EP 135

Ngobrolin Storybook - Ngobrolin WEB

Bagikan:

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #NgobrolinWEB! Malam ini kita akan membahas tentang Storybook. Masih bersama panelis tetap kita Eka dan Ivan. 🏷 Gunakan kode NGOBROLINWEBDN dan dapatkan DISKON 10% Untuk Pembelian Web Hosting DomaiNesia: Beli Web Hosting DomaiNesia disini: https://my.domainesia.com/ref.php?u=25754 🎁 DISKON 50% Cloud VPS Turbo dengan Kode Promo: NGOBROLINVPSDN Beli Web Hosting DomaiNesia disin: https://www.domainesia.com/cloud-vps/?promo=ngobrolinvpsdn Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Episode ini membahas Storybook, tool untuk membangun, menguji, dan mendokumentasikan komponen UI secara terisolasi. Host membahas evolusi Storybook dari yang sebelumnya dianggap berat dan lambat (menggunakan webpack) menjadi jauh lebih baik setelah beralih ke Vite 1-2 tahun terakhir. Diskusi mencakup bagaimana Storybook membantu dalam pengembangan Design System, implementasi Atomic Design methodology (Atoms, Molecules, Organisms, Templates, Pages), dan kolaborasi antara frontend developer dengan designer. Storybook memungkinkan frontend developer bekerja mandiri dengan fake data sambil menunggu backend selesai, serta mendokumentasikan berbagai state dan varian komponen yang mungkin tidak terpikirkan saat desain.

Poin-poin Utama

  • Storybook adalah tool untuk build, test, dan dokumentasi UI components dalam isolasi (seperti workshop untuk komponen)
  • Storybook sudah jauh lebih ringan setelah beralih dari webpack ke Vite sekitar 1-2 tahun lalu
  • Chromatic menyediakan layanan visual testing berbayar untuk membandingkan screenshot antar perubahan kode
  • Atomic Design methodology memecah desain menjadi Atoms, Molecules, Organisms, Templates, dan Pages
  • Frontend developer bisa bekerja paralel dengan backend menggunakan fake data dari library seperti Faker
  • Storybook membantu mendokumentasikan edge cases seperti state hover, disabled, text panjang, dan dukungan RTL (right-to-left)
  • Kolaborasi dengan DomaiNesia untuk cloud hosting dengan promo code 'ngobrolin'
Transkrip Bantu Koreksi

0:00[musik intro]

0:10Dapatkan hanya di Domain Asia

0:13[musik intro]

0:22Halo, selamat malam semuanya

0:26Biasanya Airhorn, sekarang ini aja

0:29Ya mirip lah sama-sama telwet

0:33Gimana kabarnya semuanya, teman-teman di Youtube dan di LinkedIn

0:39Apa kabarnya malam ini, mudah-mudahan sehat semuanya

0:44Kita rencananya bertiga, tapi yang satu belum muncul

0:49Oh lagi OTW katanya, dari kamar ke kamar kerja

0:56Dari kamar ke komputer

1:00Biasa kalau kantornya di rumah, OTW-nya deket lah ya, aman ya

1:05Oke, jadi malam hari ini kita akan bercerita

1:13Oh bercerita, kita akan diskusi

1:17Tentang cerita

1:19Tentang cerita, jadi kalau teman-teman front-end kayaknya udah familiar ya sama tools ini ya

1:24Nah ini dia udah sampai

1:26Ada juga yang belum

1:28Nah, dateng juga

1:30Tapi kamera angle nya beda ya

1:32Salah, ngadep

1:34Nah, kameranya dua ya berarti

1:36Iya, ini apa pamer

1:40Pamir kursi kayaknya

1:42Diatan mereknya

1:44Oh bukan

1:46Ini laptop baru dinyalain yang dinyala default camera

1:52Oh jadi kameranya external ya berarti

1:56Webcam

2:00Bukan

2:02Iya, karena kan dua monitor, satu disini, satu disini

2:08Oh monitornya dua

2:10Dan monitor kan gak punya webcam

2:14Ada sih, cuma laptopnya sebelah sini

2:18Jadi yang dinyala pertama webcam

2:21Eh salah

2:23Gak kelihatan

2:27Muternya gak 360

2:33Udah gak usah dikasih liat

2:37Kita bahas setup kapan-kapan

2:39Oh iya bahas setup kapan-kapan enak juga

2:43Bahas setupnya maksudnya ergonomisnya gitu loh

2:50Karena ergonomis itu penting

2:53Betul, kalau gak sakit punggung

2:56Sakit punggung, sakit pantat, sakit pinggang

3:00Sakit hati, sakit gigi

3:03Oh iya

3:04Terpal tunnel

3:08Jadi malam ini kita akan bahas tentang storybook

3:13Kalau temen-temen foreign kaya udah familiar ya sama storybook

3:16Tapi sebelum kita ngomongin storybook

3:18Kita mau terima kasih dulu buat temen-temen dari Dominicia

3:22Karena episode ini kembali hasil kolaborasi kita ngobrolin web dengan Dominicia

3:28Jadi kalau temen-temen mau cobain

3:32Bisa pakai promo code ngobrolin vpsdn

3:37Jadi ngobrolin virtual private server Dominicia

3:41Ngobrolin vpsdn

3:43Sekarang hosting udah gak ada promo code lagi?

3:46Sebenernya ada

3:48Eh gak tau ya udah di hapus atau belum ya

3:50Tapi sekarang promonya beralih dari hosting ke vps

3:56Dapat diskon 50% untuk pembelian baru

3:59Wow lumayan banget

4:01Karena waktu kita pembicaraan yang lalu

4:04Kita omongin javascript framework segala macem gitu ya

4:08Yang kayaknya lebih cocok kalau apa yang kita omongin bisa langsung dicoba di vps

4:15Bukan share hosting

4:17Mungkin temen-temen yang nonton

4:20Ada yang pernah pengalaman pakai Dominicia?

4:23Belum sih

4:24Saya pengalaman baru beli domain

4:26Di Dominicia

4:28Saya bukan saya sih

4:31Saya pakai untuk wp-id.org

4:39Wp-id.org

4:42Ini ya komunitas WordPress Indonesia

4:46Saya pakai Dominicia

4:51Apanya? Hostingnya?

4:54Vps

4:56Ini ya?

4:58Iya

5:00Ini pas acara apa nih?

5:05Ini WorkCamp Jakarta 2019

5:09Rame ya

5:12Oh rame ya 300an orang 350 pas 370 gitu

5:17Ini siapa? Oh gak bisa di zoom ya

5:21Zoom zoom zoom

5:23Pecah

5:25Pecah

5:27Oke

5:29Ini di vps-nya Dominicia ya

5:32Jadi kalau temen-temen yang tertarik mau nyobain bisa coba yang cloud vps turbo

5:39Jadi apa namanya promo-nya atau diskon-nya itu hanya berlaku untuk vps turbo tapi tidak berlaku untuk vps echo

5:52Saya pakai apa ya? Lupa

5:56Ntar saya lihatin

5:58Oh ya saya lupa pakai yang mana

6:04Tapi ini komunitasinya jalan terus ya ini terakhir 5 Juni masih ada hosting ya

6:12Masih dong

6:14Masih ada meet up ya

6:16Baru biasa

6:18Jalan

6:20Maksudnya grassroot itu apa sih?

6:30Akar rumput

6:34Jadi kita gak akan bisa hilang gitu

6:38Jadi tetap ada jantungnya tetap ada gitu

6:42Iya yang gini-gini nih

6:44Komunitasnya gak harus meet up harus presentasi WFC aja cukup ya sebenarnya

6:52Ngobrol-ngobrol santai

6:54Terus kerja bareng di satu tempat gitu kan

7:00Tapi biar bisa gitu prasiratnya jumlah orangnya harus banyak dulu

7:06Kenapa harus banyak?

7:08Ya enggak maksudnya harus cukup banyak kan WFC juga belum terus semua global semua bisa

7:16Ya jadi apa si A gak bisa lagi gak bisa lagi gak bisa aktif

7:20B, C, D masih bisa ya walaupun aktivitas se-simple apapun masih bisa nyalainin

7:26Nanti giliran B yang lagi gak bisa atau pindah keluar kota atau apapun

7:30A, C, D masih bisa melanjutin

7:34Saya punya kisah sukses juga nih dari temen yang urusin WordPress Tegal

7:42Dia dari yang hanya dulu masalahnya ikut terlibat kecil-kecilan

7:50Terus dia pernah ikut terlibat urusin WordPress di Tegal

7:58Lalu dia pernah juga terlibat di Translation

8:02Masih aktif banget orangnya masih hari Sutiwono

8:06Terus sampai dia satu titik sekarang untuk menjalankan komunitas ini dia disponsori

8:16Disponsori sama perusahaan luar untuk menjalankan komunitas WordPress

8:24Maksudnya digaji untuk menjalankan komunitas gitu digaji dan apa?

8:28Full time sih cuman disponsori artinya

8:32Ada honornya lah ya

8:34Ada honornya hour base itu

8:36Ya ada hitungan jamnya

8:38Jadi kalau dia misalnya bilang 15 jam seminggu untuk komunitas ya dia akan dibayar

8:46Karena buyo bisa konsisten juga berarti kan

8:50Konsisten sekali bertahun-tahun konsisten dan dia sampai akhirnya bisa disponsori

8:57Mantap-mantap

9:00Terus apa ini undang lah?

9:02Oh iya benar

9:04Bahas komunitas WordPress

9:06Grassroot Community Engagement

9:08Nah ini ada beberapa nih

9:12Wan Satya langganan kalau beli domain ya

9:15Nama juga Domain Indonesia

9:18Domain Indonesia

9:20Selamat malam Mas Ricky, Mas Pata

9:25Sama Link In User

9:27Hello Link In User

9:29Bisa anon ya Domain Indonesia

9:31Iya bisa anon ya

9:33Apa karena kita belum mutualan mungkin ya

9:35Jadi namanya gak keluar atau gimana ya

9:38Oke jadi malam ini kita akan bercerita

9:40Eh aku masalah pernah ke ini kan

9:42Oh iya eike kan pernah ke kantor Domain Indonesia kan ya

9:45Pernah

9:46Pernah

9:47Pernah nonton event

9:49Jadi apa?

9:51Terpukul tangan nya yang keren

9:56Acara apa?

9:58Acara apa?

10:00Acaranya Domain Asia

10:02Iya maksudnya bicarain tentang apa?

10:04Oh WordPress dan AI

10:07Oh

10:09Plugin apa tuh?

10:11Plugin buat auto konten

10:13Iya maksudnya saya waktu itu

10:16Kasi pembukaan

10:21Oh keynote keynote

10:23Ya keynote

10:25Dan nyasih tau tentang

10:28Bagaimana sih

10:29Perkembangan AI dan WordPress

10:32Itu bisa

10:33Dan saya kasihin demo

10:35Demo bagaimana

10:37Demo simpel aja sebenarnya

10:39Kayak

10:45Generated content pakai AI

10:47Lalu di samping kanan itu

10:49Langsung ada

10:51Chat GPT

10:52Jadi bisa nanya langsung tentang fakta-fakta dari AI

10:55Langsung konek ke OpenAI ya

10:57API

10:58Bisa nanya jadi kayak

11:00Kayak asisten lah ya

11:02Terus bisa ngerewrite, ngerefresh

11:05Refraser

11:07Supaya bahasanya lebih baik

11:10Sampai

11:13Upscaling image

11:15Di WordPress Media Library

11:17Jadi yang di upload file-nya kecil

11:19Jadi gede

11:21Kalau digusarin biasa pecah

11:23Pixelnya bisa di upscaling

11:25Namun

11:27Saat itu kan itu 2 tahun lalu ya

11:29Kayak apa 1 tahun lalu ya

11:31Iya udah lama

11:33Ampir 2 tahun lah ceritanya

11:35Itu waktu awal-awal chat GPT

11:37Baru mulai laris lah

11:39Nah itu teknologi jaman itu

11:41Masih

11:43AI-nya masih kurang ya

11:45Jadi kalau yang upscaling image

11:47Not too good lah

11:49Kalau image-nya

11:51Base-nya

11:53Cartoon, bagus banget

11:55Tapi kalau base-nya

11:57Orang

11:59Ada kekeliruan

12:01Ada halusinasi-nya

12:03Oh iya, kalau dulu

12:05Jarinya 7 ya

12:07Ada jari itu biasanya itu

12:09Ketauan dari AI

12:11Kalau sekarang

12:13Tengahnya 3, jari nya 7

12:15Tapi harusnya sudah jauh lebih baik

12:17Oke

12:19Mudah-mudahan ini ya

12:21Ada kesempatan kita buat

12:23Ngisi acara di

12:25Domenisia, di kantor Domenisia ya

12:27Offline ya, offline ya, ngobrolin web

12:29Jadi temen-temen dari Jogja

12:31Bisa ngumpul-ngumpul bareng ya

12:33Oke

12:35Sekali lagi terima kasih

12:37Buat Domenisia

12:39Buat kolaborasinya

12:41Kita sekarang langsung ngobrolin

12:43Tentang storybook

12:45Storybook

12:47Itu topik yang laris ini

12:49Laris ya, kenapa laris?

12:51Kan kita punya

12:53A-vote-nya kan, tentang storybook

12:55Ya nggak sih?

12:57Karena udah lama juga ya

12:59A-vote

13:01Gue juga nge-vote kemarin

13:03Memanipulasi voting

13:05Mungkin sedikit

13:07Apa ya, sedikit background

13:09Ini storybook ini kan udah lama

13:11Dan dulu saya

13:13Terakhir pakai

13:15Itu

13:17Masih berat banget

13:19Dulu itu stigma nya itu

13:21Blotted banget

13:23Sekarang kayaknya

13:25Mereka udah berbenah ya

13:27Dan 2 tahun

13:29Ada podcastnya menarik sih

13:31Lupa podcast Syntax FM

13:33Itu nggak salah

13:35Belum terlalu lama lah sekitar 2-3 bulan yang lalu

13:37Ya itu emang

13:39Lawan cara sama

13:41Maintainer storybook

13:43Dan emang dia juga

13:45Adress bahwa

13:47Kayak stigma storybook itu blotted

13:49Itu udah kayak

13:51Menahun gitulah, padahal

13:53Sebetulnya dari sekitar 1-2 tahun yang lalu

13:55Mereka itu udah switch ke feed

13:57Udah nggak webpack lagi

13:59Jadi itu udah ngobrolin

14:01Karena banyak

14:03Ada beberapa sebagian yang

14:05Udah ditulis ulang

14:07From the ground up

14:09Jadi kayak di refactor

14:11Sama yang terakhir

14:13Dulu ada beberapa add-on

14:15Yang default

14:17Jadi sebetulnya kayak

14:19Seninya itu kan kompleks banget sistemnya

14:21Kayak seni

14:23Mecah-mecah service atau library

14:25Kan emang sebetulnya

14:27Under the hood kan masing-masing utility

14:29Itu kayak ada package-nya

14:31Tapi user end user

14:33Terus developer yang meng-consume storybook

14:35Itu agak kusing kan kalau begitu

14:37Install tiba-tiba dependency-nya jadi banyak banget

14:39Nah itu kayak

14:41Mereka ngakalin ya sebenarnya

14:43Functionality-nya ya tetap

14:45Mostly sama aja

14:47Nggak dipangkas signifikan, cuma

14:49Ada yang disatuin

14:51Ada yang digabungin, intinya jadi

14:53Nggak terlalu kayak tiba-tiba dependency-nya

14:55Banyak banget dan bikin orang yang

14:57Ya

14:59Dulu inget pas

15:01Apa namanya? Pas

15:03Lagi bloated-bloated-nya tuh ada yang bikin

15:05Alternative-nya

15:07Kayaknya

15:09Nggak ada yang

15:11Awet lama

15:13Ada yang bagus namanya react style

15:15Guide-ness

15:17Tapi terlalu nice di react doang

15:19Udah dari

15:21Dulu juga dan ya nggak

15:23Tetap aja itu lebih simple

15:25Simple-simple banyak sih

15:27Dulu sampe coba apa

15:29Storybook itu sebenarnya

15:31Awalnya react doang sih ya

15:33Iya awalnya

15:35Di mulai dari react

15:37Tapi

15:39Mungkin salah satu yang bikin storybook tetap

15:41Pertahanan adalah fiturnya ya, fiturnya super lengkap

15:43Dan add-ons-nya itu banyak

15:45Jadi orang

15:47Nggak perlu bikin sendiri gitu ya

15:49Bisa satu tempat

15:51Benar-benar kayak persis banget

15:53Seperti bahasanya storybook

15:55Karena jadi

15:57Front-end component

15:59Kayak

16:01Library

16:03Kitchen sink

16:07Tempat cuci piring

16:09Workshop sih

16:11Jadi definisi yang di website-nya

16:13Storybook itu

16:15Udah cukup deskriptif sih

16:17Dan sebetulnya nge-definisinya tuh

16:19Agak sulit ya, apa sih

16:21Storybook itu karena

16:23Produk yang persis kayak gitu

16:25Library yang persis kayak gini

16:27Itu ya nggak ada bisa dibilang

16:29Relatif sedikit lah

16:31Karena ini itu

16:33Title-nya bagus sih, build, test, and document

16:35Jadi apa waktu kita lagi nge-develop

16:37UI itu kan visual ya

16:39Apa

16:41Ya kayak misalnya kalau kita nulis

16:43Apa

16:45Function lah, nulis function kan

16:47Sambil nyalain testing ya

16:49Terus watch kan bisa kan

16:51Setiap kita save, kalau masih belum bener

16:53Ya itu apa, masih

16:55Merah, masih merah

16:57Ya udah kita ngetik lagi

16:59Atau nyuruh AI benerin, sampe kelar

17:01Sampe hijau semua

17:03Oke itu kan kalau nulis function ya

17:05Terus kalau misalnya UI kan

17:07Kita butuh feedback yang kayak gitu juga

17:09Tapi ya maksudnya

17:11Kalau kita harus nyalain seluruh aplikasi web

17:13Terus dengan segala

17:15Apalah side effect atau

17:17Yang dimanggil API

17:19Kita buka halaman benerannya

17:21Kadang yang males kan, maksudnya ini

17:23Salah satu cara yang efektif juga sih

17:25Jadi pas proses nge-develop

17:27Itu storybook kepake

17:29Ya workshop kan

17:31Workshop budang kan tempatnya kita kerja

17:33Tapi ini juga bisa untuk testing

17:35Sama untuk documenting

17:37Jadi kayak, bukan end to end sih

17:39Cuma pas kita lagi, pas developer lagi bikin

17:41Lagi ngetik kodenya

17:43Sampe udah selesai, di deploy

17:45Di publish untuk

17:47Stakeholder lainnya

17:49Visual testing kali ya

17:51Visual testing ya, tapi

17:53Perkomponen

17:55Dan sebenernya nggak cuma visual sih

17:57Testingnya banyak banget

17:59Jadi testing, kita mau masuk

18:01Ingest atau testing library

18:03Juga bisa, accessibility juga

18:05Juga bisa, tapi storybook itu

18:07Storybook nya sendiri itu gratis

18:09Open source kodenya

18:11Tapi mereka ini adalah produknya

18:13Perusahaan commercial yang namanya

18:15Chromatic

18:17Chromatic itu bekerja di visual testing

18:19Jadi ada produk berbayarnya

18:21Maksudnya

18:23Mereka punya service

18:25Terus cloud positive team mereka

18:27Untuk visual testing, beneran literally

18:29Untuk compare, jadi misalnya

18:31Di iteration atau

18:33Di publish yang hari ini itu

18:35Mereka bikin screenshotnya semua

18:37Terus besok, kalau kita mau

18:39Nge-push lagi

18:41Bisa di setting ke branch git

18:43Atau semacamnya, atau di storybook

18:45Nya sendiri juga bisa compare

18:47Apa yang berubah

18:49Ini intentional atau nggak, jadi kayak

18:51Bikin screenshot dan meng-compare

18:53Screenshot visualnya

18:55Nah, itu ada free tiernya sih

18:57Gua pernah nyoba, tapi abis itu

18:59Nggak pernah pakai lagi karena nggak

19:01Senyat itu, tapi sebenarnya yang

19:03Layanan commercialnya dari situ, layanan

19:05Chromaticnya, dan itu nggak

19:07Wajib sih pakai storybook

19:09Beratus gratis aja

19:11Ini lebih kayak

19:13Design system

19:15Kalau design system kan gambar ya

19:17Jadi kayak Figma gitu kan

19:19Ini berarti lanjutannya ya dari Figma

19:21Terus mungkin

19:23Kita mau mulai bikin satu

19:25Komponen button

19:27Button itu ada property apa aja

19:29Warnanya kayak gimana, terus

19:31Mungkin ada bordernya apa

19:33Ketika disable gimana, ketika

19:35Enable gimana gitu ya

19:37Gimana urutannya?

19:39Urutannya waktu saya bekerja nih misalnya ya

19:41Dari awal pembuatan misalnya

19:43Mau klien datang, mau bikin website

19:45Terus kemudian

19:47Dari sisi UX

19:49Yang mendefinisikan semua

19:51Angan-angan itu

19:53Yang abstrak itu

19:55UX lah, yang ngomong

19:57Tidak, yang ngomong

19:59Yang ngomong itu

20:01Yang ngomong itu

20:03Yang ngomong itu

20:05UX lah, yang ngomong itu

20:07Sampai jadilah skeleton

20:09Biasanya ke skeleton

20:11Journey, segala macem lah

20:13Lalu dari UX

20:15Kemudian jadi UI

20:17Jadilah Figma

20:19Design system lah

20:21Color hex code-nya itu

20:23Segala macem apalah

20:25Bentuk fill

20:27Button

20:29Rounded corner-nya itu

20:31Seberapa segala macem

20:33Button pill bahasanya

20:35Button pill-nya itu seperti apa

20:37Card

20:39Biasanya card, mau bentuk cardnya

20:41Image bawa text

20:43Text kiri

20:45Kanan segala macem

20:47Terus semua font type-nya segala macem

20:49Di Figma

20:51Urutannya itu setelah dari

20:53UI selesai

20:55Tempat saya bekerja

20:57Dulu itu si

20:59Front-end itu sudah mulai jalan

21:01Front-end itu

21:03Sampai membuat storybook

21:05Komponen itu kelar

21:07Dan saya biasanya yang di bagian back-end

21:09Membuat semua

21:11Type data dan data structure-nya itu

21:13Seperti apa

21:15Data structure mau disimpan atau gimana

21:17Tampilin block-nya itu seperti apa segala macem

21:19Nah, terus kemudian

21:21Secara kode yang untuk

21:23Front-end-nya itu

21:25Saya nanti tinggal ambil si front-end bilang

21:27Ini pro apa namanya

21:29Jadi building block-block-block-nya itu

21:31Sudah ada di storybook semua

21:33Saya gak mau tau, tinggal

21:35CSS-nya udah dia buat, udah dia library-in

21:37Segala macem rapi structure-nya

21:39Komponennya udah jadi

21:41Saya tinggal sebenarnya tinggal pakai

21:43Tinggal konekin bahasanya

21:45Kalau saya itu wiring

21:47Jadi dari sisi back-end

21:49Saya tinggal ngewire ke komponen

21:51Jadi komponen itu

21:53Kalau dari sisi front-end

21:55Semua komponen itu masih

21:57Ya kan

21:59Misalnya lorem ipsum

22:01H1 lorem ipsum

22:03Saya yang ngebuat H1-nya itu jadi

22:05Ada datanya dari database

22:07Jadi wiring semua komponen-komponen

22:09Dan jadi lah website

22:11Enaknya dengan ada storybook ini

22:13Pekerjaan front-end dan back-end

22:17Paralel

22:19Mereka jalan, saya jalan

22:21Dan

22:23Nanti setelah hampir

22:25Saya udah mau jadi setengah

22:27Mereka udah jadi setengah, tinggal

22:29Process wiring aja sambil jalan

22:31Jadi

22:33Serasa lebih efisien

22:35Serasanya lebih efisien

22:37Bahkan mungkin lebih efisien

22:39Kadang gak banyak ini kan

22:41Gak banyak

22:43Apa istilahnya ya

22:45Gak banyak ngontok-ngontokan

22:47Pokoknya jadi

22:49Rapi, saya tinggal pakai

22:51Tinggal konekin aja sebenarnya

22:53Kadang-kadang kan kalo

22:55Tidak terdokumentasi gini kan kita bingung kan

22:57Ini button yang untuk

22:59Delete udah ada belum ya

23:01Akhirnya

23:03Mungkin lagi baru CSS-nya

23:05Udah ada aplikasi

23:07Biasanya hover-nya kan

23:09Gak dipikirin kan

23:11Jamanya kalo ngedesain

23:13Pakai Photoshop

23:15Atau Corel

23:17Jamanya dulu

23:19Desainnya cakep

23:21Tetapi gak mikirin

23:23Ini kalo di hover gimana

23:25Udah realistis, kalo textnya panjang aja

23:27Textnya panjang juga

23:29Menunya udah dibikin cakep, ada logo, ada menu

23:31Terus kalo misalnya

23:33Textnya terlalu pendek ya pokoknya gak

23:35Beda sama yang di konsep

23:37Contoh, iya

23:39Jadinya aneh kan

23:41Kalo disini, kalo di Storybook ini

23:43Enaknya bisa ada desktop view

23:45Tablet view

23:47Mobile view

23:51Oke

23:53Jadi kalian juga bisa liat sih

23:55Hasilnya langsung

23:57Live kan

23:59Bisa di klik gitu ya

24:01Ini komunikasi untuk semua stakeholder

24:03Frontend sama back-end

24:05Atau mungkin full-text

24:07Terus ke desainernya yang orang UI

24:09Yang pure orang UI kan

24:11Kadang bikin desain

24:13Bagus secara visual

24:15Cuma gak terlalu mengantisipasi

24:17Realitas tuh kayak gimana kan

24:19Nah, ini kita bisa komunikasi ini kan

24:21Mungkin butuh text yang

24:23Lebih panjang ya itu trangkait

24:25Apa? Trangkaitnya gimana kalo judulnya

24:27Misalnya 5 baris jadi ke

24:29Stretch

24:31Nah, itu kan orang UI yang pure UI

24:33Bukan moding

24:35Umumnya kurang mengantisipasi

24:37Hal-hal kayak gitu kan

24:39Nah, ini jadi bisa untuk komunikasi stakeholder juga

24:41Terus buat orang product lah

24:43Atau apalah

24:45Atau mungkin buat demo ke client

24:47Sementara progress-nya kayak gini

24:49Untuk skenario-skenario

24:51Wireframe misalnya flow-nya gimana

24:53Bisa dibikin section-nya juga

24:55Betul, dan ini

24:57Tambahan juga

24:59Untuk reusable component ya

25:01Sangat membantu ya

25:03Storybook, karena

25:05Bisa dipake

25:07Bareng-bareng, dimana aja gitu kan

25:09Maksudnya dimana aja di halaman yang mana

25:11Kita tinggal liat, oh

25:13Ini ada button, ini, oh ini

25:15Ada card, product card

25:17Yang gambarnya

25:19Imagenya di kiri atas gitu kan

25:21Dan reusability

25:23Faktor reusability-nya

25:25Itu jadi oke juga sih

25:27Oke banget, bener tuh bentu untuk bikin

25:29Reusable, karena kadang kasusnya

25:31Kita udah punya card, terus

25:33Ya sekian bulan kemudian udah

25:35Ngerjain project lain, balik ke project itu

25:37Terus ada brief baru

25:39Atau fitur baru, bikin card baru

25:41Lagi, yang tadinya misalnya

25:43Kalau card lama, bordernya

25:454px, terus sekarang bikin

25:47Card baru yang mirip

25:49Tapi beda

25:51Tiba-tiba rounditnya 6px atau 10px

25:53Gak konsisten jadinya ya

25:55Bikin lagi

25:57Nah, kalau kita udah punya dokumentasi ini

25:59Jadi ya bisa buat

26:01Itu juga kan sebelum bikin, oh udah-ada

26:03Ini tinggal dicomot, cuma mungkin

26:05Buat fitur misalnya apa, background-nya

26:07Dibikin lebih prominent, karena ini

26:09Feature pose atau apa, cuma membantu

26:11Faktor reusability

26:13Reusable-nya

26:15Reusable-nya ya

26:17Nah, tadi ada link yang saya kasih Mas Riza

26:19Ada, tapi belum

26:21Load nih, lama banget

26:23Oh gitu, nah oke

26:25Lanjut-lanjut

26:27Saya gak bilang ini

26:29Desain metodologian terbaik, tetapi

26:31Ini salah satu yang saya pakai

26:33Bukan saya yang pakai sih

26:35Lebih tepatnya secara

26:37Team decided

26:39Agree untuk menggunakan

26:41Desain metodologi ini

26:43Jadi saat

26:45Pembicaraan, ya aku gak buka

26:47Kebuka-buka ya, jadi saat

26:49Pembicaraan dari

26:51Dari

26:53UI komponennya sendiri pun

26:55Dari yang desain

26:57UI desainnya, itu sudah

26:59Membuat, udah memikirkan

27:01Atomic design metodologi, jadi

27:03Secara kesepakatan bersama sebenarnya

27:05Atomic design ini saya gak

27:07Load, cuma, jadi dia bisa

27:09Memecah-mecah

27:11Desain itu menjadi ada yang namanya Atoms

27:13Atom, komponen

27:15Organism

27:17Template sampai pages

27:19Jadi ada yang paling kecil itu atom

27:21Anggap aja itu cell

27:23Atau

27:25Ya, cell

27:27Jadi misalnya

27:29Komponen terkecil daram sebuah

27:31Desain, kalau kalian bayangkan sebuah page ya

27:33Sebuah halaman

27:35Contohnya ini deh

27:37Komponen terkecilnya itu kan mungkin button

27:39Anggap aja text dan button ini

27:41Button-button made for

27:43Made for

27:45Yang kecil-kecil itu loh, made for react, feed

27:47Apa tuh namanya

27:49Anggular, itu kan namanya

27:51Kecil, itu atom

27:53Terus molekul, ya itu

27:55Sebuah

27:57Ini, komponen

27:59Atom-atom tadi, jadi

28:01Made for apanya itu

28:03Sudah dikumpulin jadi satu

28:05Terus organism

28:07Satu row

28:09Organism satu row

28:11Jadi biasanya page itu

28:13Ada row-row nya kan

28:15Row itu satu

28:17Satu

28:19Organism satu row

28:21Lalu kemudian

28:23Naik lagi

28:25Templates, jadi misalnya

28:29Template halaman

28:31Home page, template

28:33Jadi template itu kumpulan dari

28:35Beberapa organism

28:37Home page, single page

28:39Contact page, segala macem

28:41Baru jadi pages

28:43Jadi

28:45Ada desain sistem yang lain

28:47Cuma ini adalah salah satunya

28:49Nah gue dulu berusaha

28:51Nerapin ini nih

28:53Cuma prakteknya ya gak tau ya

28:55Mungkin kalau orang yang

28:57Jago apa

28:59Project management atau UI

29:01Mungkin bisa, tapi gue dulu

29:03Berusaha ngajak

29:05Ini, cuma yang lain

29:07Yang gak ada run-in lainnya sih

29:09Cuma satu visual designer

29:11Prakteknya

29:13Makin banyak konten pusing

29:15Jadi akhirnya yang lebih realistis

29:17Cuma punya atom

29:19Kalau atom itu bisa lebih gampang

29:21Untuk sepakat itu

29:23Semua item paling kecil

29:25Atom yaudah, sisanya yang kayak

29:27Full organism punya

29:29Combination of atoms

29:31Udah jadi kayak Lego block aja

29:33Nah langsung lompat ke template

29:35Dan pages

29:37Jadi apa, mungkin kalau di team yang

29:39Lebih terbiasa dan professional

29:41Dan punya

29:43Pengalaman buat apa ya

29:45Kayak desain thinking blablabla

29:47Mungkin bisa, nah kalau gue kan

29:49Yang gak punya pengalaman itu cuman

29:51Model baca ini aja, kayaknya lucu

29:53Kayaknya bagus nih untuk nerapin

29:55Harus ngelit mendefinisiin

29:57Prakteknya itu

29:59Definisinya kan gak se clear cut

30:01Di teori itu

30:03Pas ada kebutuhan

30:05Macam-macam, itu mana yang

30:07Organism, mana yang

30:09Itu paling sering

30:11Konflik

30:13Dan harus ngawal kan

30:15Dan jujur gak ada resourcenya

30:17Karena timnya kecil banget dan

30:19Gak ada orang yang ngerti kayak gitu

30:21Ya udahlah, ambil gampangnya aja

30:23Dan setiap hal yang lain

30:25Perinsip pikirnya sih

30:27Tetep kepake ya, tetep bagus

30:29Maksudnya itu prinsip yang bagus

30:31Cuma, mungkin kalau

30:33Di tempat Ivan lebih berhasil

30:35Kalau pengalaman gue harus ngelit kayak gitu

30:37Gak ada legoblog aja

30:39Lebih ke lego

30:41Potongan-potongan lego kan

30:43Bisa satu sendiri, bisa ditumpuk

30:45Bisa bikin kumpulan

30:47Yang lebih intrikit lah

30:49Yang lebih kompleks

30:51Karena waktu, ini bukan tempat saya kejar sekarang

30:53Yang lalu itu

30:55Front end directornya itu

30:57Sakle

30:59Kayak strict

31:01Kayak menarahkannya itu

31:03Sangat entusias

31:05Fanatik dan entusias

31:07Nah, jadi gak cuma fanatik doang

31:09Dia enforcing

31:11Tetapi dia mengarahkan

31:13Sampai UI-UI nya itu

31:15Juga diarahkan sama dia

31:17Karena sebelum

31:19Front end mulai mengerjakan

31:21Front end itu harus

31:23Harus approval

31:25Front end dulu kan, sebelum

31:27Diserahkan ke client sebenarnya

31:29Jadi jangan salah

31:31Banyak kan pengalaman saya

31:33Waktu bekerja di agensi

31:35Di Indonesia

31:37Design itu udah di approve client

31:39Baru diserahkan ke

31:41Team, ke developer

31:43Atau engineer

31:45Alhasil bahasanya, itu udah di approve client

31:47Di rumah gak bisa

31:49Udah di approve client, gak bisa

31:51Jadi kalau yang lalu itu

31:53Strict nya itu adalah

31:55Approval dari team dulu

31:57Baru ke client

31:59Kasih tau dulu, ini team

32:01Ini begini bisa gak?

32:03Dibahas lah itu secara team meeting

32:05Misalnya kalau misalnya

32:09Dibikin desainnya cakep yang misalnya kayak

32:11Banyak floating-floatingnya gitu

32:13Kayak apa

32:15Mungkin

32:17Kalau budgetnya besar, di iain

32:19Tapi kalau budgetnya kecil, enggak

32:21Ini kita budgetnya terbatas, jangan bikin yang

32:23Aneh-aneh, kayak gitu

32:25Mungkin buat temen-temen yang

32:29Belajar React

32:31Ini juga kayaknya senada ya

32:33Sama thinking in React, kalau temen-temen

32:35Familiar

32:37Jadi kalau misalkan ngeliat

32:39Satu halaman gitu ya

32:41Itu di break ke komponen

32:43Jadi kecil-kecil

32:45Nah ini sebenarnya basicnya dari sini

32:47Ini sudah organism kalau bagi saya

32:51Iya, maksudnya basicnya dari sini yang tadi itu

32:53Jadi perkembangan lebih lanjut dari ini

32:55Ini lumayan

33:01Thinking in React ini lumayan

33:03Membantu ketika kita baru

33:05Terutama yang baru belajar tentang

33:07Komponen base framework ya

33:09Ini cukup membantu

33:13Bahasanya kalau di sini masih ada yang namanya

33:15Ada yang

33:17Dump component

33:19Dump component sama smart component

33:21Ya

33:23Sekarang diganti jadi

33:25Presentational

33:27Kalau jaman dulu dump component

33:29Nggak ada yang bodoh ya

33:31Bodoh

33:33Component bodoh sama component

33:35Tinter

33:37Sekarang apa namanya?

33:39Presentational sama control

33:41Nggak tahu lupa satu lagi apa lupa

33:43Oke, kita kembali ke

33:49Storybook ya

33:51Apa namanya

33:53Tadi ya, flow-nya ya

33:55Berarti

33:57Sebentar

33:59Berarti

34:01Kalau kita

34:03Pada saat

34:05Oh jadi supaya bisa parallel tadi ya

34:07Antara si front-end

34:09Mengerjain satu-satu

34:11Di back-end, oh ini komponennya udah jadi

34:13Ini bisa dipake gitu ya

34:15Nggak saling menunggu ya

34:17Jadi pertama setelah

34:19Setelah desain sudah kelar

34:21Maksudnya

34:23Secara face

34:25Face-nya desain udah kelar

34:27Sembari itu juga

34:29Saya dan

34:31Back-end dan front-end itu juga membuat

34:33Sebuah technical documentation

34:35Jadi kalau

34:37Component X

34:39Yang besar ya, component card

34:41Itu misalnya data ini

34:43Ambil data dari post

34:45Data ini diambil dari kategori

34:47Data ini diambil dari product

34:49Data ini diambil dari apa

34:51Kan jadilah sebuah data type

34:53Data-data type ini kan sudah kita define semua

34:55Data structure-nya itu ada

34:57Bagaimana data disimpan di CMS

34:59Atau di database

35:01Sudah didefine di technical documentation

35:03Atau kalau di

35:05Case yang lain, schema

35:07Data schema-nya itu

35:09Sudah jadi

35:11Kalau schema sudah jadi

35:13Sudah di-agree bersama

35:15Ini idealist way ya

35:17Kadang ada si kita shortcut-shortcut

35:19Sana-sini kita gantung timeline

35:21Dan budget kembali lagi

35:23Kalau idealist-nya

35:25Schema sudah jadi

35:27Si front-end

35:29Sudah bisa jalan

35:31Dengan menggunakan

35:33Apa yang fake data

35:35Untuk data fake

35:37Dipake JS

35:39Faker

35:41Nah, pakai faker bisa

35:43Disimulate data dari schema

35:45Kan bisa di-faker kan

35:47Jadi ini sudah bisa jalan

35:49Tanpa menunggu back-end kelar

35:51Jadi back-end itu cuman kayak membuat database

35:53Membuat CMS

35:55Dan meng-outputkan sesuai schema

35:57Jadi waktu combine

35:59Wiringnya itu

36:01Ya tinggal sebenarnya

36:03Datanya ini

36:05Sambungkan ke komponen-komponen

36:07Yang sudah mereka sambungin

36:09Sebenarnya tinggal ganti data source

36:11Idealist-nya begitu

36:15Tapi praktisnya

36:17Banyak yang terjadi

36:19Ada-ada aja lah

36:21Yang limit

36:23Text-nya

36:25Nggak diatur, akhirnya harus

36:27Jadi overflow

36:29Ada yang macam-macam lah

36:31Ya namanya

36:33Projek pasti ada aja

36:35Ada aja lah

36:37Di tengah jalan ketemu aneh-aneh

36:39Ini dari storybook

36:41Showcase, beberapa

36:43Inspirasi

36:45Kalau pengen

36:47Kalau pengen lihat penggunaannya

36:49Jadi salah satu keunikan storybook juga

36:51Karena yaitu saking banyaknya fiturnya

36:53Maksudnya saking kompleks

36:55Banyak add-ons-nya juga

36:57Ya itu versatile

36:59Maksudnya bisa di-customize

37:01Untuk macem-macem kebutuhan

37:03Tapi kadang kan kita nggak

37:05Langsung ngebayang ya

37:07Makanya gimana

37:09Showcase ini berguna banget sih

37:11Buat lihat

37:13Jadi pas kita lihat, oh gitu pakenya

37:15Ya ampun UI library

37:19Windows 95

37:21Di sini temen-temen ada yang

37:23Pernah pakai nggak Windows 95

37:25Apa kita doang yang pernah merasakan

37:27Eh, kok nggak pernah ya

37:29Sorry, semenit berapa ya

37:31Sorry ya, saya XP

37:33Saya 311

37:35Eh, saya sebelum 311

37:37Sudah pakai, astaga

37:39311

37:41MS-DOS

37:43Oh kalau MS-DOS

37:45Mana pernah yang pakai Floppy

37:47Apa, Drive-B

37:49Pernah ngerasain masukin itu

37:51Yang agak besar Drive-B

37:53Ini contohnya misalkan kita mau

37:55Lihat cara penggunaan button

37:57Gimana sih bisa showcode ya

37:59Oh gini doang

38:01Terus ada parameternya

38:03Cuma ini

38:07Kurang oke

38:09Kurang oke, coba buka ya

38:11Kurang oke ya

38:13Yang di contoh

38:15Reactdates deh

38:17Reactdates

38:21Ini

38:23Jadi ini bukan desain

38:25Sistem lengkap ya, ini

38:27Dokumentasi untuk library

38:29Komponen library punya

38:31Airbnb, itu kan terkenal nih

38:33Date pickernya, kalau yang pernah bikin

38:35React dan butuh date picker

38:37Kan Airbnb kan itu

38:39Kursial banget ya, untuk ngebooking

38:41Ngebooking penginapan

38:43Tanggal itu kan

38:45Ini tuh emang

38:47Oke banget

38:49Nah itu

38:51Varian-variannya default

38:53Oh

38:55Jadi ada

38:57Defaultnya seperti ini

38:59Tapi kalau butuh yang

39:01Di hidden, dia harus ada

39:03Buttonnya dulu, baru di click

39:05Di dalam form

39:07Seperti apa

39:09Oh use case, use case nya diisi semua disini ya

39:11Non-English

39:13Ya non-English

39:17Ada yang dari kanan ke kiri

39:19Yang ini kiri ke kanan

39:21Kalau bikin gitu

39:23Tapi gak mikir kemungkinan

39:25Bahwa from dan to nya bisa kanan

39:27Ke kiri, jadi jebol semua

39:29Jebol semua ya, bener juga

39:31Terus apalagi yang menarik ini ya

39:37UI kit conductor

39:39Desain sistem ya

39:41Jadi ini

39:43Contoh

39:45UI, cuma belum desain sistem

39:47Yang menyeluruh sih, lebih ke UI

39:49Desain sistem

39:51Ini buat conductor tuh apasih

39:53Kayak layanan

39:55LLM gitu lah

39:57Ya kayak chat GPT atau Jimenai

39:59Apalagi nge-refer

40:01Nge-refer ISDK, tapi untuk

40:03Mengenerate content, itunya gak penting sih

40:05Cuma maksanya background nya dipakai buat apa

40:07Nah ini

40:09Salah satu oke dari

40:11Storybook itu

40:13Yang bisa di-dokumentasiin

40:15Dia juga support MDX

40:17MDX untuk halaman biasa

40:19Kayak yang si introduction tadi itu

40:21Yang ikonnya kuning

40:23Jadi kita cuma mau ngetik nih

40:25Kita bikin overview atau bulk

40:27Atau how to use atau catetan apapun

40:29Ya tinggal bikin literally

40:31Introduction.mdx

40:33Udah langsung masuk

40:35Buat dimana ya, Paya

40:37Ada helper-helper

40:39Component nya yang kayak

40:41Content di kanan tuh kayaknya

40:43Otomatis degenerate dari

40:45Semantik heading, jadi H1, H2A

40:47Itu otomatis dibikinin

40:49Bisa masukin code sample

40:51Ada di atas tuh

40:53Ada di top bar

40:55Top bar kan ada macem-macem tuh

40:57Icon-icon itu bisa di-click

40:59Bisa untuk mobile

41:01Bisa light

41:03Nah

41:05Oke

41:07Ini buat grid ya

41:09Gridnya bisa liat

41:11Margin

41:13Margin padding ya

41:15Ini kayaknya

41:17Ada yang didisable by default

41:19Kayaknya ada yang buat

41:21Responsi ya

41:23Ada actions, interaction,

41:25Accessibility

41:27Nah itu ada

41:29Yang tadi gue pengen tunjuk

41:31Controlnya sih

41:33Element must meet minimum

41:35Dia gak itu

41:37Gak masuk ya

41:39Ijo ke hitam kali ya

41:41Atau ke putih ya

41:43Entahlah tau yang mana

41:45Putih kayaknya gak masuk

41:47Di highlight kok

41:49Bagian yang mana

41:51Coba highlight risal

41:53Highlight, nah

41:55Itu ada centernya

41:57Mana yang langgar, iya putih di ijo

41:59Putih

42:01Background nya ijo

42:03Kurang accessible

42:05Ya gak kurang

42:07Kurang contrast

42:09Gak masuk ke

42:11Ke expected

42:13Contrast ratio 4,5

42:15Banding 1, dia gak masuk kan

42:17Hmm

42:35Tapi kalau misalnya gak comply sama AAA

42:37AAA juga

42:39Ada yang gak apa-apa ya gitulah

42:41Bisa disesuaikan

42:43Nah terus tadi buka

42:45Random dialog atau

42:47Ya buka yang tadi

42:49Dialog aja

42:51Default

42:53Default

42:55Default bawahnya

42:57Di tab yang bawah buka controls

42:59Controls kiri ya

43:03Terus apa ya

43:05Content padding atau apa, ini gak ada keterangannya sih

43:07Coba content padding

43:11Atau title

43:13Nggak bisa di edit

43:15Bisa

43:17Bisa di ketik

43:19Ini gak bisa

43:21Iya makanya

43:23Sekarang udah gak bisa tuh

43:25Udah gak bisa di click

43:27Ada error

43:29Ya itu pokoknya

43:31Itu sesuai

43:33Bisa di edit

43:35Sama coba cari component lain deh

43:37Yang ada controlnya juga

43:39Nah itu kalau angka bisa digeser-geser

43:41Pake slider, dibesarin

43:43Dikecilin, lucu aja

43:45Skeleton

43:49Spinner

43:51Coba possible variance deh

43:53Skeleton, nah ini

43:55Ada descriptionnya kan tuh di control

43:57The size of the component

43:59Nah ini oke banget sih

44:01Ini otomatis diambil dari

44:03Type script definitionnya

44:05Eh type script apa

44:07Mau nya component pas kita nge-definisi

44:09Props-nya, prop type-nya

44:11Iya

44:13Prop type kan bisa

44:15Atasnya kita kasih comment nih

44:17Mana ya contohnya ini

44:19Ada source-nya gak

44:21Ada source

44:23Itu docs and props

44:25Itu di atasnya, di spinner

44:29Itu paling kanan kan source

44:31Nuh

44:33Ini

44:35Oh ada vision sih

44:37Ini, ini

44:39Bawah, oh

44:41Gak ada kayaknya

44:43Gak ada kayaknya, coba buka di private chat deh

44:45Itu contoh aja

44:51Nah itu scroll ke bawah

44:57Scroll lagi

44:59Scroll lagi

45:01Nah itu pokoknya kayak apa

45:03Open, whether the model dialog

45:05Is open or not, learn more

45:07Jadi apa, itu bukan

45:09Jadi ini bukan extra

45:11Kerja JS.com

45:13Atau type script

45:15Di cloud technician atau apapun

45:17Jadi bukan bikin halaman atau fitur

45:19Khusus sendiri di storybook-nya

45:21Cuma udah back in, dia ngambil

45:23Ngebaca dari componentnya

45:25Ini kan bagus banget sih

45:27Encourage best practice

45:29Bahkan kalau pun di luar konteks

45:31Pake storybook kan jadi apa

45:33Ini encourage setiap orang

45:35Pake component ini kan langsung muncul

45:37Deskripsi-nya

45:39Deskripsi-nya jadi

45:41Membantu untuk

45:43Terutama buat kita yang

45:45Belum tahu cara gunainnya

45:47Kita harus baca dulu kan

45:49Jadi misalnya apa, nanti temen

45:51Ini yang bikin kita, tapi habis itu

45:53Buat edit atau

45:55Menggunakan di halaman lain

45:57Bisa aja bukan kita, tapi temen stream kita

45:59Jadi nggak harus nanya

46:01Atau bikin baru lagi atau

46:03Mikir-mikir sendiri kan

46:05Udah ada keterangannya

46:07Ini masih spinner, padahal udah toast

46:11Nyangkut ini

46:23Oh circuit itu yang ini ya

46:25Nah kalau ini contoh, yang tadi kan

46:31Design system, tapi

46:33Bukan keseluruhan, lebih ke UI-nya aja

46:35Termasuk segala

46:37Nanti kalau misalnya kalian

46:39Temen-temen selalu lihat satu persatu

46:41Bagus sih, kayak stress test

46:43Text aja, text itu di stress test

46:45Kalau textnya panjang, textnya pendek

46:47Nggak ada spesinya, tapi itu UI doang

46:49Nah kalau ini, contoh yang

46:51Apa ya, holistic lah

46:53Design system yang lebih luas lagi

46:55Termasuk mereka punya beberapa package

46:57Yang dipublish kalau scroll

46:59Ya yang standar UI

47:01Ada tipografi blablabla

47:03Terus kalau di scroll terus, sidebar

47:05Kebawah lagi, itu mereka

47:07Publish beberapa package juga

47:09Ada branding

47:11Ada accessibility

47:13Ada writing style atau

47:15Semacamnya

47:17Ada template buat

47:19Framework

47:21Hmm

47:23Menarik ya

47:27Misalkan button, base

47:31Ini, storybook ini sebenarnya kalau mau digali

47:35Bisa dalam banget

47:37Banyak banget fitur-fitur yang bisa dibuat

47:39Cuma, harus kembali lagi

47:41Ke

47:43Ini ya, kembali ke

47:47Kebutuhan

47:49Nah itu

47:51Realistik

47:53Karena maintainnya sulit lho

47:55Bener

47:57Kalau orangnya cuma

47:59Timnya kecil

48:01Orang front-endnya cuma satu

48:03Dan flow kerja normal pada umumnya ya

48:05Itu agak sulit

48:07Kalau harus

48:09Ya maksudnya ini

48:13Nggak tahu ya kalau si circuit ini

48:15Kan mungkin lebih besar ya

48:17Tim lebih besar, mungkin bisa mengalokasi

48:19Emang sekian jam

48:21Dalam seminggu cuma buat

48:23Cuma buat ngurusin ini, biar rapih

48:25Dan selalu updated

48:27Tapi kalau cuma di sleep-sleepin doang

48:29Ya, belum tentu

48:31Apakah

48:33Kalau kita bikin storybook atau design system

48:37Seperti ini, butuh

48:39Dedicated person untuk maintain

48:41Atau bisa

48:43Bukan

48:45Not necessarily ya

48:47Tapi harus mengalokasi, waktu yang jelas

48:49Tim ya, bukan orang ya

48:51Yang memaintain tim

48:53Dan harus berkala sih

48:55Maksudnya nggak bisa cuma kayak

48:57Sekali

48:59Ya udah kalian seminggu kerjain ini

49:01Udah nggak bisa kayak gitu, ini living

49:03Dokumen kan soalnya

49:05Kesalahan saya

49:07Bukan kesalahan saya, kesalahan

49:09Waktu pertama kali kita nyomong-nyomong

49:11Pake storybook, dan tim kita itu adalah

49:13Memisahkan source code

49:15Apa yang kita kerjakan

49:17In storybook dengan proyek

49:19Kenyataannya

49:21Harusnya jangan dipisahkan

49:23Ya, dipisahkan

49:25Nah, next project-nya kita harus

49:27Satukan, jadi repo-nya

49:29Pun satu, dan disitu ada

49:31Storybook, style

49:33Reference styling, style SCSS-nya pun

49:35Harus satu

49:37Pake yang sama

49:39Jadi kalau ada perubahan, kelihatan ya

49:41Iya, dan tentunya pasti ada

49:43CSS yang

49:45Khusus untuk storybook itu ada

49:47Karena perlu ada modifikasi

49:49Nggak bisa idealis kayak

49:51Sepenuhnya percaya sama CSS

49:53Yang kita pakai, tetap perlu modifikasi

49:55Cuman, main source

49:57CSS dan JavaScript

49:59Harus dari project main repo

50:01Yang kita pakai

50:03Sebenar-benarnya

50:05Yang direferensi ke storybook

50:07Sama halnya dengan dokumentasi juga

50:09Dokumentasi semakin dekat ke code

50:11Semakin bagus, karena ketika codenya

50:13Berubah, terus kalau terpisah

50:15Dokumentasinya

50:17Lupa nge-update

50:19Gak relevan

50:21Repo-nya udah beda

50:23Lupa nge-update

50:25Bisa jadi snowball, nggak akan keurus

50:27Jadi harus, sebaiknya

50:29Di satu project

50:31Atau di satu repo

50:33Mungkin ada docs atau apa

50:35Bahkan menggunakan JS docs

50:37Jadi otomatis kan

50:39Ketika ada update fungsinya

50:41Atau menambah

50:43Parameter udah langsung

50:45Ditambahin keterangannya

50:47Jadi nanti tinggal di agregasi aja

50:49Betul

50:51Bahkan cara yang tempat saya bekerja sekarang

50:53Dokumentasi project itu

50:55Nggak mau lagi kita bikin

50:57Kayak punya GitHub wiki

50:59Nggak mau lagi kayak confluence

51:01Jadi nggak keurus

51:03Di confluence ada

51:05Di wiki aja

51:07Di Google docs ada

51:09Terus sekarang gimana?

51:11Jadi kita kan, saya kan

51:13Maintain projectnya kan WordPress rata-rata ya

51:15Dan saya WordPress itu kan punya plug-in

51:17Ataupun modul lah

51:19Kita sebut plug-in dan modul

51:21Di setiap plug-in dan modul itu

51:23Ada sendiri

51:25Underscore doc folder

51:27Dan di dalamnya itu MD file

51:29MD file

51:31Jadi

51:33Di developer documentation

51:35Kita ada plug-in yang khusus kayak ngebaca

51:37MD file itu

51:39Jadi di browser-nya kita saat di dashboard itu

51:41Bisa lihat itu dokumentasi-dokumentasi itu

51:43Bisa di render

51:45Jadi bacanya disitu

51:47Semua

51:49Setiap kali si

51:51Developer menambahkan

51:53Modul baru atau CLI command baru

51:55Dia perlu menambahkan

51:57Kode itu, dokumentasi itu

51:59Dokumentasi

52:01Jadi semuanya di satu repo

52:03Kok nggak terurus mas?

52:05Yes, betul, setuju

52:07Dokumentasi termasuk juga

52:09Dan makanya storybook itu kan encourage

52:11Jadi bukan satu project

52:13Atau repo storybook terpisah

52:15Itu sangat encourage

52:17Storybook-nya itu ya di tempat

52:19Dimana kita mengembangkan UI component

52:21Ya sebisa mungkin

52:23Jadi kayak makanya itu tadi

52:25Kayak yang kontrol props-nya apa

52:27Ya langsung ngebaca dari file

52:29Component.tsx

52:31T.s.x-nya

52:33Jadi nggak nulis terpisah, kalau nulis terpisah

52:35Udah pasti nggak bakalan di update itu setelah

52:37Seminggu, dua minggu

52:39Cuma kalau itu kan

52:41Kalau misalnya emang ada

52:43Props yang dihapus atau cara kerjanya

52:45Diubah atau misalnya tadinya

52:47Optional, terus dijadiin

52:49Required, ya udah tanpa

52:51Harus ada kerjaan ekstra

52:53Storybook-nya juga ngebaca dari component itu

52:55Ikut ngadep detail props-nya

52:57Oke, nah kalau

53:01Ada teman-teman yang belum pakai, terus mau mulai

53:03Pakai, gimana caranya? Langsung ini ya

53:05MPM create ini ya

53:07Langsung install di project masing-masing

53:11Gitu ya

53:13Yang officially supported sekarang

53:15Apa sih, React, Svelte

53:17Nah itu

53:19Next, Preact, Angular, View

53:21Svelte dari SvelteKit sama Web Component

53:23Dan satu lagi ada HTML

53:25Bisa loh, HTML saja

53:27Bisa, dan gue pernah

53:29Gue pernah bikin

53:31Buat custom element, jadi

53:33Bahkan nggak pakai stencil atau framework

53:35Apa pun custom element mentahan

53:37Itu dipakainya, jadi ada

53:39Setup WordPress

53:41Tapi pakai Elementor, dan

53:43Sebetulnya itu nggak tahu siapa

53:45Yang pokoknya nggak bisa dibongkar

53:47Dari awal, tapi

53:49Cuma kayak nambah fungsinality

53:51Yang simple, itu kan overkill

53:53Kalau beneran harus develop

53:55Pakai React atau apa, hal-hal simple

53:57Yang custom element

53:59Custom element vanilla pun

54:01Bisa, nah cuma ke preview-nya

54:03Gimana kan, pusing ya? Yaudah

54:05Storybook itu berguna banget ke lain

54:07HTML-nya

54:09Ini untuk SvelteKit contohnya ya

54:13Terus habis itu

54:15Kita perlu buat satu folder

54:17Atau udah dibikinin ya?

54:19Kalau kita pakai itu

54:21Pakai create comment sih

54:23Dibikinin

54:25NPM create KDP

54:27Atau PNPM create storybook

54:29Dan lain-lain

54:31Menarik ya

54:37Jadi, kalau project itu

54:41Bagus kan

54:43Ada storybook-nya, terus kemudian

54:45Ada dokusaurus-nya

54:47Uwe, dokusaurus

54:49Gak mesti dokusaurus kali

54:51Ada yang lain juga

54:53Yang penting, markdown base lah ya

54:55Markdown base ya

54:57Bisa diganti-ganti nanti, tapi Astro

54:59Nggak ada ya

55:01Belum ya, baru Astro

55:03Astro yang pakai

55:05Oh dia kan UI doang ya

55:07Dia UI doang ya

55:09Dut Astronya belum bisa

55:11Tapi di install aja, kalau misalnya

55:13Kita pakai

55:15Bahkan cuma HTML

55:17Misalkan pakai Spelt

55:19Berarti kita tinggal install-nya aja ya

55:21Atau pakai React bisa

55:23Atau bahkan HTML doang

55:25Tapi kita pakai Tailwind config

55:27Gue pernah punya use case itu juga

55:29Tailwind kan bisa bikin config yang

55:31Dipalui sebagai package ya

55:33Yang buat token-tokennya

55:35Sama buat custom color

55:37Udah bikin storybook buat itu

55:39Jadi, cokelode-nya HTML biasa aja

55:43Itu kan bisa di kopas, bisa dipakai di Astro

55:45Tapi emang sekarang belum bisa

55:47Directly baca .Astro

55:49Oh, oke-oke

55:51Blade, Blade itu apa?

55:53Laravel ya?

55:55Template

55:57Ini kan back-end

55:59Front-end itu

56:01Front-end framework JavaScript ya

56:03Ya itu, nggak bisa

56:05Baca .PHP

56:07Tapi ya bisa diakalin

56:09Pakainya HTML itu tadi

56:11Cuma buat CSS-nya

56:13Ya di kopas aja kan

56:15Any valid HTML kan bisa di kopas

56:17Masukin ke .blade .php

56:19Masa Laravel nggak ada

56:23Storybook yang seperti

56:25Storybook? Ada kali?

56:27Ya cuma kalau ini kan

56:31Fokus di UI-nya

56:33Nggak tahu sih Laravel bikin sendiri

56:35Beda ini dong mas

56:37Beda arah

56:39Ya beda kebutuhan

56:41Beda scan-nya

56:43Dia keunggulannya kan di

56:47Ecosystem full-stack kan

56:49Betul-betul-betul

56:51Dia bikin produknya ya, dikuatin ke situ

56:53Ini sama sekali dari back-end-nya

56:55Oh, ada

56:57Pasti ada

56:59Saya yakin ada

57:01Tapi ini nggak tahu ini buat apa ya

57:03Oh ya buat ngebaca

57:07Di template yang engine aja

57:09Itu tetap pakai storybook

57:11Headphone ya

57:13Nggak tahu yang ini

57:15Yang di atas nih

57:17Blast, tadi juga ya sama ya

57:19Yang tadi ini kodenya

57:21Yang tadi ya

57:23Kapan terakhir 3 bulan

57:25Oke lah ya

57:27Lumayan aktif kok

57:29Storybook

57:31Bentuknya kayak gimana?

57:33Nggak ada ya?

57:35Nggak ada contohnya dia

57:37Oh dia pakai storybook

57:39Ya iya, itu cuma storybook

57:41Tapi biar bisa ngebaca

57:43Dibalik lah ya

57:45Itu HTML

57:47Pake fungsionalitas

57:49Yang buat HTML

57:51Rapper ya, berarti ini ya

57:53Hanya rapper

57:57Rapper lah ya

57:59Untuk membuat

58:01Storybook

58:03Iya

58:05Silahkan

58:07Kalau mau pakai

58:09Mas Kaisa

58:11Husky, dia pakai husky

58:17Nah, apa lagi yang menarik nih

58:21Dari storybook

58:23Chromatic, kayak kalau dia mau visual

58:25Dibasain kan, dia connect

58:27Chromaticnya gampang banget sih sebenarnya

58:29Karena kayak seamless, beneran seamless

58:31Ini kan

58:33Sebenernya produk nggak jubahkan sih

58:35Kalau yang jubahkan itu kan, Next.jsnya gratis

58:37Tapi versenanya dibikin ketergantungan

58:39Kalau ini nggak

58:41Mesti pakai Chromatic, cuma

58:43Cuma dimudahkan

58:45Integrasi Chromaticnya itu kayak

58:47Kayak nggak pakai effort

58:49Maintainer storybook itu

58:51Digaji oleh Chromatic

58:53Sama kan

58:55Kayak Next.js, kalau misalkan deploy

58:57Ke versenya kan

58:59Gampang

59:01Sumpah gampang

59:03Kalau ke tempat lain ya, tricky

59:05Sumpah gampang

59:07Bahkan dia bisa ke browser stack juga loh

59:09Bisa ke browser stack juga

59:11Tanpa visual texting pun

59:13Storybooknya tetap jalan

59:15Tapi emang seamless

59:17Dua hal yang terpisah ya

59:19Produk semi jubahkan

59:21Semi jubahkan, ya ini

59:23Setengah ya, setengah jubahkan ya

59:25Kerennya bisa ke browser stack juga

59:27Ini bisa tes di multiple browser secara real device

59:29Oke

59:31Dan ada yang

59:33Fremiumnya juga ya, ada yang gratisnya

59:35Ada lah ya buat kamu ya

59:37Jadi ini

59:39Tujuan si Chromatic ini ngapain dia

59:41Ngescreenshot

59:43Atau apaan ya

59:45Kayak jalanin play, right?

59:47Ngescreenshot

59:49Tapi hostil

59:51Ngescreenshot

59:53Terus compare

59:55Ya UI-nya bagus

59:57Mereka cloud service

59:59Di hosting nih mereka

1:00:01Dan kayak apa ya, ya lebih main

1:00:03UI/UXC/DX/DX

1:00:05Di developer experience

1:00:07Jadi compare

1:00:09Apa

1:00:11Itu bisa integrate

1:00:13Ke CI/CD pipeline

1:00:15Jadi kayak di github pull request

1:00:17Atau di isunya atau apalah

1:00:19Ada komennya, terus memudahkan

1:00:21Stakeholder kita, developer-nya nih

1:00:23Atau ini yang berubah, approve atau enggak

1:00:25Ya kayak ada tombol-tombolnya

1:00:27Ya gitu lah, bikin enak

1:00:29Oh ini ada pertanyaan nih

1:00:35Kalau kita reject, ya gak bisa

1:00:37Di merge dan lain-lain

1:00:39Testing di semua browser kah?

1:00:41Bisa di define, browser yang major

1:00:43Atau browser yang mau kita pakai

1:00:45Di device yang mana bisa di define di Chromatic

1:00:47Dan di connect ke browser stack

1:00:51Browser stack ya, buat

1:00:53Ngecek semua browser

1:00:55Nge-screenshot-nya pakai browser stack

1:00:57Jadi setelah update X

1:01:01Tiba-tiba breaking, tapi cuma

1:01:03Di Safari versi

1:01:0513 atau apalah

1:01:07Itu kan cache case yang biasanya kita gak

1:01:09Bisa nge-cache kan, kita belum tentu

1:01:11Nangkep

1:01:13Nah ini dibikin bagus

1:01:15Interface-nya, terus dia bisa komen di github

1:01:17Issunya, langsung udah data

1:01:19Terima kasih

1:01:21Oke

1:01:27Oh ya

1:01:39PRCA

1:01:41PRCA

1:01:43PRCA

1:01:45Mana?

1:01:47Itu tuh

1:01:49Di tengah

1:01:51Di tengah itu lho kan

1:01:53Ini?

1:01:55Ini musuhnya Chromatic

1:01:57Tapi dia gak bikin storybook

1:02:01Competitor ya

1:02:03Oh jadi dia punya sendiri ya

1:02:05I see

1:02:07Kalau ini yang punya

1:02:11Ini punya-nya browser stack

1:02:15Browser stack

1:02:17Oke

1:02:19Nah cuma ngomong-ngomong Chromatic

1:02:25Gue lumayan salut sih

1:02:27Ini storybook kan udah bertahun-tahun ya

1:02:29Cuma kayaknya makin, ya maksudnya

1:02:31Aktif di-maintain, terus progress-nya juga bagus

1:02:33Nah berarti kan

1:02:35Bisa disimpulin, Chromatic-nya

1:02:37Cuan ya, maksudnya income

1:02:39Pemasukannya

1:02:41Minimal tetep, bahkan naik

1:02:43Bisa tetep nge-gaji apa

1:02:45Nge-maintain storybook kan

1:02:47Kalau misalnya mereka customer-nya

1:02:49Sedikit atau gak untung kan

1:02:51Storybook-nya bakal mati kan

1:02:53Berarti orang kebutuhan

1:02:55Visual testing yang sedetail

1:02:57Dan sekompleks itu sebenarnya cukup besar ya

1:02:59Banyak yang pakai

1:03:01Ya lumayan kan

1:03:03Kalau project yang

1:03:05Yang tadinya

1:03:09Well saya berkaca

1:03:11Dari project yang saya maintain

1:03:13Itu ada yang harus

1:03:15WCRG compliance kan

1:03:17Atau accessibility compliance

1:03:19Jadi sebenarnya storybook yang dipakai itu

1:03:21Untuk memastikan

1:03:23Komponen yang kita shipping itu

1:03:25Accessibility-nya

1:03:27Komplai

1:03:29Jadi ada proof-nya

1:03:31Chromatic-nya

1:03:33Yang beneran visual testing

1:03:35Detail-nya itu berarti kan

1:03:37Cukup banyak customer yang

1:03:39Berbayar kan

1:03:41Simplify banget untuk dari

1:03:43Testing dari storybook ke chromatic ya

1:03:45Storybook, nah itu terjebak ya

1:03:47Ke tergantungan

1:03:49Karena bukan terjebak

1:03:51Apa istilahnya ya

1:03:53Saving time

1:03:55Berarti itu bagus kan

1:03:57Maksudnya bikin produk commercial

1:03:59Berbayar dan itu emang sesuatu

1:04:01Yang dibutuhin berguna buat

1:04:03Penggunanya customer-nya

1:04:05Jadi maksudnya bukan ya kalau kata-kata

1:04:07Dibak atau ketergantungan itu kayak

1:04:09Konotasinya negatif kan ya

1:04:11Kayak dikibulin, kayak dimanipulasi

1:04:13Nah kalau ini kan nggak kan, maksudnya

1:04:15Orang tadinya pakai storybook, integrate sama

1:04:17Visual testing product

1:04:19Hosted-nya Chromatic

1:04:21Walaupun sebenarnya sendiri kan

1:04:23Bikin script playwright

1:04:25Atau papitir atau apa juga mungkin bisa

1:04:27Tapi ini dimudahin banget

1:04:29Pakai layanan Chromatic, jadi

1:04:31Customer yang emang ada budget-nya ya udah

1:04:33Kan ada kebutuhan sih sebenarnya

1:04:35Kebutuhannya itu sebenarnya

1:04:37Proof kalau accessibility

1:04:39Kita itu

1:04:41Dari kita time-to-time itu

1:04:43Maksudnya setiap kali

1:04:45Deploy aman

1:04:47Dan ada proof-nya

1:04:49Dan sewaktu kita shipping

1:04:51Peace of mind sama trail

1:04:53Kayak paper trail gitu kan

1:04:55Lebih tempat ini paper trail

1:04:57Udah, karena compliance itu

1:04:59Paper trail

1:05:01Jadi sebelum terjadi

1:05:03Kena sew, kita sudah benerin

1:05:05Pentingnya disitu

1:05:09Oh iya

1:05:11Kalau itu harus ya, mau nggak mau ya

1:05:13Iya

1:05:15Dan daripada kita

1:05:17Nge-check satu persatu di semua device

1:05:19Cape juga gaji

1:05:21Lebih mahal dan ngabisin waktu

1:05:23Anggap aja

1:05:25Wow kita mau pakai Chromatic karena

1:05:27Mau stay idealist, harus

1:05:29Open source semua misalnya

1:05:31Mereka gaji lah kita yang

1:05:33Gak tahu cara bikin

1:05:35Visual regression testing yang

1:05:37Mumpuni gitu ya

1:05:39Karena Chromatic kan sudah

1:05:41Invest

1:05:43Ribuan jam, ribuan

1:05:45Udah ada sistemnya juga kan

1:05:47Banyak banget, khusus hanya untuk itu

1:05:49Sedangkan kita kan nggak ahli

1:05:51Untuk membuat visual regression

1:05:53Testing

1:05:55Jadi ya mahal

1:05:57Investin mana untuk

1:05:59Membeli sebuah service itu

1:06:01Pasti efisien membeli service kan

1:06:03Ada trade-off lah

1:06:07Dan dari sisi

1:06:09Budget juga, kembali ke budget

1:06:11Dan efisiensi

1:06:13Lebih efisien kalau pakai

1:06:15Service yang sudah ada dan bagus

1:06:19Berarti mereka bisa nge-balance itu kan

1:06:23Punya

1:06:25Produk commercial, punya produk

1:06:27Hosted commercial dengan segala

1:06:29Kemudahannya

1:06:31Mereka sebagian dilarikan ke

1:06:35Open source kan bikin storybook, tapi dari situ juga

1:06:37Dapat input

1:06:39Ya oleh semua yang pakai

1:06:41Storybook kan, kebutuhannya

1:06:43Kebutuhannya UI

1:06:45Component design itu kayak gimana ya

1:06:47Dapat input juga buat bikin produk

1:06:49Commercial, produk berbayar mereka

1:06:51Juga bisa diimprove lebih bagus lagi kan

1:06:53Karena datanya, apa inputnya

1:06:55Banyak

1:06:57Oke, ada lagi

1:07:01Yang mau dibahas sekitar

1:07:03Storybook

1:07:05Ad-ons, bahas sedikit aja ya

1:07:07Buku aja tuh, halaman ad-ons

1:07:09Nah ini ada yang menarik

1:07:13Ad-ons yang menarik apa

1:07:15Aja kira-kira

1:07:17Kalau yang wajib, kayaknya di install

1:07:19By default ya itu

1:07:21Tadi accessibility

1:07:23Terus sisanya, itu yang popular sih

1:07:25Ini ya

1:07:27Kalau teams itu

1:07:29Kalau yang by default

1:07:31Dark mode, light mode doang

1:07:33Tapi kan kadang ada yang pakai high contrast

1:07:35Atau semacamnya

1:07:37Itu juga udah lama kok, sekarang udah masuk

1:07:39Di mainnya kalau nggak salah

1:07:41Accessibility, yang tadi accessibility

1:07:43Test runner

1:07:45Oh yang centang itu

1:07:47Centang biru tuh official kayaknya

1:07:49Kalau yang

1:07:51Standard ya itu tadi accessibility

1:07:53Dark mode, light mode, tapi kayak kelihatannya

1:07:55Ada diming yang lebih

1:07:57Custom lagi

1:07:59Yang itu tadi, kalau misalnya selain dark mode

1:08:01Light mode, kita mau define

1:08:03High contrast atau semacamnya

1:08:05Yang berguna

1:08:07Terus test runner, itu tadi

1:08:09Oke, test runner itu untuk

1:08:11Kalau kita udah punya existing test yang

1:08:13Pake jazz atau testing library

1:08:15Bisa dijalani dari storybook

1:08:19Ini selera ya, kalau gue sih tetap

1:08:21Lebih enak dari CLI aja sih kan

1:08:23PNPM test atau PNPM test watch

1:08:25Cuma kalau, ya mungkin

1:08:27Ini lebih ke collocate sih

1:08:29Apa, kayak di contoh

1:08:31Landing page-nya tadi, jadi

1:08:33Sambil ngejalanin test

1:08:35Sambil lihat UI-nya kayak gimana

1:08:37Jadi ya, itu bisa

1:08:39Berguna juga

1:08:41Terus yang oke juga tadi tuh

1:08:43Scroll ke atas, mock service worker

1:08:45Itu buat

1:08:47Faking API call

1:08:49Kalau misalnya

1:08:51In the real world kan

1:08:53Komponen yang, misalnya komponen

1:08:55Udah di jahit lah, udah jadi satu

1:08:57Udah jadi, apa tadi, template ya

1:08:59Kalau pakai balasannya atomic design

1:09:01Pasti ada, apa

1:09:03Smart komponennya, kalau yang react tadi kan

1:09:05Udah ada fetching-nya

1:09:07Ya jangan, apa, kita pedel

1:09:09Cuma pengen nge-test UI-nya, jadi

1:09:11Bisa diatur biar enggak

1:09:13Fetch ke API beneran

1:09:15Tanpa kodang atik dari

1:09:17Kode react-nya sendiri

1:09:19Jadi nggak usah if

1:09:23Lagi jalan, nggak

1:09:25Kita nggak harus capai-capai ngedetek

1:09:27Ini lagi jalan di storybook atau bukan

1:09:29Kalau lagi jalan dari storybook

1:09:31Fetch-nya ke fake data

1:09:33Atau fake API, nggak usah kayak gitu

1:09:35Jadi tetap nggak usah kodang atik

1:09:37Oh, udah otomatis ya

1:09:39Langsung ya

1:09:41Kita nge-replace

1:09:43Limpa request ke

1:09:45Ya kita define aja API

1:09:47URL-nya apa, direplace

1:09:49Pakai apa

1:09:51Sisanya jujur nggak pernah pakai

1:09:53Kayak integrasi Figma, Zeppelin

1:09:55Dan lain-lain

1:09:57Zeppelin ini kayak Figma

1:09:59Beda ya?

1:10:01Ya, mirip-mirip gitu

1:10:03Mirip-mirip ya

1:10:05Kalau itu, addons-nya

1:10:09Rata-rata use case spesifik banget sih

1:10:11Yaitu kayak bentuk grid tertentu

1:10:13Atau deeming tertentu

1:10:15Tapi yang addons

1:10:17Yang mungkin berguna juga

1:10:19Cuma gue belum nyobain

1:10:21Itu yang buat framework integration

1:10:23Kayak yang apa?

1:10:25Ada komponen-komponen

1:10:27Yang khusus Next.js

1:10:29Ada kode Next.js-nya

1:10:31Nah, itu bisa di

1:10:33Bisa ditimpal

1:10:35Sama si

1:10:37Storybook

1:10:39Lupa namanya apa

1:10:41Ada addons buat routing juga

1:10:43Itu kan tadi ketengan kan

1:10:45Misalnya satu per satu

1:10:47Komponen, nah kalau mau

1:10:49Simulate routing juga bisa

1:10:51Cuma lupa namanya apa sih

1:10:53Oke

1:10:55Oke

1:10:57Ada lagi kah?

1:10:59Sebelum kita menuju

1:11:01Ke segmen terakhir

1:11:03Itu tuh ada komen berharap

1:11:05Pemerintah kita ada UI UX

1:11:07Storybook

1:11:09Kalau pemerintah kita sih

1:11:11Maaf-maaf ya gatau ya

1:11:13Masih jauh kayaknya ya

1:11:15Nah, kalau mau pindah keluarga negara

1:11:17Ke Inggris, beneran ada tuh

1:11:19Di private chat

1:11:21Pemerintah UK itu

1:11:25Punya design system sendiri

1:11:27Dan itu didokumentasiin

1:11:29Pakai Storybook

1:11:31Buka aja

1:11:35Open source ya gitu

1:11:37Jadi semua

1:11:43Situs pemerintah

1:11:45Harus follow ini ya

1:11:47Ya pake standar yang sama

1:11:49Standar yang sama

1:11:51Gitu dong, kalau engga nanti banner

1:11:53Isinya foto

1:11:55Foto pecah

1:11:57Besar banget

1:11:59Buduh banget

1:12:01Terus itu lagi apa

1:12:03Informasi yang dicari sulit banget

1:12:05Terus engga dimenting

1:12:11Loh, kok jadi undang-undang sih

1:12:13Cuma kalau ada

1:12:15Storybook gini, mengurangi budget

1:12:17Pengadaan, nanti ga bisa bikin

1:12:19Ga bisa propose budget bikin dari awal lagi

1:12:21Karena komponen-komponennya udah ada semua

1:12:23Waduh gimana ini

1:12:25Ada saran untuk kami

1:12:29Pemula belajar full stack?

1:12:33Belajar partial stack dulu

1:12:35Iya, jangan full

1:12:37Jangan full ya

1:12:39Fokus-fokus, belajar satu-satu

1:12:41Mau back-end dulu boleh

1:12:43Front-end dulu

1:12:45Jangan langsung semuanya

1:12:47Berat

1:12:49Atau larapel aja, silahkan

1:12:51Atau WordPress aja

1:12:53Pake framework yang sudah full stack ya

1:12:55Jadi belajarnya lebih gampang

1:12:57WordPress aja dulu

1:12:59Kan sudah ada full side editing

1:13:03Sudah tinggal drag-and-drop

1:13:05Tapi kayaknya iya deh, tetep aja

1:13:09Pilih salah satu dulu, mana yang keliatan

1:13:11Paling menarik

1:13:13Front-end dulu atau back-end dulu, abis itu

1:13:15Pelan-pelan ya

1:13:17Dibuat lebih full

1:13:19Iya, kan sekarang tuh

1:13:21Cenderung lebih

1:13:23Apa ya, kalau dulu kan

1:13:25Misalkan kita belum, tools-nya belum terlalu banyak

1:13:27Misalkan kita mau

1:13:29Punya database, bingung

1:13:31Dimana, harus punya temen yang bisa back-end

1:13:33Kalau sekarang misalkan

1:13:35Kita bisa pakai

1:13:37Open API kan, misalkan ada API

1:13:39Yang sudah terbuka, atau kita mau

1:13:41Pakai semacam firebase, superbase

1:13:43Gitu ya, yang sederhana

1:13:45Datanya bisa kita input

1:13:47Manual

1:13:49Terus udah bisa di-consume

1:13:51Begitu juga sebaliknya, kalau anak

1:13:53Back-end, mau pakai front-end

1:13:55Kan sekarang ada yang bisa drag-and-drop lah

1:13:57Apa segala macam, banyak

1:13:59Ya, macem-macem lah

1:14:01Jadi

1:14:03Apa ya, belajar

1:14:05Setengah dulu atau

1:14:07Satu bagian dulu juga

1:14:09Gak ada masalah, kalau dulu mungkin

1:14:11Nah, terus, ini

1:14:13Tetep usahakan jadi T-shape

1:14:15Developer kan, ada istilahnya

1:14:17Berbentuk, itu maksudnya

1:14:19Kita punya peketahuannya

1:14:21Cukup luas, ya walaupun

1:14:23Nggak dalam-dalam amat

1:14:25Luas, terus ada satu bagian

1:14:27Yang dalam

1:14:29Yang lebih dalam

1:14:31Oke

1:14:33Oke

1:14:35Kalau, apa ya, kalau ngejar

1:14:37Pengetahuan terlalu dalam, terlalu skillful

1:14:39Tapi luas banget, kita malah jadi

1:14:41Palu gede, cuma, kayak apa

1:14:43Nggak kuat-kuat banget di bagian

1:14:45Manapun kan

1:14:47Sama itu

1:14:49Sama harus

1:14:51Di-decide juga, ditentukan juga

1:14:53Full stack itu apa? Ini kan

1:14:55Kayak masih abu-abu kan

1:14:57Full stack itu apakah front-end, back-end doang

1:14:59Atau front-end, back-end,

1:15:01DevOps, mobile

1:15:03Itu komen naikin

1:15:05Di bidik gue, maksudnya

1:15:07Cyber security

1:15:09Jadi, ditentukan dulu, mau belajarnya apa

1:15:11Jangan belajar full stack, tapi full stack-nya juga nggak jelas

1:15:13Definisinya apa, didefinisikan aja

1:15:15Oh, saya mau belajar front-end sama back-end

1:15:17Oh, saya mau belajar front-end, back-end sama

1:15:19Mobile

1:15:21Iya

1:15:23Cuma, itu kan definisinya juga nggak

1:15:25Nggak ada yang resmi

1:15:27Nggak ada yang resmi

1:15:29Nggak ada yang benar, nggak ada yang salah

1:15:31Dari satu perusahaan ke perusahaan lain

1:15:33Yang disebut full stack apa, atau front-end apa

1:15:35Back-end apa, juga nggak

1:15:37Sakut kan, kayak contoh Gopal aja tadi

1:15:39Yang Ivan ngasih contoh

1:15:41Storybook, apa

1:15:43Front-end bikin storybook

1:15:45Ivan sebagai back-end, sambil

1:15:47Bikin skema atau data type-nya

1:15:49Nanti Ivan yang

1:15:51Nyambungin ke markup yang

1:15:53Udah dibikin, nah

1:15:55Kalau di tempat gue itu semua kerjaan front-end

1:15:57Ya maunya back-end stop di skema

1:15:59Cuma kan itu tergantung

1:16:01Ya tergantung apalah

1:16:03Workload atau tergantung jumlah orang

1:16:05Tergantung macem-macem kan, jadi nggak

1:16:07Karena dari sisi front-end

1:16:09Mereka masih mikirin

1:16:11Itu tadi

1:16:13Masih mikirin, meskipun sudah diwiring

1:16:15Mereka masih harus kayak

1:16:17Mobile view, responsif

1:16:19Accessibility

1:16:21Dan

1:16:25Macem-macem lainnya, kayak

1:16:27Apa namanya, lebih

1:16:29Itu aja hal itu

1:16:31Browser compatibility, mereka itu

1:16:33Sisi front-end, luas loh

1:16:35Yang harus di mereka pikirin

1:16:37Iya, tapi maksudnya apa

1:16:39Yang gue alamin adalah

1:16:41Selain mikir itu semua juga nyambungin

1:16:43Ke skema, maksudnya itu kan

1:16:45Kenapa, karena

1:16:47Karena si developer yang

1:16:49Abis bikin skema itu

1:16:51Udah harus kerjain hal lain lagi, jadi

1:16:53Maksudnya emang oke lah

1:16:55Team

1:16:57Manajemen itu kan bagi workload juga ya

1:16:59Jadi ya emang kebutuhannya

1:17:01Gitu, jadi nggak bisa

1:17:03Dipukul rata

1:17:05Karena nggak kebayang

1:17:07Gua memperan end branding aja

1:17:09Sebetulnya sih

1:17:11Mid-end kali, box-to-box

1:17:13Box-to-box, mid-end

1:17:15Box-to-box

1:17:17Mid-fielder

1:17:19Ini kan

1:17:21Ini kan konteks developer ya

1:17:23Mid-ender ya

1:17:25Box-to-box, mid-ender ya

1:17:27Bisa dipakai lah ya

1:17:29Dari depan-belakang

1:17:31Secara instink, attacking lah

1:17:33Di depan, tapi sebenernya

1:17:35Kalau praktek lah, kalau sesuai kebutuhan

1:17:37Maju-mundur, maju-mundur ya boleh lah

1:17:39Unting beres

1:17:41Jadi Safi dan Iniesta dong ya

1:17:45Boca-boca yang nonton bingung gitu

1:17:47Safi kan pelatih

1:17:49Kaga nonton pas main

1:17:51Ini ya banyak yang

1:17:53Apa kabarnya yang nonton

1:17:55Guardiola main

1:17:57Nonton Guardiola penyiar rambut

1:17:59Frank Raikert ya, Frank Raikert main

1:18:01Juga keren dulu

1:18:03Atau Van Basten

1:18:05Oke

1:18:07Cuma gue cium nuain lu inget

1:18:11Pas Guardiola masih penyiar rambut sih

1:18:13Ini gak penting sama sekali

1:18:15Oke

1:18:17Sekmen terakhir

1:18:19Pilih topik, pilih topik

1:18:21Ayo kita pilih ini

1:18:23Ada beberapa

1:18:25Mid-fielder aja lah, mid-ender

1:18:27Eh by the way, Van

1:18:29Minggu depan kita ini kan ya

1:18:31Iya, jadi pilih topik lah

1:18:33Buat itu, rekaman ya

1:18:35InsyaAllah rekaman ya

1:18:37Kita mau voting lagi ya topiknya

1:18:39Mau voting?

1:18:41Mau yang mana? Mau voting

1:18:43Atau mau langsung tunjuk? Terserah

1:18:45Voting lah demokratis

1:18:47Sedikit sekali-sekali

1:18:49Apa aja yang mau di voting?

1:18:51Apa ya?

1:18:53Problem solving tuh

1:18:55Bagus tuh

1:18:57Boleh

1:18:59Problem solving

1:19:01AI assisted coding

1:19:03Jangan-jangan-jangan, simpan-simpan

1:19:05Setembar, setembar

1:19:07Semantik

1:19:09Computational thinking ya

1:19:11Computational thinking

1:19:13Terus

1:19:15Topik

1:19:17Semantik versioning

1:19:19Topik minggu depan

1:19:21Computational thinking

1:19:23Mendingan

1:19:25Kan kita nggak live kan, jadi nggak

1:19:27Begitu interaktif, nggak apa-apa

1:19:29Terus tadi apa?

1:19:31Yang kedua?

1:19:33Yang

1:19:35Semantik versioning juga

1:19:37Terlalu pendek sih

1:19:39Kalau nggak live nggak ada yang gomong

1:19:41ECMA script 2025

1:19:43Nah boleh, kita cuma bahas

1:19:45ECMA

1:19:47Jadi computational thinking nanti ya, disimpan ya

1:19:49ECMA

1:19:51Script 2025

1:19:53Kita juga yang nantuin

1:19:55Yang kedua? Ada lagi nggak?

1:19:57Atau kita mau langsung veto aja?

1:19:59Veto aja deh

1:20:01Veto ya?

1:20:03Katanya mau demokratis gimana sih

1:20:05Veto aja

1:20:07Gak bakat jadi pemimpin demokratis

1:20:11Dependensi injection

1:20:13ECMA script

1:20:15Kemudian dependensi

1:20:17Injection

1:20:19Terus apa lagi?

1:20:21Tadi kan ECMA

1:20:23Sama satu lagi yang ada

1:20:25Semantik HTML terlalu kecil ya

1:20:29Istimasi

1:20:31CSS unit, beda buku

1:20:35Beda buku nggak sempet

1:20:37Nggak sempet bacanya

1:20:39Oh iya

1:20:41Antara dua itu aja

1:20:43Udah, dua aja ya

1:20:45Gimana nih?

1:20:47Kok nggak bisa di start?

1:20:49Oh bentar, optionnya dikurangin

1:20:51Dua, silahkan

1:20:53Sekitar 5 menit kedepan ditunggu

1:20:57Pollingnya di youtube

1:20:59Teman-teman yang di linkin

1:21:01Nggak bisa ya

1:21:03Bisa kita bantu nggak?

1:21:05Oh nggak bisa juga

1:21:07Ya

1:21:09Atau ngosotin di

1:21:11GitHub issue

1:21:13Discussion

1:21:15ECMA script

1:21:1767%

1:21:19Wow 50/50, jangan sampai 50/50 lah ya

1:21:23Kalau 50/50

1:21:25Nanti kita hak Veto lagi

1:21:27Hak Veto lagi

1:21:29Akhirnya jadi supreme leader lagi

1:21:31Supreme leader

1:21:3360/40, let's go

1:21:35Seru juga ngeliatin

1:21:37Real time-nya

1:21:39Emang bisa lihat di mana?

1:21:41Di youtube

1:21:43Youtube

1:21:45Streamyard nggak mungkin

1:21:47Nggak bisa

1:21:49Udah di ini belum?

1:21:51Balance-nya udah ditambah

1:21:53Belum ke sini?

1:21:55Balance apa tuh?

1:21:57Balance ini, balance

1:21:59Streamyard

1:22:01Bayar gitu

1:22:03Bayar mah udah

1:22:05Kan kemaren kan

1:22:07Overflow ceritanya

1:22:09Iya buat tahun depan

1:22:11Udah balik balance-nya, udah ditambahin

1:22:13Nggak kelihatan, orang nggak ada balance-nya

1:22:15Nggak ada

1:22:17Ditambahinnya tahun depan kan berarti

1:22:19Cuma kayak expire

1:22:21Your subscription is active until

1:22:23Blah-blah-blahnya

1:22:25Kita harus cari ini lagi berarti ya

1:22:27Cari sponsor

1:22:29Sampai tahun depan

1:22:31Yang mau sponsor, yang mau sponsor selanjutnya

1:22:33Kantor-kantornya

1:22:35Mungkin ada yang mau sih

1:22:37Jadi kayak jualan di

1:22:39Selling banget

1:22:41Atau kalau ada yang butuh

1:22:45Konsultasi

1:22:47Seputar

1:22:49Performance

1:22:51Jangan ngejenjin yang aneh-aneh deh

1:22:53Oh performance, ya udah ifang aja

1:22:55Iya maksudnya

1:22:57Mending

1:22:59Capability sama

1:23:01Mas Riza atau itu sama

1:23:03Mbak Eka

1:23:05Yang butuh training boleh

1:23:07CSS tooling

1:23:09Yang mau private

1:23:11Kayaknya cari duit banget nih

1:23:13Oke 2 menit lagi

1:23:17Nggak sibuk kan

1:23:19Berapa menit kita

1:23:21Pokoknya sampai 21-25

1:23:23Kurang lebih

1:23:25Apa udah cukup?

1:23:27Terus?

1:23:29Menang lagi aja

1:23:31Bener juga sih

1:23:33Tapi

1:23:35Bahas ini

1:23:37Nanti dia sedih

1:23:41Nanti dia sedih

1:23:43Bahas ini

1:23:45Bagaimana cara

1:23:47Bikin workshop yang

1:23:51Keren

1:23:53Susah itu

1:23:55Soalnya pembawaan dia keren banget

1:23:57Kita nggak bisa nyiru itu

1:23:59Susah banget

1:24:01Gak menghipnotis sih

1:24:03Dia sendiri

1:24:05Yang menguasai materi jelas

1:24:07Dan entusias

1:24:09Kayak nge-delivernya itu bikin kita

1:24:11Kehub

1:24:13Kecantol

1:24:17Yang tadinya nggak begitu niat untuk ngikut

1:24:19Akhirnya jadi keren banget

1:24:21Padahal kita udah tau itu sebenarnya

1:24:23Fitur-fiturnya udah tau ya

1:24:25Tapi begitu dia demokan itu

1:24:27Kayak kita ini banget

1:24:29Wow ya kita sekarang bisa

1:24:31Bikin ini

1:24:33Itu kan sebetulnya hal yang bisa

1:24:35Dibaca kan artikelnya ada

1:24:37Dispec juga ada itu hal yang

1:24:39Ya oke kita bisa bikin ini

1:24:41Cuma di-deliver dan ditunjukin

1:24:43Dengan code dan

1:24:45Ada outputnya juga kita bisa bikin

1:24:47Ini itu dengan convincing aja

1:24:49Ya jadi

1:24:51Mungkin sedikit background sambil

1:24:53Menunggu temen-temen yang voting

1:24:55Kita waktu itu ikutan

1:24:57Workshopnya di

1:24:59Ioconnect ya

1:25:01Di Beijing ya

1:25:03Iya di Beijing ketemu

1:25:05Sama Mas Adam Ajalnya langsung

1:25:07Nah kalo temen-temen penasaran

1:25:09Workshopnya materinya apa sih

1:25:11Ada di Youtube cari aja

1:25:13Saya posting nih ada

1:25:15Jadi walaupun

1:25:17Tidak tetap muka ya

1:25:19Kalau kemarin kan kita langsung ketemu kan

1:25:21Mungkin energinya agak beda

1:25:23Tapi topiknya sama

1:25:25Dia bikinin

1:25:27Di rekam

1:25:29Di rekam sesi workshopnya

1:25:31Tapi di studio

1:25:33Bukan pada saat itu

1:25:35Kalo gak salah Pak Dika sempet

1:25:37Nerekam ya tapi gak tau apakah

1:25:39Di apa namanya

1:25:41Di publish di

1:25:43Youtube nya dia atau gak

1:25:45Anyway

1:25:47Anyway

1:25:49Sudah nih hasilnya apa

1:25:51Hasilnya adalah ECMAScript

1:25:5367%

1:25:57Jadi ditunggu aja

1:25:59Minggu depan kita akan bahas tentang

1:26:01ECMAScript 2025 ada fitur apa

1:26:03Aja yang baru

1:26:05Kemungkinan besar kita gak live

1:26:07Jadi kita rekaman dulu karena

1:26:11Evan tidak bisa hadir

1:26:13Di alis lat saya

1:26:15Untuk malam ini sekian dulu

1:26:17Terima kasih banyak buat semuanya

1:26:19Diskusinya seru

1:26:21Mudah-mudahan kita ketemu lagi minggu depan

1:26:23Di Selasa Malam jam

1:26:258 malam

1:26:27Selamat malam semuanya

1:26:29Sampai jumpa bye bye

1:26:41Jika Anda mencari tau mengenai layanan web hosting terbaik

1:26:43Kami pastikan Anda berada

1:26:45Di tempat yang tepat

1:26:47Dengan Domainesia dapatkan pengalaman

1:26:49Memunakan layanan hosting yang lebih baik

1:26:51Dengan SSD berperforma tinggi

1:26:53Dalam infrastruktur cloud

1:26:55Yang telah dioptimalkan untuk kebutuhan personal

1:26:57Maupun bisnis

1:26:59Teknologi ini memungkinkan Anda memperoleh

1:27:01Layanan yang lebih stabil serta proteksi

1:27:03Dari korupsi data

1:27:05Hosting Domainesia juga telah mendukung

1:27:07Node.js, Python, Ruby, Go

1:27:09PHP, Java, serta binary Linux

1:27:11Lebih dari 200.000 pelanggan telah mempercayakan

1:27:15Layanan hosting di Domainesia

1:27:17Kepercayaan yang kami jaga dengan

1:27:19Garansi uptime 99,9%

1:27:21Serta garansi uang kembali 100%

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Komentar