EP 126

Ngobrolin SEO - Ngobrolin WEB

Bagikan:

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. Topik, tautan dan pertanyaan menarik bisa dilayangkan ke https://ksana.in/ngobrolinweb 🎙️ New to streaming or looking to level up? Check out StreamYard and get $10 discount! 😍 https://streamyard.com/pal/d/5512398643920896 Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Episode Ngobrolin WEB ini membahas topik SEO (Search Engine Optimization) secara mendalam, terutama relevansinya di era AI dan perubahan landscape mesin pencari modern. Diskusi dimulai dengan pertanyaan mendasar: apakah SEO masih relevan ketika orang beralih menggunakan AI untuk mencari informasi? Pembicara menjelaskan bahwa meskipun AI semakin populer, SEO tetap penting karena hasil pencarian Google sekarang menampilkan jawaban AI-generated di bagian atas, yang kemudian diikuti oleh link-link website. Episode ini mengeksplorasi sejarah singkat SEO dari era directory listing seperti Yahoo, hingga lahirnya Google yang menggunakan crawling dan indexing. Pembicara juga membahas perbedaan algoritma antar search engine dan fakta bahwa tidak ada yang benar-benar mengetahui secara pasti sinyal apa yang digunakan oleh mesin pencari, hanya ada guideline dan best practice. Diskusi kemudian berfokus pada perspektif web developer mengenai SEO, menekankan bahwa SEO yang baik pada dasarnya adalah tentang accessibility, semantic HTML, dan struktur konten yang proper. Episode ini juga menyentuh topik-topik teknis seperti hierarchical heading (H1-H6), canonical links untuk menghindari duplicate content, penggunaan alt text pada gambar, meta tags untuk social media sharing (Open Graph dan Twitter Cards), schema markup, dan pentingnya Core Web Vitals. Pembicara menekankan bahwa konten berkualitas tetap menjadi faktor utama, dan SEO hanyalah optimasi - bukan cara untuk memanipulasi sistem. Di bagian akhir, pembicara membahas berbagai tools SEO yang tersedia, mulai dari gratis seperti Google Search Console dan browser extension SEO Quake, hingga tools berbayar seperti SEMrush dan Ahrefs untuk kebutuhan yang lebih komprehensif seperti keyword research dan competitor analysis.

Poin-poin Utama

  • SEO tetap relevan di era AI karena mesin pencari modern seperti Google mengintegrasikan jawaban AI-generated di bagian atas hasil pencarian, diikuti oleh link-link website yang teroptimasi dengan baik
  • Sejarah SEO berkembang dari era directory listing manual (Yahoo) menuju sistem crawling dan indexing otomatis yang diperkenalkan Google, yang kemudian berkembang dengan berbagai aturan untuk mencegah penyalahgunaan seperti keyword stuffing
  • Setiap search engine memiliki algoritma yang berbeda dan tidak ada yang mengetahui secara pasti sinyal apa yang digunakan, sehingga web developer hanya bisa mengikuti guideline dan best practice yang tersedia
  • Dari perspektif web developer, SEO yang baik pada dasarnya bertumpu pada accessibility, semantic HTML, dan struktur konten yang proper - bukan trik-trik manipulatif
  • Hierarchical heading yang benar (satu H1 per halaman, diikuti H2, H3, dst.) sangat penting untuk membantu crawler memahami struktur dan fokus konten halaman
  • Canonical links diperlukan untuk menghindari masalah duplicate content, terutama ketika satu konten dapat diakses melalui multiple URL atau ketika melakukan cross-posting ke platform lain
  • Penggunaan alt text pada gambar, meta tags untuk social media (Open Graph dan Twitter Cards), schema markup, dan performa Core Web Vitals adalah elemen teknis penting dalam SEO modern
  • Konten berkualitas tetap menjadi faktor utama dalam SEO - website dengan konten bagus akan tetap mendapatkan traffic meskipun optimasi SEO-nya biasa saja, sementara konten jelek dengan SEO bagus akan menyebabkan high bounce rate
  • Tersedia berbagai tools SEO mulai dari gratis (Google Search Console, SEO Quake browser extension) hingga berbayar (SEMrush untuk keyword research dan content marketing, Ahrefs untuk competitor analysis dan backlink tracking)
Transkrip Bantu Koreksi

0:00[musik]

0:10[dialog musik]

0:14[musik]

0:18seru

0:19ini ceritanya kita lagi didalam lift lagi menuju ke lantai berapa nih?

0:25lantai 10

0:26selamat malam semua

0:29apakabar?

0:31kenapa musiknya gini?

0:33apakabarnya?

0:35daripada

0:37musik bingung

0:39[musik]

0:41biar lucu aja

0:43apakabarnya semua? mudah-mudahan sehat-sehat ya

0:45sehat-sehat selalu

0:47iya

0:49sekarang musim

0:51musim hujan

0:53musim pancarobak

0:55nggak sih pancarobak musim hujan

0:57menuju panas

0:59kalau masih sering

1:01hujan ya?

1:03masih di sini masih

1:05ada hujan-hujan ya

1:07iya

1:09iya

1:11gimana sehat-sehat semua?

1:13sehat-sehat semuanya

Lihat transkrip lengkap

1:15kejalan lancar

1:17iya

1:19gimana ada curhat apa?

1:21soal kerjaan? lho

1:23[tertawa]

1:25kita buka

1:27apa? telpon

1:29siapa yang mau telpon?

1:31curhatan

1:33developer

1:35[tertawa]

1:37iya, jadi

1:43malam hari ini

1:45kita akan membahas tentang

1:47topik yang direquest

1:49SDO ya

1:51[tertawa]

1:55[tertawa]

1:59iya, ini

2:01generated by AI

2:03iya

2:05padahal awalnya sudah senang

2:07"wah bagus ini panjang"

2:09[tertawa]

2:11tapi begitu baiknya yang paling bawah

2:13"oh oh"

2:15nggak apa-apa

2:17yang penting kan

2:19pasti gitu jangan-jangan

2:21kenapa? iya jangan-jangan ngomongnya gitu ya

2:23beneran, beneran gitu ya

2:25kita terlalu berburu khansa ya

2:27coba aja, coba

2:29tes AI detector

2:31ada kayak aja online

2:33terus

2:35[tertawa]

2:37jangan, jangan

2:39nggak apa-apa, entah ini AI atau nggak

2:41ya, kita aplikasi

2:43pertanyaannya, kita aplikasi juga

2:45iya, topiknya menarik

2:47makanya kita pengen langsung bahas

2:49jadi malam hari ini kita akan

2:51bahas tentang SDO

2:53yang

2:55apakah masih

2:57relevan karena dihadir

2:59sama video

3:01terus video pendek

3:03dan juga AI

3:05katanya kabarnya

3:07orang tidak menggunakan search engine lagi

3:09kalau saya sih masih ya

3:11masalahnya kita

3:13ngetik di search engine pun

3:15di google, search google

3:17yang paling atas sekarang AI

3:19kita punya nanya LLM

3:21semenjadinya

3:23iya, iya, iya

3:25nanti kita bahas soal itu

3:27ya pokoknya trendnya udah bergeser

3:29yes, jadi

3:31kita mulai dari

3:33basic ya, dari basic banget

3:35tentang

3:37fundamental dari SEO itu sendiri

3:39sebenarnya SEO itu apa

3:41dan

3:43manfaatnya apa

3:45kalau SEO kan

3:47search engine optimization

3:49optimization, kita mengoptimalkan

3:51halaman atau situs web

3:53kita untuk search engine

3:55makanya jawabannya sebenarnya

3:57udah lengkap banget di resource nya

3:59google search

4:01iya

4:03selamat malam Dui, selamat malam

4:05Foxy

4:07Foxy Lizze

4:11Himang Hoop

4:13search sekarang

4:15langsung AI yang disarankan

4:17yang sarankan

4:19jadi web, iya

4:21AI kan sekarang udah ada

4:23search nya kan, fitur search nya

4:25jadi bisa aja kita

4:27cari

4:29satu topic dia akan

4:31memberikan saran

4:33banyak gitu

4:35banyak link dan sudah

4:37tertata rapi jawabannya

4:39jadi bisa dibaca

4:41bisa diklik juga

4:43apalagi ada yang mode-mode kayak perplexity

4:45perplexity

4:47search engine pun sekarang sudah

4:49ya tadi ya seperti Eka bilang ya kita googling

4:51diatasnya itu udah AI generated

4:53pakai Brave AI

4:55generated, pakai Microsoft

4:57iya kayaknya ya Bing ya

4:59ya gitu lah pokoknya hampir

5:01semua ya, kayaknya yang paling pertamanya

5:03kasih AI generated itu

5:05Bing deh yang paling awal

5:07tapi itu sarannya

5:09aneh gitu sampai dia jadi gini

5:11kalau kita pengen buat suatu

5:13kalau tanya search engine lain

5:15jawabannya normal normal lah standard

5:17kalau Bing jawabannya

5:19kadang suka ekstrim karena

5:21LLM nya

5:23nah ini mungkin dari introduction

5:25bagus deh, maksudnya susunannya

5:27ini udah itu banget

5:29dari introduction yang kiri atas

5:31kiri atas

5:35kiri atas, atasnya lagi

5:37atasnya lagi

5:39introduction, kiri atas

5:41nah atasnya lagi

5:43blablabla

5:45nah what is SEO?

5:47the process of

5:51making your site better

5:53for search engine

5:55it's also

5:57the job title of

5:59a person who does

6:01this for a living

6:03jadi ini seperti kerjaan

6:05position nya

6:07SEO

6:09saya anak front-end, anak web-end, anak

6:11SEO

6:13udah jadi profesi

6:15betul-betul-betul

6:17kalau kita punya website

6:19yang di hosting

6:21di blogger, atau Wix

6:23atau Squarespace, atau yang lain

6:25ya mungkin

6:29ya kayaknya semua website ya

6:31kita harus mikirin

6:33kira-kira kalau orang search

6:35kalau bisa

6:37hasilnya website kita

6:39ada di halaman-halaman awal

6:41kalau di mesin pencari

6:45kalau sedikit

6:47sejarahnya kenapa ini ada

6:49karena jaman dulu kan

6:51web itu kan sedikit ya

6:53nggak perlu

6:55jaman dulu website itu sedikit sehingga

6:59waktu jaman itu

7:01pencarian belum ada

7:03pencarian web itu belum ada

7:05adanya index

7:07semua crawling kan

7:09buat list seluruh website yang ada

7:11jadi kayak directory

7:13directory listing

7:15kayak elopegis

7:17kan semua nomor

7:19telpon yang ada

7:21itu berarti directory kayak mengindex

7:23semua alamat website yang ada

7:25actually directorinya

7:27nggak melakukan index

7:29kita yang submit ke directory itu

7:31kalau kita mau di list

7:33jaman itu

7:35jadi yang pertama kali

7:37saya nggak tahu siapa

7:39tetapi yang sempat terkenal dan besar itu

7:41yahoo

7:43yahoo awalnya

7:45yang gede

7:47sebelum

7:49altavista

7:51altavista

7:55google itu

7:57tahun

7:5990an

8:01awal deh

8:03baru mulai

8:05crawling kan

8:07dia istilahnya mendownload semua website

8:09yang ada di world wide web

8:11ke satu server

8:13itu dia pelajari jadi kayak machine learning

8:15dikait-kaitkan

8:17link ya

8:19link dan lain-lain itu

8:23dan setelah itu baru

8:25mulai

8:27yang namanya

8:29google berkembang terus

8:35naik dan google

8:37membuat aturan

8:39beberapa aturan karena mulai banyak yang

8:41di abuse

8:43menyalahgunakan

8:45banyak dulu trik-triknya

8:47pas pertama kali melajar

8:49itu kayak

8:51keyword stuffing untuk kontennya

8:53buat tepatnya dimasukkan situ

8:55tapi apa warnanya

8:57dibikin sama kayak background

8:59biar ngumpet

9:01atau di satu pixel

9:03tadinya sih malah nggak disamarin sama sekali

9:05terus sama-sama disamarin

9:07lama-lama

9:09sama-sama sekarang udah nggak laku

9:11nah karena

9:13web makin banyak jadi

9:15directory listing itu udah makin

9:17nggak relevan karena mau nyari

9:19sesuatu jadi susahan

9:21akhirnya lebih mudah nyari pakai

9:23search engine

9:25lahir lah SEO

9:27jadi bagaimana mengoptimasi

9:29situs kita supaya bisa

9:31dimengerti oleh si crawler

9:33dan

9:35disimpen dan saat ada

9:37pencarian keyword

9:39yang dicari website kita

9:41menjadi relevan

9:43dan itulah proses

9:45SEO

9:47ini ada pertanyaan yang bagus nih

9:49apakah SEO itu sama untuk semua

9:51search engine

9:53misalkan di google kita bagus hasilnya

9:55ternyata di dakdaku nggak begitu

9:57bagus

9:59secewanya belum pernah

10:01algorithmnya

10:03algorithmnya

10:05masing-masing

10:07berbeda

10:09ibaratnya

10:11secara

10:13bahasanya ya

10:15search engine

10:17ranking position

10:19sama

10:21cara mengolah datanya

10:23kita nggak pernah tahu sebenarnya

10:25signal

10:27apa yang

10:29dipakai kita nggak pernah tahu

10:31cuman ada guideline

10:33dan best practice-nya yang di

10:35di masing-masing search engine ada ya

10:37ya guideline dan best practice dan

10:39yang paling matang

10:41tetap google

10:43yang paling besar secara market cap-nya

10:45kan

10:47dan

10:49ada beberapa rambu-rambu

10:51yang sudah diciptakan

10:53mungkin mereka punya

10:55konsorsium atau secara best practice ya

10:57kayak robots.txt

10:59itu kan akhir-akhir ini kan

11:01baru kayak 10 tahun berakhir ini baru ada

11:03robot.txt itu standar

11:05dan itu di secara konsorsium

11:07menghormati

11:09robot.txt

11:11padahal apalah artinya robot.txt ya

11:13itu nggak di-enforce

11:15sebetulnya cuman apa

11:17ya kayak etika lah

11:19semua search engine

11:21dulu kan sempet yang kasus ya

11:23open AI apa ya

11:25CTPT atau siapa lah

11:27yang nggak

11:29nghormatin nggak itu

11:31robots.txt

11:33jadi

11:35pat yang dibelokir

11:37tetap di-crawling

11:39terus dimarahin banyak orang

11:41terus diturutin

11:43nah tapi balik ke pertanyaan itu ya

11:45selama ini ternyata best practice-nya

11:47nggak ada yang bertentangan juga ya

11:49walaupun kalau buat tracking algorithm

11:51masing-masing

11:53perusahaan punya cara sendiri

11:55dan pasti nggak mungkin di-expose

11:57best practice-nya kan tetap

11:59sebetulnya nggak ada yang bertentangan

12:01nggak ada yang sampai kayak kasus itu

12:03apa bagus di Google

12:05tapi jadi turun di

12:07Google

12:09ya

12:11fundamental-nya sebenarnya lebih

12:13ke ini kan ya semantik web kan ya

12:15jadi kita menggunakan

12:17tag-tag HTML

12:19sesuai dengan

12:21apa ya

12:23fungsinya

12:25dan hal-hal

12:27yang perlu diperhatikan

12:29misalkan kayak header level 1

12:31level 2

12:33load text-nya panjang dia paragraph

12:35terus apa lagi ya

12:37ya meta tag juga termasuk sih

12:39cuma website-nya sendiri

12:41harus

12:43tertata rapi, yang pertama

12:45yang kedua, yang tidak kalah penting

12:47adalah kontennya, isinya

12:49kalau isinya tidak

12:51berguna ya percuma juga kita

12:53boosting gila-gilaan

12:55mau dikasih

12:57keyword sebanyak apa

12:59jadi pokoknya sebetulnya kan

13:01kita membuat

13:03kita membuat web-up atau website

13:05sebaik mungkin

13:07ikutin kayak tadi misalnya

13:09kontennya semantik HTML

13:11kayak hal simple aja

13:13response, HTTP

13:15status code, respon-nya

13:17yang betul, itu kan

13:19ya nggak, itu bukan semantik HTML

13:21tapi web-standar ya

13:23kalau gunain standar yang kayak gitu

13:25kalau respon-nya betul ya 200

13:27kalau redirect misalnya 300

13:29301, 302, 404

13:31dan semua

13:33itu, apa, ikutin itu

13:35terus kontennya semantik

13:37HTML, H1, H2-nya

13:39jangan mengcaton-caton sembarangan, maksudnya itu

13:41harus meaningful, itu aja

13:43sudah sangat membantu buat

13:45SEO, nah sisanya

13:47baru bisa dioptimized pakai meta

13:49meta tag ini itu

13:51meta, title

13:53misalnya title, description

13:55kanonical penting

13:57misalnya ada

13:59kanonical link

14:01kalau

14:03cross-posting ya

14:05bukan, kanonical link

14:07biar nggak duplicate

14:09biar nggak duplicate konten, bisa jadi contohnya

14:11posting

14:13di medium, posting juga di website

14:15bukan

14:17kanonical itu kan

14:19kalau kanonical itu

14:21misalnya

14:23kita ada artikel A

14:29artikel A, terus kemudian

14:31di kategori

14:37artikel A di kategori X

14:39terus kemudian

14:41ternyata kita bikin kategorinya

14:43dua

14:45di X dan Y

14:47misalnya, jadi biasanya kalau

14:49permalingnya kita itu misalnya

14:51blablabla.com/

14:53kategori X/

14:55artikel A

14:57nanti

14:59karena by system kita

15:01kalau misalnya multiple category punya

15:03permaling yang bisa berbeda

15:05jadi kalau di-visit dengan permaling

15:07permalingnya dengan kategori

15:09Y

15:11artikel A, hasilnya tetap

15:13HTTP 200

15:15page yang muncul

15:17nah kalau di dua-duanya muncul, itu malah

15:19salah itu, kayak di penalize ya

15:21pokoknya, karena itu dia kan duplicate

15:23konten, jadi itu

15:25sudut pandang Google search

15:27book, itu nggak bagus kan

15:29jadi kayak bikin banyak halaman

15:31tapi kontennya

15:33sama, itu kan nggak useful

15:35dari logikanya

15:37Google search, walaupun dari

15:39kita, maksudnya dari perspektif yang bikin

15:41ya mungkin ada logikanya

15:43nggak boleh gitu, maksudnya boleh

15:45tapi harus

15:47kanonikalnya satu, biar Google

15:49search-nya tahu, oh itu mengacu pada

15:51kayak satu entry

15:53sebetulnya

15:55atau yang sering, misalnya gini

15:57example.com/autor

15:59bisa kan

16:01Autor terus pakai query

16:03parameter, andatanya

16:05misalnya Autor ID

16:071 gitu kan

16:09dibuka dari situ, mungkin bisa

16:11tapi sebetulnya ada kayak pretty link

16:13ada itunya

16:15example.com/

16:17@ekka

16:19atau Autor/ekka

16:21ada slug

16:23yang buat kayak gitu, kadang tuh nggak

16:25sengaja bisa keakses dua-duanya

16:27tanpa ada kanonikal

16:29itu harus dikasih

16:31satu kanonikal yang

16:33biasanya sih yang nggak

16:35pakai query parameter ID ya

16:37yang pakai username kita

16:39ya yang gitu-gitu lah

16:43itu kan sebetulnya

16:45best practice secara umum

16:47maksudnya kita nggak ubah

16:49website kita

16:51buat ngeladenin, buat ngikutin

16:53SEO kan, cuma kita apa

16:55optimasi yang udah ada aja

16:57ya itu, kembali lagi

17:01yang terpenting sebenarnya adalah isinya

17:03kalau isinya berguna, meskipun

17:05SEO-nya biasa-biasa saja

17:07pasti banyak yang baca atau

17:09dapat impact-nya, tapi kalau misalkan

17:11SEO-nya bagus tapi

17:13isinya biasa saja atau

17:15malah jelek, ya

17:17mungkin akan banyak

17:19bounce rate ya, jadi orang masuk

17:21ngeliat, ngeklik itu kayak clickbait

17:23keklik, ah apaan nih?

17:25campah, dimakiin

17:27malah jadi

17:29jadi ini kita jadi

17:33kredibilitas kita jadi

17:35semakin diragukan

17:37gitu kan

17:39sama mungkin

17:41konten bagus atau nggak

17:43itu kan kadang subjektif ya, terus kadang kita

17:45loper, lagi-lagi perspektif ya loper

17:47kita bukan copywriter, kita nggak mikir

17:49sebagai masa copywriter

17:51atau marketer ya, ya udah

17:53bodoh amat lah yang porting dari

17:55porting dari tiket atau dari siapalah

17:57masukin, tapi mungkin

17:59kita juga bisa edukasi

18:01tim kita, kalau emang tim kita nggak punya

18:03nggak ada posisi SEO

18:05ya, ini tergantung sih

18:07industri-nya apa, kalau kita bikin artikel

18:09yang artikel teknologi

18:11misalnya itu kan ya udah cukup jelas

18:13mungkin, tapi kalau misalnya buat

18:15produk yang di luar kalian kita

18:17ya berarti kan

18:19dari title, ya maksudnya kita kan

18:21cuma masuk-masukin tuh loh metatitle

18:23atau description

18:25apa, atau isi

18:27yang paling atas, both default

18:29itu maksudnya kan berarti kata-katanya

18:31emang harus dioptimize, tapi kan

18:33sebenarnya itu bukan tugas kita, tapi

18:35kalau mungkin kita bisa ngebantu juga komunikasi

18:37yang itu, bahwa nggak usah

18:39jungkir balik, cari SEO, trik yang aneh-aneh

18:41tapi ya apa

18:43gunakan kata-kata yang ringkas

18:45jangan terlalu panjang

18:47berkala-kala juga hotel, koma, penginapan

18:49koma, akomodasi

18:51cuma gimana caranya, optimalin

18:53keyword yang paling sesuai dengan

18:55ya konten kita

18:57secara singkat

18:59biar lebih bagus

19:01iya, sama

19:03satu lagi, SEO ini bukan

19:05sekali

19:07optimas, udah gitu

19:09tapi terus menerus, karena

19:11ada kemungkinan

19:13bukan ada kemungkinan, kemungkinan besar

19:15rule-rule atau apa ya

19:17trik-trik atau

19:19ya

19:21apa yang dianggap

19:23bagus oleh mesin pencari itu bisa berubah

19:25sewaktu-waktu, suka-sukanya si mesin pencari

19:27aja, kalau tiba-tiba ada

19:29kasus dimana

19:31kita bisa mengabuse

19:33atau menyalahgunakan

19:35salah satu, mungkin salah satu

19:37menggunakan triknya SEO

19:39yang misalkan pakai apa ya

19:41pakai meta sesuatu

19:43tiba-tiba langsung naik paling atas

19:45begitu udah banyak yang

19:47itu juga jamannya meta keyword, masih ada

19:49keyword stuffing, masih ada

19:51nah, karena sebetulnya

19:53ini ada hal yang non-teknis

19:55search engine itu kan bisnis ya

19:57maksudnya nggak bisa dipungkirin

19:59Google itu kan ya bisnis

20:01ada mungkin misalnya sponsor

20:03iklan dan lain-lain, jadi maksudnya

20:05kalau misalnya segampang itu

20:07diakalin oleh developer

20:09biar rating-nya naik, ya mereka

20:11nggak mau juga kan

20:13maksudnya balancing

20:15berbagai kepentingan itu

20:17iya, betul

20:19so, ada yang

20:21question saya lebih, karena kita seorang

20:23webdev ya, apa sih

20:25efeknya pengetahuan

20:27SEO bagi webdev

20:29kayak kita-kita ini

20:31itu yang lebih, yang saya mau

20:33balik lebih dalam

20:35boleh

20:37kalau dari pendapat

20:39saya dulu, nih, ada yang bantu nih

20:41dari perspektif developer, SEO itu

20:43hari ini balik lagi ke soal accessibility

20:45skema markup sama semantik-hantiknya

20:47sudah di jawab, istilahnya keberuntungan

20:49dan budget

20:51keberuntungan

20:53jadi, kalau

20:55pertama dari semantik

20:57dulu deh, bahasanya dari semantik, kita

20:59sebagai seorang webdev tuh harus mengerti

21:01HTML semantik, mungkin kita bisa bahas

21:03satu, nanti HTML semantik itu apa aja ya

21:05HTML5 itu

21:07semantik, gitu ya

21:09semantik HTML ya

21:11ya, misalnya, jangan

21:13contohnya, kalau itu

21:15teksnya paragraf

21:17jangan pakai span

21:19ya, span, tapi

21:21di styling jadi paragraf

21:23contohnya

21:25atau

21:27misalnya

21:29nah, div dijadiin

21:31button, ditambahin

21:33onclick

21:35terus ditambahin

21:37javascript

21:39onclick

21:41supaya jadi button gunakan

21:43misalnya

21:47ya, you know lah ya

21:49maksudnya, hal-hal yang

21:51akal-akalan

21:53montir

21:57semantik itu kan

21:59sebetulnya, teks HTML sesuai

22:01fungsinya, kalau misalnya berfungsi sebagai

22:03gudul halaman

22:05gunakan hasa 2, jangan

22:07misalnya disikapi, dikasih form-nya

22:09besar

22:11ya, kalau form ya, walaupun

22:13di react bisa, gitu ya, dipakai

22:15nggak usah pakai form, pakai teks

22:17input, teks area, sama

22:19button, bisa, tapi tetap

22:21pakai form, karena

22:23ya, form itu kan banyak fungsinya ya

22:25dan bisa ngirimin data

22:27sekaligus, juga kalau misalkan

22:29ada yang males pakai keyboard, bisa pakai

22:31tab, ya kan, ada tab index-nya

22:33terus, apalagi ya form ya

22:35ada keterangannya, kalau error, bisa nunjukin

22:37dimana, gitu kan

22:39udah dibantu dengan mudah

22:41gitu ada form

22:43oke, jadi, itu yang semantik

22:47pastikan misalnya

22:51pakailah sesuai dengan

22:53apa bahasanya

22:55aturannya

22:57pakailah sesuai dengan

22:59fungsinya

23:01fungsinya, fungsi dan

23:03aturannya, lalu yang kedua

23:05tadi, mengerti soal yang tadi

23:07ada schema data, saya baca ya, schema data

23:09markup, itu

23:11namanya

23:13kalau schema.org ini

23:15sudah diakui secara standar

23:17eh, schema.org ini kan standar

23:19dari kayaknya semua

23:21engine interpret-nya ya, suka-suka

23:23kayak misalnya, dak-dak lo nggak punya

23:25tampilan event yang

23:27elaborate, apa misalnya

23:29kalau Google, bisa mungkin ada kayak

23:31kalau kan, ada macem-macem tuh, ada event

23:33ada recipe, atau apalah

23:35yang aneh-aneh, nah, itu

23:37terserah sesuai dengan engine, menafsirkan

23:39dan tampilinnya kayak gitu, namun schema.org-nya

23:41standar, schema.org-nya

23:43itu standar, jadi JSON-LD

23:45standar, nah, lalu

23:49bisa dibaca

23:51nanti, jadi schema.org-nya itu ilmunya

23:53sendiri tuh, ada event,

23:55organisasi, artikel, segalanya

23:57web page, bla-bla-bla

23:59tapi yang simpel aja ini mah, author lah

24:01title, author,

24:03breadcrumb, udah, maksudnya itu kan

24:05yang dasar banget, kalau mau di-end read

24:07sampai yang rumit-rumit banget ya

24:09optional

24:11terus,

24:13kalau kita ngeliat design, contohnya

24:15kok kecil banget ya, ngeliat design

24:17kok gede, design

24:19nah

24:21bagaimana kita bisa

24:23oh ya, design

24:25sebuah design

24:29kita sebagai web dev

24:33harus mengerti

24:35yang mana H1

24:37yang mana H2

24:39yang mana H3 dan selanjutnya

24:41jangan semuanya ditimpali sama

24:43H1

24:45karena H1 di artikel

24:47ukurnya sekian

24:49yang di homepage ukurnya sekian

24:51tapi semua H1, gak bisa juga

24:53ya kan

24:55jadi harus mengerti, kalau

24:57hanya misalnya

24:59gak tertulis sih aturannya, tetapi

25:01satu page itu hanya boleh punya satu H1

25:03gak tertulis

25:05itu aturan

25:07gak resmi, tetapi banyakan

25:09follow the same

25:11pattern ya, karena H1

25:13mengungkakan ini adalah hal yang terpenting

25:15nah, kesalahan

25:17yang paling sering terjadi adalah

25:19H1 itu dibikin

25:21misalnya di bagian

25:23site title atau logo

25:25site titlenya ada H1 nya

25:27atau misalnya

25:29sama semua, di semua halaman

25:31hero banner, tapi semua halaman

25:33jadi ada H1 nya gitu ya

25:35padahal itu di site title

25:37misalnya, akhirnya

25:39artikel titlenya dibikin H1 juga, jadinya

25:41semua page itu ada 2 H1

25:43header 1

25:45jadinya menyalahkan aturan

25:47aturan tidak tertulis tadi

25:49jadinya, fokusnya secara

25:51semantik, tidak

25:53benar

25:55kadang, nah, ini masih

25:57mirip nih kasusnya

25:59kalau yang bikin bukan anak

26:01front-end, sembarang ada

26:03text yang besar, itu dijadiin

26:05jadiin elemen, misalnya

26:07contohnya banner, kayak banner CTA

26:09nah, itu dijadiin

26:11H2 atau H3 seringnya

26:13apa, tergantung

26:15kira-kira aja, kalau

26:17besar banget, malah dijadiin H1

26:19kalau textnya agak besar

26:21H2, padahal kan

26:23maksud saya, fungsinya

26:25heading bukan itu ya

26:27nah, kan gede-gede untuk search engine nya

26:29itu kan, karena heading itu kan

26:31implikasinya adalah

26:33judul atau hal yang penting

26:35kalau semua hal penting, jadi

26:37tidak ada yang penting, kalau saya jadi

26:39point inti dari isi halaman

26:41kita malah tidak terroll dengan baik

26:43yang paling

26:45bukan paling sih

26:47maksudnya, sebuah kesalahan

26:49yang pernah saya lakukan dan

26:51berulang, misalnya

26:53saya punya artikel card, sebuah komponen

26:55artikel card, karena

26:57menjuncung tinggi yang namanya

26:59reusable, artikel card

27:01bisa saya pakai dimana saja

27:03tetapi kan, saya nggak

27:05ngeh saat membuat artikel card

27:07yang ada di homepage

27:09saya pakainya H3

27:11atau H2 lah

27:13yang artikel card kecil

27:15misalnya, anggap aja

27:17recipe 1, recipe 2, recipe 3

27:19recipe 4, dan artikel card nya

27:21pakai H2, atau H3

27:23ya, sedangkan

27:25kalau misalnya di

27:27artikel

27:29misalnya, adalah resep

27:31terkait, misalnya di bawah, resep

27:33mungkin, atau, mungkin

27:35anda mau mengunjungi resep ini gitu ya

27:37dan memakai artikel

27:39resep card yang

27:41yang sama

27:43card yang sama

27:45yang terjadi adalah, card yang sama itu kan

27:47pasti akan membawa H2 yang sama

27:49dari yang tadi

27:51jadi banyak banget H2 nya

27:53jadi H2 nya kebanyakan

27:55padahal

27:57yang mau kita utamakan

27:59adalah konten, struktur yang

28:01ada di

28:03di main

28:05konten utama, yang strukturnya dari

28:07H1, ada H2, ada H3

28:09ada, sedangkan kalau yang

28:11di resep terkait

28:13mungkin kita gak

28:15terlalu mementingkan itu, sehingga kita hanya

28:17butuh itu di H4 atau H5

28:19secara urutan

28:21pentingnya

28:23buat si user

28:25nah, kan ada

28:27signal itu yang kita berikan ke

28:29crawler untuk mengerti kontennya

28:31kita

28:33karena saya pakai reuse

28:35component

28:37terjadilah

28:39H2 nya banyak banget

28:41gak merata

28:43dan padahal halaman itu

28:45bukan tentang, jadi

28:47banyak loh, misalnya kita

28:49melihat

28:51artikel A, tapi ada rekomendasi berita

28:53BCDE, padahal itu

28:55tentang A, cuma H2 nya

28:57jadi BCDE, jadi maksudnya itu

28:59gak fokus kan, bisa aja

29:01walaupun kita gak tau exactly algoritmanya

29:03itu bisa mengurangi

29:05poin karena mungkin

29:07halaman itu dianggap gak berfokus pada A

29:09tapi BCDE juga, padahal

29:11itu halaman isinya A loh

29:13iya

29:15itu dari sisi heading

29:19terus kemudian

29:21tadi saya sudah singgung tentang

29:23paragraf ya, image ya, image

29:25picture ya, video ya, video

29:27iframe ya, iframe

29:29image, terutama image

29:31harus ada misalnya alt attribute nya

29:33supaya bisa

29:35bagus untuk accessibility

29:37dan bisa

29:39di-search juga

29:41dan bisa di-search

29:43sekarang udah gampang ya

29:45bikin alt image ya

29:47udah ada AI

29:49hidup kita sekarang itu

29:51hal-hal semacam ini

29:53udah di atas sama flamewalk

29:55sebenarnya

29:57jadi kalau misalkan

29:59ada

30:01alt image yang belum diisi

30:03biasanya ada warning atau ada linter

30:05semacam linter gitu, kasih tau bahwa

30:07ini butuh alt image

30:09atau kalau emang

30:11dekoratif, konten

30:13image nya itu gak penting ya

30:15harus dikasih string kosong

30:17string kosong

30:21terus

30:23mengerti juga sedikit

30:25tentang accessibility keyboard

30:27karena accessibility juga

30:29termasuk sih

30:31mungkin masih kontra

30:33pro dan kontra, tetapi

30:35bagi saya, pendapat pribadi ini

30:37bukan pendapat pribadi

30:39pendapat pribadi, accessibility

30:41termasuk bagian dari

30:43signal dari SEO

30:45meskipun gak gede-gede amat

30:47tetapi termasuk

30:49jadi website yang situsnya

30:51yang accessibility nya

30:53bagus, biasanya range nya

30:55lebih bagus

30:57karena hal simple aja

30:59misalnya meta

31:01text itu kan bagian, sebenarnya

31:03accessibility itu kan luas banget

31:05di WCAG itu bahkan include

31:07hal so simple, language

31:09jadi

31:11kita ngasih tau halaman

31:13ini, dalam bahasa inggris

31:15atau bahasa indonesia, itu

31:17kriteria WCAG

31:19jadi itu emang bagian dari accessibility

31:21yang mana, itu kan make sense banget

31:23itu pasti kan dipertimbangin juga sama

31:25search engine, kalau situs

31:27berbahasa Indonesia ya pasti banyak

31:29direkomendasikan ke user yang

31:31terdeteksi lokasinya di Indonesia

31:33terus detect ini

31:35sudah banyak, SEO dan accessibility

31:37sudah ada

31:39Lighthouse sendiri dari browser sudah detect

31:41core web vital

31:43atau web vital juga

31:45SEO, best practice

31:47dan accessibility

31:49yes, accessibility

31:51ada kan ya, ada, ada, ada

31:53misalnya ada ya, ada

31:55satu lagi PWA

31:57ya, ngomongin Lighthouse ya

32:01salah satu

32:03kunci dari

32:05apa, dari bagusnya

32:07SEO juga adalah performance

32:09karena

32:11yes, core web vital salah satu

32:13signal

32:15signal juga, karena search engine

32:17mana mau dia melod

32:19website yang lambat

32:21gitu kan, itu kan merusak

32:23UX ya, user experience ya

32:25bukan, yes and no

32:27salah, yes and yes

32:29dan salah satu alasan

32:31lainnya ada ini juga mas, kayak namanya

32:33crawling budget

32:35oh ya, jadi ada

32:37time out nya ya, ya ada time out

32:39juga, jadi kalau situs kita lambat

32:41si crawler nya ini

32:43kehabisan budget untuk

32:45ngevisit website kita, mereka punya

32:47budget untuk

32:49apa ya, kan

32:53resource untuk crawler bisa jalan

32:55itu kan

32:57banyak ya

32:59processing power

33:01ada biaya ya, dan itu kan

33:03selama ini kan Google kan memberikan itu

33:05gratis ya, dia crawler nya datang

33:07ke situs kita untuk

33:09crawling situs kita

33:11mengambil konten kita

33:13bukan mengambil ya

33:15mendata-mendata

33:17dan itu

33:19butuh biaya, jadi dari

33:21sisi bisnis

33:23mereka

33:25menerapkan

33:27yang namanya crawler budget

33:29jadi gak selama

33:31kalau situs kita lambat

33:33dan time out nya lambat

33:35dan time out nya sering

33:37artikel yang bisa

33:39di crawling sama dia

33:41semakin sedikit

33:43kalau kita mau

33:53ini pertanyaan

33:55pertanyaan dari

33:57yang kemarin

33:59ditanyakan itu, pertanyaan kedua adalah

34:01kalau kita mau ngetes

34:03SEO

34:05ada gak sih tools-tools yang

34:07bisa dipakai?

34:09banyak banget, tapi biasa sih yang gak

34:11pakai yang dari Google

34:13apa sih?

34:15cari aja lah, coba Google search

34:17kan ada itu

34:19preview nya

34:21sama kalau

34:23buat yang simple apa, metatek

34:25gue biasa pakai ini nih, heymeta.com

34:27buka deh

34:29itu yang simple, sama kan

34:31yang agak tricky, mungkin

34:33tricky sih

34:35kita harus ngkomunikasiin lagi-lagi

34:37social media preview

34:39meta

34:41image nya

34:43kita bisa ngasih list

34:45dimensions nya

34:47tinggal googling aja, cari

34:49misalnya kalau Facebook

34:51harus berapa kali berapa pixel

34:53tapi kadang-kadang biar kelihatan secara visual

34:55kita ngasih contoh, contohnya begini nih

35:01deskripsinya jelek banget, cuma segini

35:03nah ini contoh yang salah, title sama deskripsinya

35:07contoh yang salah ya, jangan ditiru ya

35:09harus agak dipanjangin sedikit lagi

35:11judul sama

35:13deskripsinya sama

35:15tapi kan

35:17simple ini, kalau misalnya image nya

35:19apa, proporsinya salah

35:21atau maksudnya, apa

35:23image nya mau manjang gitu, apa namanya

35:25portrait ya, jadi kepotong, jadi cuma

35:27kelihatan lehernya doang gitu kan

35:29kelihatan dari situ ya, jadi

35:31ini buat quick check aja

35:33nah itu masih ada yang namanya

35:35og open graph

35:37open graph image

35:39Twitter ada

35:41Twitter apa namanya

35:43Twitter card

35:45Twitter card

35:47og sama

35:49ini hanya website saja ya

35:51Twitter card dan

35:53jadi

35:55bisa jadi, kalau memang

35:57image nya mau di Facebook berbeda

35:59kalau mau di Twitter berbeda

36:01pake aja, bisa diganti

36:03dan sudah ada servis nya juga ya

36:05dari Facebook dan Twitter

36:07sendiri ada, cuma banyak

36:09maksudnya servis-servis yang terparti

36:11iya

36:13ya atau itu sih

36:15kopas saja, biasanya kopas

36:17malah, selama ini kopas

36:19jadi kayak og titik 2

36:21type, og sitename

36:23og image

36:25Twitter card, nah itu

36:27itu nggak standarize sih

36:29kalau saya pakai

36:31SEO quick, itu

36:33browser extension

36:35jadi bisa

36:37membantu melihat

36:39apa namanya

36:41SEO quick

36:43kuake

36:45kuake

36:47q-u-a-k-e

36:49ini

36:51nah SEO quick, ini ada browser extension nya

36:53jadi bisa

36:55ngecek

36:57apa namanya

36:59ya keyword-keyword SEO

37:01terus hiding

37:03keyword density, segala macem

37:05bisa di cek

37:07banyak hal

37:09ini bentuknya extension browser

37:11yes, browser extension

37:13nah, karena

37:17company saya

37:23maksudnya

37:25memberikan jasa SEO

37:27ada jasanya

37:29jadi tools-tools yang dipakai

37:31yang lebih profesional

37:33yang lebih komprehensif

37:35pakenya

37:37SEMRAS

37:39kalau kita S-E-M-RAS

37:41itu expensive

37:43jadi, bukan

37:45bisa dipakai

37:47iseng dan personal, jangan deh

37:49jangan, mahal

37:51ada yang namanya

37:53AHREF

37:55A-H-R-E-F

37:57AHREF juga ada untuk

37:59kompetitor analisis

38:01dan mereka mempersiapkan

38:05komprehensif data, jadi bisa

38:07banyak hal

38:09kalau yang ini

38:11company saya nggak

38:15rutin langganannya, jadi kalau memang lagi

38:17ada projeknya aja

38:19baru dipakai

38:21kalau sudah selesai, dimatikan lagi

38:23karena mahal, dia aja pricingnya

38:25terkaget-kaget ada pricingnya

38:27nggak pakai yang light ya, pakainya yang

38:33standar

38:35ya, tapi kan

38:375 projek, kalau emang company

38:39atau agency ya, worth it lah

38:41kalau individu personal

38:43itu kan ada crawl creditnya

38:45jadi nggak, maksudnya

38:47hanya dalam

38:49satu, kayak beberapa

38:51bulan aja dipakai untuk

38:53analisis

38:55kompetitor

38:57iya, makanya kalau agency kan banyak

38:59yang di, maksudnya apa

39:01worth it, banyak yang di analyze

39:03dicukup-cukupin aja tuh

39:05buat crawl creditnya

39:07kalau SEMRAS, coba liat harga

39:09SEMRAS, saya nggak tahu harganya

39:11karena tinggal pakai

39:17pricing, kiri-kiri

39:19nggak kalah juga

39:21bersaing ya, pokoknya

39:23100 sekian

39:25nah, buat kita yang

39:27alakadarnya, nggak bisa keluarin

39:29130 dolar per bulan, ya ini

39:31yang simpel, coba deh

39:33buka di private chat, google url

39:35inspection tool, itu udah

39:37masih banyak, oh sebetulnya

39:39maksudnya, udah

39:41lumayan

39:43descriptive lah

39:45untuk basicnya

39:47detilnya, nanti liat sendiri

39:49nah, commentasnya

39:51nggak usah

39:53dibuka

39:55nggak usah dibuka tadi

39:57itu scroll ke bawah aja

39:59buat deskripsinya, ini kan dari

40:01search console

40:03ada di search console

40:05harus login dan harus add

40:07site kita sebagai property search

40:09blablabla

40:11ini kan udah membantu

40:13apa?

40:15tuh kayak

40:17view loaded resource

40:19segala macem, nah

40:21dari search console dashboard juga udah banyak

40:23infonya, dan sekarang core web fighter

40:25itu udah di integrasikan

40:27kesitu, jadi ya kayak udah

40:29udah ada tabel-tabelnya

40:31gitu lah, mana yang bermasalah

40:33mana yang lambat, terus kalau misalnya

40:35error, ada yang nggak bisa

40:37keindeks, ada halaman yang gagal

40:39keindeks, alasannya apa, kayak udah

40:41ada, udah ada

40:43rekomendasi

40:45contohnya nih

40:47contohnya nih

40:49search console, coba liat

40:51ininya

40:53hari apa itu banyak yang datang

40:55oh iya ini ya

40:57apa ini, ada lagi

40:59abis nih, abis si posting

41:01sama primagen, jangan-jangan

41:03primagen

41:05nggak lah, nih core web fighter nih

41:07desktopnya 20

41:09desktopnya 0

41:11keren

41:13kepinggung

41:15cepet banget banti kalau 0 ya, makin kecil makin bagus kan

41:17nggak tahu

41:19apa ini, nggak, 0 halaman

41:21kepinggung

41:25nggak ada yang poor, nggak ada yang

41:27need improvement, nggak ada yang good

41:29jadi netral

41:31teotik netral

41:33itu sitemapnya, apa aja

41:35kita masukin sitemap udah kaklit atau belum

41:37keindeks atau nggak

41:39juga bisa kelihatan disitu

41:41halaman yang

41:43404 mungkin

41:45ada yang tidak diindeks

41:47kenapa tidak diindeks

41:49ada yang 404, 500

41:51ada yang

41:53macem-macem lah ya, ada yang

41:55no index, nggak mau diindeks

41:57emang sengaja

41:59video

42:01nggak ada, sitemap

42:03weh, kok nggak

42:05di submit, berarti nggak ada

42:07bikin sitemap ya, nggak ada

42:09kali sitemapnya, kayaknya nggak ada ya

42:11emang nggak masukin

42:13emang nggak bikin

42:15nggak, bikinnya feed

42:17rss

42:19rss ada ya

42:21kok nggak ada

42:23ada kali

42:25feed.xml

42:27bisa, submit aja

42:29feed.xml

42:31mau bisa, bisa

42:33eh, sini apa

42:35di feedboner ya, coba, coba aja

42:37paling gagal

42:39links

42:43nah, ini bisa lihat berapa banyak links

42:45yang masuk, berapa links yang keluar

42:47nah, jadi sebetulnya

42:51kalau dari, kalau seo

42:53itu, ini agak sedikit di luar

42:55ranah webless sih, yang penting kan

42:57punya data, ya mungkin

42:59digabungin sama data lain kayak analytics

43:01di testing, plus search console ini

43:03terus tadi yang komennya siapa

43:05sebenernya, selain keberuntungan sama budget

43:07iklan kan, nah itu kan

43:09apa, itu semua

43:11ya pastiin, itu masuk aja dulu

43:13kita punya data-data, kita punya

43:15datanya, dan data itu

43:17bisa kayak, apa ya

43:19itu data yang actionable, jadi

43:21ya mungkin bukan kita, tapi misalnya orang

43:23proyek bisa nganalisa, misalnya

43:25kalau, kalau ngiklan

43:27dengan target, blablabla

43:29itu yang ngeklik

43:31berapa orang, dan yang diklik itu iklan

43:33yang mana, ya kali-kali misalnya kita cari

43:35kesalahannya, misalnya mungkin ada yang

43:37deskripsinya kurang bagus, jadi

43:39walaupun udah ngiklan, orang ga mau ngeklik

43:41atau justru sebaliknya, ada yang

43:43jadi banyak yang ngeklik, maksudnya itu

43:45kumpulin aja dulu, sebetulnya semua data-data

43:47itu, pastiin

43:49kita, ini akses

43:51dashboard, kita punya akses ke dashboardnya

43:53kumpulin datanya

43:55coba deh

43:57nah ini ada pertanyaan bagus nih

43:59kenapa?

44:01structure datanya, oh yang tadi

44:03iya, yang skema

44:05networknya

44:07eeee

44:09kayaknya belum ada deh

44:11oh belum ada, yang ada yang

44:13ngobrol buat kemarin

44:15bentar, kita cek ya

44:19kayaknya belum ada

44:23dimana sih, di headnya

44:27belum ada

44:29yang ada kemarin

44:33yang itu

44:35ngobrolin web

44:37yang ini

44:41mana dia

44:43kanonika

44:45structure data ini ya

44:49bukan

44:51ini ya, iya itu

44:53gini dia, iya

44:57"validator.schema.org"

44:59"validator.schema.org"

45:01"validator.schema.org"

45:03"validator.schema.org"

45:05"validator.schema.org"

45:07"validator.schema.org"

45:09"validator.schema.org"

45:11"validator.schema.org"

45:13"validator.schema.org"

45:15"validator.schema.org"

45:17"validator.schema.org"

45:19"validator.schema.org"

45:21baru tau nih

45:23ini

45:25"validator.schema.org"

45:27soalnya

45:29ini skema nya

45:31dibuatkan oleh AI

45:33saya minta tolong buatkan supaya

45:35SEO-nya bagus

45:37di bikinin tuh, metanya

45:39terus speaker, twitter

45:41iya, vibe coding

45:43bisa jadi topik kita selanjutnya, yuk

45:45vibe coding yuk

45:47abu slang, semua orang ngomongin vibe coding

45:49tunggu ga ngetrend dikit

45:51eh itu kan mucung

45:53cuma skema.org ini

45:55teknologi udah lama, sebetulnya kayak udah

45:5710 tahun atau

45:59sekian tahun agak berubah

46:01jadi sebenernya malah agak optimis

46:03kalau buat AI yang maksudnya

46:05ga terlalu banyak simpang siur

46:07ga sering berubah, udah lama aja

46:09nah itu AI biasanya

46:11LLM biasa jago tuh buat NGA gitu-gitu

46:13standard kan justru

46:15jadi memang ga boleh berubah-rubah

46:17boleh berubah, tapi ga boleh

46:19berubah-obah

46:21kan kalau kasus yang apa ya

46:23framework gitu

46:25framework gitu kan suka-suka

46:27harusnya opinionated, nah kalau skema.org

46:29iya iya betul sih

46:31karena standard jadi

46:33stabil, berubah, nambah

46:35atau sedikit-sedikit bisa

46:37tapi jangan berubah-ubah, nambah bisa

46:39tapi backwards compatible

46:41backwards compatible

46:43iya, ini ada pertanyaan

46:45untuk Ivan

46:47apa bedanya Rev sama

46:49SEMrush?

46:51banyak

46:55tapi sebenernya

46:57tergantung peruntukan aja

46:59kalau simplinya ya

47:01kalau SEMrush itu kamu

47:03pakai, sorry, yes

47:05wait, SEMrush itu

47:07untuk content marketing

47:09kayak mencari keyword

47:11trending

47:13research ya

47:15keyword research itu lebih bagus

47:17di SEMrush, tetapi kalau mau

47:19SEO lebih

47:21dalam untuk fokusnya

47:23SEO, competitor analysis

47:25backlink

47:27terus kemudian rank

47:29lebih bagus

47:31di Aharef, namun

47:33secara tools mereka kayak

47:35beririsan, kayak masing-masing punya

47:37tinggal kebutuhannya

47:39kemana

47:41sebenernya

47:47kalau kalian bisa menguasai satu

47:49atau yang lain, sebenernya hasilnya

47:51yang bisa didapat

47:53sama-sama banyaknya

47:55cuma beda

47:57sedikit-sedikit aja

47:59kalau database-nya

48:01si SEMrush itu lebih banyak untuk

48:03keyword research

48:05keyword marketing, content marketing

48:07kalau

48:09si Aharef lebih banyak di

48:11backlink

48:13mereka punya database-nya besar

48:15oke

48:17kalau fitur

48:21banyakan di SEMrush

48:23kebanyakan fitur

48:25jadi kebingungan

48:27cara pakai

48:29oke

48:31terus

48:35dulu ke index

48:37Google senang tiba-tiba page one

48:39besoknya atau lusa hilang dari

48:41page one, iya

48:43memang

48:45itu sering ya

48:47kayaknya, nggak tahu sampe sekarang masih atau nggak

48:49CEO/Consultant yang kayak

48:51garansi gitu lho

48:53kita berbayar kalau

48:55nggak masuk page one, sekarang masih nggak sih

48:57nggak berani

48:59saya nggak pernah

49:01saya dari dulu nggak pernah

49:03menjanjikan page one

49:05ya dan biasanya bukan developer

49:07bukan webdiv sih

49:09itu kayak lebih ke CEO/Consultant

49:11kayak keyword atau

49:13submit atau apalah nggak tahu

49:15saya lebih baik menjanjikan

49:19page views

49:23maksudnya bukan

49:25ini ya, maksudnya bukan

49:27menjanjikan oh kalau pakai jasa

49:29gua bisa double page view, nggak berani

49:31juga sih sebenernya, karena

49:33banyak hal yang mempengaruhi

49:35namun yang separate ini

49:37misalnya

49:39yang dia bayar itu adalah

49:41konsultasi

49:43bagaimana membuat website-nya lebih

49:45baik

49:47jadi KPI-nya adalah

49:49kata lebih baik ini adalah

49:51misalnya

49:53dari

49:55signal-signalnya misalnya

49:57core web vitalnya bisa jadi lebih baik

49:59terus kemudian structure contentnya

50:01bisa jadi lebih baik

50:03dari semrass itu bisa

50:05dianalisis

50:07heading-headingnya lebih baik

50:09terus kita kan juga bisa pakai

50:11semrass untuk

50:13mencoba

50:15mencrawler sebagai bot

50:17kira-kira hasilnya apa

50:19kalau di search console ada juga

50:21memenyediakan tadi yang link

50:23di casingnya Eka tadi, search console juga

50:25bisa, tapi di

50:27semrass itu bisa lebih komprehensif

50:29liatnya beberapa bot

50:31berapa search engine lain

50:33kira-kira di bot

50:35itu mengambil signal apa aja

50:37yang ada di situs kita itu bisa

50:39jadi kita bisa

50:41pakai signal-signal itu aja, jadi kalau

50:43lebih baik, berarti konten kita bisa dibaca

50:45lebih baik

50:47dan misalnya

50:49visit-visit

50:51link-nya

50:53konten yang tidak perlu

50:55dibuat jadi nofollow

50:57external link dibuat jadi nofollow

50:59jadi

51:01interlinking

51:03lah bahasanya, interlinking-nya juga

51:05jadi lebih baik

51:07skema data

51:09bisa kita tunjukkan ini skema data

51:11yang sebelumnya nggak punya, setelahnya

51:13jadi punya

51:15dan setelah

51:17beberapa minggu hasil yang

51:19kelihatan di google

51:21lebih rich, karena ada image-nya

51:23jadi ada

51:25keyword-nya

51:27description-nya jadi lebih baik

51:29hal-hal semacam itu sih

51:31jadi signal-nya

51:33adalah hasil, tapi bukan

51:35goal-nya, karena kalau

51:37goal-nya yang kayak hasil harus

51:39page 1

51:41atau

51:43traffic-nya naik itu diluar kendali

51:45saya

51:47dan biasanya bukan

51:49web developer sih, maksudnya

51:51bukan spesial, kalau kita kan maksudnya spesialis

51:53apa

51:55kita ekspertis dibikin web-nya

51:57biasanya kalau yang

51:59agensi-agensi yang

52:01seo spesialis itu kayak

52:03lebih ke

52:05kayak broker pasang

52:07iklan gitu

52:09udah tau caranya masang

52:11facebook ads dan lain-lain, sama paling

52:13model us

52:15us seo

52:17biasanya yang sering liat sih yang

52:19gitu-gitu sih

52:21jadi mereka bukan spesialisasi di

52:23develop website-nya sendiri, tapi

52:25kayak promote-nya

52:27di dunia nyata

52:29mungkin sepadanya

52:31jadi kayak konsultasi atau biru jodoh

52:33misalnya

52:35konsultasi

52:37promote

52:39promoter gitu loh

52:41misalnya

52:43oh kayak ini

52:45bagaimana cara mendapatkan pasangan

52:47jadi misalnya cara

52:49cara

52:51menaikkan skill

52:53cara berpakaian, cara bagaimana

52:55bisa charming, tetapi kita

52:57ga mau janjikan lu bakal dapet pasangannya

52:59gitu kan

53:01itu tuh kembali ke lu

53:03iya

53:05tapi dulu

53:07jaman dulu juga ada kan bimbel yang

53:09oh iya yang bisa masuk

53:11yang pasti masuk

53:13masuk GPMG

53:15masuk UI

53:17ada tuh, dulu

53:19padahal sebenernya

53:21ga masuk tempat-tempat itu ga bayar

53:23gitu, misalnya anaknya emang

53:25bego atau malas atau apa

53:27nah, yang berani menjajikan

53:29itu kalau di dunia nyata itu adalah

53:31kalau kursus stir mobil pasti

53:33dapat SIM

53:35iya, iya, kalau ga bisanya

53:37tir, otomatis ga dapet SIM

53:39engga, engga, jadi kalau kursus

53:41sama mereka, hasil akhirnya

53:43langsung dibikinin SIM, bisa langsung

53:45dibikinin SIM

53:47itu, itu yang menarik

53:51tapi kalian tadi

53:53yang bimbel ga bisa ya, langsung

53:55diurusin, ditembusin masuk

53:57Universitas Negeri

53:59bisa biasanya banyak

54:01pasti ada syaratnya lah, ga mungkin lah

54:03dilepas anaknya males, ga masuk

54:05absen terus, ya ga mungkin lah

54:07pasti ada syaratnya

54:09ada joki kan

54:11joki

54:13ga usah bimbel

54:15ga usah bimbel

54:17langsung aja bayar

54:19jok, gila

54:21ngapain

54:23nah, kita makin off topic ini

54:25bentar, kita masuk video

54:27soalnya tadi di pertanyaan aslinya ada yang

54:29nanyain, apa, pertanyaannya

54:31tentang video kan, nah ini

54:33sebenernya udah

54:35lagi-lagi sih masing-masing sustengin

54:37kan pasti punya cara sendiri

54:39cuma kalau di google

54:41ternyata udah ada

54:43ya, udah bisa diindeks

54:45juga videonya, udah

54:47praktisnya, tadi juga search console

54:49udah ada tab nya kan, video

54:51nah, coba deh buka itu, yang developers

54:53google docs

54:55terus masih ada lagi yang namanya google news

54:59nanti kita bahas lagi

55:01google news jaman dulu ya, eh masih ada

55:03sekarang ya, masih ada

55:05rss yang hilang ya

55:07google reader yang hilang

55:09fitburner, ada masih apa mas

55:11aplikasi reader-nya

55:13aplikasi reader-nya

55:15oh, iya iya iya

55:17fitburner nya masih ada

55:19soalnya kan material design ya, coba deh buka yang

55:21link paling bawah, buat liat

55:23aja sekilas

55:25link yang paling bawah

55:27paling terakhir di private chat

55:29di private chat, udah, ini lagi buka

55:33tapi gak show

55:35masih gak, lambat banget

55:37lama banget, lagi

55:39belum ini, masih loading

55:43nanti sih, terus googlenya, gak SEO

55:45best practice nih

55:47jajan, for web site rules-nya, performance-nya

55:49juga, itu harus di-audit

55:51nah, kayaknya koneksi-nya masih bisa

55:53mau teka kan, sih dari schools

55:55tapi download-nya lama

55:57videonya lancar

55:59video upload-nya lancar, berarti

56:01langsung kebuka

56:03mungkin, kena load

56:05ke lanser

56:13terus

56:15apa lagi ya

56:17soal SEO ya

56:19biasanya

56:27close type, buka lagi

56:29tab baru, buka lagi

56:31biasanya, tab-nya gini

56:33nah

56:35tuh, kan langsung kan

56:37best practice video

56:43ya, itu udah lengkat banget sih

56:45pertanyaan yang

56:47TS, bukan itu deh

56:49bukan, bukan, memang bukan

56:53pertanyaannya adalah

56:55apa kan, SEO masih relevan, karena secara

56:57kurang mengingat

56:59oh, dominasi platform

57:01video ya, bukan kalau

57:03kita punya konten video

57:05menurut saya, tetap akan

57:07ada yang baca teks

57:09tetap akan ada yang

57:11baca teks, dan gak semuanya

57:13baca video

57:15atau gak semua nonton video

57:17nonton video

57:19tapi berkurang, maksudnya

57:23peminatnya berkurang, karena orang lebih banyak

57:25scroll, doom scroll

57:27di itu kan

57:29platform, specific platform

57:31kalau

57:33gak tau ya

57:37attention span orang kan berbeda-beda

57:39antara generasi ke generasi

57:41makin lama makin turun

57:43namun bagi

57:45saya, tetap akan

57:47teks akan kembali, ini sih

57:49akan ada cycle-nya

57:51teks akan kembali

57:53sekarang memang

57:55secara media consumption

57:57banyak ke short video

57:59video short ya

58:01yang dibawah 20 detik

58:03namun, tetap akan

58:07ada orang yang membutuhkan

58:09konten

58:11teks yang lebih panjang

58:13untuk misalnya, untuk lebih detail

58:15contohnya resipi

58:17resipi di video

58:1920 detik terampur cepet

58:21gak bisa ada detail yang bisa kita dapatkan

58:23sedangkan kalau video

58:25cooking, kelamaan

58:29jadi kalau baca teks itu

58:31bisa sesuai dengan fasenya kita

58:33misalnya, sudah baca

58:35masukkan dulu

58:37kocok, kocok

58:39itu tinggal dulu, selesai kocok, buka lagi

58:41iya, jadi makanya

58:43kalau

58:45cooking resipi itu

58:47buku fisik

58:49masih laku

58:51sebenarnya laku untuk cooking

58:53jadi ada marketnya

58:55tetap ada marketnya untuk

58:57teks

58:59tetap ada

59:03bisnis kita

59:05misalnya

59:07contohnya toko itu

59:09clothing store

59:11kita promote

59:13di platform itu

59:15promote di tiktok

59:17cuma itu lebih ke

59:19orang yang pakai baju itu, atau sepatu itu

59:21atau apa lah

59:23yang dengan gemik-gemiknya kan

59:25tapi mungkin ada kalanya

59:27setiap orang mau belanja dari

59:29toko kita, masa harus cari

59:31itu udah di tiktok atau apa ya

59:33mungkin, sekarang orang

59:35ngetik research sama kokonya

59:37bisa aja kan, maksudnya

59:39apa namanya itu, funnel ya

59:41kokonya orang bisa masuk dari

59:43berbagai pintu

59:45oh mungkin

59:47berkurang karena sedikit kegusur

59:49platform-platform

59:51spesifik tadi, tapi tetap aja

59:53berfungsi sebagai salah satu pintu yang

59:55kalau emang relevan, kenapa nggak

59:57di 19 pintu itu

59:59iya, tapi jangan salah

1:00:01video

1:00:03memang sekarang sedang

1:00:05mendominasi banyak orang yang nonton video

1:00:07tapi teks nggak kalah, kenapa

1:00:09karena sekarang teks, bisa dikonsumsi

1:00:11oleh AI

1:00:13ini juga

1:00:15ternyata di

1:00:17dokumentasi Google search, udah ada

1:00:19itunya

1:00:21apa, AI

1:00:23informasi tentang

1:00:25AI overview

1:00:27tuh kalau kita nge-sub di Google

1:00:29yang di atas, yang dulu

1:00:31dulu masih suka hallucinasi, sekarang udah

1:00:33jauh lebih mendingan

1:00:35ya kalau misalkan video

1:00:37kan sekarang AI video itu

1:00:39bisa, kita bisa submit misalkan

1:00:41ke Gemini gitu, tapi dia

1:00:43hanya melihat layarnya kan

1:00:45apa yang ada di layar kan, bukan

1:00:47bukan audionya, kita bisa submit

1:00:49audio, terus habis itu kan harus

1:00:51di-convert, di-convert, di-convert

1:00:55tapi ujung-ujungnya juga teks-teks juga

1:00:57yang di-konsumsi akhir dari LLM

1:00:59itu adalah teks-teks juga ujung-ujungnya

1:01:01habis ini udah dibahas

1:01:05ini nggak, kan

1:01:07kalau SEO kan dia

1:01:09robots.txt

1:01:11kalau sekarang yang buat

1:01:13di-konsumsi LLM, adalah namanya

1:01:15llms.txt

1:01:17jadi kita menyediakan

1:01:21ya nggak ya, kita menyediakan satu

1:01:23file, atau satu

1:01:25route

1:01:27baik itu dokumentasi

1:01:29supaya bisa di-konsumsi oleh

1:01:31AI, jadi lebih mudah

1:01:33misalkan ada dokumentasi apa ya

1:01:35dokumentasi framework gitu

1:01:37nanti biasanya tuh kayak misalkan

1:01:39daisy UI, itu ada ya

1:01:41daisy UI

1:01:43itu ada

1:01:45llms.txt-nya

1:01:47untuk dokumentasinya supaya

1:01:49nanti pada saat kita tanya di

1:01:51agentic coding

1:01:53assistance, kita bisa

1:01:55mengarahkan kesitu

1:01:57oh, maksudnya ini konten yang mudah di-konsumsi

1:02:01LLM ya, bukan

1:02:03itu kan kayak robots.txt

1:02:05bukan, ini sebenarnya

1:02:07adalah bentuk teks, nggak ada image

1:02:09cara mengindeksnya gimana

1:02:11oh, HONO juga

1:02:13gue juga tau itu HONO

1:02:15pertama kali nemu di HONO

1:02:17ada HONO, ada

1:02:19daisy

1:02:21jadi

1:02:23setiap dokumentasi

1:02:25atau website apapun

1:02:27dibikin versi teksnya

1:02:29yang mungkin nggak butuh image ya

1:02:31nggak butuh image

1:02:33jadi merasa kayak jaman

1:02:35print

1:02:37media print

1:02:39HONO juga ada nih

1:02:43jadi kayak cuman markdown

1:02:47sudah standard belum sih?

1:02:49sudah standard belum sih?

1:02:51hampir standard

1:02:53nggak, sebenarnya belum standard

1:02:55cuman kayak dari kalangan developer

1:02:57yang mencaramam

1:02:59oh, kayaknya

1:03:01kita bisa

1:03:03dari Dockless ini kita masukin

1:03:05ke Jemenai

1:03:07dan abis itu kita tanya

1:03:09ke Jemenai

1:03:11langsung di-konsumsi

1:03:13di-konsumsi, jadi lebih mudah

1:03:15di-konsumsi atau gimana

1:03:17daripada harus banyak

1:03:19harus nggak klik-klik

1:03:21oh, kesini dulu

1:03:23itu kan ada link-linknya

1:03:25LLM kan

1:03:27nggak bisa klik comment ke

1:03:29iya, ini panjang

1:03:31jadi satu halaman aja penuh

1:03:33cuman teks doang, full docks, panjang

1:03:35berapa baris, panjang banget

1:03:37padahal intinya itu

1:03:39semua halaman itu kayak cuman

1:03:41dimasukin jadi satu, teksnya udah

1:03:43hal itu sih

1:03:45saya juga bikin LLMS

1:03:47teksnya

1:03:49asik, asiknya apa?

1:03:51coba masukin ke Jemenai

1:03:53coba masukin ke Jemenai

1:03:55gemini

1:03:59kalau mau tanya-tanya

1:04:01siapakah bisa apa saja

1:04:03coba masukin dulu

1:04:05gimana cara pakenya, coba Ellen

1:04:07kira pakenya?

1:04:09siapa

1:04:11orang

1:04:13di balik website

1:04:15di zafahmi.com gitu

1:04:17ini?

1:04:19aku gunakan source ini

1:04:21nah, terus kasih url

1:04:23source ini

1:04:25ini?

1:04:27bisa dia?

1:04:29saya nggak tahu

1:04:31yang pasti bisa sih

1:04:33kalau itu, kalau kita

1:04:35nggak bisa, dia nggak bisa akses kan

1:04:37bukan, kita download file teksnya

1:04:39oh file teksnya

1:04:41tapi yang lain

1:04:43ada yang bisa url kan

1:04:45ada yang udah bisa search kan

1:04:47coba

1:04:49yang tadinya hilang

1:04:57kopi dulu

1:04:59kopi dulu

1:05:01ini nggak perlu kan

1:05:03kalau Perfect City dia langsung nyari kan

1:05:05tuh ada search-nya

1:05:07ya udah, coba

1:05:09nggak perlu pakai LLM

1:05:11nggak, cuma kalau dalam

1:05:13kompleks ini ya

1:05:15justru sengaja kita masukin

1:05:17biar dia nggak ngarah

1:05:19atau nyari dari tempat lain, kalau kasusnya

1:05:21dokumentasi teknis ya, hono gitu

1:05:23biar dia nggak halusinasi atau ngarah

1:05:25cari-cari dari tempat lain

1:05:27oh gitu

1:05:29jadi pakai hono aja

1:05:31apa yang tadi, gini

1:05:33ya coba, satu-satu

1:05:35nah itu bisa

1:05:37langsung jadi attachment kan

1:05:39nggak ada

1:05:41kalau tebut

1:05:43tidak dapat di akses

1:05:45jangan-jangan robot saya

1:05:47coba yang lain ya

1:05:49bagaimana

1:05:55cara

1:05:57mulai menggunakan

1:05:59hono

1:06:01terus pakai itu yang tadi

1:06:03ya coba

1:06:05kalau gue pakai supermoto, bisa

1:06:07di bituin

1:06:09gini

1:06:11tapi pakai yang full

1:06:13llms.dashfull

1:06:15atau semacamnya

1:06:17ada nggak, coba

1:06:19wait, nggak aval

1:06:21iya

1:06:23iya, betul

1:06:33udah

1:06:35cara mulai menggunakan hono

1:06:37siapakah hono itu

1:06:45pak hono

1:06:49hono wepurbo

1:06:51mana sound systemnya

1:06:57mana sound systemnya

1:07:01coba tanya

1:07:03bituin middlewarenya

1:07:09pas aja di hono

1:07:11dia ada nggak

1:07:15llms.txt

1:07:17lms.txt

1:07:19eh, salah

1:07:21share dong

1:07:23iya, bentar

1:07:25nggak ada, belum ada dia

1:07:27yang mana

1:07:29danar, yang artikel yang

1:07:31laku keras itu yang mana, semua

1:07:33semua artikelnya

1:07:35yang mana maksudnya

1:07:37nah, ini pertanyaan juga nih

1:07:41apakah seo masih efektif

1:07:43untuk 2025, atau butuh strategi

1:07:45lain

1:07:47masih efektif

1:07:49masih efektif

1:07:53namun, nggak bisa disamaratakan

1:07:55ke semua

1:07:57jenis situs

1:07:59ataupun bisnis

1:08:01paling

1:08:03paling benar

1:08:05coba lihat

1:08:07google analytics

1:08:09top 3

1:08:11top 3 ininya, visitornya

1:08:13dari mana

1:08:15kalau masih organic search nomor 1

1:08:17secara bisnis

1:08:19masih layak dikembangkan

1:08:21organic search-nya, tapi kalau misalnya

1:08:23social media-nya jauh

1:08:25lebih tinggi, ya udah

1:08:27seperti bangkan apakah

1:08:29apakah

1:08:31seo perlu bagi Anda

1:08:33ya mungkin, mungkin tidak

1:08:35nah, cuma kan seo basic itu

1:08:37tetap aja ngedukung

1:08:39semua aktivitas marketing kita kan

1:08:41misalnya kita pasang ads

1:08:43atau apalah kita di endorse influencer

1:08:45di instagram atau tiktok

1:08:47atau semakinnya, itu kan apa ya

1:08:49mungkin orang

1:08:51klik langsung saat itu juga, tapi

1:08:53belum tentu kan, bisa aja

1:08:55ya cuma lihat terserah

1:08:57terus beberapa kali lihat

1:08:59atau mungkin ngobrolin sama

1:09:01temen atau apa

1:09:03terus suatu hari bisa aja

1:09:05orang jadi, saya ingat

1:09:07pengen buka lagi

1:09:09nge-tik search, itu kan maksudnya berhubungan

1:09:11jadi, itu kayak strategi yang

1:09:13strategi mendukung lah

1:09:15minimal seo

1:09:17mendukung effort kita

1:09:19entah ads atau lainnya

1:09:23kembali lagi ya

1:09:25jenis-jenis ininya

1:09:27jenis usahanya, ada

1:09:29beberapa yang saya perhatikan

1:09:31kayak media ya, terutama

1:09:33itu sosial medianya

1:09:35jalan, tapi dia gak ada website

1:09:37website-nya ya, kalau misalkan mau daftar ini

1:09:39ya pakai google form, pakai apa

1:09:41pakai linktree dan lain-lain gitu

1:09:43jadi kayak, ya seo-nya gak perlu

1:09:45gak penting-penting banget, dia malah

1:09:47lebih penting, gimana bikin

1:09:49konten yang bagus, atau bisa ads

1:09:51untuk sosial media-nya, hanya di satu sosial media

1:09:53tertentu aja, misalkan tiktok, atau

1:09:55instagram, atau youtube

1:09:57ada ya, nah cuma kalau gak punya website sih itu

1:09:59masalah selesai sih ya, aneh ya

1:10:01itu sama kira seo, ya maksudnya ya udah

1:10:03udah fokusin, oh iya, kalau gak ada

1:10:05website-nya kan, ada alasannya

1:10:07atau cuma pakai linktree

1:10:09atau apa, linktree pun seo-nya

1:10:11bagus kan, maksudnya bisa

1:10:13bagus dalam arti minimal, bisa di-search

1:10:15bisa di-search dan akan muncul

1:10:17yaudah, kalau itu kan emang strateginya

1:10:19begitu

1:10:21situs yang salah satu saya

1:10:23handle itu

1:10:25situs recipe

1:10:27dan

1:10:29organic search-nya

1:10:31per bulan secara page

1:10:33view itu 75 juta

1:10:35page view

1:10:37per bulan 75 juta

1:10:39itu hanya dari

1:10:41ads impression aja, mereka udah bisa hidup

1:10:47karena mungkin kalau resep

1:10:49agak aneh ya, maksudnya belum itu orang harus

1:10:51buka apa, platform

1:10:53cuma orang buka yang aja resep

1:10:55lordeader frisbee

1:10:57terlalu kuyuh

1:10:59ya itu apa nya, orang bisa

1:11:01itu skenario

1:11:03atau use case yang orang masih sering

1:11:05nge-search, nah itu berarti kan

1:11:07market research kali ya, nah

1:11:09behavior-nya target audience kalian seperti

1:11:11apa?

1:11:13saya mau nyari itu

1:11:15kalau orang resep apa namanya

1:11:17eggless

1:11:19omelette, gak ada

1:11:21eggless?

1:11:25tapi ada lho, kebetulnya

1:11:29pasti orang vegan

1:11:31ayam goreng tanpa ayam

1:11:37ayam goreng tanpa ayam

1:11:39kan ada ya sekarang menu-menu vegan

1:11:43rendang vegan, ya mungkin ada

1:11:45omelette vegan

1:11:47tanpa telur

1:11:49bisa jago programming tanpa

1:11:51coding

1:11:53vibe-coding

1:11:55itu berarti

1:11:59vegan

1:12:01vibe-coding ya, codenya gak kan

1:12:03pertanyaan berikutnya, bagaimana cara

1:12:11mengukur before dan after

1:12:13pakai tools apa

1:12:15ada yang namanya

1:12:17performance tab

1:12:19devtools

1:12:21yang paling sederhana

1:12:23bisa menggunakan

1:12:25ini aja network, dihitung

1:12:27sebelumnya berapa, setelah diganti berapa

1:12:29iya kan

1:12:31performance tab

1:12:33iya

1:12:35ada performance juga, performance tab

1:12:37itu ada disini

1:12:39bisa di record

1:12:41beforenya berapa, setelah

1:12:43diganti berapa, yang penting itu kan

1:12:45harus diukur yang sebelumnya berapa

1:12:47jangan sampai gak diukur

1:12:49gak tau kita

1:12:51ini lebih cepat atau lebih lambat, jangan-jangan lebih lambat setelah

1:12:53diganti, tapi unik juga ya

1:12:55mengganti

1:12:57type SVG dengan IMG

1:12:59SVG bukannya udah

1:13:01ringan ya

1:13:03tergantung SVG-nya

1:13:05kalau SVG-nya segede, gede banget

1:13:07bikin SVG-nya gede banget

1:13:09terus ternyata image-nya di kompres

1:13:11ya gak tau

1:13:13SVG tapi isinya

1:13:15base 64 ya juga

1:13:17sama aja kan

1:13:19SVG isinya JPEG

1:13:21isinya JPEG di base 64

1:13:23di embed ke SVG

1:13:25gak, ini coba gue

1:13:27llm.txt.org

1:13:29nanti kita bahas

1:13:31llm.txt

1:13:33llm.txt.org

1:13:35ok, ini

1:13:37berusaha untuk bikin jadi standar ya

1:13:39iya, tapi masih informal

1:13:41llm.txt

1:13:43berusaha menerapkan, ya kayak misalnya

1:13:45Hono, ini aja llm.spool

1:13:47nah, kayak

1:13:49belum terlalu

1:13:51proposal ya

1:13:53masih proposal ya

1:13:55udah banyak

1:13:57udah ada contoh-contohnya

1:13:59kayak dia punya direktori yang udah

1:14:01nerapin convention

1:14:03seperti itu

1:14:05hmm

1:14:07first.html

1:14:09ada llm.txt

1:14:11nah

1:14:13llm.txt.full

1:14:15ha, pusing

1:14:17iya, ini markdown ya

1:14:19formatnya sebenernya markdown ya biar gampang

1:14:21iya, menarik-menarik

1:14:33ada tuh

1:14:35ada direktorinya

1:14:37bawah, bawah lagi

1:14:39nah, bawah lagi

1:14:41direktorinya, coba buka yang pertama deh

1:14:43llm.txt.site

1:14:45nah, tuh ada boon

1:14:49ada boon

1:14:51dia mensyen gak ya

1:14:53di dokumentasinya

1:14:55penasaran aja, dia ini gak

1:14:57sama kayak yang itu di paling bawah

1:14:59oh, gak ada ya

1:15:01tuh ada asai

1:15:03di kanan bawah asai

1:15:09oh, ini pakai in

1:15:11pakai apa?

1:15:13inkeep

1:15:15iya

1:15:17ada gak disini?

1:15:19lms

1:15:21gak ada

1:15:23dia gak masukin ya

1:15:25ada apa lagi?

1:15:27mika.ai

1:15:31oh, ada repository-nya

1:15:33jadi bisa

1:15:35disek dulu

1:15:37disek dulu

1:15:39bener gak? tadi aja gak kebaca

1:15:41sama si purple city

1:15:43kayaknya salah format atau gimana ya

1:15:45jadi

1:15:49adem argel ada gak sih?

1:15:51gak ada

1:15:53gak ada

1:15:55banyak banget ya

1:15:59udah mulai banyak ya

1:16:01ini kayak sebagai

1:16:03petisi kali ya

1:16:05ya, buat contoh aja

1:16:07kayak gitu, contoh ya

1:16:09sama kalau orang lain

1:16:11maksudnya project

1:16:13atau entitasan mikir mau adopsi

1:16:15kayak mikir-mikir, ini apaan sih

1:16:17kalau baru kan

1:16:19kalau ragu-ragu mau adopsi

1:16:21atau pengen lihat contohnya

1:16:23kalau yang di llm.txt

1:16:25tadi cuma penjelasan

1:16:27gini-gini-gini, nah contoh konkretnya gimana

1:16:29kan biar kebayang

1:16:31makanya dikasih direktori itu

1:16:33hmm

1:16:35format afif

1:16:37penggunaannya buat apa?

1:16:39format afif

1:16:41itu image ya

1:16:43ada image ada

1:16:45video juga kan?

1:16:47image sama video kali ya?

1:16:49jadi

1:16:51afif itu

1:16:53af1 yang video ya?

1:16:55Google sama Apple itu biasa lah

1:16:57kalau format-formatengini

1:16:59kan suka nggak kompak tuh

1:17:01suka berantem ya

1:17:03udah nggak inget sih kasusnya

1:17:05saya search engine

1:17:07dapatnya AI overview ya

1:17:09jadi sebenarnya

1:17:11kita udah pernah bahas

1:17:13afif itu adalah salah satu format

1:17:15gambar

1:17:17yang modern

1:17:19harapannya bisa menggantikan jpeg

1:17:21atau png, kalau dulu kan jpeg png

1:17:23itu kan udah cukup lama ya

1:17:25kalau sekarang kan browser juga

1:17:27udah modern, cara kerja nya udah

1:17:29berbeda, jadi mereka menciptakan

1:17:31sebuah format baru

1:17:33untuk google

1:17:35ini ya, nggak trend ya

1:17:37nggak populer

1:17:39afif ternyata udah baseline ya?

1:17:41iya udah baseline

1:17:43ternyata udah baseline

1:17:45kurang populer karena

1:17:47belum dia apa, belum

1:17:49diadaptasi sama

1:17:51platform atau sama OS lain

1:17:53iya

1:17:55ternyata udah

1:17:57cdn belum mendukung

1:17:59ya setau gue sih

1:18:01kalau cdn by default kan pada ngasih

1:18:03webp

1:18:05iya webp itu

1:18:07iya yang populer malah webp

1:18:09iya yang populer malah webp

1:18:11kalau

1:18:13si apa

1:18:15Apple dia pake apa?

1:18:17hej ya

1:18:19pokoknya dia pasti lain sendiri

1:18:21afif kan dipopulerkan sama

1:18:23Apple bukan?

1:18:25atau gue salah ya?

1:18:27nggak tau nggak inget

1:18:29iya

1:18:33tapi yang

1:18:35iya

1:18:37Apple yang

1:18:39yang ngepopulerin afif

1:18:41tapi di safari awalnya

1:18:47namun kayaknya udah masuk baseline

1:18:49Chrome dan Obra

1:18:51yang pertama kali

1:18:53jadi Chrome dan Obra

1:18:55sejak 2020

1:18:57Firefox 2021

1:18:59safari 2022

1:19:01webp itu

1:19:03picture webm itu media

1:19:05video ya

1:19:07yang saya tunggu itu JPEG XL

1:19:09yang sempat ditendang dari

1:19:13Chrome kan abis itu masuk

1:19:15bukan

1:19:17bukan

1:19:19sempat Chrome nggak mau pake JPEG

1:19:21yang baru kan JPEG XL itu kan

1:19:23iya tapi

1:19:25balik lagi

1:19:27sedang menuju balik lagi

1:19:29belum balik lagi

1:19:31masih belum bisa ya

1:19:33di Chrome ya

1:19:35belum

1:19:37kalau penerapan

1:19:41Google Analytics.txt gimana?

1:19:45biasa aja

1:19:47masih yang apa?

1:19:49Google Analytics

1:19:51Google Analytics kan

1:19:53ngecek kalau kita mengakses

1:19:55mungkin yang tadi LLMS.txt

1:19:57kita mau liat page view-nya dari

1:20:01yang pakai LLMS.txt

1:20:03kayaknya nggak bisa deh

1:20:05nggak bisa jalan

1:20:07kalau yang consume machine

1:20:09nggak bisa juga

1:20:11TXT kan nggak bisa ngerender

1:20:13java script

1:20:15bisa

1:20:17kalau page ya TXT

1:20:19dan itu

1:20:21adalah static file headernya

1:20:23dari yang dikirimkan itu sudah

1:20:25headernya bukan

1:20:27text HTML ya

1:20:29headernya adalah TXT

1:20:31Google Analytics ya nggak kolot kan?

1:20:33iya maksudnya kalau header

1:20:35HTTP header

1:20:37text itu application text

1:20:39atau text aja

1:20:41application text

1:20:43coba ya kita lihat ya

1:20:45buka aja tadi follow LLM

1:20:49coba network

1:20:53refresh

1:20:55response

1:20:57oh iya

1:20:59salah

1:21:01header

1:21:03response header

1:21:05full header

1:21:07scroll bawah dikit

1:21:09server

1:21:11server

1:21:13nggak ada

1:21:15ini bukan?

1:21:17oh access control

1:21:19kok nggak ada ya?

1:21:21ada sih harusnya

1:21:25accept ini

1:21:29ini apa request ya?

1:21:31kalau itu kan ter request

1:21:33kok nggak ada?

1:21:37kayaknya sih text-text ya

1:21:39text/text

1:21:41iya kayaknya

1:21:45nggak ada ya?

1:21:47kalau

1:21:51yang lain

1:21:57sama nggak?

1:21:59cloudflare

1:22:01kok nggak ada?

1:22:03nggak ada

1:22:05ya intinya

1:22:07kalau dia bukan text HTML

1:22:09dia tidak bisa di render kan Javascriptnya

1:22:11iya nggak ada Javascript kan

1:22:13nggak ada text Javascript

1:22:15jadi Google Analytics-nya juga nggak bisa loading kan

1:22:17jadi nggak keitung

1:22:19nanti bikin sendiri

1:22:23Analytics dari server

1:22:25ya dari server

1:22:27pakai hit aja

1:22:29hit di route-nya

1:22:33lmstudio itu cara kerjanya

1:22:35ngambil resource hardware kita

1:22:37kan dia jalan di lokal

1:22:39jadi dia menggunakan

1:22:41resource yang ada di

1:22:43fancy-nya itu ya

1:22:45lebih fancy

1:22:47pwn olama

1:22:49kalau olama dari command line kan

1:22:53dari command line

1:22:55betul

1:22:57kalau ada GPU dia otomatis detect kan

1:22:59kalau yang kayak olama atau yang

1:23:01lmstudio dan lain-lain itu

1:23:03otomatis detect

1:23:05kalau ada GPU dia pakai GPU, kalau nggak ada dia pakai CPU

1:23:07tapi lebih lambat biasanya

1:23:09tapi pasti dia mengakses

1:23:11hardware kita

1:23:13jadi dia nggak nembak ke API

1:23:15API atau yang mana

1:23:17lihat aja di task manager

1:23:21atau activity

1:23:23monitor itu

1:23:25kalau kita lagi prompting

1:23:27lagi nanya itu langsung naik

1:23:29memori dan

1:23:31CPU atau GPU-nya

1:23:33menyiksa

1:23:35menyiksa GPU

1:23:37oke

1:23:39pertanyaan

1:23:41terakhir nih dari

1:23:43dari Github

1:23:45pertanyaan dari TS ya

1:23:47threat starter

1:23:49apa saja tantangan dalam menerapkan SEO dalam

1:23:51SBA, single page application

1:23:53yang menggunakan client side

1:23:55rendering

1:23:57itu pertanyaan saya

1:23:59coba di share

1:24:01oh iya

1:24:03bedar

1:24:05kurang jawab sih

1:24:07cuma tadi ada

1:24:09di box itu

1:24:11artikel dari Vercel

1:24:13tentang how Google handles JavaScript

1:24:15in the indexing process

1:24:19itu pertanyaan pertama

1:24:21ada dua pertanyaannya

1:24:23tentang yang bertanya-tanya

1:24:25ya

1:24:27SEO di SBA

1:24:31SEO di SBA

1:24:33Google can render client side

1:24:39Google can render client side

1:24:41ini mitos-mitos

1:24:43berbagai urban legend

1:24:45ya cuma hal-hal gini kan

1:24:49kadang-kadang yang yes/no

1:24:51it depends ya

1:24:53kadang-kadang saatnya it depends

1:24:55bagusnya dari artikel ini

1:24:57nanti temen-temen baca sendiri aja karena panjang

1:24:59ini ngulik

1:25:01dari sudut pandang Google search-nya

1:25:03kayak apa

1:25:05dirumit gitu diikutin satu-satu

1:25:07prosesnya, tapi ya

1:25:09kalau TLDR-nya sih

1:25:11sebagian besar mitos

1:25:13it depends

1:25:15nah namun

1:25:17kembali lagi ada pendapat yang

1:25:19berbeda juga yang saya tahu

1:25:21kembali lagi yang namanya dengan

1:25:23client side rendering

1:25:25itu kan membutuhkan

1:25:27download JavaScript file

1:25:29yang gede-gede

1:25:31seidentik ya

1:25:33kalau pake React kan minimal 160 kilobit

1:25:35udah gak kemana itu

1:25:37udah ngambil

1:25:3960 kilobit

1:25:41dan kita terkena budget itu

1:25:43kalau misalnya

1:25:45kita terkena budget itu

1:25:47crawler limit itu

1:25:49kita terkena budget dan sehingga

1:25:51page kita gak

1:25:53ngedownload

1:25:55JS itu gak full download, gak bisa dirender

1:25:57akhirnya ya

1:25:59yang kebaca ya take HTML root doang

1:26:01HTML root gitu, gak ada kontennya

1:26:03itu yang bisa

1:26:05terjadi

1:26:07sehingga best practice-nya kalau kita

1:26:09punya SPA, bagusnya

1:26:11kita sudah siapin pre-rendering

1:26:13pre-rendering untuk

1:26:15page-page-nya kita

1:26:17jadi kalau misalnya user visit

1:26:19halaman kita yang

1:26:21apa namanya

1:26:23halaman kita yang

1:26:25specific

1:26:27yang ha-article link-nya langsung

1:26:29ya itu udah ada pre-render

1:26:31dan setelah pre-render

1:26:33didownload oleh user, barulah kita

1:26:35initialize SPA-nya

1:26:37tetapi page itu sudah ada di

1:26:39pre-render sebelumnya

1:26:41jadi lebih best practice-nya

1:26:43lebih baik seperti itu

1:26:45tapi sebenarnya kalau

1:26:47kalau pakai framework

1:26:49pun sekarang ya meta framework

1:26:51kayak apa ya, Next.js

1:26:53Astro

1:26:55ya, nah lagi-lagi depends

1:26:57kalau yang kayak kasus ifon bilang tadi ya betul sih

1:26:59cuma sekarang kalau pakai meta framework

1:27:01modern juga gak

1:27:03kosongan

1:27:05beef id sama dengan root

1:27:07biasanya ya entah

1:27:09ssd dirider

1:27:11atau semacamnya lah, kodnya gak

1:27:13kosong banget

1:27:15kalau udah pakai meta framework ya sekalian aja

1:27:17server render gak usah pakai client

1:27:19render lagi

1:27:21ssd misalnya, misalnya ada part

1:27:23yang emang part-nya di client render gitu

1:27:25isinya di patch belakangan, itu kan bisa

1:27:27aja, tapi pasti gak kosong sih

1:27:29pasti ada isinya

1:27:31atau pakai skeleton, kayak skeleton

1:27:33apa?

1:27:35loading ya

1:27:37kayak pakai render throne yang

1:27:39bisa terpisah

1:27:41kalau misalnya

1:27:43dirasa terlalu ribet pakai itu sih

1:27:45ya gak perlu

1:27:47tapi mungkin misalnya apa

1:27:49placeholder sama hal-hal pentingnya

1:27:51misalnya kalau artikel

1:27:53to do

1:27:55above default-nya ada, terus ke bawah

1:27:57sisanya misalnya di client render

1:27:59juga bisa

1:28:01bisa dibikin logic gak sih

1:28:03kalau misalkan

1:28:05yang dateng itu crawler

1:28:07atau robot, itu diarahkan ke

1:28:09yang server render

1:28:11atau yang pre-render tadi

1:28:13bisa, bisa

1:28:15bisa, gue pernah bikin gitu

1:28:17kenapa nggak render throne dulu

1:28:19kayaknya buatannya google ya

1:28:21pre-render not AI

1:28:23itu caranya kerjanya

1:28:25gitu ya, emang gitu ya

1:28:27prerender.io

1:28:29jadi kalau tamunya

1:28:31datang adalah robot

1:28:33dia akan kasih alaman

1:28:35yang sudah di render sebelumnya

1:28:37kalau misalkan user

1:28:39dia akan pakai

1:28:41SBA gitu ya

1:28:43dulu gue pernah hand roll

1:28:55kayak gini, maksudnya bikin custom

1:28:57pakai render throne

1:28:59cuma lama-lama nggak

1:29:01maintain dan karena dari google

1:29:03pun udah nggak recommend

1:29:05lagi, nah kita buka aja

1:29:07readme-nya

1:29:09udah nggak recommend, dan akhirnya

1:29:11apa scroll ke bawah ada penjelasannya

1:29:13blablabla, nah itu

1:29:15"deferkated, please note that

1:29:17this project is deviated

1:29:19dynamic rendering is not

1:29:21a recommended approach and

1:29:23there are better approaches to rendering on the web"

1:29:25itu artikelnya

1:29:27Mas Eddie Osmani

1:29:35nah akhirnya

1:29:37akhirnya, gue cuma pakai

1:29:39apa, ya itu tadi ponnya

1:29:41hal-hal yang penting

1:29:43dan above the fold-nya

1:29:45bikin skeleton, langsung

1:29:47apa, kirim HTML aja

1:29:49sisanya ke bawah

1:29:51dynamic-nya

1:29:53client render biasa

1:29:55sejauh ini aman-aman aja

1:29:57ke index semua, maksudnya di-test

1:29:59jadi atasnya

1:30:01jadi kayak judul section

1:30:03sama kayak

1:30:05deskripsi, itu

1:30:07static render, isi posting-nya

1:30:09please off-post, recent post

1:30:11gitu, itu client fetch

1:30:13tapi pakai site-net juga

1:30:15itu udah aman banget

1:30:17nggak masalah

1:30:19jadi kita punya sampai

1:30:21temen-temen ini lagi

1:30:23iya, dari Mas Agung juga ada nih

1:30:25"pernah mengalami hal yang sama

1:30:27gerasi ke next"

1:30:29CSR buat artikel, CSR buat

1:30:31page

1:30:33karena sekarang juga

1:30:35metaframe-nya udah

1:30:37lebih gampang ya, dibandingkan dulu ya

1:30:39pilihannya mau

1:30:41client-site atau server-site

1:30:43kayaknya udah lebih gampang lah

1:30:45kalau dulu kan kayaknya

1:30:47client-site lebih gampang gitu ya

1:30:49nggak perlu setup, macem-macem

1:30:51macem-macem

1:30:53orang udah

1:30:55sedikit berpindah

1:30:57gitu ya, ke arah

1:30:59server render lagi

1:31:01balik ke artikel yang

1:31:03versel tadi deh, maksudnya ada yang

1:31:05menarik, ada yang bagus

1:31:07slow-nya

1:31:09versel, versel

1:31:11ini

1:31:13yep, scroll terus

1:31:15ke bawah

1:31:17nah, ini point-nya

1:31:19yang 1-5 itu point-pointnya

1:31:21key aspects

1:31:23Chrome, headless

1:31:25Chrome yang digunakan

1:31:27di Google web crawling

1:31:29gitu, bla-bla-bla

1:31:31universal, update browser

1:31:33latest stable

1:31:35version of Chromium

1:31:37terus ke bawah

1:31:39lagi

1:31:41nah, itu apakah HTML

1:31:45kalau bukan

1:31:47HTML, langsung process

1:31:49SS, kalau iya

1:31:51send to rendering service

1:31:55iya, gitu

1:31:57oke, oke

1:31:59oke

1:32:01sebentar ya, ada pertanyaan terakhir nih

1:32:03apakah sidemap sebaiknya dibuat oleh Front-end?

1:32:05atau kolaborasi kedua ini?

1:32:07kenapa harus

1:32:11dikotak-kotakan sih?

1:32:13iya, yang penting jadi

1:32:15yang penting ada yang bikin

1:32:17iya, pertanyaannya kenapa harus dikotak-kotakan?

1:32:19maksudnya, ya, sidemap itu

1:32:21harusnya

1:32:23dipikirkan dari awal

1:32:25desain, bukan?

1:32:27sidemap ini maksudnya

1:32:29sidemap.xml atau sidemap

1:32:31situs?

1:32:33sidemap, kayaknya

1:32:35sidemap.xml deh, buat sdk

1:32:37kan, kalau misalkan pada saat

1:32:39awal kita gathering

1:32:41requirement kan

1:32:43oh, butuh apa aja halamannya?

1:32:45about, contact us, halaman home

1:32:47halaman ini, terus kan jadi information apa?

1:32:49arsitektur ya?

1:32:51arsitektur, nah itu kan sidemap kan sebenernya

1:32:53jadi emang dari awal

1:32:55dari awal bikin aja, saya nggak

1:32:57terlalu sering di update

1:32:59kalau di next.js

1:33:01ada nggak sih untuk generate sidemap itu?

1:33:03ada dong

1:33:05ada

1:33:07pasti ada

1:33:09nggak ada di next.js

1:33:11ssg juga ada

1:33:13buat generate

1:33:15sml

1:33:17elefanti juga ada, kayaknya udah

1:33:19hampir semua itu udah standar ya

1:33:21nah itu sidemap itu kan

1:33:23teknologi yang udah 10 tahunan

1:33:25lebih

1:33:27standartnya udah kayaknya nggak mungkin

1:33:29udah support

1:33:31sebaiknya dibuat oleh ai

1:33:33bisa, bisa, bener-bener

1:33:37bener-bener, boleh juga tuh

1:33:39boleh juga jawabannya

1:33:41seluruh website-nya juga sebaiknya dibuat

1:33:43sama sekali ya

1:33:45lms.txt-nya dulu

1:33:47terus pinta si ai-nya

1:33:49bikin sidemap.xml

1:33:51iya, iya, iya

1:33:55kembali kita bikin sidemap.xml

1:33:57kita seru ai bikin

1:33:59sisa website-nya

1:34:01jadi kita coba bilang aja di above

1:34:03post, kontak, nah

1:34:05bikin lah sana gitu ya

1:34:07jadi five coding lagi

1:34:09kapan php mati?

1:34:11kenapa sih

1:34:13pada pengen, kenapa php harus

1:34:15mati gitu pertanyaan saya, kayaknya

1:34:17dendam banget sama php

1:34:19kenapa harus mati gitu

1:34:21kenapa biarin hidup aja kenapa

1:34:23nggak boleh gitu

1:34:25iya, kayaknya pengen banget ada satu

1:34:27teknologi mati gitu

1:34:29terus cuma makin

1:34:31makin banyak disumpain, kayak makin nggak mati-mati sih

1:34:33dan bahkan yang bikin Laravel

1:34:35jadi bisa beli lemur gini

1:34:37lemur gini

1:34:43saat ini ada

1:34:45saya ngobrol

1:34:47dengan salah satu

1:34:49core committernya php waktu

1:34:53di manila

1:34:55bukan maintainer ya, dia cuma kayak

1:34:59punya akses commit

1:35:01dan dia salah satu yang kayak

1:35:03approve, kayak pull request gitu

1:35:07nggak sih, lebih kayak aktif

1:35:09dalam berdiskusi

1:35:11yang dia sebenarnya

1:35:13anggota yang cukup lama dan

1:35:15punya akses commit ke php

1:35:17core, tapi bukan

1:35:19maintainer resmi

1:35:21maksudnya bukan salah satu group yang

1:35:23maintain, kan ada orang-orang

1:35:25yang hanya tugasnya maintain

1:35:27dan ada orang yang tugasnya

1:35:29create feature itu ada

1:35:31ada

1:35:35cerita yang sedang

1:35:39dia bawa

1:35:41waktu itu ngobrol dengan saya

1:35:43jadi ada pull money nih

1:35:47ada pull money dari foundation

1:35:49yang akan memberikan

1:35:51uang itu ke

1:35:53maintainer-maintener

1:35:55dan feature update

1:35:57di php

1:35:59jadi siapa yang, misalnya

1:36:01siapa yang mau bikin feature

1:36:03itu bisa dapat

1:36:05uang

1:36:07dan perunan itu gitu ceritanya

1:36:09ada bounty, ada switcher

1:36:11apa aja yang mau dibuat, siapa yang mau bikin ini

1:36:13bakal dapet segitu

1:36:15nggak se ekstrim itu, tapi

1:36:17iya, jadi ibaratnya

1:36:19kita bisa dapatkan support

1:36:21finansial kalau kita mau

1:36:23kontribusi ke php

1:36:25itu bisa, ada gitu

1:36:27nah, yang terjadi

1:36:29katanya saat ini, trendingnya

1:36:35fiturnya itu jadi dia ada-adain

1:36:37fiturnya itu jadi dia ada-adain

1:36:41supaya dapat duit

1:36:43supaya dapat duit, contohnya

1:36:45error function

1:36:47error function di php

1:36:49kayak

1:36:51ngikutin trending yang ada

1:36:53dengan javascript itu error function

1:36:55terus kemudian, argument

1:36:57sekarang kalau misalnya di php

1:36:5983 atau 82, argument itu

1:37:01nggak mesti urutan lagi loh, yang penting

1:37:03sama argumentnya sama

1:37:05name argumentnya

1:37:07name argument misalnya

1:37:09arg1, arg2 misalnya

1:37:11nggak penting lagi

1:37:13tapi kalau pakai

1:37:15variable name nya arg1, arg2

1:37:17bisa gitu

1:37:19nah

1:37:21hal-hal yang

1:37:23aneh-aneh, yang maksudnya

1:37:25pro dan

1:37:27kontra, tapi fitur-fitur

1:37:29itu dia ada-adain

1:37:31supaya, supaya bisa

1:37:33uangnya cair

1:37:35jadi nggak sehat juga dong

1:37:39kayak hektober fest

1:37:41cuma mengejar kaos

1:37:43dikatanya

1:37:45maksudnya

1:37:47i like your coat

1:37:49ya secara

1:37:51secara

1:37:53internalnya

1:37:55terjadi seperti itu saat ini

1:37:57kapan php mati

1:37:59kalau kembali ke pertanyaannya, saat nggak ada yang gunain lagi

1:38:01jawabannya gitu

1:38:05ya teknologi

1:38:07teknologi ini unik ya, maksudnya

1:38:09bahasa yang

1:38:11bahasa yang tahun 80-an aja masih dipakai

1:38:15kayak lispi itu kan

1:38:17masih dipakai

1:38:19apa yang masih dipakai untuk buat

1:38:21buat ini yang telepon-telepon itu

1:38:23erlang

1:38:25elixir, erlang

1:38:27erlang juga tahun 90-an

1:38:29java juga tahun 90-an

1:38:33jadi apa ya

1:38:39yang pakai

1:38:41apa namanya, Fortran

1:38:43terus bahasa-bahasa dia dulu juga masih ada

1:38:45walaupun

1:38:47dibilang ekosistemnya ya udah

1:38:49dibilang mati lah ya, tinggal maintenance

1:38:51doang kali ya

1:38:53ada tampak fitur ada ini

1:38:57MATLAB

1:38:59dan lain-lain basic

1:39:01kalau pun

1:39:03mati

1:39:05reinkarnasi jadi

1:39:07bahasa pemorgangan baru

1:39:09misalkan Pascal

1:39:11ya Pascal

1:39:13atau ada Delphi, Delphi kan

1:39:15warlandnya kan udah nggak ada tuh kan

1:39:17perusahaannya, ada

1:39:19yang bikin baru apa namanya

1:39:21IDE-nya dengan bahasa Pascal

1:39:23gitu

1:39:25jadi

1:39:27teknologi sebenarnya kalau dibilang

1:39:29mati ya tetap aja ada

1:39:31masih bisa dijalankan lah gitu dengan

1:39:33backward compatibility-nya lumayan

1:39:37gitu

1:39:39dan ya kembali lagi

1:39:41pertanyaan saya kenapa harus

1:39:43nanya kapan matinya, emang

1:39:45mau apa kalau PHP mati

1:39:47client

1:39:49client sama

1:39:51nasi berkat

1:39:55tapi sih cuma kadang kita

1:39:57di ekosistem JavaScript misalnya

1:39:59contoh aja, ya kita apa

1:40:01bias apa sih

1:40:03bias yang itu loh, kalau kita

1:40:05follow-follow-nya akun-akun yang

1:40:07JavaScript ekosistem

1:40:09kita tuh kayak nggak sadar di luar

1:40:11kayak gimana, padahal sekarang nih misalnya kita

1:40:13cuma nge-search tutorial

1:40:15Laravel, tutorial WordPress

1:40:17dalam satu tahun terakhir aja, jadi ini yang

1:40:19masih baru ya, yang masih aktif

1:40:21banyak banget, view-nya juga

1:40:23banyak

1:40:25jadi ya berarti kalau ada

1:40:27yang masih buka tutorial

1:40:29Laravel dan tutorial WordPress

1:40:31berarti kan masih ada orang yang baru belajar

1:40:33nah berarti

1:40:35itu kan bakal ada terus, cholly nanti

1:40:37misalnya udah beneran nggak ada yang pakai

1:40:39tapi kan tetep

1:40:41mungkin sistem yang ada pakai PHP bakal

1:40:43dimaintain sekian 10 tahun ke depan

1:40:45nah programmer terakhir yang bisa PHP

1:40:47udah pensiun misalnya

1:40:49nggak ada lagi yang belajar ya udah itu

1:40:51jadi teringat film Ice Age

1:40:53ha? kenapa?

1:40:55karena ada yang, oh dia

1:40:57si musang itu

1:40:59oh dia bertina terakhir

1:41:01harus dijaga

1:41:03atau dia jantan terakhir

1:41:09kayak nggak tau deh, jantan terakhir

1:41:11yang si musang itu

1:41:13nggak maksudnya ada

1:41:15mereka sekelompu

1:41:17sekumpul

1:41:19sekelompu, sekumpulan

1:41:21cuma saya lupa

1:41:23bukan mamotnya

1:41:25yang musang yang kecil

1:41:27ya nontonlah Ice Age

1:41:29seberapa ya pokoknya lucu deh

1:41:31kalau ingat itu ketawa

1:41:33iya

1:41:35apalagi sekarang dengan

1:41:37adanya bantuan kita bisa

1:41:39belajar sama AI

1:41:41teknologi-teknologi yang lama

1:41:43itu yang tadinya

1:41:45dokumentasinya mungkin kurang bagus

1:41:47error message nya mengerikan

1:41:49takut gitu kan, sekarang udah bisa dibantu

1:41:51sama AI, misalkan temen-temen mau belajar

1:41:53yang low level kayak SII gitu kan

1:41:55kalau dulu kan kayaknya

1:41:57mengerikan banget gitu kan

1:41:59kalau sekarang ya kalau ada error ya tinggal

1:42:01kopas ke AI

1:42:03minta dibantu, kalau nggak ngerti

1:42:05nanya, ini maksudnya apa

1:42:07cara bikin, cara

1:42:09ini, cara kerjanya gimana

1:42:11udah, jadi bisa

1:42:13berkembang lagi itu bahasa gitu

1:42:17nah, tapi balik lagi

1:42:19kalau nggak ada yang nyebut

1:42:21kalau nggak ada yang, maksudnya nggak ada yang gemur-gemur

1:42:23tentang bahasa itu, nggak ada yang bakal mikir

1:42:25belajar itu, jadi balik ke

1:42:27teori awal, hipotesa awal gue selama

1:42:29masih ada yang ngementarin, bahkan

1:42:31ngementarin pecahgaan

1:42:33itu sesimple itu ya

1:42:35kalau ada yang tertarik ngulik sih

1:42:37ya, kalau misalnya

1:42:39mau dibikin SEO in

1:42:41bisa PHP

1:42:43akan punah, mungkin bisa

1:42:45kalau laris bisa terjadi

1:42:47WordPress kalau nggak pake PHP lagi, mungkin PHP lama-lama hilang

1:42:51nggak lah, masih ada Laravel

1:42:53Laravel komunitasnya kencang gitu

1:42:55Laravel lebih

1:42:57monetisasi lebih mantap

1:42:59daripada WordPress

1:43:01ekosistem Laravel lebih gede

1:43:03lagian WordPress juga

1:43:11udah banyak yang mau bikin apa

1:43:13bikin WordPress killer segala macem

1:43:15tapi kan belum ada yang berhasil menandingi

1:43:17nggak mati-mati, tetap 50%

1:43:19bahkan WordPress pun udah kena

1:43:21udah kena apa, udah kena

1:43:23AIP kayak sekarang pun masih

1:43:25kompetitornya nggak ada

1:43:27makin drama, maksudnya

1:43:29kan itu, apa

1:43:31istilahnya there's no such thing as

1:43:33big publicity, pokoknya apa

1:43:35publicitas

1:43:37ribut-ribut, gemur-gemur yang negatif

1:43:39mau jelek atau bagus ya tetap aja publicitas

1:43:41maksudnya ya

1:43:43maksudnya nggak langsung bikin

1:43:45orang tiba-tiba nggak

1:43:47pake WordPress sama sekali, nggak

1:43:49maksudnya nggak secara signifikan ngurangin

1:43:51user base ternyata

1:43:53salah satu trik yang paling

1:43:55yang paling gampang dilakukan adalah

1:43:57kalau temen-temen mau website-nya, SEO-nya bagus

1:43:59pake aja CMS seperti WordPress

1:44:01itu by default udah bagus gitu

1:44:03kalau nggak

1:44:05diulit-ulit itu udah oke gitu

1:44:07by default, by course

1:44:09by default, ya

1:44:11sudah ada sidemap

1:44:13sudah bisa permaling, kanonical

1:44:15itu udah ada semua

1:44:17udah lengkap

1:44:19apa namanya

1:44:21sekarang

1:44:23ada native PHP buat mobile

1:44:25jangan salah, jangan dulu

1:44:27PHP bisa dipake buat desktop app

1:44:29ada yang pernah halami nggak

1:44:31elektron

1:44:33bukan elektron

1:44:35dulu banget ada tuh

1:44:37jadi native atau gimana

1:44:39jadi cute

1:44:41cute, cute

1:44:43php gtk apa? php gtk

1:44:45php gtk, inget nggak?

1:44:47inget, inget, inget

1:44:49itu bikin aplikasi desktop

1:44:51zaman dulu

1:44:53native

1:44:55bukan elektron

1:44:57iya, iya, iya, inget

1:44:59udah nggak sekarang

1:45:01udah nggak di maintain

1:45:05php pun

1:45:07bisa dibikin jadi javascript

1:45:09ada php ini kan

1:45:11iseng banget sih

1:45:13itu apa namanya

1:45:15php itu bisa jalan di browser

1:45:17beneran

1:45:19di compile

1:45:21nah, di transpile, pakai apa tuh

1:45:23transpiler, apa bahasa transpiler kita

1:45:25sering pakai

1:45:27apa? bubble

1:45:29bubble, coba cari bubble php

1:45:31ada kok

1:45:33amat sih, ada

1:45:35jadi bisa jalanin php

1:45:37ya iseng aja

1:45:39bubble php

1:45:41itu jawaban yang seperti banta sih

1:45:43ya itu

1:45:45php bubble transpiler

1:45:47iya, tuh

1:45:49from php, jadi

1:45:53nulisnya di php

1:45:55jadi js

1:45:57iya

1:45:59bisa jalan di browser

1:46:01iya

1:46:03why

1:46:05why

1:46:07ini

1:46:09ini tadi mengomentari

1:46:11WordPress, blogger lebih bagus ya

1:46:13mungkin juga, saya nggak tahu

1:46:15waktu dulu

1:46:17saya waktu

1:46:19mau bikin website buat

1:46:21iseng-iseng gitu kan

1:46:23biar SEO nya bagus gimana caranya, yaudah

1:46:25pakai WordPress aja gampang, tinggal pilih-pilih teams

1:46:27terus install plugin yang

1:46:29ada SEO itu, optimize

1:46:31udah

1:46:33iya oas

1:46:35apa nih

1:46:37Laravel malah

1:46:39nggak mau kalah sekarang sama franken

1:46:41php tatanya sepenuhnya seboleng

1:46:43oh franken php yang baru ya

1:46:45iya, pasti akan

1:46:47ada, apa namanya ya

1:46:49inovasi-inovasi di sekitar

1:46:51ekosistem itu gitu

1:46:53gimana caranya bikin php lebih cepat

1:46:55gimana caranya, ya kan

1:46:57orang suka kan

1:46:59experience menggunakan php itu

1:47:01banyak yang suka, makanya gampang

1:47:03orang yang baru belajar itu gampang

1:47:05lebih gampang belajar php daripada belajar

1:47:07yang lain gitu, pasti ada sesuatu

1:47:09disitu yang menyebabkan dia populer kan

1:47:11iya, php bukan compiler ya

1:47:13iya

1:47:15php adalah

1:47:17transpiler

1:47:19transpiler

1:47:21bukan, php bukan compiler

1:47:23interpreter

1:47:25iya

1:47:27apakah 10 php

1:47:29setara satu java, maksudnya

1:47:31saya nggak ngerti banget

1:47:33orangnya

1:47:35developer, harus ada 10 server

1:47:37php untuk bikin

1:47:39atau apa ya, atau

1:47:4310 server php bisa digantikan

1:47:45satu server java, nggak tahu

1:47:47ini maksudnya apa

1:47:49foksi, atau mungkin ukuran

1:47:51ukurannya

1:47:53nggak tahu

1:47:55java kan gede juga ukuran

1:47:57jvm-nya yang gede

1:47:59jvm-nya gede

1:48:01makan memori-nya juga gede

1:48:03wah, sudah hampir 2 jam

1:48:07iya, udahan yuk

1:48:09kita udahan ya

1:48:11kita pilih

1:48:13topik selanjutnya

1:48:15kita pilih topik ya

1:48:17kita pilih topik

1:48:19beberapa menit akhirnya kita pilih topik

1:48:21ini udah selesai, terima kasih banyak

1:48:23mas

1:48:25lirik kaisa buat

1:48:27topiknya

1:48:29selanjutnya kita mau bahas topik apa

1:48:31oh ya, di close dulu ya

1:48:33kita punya banyak

1:48:35pilihan topik

1:48:37silahkan

1:48:39kalau ada yang mau kasih ide juga

1:48:41ini berdasarkan

1:48:43apa nih pilihannya

1:48:45top

1:48:47wah

1:48:49database scaling tuh menarik

1:48:51tapi gue nggak ngerti nih apaan nih

1:48:53database scaling

1:48:55metode database scaling

1:48:59bisa horizontal scaling

1:49:01bisa vertical scaling

1:49:03ini kayaknya kita harus ngundang orang kali ya

1:49:05iya, betul

1:49:07itu aja imre-imre-imre

1:49:09imre ya

1:49:11satu lagi deh

1:49:13satu lagi

1:49:15bahas framework

1:49:17apa?

1:49:19ionic

1:49:21ionic apa tenstack

1:49:23apa?

1:49:25tenstack aja yuk

1:49:27tenstack ya

1:49:29lebih menarik karena baru

1:49:31semua bahas tenstack universe

1:49:33jadi kalau di dunia view

1:49:37kan ada unflue

1:49:39universe

1:49:41kalau di dunia ryek ada tenstack universe

1:49:43tenstack universe

1:49:45ini

1:49:47jadi tadi ada yang nanya kan

1:49:49iya, ada yang nanya kan

1:49:51apa namanya

1:49:53mana tadi, kok hilang

1:49:55itu beneran npm doang

1:49:57next.js, kompetitornya next.js

1:49:59ini salah satunya kompetitor next.js

1:50:01kita lihat gimana

1:50:03yang itu cuma next.js

1:50:05sebenernya dia punya produk, dia punya itunya banyak banget

1:50:07kalau yang kompetitornya next.js

1:50:09head2head tuh tenstack start

1:50:11nah tapi sebenernya ada banyak-lain

1:50:13meta frameworknya ya

1:50:15kalau ini lebih-lebih kecilnya ya

1:50:17oke kalau gitu

1:50:21ini aja ya, buat minggu depan

1:50:23kita akan bahas tentang tenstack

1:50:25kita nggak boleh

1:50:27kita kan sudah 5 coding

1:50:29kak veto

1:50:31kak veto

1:50:33ionic

1:50:35next time ya

1:50:37kita pengen tau

1:50:39pengen ngundang siapa

1:50:41yang udah pernah pake ionic, soalnya kita nggak pernah

1:50:43itu si ini aja

1:50:45si Andrew

1:50:47kan dia naik ionic

1:50:49udah malam jadinya ngaco

1:51:03nggak, setiap hari juga ngaco

1:51:07dari awal juga

1:51:09ini excuse langsung

1:51:11ketemu siang juga ngaco

1:51:13oke

1:51:17sebelum lebih ngaco ya, kita udahan dulu

1:51:19terima kasih banyak buat semuanya

1:51:21kita ketemu lagi minggu depan

1:51:23dengan topik yang berbeda

1:51:25tentunya tenstack, ditunggu aja

1:51:27kalau temen-temen punya topik

1:51:29bisa langsung ke ngobrolin

1:51:31kan bisa langsung ke

1:51:33kesana.in/ngobrolin

1:51:35nggak ada, oh ada ini dia

1:51:37kesana.in/ngobrolin web

1:51:39nanti akan ada

1:51:41github discussion, temen-temen

1:51:43bisa coding atau bisa

1:51:45masukin aja topik yang mau dibahas

1:51:47nanti ilihnya tergantung kita

1:51:49logo step yaknya kita

1:51:51sudah bisa kita hilang ya minggu depan

1:51:53mudah-mudahan minggu depan, oke

1:51:55kalau gitu, udahan dulu

1:51:57selamat malam, selamat istirahat

1:51:59sampai jumpa

Suka episode ini?

Langganan untuk update episode terbaru setiap Selasa malam!

Langganan Sekarang

Episode Terkait

Bedah Situs meutia.net - Ngobrolin WEB
EP 137

21 Jul 2025

Bedah Situs meutia.net - Ngobrolin WEB

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #NgobrolinWEB! Malam ini kita akan membedah situs yang disubmit oleh salah satu penonton ki...

Web Performance Update - Ngobrolin WEB
EP 128

13 Mei 2025

Web Performance Update - Ngobrolin WEB

Yuk mari kita diskusi dan ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia web. Agar tetap up-to-date dengan teknologi web terkini. ...

Ngobrolin Database - Ngobrolin WEB
EP 133

17 Jun 2025

Ngobrolin Database - Ngobrolin WEB

🗣️🕸️ Selasa malam waktunya #NgobrolinWEB! Malam ini kita akan membedah berbagai cara scaling database. Masih bersama p...

Komentar