EP 159

Ngobrolin Otorisasi

Bagikan:

Episode kali ini hasil kolaborasi bareng DomaiNesia πŸŽ‰ πŸ“¦ Langganan Cloud VPS Turbo? Gunakan kode: NGOBROLINVPSDN β†’ 50% OFF, bisa digunakan berkali-kali! Kita akan mulai mengudara jam 21:00WIB. Mundur 1 jam dari jadwal biasanya karena bulan ramadan. Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Transkrip Bantu Koreksi

0:17Dapatkan hanya di Domestika

0:30Halo-halo, Tim.

0:32Hai, kayaknya begitu liat logo ngobrol di web, saya merasa kayaknya kita perlu ganti.

0:40Hah? Logonya, oh iya. Kenapa logonya? Itu masih pakai yang lama ya?

0:45Itu kayaknya pakai yang kapan punya gitu ya. Waktu itu saya masih pakai...

0:49Masih pakai itu ya? Apa mid-journey ya?

0:52Bing. Eh?

0:54Bing? Iya Bing kali ya.

0:56Bing Image Generation itu loh.

0:58Iya, Bing Create ya.

1:00Waktu itu aman-aman, awal-awal baru ada mid-journey.

1:06Apalagi mid-journey kan waktu itu kan masih Discord only ya.

1:10Iya.

1:12Eh sulit banget buat generate image tuh.

1:14Terus, yang baru bisa gratisan generate image itu baru si Bing.

1:20Itu Sora kan? Sora-sora. OpenAI punya dia, kayaknya.

1:28Eh bukan ya?

1:30Sora yang filen itu?

1:32Bukan, bukan. Image.

1:34Pokoknya OpenAI punya Generative Image.

1:40Nggak tahu namanya apa.

1:42Sebelum Sora setau saya.

1:44Oh sebelum Sora ya?

1:46Ya udah, cuma biarin aja sih, teranjur kayak gitu.

1:50Ya udah, oke.

1:52Kalau tiap saat itu Image Generation baru, bikin baru, nggak kelar-kelar.

1:58Image Generation aja, logo generation selalu termasuk vintage ya sekarang ya.

2:04Udah kalau saya dipikirin logo, ya.

2:08Pikirin lah itu, kaos-kaos, kapan kita bikin kaos.

2:14Sudah saya generate loh, tinggal diperusin aja nih.

Lihat transkrip lengkap

2:20Tunggu tanggal mana ya?

2:22Ngomongin soal kaos tuh, kaos saya malam ini Dominicia dong.

2:26Oh iya.

2:28Setiap malam selasa, selasa malam pasti Dominicia ya.

2:32Selama beberapa episode ke depan juga masih Dominicia, jadi karena kita kolaborasi dengan Dominicia,

2:42buat acara ini, jadi kalau temen-temen punya website atau aplikasi web,

2:49bisa hosting di Dominicia pakai promo Ngobrolin WebDN, diskonnya 10%.

2:57Kalau mau yang next level lagi, bisa pakai VPS, Ngobrolin VPSDN.

3:05Itu diskonnya lebih gede ya.

3:08Jadi diskonnya 50%, setengah harga ya.

3:13Promo kodnya Ngobrolin VPSDN, beraku untuk semua paket, semua siklus,

3:18bisa dipakai lebih dari satu kali, akonnya sama, nggak apa-apa, jadi silahkan digunakan.

3:24Langsung cek aja ke Dominicia.com dan pakai kode promonya.

3:31Wah, Mac Mini nya, oh ke pencet, keren Mac Mini nya restart.

3:39Nah kalau belum bisa beli Mac Mini, sementara ambil VPS Domainnya Sia dulu aja.

3:45Tapi saya belum pakai klo-klo loh, klo-klo nya nggak ada.

3:49Saya nggak ada rencananya bikin klo-kloan.

3:53Ada yang nonton ini, sengpenyanyi coba. Coba dulu kan belum tetap cocok kan, nggak semua orang ngerasa itu solusi yang tepat kan.

4:04Jadi coba dulu pakai yang murah lah, pakai kode promo yang tadi.

4:08Kalau udah cocok, dan ada budget nya baru beli Mac Mini.

4:13Masalah utama dari apa namanya, rajungan-rajungan ini.

4:19Bukan itu penkepiting bakal ya.

4:23Kepiting nge-rebus, kepiting nge-rebus.

4:25Enggak sih itu ini loh, lobster loh itu.

4:28Lobster ya lobster. Lobster ini lebih ke, sebenarnya bukan ya kalau ada yang mau pakai di Mac Mini sih ya oke lah gitu.

4:40Dan harganya juga memang tidak murah kan.

4:42Tapi yang lebih affordable memang dipakai di laptop sendiri bisa.

4:50Kalau mau coba-coba ya, mau coba-coba.

4:52Kalau laptopnya laptop kantor jangan, bahaya ya.

4:57Jadi mendingan coba di VM atau di VPS gitu.

5:02Cuman problem utamanya adalah di tokennya, dia sangat boros sekali.

5:07Kalau nanti dia beli Mac Mini, ya self-pose saja.

5:14Tergantung Mac Mini nya kuat atau enggak.

5:17Mac Mini itu kan kalau yang base modelnya kan cuma 8 atau 16 GB gitu, dan 256 hadisnya.

5:28Nah kalau di youtuber luar, dia enggak pakai Mac Mini, dia pakai Mac Pro.

5:33Baru bisa jalan lokal, kalau mau jalan lokal.

5:37Kalau misalkan Mac Mini itu masih pakai cloud.

5:40- Mac Studio. - Mac Studio.

5:42- Wah, beda lagi tuh. - Iya.

5:45Karena aku udah liat harga Mac Studio, terus liat istri kan, "Apa yang ini aja ya?"

5:50Dia langsung liat dengan tatapan, tatapan yang...

5:55Dia cuma liat tatapan, terus aku bilang, "Nggak jadi deh."

6:03Itu berarti tidak mendapat autorisasi ya?

6:07- Unauthorized. - Iya sih, unauthorized.

6:10- Unauthorized ini. - Unauthorized money.

6:14Jadi topik kita malam ini adalah authorization.

6:19Autorisasi, keren, keren. Segway-nya keren ya. Apa namanya?

6:25Transisinya, view transitionnya bagus nih efeknya.

6:30Tidak diosan-osan lagi. Tidak S&E ya.

6:34Ini ada yang nonton, biasa kok komennya sepi ya?

6:38Biasa, kalau kita udah mau selesai, baru pada muncul biasanya.

6:45Lebih malam ya.

6:50Oh iya ya. Coba absen-absen teman-teman yang ada di YouTube atau yang ada di LinkedIn,

6:56Mungkin masih baru habis terawih ya.

6:59- Bisa sampai rumah, bisa langsung jalanin. - Atau malah habis ngga buburit biasanya.

7:05- Ngga buburit? Bukber, bukber. - Bukber tadi soal lagi.

7:09- Minggunya bukber ya. - Oh bukber ya.

7:13Sudah mulai rame mall biasanya minggu ini. Karena minggu depan udah mulai mudik kan ya.

7:22- Mudik. - Pada mudik mana? Mas Disa mudik ngga?

7:28- Ngga. Di sini saja. - Kan deket.

7:33- Deket. - Hah? Deket dari mana?

7:38- Kan belom ini, belom Medan kan? Apa aja? - Iya, Medan.

7:47- Ya deket lah. - Masa Medan?

7:50- Kan satu ini doang, satu flight doang. Ngga pake nyamung-nyamung.

7:55- Bukan masalah jarak, bukan masalah jumlah flightnya, tapi masalah harganya Pak.

8:00Harganya tuh lebih mahal daripada ke core sale.

8:05- Percaya kalau itu saya, percaya. - Lebih murah.

8:11- Karena sesama orang Medan, kalau mau pulang ke Medan itu mikir, mikirnya dua kali.

8:18- Lebih murah transit dulu ke Kuala Lumpur katanya, baru ke Medan.

8:23- Iya. - Aduh.

8:26- Kok bisa gitu ya? - Makanya aneh kan.

8:30- Kemarin ada yang kasih lihat di sosial media, tiba-tiba muncul, dia bilang, core sale 900.000.

8:38Harga tiket Medan aja 800.000 kalau harga normal.

8:42Kalau harga tidak normal seperti sekarang, mungkin bisa sejuta, sejuta sampai satu setengah ya.

8:48- Nah yaudah, solusinya lebar. - Kayaknya dua jutaan ya.

8:52- Ngga tau ngapain. - Dua jutaan.

8:54- Iya. Dua jutaan. - Dan kemudian di kali empat. Oke terima kasih.

9:01Bukannya nggak mau mudik ya. - Belum lagi rame banget ininya bandaranya.

9:08- Mungkin karena ini ya, karena orang tua dua-duanya udah didekat sini, deket-deketan semuanya.

9:18- Udah diboyong kesini, jadinya ngapain pulang orang tuanya disini.

9:24- Bisa, bisa, bisa. - Jadi itu lah.

9:30- Bisa jadi alternatif juga buat temen-temen yang di luar sana.

9:34Kalau misalnya sudah berkeluarga dan punya dua anak seperti saya, lebih murah mendatangkan orang tua

9:40daripada membawa seluruh keluarga ke orang tua.

9:45- Iya. Betul, betul. Apalagi.. - Seseksi biaya ya, maksudnya ya.

9:52Bukan kangen kampung ya. Kalau kangen orang tuanya, saya..

9:57- Iya mau, nggak mau. - Kalau itu kan memencahkan masalah

9:59kangen orang tua, cuma nggak mencari masalah kangen kampung.

10:02- Iya. Kalau kangen orang tua, saya datangkan orang tuanya.

10:05Tapi kalau kangen kampung halamannya, ya beda. - Nggak bisa, beda.

10:08- Nah itu beda lagi. Kalo mau makan durian, oh Ivan nggak suka durian lagi ya.

10:13- Nggak suka durian. - Makan durian, mau makan apa?

10:16- Emang nggak bisa pesan online gitu? - Mi Bangladesh.

10:18- Eh sudah ada Bing Bangladesh, eh Mi Bangladesh sudah ada di sini.

10:22- Udah banyak di sini ya. - Dan itu bukan asli dari Sono.

10:26Itu mah pendatang yang bukan Mi Bangladesh. - Yang di Medan yang asli apa?

10:30Yang di Medan yang asli apa? Mi Aceh, kan dari Aceh? - Mi Balap, Mi Balap.

10:34- Mi Balap? - Sate Padang, dari Padang.

10:38- Eh di Medan Soto Udah. - Mi Balap itu Soto Medan.

10:44- Soto Medan, Mi Balap. - Makan Soto ada udangnya itu aneh, aneh sih baru pernah.

10:48- Belum pernah, cobain dong. - Masa nya baru pernah itu.

10:52Ya baru pernah, udah. Dan nggak ada di tempat lain, di kota lain mana pun nggak ada kan, Soto yang kayak gitu.

10:59Udangnya besar-besar banget, wah sambungnya.

11:03- Ceritanya kalau mau pulang ke Medan ya, kita ngisi BWAI, ngisi itu aja Comeda, I/O, Google I/O.

11:13- Iya. Boleh, boleh, boleh. - Oke.

11:17- Kita om pimpat dulu Sate mau ngisi. - Om pimpat dulu.

11:20Tau nya yang diundang Pak Dika.

11:23- Iya dicoba lagi selanjutnya.

11:31- Alhamdulillah ya kita sudah ada kedatangan satu penonton.

11:36- Halo. - Halo.

11:39Akhirnya ada yang absen.

11:41Ya ada yang mudik, ini kan gosipnya katanya kan, perang-perang gimana updatenya perang?

11:51Katanya gara-gara perang kan BBM langkah, takutnya berpengaruh kepada mudik.

12:00- Belum kerasa ya? - Belum kerasa ya.

12:04- Sudah mulai kerasa sih kalau untuk BBM itu kayak lebih pada panik baying kali ya, pada panik baying.

12:15- Oh iya, iya, iya. - Dia ditumpuk ya, ditumpuk ya di setel.

12:19- Tapi kayak liat berita, kalau di India kan katanya supply-nya udah mulai, kayak mulai habis gitu, mulai menipis.

12:27- Karena selama ini supply BBM mereka langsung udah di sana, solat formus katanya.

12:37- Supply sih bakal tetap ada, kalau untuk sampai langkah itu mungkin masih panjang kalau sampai langkah.

12:47Supply-nya tetap ada, cuma harganya itu aja naik nantinya.

12:51- Oh iya pasti. - Kalau misalnya yang BBM swasta lah ya, gak usah yang kuning.

12:59Yang swasta itu kan bergantung dengan US Dollar dan harga standardnya mereka.

13:07Jadi kalau misalnya, kayak BP, Shell segala macam tuh, Vivo, kalau memang harga nanti naik ya harganya naik.

13:17Jadi ya kita liat aja lah, yang mau mudik mungkin harus kencangin ikat pinggang.

13:24- Iya, jangan naik yang itu, yang menggunakan BBM. - Harga pasti naik.

13:31- Atau kereta. - Karena banyak yang mau beli kan.

13:35Misalnya kita punya sumber sendiri yang gak affected sama perang.

13:41Tapi kan pasti mau, pasti yang tempat-tempat kayak India dan lain-lain yang supply-nya berkurang,

13:48pasti mau beli dari tempat yang supply yang kita pakai kan.

13:53Kenapa jadi ngobrolin minyak.

13:59- Yang tidak kalah penting adalah teh air belum cair, jadi belum bisa mudik.

14:08Belum cair, belum cair. Halo-halo, Mas Wieta Sendhaya, akhirnya kita ada dua.

14:16- Di Indonesia itu seru ya, ada THR. - THR.

14:22- Saya gak tahu kalau negara mana lagi yang ada THR, saya gak tahu.

14:27- Malaysia gitu? - Teman-teman yang tahu.

14:30- Emang Malaysia gak ada? Malaysia berlungai gitu?

14:33- Iya, Malaysia kan negara Islam.

14:36- Emang THR itu budaya Islam? Bukannya?

14:41- Hari Raya, maksudnya hidul fitri biasanya. Walaupun sekarang sudah diadaptasi.

14:48Gak, dulu awal-awal hidul fitri.

14:51Kalau dulu hidul fitri, terus sekarang oh kalau mau natalan tahun baru,

14:55ya ngambilnya pada saat natal tahun baru. - Boleh milih, apa?

14:59Yang natalan ya boleh milih untuk minta THR-nya sesuai kebutuhan.

15:05- Nah, pertanyaannya, kalau bukan Islam, kalau bukan Kristen, apa dong?

15:09- Kalau boleh milih. Jadi, satu-satunya... - Ikut tahun baru.

15:15- Ya, kalau koding pernah kajan di kursusan bahasa, ini jauh sebelum kerja koding.

15:24Kalau sejak kerja koding, gak pernah kerja di tempat yang ada THR sih.

15:28Dulu itu pilihannya THR cuma keluar, cuma bisa rilis di dua rilis schedule itu, hidul fitri atau natal,

15:39dan ternyata pas itu kejadian ada satu teman kerja yang agamanya bukan keduanya.

15:45Tapi ya ditanya aja mau keluar pas kapan, bebas milih.

15:50Kalau ATS, gak ada THR. Jangan dibahas. Cukup, sebelum lenceng kemana-mana ya.

15:58- Iya. THR itu otorisasi siapa ya? - SR, SR.

16:07- Nah, itu kan gak semua level karyawan dapat THR. Nah, itu balikin ke otorisasi.

16:14- Ya maksudnya kalau Cufa. Kalau OTSORS, gak dapat kan? Gak tahu sih.

16:22- OTSORS? - Gak, gak dapat.

16:25- OTSORS, karyawan kontrak? - Kalau OTSORS bukan karyawan tetap, gak dapat kan?

16:31- Mitra, gak dapat. - Freelancer, gak dapat.

16:35- Ya, itu jelas. - Saya kontraktor, gak dapat.

16:39- Kontraktor juga gak dapat ya? Emang gak ada aturannya kan? Tapi bonus ada kan?

16:46- Gak ada. - Gak ada juga?

16:49- Di tempat saya bekerja maksudnya ya. Pas saya bekerja, gak ada THR, gak ada bonus.

16:54- Tapi gajinya gede. - Gak ada lembur, udah.

16:58- Tapi gajinya gede. - Cukup, bukan gede. Cukup.

17:05Cukup beli mobil, cukup beli Mcmini, ya.

17:09- Semua orang juga cukup. Cukup beli mobil juga cukup. Cuma tinggal mau apa nggak aja.

17:15- Betul. Oke, kita bahasnya dari mana nih, otorisasi.

17:23- Nah, kita kan pernah bahas otentikasi. - Sebelum ini ya?

17:26- Iya, bedanya sama otentikasi apa? Mungkin bahas itu dulu kali ya.

17:31- Saya dulu nih, kan kalau ada autentikasi, ada otorisasi.

17:38Kalau otentikasi itu, kalau di bahasa gampangnya, siapa Anda?

17:47- Apakah betul orang itu? - Siapakah Anda?

17:52- Terus kalau otorisasi, kamu tuh bisa ngapain aja. - Boleh ngapain aja?

17:56- Boleh ngapain aja. Iya. Jadi itu memang membedakan otentikasi dan otorisasi.

18:04- Dan poin yang penting sih, otentikasi kan selain siapa Anda, benar sesuai.

18:12Kan semua orang bisa ngaku-ngaku ya. Siapa Anda, saya, lah bener mereka atau bukan?

18:18- Ya itu proses otentikasi itu.

18:21- Seperti selain siapa juga ada implikasi, kayak benar nggak sesuai jawabannya?

18:29Soal siapa?

18:33- Nah kalau hak akses, kita bisa mengakses apa.

18:39Jadi setelah kita masuk, kita dapat rule biasanya kan.

18:43Oh dia admin, oh dia user biasa, oh cuma bisa ngeliat doang nggak bisa ubah.

18:53Itu adalah bagian dari otorisasi.

18:56- Otorisasi. - Itu disebut rule base access control.

19:02- Access control atau RBAC. - Iya. Ini yang paling lazim nih, paling banyak dimana-mana.

19:08Sebenarnya ya kalau kalian install WordPress, kan ada administrator, editor, writer,

19:17ada subscriber dan public aja gitu.

19:23Kalau misalnya kayaknya si Laravel punya juga deh modul untuk ini, modul untuk otorisasi,

19:31ada kalau nggak salah, yang bisa dibuat berlevel.

19:35Yang sistemnya berlevel itu contohnya yang masih, apa ya, bahasanya ya.

19:44Simplify. Jadi kita dari sisi kode, cuman ngecek, oh si A rolnya administrator.

19:53Berarti administrator tuh bisa ngapain aja.

19:56- Bisa semua biasanya gitu ya. - Iya.

19:59- Atau super admin, ada super admin lagi, lebih gede lagi.

20:02Iya, super admin. Ada yang contohnya misalnya kayak, apa tuh ya namanya ya.

20:12Oh, contohnya kalau WordPress sudah agak manjuk ya.

20:21Kalau misalnya si, siapa ya, kalau kita bikinnya pakai tanpa pakai library apa-apa deh.

20:28Kan pakainya bertingkat yang mungkin dicek secara kondisional.

20:32Rolnya administrator, editor, atau writer misalnya.

20:37Jadi kalau writer boleh nulis, boleh save, tapi nggak bisa publish.

20:43Yang sistem modular seperti ini masih simplified.

20:50Ada yang lebih dalam lagi, yang satu level lebih dalam, itu dibuat secara atribut base namanya.

21:03Atribut base itu contohnya, sorry, bukan.

21:10- Itu salah, atribut base. ACL. Access Control List. - Access Control List.

21:16Jadi contohnya read permission, terus kemudian write permission.

21:24Terus kemudian dia bisa read, write, edit, terus bisa publish.

21:31Itu dibuat bertingkat. Kalau misalnya si administrator bisa semua.

21:36Kalau editor bisa semua juga untuk post ya misalnya ya, post kalau di WordPress ya.

21:45Kalau dia writer, dia bisa read, write, tapi publishnya nggak dikasih.

21:52Kebayang nggak? Terus kalau satu lagi dibawah writer, subscriber, hanya boleh read doang.

22:00Itu ACL namanya, Access Control List.

22:04Jadi bisa banyak atributnya atau kontrol-kontrolnya kecil-kecil.

22:11Jadi lebih modular lagi bahasanya, berdasarkan secara desain atau sistemnya ya.

22:22Jadi kalau misalnya kita punya objek, objek post, artikel.

22:27Biasanya kan paling dasar, read, write, terus kemudian publish, delete.

22:37Terus kalau misalnya si WordPress kita bisa nge-delete punya sendiri,

22:42tapi nggak bisa nge-delete punya orang, delete other, artikel, delete other gitu ya.

22:47Jadi bisa buat berlapis.

22:49Dan nanti disesuaikan kalau misalnya dia login sebagai editor,

22:54langsung ke Access Control List ini, langsung nempel ke rolnya tersebut

23:00dan dia bisa lakukan operasi yang di sistem.

23:06Kemudahannya bagi kita sebagai developer, kita tinggal define Control List-Control List ini

23:15dan langsung diterapkan di code.

23:18Dan ini bisa nambah terus, bisa kembang, kempis.

23:21Tapi secara di codenya sudah ke hardcode.

23:32Banyak kok yang pakai ACL ini, contohnya S3 bucket, itu kan ada pakai ACL kan?

23:41Bisa di akses publik, hanya bisa di akses oleh department tertentu,

23:47bisa di akses oleh yang administrator, segala macemnya.

23:53Itu anamanya ACL.

23:55Berarti ACL sama RBAC itu either/or ya?

23:58Maksudnya itu dua approach yang berbeda. Atau bisa di-compliment?

24:03Bisa di-compliment.

24:10Kalau role-based, kita tentuin rolnya.

24:14Kalau super admin bisa semua jelas, admin bisa semua, editor bisa.

24:20Kita pilih, pick and choose bisa melakukan A, B, C, D, tapi nggak bisa E, F, G.

24:27Terus kalau viewer bisa A, C, D, F, itu kan RBAC ya.

24:33Tapi kalau ACL berarti kita nggak perlu memang, kita nggak perlu design ke role tertentu.

24:43Bisa di-compliment juga.

24:49Bisa berdiri sendiri.

24:51Bukan approach yang berbeda ya, itu bisa di-combine.

24:57Bisa di-combine, misalnya role A punya akses control list-nya, bisa dipakemin.

25:03Misalnya role-nya editor, bisa banyak control list.

25:09Role-nya A, B, C, D, bisa control list yang berbeda.

25:14Tapi bisa berdiri sendiri juga, misalnya tadi yang nggak usah pake role, tapi yang si control list-nya ini langsung member ke user-nya.

25:24Bisa juga.

25:26Jadi bisa berdiri sendiri, bisa di-combine.

25:30Oke, nah ini ada lagi A, B, A, C?

25:38Nah ini saya nggak mengerti, belum pernah pake juga.

25:45Contohnya kayak IAM, sampai sekarang saya nggak ngerti IAM.

25:49Yang itu loh AWS, yang IAM kalau kita bikin ini.

25:53AWS ya, AWS sama GCP.

25:55Google Cloud juga IAM.

25:57Identity and Access Management.

26:01Sampai sekarang belum mengerti secara komplit.

26:09Kalau dari jawaban si Gemini, A, B, A, C itu atribut based akses control.

26:19Bedanya adalah, kalau R, B, A, C itu berdasarkan role, kalau A, B, A, C itu menggunakan atribut.

26:29What, when, oh.

26:31Where dan how? Oh, 4W1H.

26:36Kayak ini ya, kayak bikin prokosal ya.

26:39Musti ada...

26:44Tunggu, itu ada artikelnya, tapi tetap gue nggak bisa buka.

26:48Artikel.

26:50R, B, A, C.

26:52Okta, oh yang bawah ini.

26:54Sama kan?

26:56Nah itu dia.

26:59Tetap nggak ngerti.

27:01Cuma layout-nya bagus.

27:03Zoom in dong.

27:05Zoom in, bentar.

27:07Role-based versus atribut based.

27:11Nah kalau role-based kan lumayan jelas ya.

27:14Masing-masing role punya list of privileges lah.

27:20Boleh ngapain aja.

27:22By role, tapi A, B, A, C determine access by user characteristics, object characteristics, action types.

27:32Ini kita udah tau ya R, B, A, C ya.

27:36Kita langsung ke A, B, A, C aja.

27:39Atribut based access control.

27:43Someone looks into your computer system.

27:46Apa yang bisa dilakukan orang itu?

27:48A, B, A, C menjawab pertanyaan itu melalui user atribut resource-nya atau environment-nya.

27:57Nah contohnya user person's job title, typical task, or senior level.

28:05Senior level.

28:07Resource atribut.

28:09Ketutupan.

28:11Resource atribut jenis filenya.

28:17Jika jenis filenya atau siapa yang membuatnya, atau tingkat sensitivitas document-nya.

28:24Coba lihat intunya gambarnya.

28:27Gak lepul sih gambarnya.

28:29R, B, A, C.

28:31Iya itu salah gambar.

28:34Mana tadi?

28:36Resource atribut environment.

28:39Ini tuh kayak kondisional-kondisional gitu ya berarti. Jika filenya, blablabla, jika user-nya, title-nya, atau position-nya, blablabla.

28:51Jika environment-nya adalah staging, berarti boleh melakukan hal ini, hal itu, dan hal itu.

29:01Kayaknya ini lebih kompleks daripada R, B, A, C ya kayaknya.

29:08Ada relationship juga.

29:11Rodan cons.

29:13Will define, control administrator can define.

29:18Time constraint, defining variable.

29:22Oh, A, B, A, C ini ada time constraint.

29:27Jadi misalkan, saya kasih otorisasi untuk Ivan bisa edit 2 hari, hari ke-3 udah gak bisa lagi.

29:39Oh iya, masuk akal sih.

29:41Kan ada why, where, when, inti yang tadi kan.

29:45Jadi dia ada lebih kompleks lah, lebih kompleks.

29:50Kasih aksesnya cuma berapa hari atau berapa jam gitu.

29:54Maksudnya, yes ada betulnya, tapi itu maksudnya sekarang kata kuncinya di atribut, ini coba gue share ini, penjelasannya si ini ya.

30:08Jadi makin bingung ya.

30:12A, B, A, C sama dengan P, B, A, C.

30:15Ada lagi.

30:17Apa lagi?

30:19Gue suruh jelasin yang lebih mudah ya.

30:26Atribut based access control.

30:29Jadi ada intinya kalau otorisasi itu, allow access if condition are true.

30:38Ini kata kuncinya ya.

30:41Jadi semua otorisasi melakukan hal yang sama ya.

30:46Nah, kondisinya itu ada 4 tipe.

30:50Bisa user atribut, bisa resource atribut, nanti berdasarkan misalnya dokumennya berdasarkan apa.

30:59Terus bisa action atribut dan environment atribut.

31:04Itu atributnya.

31:07Jadi kita bisa ngasih ke user tersebut berdasarkan atributnya.

31:12Misalnya kita bisa anggap aja ya kepala department finance bisa ngedit semua user yang di dalam department finance.

31:25Kita bisa ngasih itu ke kepala user yang mengapalai department finance.

31:30Atau mungkin kalau user dari department finance boleh ngedit entry yang terkait keuangan,

31:35tapi gak boleh tentang strategi atau coding atau apa ya?

31:39Ya mungkin bisa ngedit yang entry.

31:43Entry tadi keuangan payroll, tetapi gak bisa ngedit operation, ya department operation.

31:51Fabrik lah contohnya ya.

31:54Jadi bisa berdasarkan atribut department.

31:58Atau bisa ngasih atribut per dokumen.

32:03Jadi kalau dokumen keuangan hanya bisa diakses oleh user keuangan.

32:08Atau bisa lagi, bisa berdasarkan action.

32:17Contohnya kita bisa ngasih selama dia login, dia boleh read everything.

32:24Kan tadi kondisinya, ini kan allow access if condition are true.

32:29Jadi kalau read boleh, create gak boleh.

32:32Nah ini yang tadi contohnya yang Mas Riza bilang, bisa akses dokumen atau write dokumen

32:42dalam waktu tertentu itu environment attribute.

32:46Contohnya, yang dia contohkan begini.

32:52Employees can read dokumen only if the dokumen belong to the department.

32:56Okay makes sense.

33:02Allow login only during office hour.

33:12Atau boleh ngedit presentasi hanya di office hour.

33:21Nah itu contohnya lagi yang lain kan.

33:23Nah itu A, B, A, C.

33:30User can edit a task if user ID is a task owner ID.

33:34Ini kalau kayak contoh apa?

33:36To do list, to do list.

33:38Boleh ngedit postingannya sendiri.

33:42Oke ada lagi nih, ada REBAK.

33:53Relationship Based Access Control.

33:57Itu coba dibaca lagi.

34:03Dipopularkan oleh Google Zanzibar.

34:07Zanzibar.

34:09Zanzibar itu apa?

34:11Mana coba masukin ini screen lah.

34:16Oh iya bentar.

34:18Zanzibar.

34:20Semi-autonomous Tanzanian Archipelago in the Indian Ocean.

34:25Nah makanya bukan, kayaknya bukan itu.

34:27Bukan, ini bentar disini.

34:30Eh REBAK.

34:36Benar kan? REBAK, relationship bukan role ya, relationship.

34:42Ini punya Google katanya.

34:47Only choice for access control.

34:50Understand how REBAK system function.

34:59Subject in REBAK.

35:02Example, a developer's account. Example, automated service.

35:09Ini subject ya.

35:11Subject dan person.

35:13Ini service.

35:15Subject itu yang dimaksud dengan subject, bisa orang, bisa service.

35:21Bisa misalnya bisa user, bisa service.

35:26Object.

35:27Next there is an object.

35:29Object itu resource maksudnya.

35:33Ini kayak modelnya ini persis kayak ini.

35:47Kayak kalau saya baca dari CGPT, modelnya ini persis kayak Google Drive, rebak ini.

36:00Jadi kita punya dokumen.

36:02Kita bisa ngedit dokumen kita sendiri, dan kita bisa ngasih akses ke orang lain untuk bisa read only.

36:10Bisa edit.

36:13Atau komen, ya atau komen only.

36:17Jadi relationship ceritanya.

36:21User can edit dokumen if user is owner or collaborator.

36:26GitHub juga hal yang sama, kalau kita ngasih GitHub collaborator.

36:30Ini sama kayak ABHC tadi nggak sih?

36:34Intinya sih sama-sama authorization.

36:39Contoh ABHC tadi kan kalau user ID sama dengan task owner ID.

36:45Berarti dia boleh ngedit.

36:47Itu kan cara lain untuk bilang bisa ngedit tasknya sendiri kan.

36:51Atau bisa ngedit resourcenya sendiri.

36:54Kalau, ya maksudnya mirip sih secara pemahaman.

36:59Karena kalau di ABHC, kalau di pemahaman saya, role-nya itu, sorry nggak ada role di ABHC.

37:08Di kondisinya itu terjadi jika kita sudah dipakemkan.

37:18Kita bisa edit file itu kalau kita di department itu.

37:23Sedangkan kalau yang di RBHC, Rebac ini, saya mengerti kita bisa invite orang luar selama dia collaborator, dia bisa ngedit kita punya.

37:38Masih bingung sih saya jelasinnya.

37:43Eh bentar, gimana kalau tanya ke chat GPT, suruh bikin satu tabel, bandingin ketiga approach tadi, RBHC, ABHC, sama Rebac.

37:53Terus suruh kasih use case, jadi use case yang sama.

37:57Bagaimana cara approachnya kalau pakai RBHC, kalau pakai ABHC sama, kalau pakai Rebac.

38:04Rebac itu ada parent child.

38:07Jika parent kita dapat akses, childnya dapat akses.

38:10Nggak kayak Google Docs dong, Google Docs nggak ada parent access kan.

38:16Bisa kita kasih akses untuk satu department.

38:20Nah yang dimaksud parent child itu action yang diperbolehkan, atau subjectnya, atau objectnya kan bisa aja.

38:33Folder ya, oh benar juga.

38:37Kalau foldernya kita kasih akses, semua isi file dari folder itu dapat akses inherit akses yang sama.

38:45Oh iya iya iya, tapi tetap nggak parah.

38:49Coba tunggu jawabannya chat GPT.

38:53Kita soalnya bikin sistemnya belum yang sekompleks-sekompleks kayak gimana ya untuk hak akses ya.

39:03Maksudnya yang bikin sendiri, kalau kita yang pakai.

39:07Sejujurnya sebagai front-end dev, belum pernah bikin sistem desain yang rumit banget sih.

39:13Cuma paham role, sama satu lagi yang belum teradres di sini.

39:19Mungkin secara resmi nggak masuk authorization ya.

39:22Nanti dibahas kepisah aja adalah scopes.

39:25Kalau old kan ada scopes.

39:28- Kelihatan nggak? - Cuma pernah pakai itu.

39:30- Kelihatan tapi bukan. - Gak, gue ini dulu.

39:33- Dah, coba. - Kok nggak masuk?

39:37- Di remove dulu, dah. - Unauthorized.

39:41Dah.

39:43- Kekecilan ya? - Iya.

39:48- Gede nggak? - RBAC Permission R-Group Into Roles.

39:55Jadi gue suruh make table comparison tiga ini, only core differentiation.

40:01Mana ini ya? Oh, ini re-bug.

40:08- RBAC Permission R-Group Into Roles. - Itu udah paling paham sih RBAC.

40:13Ini yang paling mudah ya. Kayak paling sering kita bikin.

40:17- Ini paling sering kita bikin kan. - Kalo admin bisa melakukan semua.

40:22Jadi editor bisa ini, ini, ini, viewer bisa ini, ini, ya dan seterusnya.

40:28Kalo ABAC itu SAS.

40:52Simple Mental Model.

40:54What role does the user have?

40:57Do the attribute satisfy the rule?

41:00- ABAC mulai paham sih. - What relationship exists between objects?

41:06Iya, ianya mulai agak ngerti sedikit sekarang.

41:15Ini scenario yang sama, editor bisa edit dokumen.

41:19Iya, editor kan, ABAC, allow edit if user department sama dokumen.

41:25Kalo ini pake condition, jadi ngeceknya dari kondisional.

41:28Apakah department yang sama atau user ID sama dengan task owner ID.

41:35Tapi pake conditional list of attributes.

41:39Kalo ini ngecek relasi antara user dan kalo re-bug ini ngecek relasi user.

41:47Allow edit if user is collaborator of document.

41:51Resensit graph user, collaborator, dokumen.

41:54Only collaborators can edit dokumen.

41:57Jadi sebenernya sama aja, secara hasilnya user finance employee bisa edit dokumen.

42:05Kalo di re-bug kan, berarti seluruh finance employee adalah collaborator dari finance dokumen.

42:12Kalo di re-bug kan.

42:17Tetapi di sistem re-bug kita bisa aja ngasih di luar finance bisa ngakses dokumen tertentu.

42:26Jika mereka dikasih collaborator.

42:30Ini lebih ke definisinya ya, re-bug itu mendefinisikan seseorang adalah collaborator atau bukan.

42:40Antara si user dan antara subjek dan resource yang mau diberi action.

42:47Itu berarti harus ada suatu relasi tertentu.

42:50Relasi apa ya, berarti kan bisa sebagai collaborator.

42:54Kayak kitab repo, re-bug tuh.

42:59Collaborator.

43:02Dan di collaboratornya di GitHub kan kita bisa ngasih, dia bisa read only, bisa write access,

43:08bisa admin access kan di repo-nya.

43:12Nah itu kan berarti sebetulnya semacam, semacam ya, semacam role juga kan.

43:17-Role juga. -Kalau collaborator itu kan cuma contoh yang kamen ya.

43:21Tapi kan sebetulnya bisa kayak, kalo di GitHub repo kan, ada yang cuma bisa nge-push kode,

43:26tapi ga bisa nge-app lainnya, atau ga bisa, ya apalah ga bisa force-push ke main, dan lain-lain.

43:34Gak bisa ngubah setting.

43:37Berarti kan misalnya ada, kalo Google Drive lah yang simpel, ada viewer,

43:41-commenter, sama editor kan. -Sama editor, ya.

43:46-Sama owner pastinya. -Owner ya.

43:49Tapi maksudnya relation yang bisa dikasih gitu,

43:52ya maksudnya collaborator tuh sekadar contoh, tapi ini kan bisa dikustom kan.

43:57-Kalo Google Drive berarti ada viewer, ada editor. -Oh iya, iya, iya.

44:02Kalo RPC, begitu user login, dia udah dapet rolnya, oh saya editor, jadi saya bisa edit gitu kan.

44:09Tapi kalo di ribak, tergantung sama dokumennya, sama objeknya.

44:14-Kalo kita... -Relation nya, dikasih ga process nya?

44:18Bisa edit ga? Oh cuma bisa liat, atau cuma bisa comment.

44:22Berarti hubungannya kita sama dokumen itu adalah apakah editor, collaborator, atau viewer.

44:31Atau commenter gitu ya.

44:33Dan itu bisa adhokkan maksudnya gini, misalnya sesama user dengan tasta yang sama lah.

44:40Maksudnya misalnya sesama user dari departemen yang sama, atau dari level yang sama.

44:46Tapi kan bisa aja, kita nge-share file Google Drive kita cuma ke satu user ini.

44:52Berarti si user itu bisa mengakses dokumennya kan, misalnya bisa nge-view filenya.

44:58Walaupun sebetulnya kalo dari segi rol kan dia sama aja kayak user lain yang, apa, jenis user rolnya sama.

45:08Atau kalo based on ABAC, misalnya departemennya sama, lokasinya sama, dan lain-lain.

45:15Tapi hal yang dilakukan bisa berbeda, karena khusus satu user ini udah dikasih akses sebagai collaborator atau viewer dari satu file tertentu.

45:24Bisa aja user lain, yang privilege-nya sama, atau level-nya sama, apalah departemennya sama, dikasih akses ke file yang lain lagi.

45:34Jadi itu kayak bisa lebih custom ya, lebih random.

45:39Tapi kekurangannya adalah ribak ini gak bisa, misalkan kasih, oh, saya kasih, kamu jadi collaborator.

45:51Gak bisa. Gak, saya kasih kamu roles untuk, apa, relationship untuk mengubah dokumen ini untuk jadi collaborator.

46:01Tapi 2 hari aja, gak ada kan, gak bisa kan. Harus manual, harus manual.

46:07- Gak bisa ya. - Harus manual. 2 hari kemudian kita ganti lagi.

46:11- Iya, kita ganti rolnya kan. - Eh, ganti relationship-nya, iya.

46:16Jadi kelebihannya ABAC mungkin ke situ ya. Kita bisa banyak variable-nya, gak cuma kasih akses doang, tapi ada variable yang lain.

46:28- Iya, itu kan kita ngomongin ini. - Terlebih asyik dari yang sama.

46:34Scroll ke bawah, key architecture difference-nya apa? RBAC role permission tables, yaitu paham.

46:46ABAC, nah, kalau ABAC itu berarti logic-nya agak susah di store di table ya, kalau RBAC kan statis ya.

46:55- Berarti role ini bisa itu. - ABAC itu justru gak bisa dynamis, dia langsung kayak pemahaman gue seperti di hardcoded.

47:07- Iya, hardcoded. - RBAC.

47:09- Jadi bisa di hardcoded. - Nah, kalau sisanya kan banyak kondisionalnya gitu kan.

47:14Iya, jadi banyak, misalnya mau buka dokumen ini, usernya boleh edit gak? Gitu, langsung di cek. Usernya ada di department yang sama gak? Kita ceknya di kode malah.

47:27- Kode. - Nah, kalau RBAC itu satu tabel lagi khusus buat nge-store relasinya kan, user ini punya relasi apa terhadap file ini, iya kan?

47:43Sepahaman gue begitu.

47:47AWS IAM Policies

48:02Oke.

48:13- Oke, lanjut. - Lanjut.

48:19- Jadi ngerti kan? - Sedikit.

48:23- Kalau suruh nerapin, ngerti sama-sama lah. - Lumayan, lumayan, lumayan.

48:29- Kalau interview terus suruh ngerangin, ya semoga, ya bisa sih asalnya suruh bikin. Suruh bikin masih bingung. - Iya, sama nih.

48:41Gimana cara bikinnya kalau pake query ke database gitu-gitu gimana? Graphic kan tadi, RBAC itu kan?

48:50- Iya, graph. - Apa namanya? Relationship. Itu biasanya lebih mudah menggunakan graph database.

48:58- Graph QL dong. - Bukan.

49:02Graph database itu salah satunya Neo4j. Ada lagi nggak sih yang graph database?

49:11- Mongo? MongoDB? - Mongo, bukan. Mongo itu dokumen database.

49:16- Itu key value, maksudnya. - Iya. Eh, bukan key value. Dokumen-dokumen.

49:22Object, object, object.

49:26Neo4j sih yang paling populer ya. Jadi Neo4j itu, dia menggambarkan database-nya bukan berdasarkan table, skema, dan lain-lain.

49:42Dia pakai relationship. Ya itu. RBAC itu jadinya.

49:50Kalo misalkan temen-temen bikin sosial media kayak Facebook, Twitter gitu. Nah itu kemungkinan menggunakan graph database.

49:59Karena dia bisa dapet tuh gambarannya. Si ini temenan sama si ini, mutual friend-nya siapa?

50:05Kalau gue nih sensor ada second degree.

50:09Second degree. Di link ini juga ada second degree. Itu menggunakan graph database.

50:17Nah kalau itu query-nya gampang. Bukan gampang sih. Lebih mudah lah.

50:22Daripada kalau kita menggambarkan itu di relationship database.

50:29Relational. Padahal namanya relational ya. Sama-sama ada hubungan gitu ya. Tapi beda ya.

50:38Ya bisa itu sih setiap relation jadi satu row.

50:47Ya itu tadi satu tabel bisa buat nge-store ID subject sama ID resource.

50:55Pakai database biasa kali ya coba ya. Make a simple database schema.

51:02Enggak lah. Langsung ke chip-cipitnya aja.

51:10Bikin aplikasi langsung. Weh gila. Mantap.

51:21Buat lah aplikasi seperti Google Drive. Kayak abstract web.

51:27Ini apa? Gue suruh bikin untuk...

51:34Mana mana mana? Shared screen.

51:38Shared screen.

51:41Ngumpung chat-jpt-nya gratis.

51:47Gak kalau yang enterprise yang instant ini gak terbatas.

51:57Tapi kodexnya terbatas.

52:02Cerecon. Cerecon.

52:05Cuma kalau pakai buat chatting-nya aja begini kalau nanya-nanya kayaknya gak bisa abis ininya.

52:11Understandingly back, dia gue suruh bikin simple database schema.

52:17Tuh dia pakai mana dia...

52:20Suruh pakai ini ya.

52:23Relationship. Apa? Relasional database.

52:27Iya. Make mermaid schema gitu ya.

52:33Bisa gak sih mermaid di sini?

52:36Bisa. Atau saya bisa? Make mermaid diagram.

52:42Describe the relation with mermaid diagram.

52:47Ya elah. Mana? Oh ini ada sabar dong.

53:01Di Rd ini ya Rd. Dia itu dulu. Rendering dulu. Rendering.

53:09Loading.

53:12Nah itu berarti...

53:15Oke. User. Jadi tiga entity ya. User, Department, Dokumen.

53:21Kenapa labelnya gak kelihatan ya? Coba di-select deh.

53:24Label relasinya kotak putih.

53:28Kan harus di-select.

53:31Oh emang gak ada isinya gitu?

53:33Iya.

53:35Nah terus gunanya buat apa itu?

53:38Tau deh. Preview, kode, edit.

53:42Itu play apaan play?

53:44Preview.

53:47Bisa kode.

53:50Dalamnya ada tuh dokumen membership.

53:54Member all sama as member.

53:59Kayaknya gara-gara ini deh.

54:02Coba.

54:05Gak sih light mode.

54:08Dimana liatnya?

54:10Oh gak ada ya?

54:12Gak tahu. Ya udahlah.

54:14Jangan-jangan nanti muncul semua data-datanya.

54:19User, Department, Dokumen. Department punya dokumen nih.

54:24User dan Department.

54:29User adalah anggota dari suatu department.

54:33Satu atau lebih department.

54:35Ya user sama department kan end-to-end ya?

54:40Many-to-many.

54:42Many-to-many.

54:44User ke dokumen juga many-to-many.

54:48Department one to many.

54:51Ya iya.

54:53Jadi.

54:56Ya gimana? Bingung saja saya bacanya.

55:00How authorization work with this game?

55:02Ini contoh rebak atau contoh?

55:04Rebak.

55:06Rebak tapi pakai relationship database.

55:09Itu kan di satu tabel khusus buat nge-store relationship.

55:14Yang kanan bawah itu.

55:16Yang kan tadi, nge-store user ID sama resource ID, dokumen ID.

55:21Itu kan di kanan bawah maksud saya.

55:23Ini.

55:25Jadi user A, user ID 1 adalah kolaborator dari file ini.

55:35Adalah viewer dari file itu.

55:37Relation-nya ya?

55:39Jadi contohnya user Alice, department finance, Bob engineering.

55:49Meaning Alice member of finance.

55:51Terus dokumen, budget.

55:54Ininya Alice owner.

55:58Bob viewer.

56:00Alice owner ini, Bob ini.

56:03Oh bisa ya?

56:05Kalau misalnya, oh ini nih, berarti gini ya.

56:09Tadi kan user-nya Alice, dokumennya budget.

56:15Alice itu user ID Alice, dokumen budget, relasinya owner.

56:22Terus kalau si Bob dan si budget, relasinya viewer.

56:27Terus editor can modify.

56:35Berarti relasinya kalau dia owner dan editor, bisa.

56:39Ini berarti di-code ini.

56:42Dan maksudnya intinya adalah tabel yang kanan bawah itu bisa di-update.

56:49Row-nya bisa di-update tanpa mengubah data si user.

56:54Tanpa meng-update, kita nggak perlu meng-update user atau user role.

56:58Atau dokumen atau dokumen atribut.

57:01Nggak perlu meng-update file-nya dari dokumen.

57:04Misalnya si Alice ngasih akses ke Bob untuk suatu dokumen tertentu, dokumen khusus.

57:11Yang di-update berarti kan tabel kanan bawah itu tabel dokumen relationship aja.

57:15User role-nya nggak berubah.

57:17Dokumen atribut atau user atribut, user field apapun nggak berubah.

57:20Cuma tabel dokumen relationship itu doang yang berubah.

57:25Oh, ngerti-ngerti wah.

57:27Bangga. Aku anak-anak.

57:30Wih, emang kayaknya.

57:34Yang owner sama viewer ini itu di-relasen ini.

57:41Ini pengaturnya.

57:44Relasen bug-nya itu, relasen BAC-nya itu ini.

57:50Satu kolum ini.

57:52Oke.

57:58Ada lagi nggak? Ini komentar-komentar.

58:03Oh iya, semoga sama pemikirannya ABAC sama PBAC.

58:10PBAC itu sama emang istilah lain dari ABAC.

58:14Oh istilah lain dari ABAC.

58:17Bedanya middleware, policy, atau gate.

58:22Soalnya di Laravel ada semua.

58:25Laravel yang buat otorisasi ya?

58:28Eh kan yang pakai Laravel gimana?

58:32Nggak tahu. Nggak serumit itu.

58:36Soalnya nggak pakai fitur-fitur itu sih.

58:40Karena semua pakai res API service external.

58:44Cuma itu kayak existing Laravel site, nggak boleh dibongkar.

58:48Semua yang bikin itu udah nggak ada semua.

58:52Iya, mesti nggak perlu dipindahin.

58:55Tapi sebenarnya pakai API, pakai service terpisah.

58:58Ya, cuma pakai middleware aja.

59:00Jangan cek kan udah ada autentic.

59:06Nggak perlu dimaintain itu.

59:10Keren juga ya.

59:12Yang mana nggak perlu dimaintain?

59:15Itu, yang legacy Laravel itu. Perlu dimaintain nggak?

59:20Sempat ngalamin kayak nge-bug gitu nggak?

59:24Cuma controller, view.

59:28Pake middleware sih, middleware buat out.

59:33Nggak, tapi service-nya semua external.

59:36Iya, maksudnya pernah ngalamin broken nggak?

59:39Pernah ngalamin broken nggak?

59:42Aplikasinya bagus.

59:45Maksudnya nggak ada bugs, nggak ada bugs kan?

59:47Pernah ketemu bugs nggak?

59:49Ya bugs ada, cuma bugs-nya ya maksudnya apalah misalnya

59:52salah pasang cash atau punya hal yang bisa dijelasin.

59:58Salah perhitungan misalkan, nggak ada kan?

1:00:01Salah bisnis logik misalnya.

1:00:04Salah bisnis logik, betul.

1:00:07Tapi maksudnya bukan yang kayak bug misterius

1:00:10gara-gara nggak tahu ini dari mana.

1:00:13Terus yang sampai apa?

1:00:15Yang serem kan, maksudnya yang susah,

1:00:18yang berlarut-larut panjang kan bug misteri yang kayak gitu kan.

1:00:22Jadi random ininya diubah, nanti malah itu yang rusak.

1:00:25Nah itu yang males banget.

1:00:26Kalau di kasus ini nggak sih?

1:00:28Nggak ya, berarti aplikasinya keren itu.

1:00:33Bagus, bagus.

1:00:35Nggak perlu di-maintain.

1:00:37Jarang kan ada software yang tidak perlu di-maintain.

1:00:40Ada, banyak.

1:00:43Banyak.

1:00:45Oke, saya revisi.

1:00:49Jarang ada aplikasi buatan kita yang tidak perlu di-maintain.

1:00:53Maksudnya buatan saya.

1:00:56Kalau apa ya, aplikasi kayak VLC media player atau 7zip.

1:01:06Eh tetap di-maintain, ada update loh.

1:01:097zip, 7zip, 7zip.

1:01:127zip, ada, ada versi nya.

1:01:15Ada, ada versi nya.

1:01:19Ada ya?

1:01:20Ada, cuman kita nggak ngehaja sekarang.

1:01:23Orang tinggal klik apa, software update atau apa gitu.

1:01:27Dimana sih dia ini?

1:01:29Dia host, nggak tahu ya dimana ya?

1:01:36Nggak tahu.

1:01:38Ada yang tahu ini nggak sih The Code Project jaman dulu?

1:01:41Code Project?

1:01:43Nggak, apa itu?

1:01:45Jaman dulu GitHub kan belum ada.

1:01:47Kalau saya dulu mau nge-host open source ini namanya Code Project.

1:01:55Nggak, nggak tahu.

1:01:57Nggak ngalamin.

1:01:59Saya anak jaman dulu berarti.

1:02:02Dulu sebelum Git saya pakai SPN sama CVS.

1:02:10Pernah dengar kata code.google nggak jaman dulu?

1:02:14Kan ada kan code.google?

1:02:16Oh iya, iya. Kalau itu tahu, punya Google kan.

1:02:20Maksudnya jaman dulu sebelum ada GitHub, macem-macem tuh tempat menaruh.

1:02:29Source code?

1:02:32Source code untuk yang open source.

1:02:34Source artinya Code Project. Dulu saya tahu di Windows segala macem ada di sana.

1:02:40Oh kalau Code Project nggak tahu.

1:02:42Source force itu kan buat taruh source code tapi di zip kan?

1:02:47Kayak di target zip gitu kan?

1:02:49Iya.

1:02:50Nggak ada versiannya, nggak ada versiannya, kontrolnya.

1:02:53Ini nih Code Project jaman dulu.

1:02:56Tar, tar, tar. Share screen, Code Project.

1:03:04Nggak bisa sih, harus Windows.

1:03:06Bisa lihat?

1:03:10Hampir.

1:03:12Ini Code Project yang ini di Wikipedianya jaman dulu.

1:03:18Code Project, The Code Project.

1:03:20Tapi ini sudah nggak ada lagi.

1:03:22Sudah nggak bisa. Web Archive dong, Web Archive.

1:03:25Niat banget.

1:03:30webarchive.codeproject.com

1:03:33Nggak bisa juga.

1:03:39Eh Web Archive-nya nggak ada.

1:03:43Bukan Web Archive itu.

1:03:45Web Archive. Nah way back machine.

1:03:50Lagi ini Sekar lagi ajeb.

1:04:01Masih ada 2025.

1:04:05Iya dia akhirnya putus di 2025.

1:04:10Terakhir ya.

1:04:12Udah nyarah.

1:04:20Puasa-puasa buka ya?

1:04:23Buka apa?

1:04:25Itu ajojing.

1:04:28Ajojing sih. Ini kafe.

1:04:32Oh kafe.

1:04:34Ini Code Project.

1:04:36Oh nggak pernah, nggak pernah ngerasain.

1:04:38Kalo kayak Stack Overflow.

1:04:44Iya ini sudah jauh berubah.

1:04:47Kalo jaman dulunya kan kita bisa download.

1:04:50Bisa download C++, terus kita compile sendiri.

1:04:54Banyak lah hal-hal yang bisa.

1:04:58Tokus sekarang jadi AI sih.

1:05:00Iya, kayak ada perubahan.

1:05:02Ya nggak tahu deh ya perubahan perubahan.

1:05:08Oke.

1:05:10Community, programming language, ya begitulah.

1:05:16Ya udah nggak ada.

1:05:18Saya sendiri udah jarang buka sih.

1:05:22Banyak hal-hal yang disana dulu dapet projek-projek open source.

1:05:33Sebelum eranya GitHub ya berarti ya.

1:05:37Iya.

1:05:39Eh minggu depan kita masih live nggak sih?

1:05:44Libur dulu apa ya? Kan udah pada join holiday.

1:05:52Liburnya rambu sih.

1:05:56Oh live terakhir.

1:05:58Gak, libur dulu aja lah.

1:06:00Berarti liburnya 2 minggu ya?

1:06:0217 sama 24.

1:06:04Boleh.

1:06:06Kita live lagi tanggal 31.

1:06:08Yes.

1:06:10Oke. Berarti kita pilih topik untuk tanggal 31.

1:06:13Iya.

1:06:15Ini dia. Eh nggak ada.

1:06:17Mas Riza.

1:06:19Sedang redesign.

1:06:21Ada 2 yang mana.

1:06:23Apa ini 2?

1:06:25Jadi mas Riza melakukan 2 redesign.

1:06:29Oh 2.

1:06:31Satu lagi yang glass morphism kind of style.

1:06:35Yang ini kayaknya keren.

1:06:37Oke. Yang satu lagi saya batalin aja ya.

1:06:39Batalin aja iya iya.

1:06:41Terlalu rajin.

1:06:43Karena konflik.

1:06:45Terlalu rajin.

1:06:47Terlalu rajin memecut AI.

1:06:51Nggak mau rugi ya. Udah terlanjur bayar.

1:06:53Nggak mau rugi.

1:06:55Udah terlanjur.

1:06:57Mcode-nya dapat 2 kali lipat.

1:06:59Jadi harus diambilkan.

1:07:01Nggak mau banget.

1:07:03Enak sih bisa punya Mcode.

1:07:05Saya nggak punya.

1:07:07Eka juga nggak dapat ya.

1:07:09Dia nggak dapat sih.

1:07:11Kan udah dikasih tahu udah lama.

1:07:14Nggak ngikut ya.

1:07:16Dapat ini sih dapet.

1:07:18Majeki di tempat yang lain.

1:07:20Iya dari kantor kan dapet.

1:07:22Github Copilot.

1:07:24Github Copilot.

1:07:26Kalau teman-teman punya project open source yang cukup terkenal.

1:07:29Kemungkinan besar kita teman-teman bisa dapet.

1:07:32Akses ke Github Copilot.

1:07:34Walaupun ada batasannya juga ya.

1:07:36Lumayan lho 300 spin.

1:07:39Sebulan.

1:07:41Lumayan saya nggak bisa habis ini sampai sekarang.

1:07:44Oke. Kita pilih topik.

1:07:46Spin the wheel.

1:07:48Atau pick random.

1:07:50Terserah.

1:07:52Spin.

1:07:54Spin aja.

1:07:56Spin.

1:07:58Biar nggak membasir rodanya.

1:08:00Pusing ya?

1:08:02Project Management Tool.

1:08:04Uy boleh nih.

1:08:06Jira, Github, Project.

1:08:08Jira, linear.

1:08:10Oh sekaligus di...

1:08:12Sekaligus di konekin sama ini ya.

1:08:16Apa?

1:08:18Bagaimana memanage project AI.

1:08:22Pakai apa? Visi atau apa sekarang?

1:08:25Linear ya.

1:08:27Beats.

1:08:29Beats.

1:08:31Yang lagi trending. Saat ini ya pakai linear.

1:08:35Linear. Oh linear ya.

1:08:37Iya.

1:08:39Microsoft Project.

1:08:41Ada yang pakai Microsoft Project.

1:08:43Notion, betul.

1:08:45Keren banget lho sih Github Copilot.

1:08:47Ih saya jadi ambasadur lama-lamanya.

1:08:49Nah itu kenapa dikasih gratisan.

1:08:52Tujuannya kan biar kayak gitu.

1:08:54Kenapa?

1:08:56Jadi kalau sudah saya dapat punya Github Copilot Subscription nih.

1:09:02Jadi saya bisa pakai Agent Mode langsung di Github isunya.

1:09:06Langsung kayak saya bisa assign Github isunya apa, assign Copilot, udah tinggal tidur.

1:09:12Besoknya dia udah selesai, saya bikin PR-nya.

1:09:15Jadi Agent Management-nya lewat Github ya?

1:09:19Jadi nggak hanya CLI, jadi bisa langsung di github.com-nya. Keren sih.

1:09:26Kan CloudCode juga bisa Pak, kayak gitu.

1:09:30Tapi kan CloudCode dianya konek dari si Cloud.ai, nge-fetch kita punya repo.

1:09:38Bukan, enggak. Kita tinggal mention aja. Cloud, si Cloudbot, tolong fix isu ini.

1:09:45Kalau kita kasih akses.

1:09:50Iya saya cuma karena CloudCode lebih mahal, banget.

1:10:01Sedangkan Github Copilot berikan saya gratis, saya pakai Copilot.

1:10:05Seperti kemarin-kemarin ya, antara VSCode dan Copilot sama Cursor,

1:10:15begitu juga Copilot CLI atau fitur-fitur yang lain sama CloudCode,

1:10:20itu kayak masih kejar-mengejar lah, belum memimpin si Copilot ini.

1:10:28Dia nggak punya diferenciasi lah, bisa dibilang kayak gitu.

1:10:35- Soon kayaknya ini sih, dia punya, karena si Copilot kan punya Github,

1:10:41Github punya Microsoft, dia punya ekosistem.

1:10:46- Dan punya power, bukan power, resource yang tidak terbatas, bisa dibilang tidak terbatas.

1:10:55- Microsoft bilang, oke semuanya pakai Copilot by default, udah jadi kayak EA aja udah.

1:11:01- Bukannya sekarang udah ya, udah keinstall semua Copilot itu.

1:11:06Copilot ini ya, Copilot Microsoft ya, bukan Github Copilot.

1:11:11- Jadi semua Windows dan Microsoft pasut kan, kayak Clippy, jadi kayak Clippy, tapi versi AI.

1:11:21- Oh iya bener, di browsernya juga udah ada.

1:11:25- Yang untuk ini pasti nggak tau Clippy itu apa lah, nggak kejamanin, jangan-jangan.

1:11:28- Itu AI pertama, yang consumer level, consumer level.

1:11:35- Baiklah, project manajemen ini.

1:11:42- Oke, untuk malam ini, project manajemen kita bahas untuk tanggal 30 berapa tadi?

1:11:49Untuk tanggal 31 ya, akhir bulan.

1:11:53- Kita rekaman nggak?

1:11:55- Gak, rekaman yang singkat itu loh.

1:12:01- Oh, latensi, latensi.

1:12:04- Iya, iya, iya.

1:12:06- Iya minggu depan lah, atau iya minggu ini juga nggak apa-apa.

1:12:09- Iya nanti dia sapa yang gampang.

1:12:11- Oke, kalau gitu, terima kasih banyak untuk malam ini.

1:12:16Kita ketemu lagi, tanggal 31 Maret.

1:12:20Selamat puasa, selamat lebaran, yang mudik, hati-hati di jalan, semoga kembali dalam keadaan sehat.

1:12:28Walaafiat bisa berkegiatan lagi ya.

1:12:31- Puasanya lancar juga.

1:12:33- Yes.

1:12:34- T.H.R. nya cepet turun.

1:12:36- T.H.R. nya cepet turun.

1:12:38Banyak nih doa saya, sebentar saya mau doain.

1:12:41Puasanya lancar, perang selesai, dolar turun.

1:12:47- Amin, amin, winter.

1:12:50- Winter selesai, AI-AI selesai makin banyak.

1:12:55- Amin.

1:12:56- Mulai mudik, aman-aman, nggak ada yang aneh-aneh di jalan.

1:13:00- Amin.

1:13:02- Banyak ya.

1:13:05- Banyak.

1:13:06- Ya sudah, selamat malam, bye bye.

1:13:11Atau mungkin telah kesekian kali melihat untuk membandingkan kembali dengan lainnya?

1:13:16Jika Anda mencari tahu mengenai layanan web hosting terbaik, kami pastikan Anda berada di tempat yang tepat.

1:13:22Dengan Domainizia, dapatkan pengalaman menggunakan layanan hosting yang lebih baik.

1:13:27Dengan SSD berperforma tinggi dalam infrastruktur cloud yang telah dioptimalkan untuk kebutuhan personal maupun bisnis.

1:13:34Teknologi ini memungkinkan Anda memperoleh layanan yang lebih stabil serta proteksi dari korupsi data.

1:13:40Hosting Domainizia juga telah mendukung Node.js, Python, Ruby, Go, PHP, Java serta binary Linux.

1:13:48Lebih dari 200.000 pelanggan telah mempercayakan layanan hosting di Domainizia.

1:13:52Kepercayaan yang kami jaga dengan garansi uptime 99,9% serta garansi uang kembali 100%.

1:14:00Buat website Anda lebih mendingan, segera berali web hosting Domainizia.

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Bedah Web - Ngobrolin WEB
EP 166

12 Mei 2026

Bedah Web - Ngobrolin WEB

Berhubung banyak yang submit, malam ini kita akan kembali membedah beberapa situs. Penasaran gimana pendapat para pakar ...

Zona Waktu - Ngobrolin WEB
EP 165

5 Mei 2026

Zona Waktu - Ngobrolin WEB

Salah satu topik yang sebagian besar dari kita banyak tergocek nih. Pernah tergocek dengan urusan timezone, dan daylight...

Vite+ - Ngobrolin WEB
EP 164

27 Apr 2026

Vite+ - Ngobrolin WEB

πŸ•ΈοΈ Selasa malam waktunya #ngobrolinweb! Malam ini mari kita bedah vite+ sebuah produk baru dari void0, perusahaan yang...

Komentar