EP 154

Agentic AI - Ngobrolin WEB

Bagikan:

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #NgobrolinWEB! Bareng Eka dan Ivan kita akan membahas tentang Agentic UI. Apa itu agent, agentic dan agentic ui? Nah mari kita belajar bareng. Episode kali ini merupakan hasil kolaborasi dengan Domainesia Gunakan kode promo: NGOBROLINVPSDN buat diskon 50% langganan Cloud VPS Turbo dan dapat digunakan berkali-kali! Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Episode ini membahas tentang Agentic AI, menjelaskan perbedaan mendasar antara AI/LLM biasa dengan Agent AI. Diskusi ini terinspirasi dari GitHub Discussion yang diajukan oleh salah satu pendengar, dan menjadi fondasi penting sebelum membahas topik-topik lanjutan seperti Agentic UI. Trio Ngobrolin WEB menjelaskan bahwa perbedaan utama antara LLM biasa dan Agent adalah kemampuan Agent untuk bekerja dalam loop sampai tugasnya selesai. LLM biasa hanya bisa menerima prompt dan memberikan respons sekali jalan, sedangkan Agent bisa terus berinteraksi, menggunakan tools, dan mengambil keputusan sampai goal tercapai. Contoh praktis yang dibahas termasuk perbandingan antara ChatGPT zaman dulu (copy-paste kode manual) dengan agentic coding assistant modern seperti Cursor, Claude Code, dan Kiro yang bisa menulis file, menjalankan terminal, dan menyelesaikan task secara mandiri.

Poin-poin Utama

  • Agent AI bekerja dalam loop sampai tugasnya selesai, berbeda dengan LLM biasa yang hanya sekali prompt-response
  • Tiga komponen utama Agent: Tools (kemampuan melakukan aksi), Memory (menyimpan konteks), dan Reasoning Loop (berpikir dan iterasi)
  • LLM biasa hanya bisa conversation, Agent bisa melakukan action/tindakan nyata
  • Contoh perbedaan: LLM biasa tidak bisa booking pesawat sungguhan, Agent bisa karena punya tools dan bisa berinteraksi sampai task selesai
  • Evolusi coding assistant: dari ChatGPT (copy-paste manual) → Copilot (satu perintah sekali jalan) → Agentic AI (bisa menyelesaikan goal kompleks)
  • Anthropic membedakan antara 'workflow' (prescriptive) dan 'agent' (autonomous) dalam kategori agentic system
  • Tahun 2025 adalah era Agentic AI seperti yang diprediksi sebelumnya
Transkrip Bantu Koreksi

0:00[Musik]

0:17Dapatkan hanya di Domesticia

0:19[Musik]

0:25[Music]

0:29[Music]

0:33Wah kembali dua kali

0:35Keren dong

0:37Halo halo selamat malam

0:39Ah, hujan

0:41Selamat berjumpa kembali

0:43Bersama Trio Webweb

0:45Selasa malam waktunya

0:47Trio Webweb

0:49Ngobrolin web

0:51Ngobrolin web

0:53Iya

0:55Gimana kabarnya teman-teman

0:57Wah rame ya

0:59Udah ada yang komentar-komentar juga ya

1:01Ada Cleam Boys, ada Abu Lucu

1:03Siapa lagi teman-teman

1:07Yang ada di YouTube dan juga

1:09Di LinkedIn ya

1:11Kita live masih di dua tempat

1:13Jadi kalau ada yang hadir

1:15Boleh lah sapa-sapa

1:17Tapi kayaknya

1:19Kebanyakan dari teman-teman

1:21Ini dengarnya reply ya

1:23Jadi

1:25Enggak live

1:27Atau

1:29Dengernya commute

1:31Jadi nggak bisa sambil komentar

1:33Handphone-nya mungkin ditaro di kantong

1:35Ya safety first

1:37Jangan sambil komentar

1:39Sambil bawa motor

1:41Iya, apalagi sambil nyetir ya

1:43Sambil komentar jangan ya

1:45Kalau disetirin sama masinis gimana

1:47AI

1:49Sama Tesla

1:51Self driving

1:53Boleh dong

1:55Apa kabar nih semua

1:59Mudah-mudahan sehat ya

2:03Banjir, banjir

2:05Macet, cukup tadi

2:07Seharian, aduh

2:09Macet ya, ujannya

2:11Geri ya

2:13Sampe pusing gue di jalan

2:15Mudah-mudahan

2:17Gak ada penjana ya

2:19Jadi apa-apa ya

2:21Gak ada penjana ya

2:23Sebenernya saya tinggal Jakarta

2:27Tapi

2:29Ininya

2:31Perangainya sudah bukan Jakarta lagi

2:33Saya bukan Jakartans lagi

2:35Ya bukannya orang planet bukasih

2:37Iya jangan ngaku-ngaku deh

2:39Itu bukan Jakarta

2:41Jangan ngaku-ngaku deh

2:43Eh gue Jakarta curit loh

2:45Jakarta curit

2:49Jangan ngaku-ngaku

2:51Bukan sama macet seharian

2:53Eh sepangkian

2:55Stress di jalan

2:57Mudah-mudahan stress

2:59Oke

3:01Nah sebelum kita bahas topik yang

3:03Mungkin

3:05Tidak begitu jelas

3:07Rancu, kita juga tadi bingung sendiri kok

3:09Kita juga bingung sendiri

3:11Sekali yang rame, topiknya gak jelas

3:13Gak apa-apa

3:15Nanti kita bahas apa

3:17Kita belajar bareng lah ya

3:19Karena ini juga topik yang

3:21Sebenernya disarankan

3:23Dari salah satu pendengar kita juga

3:25Di GitHub

3:27Jadi kita penasaran

3:29Cuman kayaknya agak loncat

3:31Ke agentik something gitu

3:33Jadi kita mau bahas tentang agent dulu

3:35Bahas tentang agentik AI

3:37Baru nanti

3:39Ke yang lain-lain ya

3:41Aca

3:43As Fikri

3:45Mas Fikri aja ya

3:47Nah

3:49Sebelum membahas itu

3:51Seperti biasa, episode ke

3:53163 ini

3:55Masih hasil kolaborasi kita dengan Dominesia

3:57Dominesia

3:59Jadi kalo temen-temen ada yang

4:01Mau beli layanan hosting

4:03Atau mau VPS

4:05Bisa

4:07Cek dominesia.com

4:09Pakai promo code nya ngobrolin

4:11WebDN

4:1350% untuk hosting

4:15Atau yang lebih

4:17Next level lagi

4:19Pakai VPS

4:21Cloud VPS Turbo Dominesia itu diskonnya

4:2350%

4:25Promo code nya itu

4:27Ngobrolin

4:29VPSDN

4:31Jadi promo code nya juga

4:33Bisa dipakai lebih dari satu kali

4:35Akun yang sama

4:37Juga gak apa-apa

4:39Segera dimanfaatkan

4:41Kalo hosting-hosting

4:43Side project

4:45Bisa ya, silahkan

4:47Terima kasih Dominesia

4:49Dan satu lagi

4:51Informasi tambahan

4:53Kenapa?

4:55Pakai sound-sound wow

4:57Nih tau gak sih yang ada

4:59Mulai sering saya liat di short

5:01Wow

5:03Bosen banget sih kayaknya

5:05Kaya built-in sound effect

5:07Udah terlalu ini ya

5:09Terlalu viral ya

5:11Di mana siapa aja yang pakai

5:13Satu info lagi ya

5:15Sebelum kita mulai

5:17Belajarnya, satu info lagi

5:19Dominesia lagi

5:21Bakal ada event

5:23Ini

5:25Klaskanya Dominesia

5:27Yang akan diisi

5:33Tidak lain dan tidak bukan

5:35Oleh temen kita sendiri

5:39Bahas apa nih?

5:41Tisernya dong

5:43Saya cuma bisa bilang jangan datang

5:47Karena topiknya

5:49Topiknya

5:53Tidak menarik

5:55Kalo anda tidak mengerti web

5:57Tapi kalo anda mengerti web

6:01Iya dong, harus mengerti web lah

6:07Kemarin kan udah introduction

6:09Saya introduction

6:11Terus Eka

6:13Udah mengenal framework

6:15Sekarang kan event

6:17Sesuai dengan spesialisasi saya

6:19Dan

6:21Sudah berkecimpung

6:23Di dunia web

6:25Dan mengkususkan diri

6:27Di bidang web performance

6:29Jadi saya nanti bercerita banyak

6:31Dan

6:33Mengupas

6:35Untas

6:37Jadi ada dasarnya sedikit

6:39Teori, tetapi kita banyak game

6:41Di studi kasus

6:43Dan langsung

6:45Bermain game

6:47Plus kita

6:49Beda situs

6:51Beda situs ya

6:53Beda situsnya langsung saya pake

6:57Agentik

6:59Agentik AI

7:03Pake agentik AI

7:05Beda situs

7:07Dan

7:09Kalo waktunya

7:11Mencukupi, langsung dibenerin

7:13Di saat itu juga pake agentik AI

7:15Mantap

7:19Kalo misalnya

7:21Kalo misalnya si ininya

7:23Waktunya

7:25Memungkinkan

7:27Dan AI-nya gak ngambek

7:29Biasanya Life itu ngambek AI-nya

7:31Memang bisa ngambek ya

7:33Bisa

7:35Pas gue di atas panggung AI-nya

7:37Si apa namanya

7:39Si Jemenai Nano-nya ngambek

7:41Ngambek apa?

7:45Minta top up

7:47Enggak

7:49Jemenai Nano-nya loh

7:51Oh iya

7:53Yang waktu di Jogja ya

7:55Gak mau dia

7:57Sudahlah pencet aja lah

8:01Tapi besok gue pake yang true

8:03Kita coba ya

8:05Finger cross

8:07Ngomong-ngomong soal agentik AI

8:11Sekarang kita akan bahas tentang

8:13Agentik

8:15Agentik UI

8:17Ini

8:19Rada sengketa

8:21Gak sengketa sih, rada bingung

8:23Rancu gara-gara

8:25Ini inspirasinya dari GitHub Discussion

8:27Dan judul GitHub Discussion-nya

8:29Adalah

8:31Agentik UI ya

8:33Di GitHub Discussion

8:39Judulnya adalah

8:41Agentik Application Framework

8:43Oh

8:45Berarti saya yang salah

8:47Di dalamnya

8:49Di dalamnya

8:51Topiknya Agentik UI

8:53Nah terus

8:55Buat memperkerus suasana lagi

8:57Gue juga lupa kenapa

8:59Gue nge-post di thread ini

9:01Karena nemu dulu

9:03Pas nemu sesuatu yang kayaknya

9:05Oh mungkin nyamuk

9:07Tapi kan gatau gue mulik

9:09Ada yang namanya Hess Brown

9:11Dia mereka menestripsikan diri

9:13Sebagai

9:15Agentik

9:17Generative UI Framework

9:19Bukan Agentik

9:21Generative UI Framework

9:23Nah bingung kan

9:25Ada Agentik Application Framework

9:27Ada Agentik UI

9:29Ada Generative

9:31Generative UI Framework

9:33Terus sekarang kita sebenarnya agak

9:35Tadi, mau ngomongin apa ya?

9:37Ya udah, gimana kalau ngomongin

9:39Agent aja dulu

9:41Agent aja ya

9:43Mungkin semua yang di chat

9:45Bisa berkomentar

9:47Kedapatnya, sebaiknya ngomongin apa

9:49Tapi ya, mendingan karena

9:51Kita belum pernah, kita mulai dari Agent-nya

9:53Dulu aja kali

9:55Oke, pertama-tama, terima kasih ya

9:57Buat Mas Rahadian, ide nya

9:59Yang bikin kita bingung

10:01Mas Rahadian, hadir gak ya? Mudah-mudahan hadir

10:03Ini disini ada contohnya

10:05Ini apa?

10:07Agentik Framework

10:09In-App AI Copilot

10:11Oke

10:13Jadi, kita sepakat akan bahas

10:15Tentang Agent ya

10:17Karena, tahun lalu kan

10:19Saya cenayang kan

10:212025 itu adalah

10:23Eranya Agentik AI

10:25Dan ternyata

10:27Bener ya

10:29Prediksinya bener

10:31Dan sekarang temen-temen

10:33Masih ada yang belum paham gak sih

10:35Dengan konsep Agent-Agent ini

10:37Yang saya tahu sih

10:39Agent perubahan ya

10:41Bukan James Bond ya

10:45Secret Agent

10:47Saras 008

10:51Emang Saras itu agent rahasia ya?

10:53Enggak sih

10:55Iya kan dia pakai topeng

10:57Belum paham

10:59Oke, belum paham

11:01Kita belajar bareng-bareng ya

11:03Yang gak paham yang mana

11:05Sarasnya apa, yang mana

11:07James Bond

11:09Kayak aja sih

11:11Ada satu

11:17Ada satu, apa namanya?

11:19Satu artikel yang

11:21Sangat bagus

11:23Dari Anthropic

11:25Anthropic ini bloknya bagus-bagus ya

11:27Artikelnya bagus-bagus, jadi kalau temen-temen mau baca

11:29Ini salah satu artikel

11:31Yang bagus tentang Agent

11:33Jadi, saya udah

11:35Nandain kemarin

11:37Udah highlight, tapi

11:39Gak ada ya di sini ya

11:41Agent bisa di definisikan

11:43Sebagai banyak hal

11:47Ada yang membantu ya

11:49Ada yang menyebut agent itu sebagai

11:51Autonomous System

11:53Kemudian, ada juga

11:57Yang menyebut sebagai

11:59The term to describe more

12:05Prescriptive implementation

12:07Workflow

12:09Ada workflownya

12:11Di Anthropic, kami mengkategorikan

12:13Itu semua

12:15Tariasi itu sebagai

12:17System Agent

12:19Tapi mereka membedakan mana yang workflow

12:21Mana yang agent

12:23Ini, gue ada insight

12:27Lumayan menarik sih

12:29Deskripsi yang simple

12:31Ini tuh pas

12:33Acara yang di Shanghai

12:35Kemarin kan

12:37LifeBurn Master

12:39Harusnya itu ngobrol

12:43In web

12:45Slash kolaborasi semester

12:47Tapi gak jadi

12:49Kenapa? Karena eventnya tiba-tiba

12:51Ada janji, salah liat jam

12:53Ada janji jalan-jalan

12:55Off by one error

12:57Jadi, di kalender

12:59Pokoknya, pas

13:01Buka kalendernya tuh di WIB

13:03GMT+

13:05UTC+7 kan kita

13:07Di Shanghai +8

13:09Pokoknya intinya, salah liat jam

13:11Gak sih

13:13Ini sih kayaknya

13:15Gara-gara istri sih

13:17Kalo 2 tahun lalu

13:19Bawa istri, gak bawa istri, aman-aman aja kan

13:21Janjian juga aman-aman aja kan

13:23Bukan sama istri

13:25Janjinya, gue bisa

13:27Kelihat kecil

13:29Kalo sudah sama istri, beda

13:31Apalagi kan

13:33Hotelnya 1 kamar

13:35Kalo disuruh tidur di luar

13:37Gimana?

13:41Nah, intinya jadi

13:43Gak jadi ngobrolin web

13:45Ngobrolin AI

13:47Nah, pas itu

13:49ADK, agent development kitnya

13:51Google kan baru banget di launching

13:53Belum ada yang buat live-script

13:55Cuma, pas itu, pokoknya di live itu

13:57Salah satunya, jadi bareng

13:59Laser, bareng Ananda juga

14:01Dari cloud

14:03Ngobrolin itu

14:05ADK dan hal-hal lain

14:07Di acara itu

14:09Tadinya tuh, gue masih agak rancu

14:11Apa bedanya

14:13AI LLM biasa

14:15Yang bisa tool calling

14:17Kan dia juga mikir tuh, dia mutusin apa

14:19Oh, querinya seperti ini

14:21Promnya seperti ini, berarti

14:23Saya harus memanggil tool yang sesuai

14:25Apa bedanya

14:27AI biasa dengan tool calling

14:29Versus agent

14:31Ternyata, salah satu pembedanya

14:33Adalah agent itu bekerja

14:35Dalam loop, jadi kalo

14:37AI LLM yang punya tools

14:39Ya, memang dia bisa, dia terima

14:41Query, terus dia bisa mikir

14:43Apa, pertanyaan ini

14:45Atau prompt ini, instruksi ini

14:47Diterusin kemana ya

14:49Tool mana yang tepat

14:51Ya, dia panggil tool itu, dia dapet jawabannya

14:53Dilempar balik, ya udah, kelar

14:55Selesai itu, apa

14:57LLM AI biasa

14:59Tapi kalo agentik itu, dia bakal kerja

15:01Terus, ponnya jadi kayak, apa

15:03Apa ya, request

15:05Responnya tuh kayak

15:07Dia ngebalikin, tapi dia nunggu

15:09Menunggu input selanjutnya

15:11Bekerja dalam loop

15:13Sampai selesai, sampai dia

15:15Apa, sampai menyelesaikan

15:17Suatu task, jadi gak

15:19Cuma satu, apa

15:21Kita minta, kita merequest sesuatu

15:23Dapat respon selesai, tapi

15:25Apa, bakal bisa jalan

15:27Terus

15:29Sampai seluruh

15:31Tugasnya selesai

15:33Nah, itu pas liat definisinya

15:35Anthropic tadi, jadi

15:37Ingat sih, jadi ingat apa

15:39Penjelasan itu, jadi pas itu sih

15:41Dicontohinya, buat travel booking

15:43Pertama kan kita nyari

15:45User akan mencari

15:47Carilah pesawat ke Jogja, atau

15:49Carilah pesawat ke Surabaya, tanggal sekian

15:51Untuk satu orang

15:53Budgetnya segini, nah, dia kan nyari

15:55Pakai tools kan, pasti

15:57Tool calling ke API flights

15:59Nah, itu setelah

16:01Dapetin flight, dikasihin ke user

16:03Kan belum tentu, kan masih belum tahu

16:05Ada flight yang cocok atau enggak

16:07Cuma dikasih ke user

16:09Usernya, mungkin

16:11Kok mahal semua ini, coba

16:13Ganti hari, jadi itu

16:15Bakal ngeluk terus, nah

16:17Setelah user milih, dapat

16:19Jadwal flight yang dinginkan

16:21Si agent itu bakal ke

16:23Langkah selanjutnya, misalnya apa

16:25Pembayaran, atau hotel, atau apalah

16:27Jadi pokoknya bakal jalan terus, sampai

16:29Misinya tugasnya selesai

16:31Penjelasan yang

16:35Non-teknisnya, seingat

16:37Gue, kurang lebih kayak gitu

16:39Kayak automation ya, pasti ya

16:41Automation, tetapi di tengah-tengahnya

16:43Ada

16:45Si model

16:47LLM2

16:49Yang bukan LLM2 ya

16:51Keywordnya, kalau yang di layar ini

16:53Ada pursue goals and complete tasks

16:55Jadi, dia bakal bisa

16:57Request-response-nya

16:59Interaksi terus

17:01Keluk terus, muter terus, sampai

17:03Goals, tujuan, atau

17:05Tugasnya tuh

17:07Tercapai

17:09Tadi banget, barusan banget

17:15Nonton sedikit tentang

17:19Agent itu, AI Agent

17:21Analoginya bagus

17:23Jadi, kalau LLM2

17:25Adalah buat

17:27Conversation

17:29Buat ngobrol

17:31Agent itu, buat tindakan

17:33Action

17:35Jadi kalau LLM, kita suruh LLM

17:37Doang nih ya, tolong

17:39Bookingin pesawat tanggal sekian

17:41Nggak bisa dia, dia cuma bisa ngomong

17:43Doang

17:45Kalau misalkan dia nggak bisa melakukan itu

17:47Paling dia jawab dengan percaya diri

17:49Oke, saya akan bookingkan pesawat untuk kamu

17:51Pesawatnya sudah saya booking

17:53Untuk tanggal sekian, padahal nggak

17:55Benar-benar nggak ada

17:57Tapi sebetulnya

17:59Kecuali bisa, tapi dengan

18:01Caveats sih, jadi dia harus

18:03Punya tool, tool call

18:05Atau function call, dimana

18:07Itu untuk nge-booking pesawatnya

18:09Itu udah misalnya pre-define

18:11Misalnya, apa, instruksinya harus

18:13Precisi banget, jadi kayak, ya itu kan

18:15Nggak realistis ya, orang cari pesawat

18:17Tastate, cek harga, cek jadwal

18:19Cek lain-lain, tapi misalnya ada

18:21Senario dimana emang cuma ada satu pesawat

18:23Dan, atau emang cuma ada satu

18:25Opsi penerbangan

18:27Ya itu bisa-bisa aja

18:29LLM biasa

18:31Tapi kan, kenyataannya nggak kayak gitu

18:33Ya itu, jadi dia halu

18:35Dia bilang, oh ya sudah, padahal

18:37Enggak, karena masa itu terlalu rupit untuk

18:39Sekali jalan, jadi si

18:41LLM biasa itu ya cuma sekali jalan

18:43Pakai tools yang sudah ada

18:45Dari, apa, inputnya

18:47Dari prom user

18:49Tapi dia nggak bisa nanya lagi, ngecek lagi

18:51Dan lain-lain, ya udah terima prom

18:53Kalau yang lebih simpel

18:55Misalnya bukan booking pesawat

18:57Kayak cuma, suruh ngecek suhu kan bisa

18:59What is the

19:01Kayak, gimana cuaca di Jogja

19:03Ya kan ya bisa, karena itu

19:05Simple, oh kalau itu tool calling ya

19:07Itu tool calling

19:09Kalau yang harus ngeluh, maksudnya pesen pesawat

19:11Sekali tool call, ya

19:13Ada sih yang lebih serem

19:15Daripada dia ngaku udah dibookingin pesawat

19:17Dia beneran bookingin pesawat

19:19Tapi nggak confirmin kita

19:21Apa, jadwalnya gimana

19:23Tiba-tiba langsung nge-charge card to credit kita

19:25Kita tiba-tiba

19:27Angkut penerbang, ya misalnya

19:29Kalau nggak agentik ya

19:31Karena dia nggak bisa ngeluh kan

19:33Dia cuma jalanin tool call

19:35Tiba-tiba, ya saya sudah bookingkan

19:37Pesawat ke Timbuktu besok

19:39Nah, kan sulung

19:41Jadi masih

19:43Di situ LLM

19:45AI biasa

19:47Jadi nggak cukup, walaupun sudah punya

19:49Tool calling yang canggih

19:51Betul

19:53Mungkin kalau teman-teman

19:55Sekarang

19:57Pada pakai

19:59Apa, IDE

20:01Atau pakai

20:03Apa, agentik code

20:05Apa, misalkan

20:07Anti-gravity

20:09Atau cloud code

20:11Atau

20:13Kilo code

20:15Atau apa, ya

20:17Yang lain-lain ya, kursor

20:19Itu kan

20:21Ya, pokoknya IDE

20:23Ataupun code generation

20:25Kalau teman-teman

20:27Menikutin dari

20:29Mungkin dari tahun yang lalu mungkin ya

20:31Ya, pokoknya dari awal

20:33Ya, 2 tahun yang lalu

20:35Copilot

20:37Wait, Copilot

20:39Dan kursor

20:41Itu ada chat kan

20:43Di sebelah kiri atau di sebelah kanan

20:45Kita chat tolong bikin fungsi ini

20:47Dia bisa

20:49Menghasilkan fungsi itu, terus kemudian

20:51Dia belum bisa masukin

20:53Code itu ke

20:55File yang kita buka kan

20:57Paling ada

20:59Tambahan kayak ada icon

21:01Insert to this line

21:03Atau copy to this line

21:05Atau create new file

21:07Tapi yang nge-save file-nya kan tetap kita

21:09Atau mungkin ya

21:11Si IDE-nya lah auto-save gitu

21:13Anggaplah manual, baik kita kan

21:15Bayak human, gitu kan

21:17Itu adalah

21:19Jadi itu generasi nya kayak cuma sepotong kan

21:21Kita cuma bisa kayak satu printa, sekali jalan

21:23Convert lah

21:25Klas komponen ini menjadi

21:27Function, atau apa lah

21:29Buat lah function yang parameternya ini

21:31Jadi kayak cuma satu

21:33Tapi dia nggak bisa ngeliat gambar besar

21:35Misinya atau goals-nya atau tujuannya

21:37Buat lah login form

21:39Yang fungsional

21:41Ada yang nggak ngerti login form itu gimana

21:43Ya kan nggak bisa sekali jalan

21:45Kita harus merintah satu persatu kan

21:47Buat lah text input yang begini-gini-gini

21:49Validasi-nya begini

21:51Buat lah email password input

21:53Harus begini

21:55Sekali jalan-sekali jalan, tapi yang

21:57Interasinya atau loop-nya kan dari kita

21:59Nah kalau sekarang agenti kan

22:01Sekarang itu udah bisa kan, nyuruh buat lah

22:03Functioning

22:05Functional login form

22:07Nah dia muter sendiri login form itu apa

22:09Unsur-unsurnya apa aja

22:11Terus mungkin validasi-nya

22:13Atau state-nya dia

22:15Satu persatu

22:17Kadang dia konfirmasikan ke kita

22:19Kamu maunya gimana kalau yang

22:21Agentik AI coding assistant sekarang

22:23Ada pilihan-pilihannya

22:25Mungkin kita milih

22:27Terus dinjalani, atau kalau kita tolak

22:29Ya dia cari cara lain lagi

22:31Jadi apa, muter lah

22:33Jalan terus, sampai tujuan

22:35Tujuan akhirnya itu tercapai

22:37Mereka pikirnya kejauhan sih

22:41Maksudnya, yang mau saya jelaskan itu

22:43Adalah sebenarnya secara

22:45Mendasar

22:47Menulis

22:49Menulis apa ya, menulis

22:51Kode ke dalam file

22:53Itu aja belum bisa dilakukan oleh

22:55Chat

22:57Anggaplah chat, kayak chat GPT lah

22:59Zaman dulu, kita ada masalah

23:01Kita copy paste, abis itu kita copy

23:03Paste lagi ke editor kita

23:05Terus kita save kan

23:07Kalau bukan agent

23:09Dia nggak bisa nulis file

23:11Karena dia nggak punya akses kesana

23:13Berarti agent itu adalah

23:15LLM yang punya

23:19Kemampuan tools calling

23:21Berarti

23:23Bukan

23:25Bukan hanya itu, iya itu

23:27Level satunya, level berikutnya adalah

23:29Dia bisa

23:31Berinteraksi juga, jadi kayak dia

23:33Berada di dalam looping aja

23:35Dia akan

23:37Sampai tujuannya tercapai

23:39Jadi dia kayak punya misi

23:41Dia harus nyelesaikan itu

23:43Bukan cuma satu persatu perintahnya

23:45Kalau LLM, kalau AI

23:47Biasa yang bukan

23:49Agent, dia punya

23:51Tools buat write file

23:53Dia bisa

23:55Masukin kode ke file

23:57Tapi kalau tempatnya

23:59Masukinnya ngaco atau nggak

24:01Dulu emang sudah ada masalah itu kan

24:03Gaco atau nggak, jalan atau nggak

24:05Cara ngetesnya gimana, ya dia nggak tahu

24:07Sekali jalan dia bikin kodenya

24:09Kalau dia punya tool untuk write file

24:11Udah taruh sepahamnya dia

24:13Tapi dia nggak bisa ngecek lagi itu

24:15Betul atau nggak, karena sekali jalan

24:17Coba kita

24:19Mundur

24:21Sebikit ya

24:23Saat

24:25VSCode sekarang

24:27Somehow VSCode itu termasuk IDE ya

24:29Saya mau nyebutnya editor sih sebenarnya

24:31Tapi ya, udah termasuk IDE lah ya

24:33Lanjut, lanjut, lanjut

24:35Kita mundur sedikit ke dua tahun

24:39Lalu ya saat

24:41Cet GPT lah ya

24:43Cet GPT pertama kali muncul yang membooming

24:45Ngerti nggak ya, waktu jaman itu

24:47Jaman itu kan

24:49Kita merasa kayak, ih ada

24:51Cet yang pinter

24:53Cet yang pinter yang bisa

24:55Menjawab sesuai dengan

24:57Apa yang kita tanyakan, namun

24:59Ada tulisannya nggak, pernah ingat nggak tulisannya

25:01My knowledge base

25:03Is sampai September 2019

25:07Cut off 2019, jadi gue nggak punya

25:09Pengetahuan baru

25:11Contohnya jaman itu, siapakah presiden

25:13Indonesia sekarang, dia mungkin masih jawab

25:15Presiden yang sebelumnya

25:17Ya, karena dia punya

25:19Knowledge base nya masih 2019

25:21Terus pengamankan selanjutnya

25:23Trainingnya

25:25Dia tambahin

25:27Bukan

25:29September 2019

25:31Ditambahin ke December

25:33Ditambahin lagi, jadi cuma nambah-nambah

25:35Loarin model baru kan

25:37GPT 2, GPT 2.5, GPT 3

25:39Dan seterusnya

25:41Kalau rilisan baru kan berarti training data nya

25:43Nambah kan

25:45Lalu, terusannya si OpenAI

25:47Waktu itu adalah menambah function call

25:49Pertama kali itu

25:51Pertama kali si OpenAI

25:53Yang bikin function call itu si OpenAI

25:55Karena dia bisa kayak

25:57Eh, tunggu sebentar

25:59Sebelum tool calling, biasanya

26:01Yang kita lakukan adalah, kalau misalkan nih

26:03Cut off nya kapan, 2019

26:05Misalkan

26:07Saya mau tanya tentang tailwind terbaru

26:09Dia nggak ngerti kan

26:11Karena 2019 masih tailwind versi 2

26:13Misalkan, yang kita lakukan adalah

26:15Kita copy dokumentasinya

26:17Masukin ke context

26:19Masukin ke prompt

26:21Baru kita tanya kan

26:23Habis itu baru tool calling

26:25Ya, tool calling nya itu

26:27Adalah web search

26:29Oh, bisa nggak?

26:31Gua nggak punya pengetahuan ini

26:33Coba gua search dulu

26:35Nah, tool calling itu

26:37Tool calling itu

26:39Signify, dia cukup minter buat tahu

26:41Tools mana yang dipilih kan

26:43Ya, dia lebih keren untuk bisa

26:45Pakai function call mana

26:47Oh, disini aku harus

26:49Melakukan web search

26:51Karena datanya udah

26:53Di-cut off, apa, diluar

26:55Saya masih

26:57Ingat banget itu mencoba

26:59Membangun

27:01Kalau jaman sekarang namanya ADKA

27:03ADKA, Agent Development Kit

27:05Kalau jaman itu adalah, bagaimana mengcode

27:07Si

27:09OpenAI API nya untuk bisa

27:11Tool calling, mengikuti

27:13Tutorialnya Mas

27:15Arya Hidayat

27:17Yang waktu itu dia

27:19Tool calling ke weather

27:21Kalau nggak salah

27:23Jadi dia cuma

27:25Di Jakarta hujan nggak besok

27:27Seperti itulah, jadi dia bisa cari weather

27:29Terus panggil weather.com

27:31API, cari

27:33Terus berapa suhunya, kalau nggak salah

27:35Jangan itu, dan itu berhasil

27:37Pada masanya itu

27:39Breakthrough banget ya, karena sebelumnya kan

27:41Chatbot itu

27:43Outdated-nya jauh, maksudnya

27:45Ya sekian, dua, setiap tahun

27:47Kebelakang kan, apa

27:49Trading data cutoff, ya udah selesai

27:51Betul, karena

27:53Saya sampai bikin plugin WordPress-nya

27:55Dan saya sampai demo-in

27:57Di Domain Asia

27:59Dua tahun yang lalu, jadi saya buat

28:01Blagin AI nya

28:03Connect to OpenAI

28:05Dua tahun lalu, kayak udah kuno banget

28:07Saya ini, pakai chatbot-nya

28:11Tolong

28:13Create-kan artikel

28:15Dengan judul sekian

28:17Dan berikan 5 paragraf

28:19Dia langsung jalan

28:21Buat artikel

28:23Di WordPress

28:25Isi judul, isi

28:27Deskripsinya, langsung dia yang isi kontennya

28:29Jaman itu, saya demo-in

28:31Di Domain Asia

28:33Setelah function coding

28:35Kenapa

28:37LLM butuh tool calling

28:39Salah satunya, contohnya gini

28:41LLM itu pada dasarnya

28:43Adalah autocomplete

28:45Kalau misalkan kita tanya

28:47Satu tambah satu berapa

28:49Kemungkinan besar dia bisa jawab dua

28:51Tapi kemungkinan juga dia bisa jawab tiga

28:53Karena dia gak bisa ngitung sebenarnya

28:55Dia hanya melihat probabilitas

28:57Keliatannya biasanya

28:59Kalau orang ada kata tahu

29:01Diikuti dengan kata goreng

29:03Tahu goreng

29:05Ada kata bulat, tahu bulat

29:07Ada tahu, tahu tempe

29:09Tapi dia gak bisa diikuti

29:11Dia gak punya konsep

29:13Dia gak punya konsep gabungan

29:15Tahu goreng itu apa, tahu bulat itu apa

29:17Tahu tempe itu apa, kenapa

29:19Dan kapan orang pengen makan itu

29:21Yang gak tahu punya mana

29:23Yang umum dan

29:25Keliatannya apa

29:27Kemungkinannya tinggi

29:29Makanya ada tool calling untuk kalkulator

29:31Ada tool calling untuk

29:33Eksekut kode dan lain-lain kan

29:35Itu yang membuat kita bisa mengesokasi

29:37Kodanya

29:39Makanya

29:41Saya bisa bikin

29:43CGPT

29:45Jadi bingung di looping

29:47Pernah tahu gak khasusnya

29:49Yang seahorse emoji

29:51Oh iya iya iya

29:53Pernah dengar

29:55Itu punya tropik ya

29:57Yang isu seahorse emoji

29:59Kita coba ya

30:01Gua demoin ya

30:03Ada artiklenya

30:05Demo dulu demo

30:07Ini

30:09Karena kembali ke Eka bilang

30:11Karena dia hanya untuk

30:13Apa istilahnya

30:15Untuk

30:17Apa tadi Eka bilang

30:21Completion completion

30:23Karena cara kerja LM itu completion

30:25Ini CGPT ini

30:27Gak

30:29Great great great

30:31CGPT nya kok gak ini

30:33Gak 52

30:35Is that a seahorse emoji

30:37Mudah-mudahan dia masih bingung ya

30:41Mungkin sekarang

30:43Mereka akan berkerak

30:45Berkerak di looping

30:47Ayo

30:49Ayo

30:51Ini dia lagi looping nih

30:53Nggak nanti dia akan tulis

30:55Apa penyebabnya

30:57Ada

30:59Ada artikelnya

31:01Ada artikelnya

31:03Kok gak mau

31:05Dia lagi tau di demo ini

31:07Ngambek dia

31:09Dia tau mau

31:11Dicela-cela mau diketawain

31:13Salah

31:15Tuh

31:17Salah kan

31:19Tapi ini

31:21Salah ini

31:23Kiri ke piting

31:25Zoom in

31:27Link

31:29Tapi dia sudah gak looping

31:31Kayaknya sudah di ini deh

31:45Sudah di perbaiki lah

31:47Udah di patch

31:49Sama mereka karena dijadikan lawakan

31:51Tapi ada ini nya kok

31:53Saya sempat mainan dia

31:55Ntar ya

31:57Kok ilang sini nya

31:59Udah ini

32:07Udah pinter

32:09Saya sempat mainan dia itu

32:11Seahorse emoji

32:13Dia bingung sampai muter punya semua

32:15Berkaitan sama laut

32:17Itu kayak gitu

32:19Tidak, itu coklat

32:21Itu juga bukan seahorse

32:23Dia bingung itu

32:25Seahorse emoji

32:27Seahorse

32:29Yang festival nya itu kan

32:31Ada berapa huruf R di strawberry

32:33Biasanya ada yang saya jawab

32:35Sekarang sih sudah pinggar ya

32:37Dulu kan kayak ada dua, ada tiga, ada berapa

32:39Itu sudah di grounding ya

32:41Karena kan

32:43LLM itu mengkonsumsi

32:45Itu bukan satu kata penuh tapi token kan

32:47Di potong-potongnya di token

32:49Jadi kita gak bisa mengahamin konsep strawberry

32:51Dihitung huruf R nya

32:53Gak bisa

32:55Tadi ini

32:57Mas Riza nanya kan

32:59Kenapa

33:01Bingung dia

33:03Karena LLM

33:05Mungkin ya yang dibuat sama OpenAI itu

33:07Knowledge base nya

33:09Banyak kan dari

33:11Reddit

33:13Dan dulu pernah perbincangan

33:15Itu tentang seahorse emoji

33:17Ada gak sih seahorse emoji

33:19Terus

33:21Ada yang bilang

33:23Gua pernah liat

33:25Ada seahorse

33:27Terus ada yang bilang gak ada

33:29Gua udah coba cari di Unicode nya

33:31Gak ada, terus ada yang bilang ada

33:33Ada yang gak ada

33:35Terus sempat jadi kayak

33:37Yang gif versus jif itu lho

33:39Terus

33:41Banyak

33:43Apa namanya

33:45Perdebatan

33:47Terus karena dipakai

33:49Konten itu dipakai untuk

33:51Training

33:53Di memorinya si

33:55Cpt

33:57Masih bingung

33:59Antara ada dan tidak

34:01Dan itu dia kan gak punya

34:03Human attribute ya

34:05Dia gak bisa menganalisa kebenaran

34:07Secara overall

34:09Baca dulu sampai selesai

34:11Misalnya kita mengkonsumsi

34:13Apa kita liat si Reddit Red itu

34:15Kita baca sampai selesai kita nyimpulin

34:17Oh gak ada seahorse emoji

34:19Nah kalo si LLM kan

34:21Cara mikirnya gak gitu kan

34:23Dia kalkulasi aja

34:25Itu deh buka link mediumnya

34:27Itu bagus ngegambarin cara kerjanya dia

34:29Yang paling bawah

34:33Duh mana ini

34:35Loading

34:41Ini ya

34:43Nah iya itu kan mapnya tadi

34:45Maksudnya yang kayak

34:47Yang ditunjukin Iphan tadi kan

34:49Bisa gitu ya

34:51Ada

34:53Ada loop hole

34:55Padahal udah GPT-5 ya

35:01Udah yang terbaru ya

35:03Bukan terbaru banget sih

35:05Udah cukup baru lah ya

35:07Ya apa namanya

35:09Karena ini

35:11Karena

35:13Data training yang lama

35:17Tapi udah dibenerin kok

35:19Nggak bisa ini lagi

35:21Nah itu pembagian tokennya

35:23Model doesn't see an emoji

35:25As a single picture

35:27Si mobilnya tuh gak ngeliat emoji itu

35:29Satu kesatuan

35:31Kan dia apa dipecah-pecah jadi unicode-nya

35:33Terus tokennya tuh banyak banget ya

35:37Dia bingung lah intinya

35:39Jadi yang dibaca oleh LLM

35:49Sebenernya kan yang ini-nya kan unicode-nya

35:51Bukan emoji-nya dia gak bisa liat

35:53Dia gak bisa liat itu gambar ikan

35:55Nah cuma dia ngira-ngira aja

35:57Kenapa dia gak ada jawab itu ya

36:05Gambar laut sama gambar kuda

36:07Nggak ada ya

36:09Oh karena gak ada spasinya

36:11Kayaknya dia kan konsep ya

36:13Mapping seahors itu kayak semacam

36:15Mungkin ya

36:17Relasinya itu sama hewan-hewan

36:19Laut lainnya jadi yang ketangkap itu

36:21Adalah si hewan-hewan

36:23Jadi yang berhubungan dengan lautan ya

36:33Ikan

36:35Tropical fish dan koral

36:39Dia bakal bikin ocean

36:41Ocean tambah kuda

36:43Jadi ini seahors

37:01Oh jadi bingung

37:03Drop A, drop A

37:05Berarti lima senar

37:07Atau senar yang paling tinggi

37:09Drop A, drop A itu

37:11Maksudnya apa Ika

37:13Kan E, E biasanya

37:15Ditorunin ke bawah jadi drop D

37:17D, A, E, A

37:19Jauh banget turunnya

37:21Nggak tau coba tanya ke laut

37:23Masih kan ada 4 senar kan

37:29Iya

37:31Tergantung ada yang 7 senar

37:33Ada yang 5

37:35Lima senar

37:37Tuh kan lima senar

37:43Itu kan

37:49Pertahuan yang niche kan

37:51Specialized, kalau tanya LLM

37:53Training data dia kan

37:55Dilute kan kecampur

37:57Itu hal yang niche banget

37:59Ditanyain sesuatu yang specific

38:01Kalau tanpa RAG khusus

38:03LLM nya bisa bingung

38:05Yes

38:11Jadi itulah

38:13Makanya

38:15Nama si LLM ini dia kayak

38:17Punya dunia sendiri dia nggak bisa

38:19Tahu ada update apa

38:21Diluar ya, kalau sekarang kan udah ada

38:23Tool calling dan lain-lain ya, kalau hanya LLM

38:25Itu nggak bisa

38:27Jadi dia dipersenjatai sama tool calling

38:29Kemudian

38:31Agent ini juga

38:33Agent itu

38:35Ketika misalkan tadi ya

38:37Contohnya

38:39Booking

38:41Terus juga

38:43Begitu booking dia nanya lagi

38:45Nanya balik dulu kan, jadi

38:47Si LLM ini saling berkomunikasi

38:49Tadi ada yang

38:51Ada yang kasih komentar

38:53Seperti berbicara dengan dua orang

38:55Betul

38:57Kurang lebih kayak gitu

38:59Tapi apakah agent ini

39:01LLM juga, berarti ada dua LLM ya

39:03Yang bekerja ya, minimal

39:05Di satu

39:09Agent itu dia bekerja dengan

39:11Dia jalan terus

39:13Itu LLM bukan?

39:15Iya

39:17Eh nggak tahu

39:19Ya ya LLM yang sama

39:21Gak tahu sedalam itu

39:23Cuma yang gue tangkap dari penjelasan

39:25Esther waktu itu, sama baca-baca

39:27Deskripsi kayak yang

39:29Artikel-artikel tadi

39:31Dia bakal jalan terus

39:33Sampai misinya tercapai

39:35Jadi nggak cuma kayak sekali jalan

39:37Dia mikir terus

39:39Setelah selesai satu, ini apa yang kurang?

39:41Entah dia nanya

39:43Atau dia melakukan sesuatu

39:45Manggil tool yang sama dengan input baru

39:47Atau mengkonfirmasi ke user

39:49Jadi dia punya kecerdasan

39:51Untuk decision making

39:53Mungkin mengklarifikasi

39:55Sesuatu ke user dan memanggil

39:57Tools yang sama, tapi dengan input baru

39:59Misalnya tools untuk

40:01Yaitu tadi nge-search flight

40:03Kalau dia merasa itu udah puas

40:05Itu udah tercapai, dia melakukan langkah selanjutnya

40:07Misalnya menawarin

40:09Cari hotel, atau bayar

40:11Atau apalah

40:13Itu kan pati

40:15Tool chaining kan

40:17Jadi karena dia setiap kali

40:19Melakukan tool calling

40:21Dia akan

40:23Hasil dari tool tersebut

40:25Dia baca

40:27Dia cari konteksnya

40:29Atau attention ya

40:31Bahasanya sih, attention bahasa teori

40:33Nah, ini bagus nih

40:35Yang di artikel club

40:37Berhubungan sama yang barusan

40:39Lo bilang

40:41Apa? Itu tadi

40:43Dia bisa reasoning

40:45Listening, acting, observing

40:47Planning, collaborating

40:49Key features

40:51Nah, ini juga ada nih

40:53Yang kayaknya

40:55Cukup relevan

40:57Sebentar, nih

40:59EIA gini itu terdiri dari

41:01Ada LLM-nya, punya tool calling

41:03Ada memory dan ada reasoning loop

41:05Nah, ini hal yang

41:07Jadi

41:09LLM yang

41:11Misalkan

41:13Cetjipiti nih

41:15Kalau dia

41:17Punya agent

41:19Cetjipiti ini kan LLM nih

41:21Dia akan berhubungan dengan EIA agent

41:23LLM baru, jadi ada 2 LLM

41:25Kalau ada agent yang ketiga

41:273 LLM gitu

41:29Oh iya, itu ada strukturnya

41:31Parallel sama sub-agent

41:33Tapi nggak harus

41:35Kayak gitu

41:37Sendirian pun bisa, tapi karakternya adalah

41:39Itu dia jalan terus

41:41Nah, memorinya itu buat

41:43Nge-store udah sampai mana

41:45Jadi kalau tadi kan kayak LLM biasa

41:47Bukan agent kan, sekali jalan

41:49Yaudah selesai, bener atau nggak

41:51Abis itu kayak kode

41:53Tool callingnya write to file

41:55Tapi yaudah, terus gimana, nggak ditesting

41:57Nggak apa, nah, kalau ini

41:59Dia punya memory, udah sampai mana nih

42:01Terus berdasarkan memorinya, dia bisa mikir

42:03Next, saya harus ngapain ya

42:05Harus ngapain ya

42:09Jadi kita, jadi kayak

42:11LLM yang utama

42:13Itu seperti mendelegasikan

42:15Tugas ke temen-temennya

42:17Ke minion- minionnya

42:19Minionnya tuh punya pikiran sendiri

42:21Punya LLM sendiri

42:23Dan punya tool calling sendiri

42:25Itu kan kalau struktur

42:27Sub-agent ya, kalau multiple agent

42:29Nah, itu juga macem-macem itu

42:31Ternyata gara-gara liat docsnya

42:33Ada banyak sih, ini salah satu aja ya

42:35Ada yang sekuensial dan lain-lain

42:37Ya

42:39Nah, kalau buat apa

42:45Kayak perbedaannya sama deskripsinya

42:47Paling bagus di artikel Google Cloud itu sih

42:49Yang tadi ya

42:51Yang ini

42:53Putar AI agent

42:55Nah, itu patah sedikit

42:59Key features

43:01Key features

43:05Reasoning and acting

43:07Reasoning itu apa ya

43:11Kalau thinking kan mikir

43:13Reasoning tuh kayak apa ya

43:15Mencari alasan

43:17Mencari alasan

43:19Konotasinya negatif ya, mencari alasan

43:23Mencari alasan loh

43:27Mencari hubungan sebab akibat

43:29Maksudnya karena

43:31Apa, usernya mau gini

43:33Kalau saya harus gini

43:35Kalau yang LLM biasa

43:37Tadi kan gak kan cuma nyambung-nyambungin

43:39Token berdasarkan probabilitas

43:41Aja kan

43:43Mengejawantahkan

43:45Mengejawantahkan

43:47Menge

43:49Mengejawantahkan ya

43:51Mengejawantahkan

43:53Reasoning

43:55Terus acting, bertindak kan

43:57Gara-gara ada tools tadi kan ya

43:59Karena ada agent tadi jadi bisa

44:01Melakukan sesuatu

44:03Karena kalau LLM

44:05Doang ya, seperti yang saya contohkan tadi

44:07Coding agent

44:09Itu dia bisa write file

44:11Tapi kalau chat

44:13Apa, cursor

44:15Yang chat, chat only

44:17Bukan bisa write

44:19Kita harus copy paste dulu ke file, file yang baru kita save

44:21Ya kan

44:23Itu acting, jadi dia bisa

44:25Berbuat sesuatu

44:27Mengubah sesuatu gitu lah ya

44:31Observing

44:33Mengamati

44:35Planning

44:37Nah ini yang cukup apa

44:39To understand their context

44:41And creating from decision

44:43Ya, lagi hot ya, kalau di coding agent ya

44:45Kayak di cloud code itu dia bisa planning

44:47Kalau tadi Eka bilang mau bikin

44:49Login form

44:51Langkah-langkah apa yang dibutuhkan

44:53Terus action tindakan apa

44:55Yang bisa dilakukan

44:57Terus mana kira-kira tindakan yang paling

44:59Baik berdasarkan informasi yang ada

45:01Dan outcome, hasil yang

45:03Dinginkan

45:05Ya, kalau dulu mungkin

45:07Planning, apa Ivan?

45:09Maksudnya keren juga

45:11Mode planning itu, nggak cuma di cloud ya

45:13Maksudnya di Gemana, dimana

45:15Keren sih

45:17Ya, anti-gravity juga bagus sih

45:19Planningnya, jadi

45:21Kalau misalkan

45:23Dulu sebelum ada

45:25Planning ini

45:27Kita tadi kayak Eka bilang

45:29Mau bikin login form aja, itu dia kesulitan mungkin

45:31Karena

45:33Terlalu banyak stepnya

45:35Kalau sekarang

45:37Kita bilang login form, mungkin udah dibikinin

45:39Sampai forget password segala macem, udah dibikinin sama dia

45:41Jadi dia

45:43Planning dulu nih

45:45Sampai register-nya juga

45:47Sampai register-nya juga

45:49Sampai langsung bilang

45:51Mau pakai, apa?

45:53Mau pakai library apa nih?

45:55Atau klarkah

45:57Atau apa gitu, langsung ya

45:59Jadi dia ada planningnya

46:01Ada satu baru belajar yang namanya

46:03Lucia, alf, nah nggak pakai Lucia

46:05Terus coba-coba

46:07Lucia, keren juga

46:09Bahasanya

46:11Dokumentasinya banyak

46:13Jadi dia gampang banget

46:15Bikin dia

46:17Bedanya planning sama orkestrasi

46:19Orkestrasi itu yang disebut

46:21Maksudnya tadi punya sub-agent

46:23Mengatur

46:25Dia nyuruh-nyuruh bawahan

46:27Para agent-agentnya yang lain

46:29Tapi kan masing-masing punya

46:31Kepinteran atau keahlian sendiri

46:33Satu jago front-end

46:35Satu back-end misalnya

46:37Satu security atau penetration testing

46:39Nah, apa?

46:41Orkestrasi itu si

46:43Agent kepala yang mikir

46:45Tugas ini dikasih ke

46:47Sub-agent ke anak buah ini

46:49Tugas itu dikasih ke neighbor

46:51Kepala yang masing-masing

46:53Siapa yang harus kerja duluan

46:55Atau meramunya gimana

46:57Nah, itu

46:59Itu banget purna

47:01Nah, itu ada terakhir

47:05Collaborating sama self-refining

47:07Fitur-fitur kunci

47:09Bagaimana suatu

47:11LLM atau AI itu bisa dianggap

47:13Sebagai agent

47:15Self-refining ini berarti dia bisa

47:19Memperbaiki dirinya ya

47:21Refleksikan

47:23Wah, saya salah nih

47:25Saya harus ubah cara

47:27Caranya nggak kayak gini

47:29Pakai cara yang lain gitu ya

47:31Nah, terus itu apa bedanya

47:35AI-agent, AI-assistant

47:37AI-agent, AI-assistant sama bot

47:39Oke

47:41Yang tadi ya

47:43Yang tadi kita bicara kan ya

47:45Bot ini kan chatbot ya

47:47Kalau ini cuman kasih KUO

47:49Ya, bot kita

47:51Cuman kita tanya jawab

47:53Ini untuk tanya jawab

47:55Kita otomasi assistant

47:57Membantu kita dengan tugasnya

47:59Tapi potong-potongan kan

48:01Kayak tengan satu-satu

48:03Kalau AI-agent itu bisa

48:05Autonomous, autonomously

48:07Dan proactive

48:09Itu tadi dia nyari flight

48:11Flight-nya mahal banget atau habis

48:13Atau bisa nawarin

48:15Ya

48:17Iya, saya ingin cakap

48:21Bisa

48:45Ivan

48:47Tadi mau ngomong apa?

48:49Maksudnya dari secara level

48:51Maksudnya AI-agent ini kan

48:53Dia sanggup sampai

48:55Hampir seperti

48:57Manusia

48:59Untuk specialized skill ya

49:01Khususnya dalam coding agent ya

49:03Kalau dalam hal

49:05Apa namanya

49:07Saya maksud ini coding agent

49:09Hampir seperti junior atau senior developer

49:13Sedangkan

49:15Ada lagi yang pengembangan selanjutnya

49:17Yang saya sudah melihat arah-arahnya nih

49:19Kayak semua

49:21Provider-provider

49:23Model-model ini

49:25Mulai bikin browser sendiri

49:27Iya ga?

49:29Ya kan, perplexity

49:31Ya, terus cloud code

49:33Dia membanding bisa

49:35MCP ke Chrome

49:37Ya kan

49:39Terus kemudian

49:41Dia juga punya browser

49:43Kursor sudah ada add-on

49:45Browser di dalam kursornya

49:47Tau ga? Ada add-on browser

49:49Jadi sepertinya

49:51Sekarang semua VSCode

49:53Kalau pakai kilokode juga udah ada

49:55Dia ke fire browser sendiri

49:57Jadi sekarang

49:59Tau ga kan

50:01Kayak cloudflare atau apa namanya

50:03Kayak banyak lah ya

50:05Selain cloudflare ya

50:07Kayak mulai firewall di mana-mana

50:09Kayak di block bot

50:11Ini kan, LLM bot

50:13Untuk bisa nge-fetch kan

50:15Akhirnya mereka

50:17Bikin pakai browser sendiri

50:19Dan browser itu kan

50:21Kalau kayak buka Chrome kan dia otomatis jalan

50:23Jadi sebenarnya ga keblock sama cloudflare

50:25Akhirnya

50:27Dia bisa kayak simulasi

50:29Klik beneran

50:31Jadi yang tadinya

50:33Bukan hit plus lagi

50:35Beneran kursor beneran

50:37Bukan hit plus

50:39Betul

50:41Nah

50:43Yang beberapa hari ini saya sudah coba kayak

50:45Pake Gemenei

50:47Dan cloudcode dan besok saya demoin

50:49Pake Gemenei

50:51Juga untuk

50:53Nge-debug core

50:55Webfile tapi connectnya langsung

50:57Ke Chrome

50:59Google Chrome jadi dia bisa

51:01Langsung kayak nge-click

51:03Nge-coba ngambil LCP nya

51:05Nge-coba ngambil INP nya

51:07Nge-coba ngambil CLS nya

51:09Dan meng-analyse itu semua

51:11Dan ngasih tau hasilnya seperti apa

51:13Ya, itulah sebabnya

51:15Anti-gravity

51:19Minimal memory

51:21RAM nya 16GB

51:23Memory nya banyak

51:25Mikirnya berat

51:27Makan RAM nya juga berat ya

51:29Dia udah buka IDE

51:31Buka editor

51:33Ada yang di atasnya itu agent

51:35Manager ya

51:37Manager-manager itu

51:39Terus dia juga bisa connect ke

51:41Chrome kan

51:43Jadi ya jelas lah ya

51:45Sangat

51:47Membutuhkan memory

51:49Apalagi itu adalah

51:51Apa

51:55Elektron

51:57Yang adalah Chromium Base

52:01Ya Chromium Base

52:03Yang

52:05Chrome nya itu

52:07Di fork dari Chrome

52:09Chrome itu punya Google, produknya Google

52:11Di fork jadi punya komunitas

52:13Kemudian

52:15Dipakai oleh GitHub

52:17Kemudian dilanjutkan oleh

52:19Microsoft, kemudian

52:21Google nge-fork lagi

52:23CBS Code itu buat

52:25Produknya dia, jadi muter aja

52:27Muter aja

52:31Terus kalau

52:33Dan ternyata

52:35CBS Code

52:37CBS Code nya si Google pake Jemenai

52:39Atau mereka nge-coding pake Jemenai

52:41Atau pake anti-gravity

52:43Untuk nge-coding si

52:45Chromium engine nya tadi

52:47Iya

52:49Udah muter lagi code nya

52:51Dikursifnya

52:53Iya

52:55Ya, kalau mau yang enteng

52:57Mungkin bisa coba

52:59Tools yang jalan

53:01Di terminal ya, kayak Cloud Code

53:03Ada Gemini CLI

53:05Dan ada yang lain juga

53:07Nah, sebenernya saya tertarik sekali

53:09Sama Gemini CLI sebenernya

53:11Cuman sayangnya kayak agak di

53:13Itu ya, kayak ada agak

53:15Di anak kirikan ya

53:17Kenapa saya tertarik? Karena satu

53:19Sama kayak DX nya agak

53:21Kenapa ya? Gak tau

53:23Maksudnya apa belum kebiasa

53:25Yang pengembangannya kayak

53:27Sekarang semua resource nya

53:29Diarahkan ke anti-gravity

53:31Padahal dari sekian

53:33Banyak

53:35Tools CLI

53:37Atau terminal based seperti Cloud Code

53:39Terus apa lagi ya

53:41AMP Code

53:43Dua itu sih

53:45Yang saya pernah pake

53:47Gemini CLI

53:49Kelebihan nya adalah dia benar-benar

53:51Murni open source, Cloud Code itu gak open source

53:53Walaupun ada repo nya, tapi repo nya cuman buat issue doang

53:55Dia tidak open source

53:57Walaupun di develop pakai BUN

53:59Tapi dia tidak open source

54:01Gemini, kodanya bisa kita lihat

54:03Dia pakai apa

54:05Jadi sebenernya

54:07Cukup menarik

54:09Yang open code

54:11Yang open source itu open code ya

54:13Kalau gak salah ya

54:15Open code open source

54:17Yang kayak gitu-gitu sebenernya

54:19Menarik gitu

54:21Jadi kita bisa sekalian belajar

54:23Bukan

54:25Cuman menggunakan

54:27Cuman sayangnya

54:29Fiturnya itu kalah

54:31Mentereng dibandingkan Cloud Code

54:33Cloud Code udah paling

54:35Terdepan ya saat ini ya

54:37Itu kayak UX

54:39Cuma kita kan user-nya

54:41Developer kayak Cloud Code itu

54:43Bisa bikin entah gimana

54:45Belum pernah pakai

54:47Atau baru pakai, jadi kayak langsung

54:49Mempel gitu loh, langsung edit

54:51Nah kalau Gemini CLI itu

54:53Kayak mungkin learning curve-nya ya

54:55Gak bisa langsung

54:57Ketagihan

54:59Harus pakai langsung

55:01Gua merasa Gemini CLI itu ininya ini loh

55:03Apa namanya

55:05Agak lambat

55:07Ezekusinya, compare sama anti-gravity

55:09Anti-gravity?

55:13Sama-sama, iya

55:15Ini loh, kecepatan request-nya

55:17Bukan ini bukan prompt-nya

55:19Iya, respons dari si

55:21Respons dari si

55:23Modelnya

55:25Itu

55:27Lebih cepat di anti-gravity

55:29Kayaknya resource-nya dipindah

55:31Ke anti-gravity semua sih, banyakan

55:33Jadi di prioritaskan ke anti-gravity

55:35Karena mereka mau nge-push itu

55:37Mungkin ya

55:39Mungkin ya

55:41Padahal potensial

55:43Ke Gemini CLI

55:45Menurut saya, cukup bagus

55:47Dia juga bisa jadi orkestrator kan

55:49Misalkan kayak

55:51Mungkin secara strategis dia merasa

55:53Udah kalah jauh sama cloud-cube kali ya

55:55Maksudnya kayak gak pengen

55:57Ngejar ke citra dulu mungkin

55:59Mungkin udah

56:01Terlalu susah

56:03Tim-nya dipindah

56:05Iya

56:07Gemini CLI sering kena

56:09Infinite loop

56:11Nah, ini juga susah ya

56:13Kurang canggih lah ya

56:15Udah

56:17Gemini-nya

56:19Kalah sama

56:21Opus

56:23Terus tools-nya juga

56:25Kurang gitu ya, padahal sebelumnya

56:27Padahal saat Gemini 3 muncul tuh

56:29Kayaknya heboh semua, wah ini canggih banget

56:31Bikin front-end-nya bagus

56:33Desain-nya, begitu keluar opus

56:35Diam lagi

56:37Ada yang lebih bagus ternyata

56:39Tapi bakal gitu, terus ya

56:41Mungkin selama masih yang kita bahas

56:43Tapi

56:45Januari belum ada apa-apa lho

56:47Semenjak Januari belum ada yang keluar lagi lho

56:49Biasanya tiap

56:51Ngedip sebelumnya, akhir tahun pun tiap ngedip keluar

56:53Masih 11 hari

56:55Nunggu tuh

56:57Kita gak tau ada surprise apa

56:5911 hari ke depan

57:01AI dari mainland

57:03Belum menunjukkan taringnya nih

57:05Nunggu, dia nunggu tahun baru nunggu

57:07JLM

57:0947 Flash baru keluar sih

57:11Sebenarnya ya

57:13Sayang

57:21Saya pakai

57:29JLM

57:31JLM 47

57:33Jadi ini saya

57:35Jadi beneran

57:41Walaupun ke model yang lebih murah

57:43Saya emang gak asal sama sekali

57:45Cari gratisan semua

57:47Umelnya udah banyak

57:49Terlalu umei satu

57:51Semua dicobain

57:53Ini

57:55EWS ada Kiro

57:57Yang selai juga

57:59Wah, kayaknya menarik

58:01Kiro bagus gak sih? Belum coba nih

58:03Kalo Kiro

58:05Kiro

58:07Sebenarnya dia kan yang mengusung

58:09Awalnya yang mengusung spek

58:11Driven development kan sebelum spek kit

58:13Muncul, itu kan Kiro duluan

58:15Itu dia bikin

58:17Trending nya tuh bagus banget

58:19Bagus banget

58:21Cuman sayangnya

58:25Entah

58:27Dari

58:29Apa namanya dari editornya

58:31Dia gak ngerti atau gimana agak

58:33Nge-like, sering nge-like

58:35Kalo

58:37Di lab saya cobain

58:39Terakhir, entah mungkin karena

58:41Dia gak bisa

58:43Eksekusi beberapa tools

58:45Dia gak bisa

58:47Eksekusi kode

58:49Jadi cuma sebatas sampe planning aja bisa

58:51Aneh banget

58:53Tapi tuh ada free nya

58:59Kalo ada free nya mau sih

59:01Free tire nya ada

59:03Terus kemaren dia ngeluarin yang versi CLI nya

59:05Wah menarik nih

59:07CLI kan kayaknya ringan tuh

59:09Penasaran juga pengen coba

59:11Kalo yang punya apa

59:13Yang punya account student

59:15Ya ampus

59:17Bisa dapat setahun

59:19Dratis kan Google ya

59:21Google One ya

59:23Belajar

59:25Belajar di universitas

59:27Kehidupan

59:29Gak ada email nya

59:31Jadi pengen jadi mahasiswa lagi deh gue

59:33Buat itu ya

59:35Biar email.ac.id

59:37Email apa

59:41Alumni.ui.ac.id

59:45Itu masih boleh kan sih

59:47Ya namanya Alumni

59:49Kena flaggingnya

59:51Tapi kan ac.id

59:53Mungkin ada flaggingnya

59:55Kalo ada Alumni nya gak bisa, gak tau

1:00:01Yang penting kan belakangnya ac.id

1:00:03Gak ya, gak gitu ya

1:00:05Kalo misalkan kursor

1:00:07Kalo kursor itu harus

1:00:09Upload sertifikat setiap tahun

1:00:11Ijasah

1:00:13Ijasah, harus di upload

1:00:15Harus di verifikasi

1:00:17Kita masih mahasiswa aktif

1:00:19Belum belajar kan, belum belajar

1:00:21Berarti kayak apalah KRS atau semacamnya ya

1:00:23Ya menyatakan

1:00:25Bahwa kita adalah

1:00:27Mahasiswa di kampus

1:00:29Iya

1:00:31Aduh telat banget

1:00:33Iya nih, kita mudah-mudahan

1:00:35Ini Mas Radian yang

1:00:37Ini ya, yang ngide ya

1:00:39Yang ngasih ide ya

1:00:41Ngasih ide, judulnya doang

1:00:43Kita pake, tapi malah bahasnya lain

1:00:45Tapi bahasnya yang lain, maaf ya

1:00:47Baru balik kantor

1:00:49Wah, luar biasa

1:00:51Gak apa-apa, besok lagi topiknya tadi gak dibahas

1:00:53Kalo gak bahas co-pilot kita sama sekali

1:00:55Iya, kita bahasnya malah

1:00:57Agentik, karena kayaknya terlalu lompat

1:00:59Kalo kita bahas tentang AI Agent

1:01:01Tapi ya bagus sih, jadi kan mulai dari

1:01:03Fundamentalnya kan

1:01:05Nah, ini cuma

1:01:07Menurutku sih

1:01:09Penting banget ya dibaca

1:01:11Ya, baca sendiri-sendiri aja nanti yang artikel

1:01:13Di Google Cloud ini kayak

1:01:15Jenis gimana cara kerja

1:01:17Key differences-nya ada

1:01:19Tadi yang tabel itu yang AI Agent

1:01:21Assistant Bot

1:01:23Perbedaan utamanya apa, cara kerjanya

1:01:25Persona, Memory Tools

1:01:27Itu tuh ngebantu kita waktu kita

1:01:29Mendefinisikan Agent, jadi kalo suatu saat

1:01:31Kita pake ADK, JS atau

1:01:33Longchain atau apa bikin

1:01:35Kita bikin prompting

1:01:37Bikin sistem instruksinya tuh

1:01:39Lebih bagus sih

1:01:41Sama jenis-jenis Agent nih, berdasarkan interaksi

1:01:43Interactive partner

1:01:45Autonomous background processes

1:01:47Terus bisa single agent, bisa multi agent

1:01:49Bagus itu

1:01:53Yang belum kita bahas itu

1:01:55Agent to agent, bisa ga sih

1:01:57Agent to agent, communication

1:01:59Penontonan ga? Bisa

1:02:01Bisa Jadi si agent ini

1:02:03Kommunikasi dengan agent ini, terus

1:02:05Bola balik Bisa bisa

1:02:07Itu kan, jadi

1:02:09Yang satu ngelup, yang satu ngelup

1:02:11Yaudah, saling komunikasi aja

1:02:13Tinggal tunggu aja, token kita abis

1:02:15Orkestration

1:02:19Ada protokol dia kan A2A

1:02:21A2A

1:02:23Ya ini kan

1:02:25Bisa diajak debat, si agent

1:02:27Bisa, kalo mau bikin mah bisa

1:02:29Sesama agent juga bisa

1:02:31Mereka yang debat, kita yang nonton

1:02:33Satu lagi apa namanya?

1:02:37Apa nih?

1:02:39Ngomongin agent, aku belakangan ini

1:02:41Ada project di kantor pake Mastra

1:02:43Apa itu Mastra?

1:02:45Kayak pernah denger?

1:02:47Mastra ada

1:02:49Oh, iya iya tau tau

1:02:51Ini salah satu

1:02:53Rekomendasinya mas Ariya

1:02:55Hidayat juga, daripada pake Lengken

1:02:57Mendingan pake Mastra

1:02:59Untuk framework ya

1:03:01AI framework ya

1:03:03Entar orang Indonesia bikin

1:03:05Baktra

1:03:07Ada Mastra, ada Baktra

1:03:09Cukup lah ya

1:03:13Kreativan developer

1:03:15Indonesia membuat apa?

1:03:17David, DB, Prabowo

1:03:19Apalagi itu ada 4 ya

1:03:23Itu luar biasa sih

1:03:25Ya enak pake TypeScript

1:03:27Ya, lebih rekomendasi

1:03:29Ini daripada Lengken, Lengken terlalu bloated

1:03:31Jadi setuju setuju

1:03:33Mastra itu keren, saya penasaran

1:03:35Pengen ngulik juga sih

1:03:37Tapi pengen nguliknya dari

1:03:39Vanilla, gak mau pake itu dulu

1:03:41Kalo pake framework itu, belajarnya

1:03:45Gak lama

1:03:47Gak paham

1:03:51Agent to agent ya

1:03:53Itu A to A

1:03:55Itu ada protokolnya

1:04:01Ada kayak definisi protokolnya

1:04:03Link ke bawah, nah itu dia

1:04:05Oke

1:04:07Saya punya pertanyaan

1:04:09Agent, kita udah clear ya

1:04:11Temen-temen, mudah-mudahan sih udah lebih paham ya

1:04:13Gak malah lebih bingung ya

1:04:15Kalo MCP itu

1:04:17Masuk kategori mana?

1:04:19Tool call ya

1:04:21Tool

1:04:23Itu tools

1:04:25Sama kayak agent to agent protokol ini

1:04:27Itu protokol buatan

1:04:29Anthropic

1:04:31Yang bisa dipanggil sebagai

1:04:33Suatu tools

1:04:35Betul

1:04:37Iya MCP kan lahirnya dari Anthropic

1:04:39Betul

1:04:41Gara-gara itu

1:04:43Jadi tau gitu

1:04:45Bisa mendonasikan hal yang

1:04:47Abstrak, maksudnya patent protokol itu kan

1:04:49Mereka donasiin ke

1:04:51Linux foundation atau semacamnya ya

1:04:53Apa sih? Linux open

1:04:55Source foundation blablabla

1:04:57Ya awalnya kan gitu

1:04:59Anthropic ngeluarin sendiri

1:05:01Namanya MCP, terus Google ngeluarin kan

1:05:03Protokol juga kan

1:05:05Kalo gak salah

1:05:07Dia punya sendiri akhirnya

1:05:09Dia kayaknya

1:05:11Menyerah dan ikut

1:05:13Standard ya

1:05:15Ikut MCP ya

1:05:17Sebenernya MCP itu apa sih?

1:05:19Eh kita perlu bahas sekarang atau nanti aja?

1:05:21Ya gimana kalo topik terputar aja

1:05:23Model konteks

1:05:25Model konteks protokol memang ya

1:05:27Iya maksudnya kalo mau ngebahas detail

1:05:29Mas satu episode lagi aja

1:05:31Iya itu

1:05:33Panjang

1:05:35Lumayan panjang juga tuh penjelasannya

1:05:37Intinya sih itu

1:05:39Ya protokol yang menyediakan

1:05:41Suatu set tools

1:05:43Apa? Si agent yang

1:05:45Memanggil MCP server itu

1:05:47Agentnya itu

1:05:49Bekerja sebagai klien kan jadinya ya

1:05:51Dia konek ke

1:05:53Si server MCP itu

1:05:55Tring, jadi dia dapet tools

1:05:57Banyak

1:05:59Beberapa tools lagi, jadi misalnya MCP

1:06:01GitHub, kalo gak ada

1:06:03Kalo tanpa MCP

1:06:05GitHub

1:06:07Ngasih agentnya terima

1:06:09Terima perintah buat

1:06:11Buatin pull request

1:06:13Dengan komentar lengkap, berdasarkan

1:06:15Kondo saya, ya dia bisa bikin

1:06:17Dia bisa nyapain pull request

1:06:19Bisa bikin deskripsinya

1:06:21Bisa bikin title yang bagus

1:06:23Pakai prefix yang apa conventional commit

1:06:25Bisa, tapi kan dia gak bisa

1:06:27Mengakses akun GitHub kan

1:06:29Karena gak ada toolsnya

1:06:31Nah dengan apa konek

1:06:33MCP server GitHub ini

1:06:35Jadi muncul tuh tools banyak apalah

1:06:39Authenticate jelas

1:06:41Terus misalnya create pull request

1:06:43Atau comment to pull request

1:06:45Ya masing-masing tools tuh

1:06:47Toolsnya banyak, masing-masing tools

1:06:49Ada namanya dan ada deskripsinya

1:06:51Jadi si agent bisa mikir, oh

1:06:53Kalo user minta ini, berarti saya

1:06:55Cocoknya pake tools yang ini nih

1:06:57Dengan apa, tapi usernya minta dengan

1:06:59Natural language

1:07:01Oke itu MCP ya

1:07:03Ada lagi skill

1:07:05Banyak banget

1:07:07Itu bentuk

1:07:09Overwhelm gak sih dengan istilah-istilah

1:07:11Yang sangat banyak ini

1:07:13Apalagi cloud code

1:07:15Ada skill, ada plugin

1:07:17Plugin bisa berisi skill

1:07:19Ada plugin, ada plugin marketplace

1:07:21Juga sekarang

1:07:23Marketplace untuk

1:07:25Menginstal plugin, kalo kita

1:07:27Udah install plugin, banyak skill-skill

1:07:29Yang bisa diakses, tapi kita harus

1:07:31Enable, nah terus belum ada agent

1:07:33Ada comment, hadah

1:07:35Ternak lele aja udah

1:07:39Ternak lele, iya

1:07:41Ternak lele gak punya kolam

1:07:43Kalo MCP

1:07:45Kayaknya cocok nih kita undang

1:07:47Si MC Dots ya

1:07:49Dia lagi

1:07:51Lagi banyak banget tentang MCP

1:07:53Oh iya dia buka kursus MCP

1:07:55Tergoda di daftar, tapi itu luar banget ya

1:07:59Lu daftar, tapi

1:08:01Caretnya undang kesini

1:08:03Ya dia gak mau

1:08:07Ngapain, siapa lu

1:08:09Coba aja dong

1:08:11Sekali itu

1:08:13Engga, dia kan punya platform sendiri

1:08:15Tapi dia tuh

1:08:17Speaker commercial

1:08:19Tapi kan dia GDE

1:08:21Nanti bisa nambahin itu

1:08:23Nambahin adpoku

1:08:25Nanti bisa diundang

1:08:27GDE Summit

1:08:29GDE tapi gak aktif

1:08:33Kapan ya

1:08:37Kita gak pernah ke

1:08:39GDE Summit yang di luar ya

1:08:41GDE Summit kan

1:08:43Kemaren di China

1:08:45Udah gak ada lagi

1:08:47GDE Summit yang

1:08:49Udah gak ada agentnya lagi

1:08:53Agentnya udah gak nyampe sana

1:08:55Pesawatnya orang cuma batik doang

1:08:57Yang ada disini

1:08:59Mana bisa ke Amerika

1:09:01Pake batik

1:09:03Entar datang Mbak Mas Danang

1:09:05Sebelum Mas Danang datang

1:09:09Mari kita kabur

1:09:11Cukup

1:09:13Pembahasan tentang

1:09:15Peragentan ini

1:09:17Kalau MCP, skill

1:09:19Dan lain-lain mungkin kita bahas nanti ya

1:09:21Apa namanya

1:09:23Bahas

1:09:25Agentik coding juga kayaknya perlu ya kita bahas ya

1:09:27Nanti kita coba cari

1:09:29Nara sumber lah ya

1:09:31Yang lebih kompeten daripada

1:09:33Kita-kita

1:09:35Oke, topik minggu depan

1:09:37Nah ini harus dibuat agentnya nih

1:09:39Siapa yang mau buat agent buat topik

1:09:41Memilih topik ya

1:09:43Berdasarkan

1:09:51Activity

1:09:53Berdasarkan apa nih

1:09:57Temen-temen ada idea gak buat minggu depan

1:09:59Kita mau bahas apa

1:10:01RBC

1:10:05DTS

1:10:07Bedah buku

1:10:09Apa mau lanjut ini

1:10:13Agentik

1:10:15Application framework

1:10:19Project Management

1:10:21Mending ini aja deh

1:10:23Apa namanya

1:10:25Showcase

1:10:33Lanjut

1:10:35Gini aja

1:10:39Menunjukin workflow kita

1:10:41Kita co-work aja

1:10:43Co-work

1:10:47Buat minggu depan

1:10:49Membuat

1:10:51Sabung AI

1:10:53Kayak sabung AI

1:10:55Tapi buat ini, buat mencari

1:10:57Topik selanjutnya

1:10:59Terus mengembangkan topik ini aja udah

1:11:01Misalnya udah dipilih nih

1:11:03Topiknya

1:11:05Terus kemudian si AI-nya

1:11:07Mengisi

1:11:09More details

1:11:11Jadi konteks untuk kita belajar

1:11:13Gimana

1:11:15Ini AI assist

1:11:17Ini affect coding kita untuk membuat

1:11:19Ini

1:11:21Topik generator

1:11:23Topiknya adalah

1:11:25Workflow menggunakan

1:11:29Agentik coding

1:11:31Ya share aja masing-masing gimana sih

1:11:33Prosesnya mulai dari

1:11:35Apakah bikin PRD dulu

1:11:37Atau bikin mockup dulu

1:11:39Gimana kalau misalkan nanti pada saat

1:11:41Itu kita mau fitur berikutnya gimana

1:11:45Boleh

1:11:47Tapi topiknya tetap kita

1:11:49Membuat

1:11:51Nanti demo nya itu

1:11:53Membuat

1:11:55Memilihan topik

1:11:57Kita selanjutnya

1:11:59Oke siap

1:12:01Siap-siap ngisi tokan

1:12:03Dulu ya

1:12:05Jangan dipake

1:12:07Gak ada suaranya

1:12:13Menarik

1:12:15Oke

1:12:17Oke ya besok

1:12:19Topiknya workflow

1:12:21Atau cara menggunakan

1:12:23Versi kita masing-masing ya

1:12:25Cara menggunakan agentik coding ya

1:12:27Atau

1:12:29AI assisted

1:12:31Something lah

1:12:35AI assisted coding

1:12:37Oke

1:12:41Oke cukup untuk

1:12:43Malam ini

1:12:45Kita

1:12:47Ketemu lagi minggu depan

1:12:49Terima kasih buat

1:12:51Domensia yang sudah

1:12:53Menjadi kolaborator

1:12:55Sampai jumpa selamat malam

1:12:57Bye bye

1:13:11Kami pastikan anda berada

1:13:13Di tempat yang tepat

1:13:15Dengan Domensia dapatkan pengalaman

1:13:17Memanakan layanan hosting yang lebih baik

1:13:19Dengan SSD berperforma tinggi

1:13:21Dalam infrastruktur cloud

1:13:23Yang telah dioptimalkan untuk kebutuhan personal

1:13:25Maupun bisnis

1:13:27Teknologi ini memungkinkan anda memperoleh

1:13:29Layanan yang lebih stabil

1:13:31Serta proteksi dari korupsi data

1:13:33Hosting Domensia juga telah mendukung

1:13:35Node.js, Python, Ruby, Go, PHP, Java

1:13:37Serta binary Linux

1:13:39Lebih dari 200.000 pelanggan

1:13:41Telah mempercayakan layanan hosting

1:13:43Di Domensia

1:13:45Kepercayaan yang kami jaga dengan

1:13:47Garansi aktan 99,9%

1:13:49Serta garansi uang kembali 100%

1:13:51Buat website anda

1:13:53Lebih mendingan

1:13:55Segera beralik web hosting Domensia

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Komentar