EP 75

Ngobrolin Kerja Jarak Jauh - Ngobrolin WEB

Bagikan:

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://ksana.in/ngobrolinweb Donasi untuk meningkatkan kualitas kanal ini: https://saweria.co/rizafahmi Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Episode Ngobrolin Web kali ini membahas secara mendalam tentang pekerjaan jarak jauh atau remote work, yang menjadi topik relevan terutama sejak pandemi. Diskusi dimulai dengan pengalaman pribadi para host yang telah bekerja remote sejak lama, bahkan sebelum pandemi, termasuk bekerja untuk perusahaan internasional seperti 10up dan Human Made. Para host berbagi cerita tentang bagaimana mereka memulai karier remote work, tantangan yang dihadapi seperti perbedaan timezone, bahasa, dan budaya, serta bagaimana mengatasi hambatan komunikasi dalam lingkungan kerja asynchronous. Diskusi juga menyinggung mitos-mitos seputar remote work, seperti anggapan bahwa WFH (Work From Home) sama dengan liburan, serta stigma negatif yang muncul setelah pandemi tentang remote worker yang dianggap malas atau melakukan double job. Para host menekankan pentingnya accountability, kemampuan komunikasi tertulis yang baik, dan over-communicate tanpa micromanage. Episode ini juga membahas tips untuk mendapatkan pekerjaan remote di perusahaan luar negeri melalui networking, kontribusi open source, dan menjadi aktif di komunitas teknologi.

Poin-poin Utama

  • Remote work telah menjadi new normal sejak pandemi, tetapi tidak semua profesi dan perusahaan cocok dengan sistem ini
  • Software developer memiliki privilege untuk bekerja remote karena pekerjaan bersifat konsultasi dan berbasis output
  • Tantangan utama remote work meliputi perbedaan timezone, bahasa, budaya, dan komunikasi asynchronous
  • Pentingnya mengatur ekspektasi dengan jelas, seperti jam kerja overlap dan waktu respons untuk komunikasi
  • Over-communicate berbeda dengan nagging atau micromanage, fokus pada memberikan konteks yang cukup
  • Accountability adalah kunci utama sukses dalam remote work karena tidak ada pengawasan langsung
  • Untuk mendapatkan pekerjaan remote di perusahaan luar negeri, networking dan kontribusi open source sangat penting
  • Double job atau triple job dapat menyebabkan burnout dan menciptakan stigma negatif untuk developer Indonesia
  • Perusahaan distributed seperti 10up dan Human Made memiliki budaya remote yang berbeda dengan perusahaan WFO yang terpaksa WFH
  • Trial period atau working together sebelum hire jauh lebih efektif untuk menilai compatibility daripada interview singkat
Transkrip Bantu Koreksi

0:00hai hai hai selamat malam apa kabarnya semua Wah ini ada yang baru pulang liburan ya dari

0:24hahaha dari iya dari Jepang enak ya puasa-puasa bisa jalan-jalan ya justru setia

0:31sempat ngomong gitu enggak misalkan lagi nawar apa gitu nani

0:41ngobrolin tapi ya di sana tuh harga-harganya

0:54enggak enggak perlu nawar buka lebih tepat lebih tepatnya harganya lebih terstandarisasi Oh sama

1:05pernah nggak sih Iya pernah nggak sih merasa kayak kalau misalnya ke hmm Oke jadi Jakarta simpelnya

1:14aja berapa gitu lebih tepatnya nasi uduk di mall sama nasi uduk di bandara jauh lebih mahal di

1:25Bandara ya kan bisa bisa satu setengah semennya berlipat sama berarti bisa enggak ya Kenapa Jepang

1:34bisa Oh Jepang disupsidi lebih mudah lebih mudah bandingin kayak ini satu botol minuman air minum

1:45dalam kemasan di Indomaret di luar sama Indomaret di bandara beda lu harganya sama-sama iya lah

1:53Selama ini kan kita di ajarin, maksudnya kita taunya bahwa karena kalau di limited land,

2:01kayak bandara kan nggak mungkin bikin bandara banyak.

2:04Sedangkan kalau lahan biasa kita bisa buka franchise Indomaret hampir di mana aja gitu.

2:10Nah bandara karena limited kan tax-nya tinggi, rent-nya tinggi.

2:13Nah berarti di Jepang nggak kayak gitu ya.

2:15Itu either disubsidi atau emang sewanya ya kayak sewa tanah biasa aja.

2:21Memang begitu strategi atau cara mereka jualannya.

2:26Onigiri di Family Mart di luar, atau 7-11 di luar, sama onigiri di bandara harganya sama.

2:36Nah ini pengalaman yang bisa teman-teman dapatkan.

2:45Kalau teman-teman kerjanya remote.

2:48Ya, mau sembunyiin aja ya sama temanya.

2:50Jadi seperti biasa kita ketemu lagi

2:53Malam hari ini di selasa malam

2:55Tetap ya tapi jamnya agak mundur sedikit

2:57Di jam 9 waktu Indonesia Barat

2:59Seperti biasa

3:00Selasa malam waktunya apa

3:03Waktunya ngobrolin web

3:05Tapi malam ini kita gak ngobrolin web ya

3:09Malam ini kita ngobrolin

Lihat transkrip lengkap

3:10Pekerjaan jarak jauh

3:13Atau remote work

3:14Lebih ke arah

3:15Sebenarnya waktu saya

3:18Mengajak

3:21Kita ngobrolin santai

3:23Udah rindu juga kan

3:24Ngobrol-ngobrol santai aja

3:26Berbagi pengalaman

3:28Soft skill

3:30Pernah

3:31Pernah

3:33Pernah

3:33Itu code review

3:36Code review

3:39Public speaking

3:41Ini bagian dari seri kita

3:45Yang lebih ke soft skill

3:46Kalaupun gak

3:47teman-temannya enggak ngoding web juga mungkin bisa eh relevant ya Yes teman-teman yang pengen

3:56bertanya ayo mulai ngobrol ini caranya tanya-tanya aja ya ya jadi sebenarnya siapa pekerjaan kita

4:08sebagai developer itu adalah salah satu privilege nya adalah kita bisa kerja dari mana aja sebenarnya idealnya ya idealnya kau saya beda sama yang dokter gitu dokter atau physical trainer itu

4:22apa mau saya ada limitasi yang harus hampir 95% kasus ya harus ada di tempat yang sama sekarang

4:32sudah sedikit ada telemedicine ada terus kemudian contohnya istri saya juga dokter ya jadi konsul

4:44itu juga bisa dilakukan secara online konsul ya konsul penyakit kan udah dateng bilang lidah

4:52saya gatel-gatel itu di pensi pen sama di pen sama kasus ya kasus berbeda ada yang perlu fisikal

5:00ada follow up

5:02kalau follow up itu

5:03pernah gak sih

5:05saya admit-admit aja, ada yang pernah

5:08masuk rumah sakit? dirawat?

5:11diantara kalian bertiga?

5:13belum

5:13istri saya pernah hamil

5:16dan melahirkan, jadi pernah masuk rumah sakit

5:19waktu melahirkan

5:21kan ada jawab visit dokter ya

5:23setiap hari

5:23hari pertama mungkin setelah

5:29melahirkan itu kan

5:30ada visit

5:32kalau yang sudah masa penyembuhannya

5:34beberapa hari belakangan belum tentu

5:36si

5:36belum tentu si dokter itu datang

5:40visit tetapi dia cukup menerima

5:42hasil

5:43report dari

5:46report dari perawat

5:48report dari dokter umum

5:50sama

5:51report dari

5:54blood

5:55periksa darah

5:57hasil lab

5:58nanti dia

6:00telepon-teleponan

6:02dengan dokter jaga

6:05biasanya dengan dokter jaga

6:07nanti dokter jaga yang mengatur

6:09kadar obatnya

6:11atau kadar

6:12tindakan yang selanjutnya

6:15nah itu remote work

6:16dan itu bayar

6:18saya bayar

6:20itu ada bill-nya

6:22justification-nya dia kerja

6:27cuma nggak secara fisik

6:28di sana jadi intinya pekerjaan apapun yang bisa dilakukan enggak di tempat pada akhirnya bakal

6:35dibuat remote ya kecuali pas beneran yang misalnya melahirkan delivery nya atau yang simpel lah gigi

6:42belum enggak pernah masuk rumah sakit tapi urusan gigi masalah gigi tuh aku langganan banget gitu

6:47ya ngebor gigi kan harus dateng nggak mungkin dikirimin bursa ngebor sendiri cuma kalau udah

6:53konsultasi atau hal-hal yang apa ngecek hasil blot test atau webtest remote

7:00keywordnya adalah konsultasi

7:03ya kan konsultan kita itu sebagai webdev itu semuanya konsultan

7:09status kerja resmi juga konsultan

7:13saya konsultan ya kan

7:16itu melakukan konsultasi secara online

7:20ke siapa nah eh ya walaupun enggak semua ya remote working ini juga enggak semua untuk semua orang

7:27tidak untuk semua perusahaan tergantung kulturnya juga enggak semua profesi bisa tidak semua

7:32profesi juga bisa tapi salah satu profesi yang memungkinkan kita untuk kerja remote adalah

7:39software developer nah itu semenjak pandemi tadi ya Ivan udah sempet bilang ada sedikit perubahan

7:47salah satunya karena pandemi, remote work sudah menjadi new normal.

7:54Orang sudah mengerti kalau tiba-tiba ada bapaknya di rumah,

8:00tidak pergi kerja, tidak kelihatan seperti orang bekerja, itu sudah umum.

8:06Sudah tidak dinyinyirin lagi ya?

8:09Berapa tahun lalu?

8:09Di sangka Pia Ratuyul, Muting.

8:11Di karya Pia Ratuyul ya.

8:12Dan saya pengalaman sudah bekerja secara remote itu jauh sebelum pandemi.

8:20Saya mulai remote working itu dari tak fully professionally fully full time remote working itu 2014 2014 kalau gue dari 2017 dan emang apa full time work sebagai programmer sebagai webdev Iya cuma itu

8:42jadi sebelumnya apa belum ada pengalaman kerja full time webdev apapun cuma sebenarnya udah kayak

8:49freelance ya freelance random sama kayak Upwork dan Viver dan sejenisnya kalau kalau yang profesi

8:58maksudnya langsung remote ya jadi bener ya maksudnya kalau kalau side job masih masih

9:06ngantot itu beda ya ini beda saya mengatakan full-time ya 8 jam 40 jam seminggu full-time

9:172014.

9:19Aku 2017.

9:21Saya masih 10 tahun.

9:23Pengalaman remote yang paling minim sih saya kayaknya ya.

9:29Tapi saya paling duluan.

9:31Karena terpaksa waktu itu.

9:35Jadi tahun 2000 berapa ya? 2005.

9:38Wow. Itu beneran disangka piara tuyul kayaknya ya.

9:42Itu pekerjaan pertama setelah lulus kuliah.

9:46terus dapat kerja

9:48terus ada

9:49almarhum ayah sakit di Medan

9:54diminta untuk pulang

9:55saya tanya ke kantor

9:57boleh gak saya kerja

10:00dari Medan

10:00kalau gak boleh

10:03saya resign

10:04saya mau cari kerja di Medan

10:06apa internetnya?

10:07friend

10:0708 098

10:1194

10:13Eka aja tau

10:14Dan pada saat itu saya coba nanya-nanya di Medan itu nggak dapat kerjaan

10:20Jadi saya tanya ke kantor boleh nggak saya kerja remote

10:24Diperbolehkan

10:25Tapi dengan syarat laptop dan lain-lain itu beli sendiri

10:29Karena kan waktu itu di kantor itu nggak disediakan laptop

10:31Tapi disediakan PC

10:32Jadi nggak bisa dibawa kan

10:35Jadi harus beli laptop sendiri

10:36Akhirnya pulang ke Medan

10:38Ngurus orang tua

10:40Sampai akhirnya meninggal

10:41Akhirnya balik lagi ke Jakarta

10:43Itu gak dapat kerjaan di Medan

10:45Jadi balik lagi ke Jakarta

10:46Sebentar sih gak lama

10:48Gak sampai setahun

10:50Nah habis itu

10:52Di 2015

10:55Nah baru full time kerja remote

10:57Itu sama perusahaan Belgia

10:59Itu 10 bulan juga

11:03Jadi gak lama juga

11:05Tapi udah ngerasain lah

11:07Gimana sulitnya

11:09Tantangannya

11:10perbedaan kultur, perbedaan bahasa

11:13itu udah berasa banget gitu

11:15yang paling berasa itu, ya itu benar

11:17kultur, bahasa

11:19time zone

11:21time zone

11:22kita yang paling kerasa banget ya

11:27kalau perbedaannya waktu gue di kantor itu

11:29butuh apa

11:31atau mau nyuruh siapa

11:33tinggal nepuk pundak

11:35tinggal nepuk pundak di kantor

11:37jadi

11:39Gitu ya

11:40Ini gimana caranya?

11:43Begini

11:43Terus kalau butuh apa

11:45Kasih aja kesini

11:46Tolong dong ini kerjain sekarang dong

11:48Cepet gitu

11:49Atau cuma nunjukin

11:50Ini kenapa sih?

11:51Gitu ya

11:51Bisa rambut nunjukin gitu

11:53Butuh

11:53Programming juga gampang gitu

11:55Eh bantuin dong gitu ya

11:56Ini ada bug sini nih

11:57Bingung gitu ya

11:57Iya

11:59Kalau remote work

12:01Susah

12:02Gak bisa

12:03Async semuanya

12:05Async

12:06Gak bisa

12:08yang langsung kayak

12:10ping langsung mengharap

12:12jawabannya saat itu juga

12:15ada perubahan mindset

12:17kan ya berarti ya

12:18yang pertama

12:20mungkin ada mitos-mitos

12:23ya kayak misalkan

12:25kalau sekarang

12:27mungkin udah lebih normal ya

12:28orang udah tau gitu ya tapi kalau dulu

12:31sebelum jamannya pandemi

12:33misalkan

12:35boleh WFH misalkan seminggu 2 kali atau 3 kali selebihnya WFO gitu kan Ini zaman sebelum pandemi ya Itu biasanya kalau WFH begitu dikontek

12:48Ilang.

12:49Enggak bisa, ilang.

12:50Entah ke bank lah atau kemana.

12:51Jadi WFH itu seperti libur.

12:55Libur.

12:55Seolah-olah libur.

12:56Beda ya.

12:56Beda ya.

12:58Nah kalau kita kerja remote itu ya kita harus standby terus selama berapa jam yang disepakati.

13:028 jam, 8 jam.

13:03Tapi ada juga perusahaan yang memperbolehkan kita, ya terserah, yang penting kerjaan selesai.

13:08Ada lagi yang begitu? Enggak juga?

13:12Yes and no. Jadi kalau misalnya bahasa kerennya kan fleksibel time ya.

13:18Iya, itu bahaya.

13:20Tempat saya bekerja itu sebenarnya, tempat company saya bekerja itu fleksibel time.

13:26Fleksibel.

13:28fleksibel jadi tetapi kita harus punya X set up expectation set up apa ya set up gimana ya

13:38bahasanya begini kita tentunya enggak selamanya fleksibel fleksibel itu bukan kapan gua kerja

13:47kapan gua mau saat itu gua kerja bukan beda-beda ya enggak mau-mau kerja beda jadi ada kita set up

13:57kita

13:59jam kerjanya kita itu

14:01sudah kita ada

14:03kita tulis di salah satu notes

14:05how I work gitu ya

14:07misalnya kalau contohnya

14:09saya

14:09saat ini kerjanya dari

14:13saya tulisnya dari jam 9 pagi

14:16sampai

14:17jam 5 sore

14:20atau maksimal jam 6

14:21dengan

14:22makan siang jam 12 sampai jam 1

14:26Di kalendernya saya sendiri

14:31Di google kalender saya sudah saya setup juga

14:34Jam kerjanya sekian

14:35Dan semua jam makan siang

14:37Saya block

14:38Saya block

14:41Kayak saya gak boleh

14:43Gak boleh schedule meeting

14:45Di jam itu

14:46Tanpa persetujuan saya

14:49Dan

14:50Dari jam

14:52Jam 6 itu

14:55Sampai jam 7 juga saya blok

14:57Jam 6 sampai jam 8

14:59Karena saya mau

15:00Contohnya jogging

15:03Dan makan malam ya

15:05Jadi jangan

15:06Kalau memang mau ada perlu gitu ya

15:09Mau meeting jam 6 jangan sama gue gitu

15:11Sama orang lain

15:12Atau kalau memang mau nunggu setelah jam 8

15:15Waktu saya

15:17Kita bisa meeting

15:18Jadi

15:21Kita kalau setup expectation seperti itu

15:23itu orang tahu kapan harus kontek kapan tidak kapan mereka harus menunggu jadi kalau yang

15:35waktu enggak cocok ya udah besok ya main dipaksa gitu kecuali code blue kalau di rumah sakit

15:47blue itu kan emergency artinya

15:49kalau di rumah sakit

15:51kalau di rumah sakit

15:53no

15:54blue itu

15:55paling gak

15:58ada

16:00pokoknya kalau code blue itu artinya

16:05someone

16:07emergency

16:08artinya

16:11tinggalin semua

16:12jadi ada team blue namanya

16:15blue team tinggalin semua

16:17langsung menuju ke ruangan

16:20ya kalau di

16:22misalnya kalau code blue gitu

16:24ya

16:25mau gak mau ya, jadi kalau ada

16:28urgent server down ya

16:30harus, apapun yang dilakukan

16:32kalau gak notifikasi

16:34oh langsung balik gitu

16:35dan itu juga setup expectation

16:37betul

16:39apakah semua web dev

16:42cocok untuk

16:43sistem fully remote? tidak

16:45remote worker ngarep untuk semua orang ya masing-masing tempat juga lain ya kayak misalnya tadi

16:55fleksi time nah kebetulan gue juga settingannya mirip sama Ivan tapi karena timnya sangking

17:02kecilnya relatif kecil lah yang coding cuma tiga orang sama QA tambah dua jadi sebenarnya

17:08yang apa dev itu sekitar lima orang plus lebih ke produk dua orang kayak timnya kecil lah jadi

17:20sampai strict banget di blok di kalender

17:22dan

17:23gak harus strict banget

17:26ngelaporin jadwal, tapi by this time

17:28kita udah saling

17:30afal satu sama lain jadwalnya

17:32dan iya, sebenarnya mirip ke Ivan

17:34yang penting harus kurang lebih

17:368 jam, walaupun

17:38kadang ada yang misalnya ada temen yang

17:40punya anak dan anaknya

17:42umur udah masuk sekolah TK

17:44dan dia emang punya

17:45dia memperjuangkan

17:48Bagi dia itu hal yang penting, dia bisa nganter anaknya sekolah.

17:51Dia nggak pengen, walaupun mampu nge-hire nanny misalnya,

17:55atau istrinya aja yang suruh nganter,

17:58dia pengen ngeliat perjalanan anaknya masuk sekolah.

18:02Jadi, dia pagi-pagi banget ada.

18:04Jadi, kita tahu bahwa kalau ada sesuatu hal yang blocking nih,

18:09misalnya jam 7, jam 8 kita perlu sesuatu,

18:13jam 7-nya sebelum jam 7 bisa minta dia,

18:15tapi abis itu ya udah ditunggu nanti

18:18ilang sejam dua jam

18:19jam sembilan muncul lagi

18:21ya gitu

18:21terus

18:22misalnya gue mulai nge-gym nih

18:23siang-siang

18:24atau sore-sore

18:25ya bisa

18:26dua jam

18:28dua jaman off bisa

18:29cuma emang

18:30laporkan yang lain

18:31jadi lebih diutamain

18:33ada waktu komunikasi

18:35biar nggak keblokir

18:36itu hubungannya sama

18:37asynchronous

18:38async communication tadi

18:40ya tadi itu

18:40kalau di kantor kan

18:42kita ngetik nih

18:43di kebikel sebelah

18:44atau di ruang mana ruang sebelah ada teman kita atau mungkin pas ambil air minum atau ngopi atau

18:51rokok atau apa bakal ketemu sama kolega kita cuma kalau misalnya remote dan masing-masing

18:56mungkin punya gaya hidup masing-masing punya apa referensi punya kegiatan masing-masing itu

19:00kan ilang-ilangannya apa skipnya itu kalau misalnya nggak diatur itu skipnya kan bisa

19:06pas dia away kitanya on tapi kita butuh diskusi sesuatu nah gantian pas kitanya away pas dianya

19:13Nah itu kan gak lucu ya, maksudnya bakal banyak waktu yang kebuang dan itu gak bagus.

19:18Maksudnya nanti pada akhirnya semua hal-hal yang udah tiket-tiket task yang udah dijadwalin,

19:26yang gak jalan semua kan kalau selisipan terus.

19:29Jadi kalau di tempat gue ya gitu, fleksi cuma saling tahu jadwal masing-masing.

19:34Tapi pernah dengar juga sih beberapa teman ada yang ada kewajiban,

19:38terutama yang overseas timnya, kayak yang tim A di mana,

19:43tim B di mana, harus ada overlap

19:46misalnya itu biasanya disetujuin sih

19:47wajib overlap antara

19:49jam sekian sampai jam sekian, nah habis itu

19:51di luar itu sesuai time

19:53masing-masing, jadi setiap perusahaan pun beda

19:55mungkin misalnya kalau kalian

19:57antara misalnya nih ya, jam 7 sampai

19:59jam 10 malam, ada hal yang

20:02non-negotiable, misalnya pengen

20:03makan malam sama keluarga, atau

20:05lari malam-malam, atau apalah

20:07ya kalau misalnya kerja di tempat

20:09yang mewajibkan harus

20:11overlap di situ karena itu urusannya bukan cuma kalian sama bos tapi kan sama temen kerja lainnya

20:17kan Nah itu ya harus harus diatur sih mau saya apa gimana kita merasa cocok atau enggak Nah jadi

20:26ada pertanyaan bagus nih pada kerja di kompani mana semoga jawab dulu ada beberapa hal poin

20:33dari Eka yang mau saya bagi pengalaman pertama kan kita asinkronus kalau ribot itu mostly kita

20:40asinkronus communication. Jadi nggak selalu online ya, nggak selalu tetap muka. Jadi tetap muka itu

20:48hanya diperlukan saat stand up pastinya dan ad hoc yang benar-benar perlu. Jangan meeting mulu kerjanya

20:58gitu ya Komunikasi Nah karena komunikasi adalah oksigen kalau remote working ini Semuanya harus dikomunikasikan dan over communicate Over communicate beda dengan nagging

21:16Nagging itu artinya.

21:17Nagging itu nanya-nanya terus gitu ya.

21:19Nanya terus.

21:20Udah belum.

21:21Beda ya.

21:23Itu micromanage.

21:24Iya itu micromanage.

21:26Beda.

21:27Over communicate itu begini.

21:29Kita tahu kita menanyakan sesuatu.

21:31satu atau ya contohnya kita mau nanyakan atau gini deh lebih gampangnya kode kita setelah kita

21:41submit itu kan pasti harus dikode review oleh teman kita Bagaimana caranya supaya dia nggak

21:48balik nanyain kita itu perlu dipikirkan one step lebih banyak apa caranya supaya saat dia lagi

21:59review, dia gak nanya

22:01ini maksudnya apa

22:02atau kenapa lu bikin begini

22:05atau kenapa lu gak bikin begitu

22:07jadi konteksnya

22:09sudah disiapin di PR description

22:11sama kalau bisa

22:12di beberapa line yang

22:15yang kita

22:17mengambil keputusan yang berbeda

22:19kita komen disitu

22:20jadi itu namanya over communicate

22:23jadi kalau kita

22:25membuka PR, sudah dijelaskan

22:27ini tiketnya

22:28Ini summary-nya apa

22:32Dari PR itu

22:34Kemudian dijelaskan lagi

22:36Kenapa kita mengambil

22:38Jalannya begitu

22:40Apa perubahan yang kita lakukan

22:43Terus kemudian

22:45Bagaimana cara ngetestingnya

22:47Jadi biasanya kan

22:48PR itu kita sudah open itu

22:50Sudah pasti kita tes dulu di dev

22:52Di development sudah lulus

22:54Tesnya kita gitu ya

22:55Ada checkboxnya, sudahkah kamu tes

22:58ada testing instruction

23:00setelah

23:02testnya sudah pakai administrator role

23:04ada user role, segala macam

23:06ada list of testnya dulu

23:08dan

23:09PR itu hanya akan

23:12di review oleh teman kerja kita

23:14kalau sudah lolos linter semua

23:16sudah lolos ESLIN

23:18sudah lolos styleLIN, sudah lolos PHPC

23:20segala macam sudah lolos, jadi sudah bersih

23:22sudah komplit, tinggal

23:24si reviewer itu

23:26nggak lagi nge-review code style

23:28Dia nge-review logic

23:30Dan arsitektur

23:33Nah

23:33Kalau memang kita mengambil

23:36Sebuah keputusan arsitektur yang berbeda

23:39Kita jelasin

23:40Di komen atau di dokumen

23:43Itulah maksud saya

23:44Over communicate

23:46Itu kalau PR

23:49Oke

23:50Berarti skill

23:52Menulis itu esensial sekali ya

23:55Iya komunikasi

23:56Dan itu kayaknya satu-satunya hal dari kuliah, dari edukasi formal gue yang lumayan berguna.

24:02Masih kepake.

24:03Sisanya gak ada.

24:05Sisanya gak ada.

24:07Tetapi ada juga lho, pengalaman juga. Kalau terlalu banyak informasi yang terlalu niti-niti detail juga gak bagus.

24:18Terlalu detail, terlalu banyak.

24:20Karena information overload.

24:22Iya, information overload.

24:24Iya, hai Mas Jayang.

24:27Kita lagi sudah remote work dari Jogja.

24:30Jogja Amerika ya? Oh itu timezone-nya tricky.

24:34Nah nanti saya jelasin lagi bagaimana.

24:36Ya pernah, 4 tahun.

24:38Nah itu over-communicate untuk PR.

24:43Kalau misalnya over-communicate untuk misalnya kita ingin bertanya sebuah update ke seseorang.

24:51makanya tadi saya katakan

24:53jauhkan

24:57pertama kalau misalnya mau bertanya itu

24:59jauhkan diri daripada

25:01suuzon

25:02tapi husnuzon

25:03prasangka baik

25:06mulailah dari prasangka baik

25:08dan kemudian

25:10menanyakan update

25:13dengan menawarkan

25:14diri untuk membantu

25:17supaya kita bisa unblock misalnya kalau kita bertanya itu kan berarti kita block Misalnya ada sesuatu yang kita butuhkan dan kuncinya ada di orang itu dan kita menanyakan apa yang bisa kita lakukan supaya kita bisa dapatkan informasi itu

25:34Biasanya dimulai dengan bertanya dan menawarkan diri bagaimana bisa mempercepat itu.

25:42Lalu

25:43Beritahukan apa aja

25:48Hal-hal yang sudah pernah kita lakukan

25:50Jadi bagaimana

25:52Buat question yang baik itu

25:54Atau menanyakan sebuah follow up itu

25:56Apa yang sudah kita lakukan dan

25:58Kenapa kita butuh

26:01Sesuatu yang kita ingin

26:06Tanyakan itu

26:07Supaya konfirmasi itu

26:09Jadi

26:10Dan

26:13Usaha

26:17Karena

26:19Masanya gini

26:20Kita kan di company

26:23Kalendernya semua open

26:25Transparan

26:27Biasa kan cek dulu kalender orang

26:29Juga sebelum

26:31Atau sedang menuliskan pertanyaan

26:34Cek juga kalender orang itu

26:36Apakah dia

26:37Available enggak

26:39Dalam waktu yang

26:42Akan datang

26:44Atau kapan dia mulai

26:45Jangan-jangan pas kita lagi

26:47Nguber ternyata dia lagi libur

26:49Gak akan dibaca gitu

26:51Nah itu juga perlu

26:54Jadi

26:55Bertanya pun ada

26:59Artnya

27:01Gitu

27:02Komunikasi ya

27:05Komunikasi tertulis terutamanya

27:06Kalau untuk remote ya

27:08dan apa nambahin kayak misalnya orang tanya itu kan karena entah ada masalah atau ada hal yang

27:16belum jelas nah lebih oke masih kita mesti combine selain bertanya kan karena terlanjur pasti belakang

27:24ada yang kurang jelas atau ya atau ada masalah ya diluar kendali kita tapi bisa juga di prevent

27:32meminimalisir hal-hal yang harus ditanya ulang di awal.

27:35Jadi misalnya contohnya kalau lagi bagi-bagi tiket ya,

27:38bagi-bagi task misalnya stand up,

27:41ada task yang harus sort berdasarkan ini, ini, ini, ini.

27:46Kalau misalnya kita kebiasaan pasif nih, iya-iya aja,

27:51kita iya aja, tapi terus baru sadar,

27:55nggak bisa sort by parameter ini,

27:57karena sebenarnya di API kelete belum ada di swagger-nya misalnya.

28:00Nah, itu kan menimbulkan back and forth setelah teranjur masing-masing ngerjain tugas itu kan.

28:09Nah, kalau misalnya, ya nggak semua hal bisa diantisipasi di awal ya, cuma kalau ada hal-hal yang kelihatannya kita tahu,

28:15wah, ini kayaknya belum tentu bisa deh, atau apa ya.

28:19Itu kan malah lebih simple kalau dikomunikasiin di awal, mumpung lagi stand up, kumpul semua, bisa langsung dicek,

28:25oh ya ini belum bisa yaudah jangan dulu untuk poin ini bisa buat hal lain yang lebih cepat

28:30misalnya kalau emang ada hal yang time sensitive

28:33jadi selain menjawab mengadres pertanyaan yang udah ada dengan tadi organize komunikasinya

28:40di depan juga maksimalkan waktu bersama, waktu diskusi bersama

28:46untuk prevent pertanyaan bolak-balik yang mungkin bisa diantisipasi

28:51terus tantangan selanjutnya timezone yang paling nah belum pernah nih karena timnya lokal semua

29:04nah ya dulu gua pernah masuk tim US tiga tahun tiga tahun

29:14hal pertama yang di di require dengan tim US itu ada apa namanya apa tadi bahasanya kayak

29:27overlap ya overlap overlap itu dari company membutuhkan overlap mini a makanya tiga minimal tiga jam Jadi karena US itu berbeda 12 jam berbeda

29:45Jadi kadang meeting itu bisa sampai jam maksimal jam, pernah sampai jam 2 pagi.

29:56pernah tetapi udah nonton bola ya I said I said I said waktu itu gue bilang gua nggak mau lagi

30:03jam 2 pagi jadi set up boundary meeting itu maksimal jam 12 jam 12 malam oke nah jadinya

30:14cara bekerjanya unik ya unik caranya gini saya bagi waktunya empat jam empat jam jadi empat jam

30:24pagi hari atau siang hari

30:25habis itu leha-leha

30:28kerjain apalah di rumah tangga

30:30terus mulai lagi kerja

30:32di jam 9 malam sampai jam 12

30:34atau jam 1

30:35jadi

30:37justru saya menemukan

30:40apa namanya

30:42momentum

30:44yang enak sebenarnya

30:45jadi kalau

30:48pagi-pagi itu kerja

30:49itu gak ada yang ganggu, gak ada ping

30:51gak ada yang nanya

30:53nggak ada

30:54di telpon

30:58ada yang nanya atau

31:00minta update tuh nggak ada, apalagi PM

31:02ini minta update, tolong ini, tolong itu, atau klien

31:04tiba-tiba nge-ping butuh sesuatu yang ditanyakan

31:06nggak ada

31:06jadi saya setup waktunya itu

31:11di pagi hari

31:14khusus

31:15ngoding

31:17jam 9 malam

31:20khusus nge-update

31:21update atau nulis ya nulis lebih tepatnya nulis update tiket update artikel update dokumentasi

31:31meeting itu semuanya dari jam 9 malam sampai jam 12 itu kerasanya enak lebih produktif rasanya itu

31:44ininya saya pengalaman saat bekerja di company yang US base tapi harus punya leverage ya berarti

31:55kemisai tadi tuh meeting mungkin disana kalau jam 2 jam 3 pagi di kita kan mungkin itu malah

32:02jam produktifnya di sana ya terganti ya tergantung apa timezone ini harus kita harus bisa membujuk

32:0812 maksimal gak perlu mewujudkan ada limitasi kita ngelimitasi itu tugasnya tugasnya CPM yang

32:17ngatur itu dengan klien yang penting oflet tiga jam yang standby bisa diandalkan jadi memang

32:24begitu culture company jadi CPM yang ngatur dengan klien Oke karena sih Ivan ini bisanya

32:31di pagi hari, ya berarti

32:34mereka yang ngatur jawab, oke

32:35kalau mau ketemu dan meeting

32:38secara synchronized

32:39si event, ya lu bisa di

32:42pagi harinya lu doang

32:43that's it

32:44itu limitasi

32:47dan so far, gak ada

32:50klien, wah gak bisa, ya kalau gak bisa

32:52gak pernah ya, kalau gak bisa, bisanya

32:55ya saya pindah ke klien yang lain

32:58nanti

32:58ke tim yang lain yang cari yang gua bisa masuk gitu boleh spil-spil kantornya yang di Amerika

33:15atau yang di yang sekarang boleh kalau di ius itu saya kerja nama di agency namanya ten up ten up

33:2510up.com kalau yang sekarang namanya humanmade

33:36ini ada humanmade itu kerennya ya kerennya

33:42ini nggak lagi ini kok nggak lagi iklan kok

33:50ada linknya tuh, jadi handbooknya kita itu juga transparan, publik bisa dilihat semua orang

33:56kayak ada perusahaan yang remote juga apa namanya?

34:02banyak, Atlassian

34:03Atlassian, GitLab

34:04GitLab juga punya handbook masing-masing ya

34:07iya

34:08kalau saya sama perusahaan Belgia ya sama sih kurang lebih ya

34:15Jadi harus ada irisan waktunya

34:19Kalau sama Eropa kayaknya agak lebih mendingan daripada

34:25Karena 6 jam doang ya

34:27Suisinya sekitar 6 jam kan

34:29Jam 5 sore itu mereka baru mulai kerja

34:32Saya udah mau selesai kan 1 jam

34:34Jadi ada catch up di sana

34:36Saya udah ngerjain hari ini

34:37Udah mau selesai

34:38Mereka baru mau mulai

34:40Jadi gitu

34:41Enaknya itu

34:42Cuman sama perusahaan Belgia itu ada kendala

34:45bahasa karena bahasa utama mereka kan bukan bahasa Inggris bahasa utama saya juga bukan

34:51bahasa Inggris kadang-kadang suka kalau teks itu kan kita interpretasi interpretasinya bisa

34:57macam-macam ya kalau kita lagi emosi itu kalau kita baca teks kayaknya semuanya emosi gitu kan

35:01Oh seneng mungkin seneng gitu kan kadang-kadang suka nyalah resepsinya disana bahasa saya saat

35:08saya mengatakan komunikasi dimulai dengan usnuzon ya cuman kalau manusia kan ada apa lagi misalkan

35:18lagi lagi ada masalah di rumah atau dimana gitu kan begitu baca ih kok ini banget gitu kan apa

35:25sih gitu kan begitu kita ngobrol lewat apa online gitu video call baik-baik aja gini doang maksud

35:32saya gini loh sebenarnya gitu sebenarnya enggak ada apa-apa cuman karena baca teks sambil emosi

35:37kira-kira ikutan emosi itu kan itu lebih nanya emoji jadi tolong ya dua jam lagi selesai ya

35:47terus kasih smile emoji gitu ya asesual kasih hati kasih minta kasih begini terus-terus setelah

35:59maaf ya saya nggak bisa deliver kasih emoji itu ya Oh saya saya bisa begitu juga loh misalnya misalnya

36:09gini saya udah janji ya janji Oke besok gua lakukan begini gini-gini atau nanti dia minta

36:16tolong atau minta bantuan atau intinya ada tas yang diasan ke saya saya cuma saya pertama kali

36:28oke gue pasti punya hal begini

36:30yang perlu dikerjakan

36:33penting yang mana

36:35misalnya

36:36oke lu kerjain yang itu dulu

36:39nanti ini bisa belakangan

36:40atau setelahnya

36:41dan ternyata di sore hari

36:45sudah jam 5 jam 6 gitu

36:46gak kepegang gak kesentuh

36:48yang paling tepat

36:52dilakukan adalah

36:53jangan dikacangin

36:55kita proaktif ya

36:58Proaktif. Gua hari ini gak sempet.

37:01Karena...

37:03Omongin aja gitu ya.

37:04Iya. Apaan aja gak sempet blablabla karena begini-gini dan gua sudah habis waktu.

37:09Sudah habis waktu.

37:10Iya, iya.

37:11Dan gua harus pergi gitu.

37:13Jadi biasanya kasih tau dan tanya apakah masih bisa besok atau gimana bisa di schedule besok.

37:23Biasanya bisa. Biasanya.

37:26Tapi kalau misalnya beberapa kali memang nggak bisa, sebenarnya dia sudah kasih tahu di awal.

37:38Ini penting untuk dikirim hal ini ke klien, dikasih tahu di awal.

37:43Jadi kalau bisa selesai sebelum jam sekian supaya bisa ada waktu buat proofread atau buat crosscheck

37:51atau bisa biasanya technical crosscheck sama developer lain.

37:56Jadi kalau memang penting katakan dari awal penting Kalau memang masih bisa besok Ya bisa besok Jadi gak perlu yang namanya Sugarcoat

38:10Oke lu bisa kerjain santai aja

38:13Gak perlu pikirin

38:14Tetapi tiba-tiba itu penting

38:16Jangan di

38:17Jangan di sugarcoating

38:21Gitu juga ya

38:22Kalau memang penting ya penting gitu

38:24Jangan dimanis-manisin gitu ya

38:27jadi ten up Amerika human made mana yuky yuky base-base yuky upaya tapi dia ada entity di

38:45Australia sama US juga saya ada tim epek Oke ada requirement bahasa Inggris nggak level apa gitu

38:54terutama yang di US?

38:56ya minimal bisa komunikasi dan mereka bisa mengerti

39:00oh gak pakai tuvel gitu-gitu gak ya?

39:02gak, gak

39:04waktu interview kan ada ya

39:06mereka akan nge-judge kita dari komunikasi bahasa inggrisnya

39:11oh tapi gak ada tes bahasa inggris dasar gitu misalnya?

39:13TPA gitu?

39:15gak ada

39:17jadi biasanya clock dari

39:21dari nyambung atau enggaknya ngobrol gitu ya?

39:23ngobrol gitu ya Ya kalau misalnya kita enggak nguasain bahasa Inggris dasar nggak bakal bisa

39:28interview juga dong nggak bisa bisa jelasin Project ini atau jelasin kamu pernah bikin apa aja sih

39:33kalau beneran separah itu sampai nggak bisa komunikasikan ya udah tapi udah dicoret di

39:38sini teman-teman enggak perlu sampai sejahat misalnya mereka enggak saya enggak pernah

39:47ketemu yang grammar Zila nggak pernah jenak itu kita salah-salah kita salah-salah grammar

39:55salah ingat apa kayaknya ya nggak papa lah tapi kita kalau apa bikin harus punya vocab yang cukup

40:03kalau mau saya walaupun gue sehari-hari nggak kerja pakai bahasa Inggris ya komunikasinya

40:07timetnya Indonesia semua cuma komunikasi buat tertulis tiket dokumentasi itu tetap harus

40:13bahasa Inggris alasannya karena kita kadang kan timnya emang kecil kalau yang in-house tapi

40:20kadang pakai external freelancer yang belum tentu dari Indonesia jadi harus dalam bahasa Inggris

40:26nah hubungannya itu tadi misalnya kalau cuma salah-salah kurang es gitu atau pastensinya

40:31salah sebetulnya sih relatif dimaklumin tapi kalau kita beneran enggak punya vocab untuk

40:37nyampaikan konsep sebenarnya kita loading gitu kan tetap harus ada konsep-konsep kita pertama harus

40:42yang jelas, pahami instruksi, terutama kalau kerja di internasional.

40:48Kayak pengalamannya Ivan itu ya, kita harus paham,

40:51sama kita harus mengkomunikasikan, kayak misalnya untuk bisnis logik atau flow-nya,

40:57ya kita harus bisa jelasin dong, walaupun kurang-kurang S atau ING,

41:01itu kan sekarang juga bisa pakai AI kan, dibetulin,

41:04kalau memang harus rapih dan profesional.

41:07ada banyak tools kok yang buat ngecek grammar kalau tertulis jadi tenang aja

41:14dan tidak ada syarat harus TukVol atau apa gitu tes segala macam nggak ada ya kecuali di mungkin

41:22mungkin kalau programmer enggak kali ya mungkin kalau misalkan kayak translator atau yang

41:28dengan bahasa mungkin ya? Iya kalau juru bahasa harus. Iya-iya. Komet message sama inline dog itu harus

41:38bagus sih. Oke. Kalau bisa dimengerti. Ada satu hal yang paling penting diantara semua core

41:47core dari bagaimana bisa kita bisa pengalaman saya yang saya anggap paling penting supaya bisa

41:56sukses dalam remote working adalah accountability.

42:01Accountability.

42:03Itu paling penting. Jadi core diantara semuanya kita itu harus bisa accountable.

42:09Karena nggak ada yang ngeliat kita untuk bekerja.

42:12Dan saya nggak mau bekerja di company yang tiap sebentar harus ngeliatin saya lu kerja apa lu kerja apa gak mau

42:24ada tempat yang pasang itu kan, keylogger

42:27pasang keylogger, pasang webcam

42:30ada tuh namanya time doctor, cari deh time doctor

42:33kamu yang ngalamin pas update dulu, pas masuk ke lansi update

42:37cuma lama-lama gak nyaman juga sih

42:40saya gak akan bekerja di tempat yang begitu

42:43kenapa butuh nama

42:45jadi saya ingin diperlakukan

42:47seperti profesional

42:49dan dewasa

42:50dan saya akan bekerja secara profesional

42:53dan dewasa

42:54jadi gak perlu

42:57dikejar-kejar untuk

42:58ngasih update

43:00ya gak perlu dikejar

43:01kalau lupa biasa lah ya

43:04kan biasanya di-save

43:05soft reminder biasa

43:07tapi gak perlu sampai dikejar-kejar

43:09gak perlu sampai harus

43:11ngejar-ngejar

43:11dan

43:14katakan ya

43:17kalau memang ya dan katakan tidak

43:18kalau memang tidak, kalau memang gak bisa

43:21bagaimana caranya

43:23supaya apa yang kamu

43:25butuhkan, bantuan apa yang

43:27dibutuhkan supaya kita bisa

43:28menyelesaikan itu sama-sama

43:30kalau memang gak bisa

43:32jadi

43:32apa namanya

43:36be accountable, jadi semua

43:38semua yang dilakukan jujur aja gitu akuntabel itu pasti siapa ya bertanggungjawab kali ya lebih bisa

43:45dipertanggungjawabkan bisa dipenuhi enggak tahu apa yang satu kata yang kece tapi harus tapi

43:52harus lebih tapi sebenarnya makna kontrol itu lebih dalam lagi daripada pertanggungjawaban

43:57bisa diandalkan bisa diandalkan

44:05betul-betul bisa dianggap

44:12Scalable. Oh, enggak ya?

44:15Accessible.

44:16Accessible.

44:22Nah, ini juga salah satu misleading sedikit.

44:30Terutama gara-gara pandemi salah satunya.

44:33Kan ada perusahaan yang memang kulturnya remote sekali.

44:36Ada perusahaan yang terpaksa remote karena kondisi, kan?

44:39Nah beberapa perusahaan yang remote karena kondisi ini

44:43Dia memindahkan

44:44WFO menjadi WFH

44:47Dengan cara ya itu

44:48Dia tetap praktek-praktek

44:50Bos datang ngeliatin

44:52Wah dia kerja, dia kerja, dia kerja

44:53Kalau di remote kan gak bisa

44:55Akhirnya caranya gimana?

44:56Share screen

44:57Bisa dilihat

44:58Kita lagi kerjain apa

45:00Jadi itu rasanya

45:03Kayak gak cocok lah ya

45:06Dibilang perusahaan remote

45:08Mungkin perusahaan WFO yang terpaksa harus kerja dari rumah.

45:12Lebih tepatnya bukan perusahaan remote, tapi distributed company.

45:20Kalau tempat saya bekerja itu 10 up sama sebelumnya 10 up dan sekarang human made.

45:25Itu dari awal itu sudah distributed company.

45:30Jadi memang kantornya ada sih, kantor fisiknya ada.

45:34hanya untuk physical address dan officially ada sebenarnya kalau mau saya datang ke UK dan main

45:43ke kantor itu ada orangnya ada orangnya ada ada ada satu ya kadang dia ke kantor ada sekarang

45:55menjauhkan jadi ke working space tetapi ada spesial untuk orang yang kerja remote di perusahaan lain

46:02Iya jadi kalau mau datang sana tuh ada gitu bisa ada ruangan jadi kalau mau datang sana boleh gitu

46:09dan kayak ya sekedar kerja gitu bisa Iya betul ya jadi distributed company beda sama eh WF yang

46:21ya ini juga salah kaprahnya ya banyak salah kaprahnya ya ada hal yang gara pandemi juga jadi banyak stigma negatif Nah itu ada yang ngaruh ke accountability

46:37Iya. Di awal-awal pandemi itu saya cukup sering di beberapa acara

46:43atau di beberapa ini sempat bilang,

46:47ini sebenarnya pada saat pandemi ini kesempatan kita developer

46:51untuk nunjukin ke perusahaan bahwa kita cukup dewasa

46:55untuk menjalankan kerja remote.

46:57Harapannya setelah pandemi berakhir, kerja remote-nya tetap.

47:01Jadi lebih tersosialisasi juga, apa ya?

47:05Sosialisasi.

47:06Lebih normal.

47:06Kan kayaknya kami belum sebelum normalize.

47:10Lebih dinormalisasi, orang-orang udah pada tahu, tetangga-tetangga udah pada tahu.

47:15Tapi ternyata tidak 100% berhasil.

47:21Karena ada beberapa maksor yang kembali.

47:21Malah muncul stigma negatif.

47:23Stigma negatif.

47:25Bahkan ada yang mengambil kesempatan untuk bekerja di perusahaan yang lain

47:31Double job bahkan ada yang triple job

47:33Itu kayaknya stigma yang sering banget ya

47:36Terutama sejak covid sih

47:38Sebelum covid gak ada yang

47:39Orang Indonesia sedikit yang mikir kayak gitu

47:42Cuma setelah covid musim WFH

47:45Itu orang stigmanya remote worker itu either malas, gabut, gak produktif

47:51Atau double job, triple job dan lain-lain

47:54Buka kamera terus lupa matiin terus buka kamera di satunya Iya apalagi yang timezone sama mah

48:09bingung tuh Nah jadi buat teman-teman yang pernah melakukan itu double job atau triple job terus

48:17kemudian perusahaan di Indonesia tidak percaya dengan developer Indonesia dan terpaksa harus

48:22Tentu office, itu salah kalian

48:24Salah kita semua ya

48:26Jadi besok-besok harus lebih dewasa

48:29Nah kalau soal double job nih

48:34Keliatannya dulu pernah ngobrol sama Ivan

48:36Tapi bukan disini di forum private

48:38Tentang perusahaannya Ivan

48:40Dan kebetulan tempat kerja gue juga mirip

48:43Jadi sebetulnya

48:44Kalau double job dalam arti

48:46Kerja sebagai developer di tempat lain

48:48Jelas gak boleh

48:49Tapi kalau orang punya

48:51Side hustle

48:52kalau apa mau sekelon tempat gue sih lebih ke misalnya double-jump dua-duanya fulltime kalau

48:59salah satunya part-time apa-apa lebih ke running bisnis misalnya sambil buka running bisnis harus

49:08ya yang tadi itu tetap jamnya 8jam sih tetap cuma kalau bisnis lain boleh waktu kita di kita

49:15ngobrolnya waktu salah satu acara GDG antara DevFest atau IO di Bogor kayaknya

49:22saya ingat percakapan ini

49:24waktu itu saya katakan, oh tempat saya bekerja itu boleh sebenarnya double job

49:28tetapi asal tidak conflict of interest

49:32jadi misalnya kan human made itu kan agency, web agency gitu ya

49:40consultant gitu. Kita ngejalanin double jobnya itu agensi juga dengan kompetitornya atau agensinya kita siapin.

49:51Kita, company kita sendiri gitu ya. Gak boleh gitu, gak boleh gitu. Karena udah conflict of interest.

49:57Karena data klien ada di kita, semua kan ada data-data private tuh gak boleh, gak boleh keluar ya.

50:03Nah, tetapi kalau misalnya saya double job, saya kan sekarang double job.

50:10Contohnya kerja di human med dan juga punya jualan ayam goreng.

50:17Contohnya.

50:18Itu fine-fine aja.

50:19Gak apa-apa.

50:22Ya, maksudnya yang double job di sini atau triple job di sini,

50:25saya pernah ada yang cerita juga, itu full time tiga-tiganya.

50:30Full time remote tiga-tiganya.

50:32tapi ya mungkin kan boleh-boleh itu boleh habis itu dia tipis

50:45abis itu cuti aja jangan ini enggak ya pertanyaannya pada saat sakit itu pakai

50:54asuransi perusahaan yang mana ya lebih besar lah limitnya setelah setelah pandemi masih

51:02sering disangka ngepet enggak enggak Mas malah disangka itu kena layoff enggak ada kerjaan

51:10Oh kalau saya disini

51:14Saya gak pernah keluar

51:16Gak pernah muncul

51:17Di siang hari

51:18Kalau saya dulu

51:24Waktu kerja remote itu

51:26Pengalamannya menarik karena

51:27Seminggu pertama

51:29Saya kerjanya dari rumah

51:30Dan gak proper

51:34Dan kalau saya ada di rumah

51:36Orang-orang rumah itu menganggap

51:37Saya itu available

51:38jadi tiba-tiba lagi lagi modding tiba-tiba dipanggil tolong anggap dijemuran gitu kan

51:44susah memang mengerisain ya harus komunikasikan juga dengan keluarga Iya teguhnya ya harusnya

51:52Iya ya baru mulai kan jadi belum belum ada persiapan enggak ada enggak enggak proper lah

51:59ininya apa ruang kerjaannya dan lain-lain enggak proper jadi seminggu itu praktik praktis tidak

52:05kerja jadi produktivitas ngaco banget seminggu sampai akhirnya pas meeting di hari Senin mereka

52:14nanya ini kenapa gitu kok nggak ada progress dan lain-lain ya saya ceritain kan akhirnya ya udah

52:19kita modelin kamu untuk apa langganan akurasi space-space-space ya akhirnya tetap keluar rumah

52:28jadi jam 09.10 tetap keluar rumah itu lebih jauh lebih produktif Oh ada pengalaman yang mirip nih

52:37gimana Iya ya itu sama beneran sama banget cuma alasannya agak lebih bego aja jadi apa dulu circle

52:46pertemanan gue tuh banyak yang apa sih punya anak-anak di art seni-senian atau ya desain

52:53Begitu-begitu deh yang emang gak punya

52:55Jadi kadang mereka misalnya ada proyek

52:58Panjang

52:59Tapi kadang misalnya yang beneran seharian

53:02Dan apa

53:03Weekday gak ngapa-ngapain

53:05Maksudnya bukan jenis orang-orang yang 9 to 5

53:08Dan dulu pas

53:09Awal-awal banget belajar

53:11Ngoading itu belum punya duit

53:13Buat tangganan internet kan

53:15Numpang di dulu temen punya cafe juga

53:17Numpang online gratis disana

53:19Gak beli ya emang boleh

53:21Dan akhirnya dapet kerja

53:23fulltime kerja remote akan semua seneng terus Oh berarti bebas bisa kerja di mana aja ya kan

53:31terus kayak tahu nggak sih yang di apa gimmick sosmed dan lain-lain digital nomad terus lagi

53:39pada duit project atau duit apa baru turun Ayo kita ke pantai nah ke pantai kan sinep gue diajak

53:46bisa kan ikut ya tinggal bolet top aja asal ada apa Oh ada internet kok ya Nah pergi ke pantai

53:55camping kan kalau di apa Instagram yang estetik itu kan ya gitu kan sambil ngoding di pantai di

54:01hemok gitu dan itu yuforia cuma ya hasil akhirnya sama persis kayak Mas Rissa gitu

54:10dan gimana pun kalau kita di pantai itu walaupun ada internetnya ya gimana duduk di hemok itu kan

54:21nggak optimal ya buat ngoding Oke lah kalau cuma buat ngetik dikit bisa tapi kalau misalnya hal

54:26yang emang butuh apa hanya untuk meeting bisa meeting dan show off bisa cuma kalau fokus time

54:36dimanapun manusia itu ya butuh ritme jam yang kurang lebih dan butuh lingkungan yang emang

54:44fokus kalau pergi jalan-jalan bareng temen walaupun misalnya temen tahu itu lagi kerja

54:49gitu ngetanya terus tapi banyak orang dan pada bercanda pada ngomong lucu ya nggak mungkin lah maksudnya kita bukan robot kan pasti ketawa dan pasti ikut nimbung Jadi ya Jangan kan di pantai atau lagi nyantai

55:05Di pesawat aja, saya pernah mencoba lagi pesawat nih terbang 7 jam.

55:10Ah kan lumayan tuh ya, dapat 7 jam bisa bikin satu modul.

55:16Boro-boro.

55:17Di pesawat tuh pengennya tidur.

55:19tuh buka udah buka laptop tuh udah buka laptop tuh ngeblank ini mau bikin apa ngerti tutup

55:27install nggak ada internet gitu ya ini ini ini kasusnya kelas ekonomi ya karena saya nggak pernah

55:37di kelas bisnis nggak pernah sama sekali mungkin beda kalau di kelas bisnis lebih lega bisa

55:43atau dapat meja yang lebih proper saya enggak tahu saya enggak pernah tetapi kalau di kelas ekonomi

55:49mau buka laptop kan sempit tuh ya mau buka laptop Aduh susah mau tangannya udah gini gitu

55:56waktu kerja remote di kompani luar pernah nggak disuruh datang ke negara perusahaan itu pernah

56:06event sering ya?

56:08ini mau berangkat

56:09bulan depan

56:12iya bulan depan

56:15ada

56:16kayak tahunan

56:18retreat tahunan

56:20jadi setiap tahun

56:22ngumpul bareng

56:24selama seminggu

56:26disana akan ada

56:28sesi-sesi workshop

56:29sharing terus kemudian kerja

56:32bonding ya bonding

56:34bonding

56:35bonding setelah jam kerja

56:38setelah jam kerja ada

56:40tetapi di jam kerjanya

56:42ada

56:43ada session dan workshop

56:46jadi workshop itu

56:47kalau kali ini temanya

56:50unconference jadi

56:51ada banyak isu yang sekarang

56:54internal company dan

56:55apa namanya

56:58ya selalu ada ya

57:00hal yang bisa diperbaiki

57:02atau ada

57:03ada teknologi yang pengen diadopsi

57:07kan kalau sudah

57:09kliennya enterprise

57:12kalau kita mau mengadopsi sebuah

57:14sebuah teknologi baru

57:17contohnya AI ini

57:19belum ada kan

57:20ininya secara

57:23maksudnya secara internal company

57:24belum ada secara resmi

57:26kalau kita ingin adopsi pakai AI

57:30fitur-fitur apa yang sudah ready

57:33yang bisa ditawarkan

57:35dokumentasinya seperti apa

57:37dan

57:38sisi privasinya bagaimana

57:41itu kan belum dipikirkan

57:42datanya dimiliki oleh

57:45siapa bisa gak dipertanggungjawabkan

57:47secara

57:48kepemilikan data

57:51legalisas data

57:52itu ada satu topik

57:55nanti akan dibicarakan di workshop itu

57:57oke

57:58itu akomodasinya

58:01dibiayai sama kantor semuanya

58:03atau ada subsidi?

58:05Semua ya.

58:05Ada semua 100%.

58:07Kita cuma bawa

58:09bawa badan aja

58:11bawa duitnya

58:14buat beli oleh-oleh

58:16karena oleh-oleh gak ditanggung.

58:18Dapat uang saku gak?

58:21Enggak ya.

58:22Cuma akomodasi aja ya.

58:24Tapi kalau misalnya

58:26mau makan

58:28di bandara itu termasuk

58:30karena ini perjalanan perjalanan bisnis ribas ibaratnya saya enggak kan kesana kalau kamu

58:42enggak panggil jadi ya ditanggung semua itu visanya bisa liburan bisa kerja B1 B2 kerja

58:50lebih lama berarti bisnis-bisnis

58:54kalau gue sayangnya ngumpul-ngumpul gak setiap tahun sekarang dulu banget katanya pernah

59:02diceritain setiap tahun terus covid off habis itu sempet ada lagi tapi sekitar dua tahun sekali sayangnya kumpul di Indonesia tapi ya diterbangin ke Jakarta sih maksudnya ditanggung flight sama hotel

59:18udah itu doang

59:20sama satu lagi

59:22kumpul-kumpul ngobrol lagi

59:23diterbangkannya itu bisa juga perjalanan dinasnya itu gak mesti ke negara

59:28ke headquarter

59:29tetapi ke

59:31ke satu tempat yang netral

59:34bukan

59:34kantor capang

59:37perjalanan linensnya bisa ke tempat

59:41klien juga

59:42contohnya kan klien misalnya ada di Singapura

59:46kalau misalnya ada

59:49waktu lalu saya ke Singapura

59:53salah satu owner

59:55dari Human Made

59:56main ke Singapura

59:59dan mau ketemu sama

1:00:01salah satu leadership dari kliennya

1:00:05biasanya kan

1:00:06Saya dipanggil dari sisi teknis

1:00:09Sebenarnya datang situ hanya buat nyari

1:00:13Biasanya kan ibaratnya silaturahim

1:00:18Si pemilik perusahaan datang

1:00:22Ketemu sama stakeholder yang higher level

1:00:27Biasanya kan harus bawa asisten

1:00:29Orang teknis

1:00:30Kalau si orang sana yang nanya

1:00:34Begini-begini bisa nggak?

1:00:35Pasti dia tanya

1:00:36Ivan gini gimana

1:00:37Saya cuma bisa

1:00:39Ini bukan orang marketing ya

1:00:42Yang bilang bisa ya

1:00:43Oh bahaya tuh

1:00:45Kalau orang marketing ya

1:00:47Karena orang marketing ada juga

1:00:50Orang salesnya ada

1:00:51Accounts, lebih tepatnya orang accounts

1:00:53Datang juga

1:00:54Teknis datang juga

1:00:56Jadi ibaratnya

1:00:57Datang sana tuh

1:00:59Ngobrol, nyari opportunity

1:01:01Dan

1:01:02Sebelum dia bilang bisa

1:01:05pasti dia akan confirm dulu secara teknis

1:01:08it possible gak

1:01:10gitu

1:01:10biasanya begitu, ujung-ujungnya cuma datang makan siang

1:01:14hahaha, hihihi

1:01:16pulang

1:01:17ngurus pisahnya ribet gak?

1:01:24pisah

1:01:24ya pisah apa kan

1:01:27kalau misalnya

1:01:28pisah bisnis

1:01:29sama

1:01:31sama dengan pisah

1:01:33bedanya kalau visa

1:01:35hiburan

1:01:38contohnya kita ke Google IOD

1:01:42Google

1:01:43CDS

1:01:46Chrome Dev Summit kayak lalu ya

1:01:48itu kan ke US

1:01:49kita urus visanya B1 B2

1:01:51bukan turis

1:01:52B1 B2 itu kan bisa turis bisa bisnis

1:01:55urus visanya

1:01:59ribet gak

1:02:00yang pasti butuh invitation letter

1:02:04kayaknya cenderung lebih gampang

1:02:07mengurus visa bisnis dibandingkan liburan

1:02:10kenapa? karena kalau bisnis kan ada

1:02:13ada yang undang

1:02:15iya, udah jelas gitu

1:02:17kalau liburan justru dipertanyakan

1:02:19ini beneran nggak?

1:02:20kita harus bisa membuktikan

1:02:23kita emang kayak

1:02:24mereka kan ngejudge nih

1:02:25masuk akal nggak orang yang

1:02:27tampilannya kayak gini

1:02:28kerjanya begini

1:02:30mau liburan ke tempat-tempat ini

1:02:33jadi pas apply visa buat

1:02:34kemarin, itu kan

1:02:37nge-coping orang-orang lain

1:02:39nih liburan, ditanya mau ke kota apa

1:02:41kalau kota yang misalnya

1:02:43emang tujuan liburan kayak LA

1:02:45Miami, ya biasanya

1:02:47tetap ditanya mau kemana, cuma

1:02:48sempat ada yang nyebut

1:02:51nama kota apa ya, Michigan

1:02:52atau apa yang bukan

1:02:54kota besar, kota terkenal

1:02:56bukan tempat orang liburan

1:02:59walaupun mungkin kota besar tapi masih eh Hah why dia nanya why kota itu terus tapi yang ditanya

1:03:06ngejawab ada museum coklat apa gitu dia mau ke apa ya pokoknya itu kan terserah sih peluang

1:03:13caranya nganggep itu masuk akal atau enggak cuma kalau misalnya bisnis itu kan lebih jelas ya

1:03:20skopnya yang bisnis atau conference itu sama kan jenisnya yang undang siapa keperluannya apa kayak ya tetap mereka prinsipnya sama masuk akal nggak orang ini yang profilnya seperti ini diundang oleh perusahaan

1:03:32itu untuk keperluan itu tapi kan lebih lebih enggak open-ended ya lebih lebih spesifik dibanding

1:03:38orang ngeliburan itu kan yang US kalau ini kan saya akan pergi ke Sengen area oh Inggris ya enggak

1:03:46Enggris saya ke Sengen

1:03:47Belanda

1:03:48Enggak, Selatan

1:03:51Jadi di Sengen area nya ini

1:03:54Hanya

1:03:55Eh sama sih semua Sengen area butuh

1:03:58Ya formulir kemudian

1:03:59Invitation letter

1:04:01Lekan yang 3 bulan terakhir

1:04:07Ya Sengen tuh lebih ribet sih

1:04:10Gue juga pernah dulu banget

1:04:11Lewatnya Belanda

1:04:13Iya

1:04:14ya malah justru saya lebih ribet daripada mereka lo dokumennya

1:04:20Oke nah ini ada yang baru mau coba doang ini saran kita jangan ya jangan-jangan mendingan

1:04:30cari satu lagi apa tuh kalau mau double jab hati-hati dengan berau itu juga salah satu musuh

1:04:38musuhnya remote working adalah beropera work ya overwork operasi atau waktu karena kita ya udah

1:04:45di depan laptop aja selama berapa puluh jam gitu kan ya Iya kalau di kantor jam 5.00 jam 6.00 jam

1:04:528.00 lagi kunci in office boy kan kita mau nggak mau keluar Kak Iya ada perpresionnya orang-orang

1:04:58pada pulang masa kita nggak pulang gitu kan kalau di rumah kan enggak gitu itu bahaya juga tapi

1:05:04secara legal juga

1:05:07ilegal ya

1:05:09itu tidak legal

1:05:10secara performance

1:05:13kita kan ya pasti jadi

1:05:14mungkin di awal

1:05:16senang karena duitnya dua kali lipat

1:05:20tapi pada akhirnya nanti

1:05:21kita sendiri yang repot

1:05:24kita mungkin tenaga kita

1:05:26stamina kita habis

1:05:27terus sakit dan lain-lain bahaya

1:05:29jadi mendingan cari satu pekerjaan

1:05:31kalau

1:05:32apa tuh gimana sering lanjutin dulu ini random sih nggak penting mending cari satu pekerjaan

1:05:38yang gajinya hampir sama dengan double job semua orang mau itu lebih betul idealnya daripada ini

1:05:46pekerjaan orang yang double job di portfolio atau CV nya atau misalnya apalah jadi speaker misalnya

1:05:52eh apa jadi pembicara di meet up atau apa dia ngomongnya kerja di mana ya bener ya kalau pilih

1:06:00orang yang tahu dia kerja di B lulu ke gap kalau dia pilih B orang yang tahu dia kerja di A lalu

1:06:07biasanya kalau bilang situ Oh gitu disitu antara antara itu atau di grup misalkan sesama apa ya

1:06:15sesama CTO atau timlet gitu kan lagi ngobrol-ngobrol eh sih ini performanya gimana loh

1:06:21dia kerja di sini ketahuan di WhatsApp grup gitu seringnya misalnya di link-in apalah di public

1:06:26Hidup dalam kebohongan

1:06:32Itu

1:06:32Tidak berkah

1:06:35Lama-lama burn out

1:06:37To be honest

1:06:39Stress

1:06:39Lebih baik jujur-jujur apa adanya

1:06:44Transparan

1:06:46Tempat kerja saya jaraknya 20 km

1:06:50Lebih itu kerja jarak jauh kan

1:06:52Iya jauh jaraknya memang jauh

1:06:54tapi bukan kerja remote ya

1:06:57tipsnya

1:07:02Reina tips

1:07:03supaya bisa dapat kerja di luar negeri

1:07:06silahkan

1:07:07saya gak bisa ngasih tips tapi

1:07:09lebih berbagi pengalaman bagaimana

1:07:11saya bisa dapat kerja waktu di

1:07:1310 up

1:07:15waktu lalu

1:07:16itu

1:07:18saya

1:07:20menjadi organizer

1:07:23WordCamp di Bali, di Denpasar. WordCamp, Wordpress Conference.

1:07:31Dan salah satu pembicaranya adalah Director of Engineering-nya TENUP.

1:07:40Biasanya perusahaan-perusahaan yang distributed company itu nyari talent itu langsung ke,

1:07:50memang benar-benar nyari talent yang bisa lebih luas lingkupnya dan biasanya nyari talentnya itu biasanya menjadi speed.

1:07:58Halo, Ivan, halo.

1:08:02Halo.

1:08:03Ivannya kemana ini?

1:08:05Wah nge-lag

1:08:10Ivan yang punya internetnya dua

1:08:12Bisa nge-lag ya

1:08:13Kan tetap yang di-connect cuma satu

1:08:16Oh gak bisa langsung

1:08:19Ulang-ulang

1:08:22Kenapa? Sampai mana tadi?

1:08:25Sampai

1:08:25Direktur engineering

1:08:28Mencari orang-orang

1:08:29Biasanya company-company

1:08:31Distribute itu akan nyari talent

1:08:33Aktif nyari talent

1:08:34dan nyari talentnya itu lewat

1:08:36conference

1:08:37nah mati lagi

1:08:41jadi kalau teman-teman mau itu

1:08:43perbanyak networking ya

1:08:45atau jadi pengurus

1:08:47masih

1:08:48patah-patah

1:08:49oh iya

1:08:51nah kalau

1:08:54ngurusin conference gitu ribet sih

1:08:57kalau begini

1:08:58udah

1:08:59udah bagus

1:09:01oke

1:09:04Oke tadi koneksinya lebat i modemnya lagi switching Iya Oh lanjut nah mati lagi kan

1:09:12switching lagi Iya switching lagi dia gimana sekarang aman suaranya aman aman tapi gambarnya

1:09:21sekarang gimana masih Iya setelah refris apa harus ambil itu coba eh tuh nah cek cek cek masih

1:09:38gambar suara ada gambarnya ilang suara-suara lancar lho ya udah ngomong aja nggak papa ngomong aja

1:09:44Intinya kan banyak talent acquisition itu melalui conference.

1:09:52Ya seringlah datang ke conference dan atau kalau bisa jadi salah satu speaker.

1:09:59Atau jadi pengurus juga bisa. Dan aktif kenal banyak orang.

1:10:05Dan setelah kenalan itu follow up. Follow up sesuai dengan topik yang mereka berikan.

1:10:13kan misalnya mereka

1:10:15membicarakan soal apa gitu

1:10:16follow up aja topiknya kalau memang berniat

1:10:18waktu itu saya follow up

1:10:20topik yang dibawakan terus kemudian saya

1:10:22lihat oh dia bawakan

1:10:24plugin apa gitu

1:10:26saya lupa

1:10:27terus kemudian saya

1:10:29buka pluginnya dan coba-coba

1:10:32ngetes dan

1:10:33menemukan bug

1:10:35saya open PR, submit

1:10:38PRnya, di approve

1:10:40dan kemudian

1:10:42Dia langsung datang

1:10:44Lo tau tadi gak kerja di 10up

1:10:46Emang bisa

1:10:48Iya bisa

1:10:49Langsung masuk jalur express

1:10:52Lewat HR

1:10:54Lewat HR nya

1:10:55Jadi dia langsung buka email

1:10:58Sisi HR nya

1:10:59Sisi gue

1:11:01Terus kemudian

1:11:02Udah HR nya minta CV

1:11:05Udah langsung express

1:11:06Karena pull request tadi

1:11:09Yes

1:11:10Salah satunya. Itu contoh portfolio ya atau menunjukkan kerja yang nggak cuman di CV ditulis doang saya kerjanya ini-ini tapi nyata gitu kelihatan kan.

1:11:24Tapi kan pertama kan saya ketemu dia sebagai organizer-organizer WordCamp-nya.

1:11:31Intinya sudah terlibat, aktifnya sudah jelas. Di komunitasnya sudah jelas.

1:11:37Terus kemudian waktu ngobrol sudah klop.

1:11:40Dan waktu buka pull request saya sudah berikan penjelasan yang jelas bagaimana saya buka pull request dan bagaimana kode kualitas kode yang saya berikan Jadi sebenarnya semua sudah memenuhi syarat Untuk apa yang mereka cari untuk di proses interview

1:12:01Makanya langsung jadi jalur ekspres.

1:12:04Ya.

1:12:06Ya itulah salah satu pentingnya itu ya berkomunitas.

1:12:11Networking.

1:12:12Networking.

1:12:13Oke ini lanjutannya tadi ya Oh ini masih terikat kontrak belum bisa resign Emang kalau kontrak

1:12:24nggak bisa risan ya iya tergantung kontraknya sih Iya dia mengajak ada yang harus ada yang

1:12:34periodnya gak bisa beneran resign

1:12:37oh iya

1:12:37harus bayar dulu kadang-kadang ada penalty ya

1:12:41ada penalty atau

1:12:43harus satu bulan

1:12:45ke depan jadi

1:12:46ada kayak

1:12:48period gitu loh

1:12:50carilah perusahaan

1:12:53carilah perusahaan

1:12:54yang memberikan kontraknya seperti

1:12:56ini

1:12:57perusahaan dapat memberhentikan kita

1:13:00kapan saja

1:13:01dan kita dapat memberhenti

1:13:04dapat berhenti kapan saja

1:13:06itu lebih fair

1:13:11buat berdua

1:13:13betul-betul

1:13:14tapi ada isu mau layoff

1:13:17biarin aja, kena layoff kan gak apa-apa

1:13:19malah enak kan

1:13:19dapat pesangon, gak perlu resign

1:13:22terus abis itu apply kerjaan baru

1:13:25win-win kan

1:13:26biarin aja

1:13:27kalau sudah ada

1:13:28kalau sudah ada

1:13:31sudah ada isu layoff

1:13:33mulai dari sekarang aktif terlibat di komunitas

1:13:37iya, gak usah pikirin kerjaan

1:13:39udah tinggalin kerjaannya

1:13:40jahat sekali kita

1:13:43tapi siapin exit strategy

1:13:51kalau gak jalur prestasi

1:13:55entah dari lomba

1:13:57atau apa

1:13:58gak jalur prestasi

1:14:01saya pengalaman dapat kerja remote

1:14:03juga unik sih, maksudnya dari komunitas

1:14:05berkomunitas juga sih

1:14:06jadi

1:14:07kalau perusahaan saya jauh lebih kecil

1:14:11karena masih startup, waktu itu

1:14:13baru ada dua founder

1:14:15yang ngoding sendiri, yang mereka

1:14:17bukan developer

1:14:18digital nomad dari

1:14:21Bali, habis itu ke Jogja, habis itu ke

1:14:23Jakarta, nah pas mau ke Jakarta itu

1:14:25ketemunya di mana ya, pokoknya ada

1:14:27di satu forum, mereka nanya

1:14:28Corpingspace di Jakarta

1:14:31yang bagus

1:14:32terus saya tawarin aja, udah datang aja ke kantor

1:14:35gratis deh

1:14:37saya gituin

1:14:38mereka datang ketemu, ngobrol

1:14:40dan ternyata produknya lumayan oke

1:14:43akhirnya saya bantu-bantu

1:14:45jadi mereka

1:14:47awalnya dia gak minta bantuan

1:14:49dia nanyain ada developer

1:14:51punya teman developer

1:14:53gak yang bisa dipekerjakan

1:14:55yang bisa di hire

1:14:56saya coba cari, tidak ada yang cocok

1:15:00mereka juga tidak ketemu

1:15:01akhirnya saya bilang yaudah deh saya bantuin saja

1:15:03saya bisa spend 2-3 jam sehari

1:15:06di malam hari setelah kerja

1:15:09tidak dibayar

1:15:10jadi saya benar-benar bantu voluntary

1:15:13sampai 2-3 bulan

1:15:15mereka bilang kita sudah mau balik ke Belgia

1:15:20mereka mau minta grant ke negaranya

1:15:24minta funding

1:15:25Kalau dapat nanti kamu kita hire full time ya

1:15:27Pada saat itu ya

1:15:29Saya bilangnya oke deh gitu kan

1:15:31Gak mikir apa-apa

1:15:33Iya lah gitu kan

1:15:34Iya-iya aja ya kan gak tau dapet apa enggak ya

1:15:37Kan gak tau ternyata

1:15:39Dapet funding di Eropa itu

1:15:41Jauh lebih gampang daripada di Indonesia

1:15:43Akhirnya

1:15:44Dapet funding akhirnya ditawarin

1:15:47Yaudah dapet lah

1:15:48Jadi networking juga ujung-ujungnya

1:15:50Bantuin orang, bantuin temen

1:15:52Nah gue juga

1:15:54Ternyata kita semua pengalaman kerja remote-nya unik ya.

1:15:57Mirip-mirip ya.

1:15:58Maksudnya nggak lewat jalur yang resmi banget.

1:16:01Nah gue lebih random lagi Zaman kuliah ya ada temen nongkrong Kita tuh nggak ada hubungannya sama pemrograman kita bikin konon podcast musik berbahasa Indonesia pertama di Indonesia konon gitu

1:16:15nah cuma itu nggak penting maksudnya habis itu lama-lama ya udah kan masing-masing punya

1:16:20kesibukan masing-masing cuma masih berteman keep in touch sama temen-temen itu nah terus

1:16:27si salah satu temen itu bikin usaha-usahanya macem-macem dulu zaman belum ngoding ya kayak

1:16:35sebenarnya itu lebih ke saling bantu tanpa mikir pamrih ya kayak misalnya dulu apa lumayan oke

1:16:43bahasa Inggris dan tulis-menulis ya udah kalau dia butuh bantuan copyrightnya buat produknya

1:16:47atau minta tolong dicekin ya udah hayo terus habis itu mulai belajar webdev nah terus ya udah misalnya

1:16:56buat produknya, pertama

1:16:58ya itu gratisan juga, coba

1:16:59gini gimana, terus lama-lama dia juga kan

1:17:01usahanya macam-macam lah, emang

1:17:04entrepreneur lah anaknya, lama-lama

1:17:06punya duit juga, jadi ya dia

1:17:07ngebayar juga salah satu

1:17:09proyek portfolio freelance awal-awal ya

1:17:12dari macam-macam proyeknya dia

1:17:14terus dia bikin proyek

1:17:15proyek kolaborasi

1:17:17ya bisnis juga, usaha sama

1:17:19ya ada pihak ketiga

1:17:21nah terus ya dia bilang

1:17:24gue bawa developer satu, cuma

1:17:25pihak ketiga ini yang partner bisnisnya juga punya tim juga, yaudah combine.

1:17:32Kayak sebelumnya udah ada settingan setengah jadilah database, cuma UI-nya butuh baru karena ada branding-an yang baru.

1:17:41Nah, terus kan harus tektokan sama orangnya si yang pihak ketiga itu.

1:17:47Nah, jadi kenal sama si orang itu.

1:17:48Tuh, Ivan hilang.

1:17:50Nah intinya orang yang masukin gue ke tempat kerja sekarang

1:17:55Si developernya pihak yang kerja sama sama temen gue itu

1:18:01Nah dia kan juga sampingan doang

1:18:02Tapi dia punya kerjaan

1:18:04Dia kayak lagi nge-bootstrap tim buat waktu itu

1:18:07Emang lagi ngumpulin tim developer baru buat proyek yang di Indonesia

1:18:11Udah kerja bareng kan

1:18:12Dan dulu tuh inget banget

1:18:15Gue bahkan belum tau tentang XHR

1:18:18Belum tau

1:18:19teruskan ajax kan kirain ayah sentim bola itu salah bacanya ayah ketawain ya gitu dulu ngerdek

1:18:27dulu frontend banget apa ya lebih ke HTML CSS JavaScript udah belum ada Fetch ya zaman dulu

1:18:33ya waktu itu XR udah ada Fetch padahal cuma kleteknya belum semua atau gimana lah masih

1:18:40pakai jQuery kok ya gitu oke kletek udah dibikinin templatenya pakai jQuery ya udah

1:18:45terus entah kenapa pakai XR dan untuk bikin project itu si orang itu kayak ngajarin bedakan

1:18:53dan nanya bisa bikin ini-ini nggak terus gue bilang jujur belum bisa nggak bisa cuma coba

1:19:00deh ajarin try me gue emang kayak gitu coba ajarin siapa tahu bisa kalau ternyata nggak bisa ya udah

1:19:06nanti apa bahasa lagi diajarin dan ternyata ya baca-baca sendiri effort dikitlah langsung bisa

1:19:12ya intinya project itu udah wrap up

1:19:14udah selesai, terus dia nyari buat

1:19:16ya project lain lagi

1:19:18buat ini, kan dia udah punya pengalaman

1:19:21kerja bareng

1:19:23ya tetep ada interview-nya

1:19:25walaupun, ya portfolio kan

1:19:26udah ada juga seadanya

1:19:28terus tes masuknya

1:19:30ya ngetes dia, tapi ada

1:19:32ada tim lain

1:19:34ya buat formalitas tetep harus ada

1:19:36ya bikin

1:19:37simple si MVC, pokoknya

1:19:40ngebuktiin bahwa emang bisa coding

1:19:42udah dapet

1:19:44ya standar lah prosesnya probation dulu

1:19:47pastinya setelah

1:19:48berapa 3 bulan

1:19:50probationnya lumayan lama sih 6 bulan

1:19:53baru masuk full time

1:19:55udah dianya malah cabut karena dia emang

1:19:57spesialis ngumpulin tim baru

1:19:59gitu jadi intinya dari networking

1:20:01random sih temen-temen

1:20:02awalnya

1:20:03benang merahnya adalah dari

1:20:06pengalaman kita bertiga

1:20:09kalau mau hiring orang baik kita sebagai orang yang mau hiring atau kita yang mau di-hire itu

1:20:15yang paling efektif yang pertama adalah referral dari teman ke teman ada yang temennya punya ini enggak Kita kenal satu orang di perusahaan yang sama terus dia mereferensikan orang yang pernah dia punya bareng

1:20:29Ordal.

1:20:30Ordal.

1:20:31Itu satu.

1:20:32Yang kedua, kalau kita enggak punya ordal,

1:20:35biasanya supaya biar efektif, ya dicoba.

1:20:39Dicoba dalam artian kita kontribusi dulu.

1:20:42kita bantuin

1:20:44entah bantuinnya dibayar

1:20:46atau tidak itu ya terserah

1:20:47mau dalam bentuk open source

1:20:50ataupun proyek

1:20:51private-nya dia, tapi kita

1:20:54bantuin, artinya kita bisa pernah kerja

1:20:56bareng, cocok enggak

1:20:57cara kerjanya sesuai

1:21:00enggak sama kultur perusahaan kita

1:21:01nah dari situ, daripada kita

1:21:03kalau kayak, saya sempat bilang

1:21:06di beberapa kesempatan

1:21:08interview itu adalah

1:21:09penilaian yang amat sangat tidak

1:21:11fair karena kita dinilai

1:21:14pekerjaan kita hanya dinilai dalam waktu

1:21:16kurang lebih satu jam. Itu nggak fair.

1:21:18Jadi kalau mau dinilai, yaudah

1:21:20kerja bareng aja sebulan.

1:21:21Nggak tahu berapa minggu gitu.

1:21:23Itu yang efektif sih untuk bisa

1:21:25menilai pekerjaan kita gitu.

1:21:30Jadi ya coba cari

1:21:31pekerjaan-pekerjaan yang

1:21:34kita mau kerja di satu perusahaan itu

1:21:35ya kita kontribusi gimana caranya supaya bisa

1:21:38melalui

1:21:39prosesnya atau apa gitu.

1:21:41mau masuk Human Made itu ada trial namanya.

1:21:46Dan trial itu dibayar.

1:21:49Oke, kayak intern gitu ya modalnya ya?

1:21:52Iya.

1:21:52Ya freelance.

1:21:53Saya masih bekerja.

1:21:58Saya masih bekerja di perusahaan sebelumnya dan saya trial.

1:22:01Dan saya kasih komitmen trial itu sehari cuma bisa 2 jam.

1:22:05Oh iya, sama berarti.

1:22:06Kayak saya waktu itu kan.

1:22:08dan berlangsung selama tiga minggu dan file itu dibayar ya waktu saya trial itu saya dibayar

1:22:18oh ini kan resmi memang proses proses hiring nya ada trial jadi saya masuk project beneran

1:22:31tetapi kode yang saya

1:22:33kode yang saya

1:22:36produce itu gak beneran

1:22:38di commit, maksudnya

1:22:39hanya ada repo terpisah

1:22:42di clone dan

1:22:43ada kayak

1:22:46trial body

1:22:47yang akan menjelaskan

1:22:49ini ada tiket benerannya

1:22:52silahkan baca, terus kemudian

1:22:53ada PM benerannya ada

1:22:55dan saya boleh bertanya, saya boleh

1:22:58diskusi dan saya beneran submit kodanya pull request segala macam dan di review dan bisa

1:23:06di di approve tetapi kode yang saya pakai tidak nyampe ke klien ini hanya menarik ya

1:23:14gimana kalau orang ini kerja mau saya beneran kan itu real situasinya beneran bisa diajak

1:23:22aja atau enggak bisa apa infoteknis punya skill atau enggak saya diinvite ke jiranya beneran tapi

1:23:30yang ini ya jiranya eh yang klon juga jadi jirah yang di copy hanya khusus yang khusus buat trial

1:23:38Oke, oke, oke

1:23:43Ada lagi mungkin?

1:23:44Sama kalau tips

1:23:45Tips terakhir

1:23:47Gak tau, ini

1:23:50Gue gak ngejalanin sendiri ya

1:23:52Jadi cuma apa sih

1:23:53Cuma lihat

1:23:55Ada jalur

1:23:57Seperti itu, cuma belum nyobain sendiri

1:24:00Jadi silahkan

1:24:02Explore sendiri, kayak misalnya

1:24:03Rekruter kayak manfaatin

1:24:05Online services

1:24:07sama online network ngasih rekruter kan kadang ada tuh terus kemiskin kan ada ada seksien jobsnya ya

1:24:16Nah itu kan bisa bisa cari yang mana yang terima remote atau ada website kayak remote Oke lupa deh

1:24:26.com atau.io atau sejenisnya remote Oke harusnya kalau dicari tuh paling atas Nah itu untuk perusahaan-perusahaan

1:24:35emang hiring bisa remote

1:24:37atau

1:24:39tadi lewat jalur freelance

1:24:44jadi teman-teman cari di Upwork

1:24:46atau yang sejenisnya

1:24:47bekerja dan mungkin

1:24:50cukup memuaskan

1:24:52hasilnya, lama-lama bisa di air full time juga

1:24:54tidak menutup kemungkinan ke arah sana

1:24:56jadi

1:24:57bisa banyak cara

1:24:59oke

1:25:01sudah hampir setengah

1:25:04jadi mungkin kita udahan dulu

1:25:07segini yang lama ya

1:25:08lama, justru yang kayak gini yang lama

1:25:11karena obrolannya

1:25:13bisa kemana-mana

1:25:14jangan lupa sebelum kita kehabisan

1:25:17topik, teman-teman bisa submit

1:25:18topik di kesana.in slash ngobrolin

1:25:21bisa diskusi juga

1:25:22topik-topik

1:25:24bebas yang lain, nanti mungkin kita akan

1:25:27adain satu sesi

1:25:29khusus untuk ngurusin

1:25:31dan jawab-jawabin pertanyaan

1:25:33di GitHub discussion

1:25:35untuk

1:25:36sesi malam ini mungkin udahan dulu

1:25:40terima kasih banyak semuanya

1:25:42yang sudah hadir dan sudah meramaikan

1:25:44terima kasih

1:25:44kita ketemu lagi

1:25:47selasa depan dengan topik yang berbeda

1:25:50selamat malam

1:25:51sampai jumpa lagi

1:25:52bye bye

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Ngobrolin Google I/O - Ngobrolin WEB
EP 130

27 Mei 2025

Ngobrolin Google I/O - Ngobrolin WEB

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...

Ngobrol dan Diskusi Bebas - Ngobrolin WEB
EP 81

7 Mei 2024

Ngobrol dan Diskusi Bebas - Ngobrolin WEB

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...

Ngobrolin Dokumentasi - Ngobrolin WEB
EP 143

10 Sep 2025

Ngobrolin Dokumentasi - Ngobrolin WEB

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #ngobrolinWEB! Mari membahas tentang berbagai alat untuk membuat dan menampilkan dokumentas...

Komentar