangat ngobrolnya
nggak ngantuk
malam ini nggak ngantuk ya?
nggak lah
yang minimal kita nggak ngantuk
nggak tau yang nonton ngantuk atau nggak
yang pasti kan nggak ada tim nas kan
tadi ngomongin tentang open cloud gitu kan
cepet ngomongin open cloud
kalau temen-temen mau nyoba
bisa, bisa banget
oh iya betul
mana discordnya?
ada discord 50%
oh iya mana dia?
ada discord 50%
kalau mau deploy open cloud
bisa pakai ini
kalau di, apa?
kalau di komputer pribadi
atau bahkan komputer laptop kantor
jangan ya, bahaya kan
apalagi dibuka aksesnya
bisa, itu bisa
kemana-mana perginya
kayak kemarin aja saya baru nyalain
tiba-tiba dia udah scan
wah ini ada Apple Music
dia minta akses ke Apple Music
lho buat apa tiba-tiba dia minta akses
kok ngeri juga ya
makanya
mendingan lebih aman di VPS
jadi kalau ada apa-apa tinggal hapus aja
salah satunya adalah dari Dominesia
itu ada cloud VPS Turbo
temen-temen bisa
dapatkan discord 50%
bisa dipakai lebih dari 1 kali
untuk semua paket dan semua siklus
jadi langsung cek aja Dominesia
karena Dominesia adalah
sponsor kita
jadi semakin
semakin banyak temen-temen pakai
semakin besar kemungkinan kita untuk
disponsori lagi berikutnya ya
jadi terima kasih Dominesia
oke malam ini
kita kembali ke fundamental ya
di sini temen-temen
ada yang
belum baru tahu ga sih
istilah computational thinking
saya
sebenernya kalian udah tahu
tapi ga tau
udah mempraktekan
tapi ga tau konsepnya
terus ini menarik sih
kan tadi Mansri saya bilang fundamental ya
jadi biasanya kita ngomongin fundamental kan
fundamental web misalnya
karena kita ngobrolin web
ngomongin yang fundamental web
nah tapi setelah lihat apa
konten-konten computational thinking ini
ini malah layer yang
lebih dasar lagi ga sih
ini kayak fundamental
fundamental berpikir kan
sebenernya fundamental menjadi manusia
framework ya
problem solving
bener ga sih
dan biasanya kalo di luar itu
sebelum belajar
coding itu biasanya anak-anak
diajarin ini computational thinking
dulu
dan bahkan kalo suatu hari kita
ga coding lagi kita ga
apa ya entah karena
kerjaan kita diambil sama AI atau
mungkin apa kita pindah
ke management
atau mungkin kita pindah ke product atau
apalah maksudnya apa
ini fundamental yang
bisa dibawa banget maksudnya kayak
carry apa bisa di
carry over ke misalnya suatu hari
kita jadi management atau
apa lah finance marketing
apa kan cara mikir kayak gini tetep kepake
kan walaupun kita udah ga coding
sebenernya apa sih computational thinking
gue lagi baca nih
ada ininya talking pointnya dari mas Riza
ada
dibikinin sama
sama Cloudia
sama Cloudia
macam masalah besar jadi bagian kecil-kecil
iya sebenernya kita
udah pernah belajar kan yang apa
problem solving 101 juga ada kan
ada singgungannya
kesana
jadi computational thinking itu
adalah konsep berpikir
framework ya
cara berpikir layaknya
seperti komputer
dengan cara memecatkan masalah
dengan langkah yang sistematis
dan logis
bukan kayak cak lontong dong ya
apa tuh
emang gimana pun ya lo
memecatkan masalah dengan masalah
dengan masalah baru
tanpa solusi
yang paling sering kejadian adalah
ketika kita dapet sebuah tas
ga mesti masalah ya problem gitu ya
tas yang mau kita selesaikan
itu biasanya tas itu bentuknya besar
ukurannya besar
scope nya besar
terus kita bingung ini mau mulai dari mana ya
apa yang harus ditekal pertama kali
langkah pertamanya apa
kita ngerjain yang mana dulu
itulah pentingnya
mindset untuk problem solving
termasuk juga computational thinking
makanya
di computational thinking ini
kalau ga salah udah masuk ke kurikulum
HD atau SMP gitu ya
bagus ya
oke banget
ya jaman gua sekolah dulu ga diajarin sama
kan ya
website BBC itu
ya ampun anak sekarang keren banget
kayaknya dulu cuma diajarin
avalan doang
computational
bahasa Indonesia nya ya
sudah ada belum ya
masuk kelas berapa gitu
2024
oh
mentri sebelumnya ga tau sekarang
harusnya dilanjutkan
yang lagi masalah itu
yang lagi kasus
mudah-mudahan kasusnya cepet terurai lah ya
computational thinking
jaman kita dulu kita ga dapet
makanya kadang-kadang
kita kayak
ya kita mungkin udah menerapkan
tapi kita ga tau kalau itu
itulahnya computational thinking semua
dan mungkin apa ya
learning by doing gitu
kalau salahnya mungkin
iya banyak salahnya
betul
dan sebenernya ini bukan
hanya untuk programming sih
jadi untuk kehidupan sehari-hari
itu tadi fundamentalnya
hidup kan
fundamentalnya jadi manusia yang
kritis atau mungkin ya apa
profesional lah ya
fundamental untuk punya
karir atau punya apalah
punya bisnis secara profesional
iya
jadi misalkan
saya pernah baca di salah satu
buku contohnya itu misalkan
kita bikin event
misalkan kayak apa ya event
pernikahan gitu ya resepsi
nah itu kan
susunan misalkan
makanannya dimana
panggungnya dimana itu sebenernya ada
proses berfikir
secara profesional
jadi ketika tamu pertama kali datang
dihadapkan pada apa? biasanya kan
isi buku tamu tuh
gak bisa kan kita taruh makanan di depan
dan isi buku tamu kita makan gitu kan
udah masukin naplok, udah istirahat bakso
rusuk
iya, di sebelah kanan ada
satay kambing, di sebelah kiri ada bakso
itu yang mana
jadi orang-orang itu
diarahkan gitu juga dengan ketika
kita masuk ke
supermarket misalkan
biasanya itu susunannya itu sering diubah
biasanya kenapa? karena mungkin dia mau
menonjolkan sesuatu, misalkan
ada yang sering ditaruh di deket kasir
kadang-kadang iseng kan
biar lah ambil gitu, ada juga yang
tadi aja posisinya disini
terus dipindah kemana itu sebenernya
bukan random
tapi ada perhitungannya
itu ada
ada hitung-hitungannya, ada ya
kalau dibawa lebih jauh mungkin ke
machine learning kali ya, yang mana
yang kira-kira lebih cocok
di padu-padenkan dengan yang mana
tapi kalau untuk yang sederhana
misalkan kayak tadi resepsi itu
kalau kita kan
udah secara natural ya pastilah
kalau itu harus misi buku tamu dulu
abis itu mungkin
dia mau ngarahin kemana nih?
mau calaman dulu atau mau
makan dulu gitu kan?
bakso dulu
takut gabisa gitu ya
iya
atau
acara sekolahan
sudah gitu ya
supaya gak terlalu
gak terlalu ngantri
misalkan itu harus gimana
dulu, diatur dulu, jangan sampai
ke kanan dulu, abis itu muter
lalu intas juga sama
tatah kota dan lain-lain semuanya itu
sebenernya kan ada tatah caranya
nah salah satunya ya
computational thinking
gedung parkir, betul
ya stasiun
stasiun
nah kalau
komponennya sendiri itu ada 4 kan
basic yang basic
AADP
ya itu
gara-gara padika ya
salah satu
materi yang bagus kalau temen-temen
pengen penjelasan tentang computational thinking
search aja di youtube
ada WPU
ya itu algoritm
design, abstraction
decomposition
pattern recognition
oh, di balik-balik ya
biar jadi AADP
ada apa dengan pinta
ya kalau di
ada apa dengan program
kalau gak, gue sudah pegang soundboardnya
AADP
jadi misalkan temen-temen
ada ketemu masalah yang
bingung mau nyelesainnya gimana
jadi bisa dipecah dulu
jadi bagian-bagian kecil
misalkan
kalau mau bikin web
itu stepnya
dari mana apakah
desainnya dulu
bikin
datanya dulu, maksudnya
ini butuh data apa aja
kan ada macam-macam itu ya
ada berbagai mass hub kan
ada yang, wah dari desain dulu
pake Figma atau pake Photoshop atau apa
gitu kan, abis itu baru
disicing ya
dan bahkan
sebelum itu kan ditarik mundur lagi
ada requirement nya kan, kita ngumpulin
user requirement kan, maksudnya tadinya
misalnya misalnya, Mas, Pak
tolong bikinin saya, website
e-commerce saya
kayak Toko Ijo
atau Toko Orange
maksudnya apa, padahal ternyata dia cuman
satu penjual
di video, dia cuman pengen jual barangnya sendiri
itu kan harus dikulik dulu
berarti itu juga udah ada proses kan
nah dari user requirement
harus di breakdown lagi
jadi misalnya apalah
arsitekturnya kayak
database nya gimana
deponya dimana, back-end, front-end
itu kan beneran proses
ya itu computational thinking sebetulnya
terus abis itu tuh pecah-pecah lagi kan
sampe jadi
implementasi yang bisa dikerjain
ini malah
nyambung sama planning berarti ya
yang pernah kita bahas
iya, kalau sekarang
kan kayaknya kita udah pada
paham ya, udah paham ya
harus bikin PRD dulu
atau spek dulu
gara-gara AI
iya sama kayak kita main ini ya
main coding agent ini
jadi ada flow nya
nah, saya tau
sebelum saya tau ada computational thinking ini
kalau mau misalnya
dipaksa di project ya
saya tuh biasanya diminta
tolong estimasi atau bikinkan
roadmap nya atau bikinkan
gimana sih
implementasinya
saya tuh biasanya pakai itu
pakai
main map
saya suka main map
jadi dari hal yang paling
atas
mau bikin apa, terus mulai cabang-cabang
tuh satu-satu
satu-satu cabang-cabang ya, jadi
kalau lagi bikin main map itu
flow, otak saya nge-flow
aja, ga perlu mikir
cakep apa engga
atau teratur apa engga
karena harus yang dari otak
harus keluar dulu
keluarin dulu semua botamangnya
kayak gimana, terserah
nah, setelah sudah keluar semua
ada lagi ga?
oh, ga ada, habis
baru saya mulai grouping
grouping itu
either per function
atau epic
bahasa PM nya
atau sometimes kayak per domain
jadi domain itu artinya apa ya
kaya
area ya, jadi misalnya
authentication sendiri
atau
cache management sendiri
database nya sendiri
atau query nya sendiri
service API nya sendiri
itu bisa di per domain-domain gitu
atau per
kalau bahasanya mas Tisha dulu, per ini
ada ini kan, ada bahasanya per
per
actor, actor base
tau ga, actor base
dulu pernah kita bahas
oh ini, kalau di
apa namanya, di diagram
UML itu ada
activity diagram, ada class diagram
ada apa namanya, yang satunya lagi
yang actor-actor itu
lupain namanya, itulah maksudnya
per actor base itu, nah itu saya sempat pake
matoda itu
iya iya iya iya
dulu pernah banget kita bahas
dulu banget
kat base, ga inget
udah ratusan episode nya
udah, udah ratusan
actor model, actor model
bukan
factor, factory
ga ada actor
ga ditulis
ga ditulis kayaknya, bukan actor kali
iya actor model
actor model
itu kan
yang berhubungan dengan konkurrensi, bukan?
oh iya bener
oke
jadi begitulah, nih ada materi bagus
dari BBC
materinya bagus banget ya
terus baru tau, ternyata BBC
BBC kan kirain cuman media kayak
maksudnya kayak berita
ya berita kan
broadcasting blablabla, ternyata
punya materi pendukung, belajar
untuk anak sekolah, ya walaupun
orientasinya buat
korekulum inggris ya, buat
anak sekolah disana, nah ini buat
kayak anak SMP, SMA gitu
dan pas liat ini
malah impressed karena
website nya bagus, terus kayak penjelasannya
juga bagus, enak di cerna
banget, seneng deh liatnya
dari introduction coba
oh dari introduction
eh introduction dong
kan tadi
jadi apa, ini sih
malah belum masuk codingan ya
cuma ini emang di website ini
pun, di settingnya
sebagai prerequisite dari
ya itu kayak yang Mas Tricia bilang tadi ya
atau Ivan yang bilang tuh tadi
sebelum belajar coding, sebelum diajarin
cara mendeklarasikan
variable dari
dalam python, misalnya sebelum kayak gitu
diajarin cara mikirnya
dulu, mantap
nah ini
kan yang tadi kita bahas ya
apa itu computational thinking
sebelum suatu masalah bisa
diselesaikan, apa
masalahnya sendiri dan cara-cara
gimana masalah itu bisa diselesaikan
itu harus dipahami dulu
kalau apa
jadi ini kan cara pikir
yang memungkinkan kita
menghadapi suatu
problem yang kompleks ya
nah ini tadi
akui tekniknya AADP
AADP
jadi di komosisi tadi
kita udah bahas ya, tentang
memecahkan masalah menjadi masalah yang
lebih kecil
memecahkan masalah jadi masalah yang lebih banyak
bukan ya, lebih kecil
jelas banyak kan kecil-kecil tapi
lebih mudah di manage
lebih mudah di
pahami
lalu setelah dipecah-pecah
kita mencari kesamaannya
betul
kalau
di programming biasanya
kan ada kode yang berulang
itu dibikin
satu fungsi ya kan
bisa dijadikan fungsi
atau apalah
jadi factory
atau kalau UI
jadi satu komponen
abstraksi
berfokus
dan kadang-kadang
kalau masalah itu
kadang tersembunyi biasanya
tersembunyi dibalik
hal-hal yang lain
jadi
nggak clear masalahnya apa
itu kadang-kadang kita bingung tuh
mau cari ini akar masalahnya
apa sih gitu kan makanya dulu sempat
kita bahas tentang
five wise, jadi kalau mau ada
masalah tertentu kita tanya
kenapa sampai 5 kali
atau berapa kali gitu sampai ketemu akar masalahnya
kadang-kadang
yang kita selesaikan
itu belum tentu
akar masalah
jadi muncul lagi
cuma mungkin salah satunya
karena kita nggak kebiasa mikir
jadi ya itu begitu ada masalah
langsung hajar
kelihatannya selesai, maksudnya buat saat ini
kesannya selesai, minggu depan
muncul lagi masalahnya, tapi dalam
varian lain karena belum
di basmi dengan benar masalahnya
ya misalkan gini
misalkan teman-teman bikin aplikasi web
terus tiba-tiba kliennya
atau teman kita bilang
kok website-nya lambat ya
database-nya lambat ya, ya udah
kita restart tuh database server-nya
sebentar cepet
wah cepet nih, terus lama-lama
lambat lagi gitu, itu kan akar masalah kan
sebenarnya, ternyata index-nya
atau apakah masalahnya?
ada query yang
put atau apa gitu
kayak merasa saya
lagi nelpon
ini apa namanya?
customer service-nya
di home
oh disuruh restart ya
restart modem doang kan
apapun masalahnya
udah konek kan
apapun masalahnya, solusinya
restart modem
betul, itu salah satu
SOP-nya ya
terus
abstraksi, ada algoritma ya
ya, desain algoritma
nah ini SOP-nya
SOP yang tadi, kalau ketika ada
apa masalah
cuma satu doang di season 3-nya
cuma satu, nggak ada cabangnya
pertama yang disarankan adalah
restart modem
kak, modem-nya mati
di restart aja, orang mati
nggak bisa nyala
nggak bisa nyala
terus next ya
jadi
desain algoritma ini penting
kenapa? karena
kita bisa hand over
jadi misalkan apa ya
kalau di pekerjaan sehari-hari ya
misalkan workflow
untuk
untuk deploy
ya, jadi oh harus
git add dulu
apa sebelum commit
ada pre-commit hook-nya
pre-commit hook-nya dulu, dinyalain
di set up, jangan sampai
lintarnya nggak jalan, kita langsung commit
misalkan gitu
ada kan aturan-aturan tuh, oh harus pakai
brands dulu kalau mengerjain
jadi dari main, jadikan brands
habis dari brands, kita push
ke github, terus habis itu bikin
pull request, ada juga yang
merge aja langsung, terus nanti ya
beda-beda lah ya, macem-macem gitu kan
itu kan SOP ya
biasanya itu antara tertulis atau
tidak tertulis, tapi itu adalah bagian dari
desain algoritma, gimana kita
misalkan mau
commit kode kita
ke code base
itu caranya gimana
biasanya itu ada tuh, kalau perusahaan yang
rapih itu biasanya ada
ada handbook-nya, semacam handbook
itu adalah bagian dari algoritma
bukan hanya algoritma kode ya
by the way, itu pop-over-nya bagus ya
desainnya, maksudnya kayak enak dilihat aja
di klik, nah
nggak tau kenapa ya, enak dilihat gitu
ini pop-over
yang baru kita jadi penasaran kan
warna purple-purple
purple-purple, slope ya, slope
iya dipiasa
cuma ada itu-nya
ada area roll-nya
tapi, jadi ya nggak apa-apa lagi
oh iya, ini mah rapih
rapih ya, OLD
tapi sebenarnya masih
yang bikin BBC
iya
cuma enak dilihat aja
terus, ya gitu
itu penjelasannya
iya, ini ada 4 ya
nah
yang tadi saya sebutkan
kalau problem-nya udah mulai kompleks
itu biasanya, bingung kita mulai
dari mana
ini, dan ini nggak harus berurutan ya
kita mau ngerjain abstraction
dulu boleh, dari abstraction dulu boleh
dari pattern dulu boleh, tapi algoritma
sih terakhir kayaknya ya
de-composition dulu kali ya
harus ya, harus de-composition dulu
kalau nggak
iya biar gampang, kalau nggak
iya, itu kan lain
iya itu
apa, ya itu tadi
masalahnya terlalu besar untuk di handle
jadi terlalu apa, kayak nggak fokus
kali ya
nah, lihat contoh kasusnya
tapi kan kadang-kadang untuk menemukan masalahnya, harus di abstraction
nggak juga
nggak tahu
baru baca
nah, ini next
next page, penerapannya
jangan, belum, jadi ini selalu di halaman pertama
penjelasan abstraknya
terus halaman selanjutnya
contoh kasusnya
contoh kasusnya
ikut cepat ya
kan udah di load tadi
udah di pencet
kan static juga
nah, ini sih
ini standar ya, contoh kasusnya
ini belum masuk coding sih
tentang rencanakan suatu
rute
blablabla
terus, apa
kalau pengen menentukan aktivitas
hal-hal yang
ke poin-poin yang perlu dipertimbangkan
apa
nah, terus, setelah lagi ke bawah
kalau main video game
contohnya gimana, item-item apa aja
yang perlu di-collect
kayak kita menentukan
kan kita punya suatu tujuan nih
kalau main game yang kayak gini, exitnya mana
harus meng-collect item
apa aja
ya, harus ada exit pointnya
dimana
skornya berapa, gitu ya
musuhnya gimana
terus, scroll paling bawah dia
recap summary-nya
nah, itu
jadi, each complex problem
masing-masing masalah yang
complex dipecah menjadi
beberapa decision
keputusan dan langkah-langkahnya kecil
contohnya, tadi kita mau
pergi gimana
cara menyelesaikan menamatkan level ini
itu contoh dari decomposition
nah, terus
kita fokus di detail-detail yang penting
aja, kalau mau pergi, misalnya
pertimbangkan cuaca, atau kalau mau main game
nyari exitnya dimana
itu contoh
abstraksi
terus, ya itu contoh pattern recognition
sama algorita
ya, pattern recognition
biasanya gerakan musuhnya ya
musuhnya itu gerak gimana
apakah dia loncat, atau dia cuma
jalan doang, kecepatannya berapa
itu kan pattern recognition ya
terus kita harus
sendiri, kita gak boleh nyentuh musuhnya kan
karena kita tahu, karena game-game
pada umumnya
ya, tapi biasanya yang terakhir ini
kalau lagi main game sih, gak kita tulis ya
cuma kita ingat aja
biasanya
cuman
contohnya bagus ya, jadi misalkan nih
teman-teman tiba-tiba
di interview, atau ketemu orang
atau apa, "coba kamu bikin game seperti ini"
langsung overwhelmed kan
wah, gimana ya
gak pernah bikin game sebelumnya gitu, jadi
mungkin langsung stress gitu ya, kepikiran
gimana gitu, padahal
kalau kita pecah
oh, apa dulu nih yang harus dibikin
oh, mungkin platformnya dulu kita bikin
atau kita coba bikin
si karakternya bisa
jalan ke kanan ke kiri dulu
setelah itu baru
musuhnya bisa jalan ke kanan ke kiri
terus habis itu tambahin item
tambahin exit, tambahin score
tambahin waktu, gitu ya
dengan kita pilah-pilah
seperti itu, jadi lebih kebayang lah
dibandingkan sebelumnya, wah
game gitu, langsung kaget
game itu apa
scope-nya kan luas banget
scope-nya luas
bahkan kadang-kadang kita udah dikasih
penjelasan seperti ini juga masih
bingung juga kan, mulai dari mana
mulai dari screen shot
masukin ke
masukin ke clockwork
buat game ini
game ini
apa
apa, "make no mistakes"
nah, Bek, coba
abakal diterangin satu-satu
sama ini bagusnya, contoh-contoh
kasusnya tuh concrete banget, apa
contoh penerapannya
menarik ya
eh, salah ya
Bek, Bek, Bek
nah, sekarang decomposition
ya, ini kan penjelasannya tadi
penjelasannya mah
ya, udah lah ya
langsung ke
praktek-nya aja ya
itu kan tadi kita udah, soalnya kenapa
penting, ya kan, kalau nggak dipecah-pecah
masalahnya besar, sulit, nah
langsung praktek-nya
contohnya
ini prakteknya ya
contoh yang bego-begoan banget lah
apa, gosok gi-gi
itu anak-anak ini kayaknya ya
anak-anak sekolah, anak sente
kedua
memacahkan kriminal
solving a crime
tapi ini konsepnya
adalah di-compose
kan ada definisinya tuh
di-compose
oh, ini jadi ingat ya
kalau kita programming, biasanya
kalau dibaging itu layaknya
seperti memencahkan
masalah, itu ya
kejahatan
kita sendiri yang jadi
penjahatnya
kita sendiri yang jadi penjahatnya
kita sendiri yang jadi penjahatnya
kita yang jadi
detektif, kita yang jadi
tersangka
yang salah kita juga
cuma maksudnya itu ngumpet dimana
bukti kejahatan kita diumpet dimana
kan kita harus nyari, coba scroll ke bawah
itu gambarnya lucu soalnya
sering
ya ini
lucu-lucu
ini saksi
lokasinya disini, jam-jam berapa
harus di-compose dulu
list item-nya tuh, kayak where the crime
tindakan kejahatannya, kapan dilakukannya
buktinya apa saja
ada saksi mata atau nggak
sebelumnya ada
tindak kejahatan yang mirip atau nggak
oh iya
terus
penjahatnya juga beda ya
antara nyolong
perhiasan dengan nyolong ayam
jadi dia bisa cari itu
pattern recognition
nah itu
itu kan disitu
itu kan penjahat selalu pake hitam putih ya
baju penjara
oh iya
itu manifestasi
manifestasi
oh iya
yang nggak, itu
itu wanted kan, itu burunan
mungkin sebelumnya dia pernah masuk penjara
karena nyolong berlian
oh jadi ya
tersangka lagi gitu ya
karena udah sering ya
oke oke
nah nextnya contohnya penerapan di
ah ini baru masuk ke
coding ya
iya
betul
bisa
komplikasi ya
yang resolusi buat
to do listnya
ya itu cuma itu kan
itu lah yang kemarin saya lakukan
suruh dia bikin to do list sendiri
ya mah ini ngumpulin user
requirement itu termasuk hal yang
bisa di decompose
aplikasinya
mau bikin apa
desainnya kayak gimana
target audiensnya apa, eh ini standar ya
pertanyaannya cloud code ya
biasanya kalau kita mau bikin
ya cloud code trending datanya mungkin
dari ini
cuma berarti itu kan cara pikir bukan
perkara itemnya apa, tapi
langkah-langkahnya apa
langkah-langkahnya apa aja, kalau mau
approach suatu
masalah suatu project
iya ini kan yang umum ya
best practice lah gitu ya
best practice
sama ini contohnya buat anak kecil soalnya kan
jadi apa, simple
jadi ini itu
what, who, what
5W1H
5W1H
tapi nggak 5 sih ya pokoknya
itu semua
ya nggak mesti plek-plek kayak gini
kayak grafik sama audio belum tentu
aplikasi kita butuh audio kan
jadi tergantung kebutuhan aja
ya udah selesai
terus nextnya pattern recognition
ini ya ini menarik
gimana kalau pemula
mengenali pattern itu gimana
caranya, ada langkah-langkahnya nggak
ya itu tadi impulse
coba yang paragraf pertama deh
mencari persamaannya
mencari persamanya
di antara
beberapa problem yang sudah
decomposition
ini contohnya bagus kok
ya cuma penerapannya di kasus yang
kompleks ya, dia nggak ngasih sih
pertama kita harus tahu
dulu patternnya itu apa
pattern itu apa, pola itu apa
jadi ini contohnya sih
kita harus menggambar kucing
apa saja hal
hal yang sama yang
ada di berbagai kucing, ternyata semua kucing
punya mata, punya punggut
punya bulu
yang makan ikan
ada kucing yang ngomong-ngomong
oh iya tau-tau kucing yang
sphinx
sphinx
kucing viraun ya
nah, ini fokus di
titel yang penting, pada umumnya
kucing, pada umumnya
iya
kalau itu tidak umum ya
iya relatif lebih jarang
oke, ada
ada ekor, kakinya
empat gitu ya, yang umum-umum ya
nah itu adalah pattern gitu ya
nah, lalu kenapa
kita pukul
jadi pattern
pattern membuat pekerjaan kita
lebih ringan
problem lebih mudah
disolve, kalau
patternnya mirip
karena kita bisa menggunakan
solusi yang sudah ada sebelumnya
makin banyak pattern yang bisa kita temukan
makin bisa dipercepatkan
mempermudah untuk mengecehkan masalahnya
misalnya kalau contoh ini
sample bentuk kucing
biar enggak perlu
berkucing satu persatu
iya, patternnya nggak penting sih
cuma ya, baguslah
kalau di-delete ke dunia
sekarang, jadinya set Cn
V0
atau
ini kali ya
tailwind
framework ORM gitu ya
framework, iya iya
itu bukan abstraksi ya
pattern
itu pattern sih
abstraksi untuk
memecahkan
masalah yang berulang
abstraksi yang dibuat untuk
memecahkan masalah-masalah yang
berulang dan mirip
lah kan sebetulnya button set Cn itu
kayak sample bentuk kucing itu kan
kita warna sendiri, dikasih warna
mata warna kuning
iya, daripada kita harus bikin button dari awal
terus menerus gitu ya
cuma ganti warna kuning, orange, merah
kita bikin satu button
yang ada kelasnya kuning, orange, merah
jadi tinggal ganti itu aja
dan bahkan kalau
ditarik yang di luar web
itu lagi yang lebih baru
dan kayak standarisasi skills.md
itu kan abstraksi
tapi kan untuk memecahkan masalah yang berulang
kita bolak-balik harus
bilangin, gunakan
react function
component yang standarnya
begini-gini-gini
kalau mau pakai
drizzle dan purso
itu cara jalaninnya
kondensinya ini liatnya kesini
itu kan hal-hal yang berulang, cuma
setiap orang mungkin kombinasi
kebutuhan teknis yang dipakai lain-lain
library yang dipakai lain-lain
tapi kan semua yang melakukan hal yang sama
nah, berarti bisa
dipecahkan dengan skills.md
skills.md
iya ya, itu bukannya
stemple coaching
nah, terus nextnya, recognizing
pattern
bagaimana cara mencari ya
mencari pola yang mirip ya
patterns exist among different
problems and with
individual problems
jadi, kita mencari pola
di antara beberapa
berbagai masalah yang berbeda
atau dalam
masing-masing masalah
nah, contohnya nih
among different problems
kalau
kita mau
bikin kue
jenis kue yang
ingin dibuat
bahan-bahannya
berapa orang yang
kue itu untuk berapa orang
proses bikin
kuenya berapa lama
kapan perlu menambahkan masing-masing bahan
perlu peralatan apa aja
nah, setelah kita tahu cara
membuatnya
kita ngerti nih, caranya bikin
satu kue dengan
udah dipecah-pecah kayak tadi
kue A, kita ngerti caranya bikin
kue A, setelah kita tahu
cara bikin kue A
kita jadi tahu, pasti kita
kurang lebih tahu paper
untuk membuat kue B
jadi, kalau buat di
webdev atau software dev
kita udah pernah sekali bikin
aplikasi crude yang ada unsur
crude CRUD
dashboard, ada crude-nya
ada beberapa endpoint
jenis data, ada beberapa data model
kita udah pernah, besok
kalau next-nya kita bikin aplikasi
yang ada unsur crude lagi
kita tahu kurang lebih
kayak gitu pola-polanya
misalnya kalau untuk
post dan update
request, ya kita harus bikin form
walaupun nanti mungkin detail
detail-detail-nya lain
kita sudah mengenali pattern itu
setelah kita mengedit notifikasi
pattern-pattern itu
we can work on common solutions between the problem
berarti kita bikin sistem kali ya
standarisasi sistem
untuk autentikasi misalnya untuk
SOP ya
jadi teringat, barusan banget
kemarin gue ini
apa namanya, mau
beli sofa
karena sofa di rumah udah rusak
terus begitu nyampe di tokonya
ini tokonya
sebenarnya custom ya, custom sofa design
interior design untuk khusus sofa
dia langsung tunjuk, iya
contoh sampelnya sudah ada
terus dia kasih materialnya ini
bahan dasar kayunya ini
lo mau model yang mana
langsung dibuka katalog
terus kalau kita bilang
gue mau, karena
gue kan pakai jemenai untuk
bisa dipotohin ruangannya
terus minta jemenai
tolong ganti sofa-nya
terus jemenai bisa bikin jadi cakep
gue mau yang kayak gini
dia bilang
bisa kayak gitu, tapi
harganya jauh lebih mahal karena custom
ya, full custom
iya
kalau lo mau yang ada disini
tinggal pilih bentuknya gimana
ukuran
ukuran terserah ya, karena
yang penting bentuk, desainnya
seperti apa
terus bahannya
sudah ada
mau pakai kain atau lender
tinggal di custom upholstery-nya
bahannya apa
2 atau 3 atau 4 seater
yang pada umumnya kan
95% customer
iya, udah tinggal pilih, oke saya mau 3 seater
ukurannya yang
medium size aja
gausah yang dalem banget duduknya
terus bahannya ini
sorry, kayunya ini
bahannya kain
yang ini, udah
kalau udah milihnya begitu pakai pattern itu
justru malah dapat discount
ya udah, gue langsung
gausah pikir, aneh-aneh
langsung beli yang itu
jadi
kalau sudah pakai pattern, milihnya
bisa diestimasi
waktunya
dapet discount
terus kemudian
apa namanya
bahannya
atau bentuknya sudah jelas
di depan mata
ya udah, karena dia bilang ada discountnya
langsung gausah mikirin
custom lagi
itu ya
kalau misalnya ada patternnya
bener bener bener
ya sebenernya semua juga pasti ada
polanya kan, mau bikin baju
ada polanya, mau bikin rumah ada
blueprintnya
ya kan itu pola kan
bagian dari pola kan
tapi maksudnya
kita mengumpulkan, kita melis
pola-pola yang umum dan bisa dipakai lagi
kan point, ya kayak si Topo Sofa itu
sebenernya kalau mau random banget
yang beneran generated, pengen kayak gini
dia bisa, tapi kan harus dari awal
itu ke tukang kayunya, mungkin tukang kayunya
harus bikin gambar pakai caranya
dia sendiri, itu kan beneran dari awal
ya jadi mahal banget ya
iya
pola disini lebih ke
mengenali ini ya
apa, pola-pola yang berulang kali ya
apa yang, ilmu yang kita
pelajari, apa yang bisa kita
terapkan di
mungkin sesuatu yang berbeda, yang sedikit
berbeda mungkin
nah terus yang menarik ini
ternyata dalam suatu
masalah yang kecil yang udah dipecah-pecah pun
kayak kita bisa mencari
suatu pattern kayak tadi, kalau contoh
di kue, konteks bikin kue ini
ya kue apapun
kan pasti akan membutuhkan
suatu jenis
bahan
dalam suatu kualitas
bahannya apa, nah terus itu jadi
kayak bisa kita breakdown kan, kita jadiin
tabel atau apalah
jadi itu, kalau kita mikir
kalau software dev ya
jadi array kan, masing-masing objek
ada bahannya apa
terus apa, ukurannya apa
dan habis itu kualitasnya berapa
butuh 300 gram tepung
terigu, butuh apalah 100 gram
garam gula
dalam suatu masalah
yang kecil pun masih bisa dipecah-pecah lagi
dan itu kan bisa, bakal dipakai
buat kue lainnya juga kan
jadi kayak resep ya
pattern, resepnya
sudah ada gitu
tinggal ikutin aja
nah resep itu sebenarnya
algoritma desain kan sebenarnya ya
resep ya, tapi ini kayak
apa ya
iya kayak
fundamental itu basic
memasak lah, basic memasak
kalau misalkan
apa, antara
direbus atau dibakar
atau digoreng
itu kan ada patternnya tuh
nah terus kayak ini
maksudnya ternyata setiap kue punya bahan
ternyata setiap bahan ada ukurannya
itu jadi kayak beneran breakdown ke
satuan yang kecil-kecil banget kan
betul
nah udah
habis
habis, ini perlu, gak perlu ya
gak usah
pattern recognitionnya habis
sekarang abstraksi
abstraksi, ini biasanya
cukup sering ya kalau di
komograman
filtering out
kita mengabaikan karakter-karakter
yang tidak perlu
di fokuskan
kita gak perlu konsentrasi di
detail-detail
tertentu
ya detail-detail
yang tidak, tidak penting
untuk konteks itu
dihilangkan dulu sementara
waktu
ini kita ngomongin konteks nih, bahaya nih
larinya kemana nanti
ignoring the characteristics
of patterns that we don't need
kita mengabaikan
sifat-sifat dari
pattern tadi yang tidak kita butuhkan
kenapa biar
kita bisa konsentrasi di karakter-karakter
yang kita butuhkan
yang kita perlukan, yang penting
contohnya
dari sini kita bisa membuat representasi
atau ide, gambaran mungkinnya
kita bisa punya gambaran, apa sih yang
perlu kita pecahkan
ini tadi, kalau pattern recognition kan
tadi kita udah merumuskan
kan ya
kucing itu seperti apa?
punya mata, punya buntut, punya bulu
suka ikan
bisa meleung
masing-masing kucing punya
karakter khusus
misalnya bulunya warnanya hitam
pututnya panjang, dan lain-lain
kita, oh
kalau kita mau menggambar
kucing, konteksnya mau menggambar kucing
gak perlu mikir bahwa
kucing itu bisa mengeom
dan
oh penting, kalau bulu penting
tapi kita
bisa mengabaikan bahwa kucing itu
suka makan ikan dan bisa mengeom
karena ya kita cuma
yang penting cuma
tahu bahwa kucing itu
punya mata, punya bulu dan
punya buntut, punya ekor ya kan
kalau kita gambar
iya, kayak gambar itu
kayak pelajaran menggambar
burung hantu
mulai dari buletan 1, buletan 2
tiba-tiba jadi
memes itu kan
iya, jadi abstraksi
kita gak mikirin
kayak gimana itunya basic
strukturnya tuh apa dulu gitu ya
itu mungkin dekomensisi ya jatuhnya ya
masih kebalik-balik ya
itu dekomensisi sih ya
oh kepalanya bulet
masih bingung
ya
sebenarnya gabungan sih itu
ya benar sih contoh disini
kalau kita gambar kucing ya kita gak perlu tahu
suaranya kayak gimana
karena kan ini menggambar
bukan menirukan
kalau misalkan kita disuruh
menirukan suara kucing baru
oke, kalau
prakteknya di dunia nyata
kenapa penting? karena
biar kita punya gambaran seterlumnya
apa sih masalahnya
nah kayak kalau gambar kucing itu tadi
ke-distract kucing suka makan ikan kan
itu kayak
men-distract kita dari kita perlu
gambar kucing kan, kita perlu gambar
matanya, kita perlu mewarnai dengan
warna bulunya, perlu gambar
ekornya
yaudah kita gak usah mikirin
bunyi apa suara kucing sama
makanannya
nah ini membantu kita form idea
jadi kita punya gambaran
tentang masalahnya
gambaran ini dikenal sebagai model
nah ini menarik sih
ternyata ada
penggunaan istilah model dalam
konteks kayak gini
nah terus kalau kita tidak
meng abstraksi, kita bisa berakhir
menggunakan solusi yang salah
karena kita tidak menyelesaikan
masalah sebenarnya
contohnya tadi ya
kalau kita tidak abstraksi
kucing tadi
akhirnya kita lebih fokus
kepada oh kucing suaranya begini
dia makan ikan
gak ada hubungannya sama
menyelesaikan pekerjaan kita
yaitu menggambar kucing
jatuhnya jadi
itu ya
terdistraksi ya
dengan hal-hal yang sebenarnya
tidak penting untuk saat itu
untuk memacakan masalah yang
yang beneran harus sekarang kita
handle
nah next page
how to abstract
ini tadi
kita mengumpulkan karakter-karakter
umum yang kita
perlukan
terus kita hilangkan
detail dan karakter yang
kita tidak, yang tidak kita
perlukan
oke, ketika kita mau
bikin kue
ada karakter yang umum
yaitu butuh
resep
setiap resep ada
kuantitasnya
beratnya berapa gram
berapa liter air
berapa sendok
gula garam dan lain-lain ya
sama untuk masak
ya butuh waktu memasaknya
berapa lama
nah cuma disini ya kita fokuskan kan
general patterns-nya kan
kita belum berpikir
bahannya apa
tapi kita tahu satu kue
bisa punya
beberapa bahan
terus masing-masing bahan
punya kuantitas
terus masing-masing kue
perlu waktu tertentu untuk
memasak, nah ini kan kayak
udah masuk data relation ya
pas baca ini sih kepikirnya relation sih
kayak satu user
bisa punya banyak post
ya benar benar benar
terus satu post bisa punya
banyak komen, nggak penting komennya apa
dari siapa ya
terus mungkin satu post ada titlenya
ada bodinya, ada image-nya
mungkin bisa punya banyak image
tapi hanya punya
satu featured image atau main image
misalnya ya misalnya
modeling data ya data modeling ya
pas liat ini langsung dibayang itu sih
cuma kan kita nggak perlu yang detail-detail
banget ya apa
eventually ya kita bakal nentuin lah
misalnya apalah gambarnya
formatnya harus pengen
maksimal ukuran gambarnya berapa
tapi kan kalau di tahap
ini ya nggak perlu
jangan sampai situ dulu kan
yang penting kita menjabarkan dulu user-nya
bentuknya kayak gimana
pos, masing-masing pos bentuknya
kayak gimana dan seterusnya
iya
lanjut, creating model
ngambil
nah ini udah masuk data model kan sebetulnya
a model cap
would be any cap
cap model
nah tapi nggak spesifik
entah mau
buntutnya panjang atau nggak
bulunya panjang atau nggak, model itu
mewakili ya kucing
mana pun
kucing dari
ya kucing jenis apapun ya
cuma ini nggak detail banget sih
ya apapunnya perkenalan sama
konsep data model
ternyata kita mendapatkan suatu model
itu dari proses abstraksi
ya setelah sebelumnya dikomposisnya
pattern recognition
lalu abstraksi kita bisa
merumuskan suatu data model
next, algoritma
algoritma sebenarnya adalah
plan
atau step by step instruction
to solve a problem
atau prompting
dengan sekarang istilahnya
instruction adalah prompting ya
atau step by step sih
sebenarnya ya, step by step
iya, jadi bisa
di reproduced able ya
kalau misalkan ada bugs
itu kan biasanya kita kasih list
buka browser
buka website ini
trus pencet login
trus login modelnya
nggak keluar misalkan
jadi supaya bisa dicoba
di komputer yang lain
dengan step yang sama
sehingga kalau ada bugs
dia bisa tahu
problemnya ada dimana
nah kalau kita buat
program, kita menyuruh
komputer melakukan suatu
terus menyuruh langkah demi langkah
biar bisa tahu langkah-langkahnya apa
perlu direncanakan
untuk merencanakan
langkah-langkah instruksinya itu
kita menggunakan algoritma
tertentu
jadi merasa belajar
computational thinking ini
jadi penting banget ya kalau di dunia
coding agent saat sekarang ini
di era AI ya
itu sebenarnya pertanyaan saya berikut
implementation detail
udah dikerjain oleh
AI nya, tapi kalau untuk
ini nya kita harus control
sedemikian rupa
ternyata berhubungan ya
apa yang kita lakukan
bersama AI
maksudnya kita
suruh dia oh planning dulu sebelum
kamu coding kamu planning dulu
nah disini udah ada ternyata
dari dulu ya kita nggak tahu aja
kalau problemnya
masih besar segelung dong
tanpa dipecah-pecah tiba-tiba kita suruh
yaudah kerjain dashboard
buatlah aplikasi
one shot ya
dia halusinasi
ngabisin doken
ngabisin wiki
wiki usage nya
ya paling dia
nanya balik atau
mungkin kalau sekarang
dia kan cukup proaktif kan buat nanya
kalau dia nggak jelas kan mungkin kita
bikin aplikasi seperti
toko ijo
jangan nanya
bikin aja gitu
dia bikin kayak gimana jadinya
mungkin dia hanya bikin
satu halaman doang
yang isinya gallery jualan
udah gitu
ya atau dibikin semua cuma
jatah topeng kita habis semua udah langsung
ternyata dia bisa bikin
24 jam kelar
kita yang kaget kok bisa ya
ternyata dia masuk ke
dia langsung masuk ke
ke servernya toko ijo
ngambilin semua
code base, ambil gitu
nggak lah dia scraping
jadi tujuannya planning adalah
menyelesaikan masalah dari
satu masalah
mencari solusi
atas satu masalah
untuk memastikan hasilnya
sesuai dengan
langkah-langkah untuk mecahkannya
bagaimana kita mau
merumuskan langkah-langkah
untuk mecahkan masalah itu
ya ini lebih ke
kita udah cari solusi dengan 3
tools tadi
nah sekarang saatnya ditulis
langkah-langkahnya
karakter terakhir
algoritma tuh harus jelas
terus harus jelas mulainya dari mana
terus selesainya dimana
di tengah-tengahnya instruksinya apa saja
ini diagramnya namanya flowchart
iya ada nanti
ini kalau temen-temen mau
mau looping
raf wigun harus begini nih
harus starting pointnya jelas
finishing pointnya jelas
instruksinya jelas
kalau nggak dia looping terus
iya kalau nggak dia looping terus
nggak tau garis finishnya mana
ini akhirnya apa
apa yang membuat dia berhenti looping
nah ini adalah shadow code ya
biasanya ini dilakukan
sebelum kita
coding
ya itu biar memperjelas
langkah-langkahnya apa
sebelum detail implementasinya
sintaksinya kayak gimana
definition, variable kayak gimana
sebelum masuk kesitu, ya shadow code itu
untuk menjabarin langkah-langkahnya kan
nah ini itu paling atas
jadi untuk merepresentasikan suatu
algoritma, yang kedua bisa pakai
shadow code, bisa pakai flow
diagram, nah ini contoh
flow diagram
shadow code bukan programming
lanjut ya
kita belum pernah coba ya, shadow code
kirim ke AI
pasti lebih akurat hasilnya
ya jadi bagus
terus shadow code nya siapa yang
generate? AI juga
AI juga
iyalah dari plan sampai
casting semuanya AI
yang buka
yang access juga agent sekarang
bukan manusia user nya
AI juga
kita nyantai-nyantai
aja ya
ini flow diagram
diagram alur
udah tau lah ya
ini sih basic ya
ini buat
anak-anaknya tempe
ini if, gitu kan
iya
ini juga bisa dibuatin sama
apa AI assistant
mermet, mermet
paling senang deh, cuma kalau
kalau nggak pakai mermet kan, pakai asci
pakai asci sekarang
pakai SVG
bisa nggak dia ya
nggak bisa
dia pernah, gue suruh
convert SVG, terus dia
stress, ngeluping
stress, waduh
ya kira-kira gini ya
tapi SVG nya ribet ya
ribet
oh berarti
yang apa
LLM yang disuruh
gambar lika nextpeda itu
ribet ya
emang sengaja dibikin ribet ya
buat ketes ya
itu ngetes hal yang dia nggak punya
training dia tentang itu kan, dia nggak punya konsep itu
bisa nggak
kalau itu contoh apa ya
pikir yang
interpolasi kali ya
kita kan tau ikan, kita tau sepeda
pelikan ya, burung ya
burung pelikan, tapi
nggak pernah ada data
training datanya nggak mungkin ada
pelikan naik sepeda, nggak tahu ke depannya ya
kalau banyak orang ngeposting
di blok gambar pelikan
pelikan itu
pelikan itu yang bawa bayi
itu kan
itu babong, dan kita pernah bahas ini
asli
pertanyaan sama
itu bango
oh pelikan
stork
yang bawa bayi itu stork
ya itu pokoknya pelikan naik sepeda
training datanya nggak
mungkin ada, nah bisa nggak
si LLM nya bikin
naik sepeda itu apa kan harus punya kaki
nah itu kan berarti apa ya
decomposition ya
nah
padahal pelikan nggak punya kaki, gimana caranya
biar bisa naik sepeda kan harus punya kaki dan punya
tangan, nah itu
menguji apa, menguji
kemampuan ya, menguji kreativitas ya
kreativitas
ini buat psikis atau core
konsep, core konsep ya
psikis itu berarti apa, psikologi
nggak tau
mental model, mental model maksudnya
mental model ya
pola pikir, pola pikir
ini temen-temen udah pada tau ya
ternyata banyak yang perlu di pelajarin ya
sebelum modingnya sendiri
iya ini hal yang perlu dipelajarin
sebelum moding, betul
terus pertanyaan saya berikutnya adalah apakah
konsep
computational thinking ini tetap
relevan di AI, udah terjawab lah ya
oh bentar, masih ada satu section
ada satu section lagi
menarik
tapi ini kayak bonus track-nya
gitu loh
bukan bagian dari si AADP tadi
tapi ternyata ada
evaluasinya, menarik sih ini
insight-nya
mana-mana-mana
balik aja ke computational
infogan, infogan
oh, dimana sini
balik ke home page-nya aja tuh
computational thinking, ya
paling bawah, paling belakang
oh ada EFAL-nya
tapi sebenarnya kayaknya secara resmi
bukan bagian dari 4 proses itu deh
soalnya tadi grafiknya juga kan cuma 4
tapi maksudnya
tips aja mungkin bagian
dari workflow-nya
begitu kita sudah mendesain
suatu solusi menggunakan
computational thinking
kita harus menguji dulu
apakah fit for
propose, apakah tepat
oh jadi
dari 3 itu, terus kita bikin
algoritmanya, algoritmanya cek
valid atau enggak
gitu ya
apakah mudah
dimengerti, apakah
kalau mudah dimengerti ini adalah
bagian dari dekomposisi
dipecah-pecah dengan baik
apakah lengkap
ya, lengkap, berarti ini
udah dilihat dari segala sudut
ya kan
kalau efisin atau enggak
itu biasanya berhubungan dengan
making the best use of
available resources secepat
mungkin, atau apa
ya, space complexity-nya
ada constraint biasanya ya
apa, time complexity ya
time complexity
space complexity serendah mungkin
ya itu tadi
misalnya cuma bikin crude
crude app, dashboard
tapi pakai open cloud, pakai
agentik, pakai apa, maksudnya fitur-fitur
yang rumit
agentik sih wajar ya, cuma maksudnya
mungkin fitur apalah yang
aneh-aneh
cuma biar bisa masukin di LinkedIn
pernah pakai library ini
hype ya, hype driven development
ya, physical thinking
physical thinking itu
gimana ya
nggak ngerti, berpikir
secara fisik gitu ya
berpikir sambil
sama ada caranya
physical thinking
ini computational thinking
jadi berpikir
computational thinking itu
itu bukan komputer ya
maksudnya ya, bukan hanya komputer ya
bukan komputer mesin, tapi
itu kan sebetulnya
menghitung ya dulu
memproses lah ya
tapi ini oleh manusia
mengolah
bukan hanya mesin, tapi juga
manusia, juga bisa mengerti
apakah memenuhi
kriteria yang
diberikan
nah, kalau algoritmanya
sudah menuhi, berarti
apa, lanjut
bisa ditimb langsung
nah, ini kalau di
co-code atau di coding assistant
apa, switch to coding mode
sebelumnya kan plain mode ya
nah ini
oh, plain mode nya di review dulu biasanya
review dulu, iya kan, betul kan
berarti, tools itu
semua pakai ini ya
pakai workflow yang kayak gini
berdasarkan computational thinking
jadi, sebelum
teman-teman menggunakan agentic
coding tools
belajar computational thinking dulu
supaya tidak terjadi seperti
yang di sebelah kanan
marah-marah sama AI
marah-marah sama AI
token nya habis
usage nya habis seminggu ke depan
iya, marah-marah sama
dimarahin sama bos
token nya habis
iya kan gak bisa kerja alasannya, kenapa kamu gak kerja
token saya habis
gak bisa coding sendiri
gak bisa coding seminggu
kenapa ya?
nunggu token reset
iya, nunggu token reset
kenapa kita butuh
evoluasi dari masalah
apa, solusi yang kita
ciptakan
kalau gak di evoluasi, kita gak tahu
bener atau salah
mencari masalah
mencari solusi ya
karena pengen tau apakah
solusi yang kita buat
mengecahkan masalahnya gak
beneran
it can be tempting to miss out the evaluating
oh, jadi ternyata
umum, kalau kita udah menentukan
solusi, terus kita udah menisahin algoritma
udah gak sabar, pengen langsung
eksekusi, kayaknya kalau AI
model nya yang murah-murah, itu tuh
tiba-tiba nge-switch kan, langsung
tiba-tiba langsung moding aja
oh kayak kemini kemarin ya
kaya gue kemarin
langsung di play ke main branch
nah, tapi ini dibunt nih
tanpa evaluasi
kesalahan-kesalahan dalam
algoritma yang sudah didesain
itu bisa tiga terdeteksi
nah, terus, kalau gitu
program nya tidak bisa mempecahkan
masalah dengan baik, dengan benar
ya, misalnya kalau
apa, solusi dari pertanyaan
gimana cara menggabar kucing
dibikin, tapi, apa
tidak dibikin dengan baik
nanti hasilnya kucingnya
seperti anjing
kayak lagu
pd baik
apa itu?
yang mana?
dia punya anjing, diberi nama kucing
lagu apa itu?
oh, nggak pernah tahu ya
kirain yang lagu pengen jadi polo
tapi dia laki-laki
ya itu beda lagi
orientasinya
beda itu
apa, solusi yang salah
itu kayak gimana sih
maksudnya kenapa, solusi bisa salah
itu contohnya
tidak fully understood
tidak dipahami dengan sepenuhnya
berarti itu salah dalam proses
decomposition
atau, jadi, apa
tidak dipahami seluruhnya
atau tidak lengkap
ada bagian-bagian dari problem yang
ketinggalan
kelewat
atau inefficient
terlalu rumit, atau terlalu panjang
terlalu panjang jalan nya
tidak memenuhi
material desain awal
dimintanya apa, dibuatnya apa
next
ini
penjelasan
yang empat tadi ya
misalnya, dikumpusnya
tidak betul, tidak lengkap
ingredient
1, 2, 3
itu kan array
satu buahnya bisa punya banyak
ingredient, how much
when to add
ya, ada how much
ada kapan
dimasukin gitu ya, gak bisa kita langsung
masukin semuanya, langsung gitu ya
tapi ternyata
kesalahannya adalah
equipmentnya, ternyata itu
equipment part is not properly
broken down, or decomposed
peralatan itu apa
nah, kalau kita membuat
algoritma, ternyata
equipmentnya pun harus
di breakdown
itu, terus
apa, the algorithm
will say what equipment is
needed, but not how to use it
jadi, algoritmanya nanti
cuma bilang, perlu pisau
perlu oven, perlu, dan lain-lain
tapi, gak lengkap instruksi
ini, peralatan ini
itu buat langkah yang mana
jadi, bisa saja
orang yang bikin akan
menggunakan pisau untuk
mengukur jumlah tepung
atau
menggunakan, apa, kocokan
untuk memotong tega
nah, jadi gak bisa
berjalan dengan baik, berarti
ternyata equipmentnya harus
di breakdown juga
berarti, kalau ketika
kita mendesain algoritm atau mendesain
solusi itu, kita harus berasumsi
bahwa orang ini gak tahu apa-apa
gitu ya
ya, komputer kan gak tahu apa-apa
kalau gak dikasih tahu
kalau kita berasumsi bahwa
dia pernah masak
gak mungkinlah dia ngambil
gula pakai pisau kan, pasti pakai
sendok kan, itu gak perlu dibahas
gitu kan, udah jadi
rahasia umum gitu, tapi kalau kita
asumsi bahwa, dia gak pernah masak
dia gak pernah kedapur sebelumnya
atau dia alien, gak tahu
masak-masak
atau dia LLM agent
yes, betul sekali
tapi
ada ini juga loh
ada
terlalu verbose juga
jadi rusak juga
jadi terlalu panjang, iya, betul-betul
iya
kalau kita memasak
kalau ini kan sudu example ya
maksudnya kita gak bakal bikin ini
cuma buat bikin kue kan
cuma mungkin
apa ya, misalnya
gue kebayangnya kayak multi-service ya
misalnya Google
satu login sistem
bisa buat Gmail, bisa buat Google Drive
bisa buat apa, mungkin
ya perlu, tapi mungkin
ada hal-hal ya, ya atau misalnya
user biasa, atau user workspace
yang custom, itu kan privilege-nya
lain-lain, tapi kalau misalnya kita gak
breakdown dengan betul
kan itu bisa jadi kayak gak spesifik kan
ada hal yang bisa diakses
oleh user yang tipenya
workspace, work price
commercial, ada yang
gak misalnya
kalau di real life
use case-nya kayak gitu kali
membreakdown hal-hal
yang gak obvious
membreakdown hal-hal
yang tidak obvious, iya
jadi tergantung
level-nya juga ya
target audience-nya kali ya
target audience-nya ya
kalau kita misalkan
mau
presentasi ke
misalkan ke meet-up
atau ke acara conference gitu kan
kita biasanya cari tahu dulu kan
kita tuh presentasi di depan
siapa? Kalau di depan
developer ya kita ngomongnya
teknis gak apa-apa, tapi kalau kita
ngomong di depan orang bisnis
atau non-technis ya kita gak bisa
menyebutkan jargon-jargon
yang mereka gak kenal
gitu kan, jadi tergantung
sudut pandang juga, tergantung audience
yang kita target juga
atau mungkin kalau contoh yang lebih mirip
sama ini, buat bayang
misalnya kita satu
codebase, misalnya
online store lah Ikea atau semacamnya
gak harus Ikea lah, pokoknya online store
tapi di deploy di berbagai
negara, terus masing-masing negara
ternyata punya
cookies requirement
atau data privacy sendiri-sendiri kan
nah ini
kayaknya gue bayanginnya
apple-to-apple sama equipment itu deh
kalau misalnya kita bikinnya cuma
satu
pokoknya cookies policy
satu, bisa aja
di masing-masing negara kan
ada syaratnya kan
maksudnya kayak hal-hal yang dikasih tahu
jadi kalau jadi PR kan
kalau gak salah cookies-nya namanya apa aja
kayak prefix-nya apa itu dikasih tahu
terus apalah kayak info
tentang cara menghapus
request data deletion
harus ada, tapi di negara lain gak ada
nah itu kalau kita gak
kita cuma bikin kayak satu
satu template buat semua
kan gak bisa
all right
next, kalau gak
complete
kalau gak complete makanya lebih
yes ya
iya
complete itu artinya
selesai sampai akhir gitu ya
gak berhenti di tengah jalan gitu ya
iya jadi kayak ada hal yang
missing itu maksudnya kita gak bisa
menyelesaikan proses bikin kue
kalau gak dikasih tahu
dimana membang
apa pemanggang ya
pemanggang kuenya pake apa mungkin ya maksudnya
terus suhunya berapa
kalau misalnya
harus pake open atau pake compor
atau pake apa terus
suhunya berapa itu kan
hal yang penting yang tidak boleh
gak boleh missing
jadi looping ya
ini maksudnya evaluasi ini
di tahap akhir ngeloop
terus balik lagi ke
awal kayak
setiap awal lagi
jadi full circle
gitu ya
jadi kayak kita
walk back kalau kita lakuin
semua langkah-langkahnya itu ada yang
kurang gak ternyata ada yang kurang ya udah
balik lagi
boleh tanya out gak
boleh silahkan ini kita juga
nanti mau jawab pertanyaan
dari Amang Li ya yang jagoan-jagoan
remote kita ini
siapa tau ada tips
TV
remote TV
remote remote TV
remote AC kali
kok TV sama aja sih
ok lanjut
tidak efisien
itu contohnya apa ya
tidak efisien
solusinya tidak efisien
permasalahannya bisa selesai
tapi bertelit-teli
terlalu panjang jalannya
nah ini tadi kalau big
onotation itu kan mengukur
time space complexity
nyambungnya ke situ ya
ini kalau contoh ya
sudu example bikin gue
ambil bahan satu ke lemari
terus diproses
abis itu ambil bahan kedua
ke lemari lagi
ambil diproses
kenapa gak sekalian pertama diambil semua bahannya
ok
ok
nah ini kan lebih simpel ya
ingredients
maksudnya apa namanya
langkah-langkahnya jadi lebih
pendek ya gak pendek sih
cuma ini kan
di
dimampatkan gitu ya
ya lebih simpel
tadinya ada 9 langkah
kalau dipanjangin
kan sebenarnya ini looping kan
cuman
ya cuman level loopnya itu
tadi kan kalau yang contoh
pertama loopingnya
di level yang salah maksudnya jadi 9
langkah padahal hal yang sama
bisa dicapai dengan 5 langkah
kalau loopingnya cuma di
begitu sampai lemari buka pintu lemari
ya loopingnya cuman ini mengambil
ingredients nya kan
oh iya ini
yang penting tujuan akhirnya ini sama
ya ini kaya apa ya kaya tadi ya
abstraksi atau
pattern ya pattern
ini polanya sama nih sama-sama pick up
sama-sama go to cupboard cuman beda ingredients
doang
ternyata semua ada di cupboard kita harus
analisa dulu kan kecuali bahannya
pisah-pisah tempatnya ya
itu mau gak mau ya harus
ngambilnya berkali-kali tapi ternyata
di satu tempat oh bisa nih bisa
diginiin aja bisa dijadiin satu
aja ya
iya iya iya oke
ini efisiensi ya
efisiensi
oke kita lanjut
nah kalau ini
juga cukup jelas ya disuruhnya
bikin apa disuruh bikin ai ya
iya
solusi yang tidak
menyelesaikan
masalah
karena kita
iya karena kita biasanya
tidak menemukan
masalah yang sebenarnya
jadi masalahnya cuman bagian
kulitnya doang ada masalah ini
diselesaikan ternyata
kok masih kejadian
gitu
karena kita kurang reset
lebih dalem gitu biasanya sih
masalahnya terjadi disini
karena solusi tidak menemukan
kriteria desain asli
itu tidak
benar-benar apa yang diperlukan
ini lebih ngaco lagi ya
apa yang diminta sama
apa yang dibikin itu beda
iya maksudnya sebagus-bagusnya
kan kalau yang tadi yang 3 sebelumnya
kan karena masalah kayak ada yang kurang
atau nggak lengkap atau kurang efisien
nah kalau ini kasus terakhir kan
udah lengkap, udah efisien
udah bagus tapi ternyata
yang diminta bukan itu
sama juga boong
oh ini sering kejadian ya
dengan apa
request biasanya dari klien
saya pengen bikin gini gini gini gini cuman
karena dia kurang bisa
menyampaikan dengan teknis
sementara kita juga
tidak bisa menangkap
kita berasumsi mungkin ya
maksudnya begini
maksudnya begini akhirnya kita bikinin, nih udah jadi
bukan gini maksud saya
bukan maksudnya ya itu
karena abstrak kan
terlalu abstrak ya
itulah tugas
PM, itu orang product
atau project manager
terus macamnya
bisnis lah, orang bisnis
iya harus ada apa ya
iya orang bisnisnya harus
menterdimahkan
ya itu
requirement gathering-nya dulu kan
oh butuhnya ini
tapi kadang-kadang juga si
orang yang
ingin menyelesaikan masalahnya dengan
membuat aplikasi contohnya ya, ini contoh
spesifiknya, itu juga kadang-kadang
dia nggak tahu itu
beneran masalah dia atau bukan
tugasnya kita sebagai
yang menggali itu supaya gimana
masalah sebenarnya apa sih
itu tadi dia seller
individu, dia cuma pengen bisa
menjual barangnya, tapi dia bilangnya pengen
bikinin kayak tepat dong, karena dia
taunya itu
taunya itu betul
padahal sebenarnya
cuma butuh dikatalog
bisa detail itu ya, iya
betul, cuma butuh dikatalog
doang
nggak pakai doang sih, cuma butuh dikatalog
oke
terakhir, how do we evaluate our
solution, gimana caranya
mengevaluasi solusi kita
kayak tips-tipsnya
apakah make sense
masuk akal atau tidak
if you still don't know
kalau masih nggak tahu
gimana cara melakukan suatu untuk mempecahkan
masalah
kita harus kembali
di composition, kita harus
memastikan masalahnya
sudah dipecah-pecah dengan benar
apakah solusinya men-cover
semua bagian masalah
oh, ini sebenarnya yang kayak
ini di-pairing sama yang tadi ya, kayak
nggak lengkap, berarti kita harus
apakah sudah men-cover semua
masalah
kalau belum, tambahkan lagi
sampai lengkap
apakah solusinya ada
repetitive, ada task yang
repetitive, kalau
ada, bisa nggak
dikurangi repetisinya
jadi kayak harus, ya benar nggak lupa ya
kayak rafligum
iya iya iya, benar
balik lagi ke
berarti kita harus kembali, misalnya ada yang
repetitive, yaudah kita balik lagi
kita benerin hal-hal yang repetitive
sampai solusinya efisien
nah, begitu, udah senang
kita meminta teman
untuk memperiksa
review, peer review ya
peer review
untuk mencari
celah dari solusi
yang kita buat, kadang-kadang
kita tidak bisa melihat
kelemahan dari solusi yang kita buat
ada bias ya, bias
sudut pandang
terus dry run
ini sebetulnya malah kayak testing ya
kayak unit testing, testing
iya
iya, testing lah punya, ada expectednya
itu kan, yang tadi
misalnya apa, ngecek umur
coba kita masukin 75
betul atau nggak
outputnya betul atau nggak, berarti ini kan
test kan, kayak masa kita expectednya
apa, terus kita bandingkan
kita bandingin sama outputnya
oke
itu kan selesai
selesai
ya ini, masa computational thinkingnya
selesai, nah ini jawab-jawabin
pertanyaan lah
ini, habis ini
perlu bertapa
untuk menjawabkan itu
apa maksudnya, untuk computational thinking
habis ini bertapa
bertapa, ya
ada bukunya yang bagus
atau nonton
videonya Pak Dika, juga bisa
di Indonesia sendiri ada
buat latihan itu ada bebras
iya itu lucu deh
apa slogonya berang-berang
yang slogonya
go ya, kayaknya, slogonya go lang
oh iya
beafer, cover ya, berang-berang itu beafer bukan
oh iya beafer ya
oh bukan kapibara ya
bukan
kapibara itu mammals bukan sih
penggerat
penggerat kan
mammalian kan
oh iya, mammalian
mammals
ini bebras
ini adalah inisiatif
dari
Bu Inge ya, Almarhum ya
sorry kalau salah
kayaknya, iya
salah satunya, yang
menginisiasi
ini international kan ya
oh bebras.
yang indonesia ada
bebras indonesia
bebras indonesia
bebras itu artinya
berang-berang
dalam bahasa wikwoni ya
oke
aktivitas ekstrakulikuler
yang mendekati kemampuan problem solving
berpikir
komputasional, oh bahasa indonesia
berpikir komputasional ya
disini ada soal-soalnya, dia ada
kompetisinya juga, ada untuk
SD, SMP, dan SMA
tapi ini
lebih kayak melatih ya, belum
maksudnya belum kayak ya, kompetitif
programming gitu, tapi nggak selangkah
apa kayak, lebih kayak teke-teki yang
kalau tes IQ itu loh
iya, tes IQ
tapi kan maksudnya itu melatih cara pikir
terstruktur ya
iya, makanya ini kan komputasional
di pelajari sebelum kita coding
sebelum kita belajar coding maksudnya,
belum belajar programming, ini dulu
jauh sebelum kita
justru dari SD dari kecil
iya, anak SD sekarang
pinter-pinter ya, atau maksudnya
ini di lapangan beneran
anak SD pada umumnya
tuh pada bisa gini, atau konsep doang sih
agak penasaran gitu
tidak semua anak SD, tidak semua anak SD
yang, ini soalnya ada
ada kompetisinya
yang berujung di olimpi ada
olimpi ada komputer
penuh
iya
tuh, disini ada, ada contohnya nggak ya
yang tau
ya, temen-temen coba
atau ada latihan bebras.order.id
latihan ya
ini harus login
harus login
mana soal, contoh-soal
contohnya di download aja
contoh soal nggak ada tadi
oh, umuku
mana contoh soal ini
oh, discord
berang-berang
berang-berang mempunyai sistem
berpakaian yang kompleks
menentukan penampilan
kombinasi dari pakaian
manfaatkan gambar yang diberikan
untuk menentukan aturan berpakaian yang benar
berang-berang yang mana yang tidak
berpakaian seperti aturan berpakaian
big tail
yes, berarti buntutnya harus besar
itu decision tree-nya
bahwa glosses
yes, harus pakai kacamata
celana warna biru
ya
itu ABC itu harus dibahas tuh
yang mana jawabannya yang mana
yang salah ya
yang pertama betul
yang pertama betul
karena pakai celana biru dan
topi kuning
nah, terus kita lihat yang
big tail, yes
glasses
yes, yang tebu itu pakai
kacamata nggak sih nggak kelihatan
glasses
nggak, nggak pakai
eh, berarti salah dong
kalau pakai, oh, glasses no
glasses no, green shirt
yes
brown trousers
brown trousers, berarti betul
eh, berarti yang pertama
yang pertama salah ya
kalau nggak pakai kacamata
pakai, yang pertama pakai
kacamata, oh, dengan merah
oh, berarti betul nggak kelihatan
layarnya kecil
yang pertama betul, yang kedua
juga betul, abu-abu kan
celananya atasannya
celananya cokelat
celananya cokelat, cokelat brown, sorry
terus, topinya biru
eh, salah dong, berarti
mungkin B, yang B salah ya
yang C, oh, B salah
yang C coba, big tail, yes
glasses, pakai kacamata nggak tuh
nggak, nggak kayaknya
glasses no, berarti green shirt
harus pakai
kaos warna hijau
yes, brown trousers
no, yellow hat, yes
harus pakai topi warna kuning
betul, berarti ya, maksudnya sesuai
sesuai aturan
yang ini, yang ini kecil
big tail, no, berarti
big toe, giginya besar nggak sih itu
besar, besar kayaknya
eh, nggak kelihatan giginya
oh, ini
itu gigi bukan, yang putih
kalau kurang berang-berang, kecil jangan
standarisasi fisik berang-berang
oh, digedein semua
sorry, saya udah ketahuan jawabannya
yang lain
yang lain juga gede kan
oh nggak ya, kecil ya, kecil
kecil ya, kecil
blue hat, berarti new hat
harus pakai warna biru, berarti B
sesuai, berarti nggak sesuai B ya
berarti B, udah kelihatan tadi
jawabannya
tapi maksudnya, kalau kita ngajarin ke
murid atau anak atau siapapun
itu kan, ya kalau ini
contohnya gampang ya, cuma
apapun kan, berarti, harus runet
satu per satu kan, itu kayak kondisional kan
apakah, ini misalnya
contohnya besar, yes atau no
itu kan, kita nanti bikin
kita bikin
if-else atau switch case kan, pakai
kayak gitu juga kan
oh, dibalik ya
kita nggak bikin decision tree, tapi
kita menjalankan
apa, decision tree-nya dikasih
terus kita
mencoba untuk
membaca decision tree itu
disesuaikan sama case ya
mencoba dengan case output-nya
mana output yang betul, mana output yang salah
ini anak SD loh
ini informatika
ini informatika
oke, cukup, cukup
eh, tadi kayaknya
dijawab itu
oh iya, lupa
iya maksudnya, sekarang kita menjawab
soal
menjawab
komentar-komentar
tips dan trik, cara cepat, keterima
nggak ada yang cepat, harus
semua harus lewat proses
karena
gagal
di technical terus sudah 5 kali
ada feedback nggak?
minta feedback dulu
feedback-nya dimana, iya, eval-eval
eval
sama mungkin
meneliti itu kali ya
jenis tempat yang kita apply
dia carinya kayak gimana
cuma agak susah
kalau daftarnya yang
sekelas strong gitu, ya udah
itu kan mereka buka terus, maksudnya
dan posisinya banyak banget
kita gagal kan, gagal aja kan
tapi kalau misalnya apply-nya ke tempat yang
lebih kecil dan industri
spesifik, itu kan biasanya
ada karakter atau mungkin text-text
atau mungkin apalah yang mereka suka
maksudnya kita bisa, kalau agensi
yang kecil kan kita cek aja tuh
di portfolio-nya
mereka biasanya bikin kayak gimana sih
ya udah, contoh
karya kita, contoh portfolio kita
mirip-miripin, nah lagi-lagi
itu mungkin apply ke
satu jenis sempat, tapi kalau apply ke tempat
yang lebih besar
atau lebih nggak apa
contoh perjaannya
diprotekin di IA atau apa, ya kan
belum tentu bisa
jadi mohon maaf, kurang bisa
kasih tips-nya
full-proof
banyak latihan
supaya nggak gagal
ini berarti
ini berarti udah
secara kultur udah cocok
mungkin sama SR-nya udah lewat, tapi
teknikalnya gagal ya, gitu ya maksudnya
kalau teknikal itu di
SE ya, ya kalau di SE
berarti tatsΓ€chlich
kalau misalnya
gagal sekali di kampanye itu
bukan berarti nggak bisa apply lagi di kampanye
yang sama itu kan
jadi kalian punya, kamu dapat
ini juga kan, dapat kisi-kisi
udah pernah ya
terus yang mau ditest
kayak apa, jadi udah siap
udah siap, udah lebih siap lah ya
di testing kedua ya
kalau gagal 5 kali di tempat yang berbeda
ya udah, balik aja ke yang pertama lagi
looping
di Ralphie gue
tapi dengan punya pengalaman
yang pertama, udah tahu
apa yang mau ditanya
oh, tapi jangan lupa
feedback-nya harus ditanyain
saya kurangnya dimana, apa yang menyebabkan
saya gagal atau belum berhasil
dari situ dipelajari, kalau looping-nya
dengan atem yang sama mah
hasilnya juga tetap sama kan
jadi kita pelajari apa yang kurang misalnya
oh kamu fundamental-nya kurang ya udah
kita perkuat di fundamental
beberapa bulan kemudian kita coba apply lagi
kalau boleh, gitu kan
kalau dibolehkan
gitu kali ya
oke, pertanyaan kedua
kal
asde ini
data engineering ya?
tolong dikoreksi
kalau salah ya, data engineering
output akhirnya tuh
PM, project manager
apa better
as head of data
kalau kita dari pertama
sebagai data engineer
tanpa senior, better cari tempat
baru dengan matter, atau
itu bisa dipelajari dengan
jalannya waktu
gimana sih masnya
gaerti
pertanyaan pertama dulu ya
pertanyaan pertama, kalau data
engineer itu
career ladder-nya itu
jenjang career-nya itu
ujungnya PM bukan sih pertanyaannya itu
apa lebih baik, head of data
semua individual contributor mah bisa aja
kalau mau ngejar jadi PM
ya kalau mau
kalau ngejar gaji
kalau ngejar remurni finansial ya
kayaknya semua ujung-ujungnya
ngejar management kan, tapi ga semua orang cocok
ga semua, ga semua
ga sisa
individual contract itu sama
struktural itu berbeda loh jalunya
beda jalur
manager itu sebenarnya
bukan lebih tinggi daripada
individual contributor
individual contributor
belum tentu, tergantung
kalau perusahaan Indonesia mungkin masih ada yang
lebih tinggi, tapi
kalau di luar ya
kalau di luar itu ada 2 jarur
bagi saya 2 jarur
ya manager itu
buat asisten kita
temenin kita
buat unblocker
kita butuh apa
dia ga unblock
jadi kalau di luar itu
konsepnya ada 2 jalur
jalur technical sama jalur
managerial, itu 2
jalur yang berbeda
jadi kalau misalkan
Tias itu
lebih suka
di jalur technical
ini tergantung
perusahaannya juga ya, kalau ada 2 jalur itu
tapi kalau jadi satu ya
ga ada pilihan ya
kalau mau naik jinjang
atasnya manager ya
harus ada tim data engineering sendiri
kan kalau mau jadi head of data
ini kan asumsi nya
head of data engineering
nah kalau sebelumnya
biar bisa jadi head, harus ada tim
eksklusif
kalau sendiri jadi head of data ya
anggotanya sendiri
nah misalnya tim nya ternyata cuma
tech gitu kan bisa aja
di PC nya cuma tech
ya berarti kan ga ada spot untuk itu
berarti ga bisa
pertanyaan nih, kalau dari pertama
SDE tanpa senior
better cari tablet baru dengan mentor
atau bisa belajar dengan berbeda
tergantung si kamu
orangnya seperti apa
kamu suka belajar sendiri
ngulik sendiri atau mau diperintah-perintah
untuk belajarnya
sebenernya ada
ada plus minusnya ya
ya ada plus minusnya
plusnya kalau punya mentor
belajarnya lebih cepat
minusnya adalah kalau kita mau naik susah
tuh ada mentor dulu diatasnya
ga bisa langsung lompat kan, ngelewatin mentor kan
kita bergantung
kita nunggu, blokernya si mentornya
tiba-tiba naik, pengen jadi
pengen jadi PM
masuk ke management yaudah
yaa baru kita naik
tapi kalau misalkan diatas kita
ga ada siapa-siapa, jenjang hari kita
tuh bisa cepet
tapi belajarnya lama, ya itu tergantung
jadi
kalau bisa belajar sendiri dan punya
apa ya, punya disiplin
yang disiplin diri sendiri
yang cukup tinggi kayaknya
bisa belajar sendiri, tapi kalau misalkan
ga punya disiplin
terus ga suka
ngulik, kalau ga punya disiplin, baca
buku Atomic Habit
ya sebelum Atomic Habit
baca, apa, jangan lupa
Atomic Commit
Atomic Design juga
ya, semoga
membantu lah sedikit-sedikit ya
udah kejawab ya
kok gua curiga saran kita kurang helpful ya
gua agak panoh ya, maaf
bukan bermaksud ngasih saran
boleh, saran nya dicatat
abis itu nanti tanya sama orang yang lain ya
tolong di review nih, bener atau engga
karena kita bisa halu
kita seperti LLM, kita bisa halu
kita kan ditembak dengan
tanpa konteks ya
tanpa konteks ya, kita ga tau
si mbak Tias
Tias nya itu kerja dimana
terus kemudian
personalitinya seperti apa
karakter, cara bekerja nya seperti apa
kita ga bisa ngasih yang sesuai
tapi kalau mungkin kita
misalnya ketemu dimana
di Surabaya, pas lagi
DevFest, atau Google I/O
langsung nanya ya, saya kerja disini
personalitinya seperti karakter, saya sukanya
begini begini begini, dan saya dihadapkan dengan
masalah seperti ini, mungkin kita bisa
ngasih masalah apa
ngasih solusinya
lebih tepat
sekarang ngasihnya ya
bisa kiri dan kanan
iya
ok, lanjut
mau tanya saya lusan P.A.I, P.A.I itu apa?
saya sebenernya ga tau
saya ga tau tapi malu, mau nanya
kirain kalian semua tau
P.A.I
pendidikan agama Islam
saksikan anak Indonesia
saksikan anak Indonesia
pendidikan artificial intelligence
mungkin mungkin mungkin
apa nih
ikut bootcamp, saat ini jalan
1 bulan apakah bisa berkarir di
di IT kali ya
maksudnya ya
di NIT
lagi liat
yang dekat huruf N apa ya, M sama B
sama A, Y, D
ya bener, di IT itu spasi
mungkin maksudnya mungkin
kalau ini saya bisa jawab
saya bisa jawab
eka aja lulusannya bukan P.A.I
eka aja lulusannya
Sastra
bisa kok di IT
apa lagi kalian
kan sama-sama
bahasa
eka belajar bahasa manusia
sekarang kepake buat
buat nyuruh-nyuruh
prompting
ngomong-ngomong soal ini, show off dulu dong
sekalian kita pilih topik, show off
di topik ya
barang-barang kali
dibuat LLM
jangan, jangan
so bentar, teksnya ditanya satu lagi ini
kasihan dicuekin, dry run ini
konteksnya teknikal atau tidak
teknikal
bawahnya bootcamp
oh bootcamp
ada lagi
nggak bawahnya, dry run ini
konteksnya teknikal atau tidak teknik
kayaknya ya, ini tadi kan
udah ngomongin program ya
teknikal sih, teknikal cuma
sebenernya dry run itu kayaknya ya istilah
bukan istilah teknis sih
pokoknya kita coba aja jalan
atau nggak
dry run itu ini loh
kalau di dunia nyata namanya
general repetition
kirain, kirain lari kering
lari nggak keringetan
dry run
iya kan makanya belum keringetan
belum beneran di deploy kan
tapi kita jalanin dulu, kayak gimana sih
jalan, jalannya tanpa
gradirisik
gradirisik ya, gradirisik ya dry run itu gradirisik
betul, betul, betul
ya latihan-latihannya
konteksnya tidak teknikal
atau tidak teknikal, dua-duanya ya bisa ya
tapi lebih ke teknis sih
biasanya, itu bukan istilah
teknis, tapi
ya bisa diterapin ke
apa
diterapin secara teknis
ok, cukup, oh ada yang
tanya lagi
terima kasih Li Boys
cara belajar atau menyimpan
pembahasannya di dunia modding
menyimpan pelajaran atau pengetahuan gimana
ditulis di
notes, punya note system nggak
kayak obsidian atau notion
itu pakai second brain
second brain
cara menyimpan pelajaran
ya
ya di notes, take notes
kalau jaman saya
SMP itu
sampai ditulis guru
di papan tulis saya ikut catar
kita tulis, iya
terus besok pr-nya disuruh
iya
terus besoknya pr-nya itu disuruh
ringkas, halaman sekian
sampai sekian, iya
merangkum
itu penting sebenarnya, skill yang penting ya
eh tapi bentar
jangan dicatat tuh
bikin project, kalau nggak dibikin
iya, jadi dicatatan doang maksudnya nggak
nggak, nggak puasain nggak
itu tahu, tapi
saran saya sih kalau belum punya
jangan langsung
lompat ke second brain, jadi nanti malah
belajar second brain nya dulu
catat biasa aja
mau dicatat doang ringkas
balik ke jaman
dulu aja cara ngelingkas
iya
tulis dimana kayak di text file
di markdown atau dimana gitu ya
kalau emang
cocoknya sama building second
brain itu ya ya udah
asal bisa posisi
waktu saya kuliah
kulianya di teknik informatika
tapi laporan waktu itu
jaman saya waktu itu
laporan tidak boleh diketik
harus ditulis
harus ditulis semua
termasuk tuh kode-kode paskal
kode C++
saya bikin tuh
buka kurung, tutup kurung, titikoma
iya kita kompal di kepala
waktu ujian
kompalnya di kepala
tulis, tulis tangan
whiteboarding tuh di whiteboard beneran ya
kita dulu latihannya begitu
makanya ngelotok banget
itu kertasnya double folio
masih inget tuh saya kertasnya double folio
tuh 4 lembar itu habis
tulis tangan semua tuh
karena tulis lebih lambat dari ngepik
mungkin jadi apa, masuk ke otak kali ya
atas tulis
mungkin itu kali tujuannya ya
tapi terima kasih dengan teknik isabito
jadi saya berterima kasih ke cara belajar saya
di kampus itu
ok
ok, sekarang
mari kita lihat hasil dari LNN
kita launching website
yay
mana dia
silahkan
kalau ada yang mau kontribusi
ada github nya, eh kita belum taro ya di github nya ya
apa yang bisa ditunjukkan
selain isinya
adalah
diambil dari youtube
view transition
oh view transition, bentar nyalakan dulu
klik aja
klik aja di mana
kok gak bisa
gak bisa diklik
kok gak bisa diklik
oh udah
tapi kok
kok lambat
liat semua episode
oh udah bener kok
jangan-jangan di throttle itu
ini, bukan-bukan
apa namanya, belum diaktifin ini nya
motion
oh reduce motion nya
nyalakan
iya iya iya, ini ini
dah, udah
tuh, view transition
tadaaa
apa lagi yang bisa dipamarkan
topik selektor, topik pickernya
oh ini search nya, search nya juga bagus
search nya
cari apa nih
ini terjadi
di lokal, tanpa
ada konek, ini static ya, static page semua ya
static page ya
pake astro, astro
terus ini
lazy loading
apa namanya, image nya
kemaren di tes
apa, speed speed
speed speed, coba-coba
100
100 semua
web.dev ya
100 ya semuanya ya
pamer, pamer
pamer
pamer
yang mobile nya juga bagus
iya
apa biarin dulu, terus apa lagi
klik salah satu ini dong
klik salah satu
episode yang paling baru
sudah ada
sudah ada, sunrise
eh, ringkasannya ini
kalau ada yang perlu
di koreksi bisa langsung ke github
tapi edit jason
terus ada
transcript
gak tau nih, transcript nya akurat
atau gak ya, karena kita pake ai
semua
ini pake whisper
dominesia
dominesia ya, salah ya
dominesia
sama sudah bisa komen ke github
oh iya komen nih
pertamaks
tapi harus sign in dengan github
dulu ya
iya kan pake references, pake akun
iya
ini password nya masih bisa apa ini
password nya 1234
password nya
password nya akun
liat .env nya dong
lho
WS key nya
GCP key nya
oh ini pengguna klartflare
klartflare pages
hasilnya adalah
100 semuanya
oh masih ya
bersyukurlah 100
mobile juga 100
mobile nya 100 juga
jadi
kalau ada temen-temen yang website nya belum 100
ada masalah
ada masalah juga
oh beacon
oh ini gue aktifkan
oh dia aktifkan
klartflare
analytics ya
astro, betul
kok bisa tau, oh iya tadi kita udah ngomong ya
network dependency tree ini apa
oh masih masalah juga, padahal tadi
udah gue benerin
GCP breakdown
ini gara-gara image nya kegedean kayaknya
emang ada masalah itu
mau matiin aja kan
Mas Liza udah hidupin yang
analytics yang baru ya
iya umami
saya matiin aja lah
klartflare
oh itu dia
gak otomatis ya, dia otomatis atau gak sih
bisa di mati
gak otomatis, tapi by default
enggak
enggak kan
dia gak tiba-tiba inject kan
enggak
oke apa lagi
topik
oh gak ada topik
gak ada
saya udah bikin loh kemarin
bisa di reload-reload ini
oh ini ya
ini fotonya
alamannya lagi ngopi
belum balik
oh sudah
dicari, alamannya gak ada
tapi niatmu bagus
ini loh
ini loh keren sekali
keren kan
keren keren
kapan kita foton begini ya
iya
kayaknya kita bisa bikin
thumbnail yang menyesuaikan
dengan topik
gambarnya kita berubah
kalau misalkan
computational thinking, gambarnya
kayak gimana ya, sesuai interpretasi
si nano banana ya
terus
selanjutnya kita akan
mencari topik buat minggu depan ya
oke
spin the wheel
banyak banget
gak kelihatan ya
oh ini udah jalan belum
dia udah, coba gue liat
guitar actionnya, harusnya dia udah ngambil
topik, jam berapa
jam berapa di itu
di update
tapi ada yang close
karena jarang nge-close sih
nah ada satu lagi
kalau misalnya udah kepilih
sebelumnya gak bisa kepilih lagi
oh oke
udah udah
gsap
bedah library
gsap
ini
gsap itu yang
ini ya
yang apa namanya
yang bikin-bikin
chart ya, bukan
iya
bisa juga
bikin
visualisasi ya
oh motion
animasi
yang tadinya berbayar jadi gratis gitu
nah itu gue gak tau
kan ini
terus
green shock
oh dulu namanya green shock
freely
kak eka gak ada suara
kak eka gak ada suara
oh baterainya abis
baterainya abis
gak bisa denger
nah
ya gsap itu
animation platform
dibeli webflow
oh dibeli webflow terus dikasih gratis
gitu
oh tadinya green shock
gsap
gsap green shock
animation platform
tapi green shock yang sendiri bukan cuman animation kan
wah gak tau
oh udah gsap semua
yang namanya
gue pakenya motion
motion
oh
oke
kayak ini bukan ya
apa
buat animation-animasi itu yang satu lagi
framer motion ya
itu sama gak
ya itu motion
gsap
versus motion
oke
mau mau
boleh deh
sebenernya belum pernah pake sih
sebenernya belum pernah pake gsap
cuma pernah pake framer motion tapi gak detail banget
kita kan harus konsisten
sama tools yang kita buat dari pick topic
harus terima ya
siapa tau
ada yang bisa dipake untuk
melanjutkan
fiturnya kesini
masukin kesini
gimana gimana
ya kita pake
gsap disini
jadi berat
nanti gak seratus
iya
animasinya udah bisa pake itu aja
css
tapi kalau gsap
buat animasi yang lebih rumit
kayak bikin game nah ini kalau mau dikasih game-nya
kayak dinosaurus loncat
tapi karakter yang kita
yang goncat
itu berarti
yang tadi ini pick topic
itu pada saat will
dia ada animasinya
oke gsap
coba aja di spin
iya iya oke percaya
oh iya sama satu lagi
ada di spotify
sudah lengkap
sudah lengkap
oh tepuk tangan dong
sudah lengkap
yang tadi kan gak lengkap ya
oke kita mau dengerin
gak mau nonton
tapi mau dengerin ya
bisa subscribe di spotify podcast
oke
eh by the way
spotify podcastnya gak bisa dikustom ya
harus dari youtube ya
deskripsinya sama semua gitu
jadinya
oh iya
nah
ini dari deskripsi youtube
iya lo liat dong
di halaman depan ini
kalau sudah ada deskripsinya
sudah gua ganti tuh kart-kartnya
tapi kalau liat ke semua episode
bergantung dari based on summary itu kan
summary AI-nya kan
iya kalau pake episode
kalau liat semua episode
follow back-nya ke summary dari youtube
which is almost sama semua
oh iya tapi
tidak di update ke youtube makanya
sumbernya berbeda
di podcast tetap
generic
oh itu gak bisa dikustom
terpisah ya berarti
harus ngesing sama youtube
ini maksudnya apa
seminggu jadi
topik buat minggu depan
ini apa maksudnya
kita tidak mendapatkan konteksnya
apa ini seminggu jadi
enggak sih
cuma berapa jam
dari negara LSM
berapa jam jadi ini
itu yang pick topic
saat kita live minggu lagi
iya berapa menit kan
setengah jam aja sudah jadi
pick topic
enak ya green field project
kayak gitu ya bisa langsung
ya bikin aja jadinya gimana
di ikut aja
oh mana tadi yang kita
sudah habis
sudah ilang ya
minggu depan kita bahas
gsap ya
gsap versus motion berarti apa
ngobrolin library animasi
oh iya ngobrolin library animasi
episode 166
library animasi
oke
cukup untuk malam ini terima kasih banyak buat semuanya
kita ketemu lagi
minggu depan dengan topic
library animasi
selamat malam
selamat istirahat
sampai jumpa
apakah Anda baru pertama kali melihat
tayangan dan halaman ini
atau mungkin telah kesekian kali melihat
untuk membandingkan kembali dengan lainnya
jika Anda mencari tahu mengenai layanan web hosting
terbaik kami pastikan Anda
berada di tempat yang tepat
dengan Domainesia dapatkan pengalaman
menggunakan layanan hosting yang lebih baik
dengan SSD
dan performa tinggi dalam infrastruktur cloud
yang telah dioptimalkan untuk kebutuhan personal
maupun bisnis
teknologi ini memungkinkan Anda
memperoleh layanan yang lebih stabil
serta proteksi dari korupsi data
hosting Domainesia juga telah
mendukung Node.js, Python, Ruby
Go, PHP, Java
serta binary Linux
lebih dari 200.000 pelanggan
telah mempercayakan layanan hosting di Domainesia
kepercayaan yang kami jaga
dengan garansi Abden 99,9%
serta garansi uang kembali 100%
buat website Anda lebih mendingnya
segera berali ke web hosting Domainesia
Deskripsi asli dari YouTube
π£οΈπΈοΈ Selasa malam waktunya #NgobrolinWEB! Malam ini kita akan belajar computational thinking. Salah satu kemampuan yang harus diasah sebelum belajar ngoding. CT ini juga merupakan bagian dari kerangka berfikir untuk menyelesaikan masalah. Seru kan?! Mari kita belajar bersama-sama! Episode kali ini merupakan hasil kolaborasi dengan DomaiNesia Gunakan kode promo: NGOBROLINVPSDN buat diskon 50% langganan Cloud VPS Turbo dan dapat digunakan berkali-kali! Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.
Episode Terkait
2 Okt 2024
Ngobrolin Drama Trademark & Open Source
Episode ini membahas drama perseteruan antara Matt Mullenweg (co-founder WordPress) dengan WP Engine, sebuah perusahaan ...
2 Jul 2025
Ngobrolin Storybook
Episode ini membahas Storybook, tool untuk membangun, menguji, dan mendokumentasikan komponen UI secara terisolasi. Host...
8 Okt 2025
Desain Aplikasi CLI
Episode ini membahas desain aplikasi CLI dan pengalaman pengguna di terminal, termasuk perbedaan CLI, TUI, dan aplikasi ...
Suka episode ini?
Episode baru setiap Selasa malam. Dengarkan lewat YouTube, Spotify, atau feed podcast favoritmu.
Memuat komentar dari GitHub Discussions...
Jika komentar tidak muncul karena ekstensi privasi / adblocker, kamu bisa berdiskusi langsung di GitHub Discussions .