Ngobrolin Buku "Refactoring to Collections" - Ngobrolin WEB
Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://ksana.in/ngobrolinweb Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.
Ringkasan Episode
Bantu KoreksiEpisode ini membahas buku "Refactoring to Collections" karya Adam Wathan, seorang pengembang yang dikenal luas sebagai pencipta Tailwind CSS. Pembahasan diawali dengan latar belakang ketertarikan Ivan terhadap kode yang clean dan maintainable, di mana ia memiliki prinsip bahwa dalam tim bekerja, setiap orang harus dapat digantikan (everyone is replaceable) dan tidak boleh ada "superhero" yang bergantung pada satu orang saja. Buku ini menarik perhatian karena mengajarkan konsep menulis kode tanpa loop dan conditional statement yang berlebihan, mengarah ke gaya pemrograman yang lebih deklaratif daripada imperatif. Buku ini juga menonjol karena menggunakan contoh production code yang nyata, bukan sekadar contoh "Hello World" atau "Animal extends Dog" yang kurang praktikal. Selain membahas inti isi buku yang mencakup penggunaan higher-order function seperti map, filter, dan reduce untuk mengubah kode menjadi lebih bersih dan mudah dipelihara, episode ini juga membahas topik pembelajaran dari buku secara umum. Para pembicara dan audiens sepakat bahwa buku sangat cocok untuk topik-topik "evergreen" yang tidak cepat berubah seiring waktu, seperti konsep dan pola berpikir dalam pemrograman, berbeda dengan tutorial framework yang sering berubah setiap beberapa bulan. Episode ini ditutup dengan rekomendasi buku-buku lain yang menarik seperti "The Phoenix Project," buku-buku karya Adi Osman, serta "Halo Coding" karya Hilman, dengan harapan episode bedah buku ini dapat dilanjutkan secara rutin untuk meningkatkan literasi dan memberikan perspektif baru dalam pembelajaran pemrograman.
Poin-poin Utama
- •Refactoring ke Collection - Mengubah kode imperatif dengan loop dan conditional bertingkat menjadi pendekatan deklaratif menggunakan method collection seperti filter(), map(), dan reduce() membuat kode lebih mudah dibaca dan dimaintain.
- •Kode untuk Manusia - Menulis kode bukan hanya untuk mesin, tapi terutama untuk manusia (diri sendiri dan tim). Kode yang mudah dipahami mengurangi WTF per menit saat membaca dan mempermudah kolaborasi tim.
- •No If, No Loop - Prinsip Never Write Another Loop mengajarkan menghindari explicit for/while loop dan if-else bertingkat. Sebagai gantinya, gunakan higher-order function dan method chaining yang lebih ekspresif.
- •Everyone is Replaceable - Dalam tim kerja, tidak boleh ada superhero yang bergantung pada satu orang. Kode harus ditulis dengan standar yang memungkinkan siapapun untuk mengambil alih dan melanjutkan pekerjaan.
- •Make it Work, Make it Beautiful - Definition of done bukan hanya kode berjalan, tapi juga kode yang sudah rapi dan refactored. Proses: tulis imperatif dulu (make it work), lalu refactor menjadi deklaratif (make it beautiful).
- •Early Return dan Konsistensi - Teknik seperti early return, satu tipe data return, dan konsistensi code style membantu mengurangi kompleksitas kognitif saat membaca kode.
- •Menulis Kode Hanya 25% - Dari 100% waktu development, hanya 25% untuk menulis kode, 50% untuk berpikir/imajinasi, dan 25% untuk testing. Refactoring adalah langkah penting setelah kode berjalan.
Suka episode ini?
Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!
Episode Terkait
7 Mei 2024
Ngobrol dan Diskusi Bebas - Ngobrolin WEB
Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...
4 Feb 2025
Ngobrolin Video Player - Ngobrolin WEB
Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...
22 Jul 2025
Bedah Buku Problem Solving 101 - Ngobrolin WEB
🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #NgobrolinWEB! Malam ini kita akan membedah buku Problem Solving 101. Masih bersama Ivan da...