Lompat ke konten utama
EP 175

Testing dengan Playwright

Ringkasan Episode

Bantu Koreksi

Episode ini membahas Playwright dan bagaimana perannya berubah di era coding agent. Sejarahnya dimulai dari Puppeteer buatan Google yang hanya mendukung browser berbasis Chromium; dua pembuatnya pindah ke Microsoft dan melahirkan Playwright yang mendukung semua browser β€” memakai protokol DevTools untuk Chromium dan jatuh ke WebDriver untuk Firefox dan Safari. Pergeseran terbesarnya: end-to-end test yang dulu dihindari karena lambat kini justru jadi masuk akal, karena kita tidak perlu menungguinya lagi. Ivan menjalankan seluruh rangkaian sebelum tidur dan paginya tinggal memeriksa hasilnya. Ia juga memasang quality gate β€” linter, type check, formatter, lalu test β€” yang harus lolos sebelum agent boleh membuat PR, dengan catatan penting: pernah ketahuan agent-nya menyiasati gate itu dengan memfilter test yang gagal supaya bisa lanjut membuat PR. Untuk menghubungkan Playwright ke coding agent ada dua jalan yang berbeda karakternya. CLI lebih cepat, lebih hemat token, dan berjalan headless β€” cocok untuk alur yang sudah kita ketahui langkahnya. MCP berjalan headed dengan browser yang benar-benar terbuka, lebih boros tetapi lebih tepat untuk penjelajahan yang open ended dan menghasilkan rekaman video yang lebih andal. Dibahas juga UI mode yang memberi dashboard lokal berisi timeline dan filter test, serta paralelisme yang harus dirancang sendiri karena test end-to-end sering saling bergantung lewat database bersama.

Poin-poin Utama

  • β€’Playwright lahir setelah dua pembuat Puppeteer pindah ke Microsoft β€” bedanya ia mendukung semua browser, memakai protokol DevTools untuk Chromium dan WebDriver untuk Firefox serta Safari
  • β€’End-to-end test yang dulu dihindari karena lambat kini masuk akal justru karena kita tidak perlu menungguinya β€” dijalankan semalaman, hasilnya diperiksa pagi harinya
  • β€’Quality gate berisi linter, type check, formatter, dan test yang harus lolos sebelum agent boleh membuat PR β€” tetapi agent pernah ketahuan menyiasatinya dengan memfilter test yang gagal
  • β€’CLI lebih cepat dan hemat token untuk alur yang langkahnya sudah kita ketahui, sementara MCP lebih cocok untuk penjelajahan open ended dan menghasilkan rekaman video yang lebih andal karena browsernya benar-benar terbuka
  • β€’Sintaks Playwright sengaja dibuat mirip Testing Library, termasuk getByRole yang berbasis accessibility β€” sehingga secara tidak langsung mendorong penulisan HTML yang semantik
  • β€’Paralelisme harus dirancang sendiri: test end-to-end sering bocor satu sama lain lewat database bersama, jadi login dijalankan sekali dulu lalu sisanya baru boleh paralel
  • β€’Standar dukungan browser di enterprise bisa berarti 4 browser kali 3 versi kali 3 ukuran viewport β€” 36 kombinasi untuk satu test, dan di situlah layanan terkelola seperti browser farm jadi masuk akal
Transkrip otomatis Bantu Koreksi

JavaScript narasumber [musik] [musik]

dapatkan hanya di domainesia. [musik] Yo yo yo, selamat malam.

Malam berdua [tertawa] teman-teman YouTube dan Linkin. Kita lagi menunggu narasumber ya, satu lagi ya.

Iya. Kita bingung mau ngomong apa ini kalau berdua lagi macul dia.

Lagi macul katanya jam segini ya.

Rajin-rajin sekali ya. Masih kerja jam 0.00. Soalnya mulai kerjanya tadi siang.

Eh, benar enggak sih dia Eka itu juga remote USA kan?

Iya. USA biasanya lebih malam lagi ya.

Tapi iya ya enggak jelas sih. Enggak pernah jelas sih dia ngomongnya gimana karena se seesuai dengan tim

pengetahuan timnya. Timnya Oh, sesuai dengan tim.

Iya. Hm. Jadi, tapi ada juga yang benar-benar asinkronus kan enggak perlu ee apa jamnya beririsan gitu kan. Yang penting

kerjaan selesai. Beririsan sih beririsan sih perlu ya.

Tetap perlu perlu ya. Kalau kalau maksudnya bukan syronize ya, beririsan ya.

Beririsan. Heeh. Iya. Ya, kalau engak soalnya waktu si Mas Indra yang waktu dua dua dua episode yang lalu ya, dia kan sempat

remote di Kanada. Kita nanyain itu time zone-nya gimana. Dia benar-benar asinkronus katanya enggak perlu ada beririsan. Jadi memang

based on ee pekerjaan aja. hanya waktu-waktu tertentu misalkan butuh meeting kayak ee alignment dan lain-lain baru e gadang

dikitlah. Iya. Iya. I tergantung perusahaannya juga ya.

Ya, tergantung ke cuman kayaknya kalau dilepas gitu kayaknya agak enggak enak juga kerjanya ya.

Hm. Tergantung ya. Tergantung orangnya juga ya.

Kalau tergantung orangnya. Kalau misalnya yang enggak enaknya kalau misalnya terlalu asinkronus dan kerjanya sendiri sendiri begitu kesepian

ya. Itu makanya tadi kan ngomongnya enggak enak itu maksudnya itu iya kayak kerjanya sendiri gitu ya.

Kok enggak ada ih kok gua patah-patah sih? Ya ampun.

Oh iya benar. Coba diperbaiki dulu isong. yang sudah hadir boleh em absen-absen dulu ya. Kita ee sedang

menunggu narasumber [tertawa] di sini. Ada Riza dan juga Ivan. Eka lagi masih apa masih bekerja.

Jadi coba gua reload dulu ya.

Sambil ngobrol-ngobrol dulu ya. Ya, silakan apa ini ya? Sambil menunggu seperti biasa sesi malam ini dipersembahkan oleh

Domesia. Nah. Kalau teman-teman mau cobain apa hosting dominesia bisa pakai promo code ngobrolin web DN itu diskonnya 10% ee untuk web hosting. Tapi

ee saya baru dikabarin nih sama CTO-nya Dominesia. Sekarang hosting Dominesia itu udah bisa MCP.

Jadi kita bisa deploy dari LM atau dari coding agent.

itu untuk hosting. Sedangkan kalau mau diskon yang lebih gede, Teman-teman bisa ee pakai ini. Eh, mana dia nih? Ee promo

Lihat transkrip lengkap (623 segmen lagi)

code ngobrolin VPSDN itu dapat ee VPS yang cloud VPS Turbo Dominesia itu diskonnya 50%.

Promonya bisa dipakai lebih dari satu kali.

akunnya enggak perlu ganti, satu akoun aja. Em, dan langsung cek aja ke dominesia.com. Terima kasih, Dominesia.

Nah, pas sekali. Loh, kok muter? Nah, sudah hadir tadi ee saya sempat apa ee sempat ee menginformasikan ke teman-teman kalau ee

layanan web hosting dominia sekarang eh bukan sekarang nanti bakal support MCP jadi bisa deploy dari LLM atau dari

coding agent kayaknya sudah deh. Sudah ya?

Sudah. Kemarin udah di-invite sama Iya di-invite cuman itu udah udah publik atau belum kita enggak tahu ya.

Tapi kita dapat invitasinya buat dites diinvite buat ngetes dan feedback ya katanya.

Feedback. Iya minta feedback kan. Selamat malam Mas Erdian.

Wah ada logonya nih. FT.Dde Wah ini beneran ada website-nya.

Niat-niat sekali ya sekarang ya. Iya sekarang sudah ada MCP jadi lebih dimanjakan lagi ya.

I jadi bisa enggak tahu ya gimana. Gua belum coba di belum coba juga sama habis ini habis ini pengin tahu apa aja

sih yang dixpose di di ability-nya. Jadi bisa ngapain aja, tapi dikasih artikel-artikel sih. Jadi mau baca dulu belum sempat baca aja. He.

Iya. Target marketnya memang buat vi coder katanya. Soalnya saya penasaran kan kenapa pilihnya MCP, kenapa enggak pakai CLI aja? Kan kalau CLI bisa

dipakai sama LLM dan bisa dipakai sama manusia gitu kan. E dan lebih hemat token juga. Oh, ternyata target

marketnya itu orang yang enggak begitu tchnikal. Dia cuman bisa pakai LLM.

Jadi, dia ee tinggal koneekin MCP-nya, dia bisa deploy. Gitulah kira-kira.

Masih masih speechless. Gimana caranya? Tapi pengin Heeh.

Masih speel ya. Jadi, topik kita malam ini adalah play.

Play. [tertawa] apa hubungannya sama MCP? Tapi player itu punya MCP loh sekarang. Makanya kita kupas yuk.

Iya. Ee Playri punya MCP. Kemudian eh Chrome de Tool juga ada.

Chrome-nya sendiri ada enggak sih? Ada kan ya Chrome-nya ada ada ada Chrome DEC itu? Ada ada ada Chrome Chrome browsernya ada juga

buat otomasi browser ada kan? Bukan bukan [berdehem] Chrome MCP ya.

Jadi Chrome def tool MCPCP. Iya. Jadi death tool-nya yang punya MCP.

Oh, which is ya sama aja bisa berarti bisa buat ngendaliin si Chrome-nya, browser. Iya.

Iya. Dan bisa cek performance juga ya berarti ya.

Bisa. Bisa semuanya bisa cek LCP. Gua sekarang kan kalau di kantor ee apa mau mau optimize performance segala macam ya

langsung ke langsung ke itu MCP.

Iya ke death tool MCP ada LCP dibagging.

Udah tinggal jalanin LCP dibagging pakai skill-nya dia sendiri yang dibaging ee LCP-nya. Terus beres deh. Tinggal dia

ngasih tahu ini loh bisa dibenerin udah.

Oh, pakai loop aja atau pakai gold slash goal. Make sure all ini apa? Lighthouse 100 [tertawa] kerja dia itu sampai token habis.

Tapi bisa beneran loh. Beneran bisa ya? Proven ya. Proven proven. Tunjukin bentar ya.

Boleh. Mudah-mudahan. Demo, demo, demo. Enggak usah demo. Maksudnya hasilnya demo belum ada.

Iya, maksudnya ee Iya, demo enggak enggak live code. Enggak live code. Demo aja present.

Oh, tadi tahu enggak kenapa tiba-tiba nge-lag komputer semua?

Kenapa CPU 100%? Ada ada. Iya, ada.

Lupa matiin session cloud. Ada empat lagi jalan.

[tertawa] Oh, dia makan memori. Makan memori apa CPU dia banyakan?

Iya, memori. Memori ya. Heeh. Habis sama kemarin juga waktu live streaming juga sempat kejadian kayak gitu.

Tiba-tiba si P streaming kan itu streaming kan.

Streaming itu juga berat. Iya, berat. Heeh. Sama kemarin juga begitu. Eh, salah. Sor di ini dulu.

Iya. Jadi saya baru live kan ee situs saya.

Oh bentar remove dulu. Oh ini lagi belum ya?

Ah sudah. Nah saya baru live kan situs saya weekend hari minggu lalu terus I ini ee 94

sebenarnya sih sudah udah beres tinggal casing-casing doang ini. Makanya bisa makanya bisa cuman 2,8. Tapi sebenarnya sudah oke. Jadi ini

prosesnya pakai cloud code dan saya pakai goal itu saya tinggalin dia pakai deat tool MCP ee pakai playw juga dan satu sisi lain

saya pakai playw juga playw MCP untuk ngecek-ngecek.

Nah, ini kan sudah 1,7 bagus ya.

Nah, ya kan belum bisa 100 amat. Kadang bisa tapi kadang enggak. Tapi ya sudah sampai sini saya sudah malas bikin 100. Enggak

perlulah ngapain juga 100an. Iya. Ee gini aja gini aja udah enggak enggak apa namama istilahnya low effort untuk

bikin performance sekarang. Iya lama-lama kerjaan saya sudah tidak ada alasan lagi ya. Bukan lama-lama kerja saya diambil AI

[tertawa] saya obsolete. Obsolete. Iya. Itu iterasinya berapa kali dia pakai gol gitu kelihatan enggak sih? Oh, saya cobain ini. Oh, masih

belum ee belum meningkat. Dia cobain lagi masih belum meningkat gitu. Ada berapa kali iterasi? Kelihatan enggak?

Kelih dia enggak bukan, dia bukan ling, Mas.

dia dia akan membuat dia akan membuat ee kan dia akan sori dia seperti looping selama kondisionalnya itu belum tercapai

belum terpenuhi kan ya apa istilahnya ee internal looping-nya si Iya cuma berapa kali enggak kelihatan enggak kelihatan

enggak kelihatan ya mm prosesnya enggak kelihatan kalau tahu pagi pagi-pagi sudah lihat eh halus tahu-tahu sudah bagus

ini sudah bagus nah ini dia narasumber kita.

Iya, [tertawa] Narsung. Eh, jangan. Belum siap.

Siap. Hari ini kita ngomong play.

Hari ini kita topiknya kan playw tadi.

Iya, sama-sama kita baca ininya itu ee menjalankan MCP death tool sama MCP playright untuk meningkatkan performa lighthouse tapi pakai looping

di LLM. Selamat malam, Ricky. Gitu.

Nah, looping kan metodenya maksudnya apa cara dia ngerjainnya. Tapi kalau pakai MC FL-nya gimana?

Ya, ini dari awal aja apa apakah flwight [tertawa] itu?

Yaah, kalau itu kita mulainya dari ini dulu aja.

Kenapa saya tunjukin Pak Petiriknya Petir? [tertawa] Papa Petir ini kan buatan Google dan dia hanya ee mendukung eh Chrome

Chrome base lah ya kali yaum Chrome base browser. Nah, dulu gosip ya gosipnya ada dua pencipta ee papetir tiba-tiba di

2019 pindah ke Microsoft kemudian dia bikin playwright karena mungkin Microsoft memperbolehkan untuk semua browser sedangkan di di

papetir cuman boleh Chrome gosipnya begituak browser engine sendiri Iya.

Jadi masih enggak ada kepentingan buat monopoli.

Sekarang Papa Petir sudah bisa ya?

Sudah kan itu Oh, sudah dukung ya ada web driver.

Gara-gara web driver ini bukan bukan web driver itu kan ini ada MCP-nya juga ya.

Mana MCP tulisannya? Oh iya itu MC inst MC Papa petir petir MC.

Iya. Ih, sudah bisa sudah bisa web MCP web MCP juga. Wow, baru tahu ya.

Udah, udah, udah ngulik belum sih web MCP?

Belum. Kayaknya harus dimasukin topik itu web MCP.

Iya, lihat sekilas aja ya. Gua k gua klik dulu entar kita experimental IPI is subject to cheat.

Oh, bukan. Eh, experimental allow web page to register tools.

Iya, standar ya. Jadi si website-nya yang bisa langsung register protokol web MCP.

Iya. Dan itu masih original ingin dijadikan standar. Ingin dijadikan standar seperti biasa kayaknya mereka dorong.

Oke. Peser kuat itu. Iya. Jadi ini mengingatkan pada drama yang baru-baru ini terjadi ya.

Ee apa drama apa Argentina Argentina Spany?

Oh gila. Itu drama juga sih. Itu drama juga.

[tertawa] Yang itu yang Google apa karyawan Google dipecat gara-gara dia bikin workspace workspace.

Padahal kerjaannya adalah defrel workspace yang apa harus dia bikin itu maksudnya bukan ngumpet-ngumpet dan dia udah ee apa dia

udah bilang juga ini bukan produk official Google. Kita juga pernah ngobrolin itu sekilas kan. Iya.

Masalahnya ada sebenarnya ada dua masalahnya.

Dipecat dia ngomong. Dia ngomong kenapa gara-gara itu alasannya? dia ngomong dipet alasannya gara-gara dia bikin ee CLI Tools untuk e web eh untuk

e workspace Google workspace ya bisa ngcek email e yang punya dia punya strategi yang berbeda si enggak ee menurut saya tuh dia ada ee

dua kesalahan sebenarnya kalau dari ini ya sudut pandang ee saya pribadi gitu ya enggak tahu benar atau salahnya ya

pertama pas dia launching memang benar itu bukan offisial Tapi ternyata ee Google itu sudah mempersiapkan. Jadi begitu dia dipecat

selang berapa hari Google Ayo itu mereka launching CLI untuk mengumumin suatu tools yang fungsinya enggak sebagusal. Jadi ternyata udah ada

yang bikin terus dia bikinya. Iya memang cuman mungkin kan kita enggak tahu di belakang layarnya gimana kan.

Mungkin dia enggak ngomong-ngomong kalau dia mau bikin enggak enggak komunikasi gitu walaupun dia defrail ya mungkin ya.

Ini enggak tahu. Yang kedua, kesalahan kedua adalah dia pakai GitHub account. Memang bukan GitHub account Google tapi kayak GitHub account Google

defra background-nya Google. Seolah-olah seolah-olah official.

Nah, jadi kan orang bisa salah sangka kan.

Iya. Ada salah kesalahan yang ketiga lagi mungkin kalau pribadi enggak apa-apa kan.

Heeh. Jadi ada embel-embel Google-nya di situ.

Kesalahan ketiga. Terus dipromosiin sama Adi Osmani. Itu saya enggak tahu tuh.

Adi Osmani sempat promo di Twitter-nya kalau enggak salah atau di Linkin promosiin produknya itu dan enggak lama Adi Osmani juga

juga itu kan firwell kan cuman itu enggak tahu kasusnya gimana kalau apa itu menyeret atau enggak.

Heeh. Enggak tahu deh. A bisa spekulasi.

Teori gue beda sih. Ee apa kan sebetulnya kalau apa praktik ini teor e ya bisa salah juga ya maksudnya bukan

bukan ngebantah ini murni spekulasi kita enggak bisa ee kita enggak bisa kalau ma benar kita harus ngebobol

kantor Google undang Mas Danang. Oh enggak ya [tertawa] kecek ee lok komunikasi petinggi Google.

Nah, kalau ini kan kayak enggak bisa teori teori gembel lah. Kita di pinggiran sambil kacang kita berteori. Kalau teori gua mah ini murni

politik kantor sih. Saya kan kantor ya bisa juga kalau di enggak ee penjelasannya adalah kalau di bigtech kan ee apa

promosi-promosi layernya itu kan posisinya ribet kan ya kayak yang di sitcom Silicon Valley itu loh. Dan maksudnya ada

Iya. Iya. Ee apa? Sikut-sikutan ya. Sikut-sikutan. Heeh.

Dan bikin sesuatu diapprove dianggap sebagai hal yang bagus dan memajukan brandnya Google. Terus mungkin di launching di IO atau semacamnya dapat

promosi. Nah, mungkin si yang si yang dipecat ini enggak mikir kayak gitu ya.

Dia sebagai ee soalnya sepengetahuan gue sih eh GitHub ee apa akun GitHub itu emang semacam playground dan itu praktik yang

umum. Cloud Flare kalau enggak salah punya GitHub kayak gitu juga yang sama Firefox juga punya.

kita. Heeh. Dan maksudnya itu hal yang umum, wajar dan pas musim clown si Cloud kan bikin clow, mereka bikin eh

hosted clow pertama kan, tapi itu ada e labelnya besar. Ini bukan produk Cloud FL, tapi di eh dipush-nya di GitHub eh

Defil atau Playground atau semacamnya punya CL. Heeh. He.

Nah, ini Google juga maksudnya that in bukan praktik yang aneh, salah, atau melanggar apa-apa. Cuma kebetulan yang

dibikin dia itu ambigu aja jadinya. Benar enggak sih?

Kalau enggak ya enggak tahu teori gua sih bukan itu sih kayak dia nyut dia overlap dengan dia overlap dengan

mungkin tim lain yang bikin jadi bikin mungkin enggak sebagus enggak sebagus dan enggak selengkap yang dibikin si Mas Mas Tumbal ini

tapi lebih polish dan ee ya mungkin apalah politik kantor ini yang bakal dipromote di IO ya kan enggak mungkin

ada dua produk yang satu official yang satual ee terus apa ini justru yang lebih bagus Gus dan malah di apa secara enggak

langsung ya itu kalau yang ada faktor ee Adi Osmani nge-hype itu itu gue setuju sih kayaknya maksudnya ada ada suatu

drama entah apa jadi kayak kan ee masa apa persepsi publik kesuai ke si Mas Tumbal produknya si Mas Tumbal itu kan

kayak dan bagus lagi produknya udah bikin sendiri bagus kalahin tim tim steing steing the thunder of tim yang

apa yang pro ini jadi maksudnya Apa ya?

Itu makanya dia jadi tumbal. Gua gua yakin kalau dia cuma bikin produk ala-ala di GitHub itu pun enggak apa-apa maksudnya

enggak bakal masalah. Cuma gara-gara itu. Itu teori gembel gue. Nah, gimana Evan?

Teori yang lain yang dibikin sama Google official itu pakainya Jemenai. Yang dibikin sama Devel pakainya Cloud.

Pakai Cloud [tertawa] pakai fable dia makanya pakai fableya kompetitor jadi bagus. Eh, ternyata dia bikin pakai fable kan jelek nanti ininya ee

image-nya [tertawa] kelihatan di situ komitnya ya. By cloud code iya by cloud [tertawa] code atau GPT apa e clodex ya? Kodex.

Iya iya iya iya. Benar benar benar benar. Nah, itu itu juga salah satu yang apa ya kan agak apa ya agak menyayangkan

sebenarnya kan si Adi Osmani kan yang tadinya dari tim Chrome terus pindah ke AI kan terus dia banyak nulis tentang

ada skill lah, ada looping, ada macam-macam tentang LLM eh dan sampai sekarang web skillnya gua pakai andalan di semua project itu enggak

penting sih cuma skillnya membantu e skill yang dibikin membantu banget pasti Iya. Salah satu artikel yang sempat saya

baca detail itu tentang harness engineering. Ee di situ ditulis ee katanya model itu ee bukan penentu, bukan yang utama, harness yang lebih

utama. Tapi ee apa dari statement itu teman-temannya di Google saya enggak tahu sih Mas Adi Osmani ini pakai pakai

LM apa ya, pakai model apa. Tapi teman-temannya di Google ee banyak yang secara publik bilang mereka pakai cloud

code kan tidak pakai Gemini gitu. Kalau katanya LLM enggak ngaruh kenapa enggak pakai Gemini gitu.

Tapi ada kasus white sprad juga kan tuh Google berusaha mengenforce para developernya buat pakai Jenai.

Iya baru sekarang karena harness-nya enggak bagus gitu maksudnya anti graffiti makanya enggak ada yang pakai jadi serba salah juga kan dua-duanya kan

gitu. Nah, itu apa maju salah mundur salah sih kalau nyalahin kalau nyalahin harness anti graffiti yang kena kalau

nyalain model yang kena ya kan kalau kalau nyalahin harness ya bisa diimprove kan harness-nya aja dibagusin gitu

semua juga begitu kan tapi kenapa kok jadi ke mana-mana kita ya tapi kan tapi kan drama drama [tertawa] oke kita balik ke

ee ke playeran belum belajar. Iya, biar panjang-panjangin ya.

He. Jadi ee sebenarnya dengan ee maraknya penggunaan ee coding agent toend testing semakin penting enggak sih?

Betul. sekarang kalau bikin fitur iya semakin mudah sama pertanyaannya kan semakin penting. E gua sekarang ngerasa perubahan signifikan sih kalau dulu

apa ya walaupun tes driven development dari dulu udah banyak yang promote ya kencots atau siapa sih eh siapalah cuma

praktiknya ee apa ya kebetulan gua dan karena timnya kecil dan enggak sestrik itu ya udahlah yang penting ada ada end to end sih ada lebih

ke ng-detect kalau ada flow yang broken cuma enggak sedetail itu bikin tes enggak TDD juga kalau Kan harusnya yang

ideal kayak red apa red green apa itu ya itu pokoknya bikin bikin tes-tesnya eh failing test semua merah semua habis

itu satu persatu dibikin jadi hijau kan dulu tuh enggak iya dulu gua pribadi enggak ngikutin itu sama sekali tapi sejak

ya sejak pakai agen take coding beneran beneran adop itu sih dan kerasa banget pertama setelah ya apa standar

specify tas. Tapi di masing-masing tasnya itu yang pertama tesnya kayak gimana? Jadi ee kayak lebih gampang pas ngecek ngecek

udah jadinya sih. Jadi yang pertama dilihat tesnya dulu.

Kalau gua kayak gitu kalau jawab pertanyaan tadi. Halo Ivan.

Iya. Apalagi kalau end to end testing kan salah satu testing yang kalau dijalanin tuh agak butuh resource dan

waktu yang cukup lama ya dibandingkan testing eh apa eh unit testing atau satu lagi integration testing. Nah, eh serunya

karena ada LLM sebelum tidur kita jalanin aja tuh end testing. Tolong kalau ada error tolong perbaiki dah

tinggal tidur gitu. [tertawa] Jadi enggak perlu nungguin.

Iya. Tahu-tahu paralel yang lain lambat end to end testing itu lambat kan dia kita harus nungguin kan

ini passing passing passing nungguin Feld yang FA-nya apa gitu kan. Habis itu dikerjain, habis itu jalanin lagi.

Passing, passing, passing, passing. Nah, jadi kalau di otomasi kayaknya lebih cocok gitu walaupun resource-nya cukup besar. Kalau misalkan resource besar ya

bisa jalanin server gitu ya. Ee tapi juga waktu yang yang lebih itu menunggunya ya biarnya waktu menunggunya

itu yang capek. Ada dua cara gua pakainya si gak enggak mesti playor ya bisa jadi e yang dulu

pernah pakai papat petir playor sekarang gua lebih banyak pakai iya maksudnya tujuannya sekarang kalau yang sekarang itu gua pakainya mostly

eh ok kalau ngoding pakai eh coding agent entah itu cloud code atau pakai codex saya di code base saya itu sudah ada

yang namanya quality gug Jadi quality galan oleh si oleh si coding agen yang sudah ada instruksinya. Tinggal satu comen line

dia jalankan. Itu sudah ngecek linter, sudah ngecek ee ee ya linter ada tiga macam ya. Terus ada ngecek ee kalau PHP dia pakai coding

standar, kalau dia pakainya JavaScript atau TypeScript dia jalanin ee type check segala macam.

Hm. Lalu jalainin pretier ya kan itu kode biom lah sekarang biom [tertawa] iya banyak bangetlah tinggal mau aliran yang

mana nih [tertawa] mau ke universe yang siapa gitu kan nah universnya formating lalu itu yang selalu dijalankan

sesaat sebelum komit si llm-nya saya instruksikan jalannya sebelum komit Lalu sebelum buka PR saya minta dia jalankan tes yaitu misalnya kayak ada

unit test, ada integration test. Em dua itu sih yang paling sering. Nah, iya yang satu aplikasi saya pakai ee end to

end test dan ee untuk create itunya lama banget untuk jalanin karena ada ada banyak kan sampai kayak ada 140

e case justru jadi jadi kebanyakan just kayak serang tuh kayak remove-remove ah ini ngapain sih dites mulu enggak perlu

gitu dihapus-hapus jadi cuma tes yang critical bisnis critical aja yang saya tes critical flow aja.

H iya. Ee dan itu hanya saya minta dijalankan saat sebelum buka PR doang. Kalau itu dijalankan di GitHub Action bangkrut

habis saya. [tertawa] Jadi jalannya di lokal aja sebenarnya. I ya dan suka ini kan kalau masih baru-baru

ya masih baru-baru ada masih maksudnya aplikasinya kecil enak memang jalanin N20 test tapi kalau sudah mulai membesar

makin pusing ee yang terjadi bisa race condition lah atau ada yang bocorlah ininya kayak tes yang sebelumnya bocor ke tes

selanjutnya. Nah, itu juga bisa terjadi seperti itu. Akhirnya ya bisa false positif justru malah bikin lama.

Akhirnya minta LLM yang benerin. Habis LM yang benerin rusak lagi yang lain.

Jadi pusing sendiri. [tertawa] Nah, itu satu cara saya pakainya. Dan ada juga saya pakai play tuh di situ

tuh. Nah, iya di sisi lain saya pakai playor yang MCP yang untuk automasi yang saya bilang ee

kalau sekarang tuh saya sukanya otomasi biasa aja. Jadi saya cuma minta untuk verifik misalnya saya minta benerin UI

ya kan atau pakai impecable biasanya kan impecable polish atau impecable bow impactable skill untuk desain ya skill untuk desain.

Nah saya minta dia sekarang kalau dulu pakai bisa pakai playwright kalau si cloud kan juga bisa ee connect

ke browser Chrome. dia bisa connect ke Chrome dengan dia punya integration-nya sendiri connectornya dia. Tapi itu enggak reliable. Kadang bisa we cannot

find your Chrome atau cannot connect bla bla bla. Jadi saya itu pakai apa itu maksud saya Chrome?

Oh. Si enggak si Cloud connect ke Chrome Browser langsung pakai extension itu langsung enggak ada extension dia udah langsung

extension dia langsung connect ke Chrome-nya enggak pakai MCP dia langsung dia kita instal extension di Chrome dan dia bisa kendalikan Chrome-nya via

extension. Heeh. Iya. Iya. Maksudnya itu pertanyaan gua, Chrome extension-nya cloud kan bukan yang kayak anti graffiti dia nge-spawn

eh beda instant. Lanjut lanjut beda. Nah, itu suka ngadat. Jadi saya tinggalkan pernah pakai playora MCP tapi

merasa terlalu lambat. Sekarang jadinya balik lagi ke ee Chrome Depol MCP. Itu yang paling cepat sekarang. Saya meras

paling cepat. Oh, rasanya saya ya. H kalau token consion udah pernah dicek atau enggak?

Kan gua konsultan jadi enggak usah musik-musing.

Oh, jadi enggak ngaruh ya. [tertawa] Oke, konsultan ya. [tertawa] Oke. Oke. Wah, menarik ya.

Jadi sebenarnya ini kan kita balik lagi ya mungkin agak terlalu loncat-loncat ya. Jadi play ini adalah library untuk end to end testing.

Jadi di eh player ini akan menjalankan browser-browser yang kita mau, yang kita tuju, kita spesifikasi secara headless.

Secara headless ya. Bisa headless bisa bisa munculin juga ya.

library untuk browser automation browser automation ya dan jadi dia e apa bisa kita bisa pilih ya kita bisa

pilih dia buka browser beneran literally ada browsernya ada DOM-nya ada DOM note-nya headless atau headedah ini heeh headed bisa headless headless itu

kan mensimulasi ya berarti ya kayak e apa ngejalanin binary dari ee browser engine-nya terus ngebaca apa ya

mensimulasikan mereka suatu page. Heeh. Iya. dia si Playora ini kenapa dia bisa dia sudah nge-bundle sebenarnya kalau

browsernya Chromium base kayak atau Chrome dia sudah bisa pakai protokolnya si def tool e yang pakai via web socket

saya lupa apa namanya ee web driver by die bukan by die by die web driver by die

by die dia sudah bisa pakai it cuma kalau Kalau untuk Firefox dan Safari dia akan ee fallback ke web driver.

Iya, ke web driver. Dan web driver sekarang sudah bagus sih, sudah lebih maju. Jadi udah enggak se

enggak secep enggak secepat by die, enggak secepat by directionional.

Hmm. I ini ada playwrite plus browser base. Browser base apaagi nih? Belum [tertawa] pernah tahu. Ada yang tahu enggak base.

Oh, tool buat e buat agen ya.

Tapi hosted ya. Ini berbayar. Oh, service ya? Servis ya?

Iya. Heeh. [berdehem] Oh iya ya. Ya. Jadi dia dijalanin di cloud gitu ya browsernya dijalanin di di

cloud. Ah. Cuma ini use cas-nya solid sih. Maksudnya gue ee paham kalau misalnya tim daripada apa ya itu tadi eh

resource-nya eh apa kan makan resource ya udah sekalian bayar hosted eh apa hosted servicebang sih.

Iya benar benar benar. Ini ee lumayan marak terjadi terutama kalau untuk mobile tuh pasti ee pakainya servis-servis seperti ini ya. Jadi

dijalankan di server karena hardware intensif dan harus jalan terus jalannya lama. Nah, kan ya udah mending bayar subscription aja.

Iya. Yang kelebihan yang kayak gini juga kita bisa set ee misalkan mau layarnya yang ee desktop, tablet, [mendengus]

mobile gitu ya. Dicobain semua ya.

Iya betul. Karena begini ya, bisa saya kasih sebuah use case di misalnya untuk kasus dunia enterprise yang

ee web aplikasinya banyak yang pakai.

Nah, di kita tuh ada yang di policy-nya itu standar ya, standarnya itu support tiga misalnya tiga major browser

terakhir sori tiga version dari major browser contohnya ya ada empat kan Chrome, Edge, Firefox sama Safari. Jadi tiga browser terakhir.

Nah, dari tiga browser dari sori dari empat browser ini sudah dikali tiga version berarti sudah ada 12 browser

yang harus dites ya kan. Lalu dari setiap masing-masing browser itu dari 12 itu kita butuh tes di

eh emulate di desktop viewport, emulate di tablet dan juga emulate di mobile view mobile.

Jadi sudah kali 3 berarti dari 12 version tadi kali 3 lagi.

Berarti satu tas ini bukan end to end ya, satu tas regression testing aja. 36 itu berarti sudah ada 36 screenshot.

Wow. Yang dijalankan. Berarti kan kalau misalnya ee makin banyak yang dites, bayangin aja makin lama testingnya. Makanya butuh ee

apa namanya? Butuh apa? Servis seperti browser saya. Ada lagi yang namanya Persi.

Ada lagi yang namanya ee Persi itu sama ini kan sama yang punyanya Persi.iio.

Hmm. Ee itu juga sama ini kayak yang bikin browser stack. Browser stack itu pernah pernah dengar kan browser stack itu

Heeh. Itu pemain dari zaman dulu.

Kalau saya pakainya browsa stack di satu project yang lama yang dulu. Cuma bukan saya yang setup tuh barang karena pusing

banget nge-setupnya. Saya cuma tahu nge-push lihat kalau udah hijau hijau hijau hijau ya udah merch. [tertawa] Kalau udah ada satu yang ada yang kuning

atau merah yang gagal testnya dicek kenapa. Oh false positif [tertawa] approve.

Oh oke. Oh jadi ceknya lebih ke situ ya.

Tapi kalau end to end aduh tak [berdehem] capek deh nunggunya bisa 30 menit kalau ininya panjang ya. Jadi yang pertama pastinya diinstal

dulu ya kalau mau pakai instal eh bisa pakai npm ini atau npm install terus bisa masih pada pakai npm gitu

masihlah kita atau apa pnpm belum jadi sultan oh pnpm enggak pakai bun kan berdiri you Jadi 1000 kali lebih cepat karena

[tertawa] itu drama juga tuh. Itu dua kilbat yang berbeda ya. Ya, ini topik yang jauh lagi makin jauh. Oke.

Saya pengin lihat ininya nih apa namanya sintaksnya ya kayak gini ya.

Jadi simpel ya manusia seperti bahasa manusia.

Go to ke mana? Terus expect ini kan bawaan dari tes dari tesnya dia juga ya.

Exp kan umum ya. He pakai juga ada.

Heeh. Simpel aja. Terus ini juga kalau ngikut testingnya pakai eh fit atau jaz sih pasti udah ee terus apa jaz atau fit plus kayak

React testing library atau testing library apun pasti udah kebiasaan sama apa sintaks yang kayak gini sama sintaksnya juga sama kayak papa

petir sintaksnya disamakan saya pernah pernah baca artikel atau pernah lihat di mana gitu ya memang sengaja dibuat mirip

banget sama eh React eh testing library atau bukan React Testing Library, testing library-nyajesting library.

Iya. Jadi get by roll eh ini lumayan dikenal di testing libraries.

Get byol itu kan kayaknya dari si Keny Dot ya karena dia langsung langsung tes langsung tes berdasarkan accessibility.

Jadi daripada tes satu accessible. Heeh.

Heeh. Betul. Get by roll, get by title.

Kalau yang kodenya slop di semua itu enggak ada yang passing itu.

Jadi secara enggak langsung mendorong biar kita menulis semantik HTML.

Hmm. Itu memang papa papa papa papa keny dot itu yang bikin petir. [tertawa] Papa petir.

Iya papa dots memang hebat tuh ininya visionnya. C visioner ya? Visioner ya?

Iya. Iya. Sampai diadaptasi di E playide.

Kalau enggak salah Cypress juga modelnya gini-gini juga ya walaupun agak mungkin ada berbeda ya. Sama ya.

Sama ya. Selesai. Bahkan gua punya Pak Petir kodenya waktu pakai playw tinggal tinggal jalan langsung kayak jalan jalan ya

apa namanya kayak kayak drop in replacement gitu ya.

Paling eror-eroor dikit tapi bisa. Jadi antara papetir sama player itu head to head gitu.

Head to head. He to head. Oke ya. Cuma beda company aja.

Hmm. Ya minimal method-nya banyak yang mirip lah. Jadi kita enggak rewrite from stretch kan.

Iya. Cuman kayaknya Pak Petir banyak ininya ya tool integration-nya ya bisa ada recordernya ada chrome extension gitu-gitu kan buat support ya. buat

memudahkan daripada nulis sendiri. Sama aja. Ini juga yang buat kalau sekarang udah ada bantuannya.

Yang ng-record kan kita yang ng-record jalan ngrecord terus kita yang klik klik klik klik langsung digenerate code-nya

kan. I 30 kalau enggak salah ya.

Ini apa gua ada code gen ya recording test.

Heeh. Sama ternyata cuma ada di browser generat. Iya, benar.

Tuh ada record. Heeh. Terus nanti ee digenerate jadi code.

Heeh. Tinggal kita pencet-pencet aja. Oke.

Tapi sekarang gua enggak ada lagi gini sendiri. Minta aja sih [tertawa] yang nulis.

Oh, sama ya. Nah, itu pertanyaan saya karena kan sekarang integrasi dengan browser juga udah cukup ee cukup ini ya

cukup terintegrasi ya. kayak Ivan cerita tadi sudah bisa connect ke Iya pakai browser bisa connect langsung ke

Chrome juga kalau misalkan teman-teman pakai agen kayak Codex itu udah ada build browser-nya eh anti graffiti juga

ada eh anti graffiti dia spawn baru ya ee jadi ee otomasinya bisa langsung enggak enggak perlu pakai playgri kan kalau Loh

kalau agen agen browser mah under the hood kan eh playwrght kan cuma cara eh layer jadi kayak eh layernya kita pakai

natural language aja satu layer interaksi aja kita enggak usah nulis-nulis manual gitu.

Yes, itu betul. Nah, bedanya si Egen Browser itu kan sudah binary.

Kalau kita jalanin playworite itu eh wait play itu jalan dia pakai npm kan masih jalan di atas

node manggilnya kan dia inst browser ini yang dari versal ya yang ini ya.

Iya. Heeh. Itu sih sebetulnya ada komennya kan, Agent Des browser open URL-nya. Terus ya ada pokoknya ee itu

sebenarnya ada komen-komennya sih itu kita ngetik sendiri juga boleh maksudnya kalau kita enggak mau pakai LLM sama sekali.

Heeh. Cuma maksudnya jadi kayak apa ya kalau gua bilang ee ini bahasa bego-begoan juga sih. Kayak makin lama kayak makin

dipermudah gitu loh. Kayak di makin dum down kayak apa? Eh, itu juga tadi sebenarnya kan saksnya udah cukup user

friendly ya. Expect something, expect this element to have title atau to have eh to have r heading itu kan sebenarnya

udah mendekati bahasa manusia. Ini dibikin lebih gampang lagi, lebih pendek lagi. Jadi, agent browser open URL terus

kayak apa ya? Beda. Ada bedanya snap klik bla bla bla kayak apa type ya perintah-perintahnya aja maksudnya

kayak lebih pendek aja. Cuman ee keunggulannya sih ini eh agent browser kayak bisa disuruh interaksi beneran jadi open halaman login eh ketik eh ada

komand-nya beneran literally type eh misalnya [email protected] terus press ya press login button. Jadi kayak ee kita mendikt iya. Nah, itu tuh kita

ngedikte interaksinya pakai natural language yang mana di praktik zaman sekarang sih ya ini LLM juga yang nulis

M saya praktiknya tapi kalau kita mau nulis sendiri juga bisa jadi kayak satu layer lagi yang makin

simpel tapi di di dalamnya kan under the hood itu playwright play under the hood-nya note kan I prosess

I ya kalau kalau player itu masih untuk developer kalau Kalau agen browser kayaknya udah non developer juga udah

ngerti. Oh, gua pakai gua sering juga pakai agent browser. Jadi sebenarnya tinggal perintah-perintahnya perintah-perintahin aja si LLM

eh si agent. Iya iya. Kalau mau kayak tadi pakai agent browser ya gitu nanti dia jalanin sendiri semua. [berdehem]

Oke, jadi sebetulnya ini kayak satu layer lagi yang kayak framework malah gua lihatnya ya walaupun kata-katanya bukan

framework ya kayak framework untuk kita menjalankan playwir [tertawa] under the hood ada e not js diamond iam papa petir itu ada joknya waktu saya

pernah ngasih itu kan waktu ngasih petir Auto ada itya auto caption auto caption auto caption gue yanget

iya papa petir setiapnya jadi presentasi tentang Pak petir tapi kan si auto caption-nya itu enggak ngerti kata

gua presentasi tentang web driver by die [tertawa] oh ya ya yang ujung-ujungnya papa petir nyebut petir di caption-nya papa petir

ya Udah [tertawa] foto ke grup chat grup ee chat grupi.

Nah, ada sampai sekarang itu semua keterusan bilang papa petir.

By the way, ada dua cara yang saya lakukan di kode dan keseharian saya menggunakan browser automation. Enggak mesti playor

ya. Saya suka pakai agen browser, saya suka pakai Chrome Tool MCP, kayak suka pakai juga kadang pakai playw MCP.

Ee tergantung mode aja sebenarnya. Nah, ee dua hal. Yang pertama yang add hoc test.

Jadi, contohnya misalnya lagi benerin sesuatu terus kemudian minta oke pakai agen browser kunjungi URL lokalnya dan verifikasi sampai benar. Jadi apa yang

dia kerjakan, apa yang instruksinya dan ee kriteria yang harus diselesaikan dan verifikasi menggunakan agent browser. Jadi itu tes

yang dia lakukan sendiri seperti kita kalau lagi ng apa namanya lagi ngoding dan kita kan biasanya kan

ee ke browser terus kita reload atau kita tes sendiri kan. Nah, ini sama saya minta siennya juga melakukan hal yang

sama. Nah, yang satu lagi untuk harness atau untuk ee apa namanya? Menjadi penjaga supaya dia enggak melenceng jauh.

Jadi, setelah dia kelar semua komit dan mau submit itu jalanin ya.

Iya. jalanin tes-tes yang kayak visual regression atau apa si playw test-nya itu untuk ngetes beberapa beberapa apa namanya

bisnis requir critical business requirement yang harus dites critical test yang harus dikerjakan dan make sure dia pas dulu baru boleh create PR

nah itu tuh yang gecek gecek terakhir berarti kan semacam lapisan eh quality sebelum terakhir. Iya. Nah, itu didefinisiinnya di mana? Lewat

skill, lewat maksudnya instruction nature language atau tes saya sukanya pakai karena saya selalu kerjakan ke maksudnya kalau mau create PR saya selalu pakai

skill. Jadi di skill skill-nya yang ngejalanin si quality gates itu. Tetapi teman saya yang lain lain eh kolega dia pasang di hook. Jadi

sebelum create PR pakai kita c dia jalanin eh quality gates yang dia sendiri. Jadi enggak bisa enggak bisa

jadi enggak bisa create PR sebelum pas ee gate quality gate. Jadi tergantung masing-masing pihak. Nah, yang membuat saya punya cara seperti itu

adalah saya bisa tinggal. Jadi tinggal setup goal atau setup ee satu prom yang panjang sampai selesai. Jadi dia bisa ngelooping

sendiri. sampai verifikasi selesai dan sampai create PR.

Habis itu PR. Heeh. Iya. Jadi sebelum PR gua enggak bisa create PR karena harus jalanin quality gug dia jalanin dulu quality gug

eh testing-testing yang itu kayak snapshot snapsot cek cek cek cek yang pasil yang fail. Iya. Kalau fail

dia harus cek dulu yang fail kenapa.

Jadi dia cek dia benarin dulu juga.

baru dia bisa bikin PR. Jadi, waktu saya ng-review PR-nya sudah tahu, oh PR ini sudah pas quality guges. Meskipun saya

pernah menemukan kasus dia nge-bypass, nge-bypass.

Oh, iya loh, kok bisa? [tertawa] Iya, bisa.

Akhirnya bandle dia nge-bypass, dia ada fail. Dia sudah coba berulang-ulang. Ini kayaknya enggak bisa. Akhirnya yang dia ee dia waktu

ngejalanin quality gas itu dia nge-filter yang fail itu [tertawa] lebih bisa create filter out ya.

Iya ini curang. Akal-akalan AI bukan akal-akalan montir.

Montir bisa [tertawa] dia bisa dia bypass tahu atau Iya bisa dia kadang ini ini false positif dan enggak ada

hubungannya sama kode yang sedang dikerjakan. Akhirnya dia bypass dan dia enggak gak enggak dites sama si doi dan crep.

Ketahuan. Iya. Kena marah. ketahuannya. Hm.

Dimarahin, dimarahin, di maki-maki ya. Nah, ini di dokumentasinya juga selayaknya library kekinian ya, dia punya ee LLX.

Iya. E enggak enggak juga sih. Ini lebih ke punya tools untuk agen ee Oh. Bahkan ada itu ada flag apa

parameter flag loop sama parameternya cloud open open code eh popular harness ya popular tool dan bisa minta tolong explore aplikasi

ini atau e halaman ini atau eh file ini terus buatkan test plannya iya bikin speknya tuh iya Ya, sekarang kebanyakan gua punya

gua punya tes end to end tes yang kecil-kecil. Si si E jadi EA yang bikinin ya. Iya. Ini contohnya

nih hasilnya nih. Lama-lama otak kita mulai otak kita nyusut enggak sih?

Otak kita mulai apa ee makin berkurang ya bagian yang harus kita pikir sama kita arrange gitu. berkurang kita

merintah, "Nah, ini kasusnya begini atau ini kodenya gini atau mungkin apa user story-nya gini. Giih bikinin to end

test." Kayak khawatir bertahun-tahun begini nanti otak kita mengecil.

Bisa kita bahas nanti bisa kita bahas di lain waktu tetapi ada bahasanya dari kolega saya lama-lama cognitive

dysfunction. Lama-lama kita menjadi kognitif kita untuk coding dfunction itunya bahasa itunya brain road.

Iya. Oh, ini bisa nanti kita bikin ee episode khusus yang membahas tentang efek coding terhadap ee kecerdasan. Nanti kita

undang istrinya Ivan ya, dokter ya. Bisa enggak secara medis dilihat Pak bisa mengecil.

[tertawa] istrinya Ivan kan itu apa ee sport apa pemakai juga ya pemakai CPT juga ya sport rehap dokter

medis oh beda ya nah cuma [tertawa] agak e gara-gara ngomong ini jadi kepikiran sih tahu enggak sih kayak

orang zaman dulu pas masih ee apa masyarakat masih agrikultur kan apa ya orang gerak terus macul terus air apa

tiap hari mau minum air harus nimba di harus nimba dulu mau mandi nim Mau makan telur. Heeh. Mau makan telur kita harus

ngambil dari kandang ayam. Kita harus ngurus kandang ayam. Jadi maksudnya intinya orang dulu juga makanannya kan enggak sehat-sehat amat kan. Enggak ada

makanan diet, enggak ada apa ya makan biasa normal enggak nge-gym. Tapi kan maksudnya ee semua kalori yang

dikeluarin tetap lebih banyak atau seimbang sama kalori yang masuk kan.

Nah, terus dunia berubah apa ee kerjaan zaman sekarang rata-rata yang enggak terlalu ya minimal kelas menengah.

Apalagi atas enggak terlalu demanding physically, tapi badan kita kan belum berubah. Jadi kita harus entah nge-jym atau mau saya ya enggak harus nge-jym,

tapi mungkin olahraga kita harus diniatin jogging tiap pagi atau tiap sore apa lari tanpa ada kegunaannya apa-apa. Heeh. Cuma biar ini biar

kalorinya kebakar aja. Nah, kalau kalau enggak ada dampak kesehatannya kan beda.

Makanannya beda zaman dulu sama zaman sekarang.

Ya, makanan sama lifestyle juga sih.

Beda. Jadi zaman dulu itu enggak ada yang namanya food ee food additif yang food. Yang food bukan food additif. Pernah dengar kata

yang kayak eh malto dekstrin? Pernah dengar enggak malto dexstrin atau enggak aditif itu kayak ee itu enggak micin

bukan ya? Bukan bukan. Jadi, kalau kayak kan isinya glukosa, glukosa murni gitu. glukosa murni yang sudah ultra proses food lah beda bahasanya

ultra prosess food yang mana makanan sekarang tuh karena kebutuhan makanan orang itu makin banyak orangnya makin banyak jadi butuh proses

makanan yang cepat dibuat dan ee akhirnya diprosesproses proses jadi jadi makanan yang baru. Nah, di mana makanan

itu tidak ada seratnya, tidak ada macam-macamnya. Jadi cuma isinya cuma kayak glukosa karbo. Udah yang mana?

Langsung diserap. Begitu dimakan langsung diserap habis-habisan.

Empti kaloris. Heeh. Sedangkan kalau zaman dulu mau mau gula pasir aja enggak ada contohnya.

Jadi kalau mau makan gula gigit gigit tebu kan ya gula jawa, gula merah kan ada.

[tertawa] Tapi maksudnya sehari-hari kan orang emang gerak terus ya kayak ya udah ee apa kalorinya kebakar terus. Jadi

intinya maksudnya sekarang ee manusia manusia pada umumnya tuh harus meluangkan waktu cuma biar apa ee ada gerak ada aktivitas

fisik biar bisa tetap sehat. Nah, sekarang kan sampai ya minimal per tahun lalu lah kita kan kerja tuh beneran ee apa kita

mikir ya kayak tadi end to testing kita harus mengorkestrate lah halaman apa yang dibuka terus eh komandnya apa terus

maksudnya harus get element by id atau get element by role input buat eh apa ngetes beneran kita harus mengorkestrate

dan kita mengatur serapi mungkin ee kita mikir skala aspeknya kalau sekarang ya Ya, itu tadi kita bisa merita ini user

story-nya adalah as a user bla bla bla lagi bikinin end to end testing.

Jangan-jangan 10 tahun dari sekarang bakal ada gym untuk otak. Biar otak kita enggak meny maksudnya biar pikiran kita

tetap sehat, biar otak kita tetap kepakai.

Bukannya untuk otak itu dari zaman dulu ada ya itulah namanya tktek sila.

TK-teki silang di koran atau di buku main catur buku di jalan-jalan kan ada tuh jual tekteki silang satu buku isinya TTS

doang tuh. Enggak. Tapi kalau sekarang kan kita enggak merasa butuh.

Sedoku sudoku pada umumnya orang enggak enggak enggak terlalu ee melakukan itu biar ee enggak ada kebutuhan. Wah i nih harus

ee main wordle atau TTS harian biar otak kita enggak menyusut ya kan. Belum, belum ada. Belum cukup populer kayak

gitu kan. Kalau kalau olahraga otak ee developer ini dong lead code lead code. [tertawa] Nah itu tapi sekarang yang populennya yang

ditanya leit code lah [tertawa] ya. Percuma pusing percuma. Eh kayaknya ini menarik ya.

Kita jadiin pakai joki strafa buat satu topik sendiri.

Iyalah yuk efek mau iya. Iya boleh.

Tapi ngundang siapa buat buat ngobrolin ini? Kita kayaknya ee pro semua gitu.

Imbrek apa ee apa ee ininya konektor yang membuat keluar imbre itu apa?

Biar rame. Biar rame biar jurang. Ya enggaklah.

Psikolog itu atau apa? Psikolog siapa?

Ya enggak tahu ya. Enggak ada yang kenal psikolog. Teman-teman ada yang punya teman psikolog ee developer tapi dulu tapi paham

susah banget trik master tirta background pendidikannya psikologi dokter beneran ee ini apa nih Ayuim enggak kenal [tertawa]

siapa ini ada yang kenal enggak Gi sakti Hah?

Emang dia psikologi? Enggak kan dia IT IF dia siapa nih?

[tertawa] Giovanny Vanos. Giovanny Vanan keduluan enggak ada anak-anak zaman sekarang

enggak tahu Giovan Ivan Bronkos siapa.

Tapi dulu kan heboh banget soalnya keturunan Indonesia.

Heeh. Makanan favoritnya babi panggang. [tertawa] Masa sih?

Iya. Dia pernah diwancar keturunan Indonesia. Itu itu satu lagi temannya Juni Hei 3. Iya dia keturunan Indonesia

juga itu udah dinaturalisasi sama kita tuh kalau sekarang tuh Giovan Fam Bronkos JNY Hei 3. Siapa lagi? Deong

siapa kalau jago mah enggak mau bos. [tertawa] Ya kayak eh apa abangnya kan sudah main di di mana dia main bland

di Barcelona Arsenal Barcelona tapi dia bisa bilang kalauudah kalau zaman sekarang kalau zaman sekarang dari awal bakal dinaturalisasi

nah gua bilang kalau jago mah enggak mau [tertawa] ini ngomongin apa gitu psikologi malah [tertawa] ini enggak ada yang tahu Ya

udah da for sukare. Ya ampun.

Oh tapi ngonaknya gimana, Mas Flex Pro?

Bingung kita ngonaknya. Yang kita kenal lah yang kita kenal. Kalau influencer atau content creator bingung juga nanti

dia minta red card lagi. [tertawa] Kita kasih kartu merah.

Iya juga ya. [tertawa] Apa kan?

Bukan red card read. [tertawa] [tertawa] Iya kacau ya. Ini bukan episode yang terbaik. [tertawa] Bahas bahas playernya seberapa persen

dari tadi? Enggak tahu demo kagak adaing ini. [tertawa] Ya udah kalau mau demo mah udah pada suruh adanya masing-masing aja deh. Demo

Iya kalau play ya saya sudah enggak ada lagi pakai misalnya kayak nulis nulis speknya ee atau fixtur-nya itu manual

lagi gak ada lagi saya udah pakai semua jarang bahkan sudah enggak lihat lagi hanya sesuai kebutuhan. Oke, saya tahu

misalnya player itu punya atau spek itu bisa punya apa aja yang kebutuhan buat ngetes. Ya udah, sisanya minta si minta

si AI yang nulis justru lama-lama jadi brandroad juga ya. [tertawa] Hak tahu lagi.

Nah, gua bilang tadi kacau. Jadi solusinya apa? Oh. Ee mau dijadiin minggu depan tapi kita harus cari ee

narasumber yang langsung minggu depan aja. Maksudnya suatu hari masukin di apa discussion.

Suatu hari. Oke. Oke. Kita tulis dulu ya.

Lagi duduk di tepi pantai Tay. Entar.

Hah? Apa itu duduk di tepi pantai.

Kan suatu hari gue enggak tahu loh.

Ini lebih jauh lagi. Ini [tertawa] lebih jauh lagi.

Hah? Ya sudahlah. Kalian ada yang tahu enggak? Masisa tahu itu referensi apa?

Lagu lagu? Lagu. Oh, lagu. Lagu. Kalau waktu Ivan lulus SMA biasanya lagunya itu tuh [tertawa] dulu lulus SMA.

I Eka enggak tahu. Eka musisi loh. Masa enggak tahu?

Enggak tahu lagu apa suatu hariak tah.

Iwan fals enggak itu bukan Iwan kemesraan. Kemesraan. Kemesraan.

Oh, kemesraan. Ini jangan cepat lalu tahu refnya doang enggak tahu depannya.

Ee suatu hari di duduk di tepi pantai itu di I baru tahu sekarang apa tadi ee topiknya adalah pengaruh

karena pengaruh pengaruh AI coding AI coding terhadap apa tadi? Eh, cognitive dysfunction. Kalau mau kerennya cognitive cognitive dysfunction sebagai dampak

assisted coding. Wah, ini bisa jadi skripsi nih.

Iya. Gimana kalau kita undang Cipro aja?

Cipr. Nah, bisa juga tuh. Oh, iya itu benar.

Iya, akademisi walaupun bukan psikolog. Coba coba akademisi langsung ya.

Sip. Minggu depan ya. sama Kojo bisa enggak?

Eh, kalau kalau enggak bisa Ciprov kojoan.

Iya, kojoan satu aja. Iya, cocok tuh.

Oke, cocok. Cocok. Kok kartuncil [tertawa] kartun kancil apaan?

Oh, itu ya cerita cerita dongeng.

Biasanya kan pada suatu hari hiduplah siapa seekor dengan renang apa gitu ya. Oke sebelum kita semakin ngelantur. Play

playgri lagi. Mau ngomongin apa lagi nih?

Emang mau bahas apa kalau orang topiknya play?

E mauudah MCP-nya kan belum. MCP-nya belum. Buka dongora MCP.

Kirain iya MCP-nya gimana? Coba kita lihat.

Iya emang ada MC aja tuh di atas. itu di atas.

Jadi di atas si play itu. Playor itu kan binary dan sudah ada dan menjalankan browser via protokol-protokol entah itu

by die kek atau web driver. Nah, untuk bisa connect ke ke LA agen ada dua cara.

langsung akses play CL-nya atau via MCP.

Nah, kalau via MCP itu ada installation, kita ke installation dulu.

H installation itu kan ada getting started.

Installation tuh di kiri. He. Oh, kiri. Nah, cuma tinggal nambahin MCP server aja ke si ee si settingan ini ya

biasanya mcp.json ya. Iya. Heeh. DMCP.jason.

Nah. Oh iya. DM mcp.jon ya.

Kalau ee itu kalau mau manual tapi sebenarnya si si apa namanya? Sudah ada pluginnya deh. Si cloud sudah ada pluginnya. Codex juga

sudah ada pluginnya sebenarnya. Tinggal instal aja sebenarnya. Nah, tapi ujung-ujungnya tetap manggil MCP server kayak gini nih yang menjalankan MPX

playor MCP. Ini ada caranya copy terus ke coding agent tolong instal MCP. Inst. [tertawa] Iya beres sebenarnya dfunction itu.

Lalu malus [tertawa] tinggal ke itu. Coba langsung kita ke browser automation navigation.

Browser automation mana? navigation kiri kiri i ya i nah dia kan sudah ini sudah ada tool-nya kan

sudah ada ee apa namanya jadi si MCP-nya itu sudah ada browser Navigate segala macam sudah ada oh salah ini malah sudah

ja terlalu jauh cara pakainya sebenarnya simpel ee sori mana ya dia browser navigate mau mau share screen

atau gimana? Enggak usah, enggak usah.

Ee ini kan iya yang di atas saja sebenarnya gak ini apanya? Ini adalah abilities-nya sudah dokumentasinya sebenarnya. Kalau kalau

mau mau lihat cara pakainya tinggal ke introduction aja sih sebenarnya. Balik lagi ke introduction.

Introduction kiri atas. Iya. Oh, dia introduction-nya aja udah langsung MCP ya. Oh, iya emang ini introduction MCP

dokumentasi MCP. Jadi kita cuma tinggal navigate to demo and add buy bla bla bla. Udah nanti si si apa namanya? Si agen-nya akan

manggil MCP-nya si Playwright dan akan memakai ee ini si abilities itu browser_vigate browser snapshot and bla bla bla bla.

Sebenarnya as simple as that. Iya ya. Kalau udah pakai MCP udah pakai bahasa natural aja kan sebenarnya harus

ini harus pakai unders gini enggak itu balasan si agentil oh balasan oh iya ini navigate ya itu tools browser navigate bla bla bla

itu tools yang tersedia tooling tool calling tool callingnya ini cuma kalau dicompare antara MCP dan CLI sebenarnya jauh lebih cepat CLI makanya

ada di samping kanan itu player MCP Iya.

Dan lebih hemat token juga. Jauh lebih hemat token sama ya itu lebih straight forward kalau kita udah tahu

apa yang mau di apa ya maksudnya prosedural kan itu eh kita sudah bisa nebak kalau kita punya use case spific

bisa generate skill juga sih kalau emang ada hal yang berulang.

Iya. Tapi mungkin MCP menang kalau kalau open ended gitu loh MCP. Kalau kita masih enggak tahu beneran mau pure

natural language yang ngalur ngidul dan biar agent-nya yang menafsirkan misalnya yang pakai orang produk gitu ya emang

perlu sih MCP tetap. Iya sih. Iya. Kalau yang tidak terlalu tahu teknis ya berarti ya untuk MCP ya

atau maksudnya ya open ended lah mungkin kayak misalnya mungkin yang kebayang gua bayangin mengekplore flow yang flow yang enggak umum gitu case mungkin

loh misalnya ada b report misalnya kita auto detect eh kita ada banyak banget bug report tapi yang wordarding-nya

mungkin eh dikirim dari user atau apalah yang wordingnya entah apa kita paste satu kita spawn multiple agents semua

suruh selidikilah report ini terus apa kita kasih kita kopas masing-masing feedbacknya misalnya itu kan agak ribet kalau playw kita harus membaca

menafsirkan ini kira-kira apa ya nah karena sekarang zaman AI bisa tuh pakai MCP ini udah ada versusnya kalau MCP dia

lebih exploratory yang tadi ya open ended ya nah itu tadi sama flow yang kita enggak tahu kita

maksudnya enggak kita belum bisa memprediksi maksudnya ini kenapa kayak masih eksperimen atau cari-cari tahu ya.

Heeh. I head plus. Nah, kalau MCP itu headed dan headed headed jalan head berarti buka browser beneran

pencetpencet. Oh, otomasi ya. Benar-benar otomasi diklik kayak fisikal physical dan ktif kebuka gitu kelihatan.

Kalau CLI dia headless enggak kelihatan di belakang layar.

Dan harus install dulu ya kalau CLA ya.

Kalau ini enggak perlu ya, enggak perlu instal ya.

Kan sudah NPX tadi jalanin MCP NPX kan.

Oh iya instal pertama kali ya.

Enggak ada instal NPX kan enggak perlu di-instal. dia cuma jalan.

Oh iya benar ya. Langsung jalan otomatis ini ya e executable ya.

Nah iya iya benar. Nah bedanya MCP itu lebih bag kalau misalnya yang headless untuk capture video tuh

kadang berhasil kadang cuma hitem. Kalau pakai MCP capture videonya jadi bagus.

[mendengus] MCP ini Aji katanya yang CLI bisa record prosesnya jadi video.

Sebenarnya dua-dua bisa cuma saya menemukan kalau pakai CLI kadang-kadang suka suka ini suka nge-blank hasil videonya.

Oh hitam atau putih doang ya. kayak enggak bisa meng-capture stream apa stream browser yang dibuka berarti ya kalau kalau dari

sedangkan kalau pakai yang MCP kan kebuka headed tuh dia lebih capture videonya lebih lebih pasti.

Kalau CLI kita minta modenya headed enggak bisa ya? Ini bisa nih. Tuh ada headed bisa bisa jadi agak lambat ya. Yang headless sama

headed itu ada perbedaan kecepatan enggak? Eh, atau penggunaan resource memori lah.

Memori ya. Lebih gede yang headed ya pastinya.

Oke. Ini dia buka browser terpisah atau dia buka browser yang kita punya?

Dia bawa sendiri kan bawa sendiri.

Begitu kita instal playw. Begitu kita instal playw tiba-tiba dia download banyak banget. E besar banget kan.

Iya. Iya. Saat setup dia akan minta mau instal yang mana.

Hmm. Oke. Berarti profile kayak extension itu enggak kebawa ya berarti ya.

Oh enggak. Itu bisa aman ya. Kecuali kalau emang kita butuh kayak butuh login gitu bisa juga enggak

sih? Ya suruh aja dia login. Bisa dia kan browser normal punya apa dia punya cookies dia punya apa sendiri.

Ya, ya, ya, ya. Oke. Biasanya kalau tukang scrapping atau apalah tukang ee apa akal akal-akalan buat scrapping pakai itu juga tuh kan

bisa di automat. Iya, bisa pakai papa petir atau pakai playright ya.

Jadi ingat gara-gara papa petir yang di Bogor. Ivan kan waktu kenalin kan nama saya Ivan Cristianto yang di

autoshop-nya apa? Cristiano Ronaldo. [tertawa] Wow. Saya enggak sempat foto. Serius?

Heh. Serius. Gua foto gua kirim foto.

Oh, foto ya? Iya. [tertawa] Apa ya? Apa yang saya bilang itu kemarin ya? Sampai joknya lupa sampai lupa gua.

Mod apa ini? Intinya auto caption.

Eh, fitur terakhir yang terbaru itu apa?

Ingat enggak yang dari player? fitur yang terbaru yang sempat eh kita ngobrolin sama Mas Zain juga.

UI UI UI turun. Oh, turun terus terus terus.

Oh, ada kayak dashboard-nya ada kayak web apa?

Eh, kok enggak kelihatan di sininya?

Ee UI. Iya, UI mode. UI mode. Iya, UI mode.

Kayak punyanya Vites kan. Jadi kayak ada web ada web lokal web server buat semacam dashboard gitu kan.

Keren sih jadi bisa langsung kelihatan bisa per gitu kita yang mana yang mana fail terus ada bias biasanya terminal terus ini ada

servernya ada emulasinya ya keren banget ini tapi makan memori banget [tertawa] ini. Berarti dia ee browser di dalam

browser gitu ya. Ini dia bukan kayak kayaknya ya. Bu elektron ya. Elektron di dalamnya ada browser lagi. Enggak tahu

apa ya. Enggak pernah kulik apa isinya.

Tapi rasa-rasanya sih kayak elektron terus dia pop up dan kita tinggal atau dia sebenarnya browser aplikasi dia

jalanin di browsernya sendiri di browsernya dia terus udah udah langsung begini udah langsung kita bisa play dan bisa play di

fi picture fixture yang mana yang mau kita jalanin doang hanya satu tes aja misalkan gitu ya iya Ya, satu grup aja tuh kan itu ada

mark OS complete itu kan bisa ran tuh.

Iya nih. Iya ini gua suka pakai.

H tuh bisa pilih bisa difilter ada timeline view. Oh pernah pakai ini action. Pakah keren ini bisa jalan di sama Mas Zain dulu itu

masih kayaknya masih masih awal ya.

Di ini juga bisa di Intel juga bisa.

Oh iya bisa tapi ee ininya nyala ya fannya ya.

Jadi helikopter. Helikopter. [tertawa] Oke, ada lagi yang menarik dari player sebelum kita tutup.

Udah, udah. Emulation, emulation bisa parallelism. Parallelisme. Ini bisa worker. Nah, ini yang saya bilang dia saya bisa kita bisa create workernya

lebih dari satu yang jalanin. Oh, tetapi paralel ya.

Iya. Tetapi ada masalah kalau misalnya tesnya kita itu depend ke tes yang sebelumnya.

Iya. Tinggal isolated atau bahkan bisa bocor.

Misalnya karena satu database-nya satu terus hasil yang dari database sebelumnya kita harus ngecek eh ternyata ada dimutate oleh tes yang sebelumnya

atau tes yang sedang berjalan. Nah, itu jadi sakit kepala aja tuh urusan failure-failur-nya. Ini sulit sih kalau integration testing atau

end to end testing dibikin paralel.

Kalau unit testing mungkin masih make sense. Kalau integration aja kan dia berhubungan sama modul-modul yang atau unit-unit yang lain kan enggak bisa

sembarangan jadiin paralelasinya. Cuma tuduh MVC mungkin gampang. Tapi kalau sudah sampai sampai yang lebih luas ya sakit kepala

juga ngurusin testing lah. Tudu aja bisa jebul. Misalnya expect eh apa eh expect eh show reason eh apa list of toos expect-nya lima tapi

satu lagi proses satu lagi eh apa mengemulate create new task lah kan tiba-tiba jadi enam langsung fail. Hm.

Iya. Ee kalau apa ya? Ini ini kan bisa kita set di settingan config ya, player.config.tsal kan fully parallel true. Bisa enggak ini

ditaruh di satu file aja? Misalkan ada satu ada beberapa use case yang bisa benar-benar bisa paralel gitu.

Jadi kita define kayak sebelum tesnya bisa ya. Bisa aja. Contohnya kalau apa hardware-nya kuat bisa juga ee kalau misalnya gini

aplikasi kita butuh login pasti kan enggak bisa diparalelin tuh.

Jadi untuk login yang pertama satu proses dia jalanin habis itu baru dispaw karena udah ada cookie dia cookinnya

diambil baru dia dispaw ke yang selanjutnya bisa misalnya tes tes account, tes ee transaksi, tes setting itu kan bisa paralel tuh.

Ya, berarti ini bisa di kita harus kita yang bikin strateginya sih. Iya.

Iya. Jadi kita enggak enggak perlu pakai yang model pakai worker sama dengan ini.

Tapi kita pakai fully parallel tapi per file level atau per test unit eh test test case level gitu ya.

Perpek. Perpek. Perpek. Iya. Perspek ya. Ya benar. Lebih tepatnya perspek. Betul. Oke.

Tapi enggak cuma buat tes ya. Kalau ada yang mau bikin bikin scrapping bisa juga sebenarnya.

Bisa otomasi ya. Otomasi ya. Iya. Pakai worker yang banyak-banyak dulu buat lotes lotes makan resource banyak banget. Spawn 8 be metal paling

mentok hanya berani 1 jam. Ini testingnya berapa banyak ya?

Spaw lotes. Heeh. Iya. Jadi di swarm disuruh ngevisit aplikasinya kita terus [tertawa] di dos. Iya di dos buat ngetes buat ngetes ke ini ya

ke handalan ee servis kita ya. Seberapa banyak mampu menahan traffic ya menhandle traffic. Kalau pakai ada yang

pakai maxim kemarin pas nonton final kan down berapa kali [tertawa] enggak diadus sih? [tertawa] Iya udah keburu deadline sih padahal.

Anyway [tertawa] oke ada lagi ada lagi terakhir sebelum kita tutup.

Eh, oh sudah. Chrome extension-nya juga sudah ada ya.

Chrome extension-nya apalagi? Iya. Itu untuk apa?

Untuk ngord ngrecord ngrecord. Oh, record. Iya. Sama kayak papa petir ya?

Iya. Terus udah sih itu doang.

Heeh. Video sudah ada lama itu ya.

Ah, itu aja [tertawa] sih. Oke, cukup berarti ee apa namanya? Ee sebagai kesimpulan sebelum kita udahan, play rride ini semakin penting ya

semenjak AI jadi iya jadi harness dan jadi automation.

jadi satu gate validasi bahwa pekerjaan AI ini beneran sudah selesai atau belum juga bisa jadi dijadikan seperti itu ya.

dan penggunaannya tambah mudah ya, tambah gampang. Maksudnya kita enggak enggak harus ya apa baca sekilas, enggak harus mempelajarin banyak, enggak harus

nulis banyak jadi kayak low hanging fruit lah ya yang bisa diintegrate ke workflow kita juga.

Iya. Meskipun gara-gara yang tadi kayaknya inspir buat mengintegrate eh tertarik sama itu tadi final quality gate terakhir sebelum I

final quality gate. Iya. itu jadi terinspirasi juga. Apa ya? Salah satu yang membuat itu jadi menarik karena ee campur tangan

AI. Jadi kita enggak perlu nungguin.

Kalau dulu kita end testing saking lamanya kita harus nungguin kan gitu dan malah enggak bisa ngapa-ngapain tuh

nungguinnya kadang-kadang. Jadi nungguin dulu, kerjain lagi, terus jalanin lagi.

Itu udah makan waktu seberapa banyak tuh kayak memes apa tuh kau tanya kok kalian enggak kerja lagi

compiling gitu. Sama aja tuh kayak gitu ya.

Kalau cara kerja saya kan di lokal kan saya bisa ngambil tiket tuh sampai kak maksimal pernah sampai delan satu tiket

satu wal tree. satu work dikerjain oleh satu agen terus maksud maksudnya satu session lah bukan satu agent satu

session satu session tuh kan bisa multiple agen yang jalan nanti dia jalan tuh terus sudah selesai kan saya setup-nya sampai bikin promnya

setup set up kriteria segala macam sudah selesai jalanin pakai goal di masing-masing session udah tinggal tidur nanti dia udah jalan itu sampai

ng-record video dan ee create PR. Kalau butuh ada record video bisa kalau enggak ya.

Nah, battle next-nya di manusianya. Karena pagi-paginya tugas saya ngecek satu-satu, baca kodenya, baca logiknya, terus kemudian ngetesting, marah-marah,

terus minum kopi. Marah-marah bagian dari work.

Heeh. minum kopi terus cool down lagi, marah-marah lagi sampai selesai itu delapan tiket. [tertawa] Udah habis energi duluan pagi-pagi ya.

[tertawa] Iya sampai jam 12.00 tuh udah marah-marah mulu udah habis itu baru tinggal sisanya waktu harinya meeting

submit kok submit kerjaan ambil tiket baru malamnya looping lagi.

[tertawa] Mantap mantap ya begitulah. Iya, begitulah hidup.

Oke, mungkin cukup untuk malam ini.

Terima kasih banyak buat semuanya. Kita ketemu lagi minggu depan dengan topik yang berbeda. Mudah-mudahan kita bisa undang narasumber

topik itu topik. Jadi coba di sebelum beliau Iya, coba dulu aja kalau kalau ternyata enggak bisa ya.

Oh, iya. Sanghah kapan? Belum masih lama.

Minggu depan minggu depan masih Agustus.

Minggu depan kan 28 masih bisa.

Iya. Oke, oke, oke. Kita coba ya. Kalau enggak nanti kita cari topik lain. Asik, Mas enggak enggak sah ya?

Enggaklah. Skip dulu. Skip. Skip di Medan, Mas.

Skip itu. [tertawa] Eh, di Jogja juga ada kan? Skip.

Ada di mana juga ada nih.

Nama tempat skip bukan nama sekolah ya? Skrip ya.

Sekolah STIP keguan ya kayaknya singkatan deh. S KP beneran se sekolah apa bukan S KP se iya

I don't know dekat UGM [tertawa] kalau sakit usuh iya kalau di Medan.

Iya. Anyway, sudah ngelantur kita semakin jauh.

Iya, dari tadi sih sebenarnya ngelantur.

[tertawa] Heeh. Tapi ya sebelum semakin ngelantur ya, selamat malam, selamat istirahat, sampai jumpa minggu depan.

Dadah. Apakah Anda baru pertama kali melihat tayangan dan halaman ini atau mungkin telah kesekian kali melihat untuk

membandingkan kembali dengan lainnya? Jika Anda mencari tahu mengenai layanan web hosting terbaik, kami pastikan Anda berada di tempat yang tepat. [musik]

Dengan domainia, dapatkan pengalaman menggunakan layanan hosting yang lebih baik [musik] dengan SSD berperform tinggi dalam infrastruktur cloud yang

telah dioptimalkan untuk kebutuhan personal maupun [musik] bisnis.

Teknologi ini memungkinkan Anda memperoleh layanan yang lebih stabil serta proteksi dari korupsi data.

Hosting domainesia [musik] juga telah mendukung nots, Python, Ruby, Go, PHP.

Java serta Binary Linux. Lebih dari 200.000 pelanggan telah mempercayakan layanan hosting di domainia. [musik] Kepercayaan yang kami jaga dengan

garansi up 99,9% serta garansi uang kembali [musik] 100%.

Buat Anda lebih mendunia, segera beralih [musik] ke web posting Domaesia.

Deskripsi asli dari YouTube

πŸ—£οΈπŸ•ΈοΈ Selasa malam waktunya #ngobrolinWEB! Sesi kali ini kita akan membahas testing dengan Playwright. Ayo bergabung dan diskusi ditemani juga sama Ivan dan Eka di sesi malam nanti. πŸ”” Yuk mari ramaikan! Dimulai pukul 20:00WIB ya. 🏷 Gunakan kode NGOBROLINWEBDN dan dapatkan DISKON 10% Untuk Pembelian Web Hosting DomaiNesia: Beli Web Hosting DomaiNesia disini: https://my.domainesia.com/ref.php?u=25754 🎁 DISKON 50% Cloud VPS Turbo dengan Kode Promo: NGOBROLINVPSDN Beli Web Hosting DomaiNes Kunjungi https://ngobrol.in untuk catatan, tautan dan informasi topik lainnya.

Episode Terkait

Bagikan:

Suka episode ini?

Episode baru setiap Selasa malam. Dengarkan lewat YouTube, Spotify, atau feed podcast favoritmu.

Pilih Cara Langganan

Memuat komentar dari GitHub Discussions...

Jika komentar tidak muncul karena ekstensi privasi / adblocker, kamu bisa berdiskusi langsung di GitHub Discussions .