EP 52

Ngobrolin Ngobrolin WEB - Edisi Spesial 1 Tahun

Bagikan:

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://bit.ly/ngobrolinweb Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Transkrip Bantu Koreksi

0:16Hai, hai, hai, selamat malam.

0:19Belum ya?

0:20Oh belum.

0:21Selamat malam.

0:23Selamat ulang tahun.

0:25Selamat ulang tahun.

0:27Kita sendiri.

0:28Selamat ulang tahun untuk kita.

0:30Selamat ulang tahun untuk kita.

0:32Bunyian banget ya.

0:33Ini cuma kue apa?

0:35Kuenya bagus-bagus semua.

0:37Selamat ulang tahun.

0:39Selamat ulang tahun.

0:41Selamat ulang tahun.

0:43Tiuk lilinya, cepetahan.

0:45Sebelum terbakar.

0:47Iya.

0:49Biar saya dimakan dulu.

0:52Ga nyangka kalian senyat ini ya.

0:54Dimakan dulu, dimakan dulu.

0:56Sambil dimakan ya.

0:57Halo, halo, halo. Kita belum nyapa loh.

0:59Ini penonton-penonton di sini.

1:01Ada...

1:03Ada Dita.

1:05Wess, halo.

1:07Penonton setia.

1:09Nanti ketemu di

1:11Deves Makassar. Siapa? Eka?

Lihat transkrip lengkap

1:13Dan...

1:15Saya, saya.

1:17Oh, dan Ivan. Berdua ya?

1:19Mantap.

1:21Ada Razan juga, Razan.

1:23Wess.

1:25Ini GDSC ya, GDSC ya.

1:27Ada...

1:29Wah, ada penonton-penonton kita.

1:31Angga.

1:33Jauh-jauh dari Belanda, terima kasih.

1:35Jauh-jauh dari Belanda.

1:37Ada Audi juga.

1:39Audi dari

1:41Surabaya.

1:43Ada yang ngisi Surabaya engga?

1:45Deves Surabaya belum ya? Belum.

1:47Mudah-mudahan nanti Ivanlah.

1:49Tanda-tangan.

1:51Harus Ivan.

1:53Kurang satu.

1:55Ini kusik-kusik item paling berkesan.

1:57Udah mudah-mudahan.

1:59Iya. Luar biasa.

2:01Memang.

2:03Ini adalah episode spesial.

2:05Satu tahun kita

2:07sebenarnya dua episode yang lalu sebenarnya ya.

2:09Tapi kita ada

2:11apa ya, sebuah

2:13kalau kita ngitungnya bukan

2:15berdasarkan matrik jumlah penonton.

2:17Karena jumlah penontonnya ya,

2:19kalau dibandingkan dengan

2:21channel-channel lain pasti lebih banyak kan.

2:23Tapi kita mengitungnya

2:25berdasarkan jumlah.

2:27Jumlah episode.

2:29Konsistensi.

2:31Kalau badinya sama PewDiePie ya

2:33kalah lah kita ya.

2:35Jangan kesana, jangan jauh.

2:37PewDiePie, channel PewDiePie.

2:39Sama Padika aja

2:41talah jauh.

2:43Sama Imre aja masih jauh juga.

2:45Yang deket-deket juga masih jauh.

2:47Cuman ya,

2:49memang target kita

2:51ingin lebih konsisten kan.

2:53Kita nis, nis.

2:55Dan topiknya juga cukup nis.

2:57Jadi target kita adalah

2:59tiap minggu kalau bisa

3:01ada

3:03episode lah. Walaupun

3:05beberapa kali kita nggak live, ada satu

3:07kali yang bolong gara-gara

3:09anak lagi sakit juga.

3:11Tapi selebihnya 52 episode kita

3:13lalui. Sekarang udah 54 ya.

3:1554 episode. Ternyata bisa.

3:17Ternyata bisa.

3:19Nggak nyangka loh.

3:21Sama. Low expectation banget soalnya.

3:23Low expectation.

3:25Dan memang kita

3:27set seperti itu kan. Jadi

3:29ngobrolin web, dari namanya juga ngobrolin.

3:31Kadang-kadang ada topik-topik yang

3:33menarik, tapi kita

3:35nggak tahu. Kita cari tahu sama-sama.

3:37Akhirnya dapat

3:39pencerahan gitu.

3:41Karena memang tujuan awalnya adalah

3:43supaya kita bisa diskusi.

3:45Terutama untuk cari topik.

3:47Ini awalnya gitu. Waktu itu

3:49saya masih ingat banget ini. Waktu

3:51di Bali ya. Iya.

3:53Di Bali kan kita dikumpulin tuh. GDG,

3:55GDSC, eh GDG.

3:57Semua, semua

3:59anggota. Ada cuma beda hari.

4:01Jadi itu kan. Oh iya beda hari. Kayak

4:03GDSC nggak ada deh. Ada nggak sih?

4:05Beda hari. Nggak ada. WTM.

4:07GDSC sendiri.

4:09Soalnya di Jakarta. Ya.

4:11WTM.

4:13GDG, GDI.

4:15Women Tech Maker.

4:17Google Developer Group.

4:19Dan terakhir datang.

4:21Semua sehari doang.

4:23Iya. GDSC nggak ada.

4:25GDSC di Jakarta kan. Di kantor Google ya.

4:27Terus. Dan itu kayaknya

4:29memorable karena pertama kali

4:31kan ada acara offline. Setelah pandemi.

4:33Setelah pandemi. Jadi

4:35seperti aku yang

4:37apa generasi. Belum pernah ketemu.

4:39Masuk GDI-nya.

4:41GDI-nya itu beneran tas lagi

4:43apa ya. Lockdown. Gak ada acara apa-apa.

4:45Itu pertama kali banget

4:47ketemu semua orang-orang

4:49yang selama ini cuma di

4:51Zoom atau Meet. Ternyata punya beden.

4:53Selama ini.

4:55Selama ini lihat kepalanya dulu.

4:57Setelah jadi GDI kan.

4:59Tapi sebelum jadi GDI kita udah

5:01pernah ketemu di Bandung.

5:03Kita ketemu.

5:05Tapi yang lainnya

5:07semua kan belum pernah ketemu tuh.

5:09Ternyata punya beden semua.

5:11Tadi mau cerita?

5:13Berawal kalau gak salah

5:15Mas Rizal kita lagi jalan

5:17mau makan malam.

5:19Bukannya kita mau dikumpulin

5:21GDE web, GDE android

5:23yang waktu ketemu sama Mani.

5:25Lagi makan.

5:27Makan malam ya.

5:29Mas Rizal

5:31lagi jalan. Kita lagi jalan

5:33menuju tempat

5:35makan malamnya.

5:37Terus Mas Rizal

5:39ngeliat tuh gimana

5:41kalau kita bikin podcast

5:43bareng-bareng aja, ngobrolin web,

5:45ngobrolin santai aja. Itu tuh

5:47Mas Rizal pertama kali punya ide itu.

5:49Cuma gue tahu yang bisa

5:51bilang tadi maksudnya

5:53mungkin pertama kali dapet ide buat

5:55kayak gitu. Emang pas kita

5:57kumpul sama Mani

5:59Google yang apa sih, Deffrel

6:01atau apalah yang ngumpulin

6:03feedback dari para GDI

6:05yang dikumpulin berdasarkan bidang.

6:07Kita kan GDE web

6:09dikumpulin bareng ya. Terus

6:11kayaknya salah satu topik

6:13pembicaraan kita waktu itu kan

6:15nggak

6:17selalu ada

6:19catch up atau apalah

6:21aktivitas yang rutin

6:23dari GDE web mungkin dibanding

6:25GDE bidang lain. Kayak salah satunya itu ya.

6:27Berawal dari kecumburan sosial

6:29kita sebagai web.

6:31Kecumburan sosial.

6:33Kok kecumburan sosial?

6:35Kok web update-nya

6:37jarang di

6:39ini ya, jarang, maksudnya

6:41jarang diperhatikan

6:43untuk update ke

6:45Catch base-nya kayaknya nggak terlalu sering.

6:47Padahal kalau di web baru

6:49kan banyak ya.

6:51Karena pandemi sih.

6:53Sebenarnya semenjak pandemi.

6:55Karena sebelum pandemi kan

6:57ada Chrome Dev Summit, ada.

6:59Sebelum Chrome Dev Summit tuh ada. Selalu ada update

7:01kan buat kita kan.

7:03Dan ada juga sebenarnya online kan.

7:05Tapi di jam-nya

7:07yang tidak bersahabat untuk kita

7:09orang Indonesia. Karena dimulai jam 10 jam 11.

7:11Jam 12.

7:13Dan bahkan kadang jam 1 itu.

7:15Jam 12, jam 15, jam 1.

7:17Kita nggak bisa ikutin.

7:19Gue beberapa kali

7:21mencoba ikutin loh sebenarnya.

7:23Ya, awal-awal sempet ngintip.

7:25Nggak fokus.

7:27Nggak fokus.

7:29Karena sudah ngantuk banget akhirnya.

7:31Cuma sebenarnya kita tinggal line up.

7:33Terus kan ada recording-nya. Tapi ya tetap aja

7:35rasanya beda sih.

7:37Karena kan sebetulnya selain

7:39kontennya sendiri

7:41ada unsur sosialnya kan. Maksudnya

7:43yang beneran kita touch base, ngobrol.

7:45Dan itu tuh kayak kita

7:47jarang ngedapetin.

7:49Terus gue ingat banget tuh pas yang lagi sesi

7:51sama Mani. Terus ada coffee-back-nya

7:53kan. Kita ambil-ambil kopi

7:55sambil ngerampok cemilan tuh.

7:57Mereka ngerampok cemilan.

7:59Kayaknya event yang pertama kali

8:01duluan bahas apalah

8:03CSS Container Queries nih.

8:05Udah ada nih.

8:07Benar-benar.

8:09Nah, terus itu kita random

8:11aja sih. Maksudnya kita nggak mikir sejauh

8:13itu bikin konten

8:15publik ya. Cuma ternyata kita

8:17yang kondisi kita

8:19bertiga kan mungkin nggak terlalu, selama ini

8:21sebelumnya nggak terlalu

8:23aktif di sosmed, jarang ketemu.

8:25Ya, walaupun pernah ketemukan, ketemu

8:27setahun sekali atau apalah

8:29sekali, dua kali ke luar jalan.

8:31Tapi ternyata begitu ngobrolin

8:33web, ngobrolin web gitu, langsung

8:35nyambung kan, langsung asyik ngobrolin.

8:37Iya, gue langsung bahas

8:39Container Query, langsung bahas macem-macem.

8:41Begitu ngobrolin, kok langsung

8:43keluar gitu, minat untuk

8:45belajar. Langsung ngobrolin.

8:47Nah, mungkin

8:49pas Risa dapat ide buat nyajakin

8:51bikin podcast dari situ kali ya.

8:53Sebenernya udah lama

8:55kepikiran kayak, kita kan

8:57web GDI, terus update-nya itu

8:59kan kayak, ya mungkin

9:01berapa ya, 3 bulan sekali ada

9:03meet up online, jamnya nggak bersahabat

9:05kan. Mau bikin

9:07web apa,

9:09kayak meet up gitu, tapi private

9:11di Google Meet gitu, cuman bertiga

9:13kan nggak seru ya.

9:15Ya udah, kita live aja sekalian,

9:17sekaligus nambah-nambah, apa ya,

9:19kalau kita nggak punya gig

9:21untuk acara kan, kita bisa

9:23jadiikan ini sebagai

9:25reporting juga kan, gitu.

9:27Sebenernya tujuannya satu,

9:29sebenarnya.

9:31Saya pribadi ya,

9:33sudah mulai kesulitan

9:35mencari ide, topik untuk

9:37dibahas di acara-acara, baik itu

9:39di meet up, apalagi DevFest,

9:41Google I/O Extended, gitu.

9:43Dan butuh teman ngobrol aja,

9:45gitu. Bahkan udah ngobrol

9:47banyak kayak gini,

9:49masih susah juga, apalagi nggak

9:51sama sekali kan. Tapi banyak

9:53apa ya, banyak hal-hal baru yang

9:55kalau kita belajar sendiri itu kadang-kadang nggak ketemu,

9:57nggak dapat, gitu.

9:59Iya. Sama-sama.

10:01Sama merasakan itu juga. Jadi

10:03update teknologi

10:05di web itu

10:07banyak tapi sporadik.

10:09Banyak tapi sporadik.

10:11Jadi nggak...

10:13Kita nggak bakal bisa menguasai semuanya.

10:15Iya. Beda antara

10:17misalnya kalau saya boleh bandingkan

10:19dengan kayak

10:21framework tertentu

10:23atau native Android. Flutter, flutter.

10:25Native iOS atau Flutter.

10:27Flutter, gitu ya.

10:29Flutter, maksudnya

10:31jalannya, komunitasnya

10:33lebih niche daripada kata web.

10:35Web itu lebih lebar. Iya.

10:37Web itu ada back-end, ada front-end,

10:39ada banyak ya, lebih general.

10:41Lihat aja episode kita selalu, mau dari phone,

10:43mau dari CSS,

10:45mau dari image, segala macam.

10:47Mau dari browser, segala macemnya ada.

10:49Jadi

10:51mau

10:53belajar semuanya nggak bisa

10:55sendiri. Mau catch up dengan teknologi

10:57selanjutnya juga nggak bisa.

10:59Sebenarnya dari

11:01internalnya

11:03GDE sendiri,

11:05memang ada kan, itu update-update itu selalu

11:07dikirimkan. Mana yang

11:09masih RFC,

11:11mana yang sedang lagi beta, mana yang

11:13lagi di inisiatif selanjutnya,

11:15itu ada semua.

11:17Namun, kembali lagi,

11:19di kerjaan

11:21sehari-hari, saya

11:23mau pakai yang beta

11:25nggak bisa, nggak boleh.

11:27Nggak mungkin lah.

11:29Nggak mungkin.

11:31Nah, jadi

11:33butuh teman untuk

11:35apa namanya,

11:37untuk

11:39mengoprek bareng,

11:41gitu ya. Jadi bisa tahu.

11:43Kayak kemarin, kalau nggak

11:45ngobrolin gue, gue nggak coba

11:47bun itu.

11:49Setelah nyobrol bun, sekarang kok pake?

11:51Sekarang gue pake bun sekarang.

11:53Iya, pake. Udah bisa.

11:55Kemarin kita ngecek bun lawan

11:57PM-PM, lawan apa lagi

11:59punya kemarin?

12:01Iya.

12:03Jadi sekarang, gue di project sudah

12:05pake bun.

12:07Tapi hanya untuk

12:09package ini aja ya, untuk

12:11compiler-nya, untuk runner-nya aja.

12:13Jadi bukan buat

12:15server-nya.

12:17Bukan buat server, belum buat server ya.

12:19Ada tuh

12:21kemarin denger

12:23podcast tentang

12:25Hot Tech, tentang antara Note,

12:27Deno, dan juga bun, itu menarik.

12:29Bisa kita bahas nanti sih. Tapi

12:31yang malam ini mau dibahas adalah, tadi kan

12:33perjalanannya, cerita awalnya gimana,

12:35keresahan-keresahan kita

12:37yang, ya kemarin juga

12:39pas ketemu sama temen-temen

12:41dari Google, Janice,

12:43Mas Danang, dan temen-temen,

12:45saya juga sempat nanya,

12:47DevRel Web di

12:49Indonesia udah nggak ada ya?

12:51Terakhir kan kita sama Mas Johan kan?

12:53Terus kemudian kalau Southeast Asia pun nggak ada

12:57ternyata, sudah hilang semua.

12:59Iya, terakhir

13:01Giseline. Terakhir Giseline, dan dia

13:03juga domisilinya kan di Jerman kan, apa

13:05base-nya kan, gitu. Dan memang sebagian

13:07besar banyak di Eropa.

13:09Tapi Southeast Asia pun nggak, gitu.

13:11Kalau dulu, waktu masih jamannya

13:13Mas Johan itu, kita masih bisa

13:15ketemu informal di suatu meet-up,

13:17atau ketemu malam-malam dimana, gitu kan,

13:19random, terus tiba-tiba nanya, ya ada update apa?

13:21Gitu.

13:23Kalau sekarang kan,

13:25ya nggak bisa, gitu.

13:27Betul.

13:29Kalau misalkan kita mau ngundang Googler,

13:31mending Giseline,

13:33ngundangnya gampang, gitu kan.

13:35Kalau misalkan kayak Pak Thomas, gitu,

13:37kita ngundangnya harus siapin pertanyaannya

13:39dulu, di-approve dulu sama Google,

13:41atau nggak, gitu kan. Panjang, kan.

13:43Nggak ada yang

13:45obrolan informal itu nggak terjadi,

13:47gitu. Makanya,

13:49obrolan kita bertiga,

13:51dan mudah-mudahan sama teman-teman

13:53yang di rumah juga, yang

13:55apa, yang ada, yang

13:57suka nonton, yang komen,

13:59mungkin sekali-sekali kita juga

14:01undang narasumber, mudah-mudahan

14:03itu bisa

14:05mengisi gap-gap itu, sih.

14:07Jadi lebih kesana, sih, ya.

14:09Nah, kalau aku, apa ya?

14:11Apa ya?

14:13Rasa berkesan. Berkesan.

14:15Maksudnya kalau soal perjalanan, ya

14:17pas, inget betul, tapi pas pertama

14:19diajak sama kalian berdua, tuh,

14:21pas lagi makan malam, kan, lagi

14:23terus langsung bikin WhatsApp group.

14:25Langsung mulai.

14:27Oh iya, langsung mulai aja dulu, gitu.

14:29Langsung bikin WhatsApp group.

14:31Gang piring, gang piring,

14:33dong. Gini, terus didatengin.

14:35Kalian berdua, gitu.

14:37"Sini, sini, sini bentar."

14:39"Apa?"

14:41Padahal kita kenal banget

14:43juga nggak, ya.

14:45Ya, kenal sebatas,

14:47apa sih, ketemu setahun sekali, dua kali, kan.

14:49Masih awkward,

14:51lah, ya. Masih awkward, ya.

14:53Tapi, maksudnya, ternyata kita

14:55ketiga sama-sama semangat, maksudnya

14:57sama-sama. Udah, ayo, hajar.

14:59Terus, "Oh, gimana nih, gimana nih?"

15:01Ya udah, bentar. Bahkan,

15:03masih belum saling safe contact di HP

15:05masing-masing, kan, itu pertama kali banget, ya.

15:07Udah, ayo bikin WhatsApp group.

15:09Ya udah,

15:11tangan kanan, pegang HP, tangan kiri,

15:13pegang piring. Nah,

15:15terus, apa ya, hal

15:17yang menarik lainnya, ya

15:19masih nyambung sama yang disebut kalian

15:21tadi sih. Jadi, apa ya,

15:23walaupun emang ada konten, ada update,

15:25maksudnya, ada update berkala

15:27dari Google

15:29DevRel-nya, misalnya, ya,

15:31atau ada Meetup, atau

15:33kalau soal ngikutin

15:35perkembangan topik web, kan, sebetulnya, ya

15:37kita sehari-hari juga bisa,

15:39kan, nonton YouTube

15:41sendiri, nonton video sendiri, atau

15:43baca Hacker News, atau apalah,

15:45Reddit, atau sosmed, atau apapun.

15:47Tapi ternyata beda banget antara emang konsumsi

15:49secara pasif, nih, scrolling-scrolling doang.

15:51Ya.

15:53Kalau pun ada contoh kodonya yang mau dicoba,

15:55kan, hello world doang, ya, abis itu.

15:57Tapi pasti buru-buru. Nggak mungkin.

15:59Nggak mungkin niat ngamatin, kan.

16:01Ya, itu insting. Orang emang

16:03konsumsi, kayaknya kan buru-buru, dan ya udahlah.

16:05Tapi, kalau misalnya

16:07dengan kita ngelobrolin, gini,

16:09terus, ada kayak semacam

16:11accountability, kali ya, karena ini

16:13public, kayak

16:15ya, kita, walaupun

16:17kita santai, kita kan tetap

16:19ngumpulin, ngumpulin resource, ya,

16:21ngumpulin link, resource

16:23yang dikumpulin tuh banyak banget. Kadang yang dibahas

16:25malah tentang hal lain, dan

16:27itu nggak apa-apa. Dan atau separuh

16:29dibahas, karena ternyata tadinya

16:31kita mikir bakal kurang. Maksudnya,

16:33oh, public-nya dikit banget nih, jan-jan kurang.

16:35Ya, udah, masukin link banyak.

16:37Ternyata nggak, ternyata malah

16:39apa, banyak banget yang bisa dibahas.

16:41Apa ya, dengan

16:43kita, jadi kayak

16:45bukan konsumsi pasif, tapi kayak

16:47kita aktif, kayak kita mulang.

16:49Apa ya, itu istilahnya. Pasti kan orang yang

16:51ngerti...

16:53Ya, maksudnya kita harus baca dulu.

16:55Tetap harus baca dulu, supaya kita

16:57bisa, jangan salah ngomong juga sih.

16:59Ya kan?

17:01Harus credible juga kan.

17:03Misalnya, ada yang kita

17:05nggak ngerti nih, kan pasti

17:07kita saling, apa ya, kayak saling

17:09ngebantulah, misalnya.

17:11Kalau misalnya ada yang nggak terlalu

17:13menguasain, kan pasti di antara

17:15kalian berdua, ada yang lebih tahu,

17:17ngasih dari perspektif yang

17:19udah masing-masing pernah ngalamin.

17:21"Oh, gue pernah begini-gini."

17:23Atau dari, kadang-kadang dari penonton juga.

17:25Iya.

17:27Atau pertanyaan, atau teman-teman

17:29penonton, apa ya.

17:31Semua update baru itu

17:33kita nggak cuma konsumsi secara

17:35pasif, tapi kita kayak memproses

17:37ulang, terus kita mulang lagi nih

17:39dengan perspektif kita sendiri.

17:41Dan itu ngaruh banget ternyata.

17:43Maksudnya itu

17:45ngebantu banget.

17:47Halo, siapa nih?

17:49Fahruzi Ramadhan. Kayaknya kenal.

17:51Kenal.

17:53Nggak kelihatan mukanya, siapa nih?

17:55Nggak kelihatan fotonya.

17:57Nah, kalau Ivan, hal favorit

17:59dari ngobrolin web apa?

18:01Jadi merasa punya

18:05me time.

18:07Me time.

18:09Oh, jadi me time.

18:11Iya, karena jadi ask time.

18:13Kalo sehari-hari

18:15sedikit cerita

18:19aktivitas saya sehari-hari,

18:21itu bangun pagi, sudah antar anak

18:23sekolah.

18:25Antar anak sekolah pulang,

18:27siap-siap, udah kerja.

18:29Udah kerja, terus

18:31setelah kerja, jemput anak sekolah.

18:33Habis anak sekolah, terus

18:35antar les lah,

18:37antar

18:39segala macem. Terus sore

18:41masih harus olahraga, ya kan.

18:43Terus makan malam, segala macem.

18:45Maksudnya

18:49seluruh kegiatan itu

18:51selalu berhubungan sama

18:53either kerjaan

18:55atau keluarga.

18:57Jadi, maksudnya waktu untuk

18:59kalau misalnya mau belajar sendiri lagi,

19:01itu capek.

19:03Capek banget.

19:05Makanya kadang kalau misalnya kayak

19:07mau ngoprek di hari

19:09weekend aja udah harus kayak

19:11jadi harus nyetir

19:13kemana gitu.

19:15Sudah antara...

19:17Acara keluarga lah ya, pokoknya ya.

19:19Acara keluarga atau acara event.

19:21Atau acara event.

19:23Itu aja udah habis waktu.

19:25Pulang sudah capek.

19:27Jadi sebenarnya, kalau rekaman

19:29begini saya bisa bilang, jam sekian

19:31sampai jam sekian jangan masuk kantor.

19:33Dan mereka udah tau kalau saya setiap hari

19:37itu online atau kalau lagi rekaman

19:39itu masuk. Jadi kantor mereka

19:41nggak ada yang masuk. Karena kalau

19:43kerja, anak-anak itu juga kalau kerja

19:45mereka bisa masuk sebebas-bebasnya

19:47ke kantor saya. Jadi

19:49kalau lagi rekaman, mereka lihat saya rekaman

19:51"Oh susah."

19:53Jadi bisa jadi kayak tenang

19:55gitu di kantor selama

19:57sejam, dua jam gitu.

19:59Jadi itu yang berkesan satu. Kedua

20:01ujung-ujungnya bisa

20:05lihat, bisa

20:07lihat muka teman-teman,

20:09muka kalian.

20:11Dan belajar banyak sebenarnya.

20:13Banyak banget. Jadi

20:15dari, bayangin aja

20:17kita sudah berapa episode ya?

20:1954.

20:2154 episode. Hari ini 54.

20:23Berarti 53 episode itu

20:25topiknya aja bermacam-macam dari

20:27sudah nggak bisa disebut lagi.

20:33Banyak.

20:35Ini kalau mau lihat catatannya, begini doang sih.

20:37Itu setengah biasanya nggak

20:41di-parti.

20:43Jujur, 50 persen

20:45diantaranya saya sebelumnya nggak tahu.

20:47Ya. Dan taunya

20:49saat lagi ngobrol.

20:51Dan lagi ngobrol. Kayaknya

20:53sama deh kita semua gitu.

20:55Nggak juga. Kadang-kadang

20:57saya tuh suka bingung kan, ini topiknya

20:59mau bahas apa gitu ya. Baru

21:011-2

21:03talking point gitu kan,

21:05bullet point. Tiba-tiba jam

21:07jam 8 kurang

21:0915 Eka masuk, tiba-tiba udah

21:11jadi banyak.

21:13Udah lah, nggak usah

21:15masukin, kita bahas yang Eka posting

21:17aja.

21:19Tapi itu ada konsep

21:21apa sih? Jadi kadang kan

21:23kalau misalnya kita lagi belajar nih,

21:25kita lihat sosmed

21:27atau apa, terus kita minder nih.

21:29Karena ngerasa, oh ya ampun,

21:31kayak pengetahuan gue kayaknya kurang banget

21:33lihat orang-orang kok kayaknya canggih banget,

21:35bisa ngerti semua. Banyak banget

21:37yang nggak ada abisnya itu.

21:39Nah padahal kan kenyataannya, orang A

21:41ini punya apa, punya

21:43kemampuan atau pengetahuan atau pengalaman

21:45di bidang ini, ini, ini.

21:47Nah orang lain punya di bidang

21:49lainnya lagi. Cuma kalau kita liat

21:51apa, ya kita random liat

21:53sosmed, kayaknya semua orang gila ngerti.

21:55Bisa bikin macem-macem, udah nyoba

21:57pake ras, pake deno, pake bun,

21:59pake apa semua. Padahal kan

22:01nggak mungkin kan, musuhnya ya sehari

22:03cuma 24 jam, nggak mungkin kita nguasain

22:05semuanya sekaligus. Nah just

22:07dengan ini, kita bertiga

22:09ketemu ngobrol, kayak bisa

22:11saling apa ya ya,

22:13sama temen-temen yang

22:15di chat juga yang nonton,

22:17jadi kayak bisa saling ngisi

22:19gap pengalaman

22:21dan pemahaman itu sih.

22:23Ada satu ini

22:25yang cocok, term yang cocok yang

22:27saya sampaikan. Yang paling berkesan

22:29acara ini bisa bikin saya

22:31decompress.

22:33- Apa tuh decompress?

22:35- Decompress. Jadi kalau misalnya, kan

22:37pressure ya, work

22:39sama life itu pressure.

22:41Jadi dengan

22:43rutinitas sehari-hari dan

22:45kerjaan saya sehari-hari itu

22:47itu compress

22:49atau pressurenya tinggi. Kerjaan saya itu

22:51pressurenya tinggi.

22:53Jadi

22:55ada juga banyak hal-hal

22:57yang saya pelajari, tetapi saya

22:59nggak sempat punya waktu juga untuk

23:01membagikan.

23:03Membagikan aja, nggak usah explore dulu deh.

23:05Jadi membagikan aja apa yang sudah

23:07pernah saya pakai

23:09di kerjaan saya sehari-hari.

23:11Dan saat

23:13hanya di ngobrol di web ini

23:15saya punya waktu untuk decompress itu.

23:17Punya waktu untuk

23:19membagikan itu. Dan saat saya membagikannya

23:21jadi saya harus baca

23:23dasar-dasarnya lagi yang lain

23:25dan sesuai dengan pengalaman

23:27saya bagikan. Nah itu

23:29maksud saya dari decompress.

23:31Dan kalau saya bisa decompress

23:33artinya

23:35saya bisa punya ruang

23:37yang baru untuk belajar yang baru.

23:39Nah itu yang buat saya berkesan.

23:41- Salah satu

23:43memang acara ini

23:45sengaja kita format

23:47nyantai dan

23:49low effort ya.

23:51Karena saya sudah

23:53beberapa kali mencoba

23:55bikin program ya

23:57podcast, beberapa kali

23:59bikin podcast. Itu

24:01dibikin format

24:03yang tidak santai

24:05dan biasanya selalu ada

24:07bintang tamu, ada narasumber.

24:09Akhirnya jadi beban.

24:11Jadi capek sendiri kan.

24:13Kejar-kejaran.

24:15Terus

24:17untuk scheduling

24:19sama narasumber itu tidak mudah

24:21apalagi buat beberapa

24:23orang seperti saya.

24:25Susah itu, menurut saya. Menurut saya.

24:27Menurut orang. Itu susah.

24:29Dan dari awal kita sudah set

24:31udah kita low effort aja.

24:33Jangan kayak, "Wah kita harus siapin

24:35materi presentasi yang detail

24:37atau gimana." Enggak. Ya udah.

24:39Kalau ada yang mau dibahas, dibahas.

24:41Ada pertanyaan-pertanyaan. Ada link menarik

24:43ditambahin. Gitu kan.

24:45Kalau ada yang komentar di chat,

24:47tiba-tiba bisa diajak

24:49jadi bintang tamu.

24:51Iya. Itu belum ada sih.

24:53Iya.

24:55Ada ya.

24:57Yang sesama GDI minimal

24:59misalnya. Atau

25:01di GDI ada group chatnya

25:03juga ya. Misalnya ada yang komentar

25:05apa bisa tiba-tiba, "Oh iya

25:07ajakin ini aja, ngobrolin ini."

25:09Betul.

25:11Ya gitu lah. Jadi

25:13apa?

25:15Berusaha untuk

25:17se-effortnya se-minimal mungkin

25:19supaya kita bisa ngejar tiap minggu.

25:21Kalau misalkan

25:23kita

25:25harus lebih dalam, misalkan bahas

25:27kayak kemarin tentang package manager kita harus lebih

25:29ngulik lebih dalam, ya mungkin

25:31nggak bakal bisa

25:33seminggu gitu. Dan itu akan menjadi beban.

25:35Karena saya tahu kita semua

25:37sibuk kan. Ini bukan pekerjaan utama.

25:39Dan ini saya nggak mau jadi pekerjaan

25:41justru pengennya jadi

25:43catch up aja gitu. Jadi

25:45nggak usah yang

25:47terlalu detail atau

25:49gimana.

25:51Kita serahkan aja sama flow

25:53gimana nanti obrolannya. Kadang-kadang kita udah

25:55siapin, "Oh jalan ceritanya dari sini sampai

25:57sini, taunya loncat-loncat." Gitu kan.

25:59Yang gimana. Tergantung sama

26:01masukkan dari teman-teman juga, dari

26:05flow, dari obrolan.

26:07Obrolan, ya obrolan warung

26:09kopi lah ya. Jadi

26:11nggak perlu persiapan banyak-banyak.

26:13Intinya itu. Jadi

26:15yang penting ada waktu 1 jam sampai

26:172 jam di hari Selasa jam 8.

26:19Mungkin persiapan 7.30

26:21sampai jam 10 gitu kan.

26:23Udah.

26:25Kita nggak perlu siapin dari

26:27ha minus berapa gitu.

26:29Mungkin ha minus 2 menit pun

26:31tinggal kopas-kopas

26:33topik atau

26:35link cukup gitu.

26:37Lebih dari cukup dan

26:39ternyata it works.

26:41Itu kan eksperimen ya.

26:43Ternyata bisa gitu dan

26:45cukup bisa membuat

26:47konsisten. Karena

26:49proyek-proyek yang lain banyakan saya

26:53sangat tidak konsisten. Jadi

26:55akhirnya ketemu teman-teman yang

26:57punya

26:59visi yang sama untuk

27:01mencapai konsistensi itu akhirnya bisa jadi

27:03konsisten juga ikutan gitu.

27:05Itu yang favorit yang

27:07saya favoritkan dari acara ini ya itu.

27:09Dan kita sengaja live juga

27:11nggak rekaman karena

27:13capek nge-edit itu

27:15paling salah satu yang capek.

27:17Itu bagian dari low effort juga kan.

27:19Jadi ya udah kita show up

27:21kita prepare topik yang

27:23sebisa mungkin abis itu ngobrol aja.

27:25Dan sebetulnya fun factnya

27:27kadang sebelum kita

27:29on air nih, pas kita prepare

27:31jam 8 kurang 10

27:33atau kurang 5, kadang kita udah mulai

27:35ngobrol. - Udah ngobrol duluan

27:37belum direkam. - Sambil liat

27:39sambil ngecek link topiknya ya

27:41misalnya. - Iya itu sering banget.

27:43- Pertama kita definisi ini ya

27:45oh itu bukannya blablabla

27:47terus di tengah-tengah kita baru sadar

27:49ya Allah loh ini

27:51mentar aja. - Ini nanti dibahas dong.

27:53Malah dibahas yang lain.

27:55Kadang-kadang ya itu sering terjadi juga.

27:57Banyak lah ya banyak apa

28:01hal-hal yang

28:03menarik gitu.

28:05Dan ya

28:07bersyukur sekali ya. Jadi

28:09ya terima kasih juga buat

28:11Eka dan Ivan

28:13buat apa, sudah

28:15meluangkan waktu. - Terima kasih juga

28:17buat kalian. - Buat teman-teman semuanya yang

28:19ngikutin, ngobrol-ngobrol kita.

28:21Ini entah

28:23ada beberapa yang mungkin

28:25bahasa apa sih, bahasa apa. Kita juga kadang-kadang

28:27gitu, oh nggak ngerti, ya udah kita ikutin

28:29aja. Nanti tiba-tiba Ivan

28:31oh yang kemarin kita bahas, saya pakai

28:33loh sekarang gitu. Itu

28:35itu sering terjadi gitu. Jadi ya

28:37ya supaya kita bisa

28:39banyak tahu juga kan. Setidaknya kan

28:41kita tahu ada hal-hal yang

28:43mungkin belum kita pakai gitu kan.

28:45Dan tiba-tiba nanti dibutuhkan

28:47ya kita tinggal review aja.

28:49Tinggal flashback.

28:51Nah ini ada pertanyaan nih.

28:53Kayaknya lumayan

28:55bagus juga nih cerita awal

28:57terjun ke web.

28:59- Ini pernah nih kita bahas kan

29:01pas ada padika. Ingat nggak?

29:03Ya tapi mau dikat juga nggak apa-apa.

29:05Itu karena si padikanya juga cerita

29:07kan apa, backgroundnya dia.

29:09Terus kita juga jadi ceritanya.

29:11- Maksudnya terjun ke web developer-nya.

29:13Developer ya maksudnya.

29:15- Iya. Kan kalau

29:17kalau saya dan

29:19Ivan kan kuliah kan.

29:21Kuliahnya tapi nggak fokus ke web kan.

29:23Software developer kan. Kok bisa

29:25terjunnya ke web itu gimana?

29:27- Kenapa pilih web? Kenapa nggak

29:29apa gitu?

29:31- Hah. Kenapa ya?

29:33- Kenapa nggak jaringan? Atau

29:35- Jaringan.

29:37- Kalau kuliah IT tuh sebenernya skupnya apa aja?

29:39Software yang bukan web itu?

29:41- Kalau teknik informatika

29:43saya tuh semuanya.

29:45Dari jaringan,

29:47operating system,

29:49matematika,

29:51matematika,

29:53gulus.

29:55- Iya. Fisika juga dapat.

29:57Banyak. - Software-nya,

29:59algoritma, database,

30:01apa lagi ya?

30:03- Semua ada. - Oh itu. Hardware, hardware.

30:05- Hardware. - Kayak programming

30:07microcontroller.

30:09- Microcontroller. Oke.

30:11- Baru penjurusan,

30:13ada machine learning.

30:15Sudah ada jaman dulu. - Iya. AI juga ada

30:17dulu. - Data mining.

30:19Data mining dan business intelligence

30:21itu sudah ada.

30:23Ya. Macam-macam.

30:25Jadi kalau misalnya kenapa

30:27terjunnya ke web,

30:29skripsi saya nggak web kok.

30:31Jadi apa ya?

30:33- Nah. Dari temen kuliah

30:35yang dulu satu angkatan sama

30:37kalian deh, sama Riza, sama Ivan nih,

30:39yang akhirnya kerjanya

30:41di bidang web itu

30:43seberapa banyak? Itu umum nggak sih?

30:45Maksudnya banyak atau justru kalian yang kayak

30:47langkah yang lain

30:49di bidang apa lah, native lah,

30:51hardware lah. - Susah.

30:53Saya nggak tahu mereka kemana ya.

30:55Banyak kan yang saya tahu,

30:57banyak kan yang saya tahu ya.

30:59Saya kenal itu

31:01di corporate

31:03dan corporate itu internal system

31:05itu native. - Iya.

31:07- Bukan native ini ya. Bukan native

31:09mobile ya. - Bukan native

31:11Windows, Android.

31:13- Application. Jadi kayak Java.

31:15- Desktop. - Desktop.

31:17- Bukan web.

31:19- Berarti internal software ya?

31:21- Corporate lah ya.

31:23Corporate Enterprise.

31:25Saya sebenarnya

31:27kenapa web?

31:29Itu lebih ke

31:31rejekinya aja kali ya. Jadi

31:33pas skripsi dapat tugas

31:35akhirnya itu ngerjain

31:37aplikasi web, kemudian

31:39waktu itu di Binus itu

31:41kebetulan untuk

31:43skripsi itu diharuskan berkelompok

31:45tiga orang.

31:47Tiga orang, dan

31:49satu orang sekarang yaitu

31:51sama kayak temennya Ivan itu

31:53udah bekerja di

31:55corporate, ya mungkin udah

31:57sea level ya, CTO atau apa gitu ya.

31:59Mungkin dia

32:01menghandle ya .net

32:03dan gitu-gitulah.

32:05Nggak yakin dia ngerjain web.

32:07Yang satu... - Biasanya ERP.

32:09- Iya, betul.

32:11Yang satu udah pindah haluan,

32:13udah nggak ke programming lagi,

32:15malah jadi

32:17financial planner.

32:19Ada satu teman kuliah juga

32:23yang dulu barang-barang

32:25jadi HR.

32:27Banyak yang berubah haluan.

32:29Saya doang yang konsisten.

32:31Tapi dulu bukan hanya web,

32:33nyobain semua, dari kuliah dapat

32:35semua, pas

32:37kerja juga nyobain

32:39Android, nyobain iOS,

32:41nyobain semua

32:43platform lah. Tapi yang kayaknya

32:45paling serak ya

32:47di web ya, terutama

32:49back-end. Memang dari dulu

32:51sukanya back-end gitu. Begitu

32:53bikin hektifate aja akhirnya lebih

32:55nyemplung ke front-end juga karena

32:57tuntutan harus ngajar

32:59juga kan. Jadi

33:01lebih kesana rejeki-nya

33:03disana sih ya.

33:05- Aku juga sama sebenernya.

33:09Mas Risa juga. Intinya rejeki-nya

33:11di web. Cuma lebih

33:13random lagi. Karena dulu kuliahnya

33:15Sastra dan emang

33:17SMA-nya juga IPS.

33:19Nggak ada planning kerja

33:21di teknologi sama sekali karena

33:23kirain bahwa susah dan harus serius.

33:25Dan gue nggak bisa serius.

33:27Dulu sempat

33:29mikirnya kalau kerja

33:31tuh pengen kerja di bidang yang

33:33berkaitan sama bahasa ya. Entah

33:35jadi copywriter atau

33:37jadi penerjemah atau semacamnya.

33:39Tapi ya

33:41agak-agak jelas

33:43untang lantung. Terus

33:45kerja di bidang lain juga. Kadang

33:47terus, kadang ambil

33:49kerjaan pakai parameter yang agak

33:51random berdasarkan pertemanaan

33:53atau tongkrongan, atau yang selera

33:55musiknya cocok atau apalah.

33:57Jadi sempat lama karir

33:59agak luntang-lantung. Cuma emang dari

34:01jaman kuliah iseng

34:03ngelik penasaran. Dulu

34:05otml sama css doang sih.

34:07Jadi emang front-end banget.

34:09Dan dulu beneran

34:11pure sebagai interest aja

34:13hobi. Kayak misalnya orang kan

34:15pasti ada ya yang

34:17kerjanya apa. Cuma mesti

34:19ngelik fotografi lah, atau ngelik

34:21masak, atau apalah.

34:23Itu pure hobi doang. Atau misalnya

34:25apa ya, kerja tapi kalau hari

34:27Jumat main futsal gitu. Tapi nggak mikir

34:29bakal jadi atlet beneran kan.

34:31Nah dulu tuh kayak bertahun-tahun

34:33sekali-sekali aja

34:35ngelik iseng. Terus dulu ada

34:37sosmed namanya MySpace.

34:39Kalau kalian tahu MySpace itu apa,

34:41berarti udah tua.

34:43Profil Ben

34:47sendiri nih di MySpace.

34:49Bisa bikin jadi keren, pakai

34:51css. Kita bisa

34:53specify background image ya gitu deh.

34:55Jadi apa, baca-baca.

34:57Terus bikin bintang-bintang jatoh, bintang-bintang.

34:59Oh itu Friendster, itu Friendster.

35:01Ya itu Friendster.

35:03Nah terus lama-lama apa,

35:07pas udah kerja, terus ya itu

35:09cari lontong-lontong,

35:11segala macam dikerjain.

35:13Terus tiba-tiba

35:15nemu itu lo website kayak

35:17freelance online gitu kayak apa sih,

35:19Fiverr, terus Upwork.

35:21Upwork.

35:23Lama-lama sadar, "Wuh, jadi

35:25duit ini." Terus ya gitu

35:27apa, pertama cuma

35:29kayak minor edit doang.

35:31Lama-lama makin

35:33kecemplung lah, dan

35:35ngulik, sempat ngulik bikin

35:37WordPress Lim Custom gitu.

35:39Nah terus karena sering

35:41kan dulu belum punya internet, jadi

35:43suka numpang online tuh,

35:45di tempat, ya ada deh, di tempat tongkrungan

35:47sempat-teman. Terus kan

35:49nge-tick me, ngoding. Terus yang lain karena

35:51di lingkungan perkembanan juga nggak ada yang

35:53programmer semua, liat kan pada

35:55"Wuh, apa tuh?"

35:57"Wuh, bisa kan ya?"

35:59"Ya, bisa, dikit-dikit. Betul kan,

36:01bisa dikit-dikit." Nah, jadi besok-besoknya

36:03kalau ada orang cari,

36:05misalnya ada yang punya

36:07toko lagi mau bikin

36:09apa lah, online shop atau

36:11siniman lagi pameran, pengen bikin landing page

36:13atau apa lagi. Terus kan suka

36:15apa, juga kan kecil ya,

36:17apa, aktivitasnya banyak, cuma

36:19orangnya itu-itu aja kan sebenarnya.

36:21Jadi kalau ada yang nanya,

36:23"Wuh, cari tukang bikin website nih,

36:25ada yang menelan nggak?"

36:27Terus ada yang nunjuk, ya udah.

36:29Akhirnya jadi punya

36:31beberapa portfolio.

36:33Ya intinya, makin lama, makin

36:35"Wuh, makin mikir, ini seru."

36:37Menarik, maksudnya ternyata

36:39dipelajarin di kulit lebih dalam lagi

36:41itu seru. Dan ada duitnya, ya udah

36:43makin lama, makin kecimpung.

36:45Sementara itu, karir di dunia

36:47penerjemahan atau penulisan

36:49juga, tuh juga kayaknya nggak

36:51kemana-mana. Terus

36:53one thing led to another sih,

36:55lama-lama, mutusin

36:57"Ya udah, ini diseriusin

36:59jadikan kerjaan full time."

37:01Terus emang nggak

37:03tiba-tiba sih, cuma dari

37:05kerjaan freelance-freelancen gitu,

37:07beberapa kali ditawarin kerjaan full time.

37:09Jadi kayak mikir, "Ya udah, ini emang waktunya

37:11diseriusin."

37:13Ya udah, intinya, beneran

37:15tadinya cuma kayak apa ya?

37:17- Iseng?

37:19- Iseng, tiba-tiba

37:21ternyata bisa diduitin,

37:23sekarang jadi pekerjaan

37:25utama.

37:27Eh jangan salah nih, Bahyu

37:29katanya ngobrolin JS. Nggak, kita ngobrolinnya

37:31PHP lho. Tadi Eka

37:33barusan ngomong kan bikin WordPress team,

37:35Ivan juga WordPress,

37:37saya juga 8 tahun pakai PHP.

37:39Siapa bilang kita nggak ngomongin

37:41PHP.

37:43- Bisa dijadiin tema tuh, ngobrolin

37:45PHP.

37:47Kita pernah bahas soal sebenarnya apa

37:49tentang evolusi SSR

37:51dan CSR ya, kayak

37:53dulu server rendering,

37:55ya kayak bahasa-bahasa yang dipakai

37:57buat ngerender

37:59markup atau apa aja.

38:01Nah PHP tuh dibahas sama banyak

38:03tuh pas itu ya.

38:05- Kita sebenarnya bukan

38:07kita sebenarnya tidak bahas JavaScript ya,

38:09kita tuh bahas Web API

38:11secara umum ya.

38:13Ya mungkin kelihatan banyak karena

38:15kita bahas juga karena banyak

38:17framework sekarang lebih banyak

38:19JS-based sih. Eh kapan-kapan

38:21tapi kita ngobrolin Laravel apa ya?

38:23- Boleh, boleh, boleh. - Ada nggak sih

38:25komunitasnya di Indonesia?

38:27Laravel ini? - Ada, ada, ada.

38:29- Ada banyak, paling banyak.

38:31- Ya orangnya, orangnya

38:33komunitas, misalnya kalau ada orang yang aktif

38:35itu ya seru aja kayaknya

38:37diajak. Ya nanti kita cari.

38:39- Salah satunya kak Sandi kakak lagi.

38:41- Oh?

38:43Dia lagi? Ya udah kita ajak lagi.

38:45- Jangan lah. - Atau kalau ada

38:47rekomendasi, rekomendasi

38:49orang yang bisa diajak.

38:51- Kalau bikin sesuatu yang kecil-kecil

38:53jarang pakai, maksudnya

38:55kalau mau pakai framework, saya pilihannya

38:57langsung ke Lumen. - Lumen ya?

38:59Eh ya. Apa?

39:01Adiknya Laravel ya?

39:03- Ya micro-nya sih Laravel.

39:05- Micro-nya.

39:07Iya. Sebenarnya kita nggak mengutang-ngutangkan

39:09bahasa, ya bahasa yang bisa jalan

39:11di Web aja, itu. Dan kebetulan ya

39:13beberapa kita

39:15sering pakai AGS, ada yang pakai PSP,

39:17ada yang pakai bahasa yang lain

39:19juga. Halo mas Yoga.

39:21Sudah ngikutin channel ini dari

39:23lama, dari 2016.

39:25Terima kasih.

39:27Lanjut cerita,

39:29sampai jadi GDE. Waduh panjang ya.

39:31- Panjang.

39:33Dari mana dulu? Mas Dijadi dulu nih

39:37jadi GDE Web.

39:39- Jadi GDE Web. Jadi GDE Web

39:41apa ya,

39:43terkesan, apa ya,

39:45terkesan mudah. Karena

39:47sebenarnya saya sudah melakukan itu,

39:49melakukan tugas-tugas GDE sebelum saya

39:51jadi GDE. Gitu.

39:53Ini kan banyak nih teman-teman yang

39:55tertarik jadi GDE. Sebenarnya

39:57saya penasaran juga kenapa gitu alasannya.

39:59Kalau emang pengen jadi GDE, ya

40:01lakukan apa yang GDE lakukan, gitu.

40:03Jadi nanti kalau misalkan tiba-tiba Mas Danang

40:05kontek, kita udah punya. Saya udah

40:07pernah yang ini, ini, gitu.

40:09- Saya nyobrol Mas Danang, tiba-tiba entar, Mas Danang muncul nih.

40:11Biasanya gitu.

40:13Dia mau nonton.

40:15- Jadi saya udah

40:17suka sharing-sharing karena

40:19tuntutan pekerjaan juga, gitu kan.

40:21Menyebarkan marketing

40:23in Hektivit, gitu kan.

40:25Sharing-sharing,

40:27punya komunitas juga Jakarta JS,

40:29bikin artikel,

40:31waktu itu bikin podcast, bikin

40:33screencast. Terus tiba-tiba

40:35diajak ngobrol sama Mas Yohan

40:37sore-sore tuh

40:39sebelum meet-up.

40:41Dia bilang, "Gue pengen

40:43invite lu jadi GDE."

40:45Bahkan gue waktu itu nggak

40:47begitu tahu. Yang gue tahu adalah

40:49salah satunya adalah Sidik, ya.

40:51Yang lumayan terkenal

40:53GDE Android, kan.

40:55Tapi nggak tahu job desk-nya apa,

40:57tugasnya apa, dan

40:59kenapa

41:01kenapa Mas Yohan

41:03mempromosikan gue sebagai GDE, bukan

41:05orang lain, gitu.

41:07Itu yang gue tanya akhirnya,

41:09akhirnya

41:11disuruh

41:13propose, disuruh submit,

41:15abis submit

41:17di interview sama Googler 1

41:19sama GDE Thailand

41:211, udah.

41:23Pak, warat ya lu ya?

41:25Warat, iya.

41:27GDI, Gopok.

41:29Nanti kita undang.

41:31Ketemu nggak lu warat waktu di US?

41:33Kita mulai.

41:35Cuma dia berarti

41:37udah lama banget, ya?

41:39Oh iya, dia udah lama banget, ya.

41:41Gitu.

41:43Kalau Irfan gimana, Irfan?

41:45Sama seperti Mas Riza.

41:47Kalau saya ceritanya

41:49pendekin aja ya.

41:51Meleng-leng Buana

41:53di dunia web sudah cukup lama

41:55dan sempat

41:57punya komunitas juga, kan. Sama

41:59berarti ya. Punya company,

42:01one company, dan berurusan

42:03dengan web dan digital marketing.

42:05Lalu

42:07ikut di komunitas WordPress secara

42:11aktif sampai jadi lead organizer

42:13di WordCamp.

42:15Sering ngadain meetup, ya. Hampir tiap

42:17bulan dulu ngadain meetup. Dan setiap kali

42:19meetup itu gede-gede banget orangnya.

42:21Banyak banget, hampir datang.

42:23Dan di salah satu meetup itu

42:25pemicaranya

42:27Mas Johan.

42:29Oh, semua karena Mas Johan ya?

42:31Iya, karena kita

42:33berutang buddha selama dia.

42:35Nah, dan

42:37mungkin just the right moment

42:41and the right time, waktu itu

42:43Google sedang

42:45mendekati, Google secara

42:47company ya, strateginya itu

42:49mendekati

42:51atau ada punya program untuk

42:53support framework dan komunitas

42:55CMS.

42:57Jadi

42:59memang strateginya

43:01keras itu. Jadi dia mereka support

43:03CMS dari

43:05WordPress, Drupal,

43:07Shopify.

43:09Ya, mereka juga support

43:11Shopify segala macem.

43:13Dan intinya

43:15ada

43:17strategi keras sana. Dan salah satu

43:19strategi itu waktu itu saya undang Mas Johan

43:21untuk ngobrolin tentang

43:23PWA.

43:25Dia sedang memanjukan

43:27PWA jaman itu.

43:29Targetnya PWA tahun 2017 itu ya.

43:31PWA, PWA, PWA

43:33mulut itu. Dan saya dari

43:35sisi performance.

43:37CMS, performance.

43:39Jadi bagaimana saya membuat

43:41benchmark WordPress

43:43di share hosting

43:45dan saya bikin benchmarknya

43:47di share hosting yang

43:4950 ribu rupiah sanggup tahan

43:51berapa traffic.

43:53Dan saya bikin test-testnya secara

43:55complete dan saya share.

43:57Setelah acara

43:59dia langsung bilang, "Van,

44:01lo apply jadi GDI aja."

44:03Dan gue nggak tahu apa itu GDI.

44:05Dan

44:11one lead to another, saya coba

44:13saya iain, saya coba sanggupin,

44:15saya

44:17tanya-tanya lebih lanjut

44:19apa sih GDI dan

44:21jelasin gimana. Dan akhirnya dia jelasin

44:23dan apa yang

44:25dan satu hal yang saya

44:27nggak perlu lakukan apa-apapun

44:29selain apa yang sudah kamu lakukan

44:31sekarang. Sama. Lanjutkan

44:33aja, lanjutkan aja apa yang kamu lakukan

44:35sekarang. Oh berarti Mas Yohan itu

44:37scripted. Soalnya

44:39saya juga bilangnya gitu.

44:41Lakukan apa yang udah lo lakukan, udah

44:43gitu nggak usah ngapa-ngapain. Jadi

44:45buat kita itu kayak apa ya

44:47kalau buat saya GDI

44:49itu penghargaan apa yang saya lakukan

44:51selama ini dihargai

44:53embel-embel GDI oleh

44:55Google gitu. Tapi

44:57jangan salah GDI itu nggak ada duitnya.

44:59Sukarela.

45:01Voluntary. Bukan pekerjaan.

45:03Bukan pekerjaan ya. Kita

45:05tidak dibayar.

45:07Voluntary.

45:09Dan kita juga

45:11dapat tapi nggak banyak.

45:13Jangan berharap ya.

45:15Yang dapat saldo yang lebih banyak itu

45:17GDI Cloud. GDI Cloud

45:19pasti dapat. Kalau kita kadang-kadang aja

45:21kalau lagi mood bagi-bagi

45:23voucher kita dapat. Tapi kalau nggak ya nggak.

45:25Kita bisa request.

45:27Biasanya kita bikin demo

45:29tentang apa lah. Deploy

45:31Next.js di Firebase yang

45:33apa kan sekarang Firebase ada itu ya

45:35yang kayak apalah feature SSR-nya

45:37juga. Nah

45:39yang auto detect meta framework.

45:41Kita mau ngedemoin itu

45:43konon bisa apply buat request

45:45reddit. Cuma belum pernah.

45:47Saya juga

45:49gara-gara. Tapi

45:51saya pernah buntung juga

45:53gara-gara mau ngetes-ngetes. Saya pernah

45:55coba beberapa hal. Kayak

45:57machine learning. Apa? Yang

45:59machine learning-nya atau

46:01ngetes-ngetes

46:03Google Workstation. Ya kan?

46:05Ngetes lupa dimatiin.

46:07Besok ya.

46:09Jelaka itu. Jelaka.

46:11Terpaksa saya bayar sendiri. Jadi

46:13ada suka-dukanya jadi-jedi ya.

46:15Mesti punya tes. Tapi kalau lupa

46:17dimatiin, nombok.

46:19Ya itu mah jadi

46:21nggak jadi-jedi kalau pakai

46:23serverless lupa

46:25dimatiin, bengkos lah.

46:27Nah dari

46:29dari setelah

46:31diajak Yohan. Nah itu sama prosesnya

46:33ada 5 tahap.

46:35Dan

46:37interview. Dan interview

46:39saya beda sama Mas Riza.

46:41Kalau interview saya super

46:43technical. Super technical.

46:45Super tidak technical.

46:47Yang ke

46:49Google-nya saya super technical. Jadi saya dikasih

46:51sebuah

46:53challenge. Ini webnya.

46:55Terus

46:57coba analisis

46:59dan kasih tahu. Saya

47:01kasih tahu dia sebagai orang awam

47:03apa step-step yang harus

47:05dia lakukan untuk bisa perbaiki

47:07performance-nya.

47:09Untuk bisa jadi

47:11sehingga bisa jadi progressive web

47:13application.

47:15Jadi saya harus kayak

47:17bongkar

47:19tampilan view source

47:21segala macam. Tanya dia pertanyaan

47:23gini-gini. Kayak coding interview ya

47:25jadinya ya? Iya. Jadi kayak coding

47:27interview terus saya analisis satu

47:29one by one apa yang misalnya dia lakukan

47:31step-step-step-step.

47:33Dan langsung di tempat

47:35dia lakukan step apa yang

47:37saya insosikan dia lakukan

47:39sampai jadi, sampai jadi

47:41cepat.

47:43Dengan Pak Thomas Steiner.

47:45Pak Thomas Steiner. Oh sama Pak Thomas.

47:47Pak Thomas.

47:49Yang interview saya Pak Thomas.

47:51Oh wow.

47:53Ya meskipun

47:55meskipun

47:57pekerjaan sukarela

47:59tidak dibayar. Tapi

48:01yang benefit

48:03yang kita dapat adalah kalau kita

48:05diminta mengisi acara

48:07kalau sekarang sih terbatas ke acara-acara

48:09tertentu ya.

48:11Misalkan Google I/O Extended atau

48:13DeVest gitu kan.

48:15Di Southeast Asia

48:17di regional Southeast Asia

48:19Asia Tenggara, termasuk Indonesia

48:21itu kita dapat akomodasi.

48:23Akomodasi tapi terbatas.

48:25Jadi flight sama hotel.

48:27Kalau ground transport bayar sendiri.

48:29Jadi kita sebenarnya ya omokin sendiri

48:31juga. Tapi maksudnya

48:33yang lebih seru sih kita dapat kesempatan

48:35ya itu. Maksudnya memudahkan

48:37misalnya GDST

48:39atau GDG kota mana

48:41bikin acara.

48:43Kalau nggak ada sistem ini.

48:45Ya gimana. Maksudnya kita bayar

48:47flight sendiri kan. Terus mereka juga

48:49lihat GDG-nya juga kan nggak

48:51punya budget berlebih kuat

48:53ngebangin orang. Jadi

48:55ngasih kesempatan

48:57network Google

48:59Developer Community biar ada

49:01aktivitas lokal. Jadi kayak

49:03apa. Kota-kota di Indonesia

49:05kan banyak nih. Terus GDG

49:07juga banyak di berbagai

49:09kota. Nah itu jadi kayak bisa

49:11hidup lah.

49:13Yang menarik. Sama satu lagi

49:15perks-nya ya kayak Eka kemarin

49:17diberangkatkan ke US

49:19ikut bootcamp AI.

49:21AI bootcamp.

49:23Eh AI bootcamp.

49:25Bukan AI bootcamp.

49:27Oh bukan AI bootcamp.

49:29Ya GD bootcamp.

49:31Atau sebelumnya yang di Bangalore juga

49:33kan kalau kita aktif, salah satu

49:35yang aktif

49:37itu dapat undangan

49:39minimal setahun sekali.

49:41Kalau dulu kita dapat undangan ke Google I/O

49:43dan GDG Summit.

49:45Google I/O di awal tahun

49:47ya bulan-bulan empat, bulan lima

49:49di akhir tahun itu biasanya GDG Summit.

49:51Tapi semenjak pandemi. Sejak jaman

49:53lockdown udah

49:55lebih.

49:57Bisa tiga kali.

49:59Google I/O

50:01terus yang biru-biru

50:03yang biru-biru.

50:05F8 development conference

50:07sama

50:09GDG Summit.

50:11Tapi Google I/O belum pernah

50:13diundang. Belum pernah ikutan Google I/O.

50:15Dulu sempat diundang, terakhir

50:17itu kan apa

50:19nggak dibayar full.

50:21Iya. Terus nggak jadi.

50:23Jadi harus

50:25harus bayar uang sendiri juga.

50:27Percsnya itu.

50:29Jadi kita nggak

50:31dapat dalam bentuk uang, tapi kita dalam

50:33kita nggak dapat dalam bentuk uang

50:35malah nombokin sendiri sedikit.

50:37Tapi Percsnya ya.

50:39Percsnya ya itu.

50:41Dapat kesempatan buat ketemu

50:43banyak orang, networking,

50:45public speaking.

50:47Akomodasinya juga ini ya

50:49terbatas ya. Jadi kalau misalkan

50:51hotel juga ya paling satu malam.

50:53Kalau misalkan acaranya

50:55udah terlalu malam, mungkin dua malam maksimal.

50:57Selebihnya kita biasanya

50:59ekstrem bayar sendiri.

51:01Apalagi kalau, betul.

51:03Kalau misalkan saya atau Ivan

51:05yang di Jabodetabek terus

51:07ngisi acara yang Jabodetabek

51:09itu biasanya kita nombok sendiri. Kecuali hotelnya ya.

51:11Misalkan di Bogor nih.

51:13Besok ya.

51:15Bulan depan di Bogor.

51:17Nggak ada kan pesawat Jakarta Bogor kan.

51:19Jadi kita harus naik. Antara naik

51:21kereta atau naik kendaraan sendiri.

51:23Mungkin kalau mau nginep di Bogor ya

51:27mungkin dapat hotelnya. Tapi

51:29pesawatnya ya nggak. Gak bisa diuangkan juga.

51:31Tidak bisa diuangkan.

51:33Jadi ya udah. Gak ada voucher.

51:35Gak ada voucher. Gak ada. Pokoknya

51:37tidak dalam bentuk uang ya. Benefitnya

51:39tidak dalam bentuk uang.

51:41Cuma itu balik ke yang disebut

51:43Mas Johan tadi itu sih. Apa?

51:45Iya kan toh tanpa ada ini.

51:47Kita sudah melakukan.

51:49Kita punya passion.

51:51Kita emang punya guna. Tidaknya nih pengen ngelakuin ini.

51:53Ya udah. Ini kayak di fasilitasi.

51:55Jadi bukan

51:57kekerjaan. Tapi kayak

51:59lebih ke kita di fasilitasi

52:01ngelakuin hal yang emang

52:03pengen kita lakuin. Sama kita ngerasa ada value-nya

52:05buat kita sama buat orang lain.

52:07Buat web developer

52:11di Indonesia lah. Indonesia

52:13service. Ya.

52:15Kalau yang sebelumnya kita lakukan. Atau Yvonne lakukan kan

52:17dalam skala kecil. Hanya di Jakarta mungkin ya.

52:19Nah yang Google bisa lakukan

52:21adalah kita bisa sampai ke

52:23Indonesia secara umum.

52:25Bahkan South Asia kalau mau.

52:27Kalau mau cerita

52:29lengkapnya saya punya blog post.

52:31Silahkan cek. Nah ini

52:33Mas Johan orangnya inilah dia. Orangnya yang

52:35berjasa buat kita ya.

52:37Yang disebutkan tadi ya. Mungkin

52:39web-nya kegigit nih berapa kali.

52:41Kita semua, kita bertiga nih hasil

52:43skeltingnya Mas Johan semua nih.

52:45Ini warat nih. Warat.

52:47Ini yang interview saya nih.

52:49Jeff Posnick yang bikin

52:51Workbox JS.

52:53Oh yang bikin Workbox. Wow.

52:55Yes. Tapi nggak ditanya

52:57itu. Nggak ditanya

52:59teknis. Nggak ditanya teknis.

53:01Iya ngobrolkan lah.

53:03Gue juga gitu yang interview tuh

53:05Mas Francois Beaufort.

53:07Ya mungkin salah nyebut namanya ya.

53:09Apa? Jadi

53:11tadinya kan udah parno banget nih sebelum

53:13interview sama Googler-nya. Karena

53:15gue punya kebiasaan

53:17katastrofising ya. Kayak kalau lagi

53:19mau

53:21ada sesuatu.

53:23Terus malem sebelumnya tuh pasti parno

53:25tentang segala hal yang aneh-aneh.

53:27Dari pertama apa? Ya kalau yang

53:29ketakutan yang wajar mah takut

53:31pas ditanya tiba-tiba freeze ya.

53:33Atau tiba-tiba dadakan nggak bisa besar

53:35inggris ya. Itu masih agak wajar. Tapi

53:37makin pas tengah malem tuh parno-nya

53:39jangan-jangan tiba-tiba ditanya tentang

53:41source code browser-nya sendiri.

53:43"Ajeng gue kan nggak bisa sih."

53:45Terus udah parno gitu. Terus gimana

53:47pelajarinya dalam waktu sesingkat itu

53:49belum pas besoknya kan seharian

53:51tetap harus kerja. Interview-nya yang kayak

53:53jam 6 jam 7 malem gitu.

53:55Oh parno. Cuma begitu.

53:57Terus sempet

53:59padahal pas itu sama Laura ya

54:01devrel lokalnya.

54:03Udah nanya juga ini bakal ada

54:05coding interview yang kayak lead code gitu

54:07nggak sih? Yang ada whiteboard-nya sih.

54:09Dia bilang sih,

54:11"Tahu gue nggak ya."

54:13Cuma sempet parno juga, sempet latihan

54:15lead code dulu, colongan latihan lead code

54:17di tengah kerja ya biasa parno.

54:19Biar nggak panik,

54:21mendingan enakkan ngetik kan.

54:23Maksudnya latihan-latian.

54:25Nah, pas udah interview,

54:27ternyata dia aja ngobrol.

54:29Ya kayak gini. Formatnya kayak

54:31episode ngobroling web biasa.

54:33Nggak tahu ya.

54:35Dia nilainya gimana.

54:37Dia selalu ngetik.

54:39Sambil kayak ngecek-ngecek notes-nya dia.

54:41Jadi kayak nanya apa yang

54:43kamu ketahui tentang browser engine.

54:45Maksudnya pas sama Laura.

54:47Ya udah kayak cerita yang open-ended.

54:49Yang kayak gue cerita ya udah.

54:51Misalnya ada webkit lah.

54:53Ada lain-lain.

54:55Misalnya firefox-nya sendiri.

54:57Chrome punya sendiri.

54:59Blink. Terus

55:01apa lagi ya? Diitanya.

55:03Oh, sebelumnya sering bikin

55:05artikel. Terus

55:07pernah ngasih top tentang apa, kenapa.

55:09Terus ya udah, misalnya gue jawab.

55:11Pas itu banyak

55:13tentang service worker sama PWA.

55:15Karena emang dipakai

55:17di jalan. Terus

55:19dipakainya begini-gini-gini.

55:21Kegunanya begini-gini-gini. Terus

55:23apa ya? Punya terus ditanya

55:25tentang project. Beneran bikin project apa.

55:27Ya udah, beneran kayak tanya-jawab aja.

55:29Kayak ngobrol.

55:31Cuma yang ngobrolnya berkaitan

55:33dengan web teknologi. Terus ditanya

55:35feature baru yang

55:37kamu excited itu apa.

55:39Ya udah, itu beneran tanya-jawab

55:41biasa aja sih.

55:43Salah satu trik, interview

55:45secara umum ya, bukan hanya interview GDI ya.

55:47Interview secara umum adalah ya yang udah dibahas

55:49di episode sebelum-sebelumnya

55:51yang apa, public speaking.

55:53Know your audience.

55:55Yang saya lakukan adalah saya cari tahu tentang

55:57Jeff Posnick itu siapa, dia bikin apa.

55:59Jadi begitu ngobrol, saya bilang

56:01"Wah saya ngefans sama Work With JS."

56:03Saya pakai.

56:05Dan dia tidak ada bertanya

56:07tentang itu sama sekali.

56:09Karena mungkin dia menganggap saya udah pernah pakai

56:11jadi saya udah tahu, padahal ya taunya

56:13cuma itu doang.

56:15Oh tapi emang pas

56:17gue interview juga

56:19kan ya kalau pelajarin

56:21apa, fokusnya dia sih

56:23udah juga dia tuh yang tentang

56:25media, kayak misalnya

56:27stream, transform, pokoknya yang

56:29tentang apa

56:31multimedia lah.

56:33Ya udah melajarin itu juga

56:35cuma dia nggak nanya itu sih.

56:37Dia nanya secara umum

56:39web API aja.

56:41Oh dia nanya "Apa yang

56:43kamu ketahui tentang API?"

56:45Cuma dia nggak nanya yang

56:47bidangnya dia secara spesifik.

56:51Kalau stalking, stalking

56:53kontennya dia sih udah jelas itu.

56:55Over prepare lah.

56:57Jadi kita harus tahu yang

56:59interview kita itu siapa.

57:01Setidaknya kan ada bahan obrolan.

57:03Oh suka ini ya?

57:05Gitu-gitulah.

57:07Tapi itu fun.

57:09Experience interview-nya tuh kayak

57:11ya pertama ya itu

57:13semalaman dan seharian

57:15penuh udah grogi,

57:17panik. Trus pas interview

57:19ya kayak 5 menit pertama masih agak kaku

57:21ya masih agak greeting,

57:23membiasakan.

57:255 menit, 15 menit.

57:27Akhirnya kerasa ngobrol dan

57:29sepanjang interview itu hampir 1 jam

57:31santai sih. Masih asik-asik aja.

57:33Dan malah enjoy

57:35pas udah mungkin udah setengah jam

57:37lebih tuh kayak udah nggak kerasa

57:39lagi interview sama sekali.

57:41Kebetulan.

57:43Beruntung mungkin.

57:45Kita udah di luar jalur nih

57:47dari script.

57:49Kita kan tadi ngobrolin hal-hal favorit.

57:51Nah, saya sebenernya pengen tahu juga

57:53dari temen-temen yang nonton malam hari ini

57:55kira-kira apa yang temen-temen

57:57suka dari acara ini dan kira-kira

57:59apa yang bisa kita improve, apa yang kita bisa

58:01perbaiki dari acara ini supaya

58:03semakin menarik lagi, semakin banyak yang nonton,

58:05semakin menarik, semakin bermanfaat buat temen-temen.

58:07Mungkin boleh di-share di kolom komentar.

58:09Kalau dari Eka

58:11atau dari Ivan, mungkin ada hal-hal yang perlu

58:13kita perbaiki nggak dari

58:15gimana cara kita

58:17membawakan acaranya, topiknya, atau

58:19apa gitu. Pengen apa sih ke depannya?

58:21Nah, kita kan udah banyak banget nih

58:23kontennya. Waktu itu juga

58:25pas lagi acara di Surabaya

58:27sempat ngobrol agak panjangnya

58:29sama Audi.

58:31Bahkan dia udah

58:33ngetes nyoba

58:35pake AI tool apa

58:37gitu buat

58:39jadi kalau

58:41transkript kan, mungkin ini juga bisa

58:43diteranskriptin. Memang karena ngobrol

58:45begini dan overlap kan kurang jelas.

58:49Gimana caranya biar bisa, intinya

58:51biar bisa ada track recordnya,

58:53ada dokumentasi, catetan,

58:55apa aja sih. Biar lebih mudah

58:57dicari ya.

58:59Trus si Audi

59:01poin-poin

59:03dan di bagian mana. Maksudnya kan

59:05si Audi cerita sih kadang

59:07dia pengen nge-share ke temennya misalnya atau

59:09share ke sosmed atau apa tentang

59:11suatu topik. Tapi kan nggak semua orang

59:13mau nonton kita

59:15mau nonton kita selama

59:17setengah jam atau 2 jam

59:19dan agak sulit buat

59:21ya nggak mungkin kan ngapalin

59:23pas kita bahas tentang suatu

59:25topik tertentu itu di menit

59:27keberapa. Nah itu masukan

59:29yang bagus banget sih dan sebenarnya setuju

59:31cuman sekarang belum ada ide

59:33pake tools apa dan

59:35workslownya gimana. Cuman sebenarnya

59:37hal yang mirip juga dikerjain sama syntax

59:39FM sih.

59:41Mereka pakai itu, Open AI

59:43Whisper.

59:45Maksudnya apa?

59:47Wala sendiri deh kayaknya.

59:49Tapi nggak tahu ya bahasa Indonesia apakah

59:51mereka bisa catch up dengan bahasa Indonesia atau nggak

59:53udah gitu kan ngobrolannya ini bertiga nih

59:55dia bisa bedain nggak suara kita

59:57dan kadang kita kan

59:59kembuk-kembukan ya. Maksudnya ya karena ngobrol

1:00:01design gini kan agak sulit apalagi

1:00:03unscripted ya.

1:00:05Apalagi online kan kadang-kadang juga

1:00:07sepang lag kan.

1:00:09Nah itu maksudnya itu satu gap

1:00:11mungkin satu gap yang paling penting bahwa

1:00:13kita nggak punya

1:00:17rekaman, rekord, dokumentasi

1:00:19tentang topik-topik yang kita bahas di

1:00:21masing-masing episode dan di bagian mana

1:00:23menit berapa itu sih satu yang paling

1:00:25tagging ya.

1:00:27Apa namanya?

1:00:29Audi rajin banget loh

1:00:31beberapa episode terakhir tuh Audi selalu

1:00:33melakukan timestamp

1:00:35Audi yang ini ya.

1:00:37Dia komen, selalu komen

1:00:39tuh timestamp. Menit 0 mulai

1:00:41menit berapa bahas ini, menit berapa bahas ini

1:00:43selalu tuh. Jadi terima kasih banyak

1:00:45buat Audi yang bikin

1:00:47secara manual. Saya tinggal copy paste

1:00:49aja luar biasa. Terima kasih.

1:00:51Ya mungkin itu salah satu

1:00:53cara dia untuk menyelesaikan

1:00:55problemnya tadi ya. Karena kita nggak

1:00:57bisa pakai, belum mencoba

1:00:59ke arah sana, mungkin pakai manual dulu.

1:01:01Jadi ya effortnya luar biasa.

1:01:03Terima kasih Audi.

1:01:05Kalau Ivan, ada masukan mungkin?

1:01:09Dari saya sempat kita

1:01:11obrolin kemarin itu

1:01:13lebih, coba kita bisa bikin

1:01:15kayak kitab ripo

1:01:17atau kitab issue. Oh iya menarik.

1:01:19Yang bisa open

1:01:21tentang topik-topik yang kita bahas.

1:01:23Jadi summary-summarynya

1:01:25kembali lagi dari summary yang tadi

1:01:27dihubungi ke kitab ripo

1:01:29dan bisa jadi bahasan orang

1:01:31bisa kayak. Diskusi di sana ya

1:01:33lanjut diskusi ya. Lanjut di

1:01:35kitab ripo. Wah seru nih.

1:01:37Jadi

1:01:39misalnya kita lagi bahas BUN.js kemarin

1:01:41kita coba nanti hasil timestamp

1:01:43saya coba

1:01:45misalnya di project apa?

1:01:47Jadi bisa dikomentarin.

1:01:49Saya komentarin. Jadi ada

1:01:51rekodnya gitu di situ.

1:01:53Dari pada kita tulis

1:01:55di Google Docs, mendingan langsung ke GitHub aja

1:01:57kita pakai readme.

1:01:59Per episode.

1:02:01Per issue.

1:02:03Per episode buat satu issue.

1:02:05Buat satu issue atau satu file gitu kan.

1:02:07Nanti bisa dikomentarin bisa

1:02:09disekusiin gitu ya. Wah menarik tuh.

1:02:11Thank you. Thank you.

1:02:13Hidup bagus. Hidup bagus.

1:02:15Dan itu lebih apa ya?

1:02:17Kan sosmed kan. Kayak gue nggak

1:02:19sosmedan nih. Terus mungkin kalian juga

1:02:21temen-temen masing-masing punya sosmed

1:02:23lain-lain. Ya itu.

1:02:25Daripada.

1:02:27Maksudnya daripada kalau misalnya

1:02:29harus di Twitter atau X gitu kan.

1:02:31Itu centralize di satu tempat

1:02:33yang nanti tiba-tiba Elon Musk

1:02:35kenapa lagi diganti lagi

1:02:37jadi skulit. Maksudnya. Kayak misalnya

1:02:39sekarang thread kan udah nggak

1:02:41muncul kalau user yang nggak login.

1:02:43Maksudnya itu kan jadi sulit ya

1:02:45dikonsumsi. Nah kalau di GitHub

1:02:47repo, ya

1:02:49relatif lebih kecil kan untuk

1:02:51tiba-tiba sulit diakses. Jadi setuju

1:02:53sih kalau misalnya obrol, kalau

1:02:55mau ada obrolan atau diskusi

1:02:57lebih lanjut di repo

1:02:59aja. Iya setuju-setuju.

1:03:01Karena kita biasanya

1:03:03itu diskusi

1:03:05sampai episode ini

1:03:07selesai. Udah gitu. Kadang-kadang

1:03:09ada beberapa temen-temen yang nonton setelahnya

1:03:11terus ada komentar juga tapi

1:03:13terbatas kan. Kalau ada.

1:03:15Kalau nggak bisa masuk ke notifikasi

1:03:17saya kalau di YouTube. Nah bener

1:03:19itu juga ya. Jadi saya nggak tahu kalau temen-temen

1:03:21itu sebenarnya. Nggak tahu kalau itu ada. Kecuali kalau

1:03:23di mansion ya. Komentar dan bertanya.

1:03:25Betul-betul-betul. Lebih enak

1:03:27kalau di GitHub bisa tagging saya.

1:03:29Bisa tagging Sanita, bisa tagging Eka.

1:03:31Terus kita bantu jawab deh.

1:03:33Tapi nggak sejauh-jauh juga ya

1:03:35nanti di...

1:03:37Buat episode mendatang mungkin bisa kita...

1:03:39Buat episode mendatang

1:03:43langsung kita buat tanya. Yang sebagian

1:03:45yang episode kita sebelumnya mulai

1:03:47kita masukin kesana aja ya.

1:03:49Oke. Mantap-mantap.

1:03:51Sip-sip-sip.

1:03:53Terus juga kita bisa

1:03:55taro topik yang mau

1:03:57dibahas atau topik yang akan dibahas

1:03:59berikutnya juga bisa disitu kan.

1:04:01Jadi temen-temen juga bisa mulai

1:04:03before acara sudah bisa

1:04:05kayak ngasih... Bisa.

1:04:07Bisa lihat oh ini kira-kira

1:04:09nanti kita mau membahasnya tentang

1:04:11apa gitu. Benar-benar-benar.

1:04:13Wah baru kepikiran ya.

1:04:15Luar biasa.

1:04:17Masa-masa apa nih?

1:04:19Apa yang perlu diimprove?

1:04:21Apa yang perlu diimprove? Yang pertama adalah

1:04:23kita harus punya account streamer

1:04:25sendiri. Karena ini masih numpang.

1:04:27Masih numpang Jakarta JS.

1:04:29Terus awalnya

1:04:31jadi awalnya itu kita live-nya

1:04:33di channel Web Dev Indonesia.

1:04:35Asuhannya Mas Johan juga.

1:04:37Karena

1:04:39saya pikirannya adalah biar neutral.

1:04:41Jadi temen-temen kan

1:04:43nggak punya account YouTube

1:04:45kan. Jadi taro di satu tempat

1:04:47yang neutral. Tapi

1:04:49semakin kesini akhirnya di

1:04:51episode ke-5 atau ke-6

1:04:53saya experiment. Saya

1:04:55live di dua tempat. Di account pribadi

1:04:57sama di account Web Dev.

1:04:59Dan semakin kesini penonton Web Dev itu semakin

1:05:01sedikit. Kayak nggak ada perkembangan.

1:05:03Jadi mungkin

1:05:05mulai episode mendatang

1:05:07kita hanya live di satu tempat di channelnya

1:05:09saya.

1:05:11Nanti temen-temen yang di Web Dev Indonesia bisa

1:05:13cek di youtube.com/risafahmi

1:05:15aja biar di satu tempat.

1:05:17Jadi nggak usah

1:05:19di dua channel sekaligus.

1:05:21Karena channelnya juga

1:05:23udah terbengkalai. Cuman kita

1:05:25doang yang live. Dan ternyata nggak

1:05:27works juga.

1:05:29Dan at least dapat

1:05:31audiensnya Mas Risa kan.

1:05:33Maksudnya dapat keuntungan

1:05:35juga.

1:05:37Saya juga dapat keuntungan.

1:05:39Jadi sama-sama. Win-win.

1:05:41Nah kan Mas Risa juga

1:05:43sebenarnya ada kayak extra labor

1:05:45ngurusin setup stream yardnya.

1:05:47Terus apa? Nge-hosting

1:05:49nge-direct apa? Nge-buka, nge-direct

1:05:51pertanyaan-pertanyaan. Jadi ya udah

1:05:53fair-fair aja sih.

1:05:55Iya kalau misalkan kita punya

1:05:57account stream yard sendiri kan kita bisa

1:05:59menjadikan kita bertiga sebagai admin.

1:06:01Jadi kalau misalkan kayak kemarin itu

1:06:03tiba-tiba internet saya mati, kalian

1:06:05masih bisa operasiin. Kemarin kan nggak bisa ya?

1:06:07Bisa. Cuma nggak

1:06:09bisa, cuma nggak bisa.

1:06:11Bisa share screen kan.

1:06:13Gak bisa naikin share screen kan.

1:06:15Gak bisa share screen.

1:06:17Share screennya.

1:06:19Iya karena yang admin sama saya.

1:06:21Kalau kita udah masuk ya udah kita ngomong doang.

1:06:23Di sini nggak ada yang ngomong.

1:06:25Ya seperti itu. Jadi

1:06:27kita harus mengeluarkan

1:06:29biaya tambahan untuk

1:06:31stream yard.

1:06:33Mungkin kita langganan pertahun gitu kan.

1:06:35Terus ya udah. Jadi kalau masing-masing sudah.

1:06:39Atau kita open for sponsorship maybe?

1:06:41Oh iya.

1:06:43Kita pasti open for sponsorship ya.

1:06:45Cuma

1:06:47ya nggak tahu.

1:06:49Kalau ada kita udah siapin

1:06:51red card-nya.

1:06:53Jadi kalau memang ada teman-teman

1:06:55yang tertarik boleh lah.

1:06:57Mau endorse nggak boleh.

1:06:59Walaupun

1:07:01kalau ada yang nyualan kaos kita pakai kaos.

1:07:03Bagi-bagi sticker gitu ya. Give away.

1:07:07Give away.

1:07:09Dapat motor.

1:07:11Dapat motor.

1:07:13Apa kita mulai di channelnya

1:07:15NullHolid.

1:07:17Di channelnya NullHolid aja apa.

1:07:19Jangan lah.

1:07:21Ini Aldi.

1:07:23Bisa ngundang GDE jadi speaker event

1:07:25tech talk GDSC? Bisa kan?

1:07:27GDSC bisa?

1:07:29Bisa aja.

1:07:31Bisa aja. Cuma kalau travel support nggak tahu ya.

1:07:33Jadi maksudnya mending undang yang

1:07:35dalam kota atau dekat-dekat aja.

1:07:37Pasti mau sih.

1:07:39Asal schedule-nya

1:07:41aman.

1:07:43Iya.

1:07:45Asal jangan ini ya.

1:07:47Jangan dia endorse yang ini ya.

1:07:49Bahaya.

1:07:51Itu memang dia duitnya banyak.

1:07:53Tapi kita tidak terima endorsean seperti itu ya.

1:07:55Jangan. Manti masuk berita

1:07:57GDE dipanggil ke kantor polisi.

1:07:59Bahaya.

1:08:01Ini feedback dari NullHolid.

1:08:03Katanya, pengatauan baru

1:08:05yang paling disukain pengatauan baru, interaksi tanya-jawab.

1:08:07Kita juga merasakan.

1:08:09Jadi nggak cuman kita doang yang ngobrol.

1:08:11Tapi teman-teman juga bisa

1:08:13nambahin atau koreksi atau

1:08:15kasih info yang baru yang kita juga kadang

1:08:17tidak tahu.

1:08:19Karena Ivan

1:08:21masih aktif sebagai

1:08:23developer. Eka juga masih aktif sebagai

1:08:25developer. Cuma saya yang ex-developer.

1:08:27Pengalaman bikin produk itu udah lama banget.

1:08:31Nggak saya

1:08:33alami. Jadi

1:08:35kita sama-sama belajar. Teman-teman yang di sini

1:08:37mungkin yang di komen lebih banyak

1:08:39portion

1:08:41nge-nodingnya daripada

1:08:43saya sekarang.

1:08:45Kita sama-sama belajar.

1:08:47Wah kontaknya via apa?

1:08:51Kontaknya...

1:08:53Aldi ini GDSC mana ya?

1:08:55Kontaknya

1:08:57via Mas Danang. Oh nggak ya?

1:08:59Bukannya ada channelnya ya?

1:09:01Di Discord aja.

1:09:03Ya, Discordnya

1:09:05Google Developers Indonesia ya.

1:09:07Dari Ludvi juga

1:09:13dari nonton-nonton banyak ilmu

1:09:15baru, siap. Nah

1:09:17Aldi tuh bener kan? Discord.

1:09:19Dah lama nggak buka Discord ya.

1:09:21Baru tadi posting lagi.

1:09:23Buka cuma kalau dimensiin aja.

1:09:25Ya, kemarin itu

1:09:29beberapa waktu yang lalu kan

1:09:31timnya Android sering live ya

1:09:33di Discord. Saya juga kepikiran

1:09:35kayaknya interaktif seru juga ya. Rame ternyata ya.

1:09:37Atau

1:09:41kita formatnya seperti ini juga bisa sih.

1:09:43Tapi Eka pernah

1:09:45ngalamin ya live di Discord. Gimana

1:09:47experience-nya?

1:09:49Nah, kalau keroyokan, kalau yang

1:09:51ngomong banyak banget, emang

1:09:53lagging. Cuma kalau bertiga doang

1:09:55kayaknya relatif aman sih.

1:09:57Kan kalau misalkan di

1:09:59Discord itu kelebihannya adalah penonton bisa

1:10:01ditarik ke sebagainya itu kan

1:10:03suruh ngomong gitu kan.

1:10:05Kalau disini kan agak susah ya.

1:10:07Oh, Depok. Depok bisa lah.

1:10:09Bisa lah.

1:10:11Lebih deket.

1:10:13Nggak deket-deket juga sih ya.

1:10:15Lumayan. Motor nyampe.

1:10:17Nyampe.

1:10:19Wah, itu diajak live di Discord.

1:10:23Boleh, boleh, boleh.

1:10:25Boleh kita live di Discord sekali-sekali.

1:10:27Bisa multi-stream nggak ya?

1:10:29Jadi kita biar nggak bikin acara

1:10:31baru gitu sekalian.

1:10:33Di Discord tapi di

1:10:35ituin ke Youtube.

1:10:37Jadi broadcast-nya di Discord, di Youtube juga.

1:10:39Kalau Razan mau bantuin boleh

1:10:41kita dengan senang-senang akan menerima.

1:10:43Biasanya kalau pakai itu kali ya.

1:10:45Pakai apa namanya? Kayak di screen capture.

1:10:47Terus di OBS.

1:10:49Pakai apa itu namanya?

1:10:51OBS.

1:10:53OBS.

1:10:55OBS, yes.

1:10:57Oke, oke.

1:10:59OBS.

1:11:01Ada lagi yang mau disampaikan mungkin?

1:11:05Oh iya, ucapan terima kasih lah ya.

1:11:07Buat semuanya. Buat teman-teman yang nonton.

1:11:09Terima kasih teman-teman. Buat...

1:11:11Nara Sumber.

1:11:13Nara Sumber kita siapa? Siapa aja?

1:11:15Ingat nggak?

1:11:17Mas Angga.

1:11:19Paling terakhir dulu.

1:11:21Mas Irfan Maulana.

1:11:23Mas Irfan Maulana.

1:11:25Mas Angga.

1:11:27Mas Angga.

1:11:29Jesseline.

1:11:31Pak Thomas.

1:11:33Tim Android.

1:11:35Tim GDI Android.

1:11:37Sidik dan teman-teman.

1:11:39Mas Budi.

1:11:41Mas Andrew.

1:11:43Ya.

1:11:45Terus timnya React Indonesia.

1:11:47React Komunitas.

1:11:49Mas Zain dan teman-teman.

1:11:51Terus siapa lagi?

1:11:53Yang kita pernah undang?

1:11:55Mas...

1:11:57Yang mau diundang lagi? Mas Donny?

1:11:59Mas Danang.

1:12:01Mas Donny minta diundang lagi kan?

1:12:03Buat ngomongin machine learning kan?

1:12:05Belum tuh.

1:12:07Kemarin juga ketemu sama

1:12:09Dana. Dia sudah bersedia.

1:12:11Kemarin katanya waktunya nggak cocok.

1:12:13Jadi nggak...

1:12:15Bahas microphone N kayaknya.

1:12:17Ini Eka mau bahas microphone N

1:12:19katanya. Eka namanya sama ya.

1:12:21Nama pasaran gitu ya.

1:12:23Nama pasaran.

1:12:25Mau bahas tapi lagi nunggu Mas Dana.

1:12:27Iya.

1:12:29Ahlihnya.

1:12:31Yang sudah pengalaman menggunakan

1:12:33microphone N.

1:12:35Kemarin emang tentang itu.

1:12:37Dan pakai firebase juga.

1:12:39Jadi emang cocok lah.

1:12:41Cuma beliau ketemu lagi sibuk.

1:12:43Iya. Kemarin dia bilang kontak

1:12:45lagi lah. Nanti pengen dia

1:12:47mau ikutan. Jadi...

1:12:49Bu Esther?

1:12:51Iya benar.

1:12:53Ini juga nih GDE baru

1:12:55harusnya diplonco.

1:12:57Diinterview di sini.

1:12:59Diplonco di sini.

1:13:01Oh kita

1:13:03sandingkan yang jauh sama

1:13:05yang dekat Mas Imre.

1:13:07Cloud sama

1:13:09machine learning digabung.

1:13:11Oh gitu.

1:13:13Tapi kalau Imre

1:13:15time zone nya beda.

1:13:17Time zone nya beda.

1:13:19Nanti Imre jadikan

1:13:21satu sama Prabu.

1:13:23Waduh.

1:13:25Gak seru ini.

1:13:27Ngerosting

1:13:29nanti ya.

1:13:31Sama satu lagi

1:13:33Mas Budi. Udah deh.

1:13:35Kita keluar aja mereka bertiga. Udah.

1:13:37Bye bye.

1:13:39Iya.

1:13:43Ini juga

1:13:45Mas Arya juga pengen kita undang juga

1:13:47ngomongin open source ya.

1:13:49Kemarin Eka gak ketemu sih ya.

1:13:51Nanti kita coba ngobrol-ngobrol lagi.

1:13:53Iya.

1:13:55Oh iya ngomongin Mas Arya dulu

1:13:57pernah diajakin podcast juga.

1:13:59Setiap hari Sabtu pagi jam 8.

1:14:01Karena kan jam

1:14:03jam 10, sore jam 10.

1:14:05Karena kan Mas Arya kan di California

1:14:07kan time zone nya agak beda ya.

1:14:09Jadi cari jam yang bersahabat untuk dia.

1:14:11Tapi baru jalan 3 episode

1:14:13akhirnya berhenti.

1:14:15Kayak penggawa teknologi.

1:14:17Ngomongin orang-orang yang

1:14:19underappreciated.

1:14:21Kayak yang bikin skeleit.

1:14:23Yang pernah bikin doom.

1:14:25Kalau misalkan kita kan

1:14:27kenalnya kan dan Abramov.

1:14:29Itu terkenal sekali kan.

1:14:31Tapi yang bikin

1:14:33react bukan dia.

1:14:35Yang bikin react bukan dia.

1:14:37Jadi orang-orang yang

1:14:39bikin relax.

1:14:41Gara-gara dia bikin relax.

1:14:43Betul.

1:14:45Dia public face nya react.

1:14:47Di Twitter nya kan

1:14:49I didn't make react.

1:14:51Jadi banyak

1:14:53sosok-sosok orang yang sebenarnya

1:14:55perlu di highlight.

1:14:57Karena karyanya.

1:14:59Bukan hanya karena dia

1:15:01ngetrend di Twitter atau

1:15:03viral di Youtube

1:15:05atau dimana.

1:15:07Dulu sempat bikin.

1:15:09Karena kesibukan ya

1:15:11bentuk berikutnya adalah ini.

1:15:13Jadi formatnya kayak gini sebenarnya.

1:15:15Sama kayak yang bikin

1:15:17C++ creator.

1:15:19Betul.

1:15:21Brands lossook.

1:15:23Brands lossook.

1:15:25Underappreciated banget kan.

1:15:27Tahunya jaman itu ya

1:15:29Steve Jobs.

1:15:31Bill Gates.

1:15:33Tapi

1:15:35underline itu C++.

1:15:37Atau Linus Torvald.

1:15:39C++ kan.

1:15:41Tapi nggak pernah ada yang tahu.

1:15:43Mungkin ada yang tahu tapi

1:15:45jarang.

1:15:47Karena dia emang nggak

1:15:49memposisikan diri sebagai public figure.

1:15:51Iya.

1:15:53Betul.

1:15:55DHH itu kan

1:15:57dia bikin

1:15:59dia bikin apa sih?

1:16:01Rails.

1:16:03Tapi kan dia juga punya

1:16:05punya company.

1:16:07Dan dia aktif banget online influencer.

1:16:09Ada tipe

1:16:11creator.

1:16:13Pencipta teknologi yang kayak gitu.

1:16:15Ada yang yaudah bikin.

1:16:17Yaudah dia kerja di balik layar.

1:16:19Nah itu.

1:16:21Kadang-kadang kan harus diangkat juga ya.

1:16:23Supaya teman-teman di sini juga

1:16:25punya apa ya.

1:16:27Punya banyak

1:16:29soritauladan lah. Nggak cuman orang-orang yang

1:16:31viral atau terkenal aja.

1:16:33Ini juga orang-orang yang

1:16:35under-appreciated ya.

1:16:37Kurang diapresiasi.

1:16:39Kurang terdengar biasanya.

1:16:41Itu sih.

1:16:43Tapi ya nanti kita undang lagi.

1:16:45Mudah-mudahan Mas Haria bersedia ya.

1:16:47Cuman kita

1:16:49trikinya adalah time zone-nya.

1:16:51Kalau jam 8 itu, disana itu jam

1:16:535 atau jam 5 pagi.

1:16:55Iya selisih jam.

1:16:57Setelahnya 14 jam. Kita

1:16:59pre-recorded aja kalau emang Leo mau.

1:17:01Ya antara pre-recorded atau kita

1:17:03ngobrol dulu 1 jam. Nanti jam 9

1:17:05dia bisa join.

1:17:07Udah ada tuh topiknya ya.

1:17:09Yang kemarin apa?

1:17:11Lodas ya.

1:17:13Lodas.

1:17:15Yang bangkrut.

1:17:17Nggak.

1:17:19Itu kan nggak jadi.

1:17:21Yang kemarin itu Lodas.

1:17:23Lodas kan library.

1:17:25Lodas menyatakan dirinya

1:17:27bangkrut. Bangkap sih. Betul kan?

1:17:29Tapi kalau nggak salah

1:17:31nggak jadi deh.

1:17:33Nggak jadi. Dia mau bikin versi yang baru.

1:17:35Mau bikin versi yang baru.

1:17:37Jadi semua issue yang sekarang

1:17:39di close. Ditutup dulu semua.

1:17:41Ada aja ya drama

1:17:43di bidang

1:17:45open source dan teknologi.

1:17:47Yang bikin

1:17:51Cognator.

1:17:53Cognator.

1:17:55Ada apa yang bikin Cognator?

1:17:57Siapa yang bikin Cognator?

1:17:59Dulu. Oh nggak terkenal ya?

1:18:01Yang terkenal yang si ini ya?

1:18:03Cognator itu bukan

1:18:05dia yang bikin itu kan si ex-present engine.

1:18:07Iya.

1:18:09Bukan perorangan ya.

1:18:11Perusahaan. Company.

1:18:13Tapi ex-present engine akhirnya

1:18:15nggak mau lanjutin

1:18:17Cognator.

1:18:19Terus dianggap sama

1:18:21Columbia apa

1:18:23gitu.

1:18:25Ya Columbia University.

1:18:27Di take over Columbia University.

1:18:29Itu kalau nggak salah Cognator 3 tuh.

1:18:31Habis itu baru dibalikin

1:18:33ke komunitas lagi kan.

1:18:35Teman-teman di sini PSP yang tahu

1:18:37si itu kan. Siapa?

1:18:39Orwell ya yang bikin Laravel ya.

1:18:41Yang apa?

1:18:43Taylor.

1:18:45Taylor.

1:18:47Ada muatan juga lumayan di

1:18:51dunia PHP kan.

1:18:53Yang sekarang terkenal.

1:18:55Itu kan sebenarnya lingkungan

1:18:57pertemanannya orang Laravel kan.

1:18:59Emang musuh

1:19:01komunitasnya mereka.

1:19:03Jadi sebetulnya

1:19:05anak JS dan anak PHP

1:19:07sebenarnya nggak jauh-jauh amat.

1:19:09Namanya banyak.

1:19:11Produknya banyak.

1:19:13Mukanya itu-itu aja.

1:19:15Yang bikin apa?

1:19:17Fuel PHP gitu.

1:19:19Gue lupa siapa.

1:19:21Oh ya, Fuel pernah.

1:19:23Ada, iya, iya. Ada framework-nya namanya Fuel.

1:19:25Tapi gue lupa siapa

1:19:27yang aktif.

1:19:29Perlu diapresiasi.

1:19:31Apresiasilah 1 jam nge-moding 7 jam

1:19:33di baging.

1:19:35Cara motongnya itu

1:19:41suruh co-pilot aja yang nulis.

1:19:43Jadi motong jam 1 jam nge-moding.

1:19:45Tapi ntar di bagingnya jadi 8 jam.

1:19:47Sama aja.

1:19:49Sama lagi kalau PII gitu ya.

1:19:51Sama

1:19:53terakhir kita mau ucapkan

1:19:55terima kasih juga buat teman-teman

1:19:57yang disini nonton,

1:19:59yang sharing-sharing link kita

1:20:01di Twitter, di LinkedIn, di Facebook.

1:20:03Yang selalu

1:20:05standby hadir.

1:20:07Terima kasih banyak.

1:20:09Yang kasih ide

1:20:11terus-menerus ya. Kasih ide-nya

1:20:13luar biasa. Kadang-kadang kita suka bingung

1:20:15tapi ngeliat topik-topik

1:20:17ide-topik dari teman-teman kita jadi

1:20:19semangat lagi, "Wah ini seru, itu seru."

1:20:21Jadi tetap terus

1:20:23lakukan apa yang teman-teman lakukan.

1:20:25Seperti

1:20:27kata Mas Johan.

1:20:29Ohil Mas Johan.

1:20:31Tadi ada

1:20:33masukan juga. Tadi ada yang saran

1:20:35project IDX.

1:20:37Oh ya, IDX.

1:20:39IDX kita belum bahas.

1:20:41Kenapa? Karena kita belum dapet.

1:20:43Eh, dapet.

1:20:45Udah dapet? Udah dapet.

1:20:47Tapi bentar ada demo.

1:20:49Demo dong demo. Apa itu?

1:20:51Tapi, tapi fitur utamanya kan

1:20:53AI-nya. AI-nya belum ada.

1:20:55Jadi sebenarnya ya, kayak

1:20:57eh, apa kan?

1:20:59Saat ada emailnya,

1:21:01cari emailnya,

1:21:03kodu daftar dulu, submit, langsung

1:21:05reprove.

1:21:07Udah daftar langsung di IDX-nya,

1:21:09udah daftar di email juga,

1:21:11belum dapet.

1:21:13Webcontainer.

1:21:15Ini menarik nih.

1:21:17Ini baru, baru,

1:21:19saya baru kepikiran mau bahas di

1:21:21DevFace Bogor, kira-kira

1:21:23menarik gak webcontainer?

1:21:25Menarik, bahas.

1:21:27Gue pengen tahu aja sih.

1:21:29Oke, boleh, boleh, boleh.

1:21:31Demo angular pakai IDX.

1:21:33Kenapa angular?

1:21:35Flutter kayak apa gitu?

1:21:37Oh, itu

1:21:39IDX bagusnya kan ada

1:21:41template-nya gitu.

1:21:43Kalau yang ada starter,

1:21:45kayak ada starter template-nya,

1:21:47lumayan user-friendly sih, enak.

1:21:49Tapi lagi-lagi itu yang fitur

1:21:51utamanya kan salah satunya AI-nya

1:21:53tuh, coding AI-nya

1:21:55yang khusus buat apa?

1:21:57Kan product AI-nya

1:21:59Google, macem-macem tuh,

1:22:01ada yang kan professional.

1:22:03Ada yang dipake di bar, ternyata tuh lain lagi.

1:22:05Nah, ini yang untuk coding.

1:22:07Nah, itu yang kayaknya salah satu gimmick-nya itu.

1:22:09Tapi ya itu belum dipake.

1:22:11Kodi ya namanya kalau gak salah, kodi.

1:22:13Tapi fitur yang lainnya

1:22:15saya lebih menarik justru.

1:22:17Kayak GitHub Courses sih.

1:22:19Oh ya, bisa buat running.

1:22:21Cuma nyoba di

1:22:25starter template-nya, Dirt Flutter.

1:22:27Ya, bisa muncul.

1:22:29Udah kayak beneran kayak.

1:22:31Oh, enggak, kalau yang native,

1:22:33gak tahu deh bisa atau enggak, belum coba.

1:22:35Ya, cuma ada tampilannya aja.

1:22:37Ada UI-nya aja.

1:22:39Nah, cuma kan Flutter dikompil ke UI,

1:22:41ke web juga ya soalnya.

1:22:43Jadi, apa?

1:22:45Mungkin itu hasil build

1:22:47yang buat web ya.

1:22:49Cuma kalau untuk target native-nya,

1:22:51kayaknya gak ada deh

1:22:53sejauh yang...

1:22:55Oh, gak ada target native ya.

1:22:57Jadi, Flutter pun, Flutter web ya.

1:22:59Walaupun ya ada emulator, emulator web

1:23:01aja gitu ya, mobile web gitu.

1:23:03Ya, kayak ada preview pane aja sih.

1:23:05Yang sejauh yang

1:23:07bisa ditiat cuma itu.

1:23:09Ya, ya. Mungkin nanti kalau

1:23:11fitur AI-nya udah aktif, mungkin kita

1:23:13bisa coba demo ya. Lihat-lihat ya.

1:23:15Iya. Loh.

1:23:19Ivan.

1:23:21Aman, Ivan. Oh, kirain ngefreeze.

1:23:23Oke.

1:23:25Ada lagi yang mau dibahas.

1:23:27Tadi PR kita adalah Transcript.

1:23:29Kemudian pindah ke

1:23:31GitHub juga sebagai

1:23:33Transcript.

1:23:35Yang lain kita bisa bahas nanti.

1:23:37Ya.

1:23:39Oke. Mungkin untuk malam ini,

1:23:41sekian dulu. Terima kasih banyak sekali lagi buat

1:23:43temen-temen semuanya yang sudah menemani

1:23:45kita setahun belakangan.

1:23:47Sekarang tiga orang abisin gue aja

1:23:49ini. Masih separuh.

1:23:51Masih separuh.

1:23:53Dua saya kita akan tiup-lilin di

1:23:55yang kedua.

1:23:57Dua akan bisa. Target. Yes.

1:23:59Oh iya, kita ada rencana mau

1:24:01bertiga

1:24:03di acaranya DevFace Bogor.

1:24:05Antara live atau

1:24:07enggak itu nanti kita coba cek ya.

1:24:09Mudah-mudahan bisa live ya atau recorded.

1:24:11Kita mau bertiga di panggung

1:24:13ngobrolin web

1:24:15di panggung DevFace Bogor.

1:24:17Kalau temen-temen ada yang di Bogor

1:24:19dan sekitarnya boleh datang.

1:24:21Tanggal 25 November ya.

1:24:23Jadi nanti kita akan

1:24:27tanya-jawab lah seputar web. Pokoknya

1:24:29topiknya bebas.

1:24:31Jadi tanya-jawab seputar

1:24:33dunia web. Kalian mau bahas apa?

1:24:35Mau nanya apa? Kita akan jawab

1:24:37kalau kita bisa. Kalau kita nggak bisa kita cari

1:24:39sama-sama.

1:24:41Kita googling aja udah.

1:24:43Jadi gitu

1:24:45rencananya. Mudah-mudahan bisa

1:24:47teraksana dengan baik. Untuk malam ini

1:24:49terima kasih banyak. Kita udahan

1:24:51dulu. Ketemu lagi minggu depan

1:24:53dengan topik yang berbeda pastinya.

1:24:55Jangan lupa kalau

1:24:57ada topik, ada

1:24:59saran kritik

1:25:01dan ada

1:25:03narasumber yang mau diundang boleh

1:25:05kesana.in/

1:25:07ngobrolin web.

1:25:09Oke. Sekian

1:25:11dulu untuk malam hari ini. Terima kasih

1:25:13banyak. Tunggu di Jakarta.

1:25:15Tunggu di Jakarta.

1:25:17Belum tentu Jakarta.

1:25:19Jadi kita udah fix di Bogor

1:25:21bertiga bawa topik masing-masing.

1:25:23Terus nanti kita mungkin akan

1:25:25ada dikasih waktu untuk

1:25:27memungkinkan

1:25:29diskusi panel, nah kita sekalian

1:25:31live, ngobrolin web. Live atau

1:25:33recording.

1:25:35DevFest selanjutnya

1:25:37Mas Dica kemana? Mungkin bisa diumumkan.

1:25:39Baru terima

1:25:41yang Bogor. Depok

1:25:43udah propose, tapi kayaknya enggak.

1:25:45Bali, tanggal 26.

1:25:47Setelah Bogor.

1:25:49Susah kan? Padahal pengen ke Bali.

1:25:51Mepet.

1:25:53Tapi tanggal 26, mepet banget sama Bogor.

1:25:55Tapi bisa.

1:25:5725 malamnya.

1:25:59Ke Bali.

1:26:01Bisa.

1:26:03Bisa sih.

1:26:05Kalau niat sih.

1:26:07Bisa.

1:26:09Tapi kayaknya

1:26:11mepet banget.

1:26:13Kalau Ivan kemana?

1:26:15Udah ada empat ya katanya.

1:26:17Bogor,

1:26:19Bandung,

1:26:21Magasar.

1:26:23Gue hampir sama persis.

1:26:27Kecuali Medan. Cuma Bogor,

1:26:29Bandung, Magasar.

1:26:31Cuma Bogor,

1:26:33Magasar. Oh kalian nggak diundang

1:26:35ke Bali ya? Oh Eka udah

1:26:37pernah.

1:26:39Bali tuh kayaknya

1:26:41mepet-mepet ya.

1:26:43Mepet-mepet ya.

1:26:45Kayak tadi Prabu bilang 25 malah.

1:26:47Oh bukan 26 ya?

1:26:49Iya 25.

1:26:51Pokoknya sehari setelah Bogor deh.

1:26:53Iya kayaknya.

1:26:55Ya udah.

1:26:57Sampai ketemu lah ya.

1:26:59Sampai ketemu minggu depan.

1:27:01Sampai ketemu di DevFest juga.

1:27:03Kalau ada yang datang, boleh say hi.

1:27:05Foto-foto.

1:27:07Atau minta tanda tangan seperti Audi.

1:27:09Silahkan.

1:27:11Iya Ivan tuh ke Surabaya berarti.

1:27:13Iya Ivan harus ke Surabaya.

1:27:15Main-main ke Surabaya tuh.

1:27:17Mau menangisin.

1:27:19Nambah satu lagi.

1:27:21Siap.

1:27:23Oke kalau gitu.

1:27:25Udah dulu ya temen-temen.

1:27:27Terima kasih banyak buat malam ini.

1:27:29Kita ketemu lagi minggu depan.

1:27:31Sampai jumpa.

1:27:33Dadah.

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Ngborolin 2025 - Ngobrolin WEB
EP 111

7 Jan 2025

Ngborolin 2025 - Ngobrolin WEB

πŸ“– Ulasan Tren Web 2024 - Perkembangan AI Generatif: Penyedia dan produk AI menjadi lebih beragam, tidak hanya chatbot ...

Kisah-kisah Menyeramkan dgn @zainfathoni  - Ngobrolin WEB
EP 149

4 Nov 2025

Kisah-kisah Menyeramkan dgn @zainfathoni - Ngobrolin WEB

πŸ—£οΈπŸ•ΈοΈ Selasa malam waktunya #ngobrolinWEB! Bertepatan dengan malam selasa kliwon, kita akan membacakan kisah-kisah meny...

Ngobrolin CSS Wrapped 2024 - Ngobrolin WEB
EP 114

28 Jan 2025

Ngobrolin CSS Wrapped 2024 - Ngobrolin WEB

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...

Komentar